Anda di halaman 1dari 3

JUDUL MATA KULIAH KODE MATA KULIAH / SKS SEMESTER DESKRIPSI SINGKAT

: : : :

TEKNIK REAKSI KIMIA TK 313412 / 2 SKS ( 2 x 50 x 16 = 1600 menit/semester) IV (Genap) Mata kuliah ini membekali mahasiswa wawasan dan pengetahuan tentang kinetika reaksi kimia dan Penerapannya dalam perencanaan reaktor. Materi kuliah meliputi kinetika dan persamaan laju reaksi, interperetasi data reaktor laboratorium dan dasar-dasar pemilihan reaktor.

Tujuan Intruksional Umum (TIU)

: Setelah menyelesaikan mata kuliah ini dalam satu semester, mahasiswa akan dapat menghitung dan menentukan laju dan kinetika reaksi kimia dan menentukan variabel-variabel operasi dari reaktor batch dan reaktor alir. Pokok Bahasan 3 Sub Pokok Bahasan 4 Waktu (menit) 5 Pustaka 6

No 1

Tujuan Intruksional Khusus 2 Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat :

1.

Menjelaskan konsep dasar tentang laju reaksi kimia untuk reaksi homogen, heterogen dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi kimia Menentukan orde suatu reaksi dan konstanta kecepatan reaksi homogen

Pengantar Kinetika Reaksi

2.

Mengenal konsep dasar kinetika reaksi homogen

1. Definisi kinetika dan laju reaksi kimia 2. Persamaan kecepatan reaksi homogen dan heterogen 3. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kecepatan reaksi 4. Aspek Termodinamika dan kesetimbangan dalam kinetika reaksi 1. Konstanta kecepatan reaksi dan dimensi dan cara penentuannya 2. Pengertian molekularitas 3. Reaksi elementer dan nonelementer 4. Teori-teori untuk menghitung konstanta kecepatan reaksi ; persamaan Arhenius, teori tumbukan dan teori pembentukan senyawa kompleks teraktifkan

1 x 2 x 50

1] hal 1 - 8 2] hal 1-20

2 x 2 x 50

1] hal 13 -33 2] hal 37-60

1 3.

2 Mengunakan data percoban di laboratorium untuk menentukan orde dan konstarta kecepatan reaksi

3 Orde reaksi dan konstanta kecepatan reaksi homogen pada volume konstan

4 1. Analisa data kinetika dari percobaan dilaboratorium 2. Menentukan orde dan konstanta reaksi dengan metode defrensiasi 3. Menentukan orde dan konstanta reaksi dengan metode integrasi 4. Menentukan orde dan konstanta reaksi dengan metode fraksional dan waktu paruh 1. Menentukan hubunhgan konsentrasi reaktan dengan konversi untuk sistim reaksi volume berubah

5 1 x 2 x 50 1 x 2 x 50 2 x 2 x 50 1 x 2 x 50

6 1] hal 38-41 1] hal 63-67 1] hal 41-48 1] hal 46-62

4.

5.

6.

Menjelaskan hubungan konversi reaksi dan consentrasi untuk sistem reaksi dengan volume berubah Menghitung waktu reaksi untuk mendapatkan konversi reaksi yang diinginkan untuk reaksi homogen dalam reaktor batch Menjelaskan berbagai reaksi dalam reaktor alir tangki berpengaduk (CSTR) dan memprediksi waktu tinggal reaktan dan konversi reaksi Menjelaskan berbagai reaksi dalam reaktor alir pipa (plug flow reactor) dan memprediksi waktu tinggal reaktan dan konversi reaksi

Pengantar desain reaktor dan hubungan konsentrasi dan konversi reaksi. Reaktor Batch ideal

1 x 2 x 50

1] hal 67-72

Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (CSTR)

7.

Reaktor Alir Pipa (Plug Flow Reaktor)

1. Neraca massa reaktor batch 2. Hubungan derajat konversi dengan komposisi reaktan dalam reactor batch 3. Reaksi dengan volume yang berubah, 2 x 2 x 50 untuk reaktan gas dan cair 1. Neraca massa reaktor alir tangki berpengaduk (CSTR) 2. Waktu tinggal reaktan rata-rata (holding 2 x 2 x 50 time) dan space time 3. Reaksi dengan volume campuran reaksi yang tetap dan berubah 4. Reaktor Alir CSTR dengan susunan serie 1. Neraca massa reaktor alir pipa (PFR) 2. Reaksi dengan volume campuran reaksi yang tetap dan berubah 3. Hubungan antara space time dengan 2 x 2 x 50 konversi reaksi 4. Waktu tinggal rata-rata reaktan dan space time 5. Perbandingan persamaan karakteristik

1] hal 83-92 2] hal 131138 1] hal 93100 2] hal 170179

1] hal 101112 2] hal 138152

1 8.

2 Megenal berbagai tipe reaktor lainnya yang biasa terdapat dalam industri kimia

3 Efek Temperatur Reaksi dan Neraca Energi

reaktor alir tangki dan reaktor alir pipa 4 1. Panas reaksi dan Estimasi panas reaksi 2. Pengaruh temperature terhadap panas reaksi 3. Neraca energi untuk reaktor batch 4. Reaktor batch dengan operasi adiabatik 5. Reaktor batch dengan operas isothermal 6. Neraca energi untuk reaktor kontinyu (reaktor alir).

5 1 x 2 x 50 4] hal

SUMBER KEPUSTAKAAN : 1. Levenspiel, Octave, 1999, Chemicak Reaction Engineering. 3th edition, Jhon Wiley & Sons, New York. 2. Smith, J.M., 1981, Chemical Engineering Kinetics, 3th edition, Mc Graw-Hill Book Co., New York. 3. Fogler, H.Scott,1999, Element of Chemical Reaction Engineering, 3th edition, Prentice Hall International Series, New Jersey. 4. Walas, M.Stanley, 1959, Reaction Kinetic for Chemical Enginers, 2nd edition, Mc Graw-Hill Book Co, Kogakusha Co Ltd, Tokyo. 5. Bird, Tony. 1999, Kimia Fisik untuk Universitas, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.