Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Pertama. melatih. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. keluarga maupun masyarakat. membimbing. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. baik pada tataran nasional. dan pendidikan menengah. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. mengarahkan. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. regional. Namun demikian. dan/atau satuan pendidikan. terutama bagi mereka yang berprestasi. menilai. tingkat kecamatan. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. mulai dari tingkat sekolah. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. maupun internasional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. tingkat provinsi. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Undang-Undang No. pendidikan dasar. produktif. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. tingkat kabupaten/kota. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. dedikasi. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dan kompetitif. loyalitas dan profesionalisme guru. tingkat kabupaten/kota. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. pemerintah daerah. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. organisasi profesi. tingkat kecamatan untuk SD/MI. masyarakat. Kedua. nasional. mengajar. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. berdedikasi luar biasa.

666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 9. 4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Tanda Jasa. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 8. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. mulia. dan bermartabat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 .1. Tujuan 1. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. 4. 5. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. 2. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. serta terlindungi. Tugas. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. C. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. 7. 6. 2. Tugas. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 12. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. dan Gelar Kehormatan. 10. Dasar Hukum 1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. 11.03. 3. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. Hasil yang Diharapkan 1. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Meningkatkan harkat. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. 4. 5. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. mulai dari tingkat sekolah. martabat. 2. Manfaat 1. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). citra. dan nasional. 2. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. dan profesionalisme guru. kabupaten/kota. provinsi. dedikasi. kecamatan. 3. disiplin. E.

PESERTA. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dewasa. 2. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. sesama pendidik. 4. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. seni karawitan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. seni grafis. orangtua/wali peserta didik. membimbing. murah dan sederhana. seni patung. dan karsa. 3. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. seni musik. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan profesional yang melampaui standar nasional. sosial. seni tari. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. c. Karya/Prestasi: a. d. b. mengarahkan. dan pendidikan menengah. rasa. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. mengajar. kepribadian. evaluasi hasil belajar. seni teater. dan berwibawa. dan masyarakat sekitar. melatih. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. menilai. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. 6. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. arif. tenaga kependidikan. pendidikan dasar. 5. dan seni kriya. antara lain berupa hasil seni lukis. SIFAT. stabil. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan berakhlak mulia. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. seni keramik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. seni pedalangan. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . berupa kepribadian yang mantap. 1. DAN PERSYARATAN PESERTA A.

7. e. transparan. g. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. proses. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. 2. tidak diskriminatif. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. provinsi. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. baik secara akademik maupun administratif. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. baik di tingkat sekolah. kabupaten/kota. B. dan hasil penilaian. dan akuntabel. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. C. Peserta 1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. untuk meningkatkan profesionalitasnya. bukan berdasarkan pemerataan. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Sifat 1. c. a. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. kecamatan. f. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI.

dan masyarakat sekitar. 3) penulisan buku teks pelajaran. berupa kepribadian yang mantap. orangtua/wali peserta didik. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. dan berakhlak mulia. c. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. d. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. arif. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . dan profesional. dan buku pedoman guru. stabil. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. dan berwibawa. tenaga kependidikan. sosial. 1. Persyaratan Akademik a. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. b. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dewasa. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. evaluasi hasil belajar. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. kepribadian. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. pendidik. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. buku pengayaan. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 4) penciptaan karya seni. D.

II. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. e. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. f. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. h. j. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. b. i. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . g. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. c. Melampirkan portofolio (format terlampir). 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Persyaratan Administratif a. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). d. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota.

II. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . dan III tingkat kabupaten/kota. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. c. a. kepribadian. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. sosial. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. II. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 2) Guru berprestasi Peringkat I. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). 2. unsur komite sekolah. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. II. II. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. d. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I.

dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. dan profesional. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. III SD/MI di tingkat kecamatan. sosial. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. b. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. kepribadian. dan waktu tanya jawab 20 menit. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . sosial. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. II. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. kepribadian. dan profesional.

Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Unsur Dewan Pendidikan. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Materi tes tertulis. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. b. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. 3. II. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. a. Prosedur Penilaian 1) Menerima.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . II. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). PGRI. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.

dan III tingkat kabupaten/kota. II. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Dewan Pendidikan. 4. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . nilai presentas.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. dan waktu tanya jawab 20 menit. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I.

Ka. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. II. Jalan Jenderal Sudirman. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Senayan. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. Materi tes tertulis. Ka. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. Jalan Jenderal Sudirman. Senayan. Prosedur Penilaian 1) Menerima. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. a. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut.

2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II. serta nilai portofolio. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. 4) Kementerian Agama. b. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. 5. dan waktu tanya jawab 20 menit. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. PPPPTK dan LPMP. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. nilai presentasi dan wawawncara. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat provinsi. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. II. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. II. Asosiasi guru. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 7) Perguruan Tinggi. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

dan wawancara. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. nilai presentasi. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). dan waktu tanya jawab 20 menit. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. dan III tingkat nasional. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . serta nilai portofolio. mengagendakan.

 Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. kecamatan. kabupaten/kota.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . D. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.

serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. kepribadian. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan (4) pengembangan diri. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. 1. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . dan profesional. (3) pembimbingan peserta didik. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. dan materi ajar. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. kompetensi yang ingin dicapai. sosial. evaluasi hasil belajar. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik.

sekolah. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. bangga sebagai guru. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. c. dewasa. sesama pendidik. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. dan masyarakat sekitar. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. suka menolong). dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. orangtua/wali peserta didik. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. tenaga kependidikan. d. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. arif. dan berwibawa. jujur. stabil. ikhlas. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. menjadi teladan bagi peserta didik. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . dan berakhlak mulia.

unjuk kerja (performansi). 2. 4. d. Ekstrakurikuler. c. b. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. observasi. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. 3. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. atau e. tes tertulis. meliputi substansi akademik. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. portofolio. (b) memahami struktur. B. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. b. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. wawasan kependidikan. d. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . wawancara. b. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. bidang olahraga. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. penciptaan karya seni. pembelajaran/tes kepribadian. Intrakurikuler. c. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. e.

kecamatan. WW= Wawancara 4. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 2. 5. 3. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. Matrik Penilaian NO . UK = Unjuk kerja 3. 4. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . TT = Tes tertulis 2. kabupaten/kota. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek.

Aspek Penilaian 1. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. sosial. 3. 4. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. 5. dan profesional. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. dan portofolio). dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan profesional. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). wawancara. teman sejawat. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . observasi. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. wawancara. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. dan portofolio). Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. pengawas sekolah dan siswa. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. kepribadian. 2. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. sosial. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. kepribadian. kepribadian. dan portofolio). Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan profesional. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. dan portofolio).

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. observasi. unjuk kerja/wawancara. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. dan portofolio). kepribadian. dan profesional. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis.

loyalitas dan profesionalisme guru.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. terutama bagi mereka yang berprestasi. 2. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No.. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. dedikasi. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. dan 4. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. 3. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional.

Observasi/Unju k Kerja. Wawancara panitia kecamatan. intelektual. spiritual. dan latar intelektual. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. dan spiritual. panitia kabupaten/kot a. emosional. Wawancara. panitia kecamatan. Menguasai 1. dengan aspek fisik. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman sekolah. atau panitia tingkat nasional 1. belakang sosialbudaya.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Wawancara.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. panitia provinsi. atau Portofolio 1. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. moral. emosional. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. moral. Observasi/Unju k Kerja. sosial. atau Format Penilaian Portofolio 27 . Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. sosialkultural.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a.

Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia provinsi.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 2. panitia kecamatan. panitia provinsi. 2. panitia provinsi. Wawancara panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. pendekatan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Observasi/ metode.3 Menerapkan Wawancara. strategi. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. 2. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1.2 Menerapkan berbagai Wawancara. dan 3 SD/MI). 2. Wawancara. Pedoman sekolah. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio 28 . Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Pedoman Wawancara. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1.

panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 3.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 29 .3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 3. Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman sekolah. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio 3. panitia provinsi.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Pedoman sekolah. indikator dan instrumen Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. 4.6 Mengembangkan Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio 30 . panitia provinsi. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 4. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. atau panitia tingkat nasional 4. penilaian. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kecamatan. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. di laboratorium. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Pedoman Observasi 31 . panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia provinsi. laboratorium. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. atau panitia tingkat nasional 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Observasi/Unju k Kerja. maupun lapangan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.

Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi.. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 5. Memfasilitasi 6. panitia kecamatan.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 32 . panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 5. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 4. n berbagai potensi yang dimiliki. atau Format Penilaian Portofolio 6. panitia kabupaten/kot a.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara.

Berkomunikasi secara efektif. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan santun dengan peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Pedoman Wawancara. secara lisan. 7. Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. termasuk kreativitasnya. empatik. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 7. panitia kabupaten/kot a. tulisan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 33 . Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan santun. panitia kecamatan. empatik. dan/atau bentuk lain. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

3 Mengkomunikasikan Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 9. panitia kabupaten/kot a. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia kecamatan.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Pedoman Wawancara. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. atau panitia tingkat nasional Wawancara. 9. Tertulis. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 37 . ketuntasan belajar Tes Tertulis. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. Memanfaatkan 9. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. atau pendidikan.

atau Format Penilaian Portofolio 10. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Melakukan 10. atau panitia tingkat nasional 10. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Pedoman Observasi. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. atau Portofolio Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. pembelajaran. panitia provinsi. Wawancara. panitia Tingkat Satuan Pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 38 . atau Portofolio Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi.

panitia kecamatan. suku. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. Bertindak sesuai dengan norma agama. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. 11. Pedoman Observasi 39 . Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. Pedoman Observasi.1 Menghargai peserta Wawancara. norma agama yang Observasi/Unju dianut. dan kebudayaan nasional Indonesia. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. panitia kabupaten/kot a. daerah asal. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 11. Pedoman Wawancara. adat-istiadat. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan gender. hukum. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. sosial.

Wawancara.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Pedoman Observasi 40 . Menampilkan diri 12. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Berperilaku jujur. Pedoman Wawancara. berakhlak mulia. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. dan manusiawi. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 12. yang jujur. Pedoman Observasi PENILAI 12. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. sebagai pribadi tegas. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi 12. panitia provinsi. Tes Tertulis.

panitia kecamatan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dewasa. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 41 . Wawancara.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. dan berwibawa. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. atau panitia tingkat nasional 13. arif. mantap dan stabil. Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi 14. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. panitia provinsi. arif. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. dan rasa percaya diri. panitia kecamatan. Menampilkan diri 13. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. stabil. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Menunjukkan etos 14. dan berwibawa.1 Menunjukkan etos kerja.

panitia kecamatan.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. profesional. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. Tes Tertulis.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. k Kerja Pedoman Observasi 15.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Menjunjung tinggi 15.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 42 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 14. panitia kecamatan. guru. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis.

Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. kondisi fisik. pembelajaran. atau panitia tingkat nasional 43 . agama.2 Menerapkan kode etik profesi guru.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. 16.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 15. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. dan status sosial ekonomi. panitia kecamatan. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. Bersikap inklusif.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. panitia provinsi. bertindak objektif. pa-nitia kabupaten /kota. latar belakang keluarga. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. ras.

panitia kecamatan. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. empatik. panitia provinsi. 17. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. empatik. empatik dan efektif. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. latar belakang keluarga. Pedoman Observasi 44 . jenis kelamin. Panitia tingkat satuan pendidikan. orang tua. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. dan status sosial-ekonomi. dan masyarakat. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan santun dengan sesama pendidik. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun.2 Bersikap tidak Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 16. Pedoman Observasi 17. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. panitia provinsi. tenaga kependidikan. 17. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Berkomunikasi secara efektif. teman sejawat. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Observasi PENILAI 17. Wawancara. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. k Kerja Pedoman Observasi 18. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. keragaman sosial budaya. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 18. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi 45 . panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.3 Mengikutsertakan Wawancara. Beradaptasi di 18. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Menguasai materi. atau panitia tingkat nasional 19. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 46 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Berkomunikasi 19. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. struktur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. konsep. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. panitia provinsi. Wawancara. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. profesi profesi sendiri dan ilmiah. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Menguasai standar 21. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Wawancara.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. dasar mata pelajaran Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 47 . panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 21. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 21. mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21.

atau panitia tingkat nasional 22. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengembangkan 23. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. 22. Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia provinsi. Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. panitia kecamatan.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia provinsi.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. atau panitia tingkat nasional 23. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 49 . Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. Pedoman Wawancara.

SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. Observasi/Unju k Kerja.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kota. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Kompetensi Umum: 1. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. Memanfaatkan 24. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 24. panitia kabupaten/kot a. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. mengembangkan diri. atau panitia tingkat nasional 50 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep.1. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara.

panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur.3. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. struktur. panitia kabupaten/kota.2. konsep. konsep. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. konsep. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio 51 .

panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.5. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. struktur. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 1. struktur. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Format Penilaian Portofolio 52 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. konsep. struktur. musik. Format Penilaian Portofolio 2. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. struktur. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. konsep. Format Penilaian Portofolio 53 . panitia kabupaten/kota. tari. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. apresiasi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 1. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.6. panitia provinsi. panitia kecamatan. struktur. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia kecamatan. teater) dan keterampilan. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. konsep. struktur. konsep.

Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. Olahraga. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. konsep. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Format Penilaian Portofolio NO. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 54 . panitia kecamatan. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

dan budaya. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia provinsi. termasuk dinamika sosial. dan perbedaan jenis kelamin. termasuk motivasi dan tujuan. kecemasan dan stress. panitia provinsi. panitia kecamatan. etika dan perilaku moral. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. suku. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 55 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. serta persepsi diri. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia provinsi. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 56 . Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. sosiolinguistik. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota.1. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. wacana. afektif dan psikomotorik. Format Penilaian Portofolio NO. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. panitia provinsi.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Mampu menggunakan alat peraga. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 60 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. alat ukur. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. serta. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota . Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. prosedural. dan piranti lunak komputer. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Tes Tertulis. alat hitung. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi.

Pedoman Wawancara. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. Tes Tertulis. MATA PELAJARAN 3. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 61 . Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi.

panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. konsep. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan konsep keilmuan IPS. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. panitia provinsi. nilai. Observasi/Unju k Kerja. struktur. Pedoman Wawancara. dan keterampilan IPS. panitia kecamatan. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. MATA PELAJARAN 4. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 62 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO.

Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 63 . Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . sikap. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. kehidupan agama. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . PKn – Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. seni. Pedoman Observasi. teknologi. atau panitia tingkat nasional 5. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. panitia kecamatan. panitia provinsi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. nilai. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

nilai. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 64 . moral. prinsip. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. pemajuan HAM. Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. panitia kabupaten/kota . serta penegakan hukum secara adil dan benar. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia provinsi. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota .

Format Penilaian Portofolio 65 . panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. Portofolio Pedoman Wawancara. dan Pengembangan Diri NO. Wawancara. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. panitia kecamatan. 1. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 2. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 66 . panitia provinsi. – Penciptaan karya seni. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 67 . panitia kecamatan. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a. pengawas dan teman sejawat. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. 68 . No.PGB . Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah.

 Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. 2. Jumlah halaman 20-30 halaman. dan lain-lain. Ukuran kertas A4 80gram.5cm. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. Garis tepi: 3-3-3-2. Spasi 1.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. 69 . 5. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. pengembangan diri. Jenis huruf Times New Roman. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. seperti karya tulis ilmiah.5. 6. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. dimana. buku. 4. 3. Ukuran huruf 12. karya inovatif. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

..... 3.. Kabupaten/Kota e..... Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. Kecamatan d...... 7. 6. 5. 9.. Nama b.. Provinsi f.. 4...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1. .... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu . Alamat e-mail : : : : : 10... Telp.. 8.. Sekolah g.......... tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a.... No. 71 .. Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. 2013 Mengetahui: Penyusun. 2.. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat..

a. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.c Contoh 2: 10. SKOR NO. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. PEMBERI SKOR JENIS NO. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c.2) 72 . Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. b.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Contoh 1: 1.a. isilah tabel berikut ini. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. JENJANG PERG.

S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2.. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.. c. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. piagam. JENJANG PERG. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. D4. d. b. d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. jam) a. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. 73 .. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. c. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Catatan: D4 S1 S2 S3 1.. b. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. 2. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut.. Jika mempunyai S1. Dst.

. d.. tahun .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3.... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun . s.......... tahun ..... tahun... skor: . s..... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ... Dst..d........... tahun. c.. NAMA SEKOLAH a.. (diisi penilai) 74 .. b... d.... Kumulatif lama mengajar: ............) NO. skor: . b... Dst.. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.. c........................... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung..... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.....) a.. Kumulatif lama memberikan layanan: ...d. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO..

........ 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ...... 75 ... Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ..

5. waktu pelaksanaan. data kebutuhan dan permasalahan konseli. kabupaten/kota. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. provinsi. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). daftar konseli (siswa). Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. laporan bulanan. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. pelayanan langsung. 6. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). laboran semesteran/tahunan. Prestasi Akademik a. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. tingkat (kecamatan. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. nasional. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. internasional).

b. 77 . Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. guru inti. dan C. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Untuk instruktur. nasional. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. B. c.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst.

NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. isilah tabel berikut. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. Dst 78 . NO. nasional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. kabupaten/kota. isilah tabel berikut. provinsi. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan.

Dst. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Skripsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. artikel (jurnal/majalah/koran). Karya Pengembangan Profesi a. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. c. modul. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. tesis. NO. atau diktat dicetak lokal. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. artikkel. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. modul. b. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. artikel (jurnal/ majalah/koran). 1) 2) 3) 4) Dst.

isilah tabel berikut. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. 80 . Dst. NO. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. SKOR NO.

sastra. suara. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. sastra. TINGKAT NO. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. kriya. a. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. NO. musik. b. c. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. d. lukis. suara. 81 . tari. piagam. Dst. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. kriya. musik. lukis. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. 8.

1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. isilah tabel berikut. nasional. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. kabupaten/kota. NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst. JABATAN TH ---. NO. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. b.

Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan... 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan).000 83 .) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.. isilah tabel berikut. kabupaten/kota. nasional.. b. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.... JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH .. …………. NO. (…………………………) Materai Rp 6. ……………….. s/d TH . isilah tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10. LOKASI 1) 2) 3) Dst. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

3 27. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.1 3. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. strategi. intelektual. moral. dan intelektual. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menerapkan berbagai pendekatan. Kompetensi Pedagogik 25. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2. 1).2 1. spiritual. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.2 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. kultural.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 3. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. metode.4 3. dan latar belakang sosial-budaya. 1. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. 85 3.2 3.4 26. sosialemosional. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.1 2. spiritual. emosional. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.5 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1.3 1. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. sosial. moral.

empatik. 4. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.1 86 .6 29. 7. dan santun dengan peserta didik.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. termasuk kreativitasnya. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. empatik. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. 30. dan/atau bentuk lain.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.2 4.6 28. tulisan. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. 6. 5.5 4.1 6.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. maupun lapangan. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 4. laboratorium.4 4. baik untuk kegiatan di dalam kelas.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. Berkomunikasi secara efektif. secara lisan. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. 31. dan santun. 4. di laboratorium. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.

Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. empatik.7 33. 8.1 9. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.6 8. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. dan seterusnya. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.5 8. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif.1 .2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. 9. 10. 87 9.4 34. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.2 8. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.4 8. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.3 9.3 8.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.1 8. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian.

Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. 13.2 14. Berperilaku jujur.2 36.3 39. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. tanggung jawab yang tinggi.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.2 12. dan manusiawi. dan berwibawa.2 38. Kompetensi Kepribadian 35.2 15.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.3 37. 14. dewasa.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. adat-istiadat. Menerapkan kode etik profesi guru. 10. tegas. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. arif.1 15. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. 88 . Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. hukum. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. sosial. dan gender. daerah asal.1 12. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. 11.3 2). 11. Bertindak sesuai dengan norma agama. arif. suku. dan rasa percaya diri. 15. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. 13.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. Memahami kode etik profesi guru. stabil. Bekerja mandiri secara profesional. dan berwibawa. 12. rasa bangga menjadi guru. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. berakhlak mulia. Menunjukkan etos kerja.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. dan kebudayaan nasional Indonesia.

suku. 18. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 17. 19. kondisi fisik.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. bertindak objektif.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. teman sejawat. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. empatik. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan status sosial ekonomi.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. dan masyarakat. Berkomunikasi secara efektif. dan status sosial-ekonomi. 17. profesi ilmiah. dan santun dengan sesama pendidik. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. orang tua.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16.2 89 . 43.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. 16. empatik. latar belakang keluarga. Kompetensi Sosial 40.1 17. Berkomunikasi dengan teman sejawat. empatik dan efektif.1 18. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. 41. 3). agama. ras. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.1 19. tenaga kependidikan.3 42. jenis kelamin. latar belakang keluarga. Bersikap inklusif. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.

21. 90 . konsep. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 24.3 23. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.2 47.1 23. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. 24. Menguasai materi.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. struktur. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus.2 23.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. 22. 45.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. 23. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Kompetensi Profesional 44. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. 21.3 46. 22. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.2 21. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.4 48.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.

. Sekretaris Tanda tangan 91 ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)........ Ketua Tanda tangan 2.............. 2013 1... .. ...

...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8.. .. Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.... Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota....... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 .. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. ... Dengan hormat... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan....... (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..

. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian..... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dengan hormat. .. Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut............Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9... . (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan). Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan.........

(di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)......... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat... Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. .. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian..... 94 . 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. .. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing... Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013..

PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Nama b. Jenis Kelamin 6.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. NIP/NIK 3. No. Sekolah Tempat Tugas a. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Pendidikan Terakhir 8. Alamat e-mail 10. tgl lahir 7. Kabupaten/Kota e. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Telp. Pangkat/Golongan 5. Akta Mengajar 9. Tempat. Provinsi f. Kecamatan d. Sekolah g. NUPTK 4.

PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. B. 2. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 2. 3. 5. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 4. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 7. 3.

11. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 18. 15. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 1 2 3 4 C. 22. 13. 21. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 16. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 14. baik. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 10. 20. 9. 19. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 17.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8.

. atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari......... saya bersedia mempertanggungjawabkannya..................... ..... atau kegiatan... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan...) NIP/NIK 100 ........ 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya.... .........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23.............. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24..... Skor terrendah 24...

) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. Kemampuan bekerjasama 11. misalnya. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. 1. 1 2 3 4 9. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. berpakaian. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. 1 2 3 4 10. 1 2 3 4 6. untuk lomba olimpiade. 1 2 3 4 4. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. dll. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. 1 2 3 4 7. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. membuat karya seni. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . 1 2 3 4 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. misal yang memiliki etos kerja tinggi. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. dll. orang Kristiani rajin ke gereja. 1 2 3 4 3. membuat alat peraga pembelajaran. 1 2 3 4 8. menulis buku.

............Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No ..........) NIP/NIK 102 ..........X 100% SKOR TERTINGGI Skor ... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar...... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)......................... saya bersedia mempertanggungjawabkannya..... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya........ .. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.. ........... Skor terendah 11.

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Sekolah Tempat Tugas a. NUPTK 4. Kecamatan d. Sekolah g. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Provinsi f. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Pendidikan Terakhir 8. Kabupaten/Kota e. Akta Mengajar 9. Alamat e-mail 10. Telp. Nama b. NIP/NIK 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. No. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Jenis Kelamin 6. tgl lahir 7. Pangkat/Golongan 5. Tempat.

. .. .. 3. ... . Sosial 11.... sosial dan kebudayaan Nasional 9... . Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. Penilaian dan evaluasi B.. Bertindak sesuai dengan norma agama.. . ………………………………. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. bertindak obyektif.. Menguasai karakteristik peserta didik 2. Bersikap inklusif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. Kepribadian 8. Profesional didik. serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru... .. dan masyarakat Penguasaan materi. tanggung jawab yang tinggi.. Pengembangan potensi peserta didik 6. Pengembangan kurikulum 4..... Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10... Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 . Etos kerja.. .. …………………….. .. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. tenaga kependidikan... mendukung mata pelajaran yang diampu 14. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. orang tua.. hukum. Pedagogik 1. .. . REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. Komunikasi dengan peserta didik 7. sampai . struktur.... .. NO KOMPETENSI NILAI*) A.. peserta D. 2. rasa bangga menjadi guru C.

5. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. dsb. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.25%<X≤50%=2. 50% < X≤ 75% = 3. Kepala Sekolah 106 . 4. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. diolok‐ olok. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. minder. 6.). 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. ………………………………………………………… . Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. 2.

...... .... .......... ... . . . ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 ... . . . .... . ..... ... .... . (9) Nama Penilai : ....... .. .. . .... .. ..... . ... .. ...... ... . . ..... . ...... ..... ......... . . .. ... . .. .. .... . . ... . ......... ... . ...... .. . ..... .... ..... ...... .. ... .... . . .... .... ... . ..... ........ .. ... .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : . .. . . ... . ... . .. . .... .

.. .. .. 4. . ... Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain. kegiatan/aktivitas yang dilakukannya.. ... . 50% < X≤ 75% = 3. . ........ ....... .. .. ... ... ... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1.... . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. .. . 2. .. . Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik... . .... . . (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 ..... . .. ... ........ ... baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. .25%<X≤50%=2. . 75% < X≤ 100% = 4) . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .. ..... ... . Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. 5. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya... .. .... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6..... . ... terkait keberhasilan pembelajaran...... . didik. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3.... Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1..

. .. . ..... . .... .......... .... . . . .. .. .. .. . . . .. . ... . .. . . . ...... .. ..... ......... . ............ .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ...... . ... . .. ......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : ..... . .... ..

Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. kurikulum. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. 4. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.25%<X≤50%=2. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. b) tepat dan mutakhir.

....... . ... ... . ..... . ... ... .... . . . ... .. ... . ...... . . .. .. ... ... . ...... .... ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . ..... ...... .. .. . ... (9) Nama Penilai : ..... . ... ... . .. ..... . .......... ....... . .... .. .. . .. . . . ... .... . .. . ... . . ..... . . ............ . .... .. ..... .. . .. ............... . .. ...... ....... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 ..... ..... . .. .....

Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. 8. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 3. 6. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 2. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 5. 4. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 7. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.

75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . 11. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 50% < X≤ 75% = 3. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 25% < X≤ 50% = 2. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 10.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. tentang bakat. didik. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. 3. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. 7. 6. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. potensi. 2. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. minat.

.. ...... ....... ...... . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 ........... .... . . .. ... . . ........... ... . ....... ..... ... .. . ....... .. . .. . .. ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : . .. ... . .... . .. . . .. .. . . . .. .... ... . .. . . ... ..... . .. . . .. ....... . .... . .... . . .............. . ... ... .. ..... ... .. . . ......... ... .. . ....... ..... ......... (9) Nama Penilai : .. .. ......

termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. 50% < X≤ 75% = 3. 6. tanpa mempermalukannya. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 4. 3. 5. dan mutakhir. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. 2. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. benar.25%<X≤50%=2. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. tanpa menginterupsi.

... . . . ... .... ...... . . . .. .... . . ... ...... .... .. .. ...... .. . . .... ... .... .... ....... .. . . .. ..... ....... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : . ........ .. .. ..... ........ .. . .. . ... ... . .. . . . .. . . .. .... .......... ...... .. .... .... . . .. . .. ... .. ... ......... ... . ..... ... . . ..... ...... (9) Nama Penilai : ... ... .... ..... ..

materi tambahan. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. 0 1 2 5. 2.25%<X≤50%=2. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. rancangan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . 0 1 2 (26) 4. jurnal pembelajaran. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. 0 1 2 0 1 2 3. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 50% < X≤ 75% = 3. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. dan sebagainya. dan dapat membuktikannya melalui catatan.

. ......... .. . ............. . .. . .. ... . .. .. . ........... .... . ... .... ....... . .. ... . .. . .. .. .. . .. .. .. ... . . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ........... ..... .. ...... .. . .. .... . ... . ..... . .. . . .. . ...... . ... ..... ... . .. . .. . . . ... .. ... .... .... . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama... . ........ .. ... .... .... ...... (9) Nama Penilai : .... . .. hukum........ (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ... ......

Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. 75% < X≤ 100% = 4) 1. 3. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. agama. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. agama). 4. dan gender). suku. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 2. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama.25%<X≤50%=2. hukum. 5.

. .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : ... . (9) Nama Penilai : . ... . ... . . .. .... . . .. ..... ... . .... ... .. ........... ........ ...... .. ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 . . .. . ..... .. ... . ... ......... ... . ..... . ....... . .. . .. .. ........ . .. .. ..... ..... ... ...... . .. .... . . ........ ... .. . . .. . .... .. ..... . . .. .... . .... ... .. ... .. ....... .... . . ...... .......

Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . orang tua. 50% < X≤ 75% = 3. 5. 3. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. 4. 2. berpenampilan.25%<X≤50%=2. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. dan teman sejawat. dan berbuat terhadap semua peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1.

(10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 .......... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . .. . . ... .... ... . .. . .. . .. . ... . .. ....... . .. . tanggung jawab yang tinggi... ... .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja.. ..... ..... ..... . . . . ..... . .. .... ... ..... . .. ........ . .. ... ... .... ... .... .... .... ..... ... . . .. .. ....... . ... .. ... ........ ....... .... ....... ..... .. ...... .. ..... .. . .... .. ...... (9) Nama Penilai : . . .. . . .. ... .. .. ...

2. 50% < X≤ 75% = 3. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 5. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru.25%<X≤50%=2. 7. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 8. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . termasuk proses pembelajaran di kelas. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. tanggung jawab yang tinggi. 4. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Jika guru harus meninggalkan kelas. 6. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1.

50% < X≤ 75% = 3. serta berkontribusi personal. serta tidak diskriminatif Indikator 1.25%<X≤50%=2. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. bertindak objektif. berasal dari daerah yang sama dengan guru). kaya. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1.

..... ...... .. . . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 .. ... . tenaga pendidikan. ... . . . dan masyarakat Skor Indikator 1......... .... .. ....... .. .. . . . .. . .. ... ... ... ...... .. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.. teman sejawat... dan masyarakat Nama Guru : ... berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.. .. ... . .. .. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.. . . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.... ..... .... 50% < X≤ 75% = 3.. ..... . ...... Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. . serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat. . orang tua peserta didik...... . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan. .. ...... tenaga pendidikan. . ... . . .. . . . . .... .. (9) Nama Penilai : .... 3. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. .. . dan potensi peserta didik kepada orang tuanya........... .. . 2. ........ orang tua peserta didik... .... ..... .. dan dapat menunjukkan buktinya.. ...... .. kesulitan...... . (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. . . .. . ..... ..... ... .... .25%<X≤50%=2. . ... ..... ... . .

Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.25%<X≤50%=2. mutakhir. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Guru menyusun materi. 3. 2. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. 50% < X≤ 75% = 3. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran.

Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 6. Guru memiliki jurnal pembelajaran. 4. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. pelaksanaan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. konferensi). 3. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru melakukan penelitian. 2. mengembangkan karya inovasi. 50% < X≤ 75% = 3. lengkap. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik.25%<X≤50%=2.

 Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. 129 .  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A.Lampiran 14. C.

penelitian tindakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah C. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. observasi partisipatoris dan lain-lain. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. 130 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful