Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. tingkat provinsi. regional. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. baik pada tataran nasional. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan pendidikan menengah. tingkat kecamatan. terutama bagi mereka yang berprestasi. dan/atau satuan pendidikan. loyalitas dan profesionalisme guru. Undang-Undang No. organisasi profesi. pendidikan dasar. dan kompetitif. Kedua. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. tingkat kabupaten/kota. pemerintah daerah. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. mengajar. masyarakat. berdedikasi luar biasa. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. melatih. maupun internasional. keluarga maupun masyarakat. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. membimbing. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. Namun demikian. mulai dari tingkat sekolah. tingkat kabupaten/kota. mengarahkan. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. produktif. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. tingkat kecamatan untuk SD/MI. menilai.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. Pertama. dedikasi. nasional.

Tujuan 1. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 11. mulia. 3. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Tugas. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. 7.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 5. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tugas. 12.03. 3. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. serta terlindungi. 6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 10. 4. 9.1. 2. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. dan Gelar Kehormatan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 8. Dasar Hukum 1. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Tanda Jasa. dan bermartabat. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. C. 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan.

martabat. 4. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. provinsi. kabupaten/kota. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Hasil yang Diharapkan 1. E. mulai dari tingkat sekolah. dan nasional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . dan profesionalisme guru. Meningkatkan harkat. 2. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). 2. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. Manfaat 1. citra. kecamatan. dedikasi. 5. disiplin. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. 3.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D.

stabil. arif. menilai. seni pedalangan. 6. murah dan sederhana. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. kepribadian. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. mengajar. dan berakhlak mulia. 3. seni grafis. dan profesional yang melampaui standar nasional. dan berwibawa. dan seni kriya. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. dan karsa. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. PESERTA. sesama pendidik. dewasa. evaluasi hasil belajar. 2. dan pendidikan menengah. 1. DAN PERSYARATAN PESERTA A. c. tenaga kependidikan. rasa. seni teater. membimbing. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. melatih. d. seni patung. dan masyarakat sekitar. b. sosial. Karya/Prestasi: a. seni karawitan. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. berupa kepribadian yang mantap. antara lain berupa hasil seni lukis. seni musik. 4. seni tari. SIFAT. mengarahkan. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. pendidikan dasar. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. 5. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. seni keramik. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. orangtua/wali peserta didik.

g. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. 7. Peserta 1. kabupaten/kota. b. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. bukan berdasarkan pemerataan. kecamatan. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Sifat 1. B. c. transparan. baik di tingkat sekolah. f. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. proses. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. provinsi. C. e. dan hasil penilaian. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. a. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . tidak diskriminatif. baik secara akademik maupun administratif. dan akuntabel. 2. untuk meningkatkan profesionalitasnya.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien.

dan profesional. tenaga kependidikan. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . buku pengayaan. 4) penciptaan karya seni. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. berupa kepribadian yang mantap. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. sosial. evaluasi hasil belajar. dan masyarakat sekitar. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. dan buku pedoman guru. d. Persyaratan Akademik a. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. 1. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. stabil. c. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 3) penulisan buku teks pelajaran.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. pendidik. b. dan berakhlak mulia. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. arif. D. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dewasa. dan berwibawa. kepribadian. orangtua/wali peserta didik.

f. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. g. j. Melampirkan portofolio (format terlampir). h. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. b. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. c. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. II. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. i. Persyaratan Administratif a. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. e. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. d.

II.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k. dan III tingkat kabupaten/kota. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 .

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. c. II. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. a. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. 2) Guru berprestasi Peringkat I. kepribadian. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. dan profesional. d. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. sosial. 2. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. unsur komite sekolah. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. II. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI.

kepribadian. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. dan waktu tanya jawab 20 menit. Prosedur Penilaian 1) Menerima. kepribadian. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. III SD/MI di tingkat kecamatan. sosial. sosial. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). II. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. b. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik.

Prosedur Penilaian 1) Menerima. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. 3.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. PGRI. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. Materi tes tertulis. II. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. Unsur Dewan Pendidikan. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. a. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian.

(3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. dan III tingkat kabupaten/kota. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. II. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. nilai presentas. 4. II. dan waktu tanya jawab 20 menit. Dewan Pendidikan. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi.

dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Prosedur Penilaian 1) Menerima. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Senayan. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. Senayan. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. Ka. II. Materi tes tertulis. a. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Ka. Jalan Jenderal Sudirman. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. Jalan Jenderal Sudirman. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi.

Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. dan III tingkat provinsi. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. 4) Kementerian Agama. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. dan waktu tanya jawab 20 menit. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. II. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. Asosiasi guru. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. serta nilai portofolio. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. 7) Perguruan Tinggi. II. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . 5. PPPPTK dan LPMP. nilai presentasi dan wawawncara. II. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. b.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.

a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. dan waktu tanya jawab 20 menit. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. II. mengagendakan. II. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. dan wawancara. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . dan III tingkat nasional. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. nilai presentasi. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. serta nilai portofolio. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio.

TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. D. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. kabupaten/kota. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. kecamatan.

Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. kompetensi yang ingin dicapai. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. evaluasi hasil belajar.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. (3) pembimbingan peserta didik. kepribadian. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . dan profesional. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. dan materi ajar. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). sosial. dan (4) pengembangan diri. 1. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a.

3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. sesama pendidik. tenaga kependidikan. dan berakhlak mulia. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. bangga sebagai guru. ikhlas. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. suka menolong). 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. stabil. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. c. sekolah. dan berwibawa. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. arif. orangtua/wali peserta didik. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. jujur. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. menjadi teladan bagi peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . dewasa.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. d. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. dan masyarakat sekitar. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru.

konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. meliputi substansi akademik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. Ekstrakurikuler. penciptaan karya seni. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. 2. wawasan kependidikan. e. atau e. c. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. 3. b. bidang olahraga.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. pembelajaran/tes kepribadian. d. b. tes tertulis. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. observasi. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. portofolio. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. unjuk kerja (performansi). Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. (b) memahami struktur. c. pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. B. Intrakurikuler. b. 4. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. wawancara. d.

5. TT = Tes tertulis 2. kecamatan. 3. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. WW= Wawancara 4. kabupaten/kota. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. Matrik Penilaian NO . 4. 2. UK = Unjuk kerja 3.

dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. sosial. dan profesional. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . pengawas sekolah dan siswa. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. wawancara. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). 4. dan portofolio). tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. 5. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. 3. kepribadian. sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. sosial. wawancara. dan profesional. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan portofolio). dan portofolio). (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. 2. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. observasi. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. teman sejawat. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. dan profesional. sosial. Aspek Penilaian 1. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. dan portofolio). Penilaian karya tulis melalui dua tahap. dan profesional. kepribadian.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. unjuk kerja/wawancara. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. kepribadian. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . dan portofolio). dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. sosial. observasi.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. dan 4. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. 2. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. 3. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. terutama bagi mereka yang berprestasi.. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . loyalitas dan profesionalisme guru. dedikasi. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional.

Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Portofolio 1. Pedoman sekolah. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. panitia provinsi.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. belakang sosialbudaya. Wawancara. dan latar intelektual. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. sosialkultural. dan spiritual.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. intelektual. atau Format Penilaian Portofolio 27 . sosial. spiritual. atau panitia tingkat nasional 1. emosional. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. emosional. panitia kecamatan. panitia provinsi. dengan aspek fisik. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. panitia kecamatan. moral. Menguasai 1. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. moral.

atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. Pedoman Wawancara. 2. atau panitia tingkat nasional 2. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara panitia kecamatan. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Format Penilaian Portofolio 28 . Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 2. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/ metode. panitia kecamatan. Wawancara. Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. pendekatan. strategi. Pedoman sekolah. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. dan 3 SD/MI). panitia kabupaten/kot a. 2. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.2 Menerapkan berbagai Wawancara. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.3 Menerapkan Wawancara.

Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. atau Format Penilaian Portofolio 29 . atau Format Penilaian Portofolio 3. Wawancara. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Wawancara.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Wawancara panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. 3. Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Portofolio 3. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Pedoman sekolah. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.

Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. atau Portofolio 30 . Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 4.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat sekolah. Pedoman sekolah. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. penilaian. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. indikator dan instrumen Wawancara.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 4. Wawancara panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.

panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Tes Tertulis. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. maupun lapangan. atau panitia tingkat nasional 4. Tes Tertulis. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. baik untuk kegiatan di dalam kelas. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 4. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. di laboratorium. panitia kecamatan. Wawancara.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. laboratorium. panitia kecamatan. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi 31 . Wawancara. Pedoman Observasi.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

Wawancara. atau panitia tingkat nasional 5. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. atau Format Penilaian Portofolio 6. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis..1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. panitia kecamatan. Wawancara. 5. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Memfasilitasi 6. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. n berbagai potensi yang dimiliki. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Pedoman Wawancara. Wawancara.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi PENILAI 4. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. tulisan.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. empatik. dan santun dengan peserta didik. panitia provinsi. dan santun. Pedoman Wawancara. dan/atau bentuk lain. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 33 . panitia kabupaten/kot a. termasuk kreativitasnya. Berkomunikasi secara efektif. Wawancara. 7. secara lisan. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 7. Tes Tertulis. Pedoman Observasi.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Pedoman Wawancara. empatik.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

panitia kecamatan. panitia provinsi. atau pendidikan.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. ketuntasan belajar Tes Tertulis. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. atau panitia tingkat nasional Wawancara. Pedoman Wawancara. Tertulis. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. panitia kabupaten/kot a.3 Mengkomunikasikan Wawancara. Memanfaatkan 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. 9. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 9. Format Penilaian Portofolio 37 . panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara.

Melakukan 10. panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. pembelajaran. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 10. atau panitia tingkat nasional 10. Observasi/Unju k Kerja. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Wawancara.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 38 . Wawancara. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi 39 . atau panitia tingkat nasional 11. panitia kabupaten/kot a. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. panitia kecamatan. norma agama yang Observasi/Unju dianut. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. dan kebudayaan nasional Indonesia.1 Menghargai peserta Wawancara. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. sosial. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. dan gender.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. hukum. Bertindak sesuai dengan norma agama. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. Pedoman Wawancara. daerah asal. Panitia tingkat satuan pendidikan. adat-istiadat. suku. 11. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.

Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.1 Berperilaku jujur. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Pedoman Observasi 12. dan manusiawi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. atau panitia tingkat nasional 12. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. yang jujur. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 12. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Menampilkan diri 12. berakhlak mulia. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. sebagai pribadi tegas. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Observasi 40 .

dan rasa percaya diri. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. arif. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. arif. k Kerja Pedoman Observasi 14. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. stabil. Menunjukkan etos 14.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.1 Menunjukkan etos kerja. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan berwibawa. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. mantap dan stabil. panitia kecamatan. Menampilkan diri 13. atau panitia tingkat nasional 13. Wawancara. dan berwibawa. k Kerja Pedoman Observasi 41 . Wawancara. dewasa.

profesional.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. atau panitia tingkat nasional 42 . Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. panitia kecamatan.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. atau panitia tingkat nasional 14. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. guru. Menjunjung tinggi 15. panitia provinsi. Tes Tertulis. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi 15.

k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Bersikap inklusif.2 Menerapkan kode etik profesi guru. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. pa-nitia kabupaten /kota. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. pembelajaran. panitia provinsi. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dan status sosial ekonomi. ras.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. atau panitia tingkat nasional 43 . Wawancara. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 15. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. bertindak objektif. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia provinsi. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. latar belakang keluarga. kondisi fisik. 16. Pedoman Wawancara. agama. Wawancara. panitia provinsi.

suku. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. 17. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. tenaga kependidikan.2 Bersikap tidak Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi PENILAI 16. Pedoman Observasi 44 . teman sejawat. panitia kecamatan. latar belakang keluarga. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 17. Berkomunikasi secara efektif.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. empatik dan efektif. empatik. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. dan masyarakat. dan status sosial-ekonomi. 17. dan santun dengan sesama pendidik. jenis kelamin. panitia kabupaten/kot a. empatik. orang tua.

2 Melaksanakan berbagai Wawancara. keragaman sosial budaya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.3 Mengikutsertakan Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 17. atau panitia tingkat nasional 18. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Beradaptasi di 18. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Wawancara. Pedoman Observasi 45 . Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi 18.

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 46 . Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. Observasi/Unju k Kerja.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. panitia kecamatan. panitia provinsi. Berkomunikasi 19. panitia provinsi. Pedoman Observasi. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Menguasai materi. Wawancara. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 19. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. profesi profesi sendiri dan ilmiah. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. konsep. panitia provinsi. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. struktur. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. Menguasai standar 21. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 21. atau panitia tingkat nasional 21. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. yang diampu. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. dasar mata pelajaran Wawancara. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 47 .3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. mata pelajaran yang diampu.

atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 23. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. Pedoman Observasi. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Observasi/Unju k Kerja.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. 22. panitia provinsi.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Mengembangkan 23. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 22. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia provinsi.

Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional 23. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 23. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. atau Format Penilaian Portofolio 49 . panitia kecamatan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan.

Memanfaatkan 24. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Pedoman Wawancara. Wawancara. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 24. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Kompetensi Umum: 1. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kota.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. struktur. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. mengembangkan diri. atau panitia tingkat nasional 50 . panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.1.

struktur. Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep.3. struktur. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota.2. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. panitia provinsi. panitia provinsi. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. struktur. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 51 . konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. konsep. konsep. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.5. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. struktur. panitia provinsi. panitia provinsi.4. Format Penilaian Portofolio 1. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. panitia kecamatan. struktur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. atau panitia tingkat nasional 1. Format Penilaian Portofolio 52 . panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. konsep. panitia kecamatan.

SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. panitia provinsi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. teater) dan keterampilan. Format Penilaian Portofolio 53 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. musik. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 2. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi.6. konsep. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kabupaten/kota. konsep. konsep. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. struktur. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. struktur. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. tari. apresiasi. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. atau panitia tingkat nasional 1. panitia kecamatan. struktur. panitia kabupaten/kota. konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia provinsi. konsep. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 54 . panitia kecamatan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Olahraga. panitia kecamatan. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. struktur.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. etika dan perilaku moral. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan budaya. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. dan perbedaan jenis kelamin. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. serta persepsi diri. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. termasuk motivasi dan tujuan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. kecemasan dan stress. Format Penilaian Portofolio 55 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia provinsi. termasuk dinamika sosial. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.

Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. panitia provinsi. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. dan strategis). afektif dan psikomotorik. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. wacana. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 56 . Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Mampu menggunakan alat peraga. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. alat hitung. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . serta. Pedoman Wawancara. prosedural. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. dan piranti lunak komputer. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. Pedoman Observasi. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. alat ukur. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 60 . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. Pedoman Observasi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia provinsi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . termasuk hubungan fungsional antarkonsep. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. MATA PELAJARAN 3. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Wawancara. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 61 . panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia kabupaten/kota . MATA PELAJARAN 4. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. konsep. nilai. panitia kabupaten/kota . Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 62 . atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. panitia kecamatan. nilai. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. dan keterampilan IPS. Pedoman Wawancara. struktur. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. dan konsep keilmuan IPS. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Pedoman Observasi.

semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. panitia provinsi. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 5. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . nilai. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. teknologi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 63 . panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . Wawancara. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. kehidupan agama.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. seni. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. sikap. Pedoman Wawancara. PKn – Tes Tertulis.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Wawancara. pemajuan HAM. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio 64 . Pedoman Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. serta penegakan hukum secara adil dan benar. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . moral. panitia provinsi. Wawancara. nilai. prinsip. Pedoman Wawancara.

1. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. panitia provinsi. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 65 . panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan Pengembangan Diri NO. Wawancara.

panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. – Penciptaan karya seni. panitia provinsi. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. atau panitia tingkat nasional 66 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio 2. Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

panitia provinsi. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 67 . Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2.PGB . pengawas dan teman sejawat. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . No. 68 .

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. 2. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan.5. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. dimana. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. Ukuran kertas A4 80gram. dan lain-lain. 69 . pengembangan diri. 4. 5.5cm. 3. karya inovatif. Jenis huruf Times New Roman. Garis tepi: 3-3-3-2.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. buku. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Spasi 1. Jumlah halaman 20-30 halaman. Ukuran huruf 12. 6.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. seperti karya tulis ilmiah.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

5.. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. . Telp...... No. 4.. Provinsi f.. Kecamatan d.. 71 ..... Alamat e-mail : : : : : 10.. Sekolah g.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1..... tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a. 6.... 2013 Mengetahui: Penyusun. 2. 9......... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. Nama b. 3. 8. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu ......... Kabupaten/Kota e... 7..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio.2) 72 . PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. Contoh 1: 1. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. SKOR NO. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. PEMBERI SKOR JENIS NO. isilah tabel berikut ini. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.a. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. JENJANG PERG. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a.a. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. b.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.c Contoh 2: 10.

Jika mempunyai S1. d. 73 .. d.. D4. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. piagam. c.. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (. jam) a.. Dst. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. 2. b. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a.. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut. b. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. c. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. JENJANG PERG.

skor: . s........) NO... Dst.d....... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO...... b... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ..... c. tahun ... NAMA SEKOLAH a... skor: ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut......... d.......) a..... tahun. d........ b. Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... Kumulatif lama mengajar: .... Dst...... (diisi penilai) 74 ...... Kumulatif lama memberikan layanan: . s..d... tahun..... c...... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun .... tahun . Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut.........

... NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda. 75 .... SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a..... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda... Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a.

provinsi. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. data kebutuhan dan permasalahan konseli. daftar konseli (siswa). Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. kabupaten/kota. 5. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . nasional. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). pelayanan langsung. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. laporan bulanan. laboran semesteran/tahunan. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. waktu pelaksanaan. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. internasional). Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Prestasi Akademik a. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). 6. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. tingkat (kecamatan. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman.

Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. b. c. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. dan C. B. Untuk instruktur. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. guru inti. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. 77 . dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.

Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. nasional. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. provinsi. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. kabupaten/kota. isilah tabel berikut. NO. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. Dst. Dst 78 .

tesis. 1) 2) 3) 4) Dst. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Karya Pengembangan Profesi a. Skripsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. artikkel. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. modul. NO. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. atau diktat dicetak lokal. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. artikel (jurnal/ majalah/koran). modul. Dst. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. artikel (jurnal/majalah/koran). b. c. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO.

isilah tabel berikut. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. Dst. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. NO. 80 . SKOR NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan.

atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. Dst.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. b. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. a. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. sastra. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tari. 81 . musik. piagam. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. suara. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. d. musik. lukis. NO. c. kriya. sastra. 8. lukis. kriya. suara. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. TINGKAT NO.

tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. isilah tabel berikut. NO.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. b. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. JABATAN TH ---.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. kabupaten/kota. Dst. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan.

s/d TH . kabupaten/kota. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . NO. JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi .. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri.. (…………………………) Materai Rp 6. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. LOKASI 1) 2) 3) Dst. ………………. Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan. isilah tabel berikut.) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO..... Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. isilah tabel berikut. b. nasional.000 83 . …………. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir... Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan..

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

2 1.1 3. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. kultural. dan intelektual. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. 1. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 2.2 2.2 3. emosional.5 . 3. metode. Kompetensi Pedagogik 25.4 3. sosialemosional. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. dan latar belakang sosial-budaya. Menerapkan berbagai pendekatan. moral.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.1 2.3 1.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. spiritual. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. sosial. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. strategi. 1). intelektual. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.3 27. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. moral. 85 3. spiritual. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.4 26.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1.

dan santun dengan peserta didik.5 4. 4. 7. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.4 4. 5. 30. Berkomunikasi secara efektif. dan santun. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. 6.1 86 . empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. 31. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. 4.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. tulisan. maupun lapangan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. secara lisan. empatik.2 4.6 29. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. dan/atau bentuk lain. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.6 28. di laboratorium. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. baik untuk kegiatan di dalam kelas. 4.1 6. termasuk kreativitasnya.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. laboratorium. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.

Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. 10. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32.3 9. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.6 8.1 .2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.1 9. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. empatik. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. 9.1 8. dan seterusnya.2 8.4 8. 8. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.4 34.3 8. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 87 9. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.7 33.5 8.

2 14. 11. berakhlak mulia.2 36.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Kompetensi Kepribadian 35.2 38. Bertindak sesuai dengan norma agama.3 37. Memahami kode etik profesi guru.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. dan manusiawi. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 88 .1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. adat-istiadat. arif. tegas. 10. hukum. 13.1 12. rasa bangga menjadi guru. 11. tanggung jawab yang tinggi. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. 12. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Menunjukkan etos kerja. Bekerja mandiri secara profesional. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. suku. daerah asal. dan berwibawa. dewasa. 14. Menerapkan kode etik profesi guru. sosial. dan gender. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. dan berwibawa. stabil. 15. dan kebudayaan nasional Indonesia.1 15.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. dan rasa percaya diri. arif. Berperilaku jujur.3 39.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.2 15. 13. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.2 12.3 2).

19. Bersikap inklusif. empatik. profesi ilmiah. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. dan masyarakat.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. dan status sosial-ekonomi. Kompetensi Sosial 40. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.1 18.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.3 42. dan status sosial ekonomi. latar belakang keluarga. dan santun dengan sesama pendidik. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.1 19. ras. kondisi fisik. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. 43. 18.1 17. latar belakang keluarga. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Berkomunikasi secara efektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. suku. 3).2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Berkomunikasi dengan teman sejawat. orang tua. 41. 17. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. tenaga kependidikan. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 16. empatik dan efektif. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. agama. 17. jenis kelamin. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. bertindak objektif. teman sejawat.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. empatik.2 89 .

3 23. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. 24. 22. 90 . Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.2 21. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. struktur. Menguasai materi.1 23.4 48.2 47. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. konsep. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 23.3 46. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 21. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.2 23. 21.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Kompetensi Profesional 44. 22.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). 45. 24. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

Sekretaris Tanda tangan 91 ......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)..... ..... 2013 1............ Ketua Tanda tangan 2.. .....

. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 ........ Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. Dengan hormat. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota........ Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8. (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan). ... Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian... .......

... Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut..... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. Dengan hormat..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.......... . Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian..... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan... .. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 ...... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi..

... (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat.. ...... ... 94 ... Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10.... Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

NUPTK 4. Sekolah Tempat Tugas a. tgl lahir 7. NIP/NIK 3. Telp. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Nama b. No. Kecamatan d. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Alamat e-mail 10. Pendidikan Terakhir 8. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Pangkat/Golongan 5. Jenis Kelamin 6. Sekolah g. Kabupaten/Kota e. Tempat. Akta Mengajar 9. Provinsi f. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11.

KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 3. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 2. 4. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 2. 7. B. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 3. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.

baik. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 15. 16. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 13. 20. 11. 17. 1 2 3 4 C. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 19. 21. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 14. 10. 18. 22. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8.

..... atau kegiatan......) NIP/NIK 100 ............ Skor terrendah 24.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23....... saya bersedia mempertanggungjawabkannya... . dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar................ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (............. atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.. skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24....... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. . PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan.............

misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. misal yang memiliki etos kerja tinggi. 1 2 3 4 3. 1 2 3 4 9. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. Kemampuan bekerjasama 11. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. dll. 1 2 3 4 4. 1 2 3 4 10. membuat karya seni. 1. dll. 1 2 3 4 8. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. membuat alat peraga pembelajaran. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. berpakaian. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. menulis buku. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. 1 2 3 4 6. 1 2 3 4 5. untuk lomba olimpiade. 1 2 3 4 7. orang Kristiani rajin ke gereja. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. misalnya.

......................................) NIP/NIK 102 ........ skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------...X 100% SKOR TERTINGGI Skor .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No .... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)......... Skor terendah 11............ saya bersedia mempertanggungjawabkannya. Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya........ Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (. ....... ..... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar.

INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13.

Pangkat/Golongan 5. Sekolah g. tgl lahir 7. No. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Pendidikan Terakhir 8. NUPTK 4. NIP/NIK 3. Alamat e-mail 10. Kabupaten/Kota e. Telp. Akta Mengajar 9. Kecamatan d. Jenis Kelamin 6. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Tempat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Sekolah Tempat Tugas a. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Provinsi f. Nama b.

. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. mendukung mata pelajaran yang diampu 14.. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.. . rasa bangga menjadi guru C. serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru... struktur. 3.. Menguasai karakteristik peserta didik 2. Pedagogik 1. . . orang tua. .. Kepribadian 8..... Pengembangan potensi peserta didik 6.. hukum. ………………………………. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. .. sampai . Sosial 11... Pengembangan kurikulum 4.. Profesional didik. peserta D. Penilaian dan evaluasi B. dan masyarakat Penguasaan materi. .... . dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. .. tanggung jawab yang tinggi. tenaga kependidikan. Etos kerja.. sosial dan kebudayaan Nasional 9. .. ...... …………………….. . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. bertindak obyektif.. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . Bersikap inklusif. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 .. Bertindak sesuai dengan norma agama. Komunikasi dengan peserta didik 7. NO KOMPETENSI NILAI*) A. 2......

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. Kepala Sekolah 106 . 6. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. minder. 5. ………………………………………………………… .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. 3.25%<X≤50%=2. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. diolok‐ olok. 2. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. dsb. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. 4. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan.). Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4.

. ........ . . . ... ...... ..... ... . . ........ . .. . .. . ..... ... ... ...... . . ... .. ..... .. .. ...... ..... ...... .... ..... ........ . ... . .. .. ...... (9) Nama Penilai : .. .. .. .. ... .... ...... ... .. ... ... ..... .. ..... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 ... ...... ... .. ....... ..... . .. . ..... ... . .. ... . .. . . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .. ..... . . ..... .. .. . . ..... . .

...... Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. . ... . . . .. ... 2. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain..... 5. baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana.25%<X≤50%=2... Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi...... 50% < X≤ 75% = 3. ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1. kegiatan/aktivitas yang dilakukannya. . ... .... ...... . ...... .. .. . berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. .. .. ...... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6...... ...... (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 ...... . .. . didik... Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1.. . . . . ... ..... 75% < X≤ 100% = 4) . .... ..... 4.. . . . .. . . . terkait keberhasilan pembelajaran. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3... .

. . ..... ...... ... ..... ...... .... .... ......... . ......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : . . .. . . .. ....... ..... . ........ ... . . . ... .. .. .. . ... ... .. . ... . . ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 . . ...... ...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3.25%<X≤50%=2. b) tepat dan mutakhir. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. 4. kurikulum. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1.

..... ..... .. ........... . .. ... . ... ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : .. .. ... . (9) Nama Penilai : ..... .... ........ .... ....... .. .. . .. .. .. . ... . .. . .. .... ............ .. .. .. .... . ... .. ... ... ...... . . ... . . .. .. .. . .. ..... . ... .. ...... ........... .. . .. .. .. ..... . ... .... . ...... .... . ..... .. .. . .......... .. .. . ... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 .. . ..

Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 6. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. 3. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 7.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. 5. 4. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 8. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. 2. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik.

mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. 10. 25% < X≤ 50% = 2. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . 50% < X≤ 75% = 3. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Guru menggunakan alat bantu mengajar. 11.

potensi. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. tentang bakat. 6. didik. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. 3. minat. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. 7. 50% < X≤ 75% = 3. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. 2.

.. .... ..... .. . . . .... .. ... .. . ..... ....... .... ........ (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 ... ....... . ... .. .. ... . .... .. . .. .... ...... . . ... .. .. ..... . ... . .. .. (9) Nama Penilai : ... . .... .. ... ..... . .... .. ............. . . ..... . .. .. ... ... .. .. ... ...... .......... .... ...... ... .. . ... . .. .. .. . .. .. . ..... . ....... .. .......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : .

75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 50% < X≤ 75% = 3. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. dan mutakhir. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. 3. 6. benar. tanpa mempermalukannya. 2. tanpa menginterupsi. 4. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 5. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik.

.. .. .. ...... . . .. ...... ... .... . ... ..... ... ..... (9) Nama Penilai : .. ........ . . .. . .... . .. ... ......... ... .. . . . .... ..... ........ . ........ ......... .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 . .. . .... .... .. .... .... .. ... . ... . .. .... .. . .. . .. . ... .. . .... . ... . . ..... . .. . .. ....... . ... .... ...... ........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : ... . ... ...... .... ....

0 1 2 (26) 4. 0 1 2 0 1 2 3. rancangan pembelajaran. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 2. materi tambahan. 0 1 2 5. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1.25%<X≤50%=2. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. jurnal pembelajaran. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. dan sebagainya. 50% < X≤ 75% = 3. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.

. .... ..... .. .... .... .. .. .. .. .. ...... sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ... ..... ... ... .. .. ... . . ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. .... . hukum.... ......... . .. .. .... .... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 .............. .. ... ........ .. ... ...... . ... (9) Nama Penilai : .... .. ..... ...... . . ...... . .. .. ... ... ...... .. ... .. .... .... . . . ... . .... .. . ...... .. . ... . . ........ .. ... . . . . . .... .. . ...

25%<X≤50%=2. 3. hukum. agama. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 4. 5. dan gender). agama). Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 2. 50% < X≤ 75% = 3. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 75% < X≤ 100% = 4) 1. suku.

.... . .... ...... ... . ... .. .... . ...... ......... .. ..... ..... . .. . .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ...... . .... ..... . .. . ... ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : . ... . . ... .. (9) Nama Penilai : . ....... . .... ... .... ...... . ... .. . ... . .... ... .. . . .... ... ....... ... ... ....... .. . . ... .... .. .. . ...... .. . ..... ...... .. ............. ... ..... .. .... .. . . ... . . .

Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. 4. berpenampilan. dan berbuat terhadap semua peserta didik.25%<X≤50%=2. dan teman sejawat. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 5. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. 3. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. 2. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . orang tua.

. . ..... .. ... ... . . ...... ... .. ... . . ..... ... . . . ..... ... . . .. ....... . ... .. .. ... ... .. .. .. ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja... ... ....... .. (9) Nama Penilai : .. ... dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .. .. . .. . ... ... .. ......... ...... ... .. . .......... tanggung jawab yang tinggi.... ...... (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 .... ... . ... ... .. .. . .. . .... .. ... . . ..... ... .. .. .. ... ...... . ..... .... ................. .. ... ..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. 2. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. Jika guru harus meninggalkan kelas. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. 5. 6. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal.25%<X≤50%=2. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. 7. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 3. 8. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. tanggung jawab yang tinggi. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. 4.

Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . serta tidak diskriminatif Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. 50% < X≤ 75% = 3.25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. serta berkontribusi personal. bertindak objektif. berasal dari daerah yang sama dengan guru). tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). kaya. memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai.

. . ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.. .. ... . 2.. (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru. ...25%<X≤50%=2. .. .... .. . . 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 ...... .. . ... . .. .... tenaga pendidikan. . .. . . . .. .. . .. ... .... teman sejawat. . .... . 3. . .... dan masyarakat Skor Indikator 1................. (9) Nama Penilai : .. . .... dan potensi peserta didik kepada orang tuanya... . . 50% < X≤ 75% = 3.... ........ . . . ... . .. . . baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua. .. ............ . . .. .. ... . .. tenaga pendidikan.... berkomunikasi dengan masyarakat sekitar... ..... .. ...... . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1.. orang tua peserta didik. . dan masyarakat Nama Guru : ..... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.. Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan..... ... kesulitan.. .... . ..... ..... ... .... Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat. dan dapat menunjukkan buktinya.... ........ . . ... orang tua peserta didik.. . .... . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. . .. . .. .. ....... ...

Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. Guru menyusun materi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. mutakhir.25%<X≤50%=2. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. 2. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. 3. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit.

mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. Guru memiliki jurnal pembelajaran. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. 4. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. mengembangkan karya inovasi. 3. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. pelaksanaan. Guru melakukan penelitian. 50% < X≤ 75% = 3. 6. konferensi). 2. 5. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . lengkap. dan aktif dalam melaksanakan PKB. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya.25%<X≤50%=2. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri.

Lampiran 14. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. C.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. 129 . penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. penelitian tindakan. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. observasi partisipatoris dan lain-lain. 130 . Rumusan Masalah C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful