PENYUSUNAN HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS) PEKERJAAN JASA KONSULTANSI Oleh: Fatimah Widyaiswara Balai Diklat Keuangan Malang

Kita yang berkecimpung dalam pengadaan barang jasa pemerintah pasti tahu bahwa salah satu tugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah membuat harga perkiraan pekerjaan yang biasa kita sebut harga perkiraan sendiri (HPS). Tugas menetapkan HPS bagi PPK merupakan tugas yang sangat penting. HPS tidak boleh dibuat terlalu rendah karena yang terjadi nanti penyedia tidak akan berani mengikuti lelang. Sebaliknya, HPS juga tidak boleh terlalu tinggi karena PPK harus menerapkan asas efisiensi dalam setiap proses pengadaaan barang jasa. Salah satu fungsi HPS adalah sebagai alat untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. Oleh karena itu, PPK harus menyusun HPS berdasarkan sumber data yang valid sehingga menghasilkan nilai yang dapat dipertanggungjawabkan sumbernya. Seperti kita ketahui bahwa pengadaan barang/jasa pada instansi pemerintah meliputi pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, jasa lainnya dan jasa konsultansi. Di dalam tulisan berikut, penulis ingin memaparkan khusus tentang penyusunan HPS pada pengadaan jasa konsultansi. Yang dimaksud dengan jasa konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang mengutamakan adanya olah pikir ( brainware). Di dalam penjelasan Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Peraturan presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang termasuk di dalam Pengadaan meliputi, namun tidak terbatas pada: a. jasa rekayasa (engineering); b. jasa perencanaan (planning), perancangan (design) dan pengawasan (supervision) untuk Pekerjaan Konstruksi; c. jasa perencanaan (planning), perancangan (design), dan pengawasan (supervision) untuk pekerjaan selain Pekerjaan perikanan, kelautan, Konstruksi, lingkungan seperti hidup, transportasi, pendidikan, kesehatan, kehutanan, Jasa Konsultansi

kedirgantaraan, pengembangan usaha, perdagangan,

pengembangan SDM, pariwisata, pos dan telekomunikasi, pertanian, perindustrian, pertambangan, dan energi; d. jasa keahlian profesi, seperti jasa penasehatan, jasa penilaian, teknis, konsultan manajemen, dan konsultan hukum; e. Pekerjaan survei yang membutuhkan telaahan Tenaga Ahli. SUMBER DATA PENYUSUNAN HPS Dalam Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Peraturan presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerinta, data yang dipakai untuk menyusun HPS meliputi: a. Harga pasar setempat yaitu harga barang/jasa dilokasi barang/jasa diproduksi/diserahkan/ dilaksanakan, menjelang dilaksanakannya Pengadaan Barang/Jasa; jasa pendampingan, bantuan

b. norma indeks. d) Biaya Langsung Personil dapat dihitung menurut jumlah satuan waktu tertentu (bulan. keuntungan (profit) maksimal 10% (sepuluh perseratus). informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan. Biaya Langsung Non Personil (Direct Reimbursable Cost). hari. hasil perbandingan dengan Kontrak sejenis. dan 3. daftar biaya/tarif Barang/Jasa yang dikeluarkan oleh pabrikan/distributor tunggal. i. biaya sosial (social charge). h. biaya Kontrak sebelumnya atau yang sedang berjalan dengan mempertimbangkan faktor perubahan biaya. Biaya Langsung Personil (Remuneration). informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). inflasi tahun sebelumnya. dan biaya-biaya kompensasi lainnya. tunjangan penugasan. Ketentuan mengenai biaya langsung personil yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: a) Biaya langsung personil untuk jasa konsultansi dihitung dengan mempertimbangkan dan berdasarkan harga pasar yang berlaku dan wajar serta didukung dengan studi perbandingan. f. c. Pajak Pertambahan Nilai (PPN). atau jam). minggu. penelitian yang komprehensif serta dokumen-dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan b) Biaya Langsung Personil didasarkan pada harga pasar gaji dasar (basic salary) yang terjadi untuk setiap kualifikasi dan bidang jasa konsultansi. e. dengan konversi menurut satuan waktu sebagai berikut : SBOM = SBOB/4. suku bunga berjalan dan/atau kurs tengah Bank Indonesia. KOMPONEN DAN KETENTUAN PENYUSUNAN HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS) JASA KONSULTANSI Komponen yang diperlukan untuk menghitung HPS jasa konsultansi terdiri atas: 1. baik yang dilakukan dengan instansi lain maupun pihak lain. d. dan/atau informasi lain yang dapat dipertanggungjawabkan. j. c) Biaya Langsung Personil telah memperhitungkan biaya umum (overhead). perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan oleh konsultan perencana (engineer’s estimate).1 SBOH = (SBOB/22) x 1.1 SBOJ = (SBOH/8) x 1. g.3 Dimana : SBOB = Satuan Biaya Orang Bulan SBOM = Satuan Biaya Orang Minggu SBOH = Satuan Biaya Orang Hari SBOJ = Satuan Biaya Orang Jam Sedangkan ketentuan yang harus diperhatikan mengenai biaya langsung nonpersonil adalah: . 2.

Pada contoh berikut. sewa peralatan. HPS ditetapkan paling lama 28 (dua puluh delapan) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran ditambah dengan waktu lamanya proses prakualifikasi. misal biaya survey b) Biaya Langsung Non Personil yang dapat diganti adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan Penyedia untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). Biaya langsung nonpersonil ini terdiri atas 3 komponen meliputi: 1. biaya penyelenggaraan seminar/workshop/lokakarya. dan lain-lain. Lump sum adalah biaya suatu atau beberapa item/unsur pekerjaan dalam batas waktu tertentu. seperti: pekerjaan penilaian aset. biaya pencetakan laporan. Dalam tulisan ini. pemetaan udara. kecuali untuk jenis pekerjaan konsultansi yang bersifat khusus. dan pajak penghasilan (PPh) penyedia. misal sewa kendaraan 3. Reimbursable adalah biaya yang dapat diganti yang sebenarnya dikeluarkan oleh konsultan untuk pengeluaran-pengeluaran yang sesungguhnya (at cost). biaya pengiriman dokumen. biaya komunikasi. sumber data yang akan penulis gunakan adalah informasi pedoman biaya standar minimal 2011 biaya langsung personil dan biaya langsung non personil untuk kegiatan jasa konsultansi yang diterbitkan oleh Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO). CONTOH PENYUSUNAN HPS PENGADAAN JASA KONSULTANSI Selanjutnya penulis akan memberikan contoh penyusunan HPS untuk pengadaan jasa konsultansi dengan sumber data berupa informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi terkait dan sumber data lain yang dapat dipertanggungjawabkan. penyelidikan tanah dan lain-lain. biaya lain-lain. dengan jumlah harga yang pasti dan tetap dibayarkan. penulis akan mengambil contoh pengadaan jasa konsultansi perencana pekerjaan peningkatan kapasitas jaringan listrik. survei lapangan. survei untuk memetakan cadangan minyak bumi. yang meliputi antara lain biaya untuk pembelian ATK. Kebutuhan personil dan non personil untuk pekerjaan tersebut dirinci sebagai berikut: . pengukuran. PPK tidak boleh memperhitungkan biaya tak terduga. Pada saat menyusun HPS. misal tiket pesawat 2. biaya pengurusan surat ijin. Fixed Unit Rate adalah biaya yang sebenarnya dikeluarkan oleh konsultan berdasarkan harga satuan yang pasti dan tetap untuk setiap item/unsur pekerjaan dengan volume yang diperkirakan. c) Biaya Langsung Non Personil pada prinsipnya tidak melebihi 40% (empat puluh perseratus) dari total biaya.a) Biaya langsung nonpersonil adalah biaya langsung yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan proyek yang dibuat dengan mempertimbangkan dan berdasarkan harga pasar yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan serta sesuai dengan perkiraan kegiatan. biaya perjalanan.

00 8.00 8.00 8.00 1.Masa Pengawasan berkala PENDIDIKAN/ PENGALAMAN JUMLAH TENAGA JAM HARI MAN-MONTH (OB)/HOUR (OJ) S1/12 S1/8 S1/8 S1/8 S1/8 1.00 8. .1.00 8. 1 2 3 4 5 URAIAN KEGIATAN TENAGA AHLI A.00 1. Masa Perencanaan Ketua Tim Tenaga Ahli Elektrikal Tenaga Ahli Mekanikal Tenaga Ahli Struktur Tenaga Ahli Estimator A.00 1.00 1.00 1.00 1.00 8.00 1.00 8.00 1.00 8.00 1.00 8. 1 2 3 Ketua Tim Tenaga Ahli Elektrikal Tenaga Ahli Mekanikal Tenaga Ahli Struktur TENAGA SUB PROFESIONAL Drafter CAD Tekhnisi TENAGA PENDUKUNG Sekretaris Driver Office Boy S1/12 S1/8 S1/8 S1/8 D3/7 D3/7 SMA SMA SMA 1.00 8. Kita bisa melihat tabel rincian biaya langsung personil pada tabel 2-11 untuk biaya langsung personil untuk tenaga ahli. PPK bisa mengisi standar biaya sesuai dengan sumber data digunakan yaitu sumber data dari INKINDO. Selanjutnya.00 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 1 1 1 1 1 OJ OJ OJ OJ OB OB OB OB OB Penetapan kebutuhan personil dan estimasi waktu penyelesaian pekerjaan sudah dibuat oleh PPK dengan berdasarkan kerangka acuan kerja yang sudah ditetapkan dalam rencana umum pengadaan.00 1. 1 2 C.00 1.00 1.GAMBAR 1.00 1.00 1.2. PPK menyusun dengan mempertimbangkan berbagai hal dan selanjutnya menetapkan kebutuhan personil untuk pekerjaan ini.00 1. dan 4-11 untuk biaya langsung personil tenaga pendukung. PERKIRAAN KEBUTUHAN PERSONIL PEKERJAAN PENGADAAN JASA KONSULTAN PERENCANA PEKERJAAN PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN LISTRIK PADA KANTOR X TAHUN 2012 NO A.00 30 30 30 30 30 1 1 1 1 1 OB OB OB OB OB 1 2 3 4 B. tabel 3-11 untuk biaya langsung personil tenaga subprofesional.00 1.

850. kita akan mengkonversi satuan biaya langsung personil untuk tenaga ahli pendidikan sarjana strata 1.00. Dalam kasus ini misalnya. Perhitungan konversi untuk menghasilkan standar biaya orang per jam adalah sebagai berikut: .000.GAMBAR 2. misalnya untuk Ketua tim dibutuhkan Sarjana Strata 1 dengan pengalaman minimal 12 tahun.850.00. pengalaman 8 tahun. DAN TENAGA PENDUKUNG SESUAI TABEL INKINDO 2011 Selanjutnya kita masukkan biaya satuan sesuai dengan satuan biaya minimal di atas.850. standar biaya orang per bulan sebesar Rp 20. standar biaya orang per bulan sebesar Rp 26. pengalaman 12 tahun. TABEL BIAYA LANGSUNG PERSONIL UNTUK TENAGA AHLI.00 serta tenaga ahli pendidikan sarjana strata 1. Standar biaya yang terdapat pada sumber data kita di atas adalah orang per bulan. pada gambar 2 kita lihat bahwa tenaga ahli dengan pendidikan sarjana strata 1 dan pengalaman 12 tahun masuk ke dalam kelompok ahli madya dengan rupiah per bulan sebesar Rp26.000. Sementara di dalam rincian kebutuhan biaya langsung personil terdapat pekerjaan yang diasumsikan membutuhkan hanya 1 jam setiap harinya yaitu pekerjaan yang dilakukan pada masa pengawasan berkala. TENAGA SUBPROFESIONAL.000. Untuk pekerjaan ini kita harus mengkonversi terlebih dahulu satuannya menjadi orang per jam dengan rumus yang sudah dibahas sebelumnya.

Selanjutnya jika semua biaya satuan sudah kita isi.850.000 20.156.000 26.600. BIAYA LANGSUNG PERSONIL NO URAIAN KEGIATAN A.00 SBOJ =(Rp1.042.000 14.1 Rumus penghitungan standar biaya per orang per jam SBOJ = (SBOH/8) x 1.000.Masa Pengawasan berkala Ketua Tim Tenaga Ahli Elektrikal Tenaga Ahli Mekanikal Tenaga Ahli Struktur TENAGA SUB PROFESIONAL Drafter CAD Tekhnisi TENAGA PENDUKUNG Sekretaris Driver S1/12 S1/8 S1/8 S1/8 S1/8 S1/12 S1/8 S1/8 S1/8 D3/7 D3/7 SMA SMA 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 8 8 8 8 8 1 1 1 1 8 8 8 8 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 1 1 1 1 1 30 30 30 30 1 1 1 1 OB OB OB OB OB OJ OJ OJ OJ OB OB OB OB 26.000 2.3 Untuk Tenaga ahli/S1/ 12 tahun Diketahui : SBOB = Rp26.850.200.GAMBAR 3.00/22)x 1.3 = Rp169.000 4.000 20.25 Dibulatkan Rp218.000 20.850.850. RINCIAN HPS UNTUK BIAYA LANGSUNG PERSONIL PENGADAAN JASA KONSULTAN PERENCANA PEKERJAAN PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN LISTRIK PADA KANTOR X TAHUN ANGGARAN 2012 I.000.850.555.342.000 20.000 20.850.000.000 7.000 .250.000.00 Setelah perhitungan konversi ini kita lakukan.000 JUMLAH A1 218. 1 2 Ketua Tim Tenaga Ahli Elektrikal Tenaga Ahli Mekanikal Tenaga Ahli Struktur Tenaga Ahli Estimator A.200.100.000 20.00 SBOH =(Rp26.00 Untuk Tenaga ahli/S1/ 8 tahun Diketahui : SBOB = Rp20.00/8)x 1.3 = Rp218.00/22)x 1.100.000 20.000 7.000 5.500.500 170.500.100.1 = Rp1.000 5.200.400.000 110.000 170. baik orang per bulan maupun orang per jam.850.650.000 21. 1 2 C.600.000 5.850.850.2.342.500.000 2. KONVERSI STANDAR BIAYA ORANG PER BULAN MENJADI ORANG PER JAM Contoh: Konversi Standar Biaya Langsung Personil Tim Ahli orang per bulan (OB) menjadi orang per jam (OJ) Rumus penghitungan standar biaya per orang per hari SBOH = (SBOB/22) x 1.850.406. maka selanjutnya akan kita hitung total kebutuhan biaya langsung personil sesuai standarnya.650.500. maka rincian HPS untuk biaya langsung personil akan tampak sebagai berikut: GAMBAR 4.00 SBOJ =(Rp1.850.00 SBOH =(Rp20.000 7.042.850.200. Masa Perencanaan PENDIDIKAN/ PENGALAMAN JUMLAH TENAGA JAM HARI MANMONTH (OB)/HOUR (OJ) BIAYA SATUAN TOTAL BIAYA 1 2 3 4 5 1 2 3 4 B.25 Dibulatkan Rp170.1.500.000 JUMLAH A2 7.1 = Rp1.000.850.000 JUMLAH B 4.00/8)x 1.000 6.000 170.000 20.850.855.

Setelah kita menyelesaikan penghitungan untuk biaya langsung personil. 3. SEWA KENDARAAN.00.000. DAN BIAYA PELAPORAN .850.000 Standar biaya yang ditunjukkan pada gambar tabel di atas adalah untuk kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta. URAIAN KEGIATAN PERALATAN KANTOR Sewa Komputer Sewa Printer Sewa Plotter OPERASIONAL KANTOR ATK Sewa kendaraan Telekomunikasi DOKUMEN Dokumen prarencana Dokumen pengembangan rencana Dokumen pelelangan . GAMBAR 5.750. 1.505. Sedangkan untuk kegiatan yang dilaksanakan di luar Jakarta harus dikalikan dengan indeks untuk masing-masing propinsi.681 (Indeks Propinsi Jawa Timur)sama dengan Rp18.00 per bulan.000 JUMLAH C 1. BIAYA KOMUNIKASI. besaran biaya satuan nonpersonil untuk masing-masing kegiatan sesuai dengan sumber data kita. KEBUTUHAN NONPERSONIL NO A.000. maka biaya langsung personil untuk tenaga ahli yang sama dengan lokasi di Surabaya adalah sebesar Rp26. C. Jika pekerjaannya akan dilaksanakan di Surabaya.RKS . sekarang kita akan beralih ke biaya langsung non personil.850. 2.850.Gambar .00 x 0.BQ . GAMBAR 6.750.284. Kita perhatikan rincian biaya langsung nonpersonil pada gambar 6 berikut. B 1. BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL UNTUK SEWA PERALATAN KANTOR. 2. 1.000.Flashdisk VOLUME INTENSITAS WAKTU/ BULAN 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 5 1 1 1 1 1 1 1 5 5 5 5 5 1 Selanjutnya kita akan melihat.3 Office Boy SMA JUMLAH A + B + C 1 8 30 1 OB 1.000 9. Kita anggap saja bahwa kebutuhan untuk nonpersonil adalah seperti yang ada di gambar 5 di bawah ini. 2. Kita ambil contoh saja biaya langsung personil tenaga ahli pendidikan sarjana strata 1 dengan masa kerja 12 tahun di atas tadi untuk DKI Jakarta adalah Rp26. 3. PERKIRAAN KEBUTUHAN NONPERSONIL PEKERJAAN PENGADAAN JASA KONSULTAN PERENCANA PEKERJAAN PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN LISTRIK PADA KANTOR X TAHUN 2012 II.000 155. 3.

000 500. 2.000 1.000 2.000 2.000 1. URAIAN KEGIATAN PERALATAN KANTOR Sewa Komputer Sewa Printer Sewa Plotter OPERASIONAL KANTOR ATK Sewa kendaraan Telekomunikasi DOKUMEN Dokumen prarencana Dokumen pengembangan rencana Dokumen pelelangan . 2.000.000 2. B 1. kita akan mendapatkan total biaya langsung non personil sebagai berikut: GAMBAR 7.110.000.500. 2.000 500.Flashdisk VOLUME INTENSITAS WAKTU/ BULAN 1 1 1 SATUAN SATUAN BIAYA 1.000 1 5 1 5 5 5 5 5 1 1 1 1 1 1 1 bulan hari bulan set set set set set buah 2.000 4.RKS .400.500. Untuk sewa mobil.000 2.500.BQ . C.000.300.000 200.000.000 3.000 17.000 4. 1. tapi bisa kita kira-kira kemungkinan penggunaannya.400. BIAYA LANGSUNG NONPERSONIL NO A. 1. 3.000 2.000. 3.000 500.000 1. misal sewa mobil.Gambar . RINCIAN HPS UNTUK BIAYA LANGSUNG NONPERSONIL PENGADAAN JASA KONSULTAN PERENCANA PEKERJAAN PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN LISTRIK PADA KANTOR X TAHUN ANGGARAN 2012 II.300. tidak perlu kita mengasumsikan selama satu bulan penuh akan menyewa mobil.000 750.Jumlah hari dan waktu sewa kita dasarkan pada perkiraan selama pekerjaan dilaksanakan.000 150.000 160.000.000. Setelah kita rekap biaya satuan dari masing-masing komponen biaya non personil.000 .400.000 2.000 TOTAL 2 1 1 1 1 1 unit unit bulan 2.000 160. 3.000 JUMLAH A+ B + C 38.000.

00 38.615.00.000.68% Total HPS yang kita peroleh dari penghitungan di atas adalah sebesar Rp212. semoga bisa memberikan sedikit tambahan pengetahuan bagi pihak yang ingin mempelajari mengenai pengadaan barang jasa pemerintah khususnya para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang memang bertanggung jawab dalam penyusunan dan penetapan HPS.68% biaya langsung nonpersonil. Biaya Langsung Personil 2.361. Setelah direkap maka total biaya yang diperoleh adalah sebagai berikut III.00 19. REKAPITULASI 1. maka penghitungan total HPS di atas sudah memenuhi syarat karena biaya nonpersonilnya tidak melebihi 40% (empat puluh perseratus) dari total biaya.00 80. Demikian paparan penulis mengenai penyusunan HPS untuk pekerjaan konsultansi.000.500. Biaya langsung nonpersonil Jumlah PPN 10% TOTAL 155.500. .00 193.500.976.32% 19.505.110.32% biaya langsung personil dan 19.Selanjutnya biaya langsung personil dan nonpersonil ini direkap sehingga kita mendapatkan prosentase dari masing-masing biaya.00 212. Karena pekerjaan konsultansi yang akan dikerjakan merupakan pekerjaan sederhana dan tidak bersifat khusus. dimana total biaya tersebut terdiri atas 80.976.000.

Peraturan Kepala LKPP Nomor 14 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Perpres No.DAFTAR PUSTAKA 1. 70 Tahun 2012 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres No. Peraturan Presiden Nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah 2. . 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful