Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. masyarakat. dan/atau satuan pendidikan. dan pendidikan menengah. Undang-Undang No. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. keluarga maupun masyarakat. pemerintah daerah. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. Namun demikian. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. tingkat kecamatan untuk SD/MI. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. dedikasi. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. tingkat provinsi. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Pertama. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. berdedikasi luar biasa. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. mulai dari tingkat sekolah. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. terutama bagi mereka yang berprestasi. nasional. pendidikan dasar.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. mengajar. menilai. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. tingkat kabupaten/kota. dan kompetitif. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. membimbing. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. baik pada tataran nasional. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. tingkat kabupaten/kota. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. produktif. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. mengarahkan. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. regional. Kedua. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. loyalitas dan profesionalisme guru. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. tingkat kecamatan. maupun internasional. organisasi profesi. melatih. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya.

4. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Tujuan 1. C. serta terlindungi. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. 6. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . 11.03. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 3. 10. 9. 12. 7. 5. 2. 4. Tugas. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. dan bermartabat.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tugas. 8. dan Gelar Kehormatan. mulia. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Tanda Jasa. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dasar Hukum 1. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

provinsi. dan profesionalisme guru. dedikasi. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. kecamatan. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Hasil yang Diharapkan 1. 5. Manfaat 1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. 2. 3. 2. mulai dari tingkat sekolah. martabat. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. dan nasional. 4. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Meningkatkan harkat. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. citra. disiplin. E. kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 .

DAN PERSYARATAN PESERTA A. orangtua/wali peserta didik. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. seni teater. seni grafis. sesama pendidik. rasa. dan masyarakat sekitar.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. 2. mengarahkan. murah dan sederhana. 6. membimbing. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. b. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. pendidikan dasar. SIFAT. 5. sosial. 3. seni keramik. dan profesional yang melampaui standar nasional. dan seni kriya. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. d. seni karawitan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. mengajar. c. dewasa. 4. dan berakhlak mulia. Karya/Prestasi: a. stabil. dan berwibawa. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. seni pedalangan. evaluasi hasil belajar. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. seni tari. kepribadian. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan pendidikan menengah. antara lain berupa hasil seni lukis. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . berupa kepribadian yang mantap. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. menilai. tenaga kependidikan. seni patung. melatih. 1. PESERTA. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni musik. dan karsa. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. arif.

c. dan akuntabel. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. b. B. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . provinsi. a. kabupaten/kota. Peserta 1. C. g. dan hasil penilaian. tidak diskriminatif. kecamatan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Sifat 1. bukan berdasarkan pemerataan. baik di tingkat sekolah. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. proses. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. transparan. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. e. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. 7. untuk meningkatkan profesionalitasnya. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. baik secara akademik maupun administratif. f. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. 2. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI.

7) karya atau prestasi di bidang olahraga. dan masyarakat sekitar. dewasa. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. pendidik. orangtua/wali peserta didik. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. tenaga kependidikan. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. D. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. sosial. c. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. stabil. evaluasi hasil belajar. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Persyaratan Akademik a. berupa kepribadian yang mantap. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . dan profesional. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. kepribadian. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. arif. dan berwibawa. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. d. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. 4) penciptaan karya seni. buku pengayaan. dan buku pedoman guru. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. b.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. 1. dan berakhlak mulia. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 3) penulisan buku teks pelajaran. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya.

Melampirkan portofolio (format terlampir). dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. e. c. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. d. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. h. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. i. II. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. b. Persyaratan Administratif a. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. g. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). j. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. f. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . II. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kabupaten/kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. dan profesional. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. a. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . d. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. II. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. unsur komite sekolah. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. 2) Guru berprestasi Peringkat I. sosial. c. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. 2. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. II. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. kepribadian.

II. sosial. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. dan waktu tanya jawab 20 menit. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan profesional. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. dan profesional. III SD/MI di tingkat kecamatan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Prosedur Penilaian 1) Menerima. sosial. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. kepribadian. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. kepribadian. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. b. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%.

mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. II. II. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. PGRI. 3. Materi tes tertulis. b. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. Unsur Dewan Pendidikan. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. a. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Prosedur Penilaian 1) Menerima. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota.

i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. dan waktu tanya jawab 20 menit. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. dan III tingkat kabupaten/kota. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. II. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. II. Dewan Pendidikan. nilai presentas. 4. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.

Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. Senayan. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Prosedur Penilaian 1) Menerima. Ka. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ka. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jalan Jenderal Sudirman. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. Materi tes tertulis. Senayan. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. a. Jalan Jenderal Sudirman. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%.

3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 4) Kementerian Agama. II. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . dan III tingkat provinsi. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 5. 7) Perguruan Tinggi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. b. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. PPPPTK dan LPMP. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. nilai presentasi dan wawawncara. II. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan waktu tanya jawab 20 menit. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. Asosiasi guru. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. II. serta nilai portofolio. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio.

Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. II. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. mengagendakan. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. dan III tingkat nasional. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. II. dan wawancara. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . dan waktu tanya jawab 20 menit. nilai presentasi. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. serta nilai portofolio. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian.

provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. D. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. kecamatan.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.

Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. dan profesional. (3) pembimbingan peserta didik. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. dan (4) pengembangan diri.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. sosial. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. kepribadian. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. dan materi ajar. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. 1. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. evaluasi hasil belajar.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. kompetensi yang ingin dicapai. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik.

(b) bertindak sesuai dengan norma sosial. menjadi teladan bagi peserta didik. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. arif. tenaga kependidikan. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. orangtua/wali peserta didik. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. ikhlas. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. bangga sebagai guru. dan masyarakat sekitar. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. sekolah. sesama pendidik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. jujur. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. d. dewasa. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. dan berwibawa. stabil. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. dan berakhlak mulia. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . suka menolong).

observasi. Intrakurikuler. pembelajaran/tes kepribadian. d. d. b. Ekstrakurikuler. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. c. wawasan kependidikan. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. atau e. unjuk kerja (performansi). Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. 2. 3. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. (b) memahami struktur. e. b. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. bidang olahraga. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. tes tertulis. penciptaan karya seni. b. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . 4. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. wawancara. c. meliputi substansi akademik. B. portofolio.

OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. 4. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. TT = Tes tertulis 2. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. UK = Unjuk kerja 3. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . kecamatan. 3. kabupaten/kota. 5. Matrik Penilaian NO . 2. WW= Wawancara 4. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut.

Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. teman sejawat. wawancara. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. dan portofolio). sosial. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. 2. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. 4. dan portofolio). Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. Aspek Penilaian 1. observasi. kepribadian. dan profesional. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. sosial. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. sosial. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). 5. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. 3. dan profesional. wawancara. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. kepribadian. pengawas sekolah dan siswa. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. kepribadian. dan profesional. dan portofolio). sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara.

observasi. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. unjuk kerja/wawancara. kepribadian. sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . dan profesional. dan portofolio).

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 .. 3. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. terutama bagi mereka yang berprestasi. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. dan 4. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. loyalitas dan profesionalisme guru. 2. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. dedikasi.

dan spiritual. intelektual. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. dengan aspek fisik. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. sosialkultural. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. spiritual. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. moral. Menguasai 1. Pedoman sekolah. belakang sosialbudaya. emosional. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 27 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Pedoman Observasi. emosional. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio 1. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. Tes Tertulis.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. moral. Wawancara panitia kecamatan. sosial. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. dan latar intelektual. panitia kecamatan.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.

panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. pendekatan. Wawancara panitia kecamatan. panitia kecamatan. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.3 Menerapkan Wawancara. Pedoman sekolah.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. Observasi/ metode. Format Penilaian Portofolio 28 . atau panitia tingkat nasional 2. strategi. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. panitia kabupaten/kot a. 2. Panitia tingkat sekolah.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 2. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. panitia provinsi. 2. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan 3 SD/MI). panitia kabupaten/kot a. 2. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a.2 Menerapkan berbagai Wawancara.

panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. 3. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 3. panitia provinsi. Pedoman sekolah. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Wawancara. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 29 . Pedoman Wawancara. atau Portofolio 3. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.

penilaian. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. 4. indikator dan instrumen Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Wawancara panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 4. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. Pedoman sekolah. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.6 Mengembangkan Tes Tertulis.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Panitia tingkat sekolah. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio 30 . Pedoman Wawancara.

Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 31 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. di laboratorium. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 4. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. laboratorium. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. maupun lapangan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.

6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Memfasilitasi 6. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan.. Pedoman Observasi PENILAI 4. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 5. Pedoman Observasi.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Tes Tertulis. 5. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 6. n berbagai potensi yang dimiliki. panitia kecamatan.

Berkomunikasi secara efektif.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. dan/atau bentuk lain. atau Format Penilaian Portofolio 33 . dan santun dengan peserta didik. 7. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 7. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. tulisan. Pedoman Wawancara. empatik. termasuk kreativitasnya. dan santun. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. Tes Tertulis. secara lisan. empatik. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. ketuntasan belajar Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 37 . atau panitia tingkat nasional 9. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Portofolio Pedoman Wawancara. atau pendidikan.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia kabupaten/kot a. 9. Tertulis. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. Memanfaatkan 9. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Wawancara.3 Mengkomunikasikan Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan.

2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Melakukan 10.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 38 . panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio 10. panitia kabupaten/kot a. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia provinsi. Wawancara.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. atau panitia tingkat nasional 10. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia provinsi. dan gender. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. hukum. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. Observasi/Unju k Kerja. Bertindak sesuai dengan norma agama. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. suku.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 Menghargai peserta Wawancara. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. daerah asal. norma agama yang Observasi/Unju dianut. dan kebudayaan nasional Indonesia. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. panitia kecamatan. sosial. atau panitia tingkat nasional 11. Pedoman Observasi 39 . Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. 11. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. adat-istiadat.

Pedoman Observasi 40 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.1 Berperilaku jujur. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan manusiawi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Pedoman Observasi 12. atau panitia tingkat nasional 12. Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Menampilkan diri 12. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. sebagai pribadi tegas. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi PENILAI 12.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. berakhlak mulia. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. yang jujur. Tes Tertulis. Wawancara.

panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menunjukkan etos kerja. panitia provinsi. arif. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. dan berwibawa. panitia kabupaten/kot a. dewasa. arif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. stabil. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Menampilkan diri 13. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi 41 . panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan berwibawa. k Kerja Pedoman Observasi 14. mantap dan stabil. atau panitia tingkat nasional 13.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. dan rasa percaya diri. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. Wawancara. Menunjukkan etos 14.

Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. panitia provinsi. Menjunjung tinggi 15. profesional. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. atau panitia tingkat nasional 14. atau panitia tingkat nasional 42 . panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. panitia provinsi. Tes Tertulis. k Kerja Pedoman Observasi 15. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. guru. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia provinsi.

pembelajaran. panitia kecamatan. dan status sosial ekonomi. atau panitia tingkat nasional 43 . latar belakang keluarga. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Bersikap inklusif. panitia kabupaten/kot a. bertindak objektif. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. 16. agama. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kecamatan. ras. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. atau panitia tingkat nasional 15. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.2 Menerapkan kode etik profesi guru. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. kondisi fisik. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. pa-nitia kabupaten /kota. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.

tenaga kependidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 44 . panitia kabupaten/kot a. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. latar belakang keluarga. 17. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi PENILAI 16. Pedoman Wawancara. dan status sosial-ekonomi. teman sejawat. panitia kecamatan. jenis kelamin. panitia kecamatan. suku. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Berkomunikasi dengan Wawancara.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. dan masyarakat. 17.2 Bersikap tidak Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. panitia provinsi. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Berkomunikasi secara efektif. empatik. Pedoman Observasi 17. empatik dan efektif. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. dan santun dengan sesama pendidik. panitia provinsi. empatik. orang tua.

Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 17. atau panitia tingkat nasional 18. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. keragaman sosial budaya. panitia provinsi.3 Mengikutsertakan Wawancara. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. panitia provinsi. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Beradaptasi di 18. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. Pedoman Observasi 45 . k Kerja Pedoman Observasi 18.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.

Berkomunikasi 19. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. konsep. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 46 . atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Menguasai materi. profesi profesi sendiri dan ilmiah. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. panitia kecamatan. struktur. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 19. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Tes Tertulis.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara.

Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. yang diampu. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 21. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 21.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 47 . dasar mata pelajaran Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. mata pelajaran yang diampu. Menguasai standar 21. Wawancara.

Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 48 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 22. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. 22.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Wawancara. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mengembangkan 23. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus.

Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 23.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 23. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 49 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. Memanfaatkan 24. panitia kecamatan. struktur. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 50 . Pedoman Wawancara. Kompetensi Umum: 1. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 24. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota. konsep. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. SUBKOMPETENSI PENILAI 1.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. Observasi/Unju k Kerja. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. mengembangkan diri. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio NO.3. konsep. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. konsep. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.2. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. konsep. Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Tes Tertulis. struktur. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

panitia provinsi. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Format Penilaian Portofolio NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 52 . dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.5. konsep. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Tes Tertulis. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. konsep. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 1. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4. panitia kecamatan. panitia provinsi. struktur. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. konsep. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi.

panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis. struktur. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. konsep. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. tari. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. konsep. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. struktur.6. Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. panitia kecamatan. teater) dan keterampilan. panitia provinsi. konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 53 . struktur. konsep. panitia kabupaten/kota. musik. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. apresiasi. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi.

panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. Olahraga. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kabupaten/kota. struktur. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio 54 . konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. dan perbedaan jenis kelamin. termasuk dinamika sosial. dan budaya. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. suku. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia provinsi. termasuk motivasi dan tujuan. etika dan perilaku moral. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. serta persepsi diri. kecemasan dan stress. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 55 .

panitia provinsi. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan strategis). Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. afektif dan psikomotorik. wacana. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.1. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional 56 . Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. sosiolinguistik. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. dan piranti lunak komputer. Pedoman Observasi. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . alat ukur. prosedural. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. serta. panitia provinsi. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kabupaten/kota . dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Mampu menggunakan alat peraga. Observasi/Unju k Kerja. alat hitung. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 60 . Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual.

yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. MATA PELAJARAN 3. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kabupaten/kota . termasuk hubungan fungsional antarkonsep. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 61 . Pedoman Wawancara. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja.

Pedoman Wawancara. nilai. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . MATA PELAJARAN 4. dan konsep keilmuan IPS. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi. struktur. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . dan keterampilan IPS. panitia provinsi. Tes Tertulis. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. konsep. atau Format Penilaian Portofolio 62 . panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . PKn – Tes Tertulis. teknologi. Wawancara. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. nilai. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. panitia provinsi. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 63 . panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. panitia kabupaten/kota . seni. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. sikap. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 5. Pedoman Wawancara. kehidupan agama. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. panitia kecamatan. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO.

Wawancara. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. panitia kabupaten/kota . moral. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. atau Format Penilaian Portofolio 64 . Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. serta penegakan hukum secara adil dan benar. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kecamatan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. pemajuan HAM. Pedoman Wawancara. nilai. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota . prinsip.

Pedoman Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. 1. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Pembimbingan Peserta Didik. Format Penilaian Portofolio 65 . dan Pengembangan Diri NO.

atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. panitia provinsi. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 2. atau panitia tingkat nasional 66 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. – Penciptaan karya seni. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara.

panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional 3. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. panitia provinsi. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. Format Penilaian Portofolio 67 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara.

No.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2.PGB . 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a. 68 . pengawas dan teman sejawat. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah.

Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. Ukuran kertas A4 80gram. 4. 5. buku. Jumlah halaman 20-30 halaman.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami.5. pengembangan diri. Ukuran huruf 12. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. 6. dimana. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. dan lain-lain.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi.5cm. 2. Jenis huruf Times New Roman. 69 . karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. Spasi 1. Garis tepi: 3-3-3-2. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. 3.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. karya inovatif. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). seperti karya tulis ilmiah.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

......... Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu .. Sekolah g. Provinsi f.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1... Telp. 2. 3.... 6. tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a..... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c... 4.. 8. No. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. 2013 Mengetahui: Penyusun..... Kecamatan d. Kabupaten/Kota e. 9......... Nama b... Alamat e-mail : : : : : 10... . 5.. 71 .... 7.

SKOR NO. PEMBERI SKOR JENIS NO. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d.a. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. JENJANG PERG. b. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini. Contoh 1: 1.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio.a. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. isilah tabel berikut ini.2) 72 .1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.c Contoh 2: 10. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.

jam) a.. piagam. c.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2.. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. 73 . b. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut.. 2.. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a.. Dst. Jika mempunyai S1. D4. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. c. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. b. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. JENJANG PERG. d. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. d.

.d.......d. Kumulatif lama memberikan layanan: . c.... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ..) NO......... Dst.... tahun . (diisi penilai) 74 ... tahun. d.) a........ tahun.... skor: ... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO......... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. b. skor: .......... tahun ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3........ Dst. s. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung............. BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun . b........ NAMA SEKOLAH a.......... c. s. d...... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut. Kumulatif lama mengajar: ....

... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.. 75 .. 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor .. Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda..... Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a... Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ... SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. daftar konseli (siswa). NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). Prestasi Akademik a. nasional. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. kabupaten/kota. laboran semesteran/tahunan. data kebutuhan dan permasalahan konseli. waktu pelaksanaan. pelayanan langsung. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. 6. 5. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. provinsi. laporan bulanan. internasional). Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. tingkat (kecamatan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. nasional. b. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. dan C. guru inti. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. 77 . B. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Untuk instruktur. c. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.

provinsi. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. kabupaten/kota. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst 78 . NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. Dst. isilah tabel berikut. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO.

dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. modul. artikel (jurnal/majalah/koran). artikkel.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. Dst. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . c. tesis. 1) 2) 3) 4) Dst. b. NO. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. modul. artikel (jurnal/ majalah/koran). tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Karya Pengembangan Profesi a. atau diktat dicetak lokal. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Skripsi. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku.

Dst. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. 80 . misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. isilah tabel berikut. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst. SKOR NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO.

a. Dst. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. sastra. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. piagam. suara. c. tari. 8. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. NO. sastra. b. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. suara. musik. lukis. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. TINGKAT NO. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. kriya. lukis. d. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 81 . kriya. musik.

1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. isilah tabel berikut. NO. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. kabupaten/kota. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . Dst. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. JABATAN TH ---. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. nasional. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. b.

………………..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. kabupaten/kota. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.... atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. isilah tabel berikut. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. LOKASI 1) 2) 3) Dst. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.000 83 .. NO. …………. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . nasional.. b. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). s/d TH .. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. (…………………………) Materai Rp 6. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. isilah tabel berikut. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH .

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.3 1. emosional. 2.1 3. metode.4 3.2 2.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 1.3 27.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. intelektual. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.2 1. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.2 3. dan latar belakang sosial-budaya.5 . Menerapkan berbagai pendekatan.4 26. moral. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. sosial. dan intelektual.1 2. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. moral. 1). Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. kultural. strategi. spiritual. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. 85 3.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. 3. Kompetensi Pedagogik 25. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. sosialemosional. spiritual.

31. dan santun dengan peserta didik.5 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. laboratorium.6 28.2 4. 6. empatik. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. tulisan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. 4. 5. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. 4. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3.1 6. secara lisan. dan/atau bentuk lain. 4. empatik. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.4 4.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. 30. termasuk kreativitasnya.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. dan santun. Berkomunikasi secara efektif. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.6 29. di laboratorium. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.1 86 . Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 7. maupun lapangan.

5 8.3 9. 9. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.4 34. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. empatik. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.1 9. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.2 8. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian.1 . Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. dan seterusnya. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. 10.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif.7 33. 8.3 8. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.6 8. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.1 8. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. 87 9. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.4 8. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.

15.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. tanggung jawab yang tinggi. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. hukum. 12. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. suku. tegas.3 2). Kompetensi Kepribadian 35. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. 88 .1 15. 11.2 38. Bertindak sesuai dengan norma agama.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.2 36. 13. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Bekerja mandiri secara profesional.3 39. sosial. daerah asal. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. 11.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.1 12.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.2 15. Memahami kode etik profesi guru. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.2 12.2 14. stabil.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. dan berwibawa. dan rasa percaya diri. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Menunjukkan etos kerja. dan berwibawa. Berperilaku jujur. dewasa. dan manusiawi. 14. 13. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. 10. berakhlak mulia. rasa bangga menjadi guru. adat-istiadat. arif. dan gender.3 37. arif. Menerapkan kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. jenis kelamin. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. empatik. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. bertindak objektif. 43. dan status sosial ekonomi. dan santun dengan sesama pendidik.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.1 17.1 19. ras. Bersikap inklusif. Kompetensi Sosial 40. 41. profesi ilmiah. tenaga kependidikan. 17. dan masyarakat.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. empatik dan efektif. suku.1 18. 19. empatik.2 89 . dan status sosial-ekonomi. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.3 42. kondisi fisik. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. latar belakang keluarga. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. 18. agama. teman sejawat. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. 16. orang tua. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. latar belakang keluarga. 17.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. 3). Berkomunikasi secara efektif.

3 46.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Kompetensi Profesional 44. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. struktur.4 48. 24. 22. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. 24. konsep. 21. 22. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.1 23. 90 . Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 23. 21.2 47. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 45.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.3 23. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 21.2 23. Menguasai materi. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.

....... Ketua Tanda tangan 2....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)...... Sekretaris Tanda tangan 91 ...... ... 2013 1..... ....

.. Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8. (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).... Dengan hormat..... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 ... ... Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.... .

. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi.... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. ........ 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan.. Dengan hormat.. ... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 ...... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9...

...... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan. Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat... .... 94 .... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10..... Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing. .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. No. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Nama b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. NUPTK 4. Pangkat/Golongan 5. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Sekolah g. Tempat. Kabupaten/Kota e. NIP/NIK 3. Pendidikan Terakhir 8. Akta Mengajar 9. Telp. Provinsi f. tgl lahir 7. Jenis Kelamin 6. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Alamat e-mail 10. Sekolah Tempat Tugas a. Kecamatan d.

4. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 3. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. B. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 2. 2. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 5. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 7. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A.

Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. 11. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 9. baik. 14.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 18. 22. 15. 1 2 3 4 C. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 17. 13. 21. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 16. 10. 20. 19. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23. .. 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya........ dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar..... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... saya bersedia mempertanggungjawabkannya..) NIP/NIK 100 ......... atau kegiatan............... Skor terrendah 24........... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan....... skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.................... ..

1 2 3 4 5. Kemampuan bekerjasama 11. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . berpakaian. 1 2 3 4 3. dll. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. 1 2 3 4 9. 1 2 3 4 7. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. misal yang memiliki etos kerja tinggi. 1 2 3 4 6. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. 1. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. 1 2 3 4 4. misalnya. membuat alat peraga pembelajaran. orang Kristiani rajin ke gereja.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. 1 2 3 4 8. menulis buku. 1 2 3 4 10. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. dll. untuk lomba olimpiade. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. membuat karya seni. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya.

.. Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari).....................) NIP/NIK 102 .. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar........ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (...... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------...... Skor terendah 11.........X 100% SKOR TERTINGGI Skor .. saya bersedia mempertanggungjawabkannya.......... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya.... ............ .....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No ...........

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

tgl lahir 7. Sekolah Tempat Tugas a. NUPTK 4. Tempat. Jenis Kelamin 6. Nama b. Kabupaten/Kota e. Provinsi f. NIP/NIK 3. Telp.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. No. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Alamat e-mail 10. Sekolah g. Akta Mengajar 9. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Pendidikan Terakhir 8. Pangkat/Golongan 5. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Kecamatan d.

.. orang tua. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.. peserta D. Komunikasi dengan peserta didik 7... struktur.. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . Penilaian dan evaluasi B.. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru... dan masyarakat Penguasaan materi. 3. NO KOMPETENSI NILAI*) A. rasa bangga menjadi guru C.. sampai . serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. .. Pengembangan kurikulum 4...... 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Profesional didik. . bertindak obyektif. ……………………………….. ……………………. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. mendukung mata pelajaran yang diampu 14.... Kepribadian 8... Sosial 11. . tanggung jawab yang tinggi.. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. . sosial dan kebudayaan Nasional 9.. Etos kerja. Pedagogik 1.. 2. . hukum.. . Bersikap inklusif.. .. . . dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Bertindak sesuai dengan norma agama. . tenaga kependidikan.. . Pengembangan potensi peserta didik 6... Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 . . Menguasai karakteristik peserta didik 2.

dsb. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. diolok‐ olok.25%<X≤50%=2. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. minder. 5. ………………………………………………………… . 4. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. Kepala Sekolah 106 . 6. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4.). 2. 3.

...... . ..... . .... ... . .... .. . ... ... ......... .... . .... . . ........ . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 . ..... ..... .. ..... ... .. . ...... ....... . . .. . ...... ... ... ........ ... ..... . . . ... ...... .. .. .... ... .. ... .. . . . ...... .......... ....... .... . . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .. ..... . ..... .. .. ... . ... . ..... . . ... . .. . (9) Nama Penilai : .. . . .. .......

.. ... . .. ..... .... .. . Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi.... . . .. . didik.. .. ... .. . (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 ..... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1.. .. ....... Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3.25%<X≤50%=2...... .. ... .... . . ... ....... . 50% < X≤ 75% = 3. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik.... ... ... 75% < X≤ 100% = 4) ... terkait keberhasilan pembelajaran.. ... 4. .... 5. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya.. . Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1..... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6. . ..... . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut... .... . 2.. baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : . kegiatan/aktivitas yang dilakukannya. .. . . .

. ........ ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ...... . . . ....... . ..... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : .. . . .... .. .. . . .... . .... .. .. .. .... ... ... . . .... ......... ... ..... ..... .. ... ... ... .. . .....

kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.25%<X≤50%=2. 4. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. kurikulum. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. b) tepat dan mutakhir.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . .. . . ... ....... ... .. .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .. . .. . ... . . .. .... ... ..... . .. (9) Nama Penilai : ... . . . .... .... . . .. ....... ..... ..... ... ... ....... ....... . .... .. ........ . ... ... ... . .. ... .... . . ... .. ..... .. ... .. ... .. ...... .. .... . ... .. . ....... ...... .... ....... . .. .. .. . ....... ... ... ....... .. ... ...... ..

6. 7. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 2. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 5. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. 3. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 4. 8. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 .

Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 10. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. 11. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. 50% < X≤ 75% = 3. 25% < X≤ 50% = 2.

perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. potensi. didik. 3. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. tentang bakat. 2. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. minat. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. 7. 50% < X≤ 75% = 3. 6. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing.25%<X≤50%=2. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5.

... . . .. .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 . . ..... .. ... . .. .................. . .... .. .. ...... . .... (9) Nama Penilai : . ...... . .. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .. . .... . ... . . .. . .... ....... . .... . ... ............. .... .. . ...... . ..... . . . .. .. . ..... . ............ . .. . . . .. ..... ....... . .. . ............ . . .... ......... .. . ... . ........ .... .. .. . .. . .

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. tanpa menginterupsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. dan mutakhir. 4. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. tanpa mempermalukannya. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. 5. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 3. 2. 6. benar. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1.

. .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 .... .... . .... .. ... . .... .. .. . .. . .. . ... . ..... ... .......... ... .. .. . ... ... . ... ........ ... . .. ....... .. ... ...... . . ... .. .. .. .. . ... ... ....... .... ........ ... ..... .. . .. . .... .... ...... .......... ... .. .. ... .. .. . .. . . .. .......... .. ... .. .... ... ....... .. .. ... (9) Nama Penilai : ..

tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. rancangan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . materi tambahan. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 50% < X≤ 75% = 3. 0 1 2 0 1 2 3.25%<X≤50%=2. jurnal pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. dan sebagainya. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. 0 1 2 (26) 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. dan dapat membuktikannya melalui catatan. 0 1 2 5. 2.

. ..... ... .................. . .. ........ .. . . . . . .... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. . .. ... . ........ (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ......... . . .... .. . .. . ... ..... ... .... . ........ . . . .. .. ........ ....... . . . . ....... . . . . .......... . .. . ..... ... . . hukum... ......... .... .. .. .... .... .... .. ... .. ........ . .... .. (9) Nama Penilai : .. .. . . . ... . . ...... ... .. . ..

agama). suku. 75% < X≤ 100% = 4) 1. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 4. 50% < X≤ 75% = 3. 5. hukum. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. dan gender). 3. agama. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 .

..... .... ... ........ ... . . ... . ...... .. ........ .. . . . ... . ... ... . . . ..... .. (9) Nama Penilai : ....... .... . . . ....... .. .. . .. ... ........ .. . .. .. ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ... ....... . ..... .. . .. ... .. .. .. . . ...... .... ... .... ... . ... ..... ... .. ........ . .... . .... . . . . .... . ...... ... .. ... ... ....... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .........

Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 3. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. berpenampilan. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 4.25%<X≤50%=2. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. orang tua. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . 2. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. dan teman sejawat. 5.

........ ... ... . ... . .. ... . .. .... ... . ... ............ ... . .... . .. .. . ...... .. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja...... ..... ......... .. ... (9) Nama Penilai : . . ... ... . .. .. ... .......... . .. .. .. . ... .... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 . . .. . ..... ... .. . ... ... tanggung jawab yang tinggi. ...... . ... .... . ... . . . ........ . ...... .... ... . .. .. ... .. .... .... .... .. .... . ... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : ...... ..... .

Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 5. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. tanggung jawab yang tinggi. 6. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 50% < X≤ 75% = 3. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 2. 8.25%<X≤50%=2. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. Jika guru harus meninggalkan kelas. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. termasuk proses pembelajaran di kelas. 3. 7. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 4. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal.

50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif).25%<X≤50%=2. bertindak objektif. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. serta tidak diskriminatif Indikator 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. serta berkontribusi personal. kaya. berasal dari daerah yang sama dengan guru).

.. .. . tenaga pendidikan. ... orang tua peserta didik.... orang tua peserta didik. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.. . .. . Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat..... . .. ....... . . .. ... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. . . .... . dan dapat menunjukkan buktinya. . . . ........... Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1. . .... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat........... .. .25%<X≤50%=2. teman sejawat. dan potensi peserta didik kepada orang tuanya.. . . . . .. . . ....... . ... . . ... 2..... .. ... Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.... . ..... ...... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. .... ... (9) Nama Penilai : . baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua. dan masyarakat Skor Indikator 1.. . .. . .. .. ... ............. . . .. .. tenaga pendidikan.... ... .. kesulitan...... ...... .. ... 50% < X≤ 75% = 3. ... .... ..... .. . .. . . . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. dan masyarakat Nama Guru : .. 3... . .......... .... . .. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 .... .... . . .......

3. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. mutakhir. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. Guru menyusun materi. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) 127 .25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. 2. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

konferensi). 3. pelaksanaan. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. Guru melakukan penelitian. lengkap. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 4. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). 50% < X≤ 75% = 3. 6. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 2. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. Guru memiliki jurnal pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 5.25%<X≤50%=2. mengembangkan karya inovasi.

Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.Lampiran 14.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. 129 .  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. C. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.

130 .Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. penelitian tindakan. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. observasi partisipatoris dan lain-lain. Rumusan Masalah C. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.