i. Pedoman Guru Berprestasi--2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Undang-Undang No. Pertama. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. baik pada tataran nasional. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. masyarakat. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. tingkat provinsi. regional. menilai. organisasi profesi. loyalitas dan profesionalisme guru. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. maupun internasional. dan kompetitif. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. mengarahkan. tingkat kecamatan untuk SD/MI. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. pendidikan dasar. produktif. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. mulai dari tingkat sekolah. terutama bagi mereka yang berprestasi. berdedikasi luar biasa. dedikasi. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. melatih. membimbing. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. dan/atau satuan pendidikan. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. pemerintah daerah. mengajar. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Namun demikian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. tingkat kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. keluarga maupun masyarakat. Kedua. dan pendidikan menengah. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. tingkat kecamatan. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. tingkat kabupaten/kota. nasional. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan.

dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Tujuan 1. 7. 4.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional.03. dan bermartabat. serta terlindungi. C. 2. 3. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. mulia. Dasar Hukum 1. 8. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Tanda Jasa. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. 11. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Tugas. 6. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 10. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. 5. Tugas. 12. 4.1. dan Gelar Kehormatan. 2.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. martabat. 3. 4. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. citra. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). kabupaten/kota. dan profesionalisme guru. Hasil yang Diharapkan 1. disiplin. 5. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. provinsi. dedikasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . E. mulai dari tingkat sekolah. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. 2. kecamatan. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. Manfaat 1. 2. Meningkatkan harkat. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. dan nasional.

Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. seni musik. antara lain berupa hasil seni lukis. sesama pendidik. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. DAN PERSYARATAN PESERTA A. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. b. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. seni keramik. Karya/Prestasi: a. evaluasi hasil belajar. dan berwibawa. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. rasa. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. orangtua/wali peserta didik. mengarahkan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. 1. murah dan sederhana. pendidikan dasar. 2. dan seni kriya. seni patung.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni teater. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan masyarakat sekitar. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. kepribadian. stabil. 4. menilai. sosial. 5. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. berupa kepribadian yang mantap. seni karawitan. 3. tenaga kependidikan. c. mengajar. PESERTA. dan berakhlak mulia. seni tari. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan pendidikan menengah. SIFAT. dewasa. melatih. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . d. dan profesional yang melampaui standar nasional. arif. 6. membimbing. dan karsa. seni pedalangan. seni grafis.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . Sifat 1. a. transparan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. C. c. e. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. provinsi. dan hasil penilaian. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. B. Peserta 1. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. bukan berdasarkan pemerataan. 2. untuk meningkatkan profesionalitasnya. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. kecamatan. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. kabupaten/kota. f. b. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. baik di tingkat sekolah. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. g. baik secara akademik maupun administratif. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. tidak diskriminatif. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. proses. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. dan akuntabel. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. 7.

1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. 4) penciptaan karya seni. c. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. dan berakhlak mulia. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . D. Persyaratan Akademik a. kepribadian. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. dan berwibawa. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. pendidik. arif. tenaga kependidikan. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. 3) penulisan buku teks pelajaran. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). berupa kepribadian yang mantap. dan buku pedoman guru. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. d. 1. buku pengayaan. orangtua/wali peserta didik. b.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. dan masyarakat sekitar. dan profesional. sosial. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. stabil. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). dewasa. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. evaluasi hasil belajar. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif.

i. Melampirkan portofolio (format terlampir). Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. Persyaratan Administratif a. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. h. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. c. b. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. g.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. j. f. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. d. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. e. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. II. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah.

II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. dan III tingkat kabupaten/kota. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. II. 2) Guru berprestasi Peringkat I. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. dan profesional. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. d. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. II. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. sosial. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. 2. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. unsur komite sekolah. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. c. kepribadian. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. a. II. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara.

dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. sosial. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. sosial. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. kepribadian. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). b. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. dan waktu tanya jawab 20 menit. Prosedur Penilaian 1) Menerima. kepribadian. II. dan profesional. III SD/MI di tingkat kecamatan. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik.

PGRI. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Prosedur Penilaian 1) Menerima. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . b. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. II. Materi tes tertulis. 3. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. II. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Unsur Dewan Pendidikan. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. a.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat.

dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. II. Dewan Pendidikan. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. II. nilai presentas. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan III tingkat kabupaten/kota. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. 4. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. dan waktu tanya jawab 20 menit.

Jalan Jenderal Sudirman. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Senayan. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Jalan Jenderal Sudirman. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Ka. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Ka. Materi tes tertulis. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Senayan. II. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. Prosedur Penilaian 1) Menerima.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. a. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up.

untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. serta nilai portofolio. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 7) Perguruan Tinggi. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. b. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. nilai presentasi dan wawawncara. II. 5. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. dan waktu tanya jawab 20 menit. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. PPPPTK dan LPMP. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 4) Kementerian Agama. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. II. II. Asosiasi guru. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. dan III tingkat provinsi. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint.

serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. nilai presentasi. II. serta nilai portofolio. dan wawancara.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. II. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dan waktu tanya jawab 20 menit. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan III tingkat nasional. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. mengagendakan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 .

 Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. kecamatan.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . D. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. kabupaten/kota. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.

1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. kepribadian. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 1. dan materi ajar. sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. (3) pembimbingan peserta didik. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. dan (4) pengembangan diri. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. evaluasi hasil belajar. dan profesional. kompetensi yang ingin dicapai. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik.

dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. menjadi teladan bagi peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. orangtua/wali peserta didik. dan berwibawa. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. bangga sebagai guru. jujur. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. sesama pendidik. tenaga kependidikan. dan masyarakat sekitar. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. suka menolong). Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. arif. ikhlas. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. dan berakhlak mulia. stabil. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. c. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. sekolah. dewasa.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. d.

meliputi substansi akademik. 3. B. Intrakurikuler. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. d. d. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. 2. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. pembelajaran/tes kepribadian. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. c. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. Ekstrakurikuler. e. b. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . tes tertulis. (b) memahami struktur. atau e. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. unjuk kerja (performansi). penciptaan karya seni. c. b. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. observasi. 4. portofolio. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. bidang olahraga.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. b. wawancara. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. wawasan kependidikan.

Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. TT = Tes tertulis 2. kabupaten/kota. kecamatan. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. WW= Wawancara 4. 3. UK = Unjuk kerja 3. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. 2. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. 4. 5. Matrik Penilaian NO .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 .

kepribadian. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. observasi. dan profesional. 5. wawancara. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. 2. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. kepribadian. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan portofolio). aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . dan portofolio). sosial. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Aspek Penilaian 1. dan profesional. kepribadian. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. dan portofolio). pengawas sekolah dan siswa. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. wawancara. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. dan profesional. sosial. 4. kepribadian. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. sosial. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. 3. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. teman sejawat. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. sosial. dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. dan portofolio). (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. kepribadian. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. unjuk kerja/wawancara. sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . observasi. dan portofolio). dan profesional.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. dan 4. loyalitas dan profesionalisme guru. dedikasi. 3. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran.. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . terutama bagi mereka yang berprestasi. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 2.

panitia provinsi. belakang sosialbudaya. panitia kabupaten/kot a. Wawancara panitia kecamatan. dengan aspek fisik. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. emosional. intelektual.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. sosial. Pedoman Wawancara. atau Portofolio 1. Tes Tertulis. emosional. sosialkultural. Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. moral. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. moral. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kabupaten/kot a.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 27 . Pedoman sekolah. panitia provinsi. spiritual.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. dan latar intelektual. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menguasai 1. dan spiritual. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.

Pedoman Wawancara. Observasi/ metode. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 2.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Format Penilaian Portofolio 28 . pendekatan. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. strategi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 2. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. 2. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. Pedoman Observasi. panitia provinsi.3 Menerapkan Wawancara.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman sekolah. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. dan 3 SD/MI). 2. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. Panitia tingkat sekolah.2 Menerapkan berbagai Wawancara. Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Wawancara. 2.

Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Pedoman sekolah. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Wawancara panitia kecamatan.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio 3. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 29 . Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. 3. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau Portofolio 3. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional 3. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. indikator dan instrumen Wawancara. 4. atau panitia tingkat nasional 4. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Pedoman sekolah. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. atau Portofolio 30 .5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. penilaian. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. panitia kecamatan.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kecamatan. Panitia tingkat sekolah. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara.

atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. laboratorium. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 4. Wawancara. Pedoman Observasi. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. di laboratorium. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi 31 . panitia provinsi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. maupun lapangan.

panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.. Pedoman Wawancara. Memfasilitasi 6. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Pedoman Observasi. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 4. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 6. panitia provinsi.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. n berbagai potensi yang dimiliki. 5. panitia kecamatan.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. atau panitia tingkat nasional 5. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. empatik. empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. dan/atau bentuk lain. termasuk kreativitasnya. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 33 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 7. panitia kecamatan.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. tulisan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Berkomunikasi secara efektif. dan santun. secara lisan. dan santun dengan peserta didik. 7.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

Format Penilaian Portofolio 37 . Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara. atau panitia tingkat nasional Wawancara.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. panitia provinsi. 9. panitia kecamatan. Memanfaatkan 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. ketuntasan belajar Tes Tertulis. Portofolio Pedoman Wawancara. atau pendidikan. atau panitia tingkat nasional 9. Pedoman Wawancara. Tertulis. panitia provinsi.3 Mengkomunikasikan Wawancara. panitia kabupaten/kot a. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan.

panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 38 . Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Melakukan 10. Wawancara. Pedoman Observasi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 10. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Pedoman Wawancara. pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 10. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan.

Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. panitia kecamatan. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. dan kebudayaan nasional Indonesia. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. 11. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. hukum. daerah asal. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 39 .3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 11. panitia provinsi. suku. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. norma agama yang Observasi/Unju dianut. Bertindak sesuai dengan norma agama. panitia kabupaten/kot a. sosial. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan gender.1 Menghargai peserta Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. adat-istiadat. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.

Menampilkan diri 12.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.1 Berperilaku jujur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Wawancara. dan manusiawi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. yang jujur. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi PENILAI 12. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 12. panitia kecamatan. panitia provinsi. berakhlak mulia. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. sebagai pribadi tegas. Pedoman Observasi 40 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 12.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. panitia provinsi.

tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. atau panitia tingkat nasional 13. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. mantap dan stabil. dan berwibawa. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap.1 Menunjukkan etos kerja. arif. Wawancara. dan rasa percaya diri. arif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. k Kerja Pedoman Observasi 41 . stabil. Menunjukkan etos 14. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. dan berwibawa. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. panitia kecamatan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Menampilkan diri 13. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. dewasa. k Kerja Pedoman Observasi 14. panitia kabupaten/kot a.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. panitia kecamatan. panitia kecamatan.

panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 42 . Menjunjung tinggi 15. Wawancara. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. panitia provinsi. k Kerja Pedoman Observasi 15. atau panitia tingkat nasional 14.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. panitia kecamatan.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. profesional. guru. panitia provinsi.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.

pa-nitia kabupaten /kota. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. dan status sosial ekonomi. Wawancara.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. latar belakang keluarga. panitia provinsi. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 43 . pembelajaran. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. agama. bertindak objektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. kondisi fisik. panitia kecamatan.2 Menerapkan kode etik profesi guru. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. ras. atau panitia tingkat nasional 15. Bersikap inklusif. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. 16. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik.

teman sejawat. panitia kabupaten/kot a. tenaga kependidikan. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. suku. dan masyarakat. orang tua. Berkomunikasi secara efektif. panitia provinsi. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. jenis kelamin. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. panitia kecamatan.2 Bersikap tidak Wawancara.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. dan santun dengan sesama pendidik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 17. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. dan status sosial-ekonomi. panitia provinsi. latar belakang keluarga. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik dan efektif. empatik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. Pedoman Observasi PENILAI 16. Panitia tingkat satuan pendidikan. 17. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. empatik. Pedoman Observasi 44 . 17. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.

panitia provinsi. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. Pedoman Observasi 45 . panitia provinsi. panitia kecamatan.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 18. Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.3 Mengikutsertakan Wawancara. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Pedoman Observasi PENILAI 17. Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi 18. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Beradaptasi di 18. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. keragaman sosial budaya. panitia kabupaten/kot a.

atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Berkomunikasi 19. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. konsep. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Pedoman Wawancara. struktur. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 46 . Pedoman Observasi. profesi profesi sendiri dan ilmiah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Observasi. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. Menguasai materi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. atau panitia tingkat nasional 19. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. Pedoman Observasi.

Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Menguasai standar 21. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 47 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 21.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. yang diampu. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 21. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. mata pelajaran yang diampu. dasar mata pelajaran Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis.

Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Wawancara. Mengembangkan 23.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. Wawancara. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Observasi/Unju k Kerja. 22.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 22.

Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 23. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 49 . panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia provinsi.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 23. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional 50 . SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan. konsep. mengembangkan diri. panitia provinsi. Memanfaatkan 24. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Umum: 1. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. SUBKOMPETENSI PENILAI 1.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. atau panitia tingkat nasional 24. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. panitia kabupaten/kot a.

panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.3. Tes Tertulis. struktur. atau panitia tingkat nasional 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. konsep. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. konsep.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. panitia kecamatan. panitia provinsi. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia provinsi. konsep. panitia kabupaten/kota. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan.

Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.4. panitia kecamatan. struktur. struktur. struktur. panitia provinsi. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kabupaten/kota. struktur. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional 1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. konsep.5. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio 1. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 52 . panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. konsep. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Tes Tertulis. tari. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kecamatan. panitia provinsi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. atau panitia tingkat nasional 1.6. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. musik. struktur. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. teater) dan keterampilan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. struktur. apresiasi. Format Penilaian Portofolio NO. konsep. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. struktur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 53 . panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. panitia kecamatan. konsep. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio 54 . Olahraga. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. atau panitia tingkat nasional 3. Panitia tingkat satuan pendidikan.

termasuk motivasi dan tujuan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. serta persepsi diri. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Format Penilaian Portofolio NO. dan perbedaan jenis kelamin. termasuk dinamika sosial. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. kecemasan dan stress. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. dan budaya. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 55 . etika dan perilaku moral. panitia kabupaten/kota. suku. Panitia tingkat satuan pendidikan.

atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional 56 . afektif dan psikomotorik. wacana. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia kecamatan. panitia kecamatan.1. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. Tes Tertulis. panitia provinsi. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Tes Tertulis. dan strategis). Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Mampu menggunakan alat peraga. panitia kecamatan. Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 60 . panitia kecamatan. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. alat hitung. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Pedoman Observasi. dan piranti lunak komputer. alat ukur. Wawancara. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. serta. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . prosedural. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. MATA PELAJARAN 3. atau Format Penilaian Portofolio 61 . atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara.

MATA PELAJARAN 4. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 62 . panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. nilai. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. nilai. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. struktur. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia kecamatan. dan konsep keilmuan IPS. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Wawancara. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan keterampilan IPS. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi.

dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kecamatan. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Pedoman Observasi. Wawancara. teknologi. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. atau Format Penilaian Portofolio 63 . Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . kehidupan agama. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . sikap. PKn – Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 5. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. seni. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

moral. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. prinsip. atau Format Penilaian Portofolio 64 . nilai. pemajuan HAM. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kabupaten/kota . Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Tes Tertulis. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. serta penegakan hukum secara adil dan benar. panitia kecamatan.

Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan Pengembangan Diri NO. 1. Pembimbingan Peserta Didik. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. Format Penilaian Portofolio 65 . panitia kabupaten/kota. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. Wawancara. Pedoman Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 66 . fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia provinsi. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio NO. – Penciptaan karya seni. panitia kecamatan. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 2. Portofolio Pedoman Wawancara. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia provinsi.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio 67 . atau panitia tingkat nasional 3. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan.

68 . pengawas dan teman sejawat. No. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah.PGB . Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b.

seperti karya tulis ilmiah. dan lain-lain.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.5. buku. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Ukuran huruf 12. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. Ukuran kertas A4 80gram. 6. karya inovatif. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. Spasi 1. 69 .  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan.5cm. Garis tepi: 3-3-3-2. Jumlah halaman 20-30 halaman. 4. dimana. 3. 5. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. 2.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. pengembangan diri. Jenis huruf Times New Roman.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

Nama b.. 2013 Mengetahui: Penyusun. 2.. 9.. tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1. 8. 3.... 4. Alamat e-mail : : : : : 10.. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. Sekolah g.. No. Kecamatan d.... Provinsi f. 5...... ... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. 6... Telp... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu ......... 71 . 7.. Kabupaten/Kota e........ Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11....

PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. isilah tabel berikut ini. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. b. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. SKOR NO. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.c Contoh 2: 10. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a.2) 72 .1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. PEMBERI SKOR JENIS NO. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. Contoh 1: 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.a.a. JENJANG PERG.

d. D4.. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. Dst. b. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. JENJANG PERG. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. b. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. 73 . piagam.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. jam) a. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. 2. c. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. c.. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a... TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. Jika mempunyai S1. d. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (.

... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun . Dst.. c. tahun . Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung...........d.......) NO...) a......... s..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3...d.... NAMA SEKOLAH a. Kumulatif lama mengajar: .. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO. BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ............ tahun..... b. tahun... skor: .. (diisi penilai) 74 ... c. Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut............... d. skor: ......... Dst......... b.. d.. tahun .. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut..... Kumulatif lama memberikan layanan: .. s....

...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ....... SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung...... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. 75 .... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor . Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a.

Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. daftar konseli (siswa). Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. laboran semesteran/tahunan. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. provinsi. laporan bulanan. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. nasional. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . waktu pelaksanaan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. data kebutuhan dan permasalahan konseli. kabupaten/kota. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. 5. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). internasional). pelayanan langsung. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. 6. Prestasi Akademik a. tingkat (kecamatan.

Untuk instruktur. c. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. guru inti. dan C. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. b. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. B. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. nasional. 77 . atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.

NO. Dst 78 . isilah tabel berikut. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. isilah tabel berikut. nasional. Dst. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. provinsi. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Dst. modul. Dst. NO. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. modul. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. Skripsi. Karya Pengembangan Profesi a. atau diktat dicetak lokal. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. artikkel. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . artikel (jurnal/ majalah/koran). c. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. artikel (jurnal/majalah/koran). NO. tesis. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. isilah tabel berikut. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. SKOR NO. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 80 . Dst. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.

c. lukis. lukis. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. piagam. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. 81 . misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. tari. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. musik. d. 8. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. TINGKAT NO. sastra. a. sastra. musik. kriya. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. b. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. suara. Dst. suara. kriya.

b. isilah tabel berikut. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. kabupaten/kota. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. NO. nasional. JABATAN TH ---. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. Dst.

Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri. LOKASI 1) 2) 3) Dst. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . b. isilah tabel berikut.000 83 . Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan)... …………. (…………………………) Materai Rp 6... kabupaten/kota. NO.. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. isilah tabel berikut.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan.. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.. s/d TH .. ……………….. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . nasional. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .

Kompetensi Pedagogik 25. moral. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.3 27.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. sosial. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. kultural. intelektual. 1).3 1. Menerapkan berbagai pendekatan.4 3.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. strategi. dan intelektual. dan latar belakang sosial-budaya. 1.4 26.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 3.5 . Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. spiritual. sosialemosional.1 3. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. moral. emosional.2 2. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.2 3. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.1 2. 2. spiritual.2 1. 85 3. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. metode.

maupun lapangan. empatik. 7.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. 4. 5.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. laboratorium. 30. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. di laboratorium. dan santun dengan peserta didik.1 86 .1 6. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 6. 4. 4. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. empatik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. secara lisan.6 28. dan santun. termasuk kreativitasnya. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. tulisan. Berkomunikasi secara efektif.2 4. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. 31.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan.4 4.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal.6 29.5 4. dan/atau bentuk lain.

Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7.4 34. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.3 8. 9. 10.7 33. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.3 9.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. dan seterusnya.1 . Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. 8. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.1 9. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru.4 8. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. empatik. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.2 8.6 8. 87 9.5 8. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.1 8. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.

Bertindak sesuai dengan norma agama. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Menunjukkan etos kerja. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. arif. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. tegas. hukum. Memahami kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. stabil. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. dan gender. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. 12.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. 15. 88 . dan berwibawa.2 15. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. dan manusiawi. tanggung jawab yang tinggi. berakhlak mulia.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.3 2). daerah asal.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. sosial.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. rasa bangga menjadi guru. 11.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. 10.2 38. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menerapkan kode etik profesi guru. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.2 12. adat-istiadat. dan berwibawa.1 15.3 37. 14. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.1 12. arif.3 39.2 14. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. 13. dan rasa percaya diri. suku. dan kebudayaan nasional Indonesia. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.2 36. Berperilaku jujur.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 11. 13. dewasa. Bekerja mandiri secara profesional. Kompetensi Kepribadian 35.

agama. dan masyarakat. bertindak objektif.3 42.1 18.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. latar belakang keluarga. 19.2 89 . Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. 17.1 17. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. jenis kelamin. dan status sosial ekonomi. dan santun dengan sesama pendidik. Berkomunikasi dengan teman sejawat. 18. teman sejawat. orang tua. kondisi fisik. dan status sosial-ekonomi. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. 16. Kompetensi Sosial 40. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. 17. 43. empatik. latar belakang keluarga. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. ras. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. empatik. profesi ilmiah.1 19. tenaga kependidikan. Berkomunikasi secara efektif. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. empatik dan efektif. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. suku. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Bersikap inklusif.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. 41. 3).2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain.

21. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.3 46. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 47. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Menguasai materi.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.3 23.4 48. 23. konsep. 45. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.2 23. 22.1 23. Kompetensi Profesional 44.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. struktur. 24. 24. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). 90 . dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.2 21. 22. 21.

.... ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)........ Sekretaris Tanda tangan 91 ....... Ketua Tanda tangan 2.. . 2013 1..........

.... . Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota..... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 .. ... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.......... Dengan hormat. (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan)... Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8.. Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian......

.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9.. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.................. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. Dengan hormat. . Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. . Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian..

Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut........ 94 ..... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan). 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.... . menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10.. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing.. Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.... .. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat.

PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Sekolah g. Alamat e-mail 10. Pendidikan Terakhir 8. Kecamatan d. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Kabupaten/Kota e. No. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Jenis Kelamin 6. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Akta Mengajar 9. Pangkat/Golongan 5. Tempat. Sekolah Tempat Tugas a. Provinsi f. NIP/NIK 3. NUPTK 4. Telp. tgl lahir 7. Nama b.

3. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 2. 5. 4. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. B. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 7. 3. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas.

20.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 19. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 18. 1 2 3 4 C. 14. 9. 11. 16. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 17. 21. 22. 10. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. baik. 15. 13.

.) NIP/NIK 100 ..... Skor terrendah 24.............. ... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23.... ........ skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24................. saya bersedia mempertanggungjawabkannya.. atau kegiatan.. atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari..... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.............. PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan..... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya....

misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . Kemampuan bekerjasama 11. 1 2 3 4 7. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. 1 2 3 4 4. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. 1 2 3 4 9. 1 2 3 4 10. 1 2 3 4 8. dll. misalnya. membuat alat peraga pembelajaran. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. misal yang memiliki etos kerja tinggi. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. untuk lomba olimpiade. berpakaian. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. menulis buku. dll. membuat karya seni.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . 1 2 3 4 6. orang Kristiani rajin ke gereja. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. 1. 1 2 3 4 5. 1 2 3 4 3.

...........X 100% SKOR TERTINGGI Skor ........ . saya bersedia mempertanggungjawabkannya.... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya............... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)................. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.. skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------............ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... Skor terendah 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No .. ............) NIP/NIK 102 ..........

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Kabupaten/Kota e. Tempat. tgl lahir 7. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. NUPTK 4. Pendidikan Terakhir 8.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Akta Mengajar 9. Kecamatan d. Alamat e-mail 10. Sekolah Tempat Tugas a. Pangkat/Golongan 5. Jenis Kelamin 6. Provinsi f. Telp. Sekolah g. Nama b. No. NIP/NIK 3. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11.

. . . rasa bangga menjadi guru C. bertindak obyektif...... serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. . . Etos kerja. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . orang tua. Pengembangan kurikulum 4. . Bertindak sesuai dengan norma agama. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.... peserta D. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. NO KOMPETENSI NILAI*) A. sosial dan kebudayaan Nasional 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru... ……………………. Penilaian dan evaluasi B.. sampai .. Pengembangan potensi peserta didik 6. mendukung mata pelajaran yang diampu 14. hukum.. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. ………………………………. ...... dan masyarakat Penguasaan materi.... tenaga kependidikan.... Profesional didik. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. Kepribadian 8.. tanggung jawab yang tinggi... 3. Komunikasi dengan peserta didik 7. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3.. Bersikap inklusif. Menguasai karakteristik peserta didik 2. . Sosial 11. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 .. struktur. 2.. . . .. .. Pedagogik 1.. ...

). 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. diolok‐ olok. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. ………………………………………………………… . 4. 2.25%<X≤50%=2. 5. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. minder. 3. 6. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Kepala Sekolah 106 . Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. dsb. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3.

......... .. ... . . ..... .... . .. .. . . .. . ... . .... .... . . . .. .... ... . .. (9) Nama Penilai : .. .... .... .. ..... . ....... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 . ... ......... . .... . .... . . ...... ........ .. ... .. . ...... .... .. ... .. . ... . .. .. .. ..... .. . ...... .... .. .. ...... .. . ..... ....... .. .. ...... .... .. ......... . .. .. ........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .. . .

. ......... baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana.. . . .. . . . . .... . .... kegiatan/aktivitas yang dilakukannya. . Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. . . . . .. ....... Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya.... 2. .... ....... Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik........... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1. . . ..... Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1... (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 . ... 75% < X≤ 100% = 4) ...... ..... .... . Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain. .. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3.... . . 50% < X≤ 75% = 3. 4... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .. . didik... . .... terkait keberhasilan pembelajaran.. 5. . dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6. . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut.... .25%<X≤50%=2. . . ...

... .... ... .. . . .. ..... ...... . .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ...... . . . . ... . ... ... ...... .. .. ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : ...... . ... ...... .. ......... . ... ........ .... . . . .. .... ...... ..

4. kurikulum. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik.25%<X≤50%=2. b) tepat dan mutakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. 50% < X≤ 75% = 3. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.

... .. . . .... ... .. . . . ...... . ........ .... ..... .... . .. (9) Nama Penilai : .... . ..... ........ . .. ... ............ . .. . . .... ... ... . .. ... ... .. .. ........ . ....... ... ... .............. .. .... ... ... .... . .. .. ... . . ..... . . .. ... . . .. . .. ... . ... .... . ....... .... . .. ........... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : . .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 . . ....... ... . .

0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. 5. 3. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 6. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 8. 2. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. 7. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. 25% < X≤ 50% = 2. 50% < X≤ 75% = 3. 11. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 10. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain.

50% < X≤ 75% = 3. 7. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. potensi. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. 2. 6. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . minat. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. 3. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. tentang bakat. didik. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.25%<X≤50%=2. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4.

.... .. . ... .. .. .. . . . .. ... . ...... ..... .... .. ... ... .... .. . .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : . ....... .. . ...... ..... .. ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 .... . .... . . . . . ...... . ......... .. .. (9) Nama Penilai : .. ... .. .... ... . ........ ....... ... .... ... ...... . ... ... .......... .. .. ... ... .... . ....... ..... ... .. ... . .... ... . ....... . .. .. .... .. . ..

Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. 4. 6. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. 3. tanpa menginterupsi. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . 2. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. 50% < X≤ 75% = 3. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. dan mutakhir. benar. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. tanpa mempermalukannya. 5. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1.25%<X≤50%=2.

.... ... ..... ....... .. . . . .. . ...... ..... . . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : . .... .... .. ... . .... . . .. . .. ..... . . .... .. .. ... .. . .... ... .. .... .. .... ........... ......... ......... . ... (9) Nama Penilai : . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 .. .. ... . ...... . ...... ... ... .. .... . . .. .. . . ...... . ... ..... ........ ...... . . .... . . .... .... ........ ... .... .. ... ..

tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. materi tambahan. rancangan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. dan sebagainya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . 0 1 2 (26) 4. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. jurnal pembelajaran. 0 1 2 0 1 2 3. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 50% < X≤ 75% = 3. 2. 0 1 2 5. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik.

.. hukum... .... .. . .. .. . . ... .. .. .. . . . . . ...... .... .. ... . ................ .. . .. ........ . . . .. .... ..... . . ....... . . .. ...... . . . .... . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : . .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama.... .... (9) Nama Penilai : ... .... .. ..... .. .. ... ....... .... .. .... . ..... . .. . ... ... ..... ...... ...... . ............ ... .. .... . ..... . ......... ... . .... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 . ..

4. 5. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. agama). 3. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 2. hukum. 50% < X≤ 75% = 3. dan gender). suku.25%<X≤50%=2. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. agama. 75% < X≤ 100% = 4) 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya.

. .. . ...... ..... . ...... .......... .. . ..... . .. .. . . .. . ....... ... ..... . .... ... ... . . .. .... . .... . ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .. ....... ... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ..................... .. (9) Nama Penilai : . .. . ...... . ....... .. . . ...... ...... .. ... ... .. .. ...... .. . .. ... . . .. .. . .... ....... . .. ...... . ..... . .. . . . . .. .. . ........ .... .

Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 3. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. 2. 5. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 50% < X≤ 75% = 3. orang tua.25%<X≤50%=2. berpenampilan. 4. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. dan teman sejawat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1.

.. ............ ............. .. . . ....... . . ....... ...... ..... tanggung jawab yang tinggi... .. . . .. . .. ...... . ... ...... .. ... .... . .. ........ . ..... . .. . . .. ... ..... .. .. .. . .. .. . . . .. dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : . . .. ... ...... ....... .. .. . ........ .. ........ . . ... ..... .... ... . ... ..... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 ... ... . .... ... (9) Nama Penilai : .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja.. . . .. .. .... . . .... .....

tanggung jawab yang tinggi. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. termasuk proses pembelajaran di kelas.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. 50% < X≤ 75% = 3. 4. 5.25%<X≤50%=2. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 7. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. 2. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 6. Jika guru harus meninggalkan kelas. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 3. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 8.

75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. kaya. berasal dari daerah yang sama dengan guru). Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. serta berkontribusi personal. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. bertindak objektif. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. serta tidak diskriminatif Indikator 1. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai.25%<X≤50%=2.

...... . ... .. dan masyarakat Nama Guru : . ... .. ..... ..... ...... dan masyarakat Skor Indikator 1... . ..... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. .. .. (9) Nama Penilai : ..... .. .. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 .....25%<X≤50%=2. .. .... .. . . .. . .. ...... dan dapat menunjukkan buktinya.. . . ... . 50% < X≤ 75% = 3. . .... orang tua peserta didik... ... .. . ...... 2. ... .... . .. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. .... .... ...... ... . ... kesulitan. ... tenaga pendidikan. .. . . orang tua peserta didik..... Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1... ... .... ...... . . teman sejawat. .. ..... 3. .... .. . . .. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua.....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. ... . .... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya..... .. Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya... . berkomunikasi dengan masyarakat sekitar... .. serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.. .. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat....... ... .. . ... . . . .... . . ... . ....... . tenaga pendidikan. ..

75% < X≤ 100% = 4) 127 . mutakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. Guru menyusun materi. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 2. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. 3. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

5. pelaksanaan. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. konferensi). dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. 3.25%<X≤50%=2. mengembangkan karya inovasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. Guru melakukan penelitian. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. 4. 50% < X≤ 75% = 3. dan aktif dalam melaksanakan PKB. lengkap. 2. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 6. Guru memiliki jurnal pembelajaran.

Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.Lampiran 14. 129 .  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. C.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. penelitian tindakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. Rumusan Masalah C. observasi partisipatoris dan lain-lain. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. 130 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful