Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

Namun demikian. mengajar. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. tingkat kabupaten/kota. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. dan pendidikan menengah. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. maupun internasional. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan/atau satuan pendidikan. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Undang-Undang No. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. dedikasi. pendidikan dasar. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. tingkat kabupaten/kota. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. keluarga maupun masyarakat. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. melatih. berdedikasi luar biasa. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. dan kompetitif. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. loyalitas dan profesionalisme guru. organisasi profesi. regional. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . terutama bagi mereka yang berprestasi. mulai dari tingkat sekolah. membimbing. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. nasional. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. masyarakat. mengarahkan. baik pada tataran nasional. pemerintah daerah. menilai. Kedua. Pertama. tingkat kecamatan. tingkat provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. produktif. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. tingkat kecamatan untuk SD/MI.

Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Dasar Hukum 1. Tujuan 1. 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. 10. 6.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. Tugas. C. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 11. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 3. 5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. 8. 12. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. dan bermartabat. serta terlindungi. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. Tanda Jasa. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. 2. dan Gelar Kehormatan. mulia. 9. 2. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan.03. Tugas. 7.1. 4.

disiplin. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). E. dan nasional. Meningkatkan harkat. dan profesionalisme guru. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. 2. provinsi. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. mulai dari tingkat sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. kecamatan. kabupaten/kota. 3. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. 2. martabat. citra. Hasil yang Diharapkan 1. Manfaat 1. dedikasi. 4. 5.

seni teater. 6. seni patung. pendidikan dasar. PESERTA. seni grafis. berupa kepribadian yang mantap. seni pedalangan. c. melatih. dan karsa. kepribadian. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. d. dan masyarakat sekitar. mengajar. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. rasa. 5. evaluasi hasil belajar. seni keramik. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. DAN PERSYARATAN PESERTA A. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . dan berwibawa. sosial. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. dan pendidikan menengah. seni musik. seni karawitan. 1. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. menilai. dan berakhlak mulia. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dewasa. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. mengarahkan. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. dan profesional yang melampaui standar nasional. murah dan sederhana. SIFAT. arif. membimbing. tenaga kependidikan. dan seni kriya. orangtua/wali peserta didik. antara lain berupa hasil seni lukis. stabil. 3. 2. b. Karya/Prestasi: a. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. seni tari. 4. sesama pendidik. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal.

baik di tingkat sekolah. tidak diskriminatif. c. proses. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. Peserta 1. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. provinsi. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. b. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. C. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. e. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. dan hasil penilaian. 7. Sifat 1. a. B. g. bukan berdasarkan pemerataan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . 2. dan akuntabel. untuk meningkatkan profesionalitasnya. baik secara akademik maupun administratif. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. kabupaten/kota. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. transparan. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. kecamatan. f.

1. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. pendidik. dan masyarakat sekitar. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Persyaratan Akademik a. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). arif. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). berupa kepribadian yang mantap. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. 4) penciptaan karya seni. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. b. evaluasi hasil belajar. orangtua/wali peserta didik. dan berakhlak mulia. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. dewasa. d. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. kepribadian. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan buku pedoman guru. tenaga kependidikan. dan profesional. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. 3) penulisan buku teks pelajaran. c. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. sosial. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. D. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. dan berwibawa. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. buku pengayaan. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. stabil. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran.

h. Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Melampirkan portofolio (format terlampir). dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). II. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. e. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. g. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. i. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. c. 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Persyaratan Administratif a. f. d. Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. b. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. j.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. dan III tingkat kabupaten/kota. II. provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

d. sosial. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. II. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. 2. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. atau Kepala UPTD dinas kecamatan. II. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. a. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. 2) Guru berprestasi Peringkat I. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. II. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. c. kepribadian. dan profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. unsur komite sekolah.

Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. dan waktu tanya jawab 20 menit. sosial. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. dan profesional. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. b. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. kepribadian.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. kepribadian. sosial. III SD/MI di tingkat kecamatan. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Prosedur Penilaian 1) Menerima. dan profesional. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. II. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.

Materi tes tertulis. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). b. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. PGRI. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. II. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Unsur Dewan Pendidikan. 3. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. II. a. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota.

dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. II.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. nilai presentas. 4. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. dan waktu tanya jawab 20 menit. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. Dewan Pendidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. II. dan III tingkat kabupaten/kota. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi.

SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. Jalan Jenderal Sudirman. II. Ka. Senayan. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. a. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. Ka. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. Senayan. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. Materi tes tertulis. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Jalan Jenderal Sudirman. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK).

b. nilai presentasi dan wawawncara. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. 5. dan III tingkat provinsi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 4) Kementerian Agama. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. dan waktu tanya jawab 20 menit. II. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. II. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. II. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. 7) Perguruan Tinggi. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. serta nilai portofolio. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. PPPPTK dan LPMP. Asosiasi guru.

Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. dan III tingkat nasional. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. II. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. II. mengagendakan. dan wawancara. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. nilai presentasi. serta nilai portofolio. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi.

 Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013. kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah. provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013. kecamatan. Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. D. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan.

(b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. dan (4) pengembangan diri. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . (b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. dan materi ajar. dan profesional. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran. (3) pembimbingan peserta didik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. kompetensi yang ingin dicapai. serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. kepribadian. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif. evaluasi hasil belajar. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. 1.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. sosial.

ikhlas. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. sekolah. sesama pendidik. d. dewasa. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. suka menolong). tenaga kependidikan. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. orangtua/wali peserta didik. jujur. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. c. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. dan masyarakat sekitar. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. dan berakhlak mulia. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. stabil. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. dan berwibawa. menjadi teladan bagi peserta didik. bangga sebagai guru. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. arif. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. c. portofolio. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. b. wawancara. unjuk kerja (performansi). observasi. wawasan kependidikan. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. pembelajaran/tes kepribadian. penciptaan karya seni. e. b. d. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. Ekstrakurikuler. d. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. meliputi substansi akademik. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. bidang olahraga. B. 3.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. 4. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. c. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. (b) memahami struktur. b. atau e. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. 2. tes tertulis. Intrakurikuler.

23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . 2. kecamatan. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. 5. kabupaten/kota. WW= Wawancara 4. TT = Tes tertulis 2. Matrik Penilaian NO .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. 4. 3. UK = Unjuk kerja 3. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5.

Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. kepribadian. wawancara. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. 4. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. wawancara. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. kepribadian. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan portofolio). Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan portofolio). dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. sosial. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. sosial. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. kepribadian. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. kepribadian. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. observasi. 2. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. 5. dan portofolio). Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. dan profesional. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. dan profesional. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. dan portofolio). Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. Aspek Penilaian 1. 3. pengawas sekolah dan siswa. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. teman sejawat. sosial.

dan profesional. sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 .Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. dan portofolio). observasi. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. kepribadian. unjuk kerja/wawancara.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. 2. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. terutama bagi mereka yang berprestasi. dedikasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. loyalitas dan profesionalisme guru. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru.. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan 4. 3. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1.

Wawancara. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. moral. panitia provinsi. spiritual. sosialkultural. Wawancara panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional 1. panitia provinsi. intelektual. sosial.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. dan latar intelektual. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 27 . dan spiritual. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. emosional. Menguasai 1. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. emosional. atau Portofolio 1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. moral. belakang sosialbudaya.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. Pedoman sekolah. dengan aspek fisik. Pedoman Wawancara.3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1.

Observasi/Unju k Kerja. dan 3 SD/MI). strategi. Pedoman Wawancara. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. 2. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah. Wawancara. Wawancara panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 2. Format Penilaian Portofolio 28 . panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. Observasi/ metode. Panitia tingkat sekolah. 2. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman sekolah. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. pendekatan.2 Menerapkan berbagai Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kecamatan. pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1. panitia kecamatan.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. 2. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 2.3 Menerapkan Wawancara.

Pedoman sekolah. Pedoman Observasi. Wawancara. Wawancara panitia kecamatan. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Wawancara. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Portofolio 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia kabupaten/kot a. 3. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio 3. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 29 .1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Tes Tertulis.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Wawancara. Pedoman sekolah. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. indikator dan instrumen Wawancara. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia kabupaten/kot a. penilaian.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. 4. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 4. Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio 30 . panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara panitia kecamatan.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.

Wawancara. maupun lapangan. Pedoman Observasi 31 .5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. atau panitia tingkat nasional 4. atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. laboratorium. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Wawancara. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. di laboratorium. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.

Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Memfasilitasi 6. 5.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. Observasi/Unju k Kerja. n berbagai potensi yang dimiliki. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 5. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 6.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.. Pedoman Observasi PENILAI 4. Wawancara. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a.

dan santun. Wawancara.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Pedoman Observasi. panitia provinsi. empatik. Berkomunikasi secara efektif. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 33 . panitia kecamatan. termasuk kreativitasnya. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. dan/atau bentuk lain. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. secara lisan. Pedoman Wawancara. 7. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. dan santun dengan peserta didik. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional 7. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. tulisan.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

atau panitia tingkat nasional Wawancara. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Format Penilaian Portofolio 37 .3 Mengkomunikasikan Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Tertulis. 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Memanfaatkan 9. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. ketuntasan belajar Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau pendidikan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 9.

Wawancara. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 10. panitia kecamatan. Melakukan 10.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 10. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 38 . panitia provinsi. Wawancara. pembelajaran.

daerah asal. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. panitia provinsi. norma agama yang Observasi/Unju dianut. sosial. panitia kecamatan. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. adat-istiadat. panitia kabupaten/kot a. didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut. Observasi/Unju k Kerja.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Pedoman Observasi 39 . Pedoman Wawancara.1 Menghargai peserta Wawancara. atau panitia tingkat nasional 11. Pedoman Observasi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. suku. 11. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Bertindak sesuai dengan norma agama. dan kebudayaan nasional Indonesia. dan gender.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. hukum.

panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Berperilaku jujur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Menampilkan diri 12. Pedoman Observasi 12. panitia provinsi. Pedoman Observasi 40 . Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Wawancara. Wawancara. dan manusiawi. panitia kecamatan. Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 12. atau panitia tingkat nasional 12. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. berakhlak mulia. sebagai pribadi tegas. Pedoman Wawancara. yang jujur. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. dan berwibawa. Wawancara. stabil. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional 13.1 Menunjukkan etos kerja. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara. dan berwibawa. Menampilkan diri 13. arif. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. k Kerja Pedoman Observasi 41 . panitia kecamatan.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. arif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Menunjukkan etos 14. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. mantap dan stabil. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi 14. dewasa. dan rasa percaya diri. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a.

panitia provinsi. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 14. panitia provinsi.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 42 . Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. Menjunjung tinggi 15.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. profesional. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. guru. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. k Kerja Pedoman Observasi 15. Tes Tertulis. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a.

kondisi fisik. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. pa-nitia kabupaten /kota. atau panitia tingkat nasional 15. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. bertindak objektif.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. ras. Bersikap inklusif. dan status sosial ekonomi.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. atau panitia tingkat nasional 43 . pembelajaran. Wawancara. panitia provinsi. panitia kecamatan. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. 16. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin. panitia kecamatan. agama. latar belakang keluarga. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Menerapkan kode etik profesi guru.

panitia kecamatan. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. latar belakang keluarga. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. empatik dan efektif. dan status sosial-ekonomi. orang tua. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. teman sejawat. dan santun dengan sesama pendidik. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Pedoman Observasi PENILAI 16. panitia provinsi. Pedoman Observasi 17. Berkomunikasi secara efektif. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. 17.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. empatik. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. suku. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. 17. jenis kelamin. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. dan masyarakat. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. panitia provinsi. empatik. tenaga kependidikan.2 Bersikap tidak Wawancara. diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. Pedoman Observasi 44 .

1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. panitia provinsi. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi 18. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Mengikutsertakan Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 17. panitia kecamatan. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. atau panitia tingkat nasional 18. panitia provinsi. panitia kecamatan. keragaman sosial budaya. Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi 45 . Beradaptasi di 18. panitia kabupaten/kot a.

Pedoman Observasi. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. atau Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 19. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. panitia kecamatan. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. panitia kecamatan. Wawancara. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 46 . panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. Menguasai materi. Wawancara.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. Berkomunikasi 19. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. profesi profesi sendiri dan ilmiah. struktur. konsep.

3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. yang diampu. dasar mata pelajaran Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 47 . atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 21. Menguasai standar 21. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia provinsi.

1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 23. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 22. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Pedoman Observasi. Mengembangkan 23. panitia kabupaten/kot a. atau Format Penilaian Portofolio 48 . 22. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Pedoman Wawancara. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.

panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 49 . panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 23. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23. Wawancara. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 23.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Pedoman Observasi.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara.

panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. struktur. panitia kabupaten/kot a. Kompetensi Umum: 1. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Memanfaatkan 24. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 50 .2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 24. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. Observasi/Unju k Kerja. mengembangkan diri. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kecamatan. Wawancara. Tes Tertulis.1.

panitia kecamatan. konsep. Format Penilaian Portofolio 1. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kabupaten/kota. struktur. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia kecamatan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. konsep. Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. konsep. struktur.2. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan.3. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. struktur.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. struktur. panitia provinsi.

panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Tes Tertulis. konsep. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 52 .4. konsep. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. struktur. panitia provinsi. Tes Tertulis. konsep. panitia kabupaten/kota. struktur. Format Penilaian Portofolio 1. konsep. struktur. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi.5. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.

dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. konsep. panitia kabupaten/kota. struktur. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio 2. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi.6. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. Tes Tertulis. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. apresiasi. tari. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. teater) dan keterampilan. konsep. musik. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 53 . panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. konsep. struktur. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 1. konsep.

panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. atau panitia tingkat nasional 3. struktur. panitia kecamatan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Format Penilaian Portofolio 54 . Tes Tertulis. konsep. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kabupaten/kota. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Olahraga. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. panitia provinsi. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio NO.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. serta persepsi diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. dan budaya. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. etika dan perilaku moral. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk dinamika sosial. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. kecemasan dan stress. Format Penilaian Portofolio 55 . suku. dan perbedaan jenis kelamin. Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. panitia provinsi. panitia kecamatan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Tes Tertulis. panitia kecamatan. termasuk motivasi dan tujuan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

panitia provinsi. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 56 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. afektif dan psikomotorik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. Tes Tertulis. wacana. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan strategis). sosiolinguistik. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi.1. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. panitia kabupaten/kota. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara. Wawancara. alat ukur. atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. dan piranti lunak komputer. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. alat hitung. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. atau Format Penilaian Portofolio 60 . panitia provinsi. panitia provinsi. serta. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . Wawancara. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mampu menggunakan alat peraga. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. prosedural. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Wawancara. MATA PELAJARAN 3. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. METODE PENILAIAN Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Wawancara. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. atau Format Penilaian Portofolio 61 . panitia kabupaten/kota . IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. dan konsep keilmuan IPS. panitia kecamatan. dan keterampilan IPS. nilai. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kota .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Wawancara. konsep. struktur. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. nilai. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 62 . panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. Pedoman Observasi. IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara. MATA PELAJARAN 4. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Observasi. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . Pedoman Wawancara.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 5. Wawancara. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. nilai. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. teknologi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. PKn – Tes Tertulis. Wawancara. panitia provinsi. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota . panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. sikap. atau Format Penilaian Portofolio 63 . panitia provinsi. panitia kecamatan. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. kehidupan agama. seni. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan.

nilai. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. prinsip. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. serta penegakan hukum secara adil dan benar. panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. pemajuan HAM. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . METODE PENILAIAN Tes Tertulis. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. Pedoman Observasi. moral. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 64 . Pedoman Wawancara. Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara. panitia kecamatan. panitia provinsi. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. 1. Pembimbingan Peserta Didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara. dan Pengembangan Diri NO. Format Penilaian Portofolio 65 . Pedoman Wawancara.

panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. panitia provinsi. – Penciptaan karya seni.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara. panitia kabupaten/kota. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kabupaten/kota. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. atau panitia tingkat nasional 66 . atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara.

panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional 3. panitia provinsi. panitia provinsi. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 67 . Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.

Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: . pengawas dan teman sejawat. 68 . Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b.PGB . No.studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. 1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a.

 Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. 4. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. 6.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. dan lain-lain. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). dimana.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi.5. Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. buku. Jumlah halaman 20-30 halaman. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan. Ukuran huruf 12. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. 69 .5cm. pengembangan diri. 2. 3. karya inovatif. 5. seperti karya tulis ilmiah. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. Jenis huruf Times New Roman. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. Spasi 1. Ukuran kertas A4 80gram. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. Garis tepi: 3-3-3-2.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

9.. 8... Telp.. Kecamatan d. 2013 Mengetahui: Penyusun.. 4. 2. Kabupaten/Kota e..... 3. .. Alamat e-mail : : : : : 10... No..... Nama b..... 71 ...... Provinsi f.... 7.... 6..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1... Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu . Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11.. tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a. 5. Sekolah g..... Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat. Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c....

b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. isilah tabel berikut ini.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10. SKOR NO. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.2) 72 . Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a. Contoh 1: 1.c Contoh 2: 10. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. JENJANG PERG. PEMBERI SKOR JENIS NO.a. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. b. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1.a. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio.

Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. b. b.. 73 .. c. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. d.. D4. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota.. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. Dst. Jika mempunyai S1. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2.. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. piagam. 2. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. c. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. d. JENJANG PERG. jam) a. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. Catatan: D4 S1 S2 S3 1. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut.

........................ b........ Kumulatif lama mengajar: . c... tahun..... skor: . Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun ...) a...... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut..d....d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3....... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO.... BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun . b. (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut.... NAMA SEKOLAH a.. Dst... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.. tahun . tahun.... (diisi penilai) 74 ..... s...... skor: .. d... Dst.. d. tahun .....) NO. Kumulatif lama memberikan layanan: .... c....... s....

.. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a. 75 .. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a.. Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda.....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4...... 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda... NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) ..

waktu pelaksanaan. provinsi. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). tingkat (kecamatan. Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. nasional. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. daftar konseli (siswa). Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. 6. laporan bulanan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. Prestasi Akademik a. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. 5. internasional). pelayanan langsung. kabupaten/kota. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). laboran semesteran/tahunan. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. data kebutuhan dan permasalahan konseli.

B. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. Untuk instruktur. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. 77 . dan C. c. guru inti. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. nasional. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A.

nasional. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst. Dst 78 . isilah tabel berikut. NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. provinsi. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. kabupaten/kota.

Dst. artikkel. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. 1) 2) 3) 4) Dst. c. atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. b. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. tesis. modul. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. NO. Skripsi. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. artikel (jurnal/majalah/koran). Karya Pengembangan Profesi a. modul. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . artikel (jurnal/ majalah/koran). Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. atau diktat dicetak lokal.

JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. Dst. 80 . Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. SKOR NO. isilah tabel berikut. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO. misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. Dst.

suara. Dst. suara. musik. tari. c. d. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. a. b.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. TINGKAT NO. 81 . kriya. lukis. sastra. 8. sastra. kriya. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. piagam. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. lukis. Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. musik. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung.

Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. isilah tabel berikut. NO. JABATAN TH ---.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. NO. kabupaten/kota. Dst. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. b. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 . nasional.

LOKASI 1) 2) 3) Dst.000 83 . Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan. ……………….) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO.. dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.. (…………………………) Materai Rp 6. …………. isilah tabel berikut. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. kabupaten/kota. b......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10. JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.. nasional. s/d TH . Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO.. Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan).

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Kompetensi Pedagogik 25.5 .3 27. dan intelektual. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.4 26. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.3 1.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik.1 2. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.2 2. 3. strategi. kultural. 2. sosialemosional. spiritual. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. spiritual. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu.1 3. Menerapkan berbagai pendekatan. emosional. metode. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.2 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.2 3. moral.4 3. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. 1). Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. intelektual. moral. dan latar belakang sosial-budaya. 1.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. sosial. 85 3.

1 86 .3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.5 4.6 28. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. dan/atau bentuk lain.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. tulisan.1 6. 30. 4. termasuk kreativitasnya.6 29.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Berkomunikasi secara efektif. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. baik untuk kegiatan di dalam kelas. empatik. 5.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. secara lisan. 31. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. dan santun dengan peserta didik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. laboratorium.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. maupun lapangan. 6. 4. 4.4 4. di laboratorium. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang.2 4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. dan santun. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. 7. empatik.

empatik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7.7 33. 10. dan seterusnya.2 8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.4 8.3 8.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.6 8. 8.1 .4 34.1 9. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. 87 9. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.3 9. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.1 8. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.5 8. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32.

tanggung jawab yang tinggi. dan kebudayaan nasional Indonesia. sosial. 11. tegas.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10.1 15.3 39. Berperilaku jujur. Bertindak sesuai dengan norma agama.3 2). dan gender. Bekerja mandiri secara profesional.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 14. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14. Menerapkan kode etik profesi guru. adat-istiadat. Memahami kode etik profesi guru. suku.2 14. 88 . stabil. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. daerah asal. dan manusiawi. arif. dewasa.2 36.2 12. arif.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. 10. 13. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.1 12. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. 13. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menunjukkan etos kerja. Kompetensi Kepribadian 35. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. dan rasa percaya diri. 12.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. dan berwibawa. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. rasa bangga menjadi guru. hukum. 11. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.2 15. berakhlak mulia. dan berwibawa.3 37. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. 15.2 38.

dan status sosial-ekonomi.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. bertindak objektif. latar belakang keluarga. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. profesi ilmiah.2 89 . teman sejawat.1 17.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.1 19. 41. agama. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan masyarakat. jenis kelamin. suku. ras. orang tua. 19.1 18. dan santun dengan sesama pendidik. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. 16. dan status sosial ekonomi. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. tenaga kependidikan. Kompetensi Sosial 40. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 43. 17. 18. latar belakang keluarga.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. empatik. empatik. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. Berkomunikasi dengan teman sejawat. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Bersikap inklusif. empatik dan efektif. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.3 42. 17. kondisi fisik. 3). Berkomunikasi secara efektif.

90 . struktur. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.2 21.2 47. 45.2 23. Menguasai materi. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.3 23. 22. 22. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Kompetensi Profesional 44.3 46. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. 21.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 24. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus.1 23.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. konsep.4 48. 23. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. 21. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. 24.

. ....... Sekretaris Tanda tangan 91 ...... Ketua Tanda tangan 2...... .... 2013 1........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan)...

. .... (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).......... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota. Dengan hormat. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 .... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013........ Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian....

..... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9. ... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian....... Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013...... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan.... .. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan..... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 .... Dengan hormat. Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan..

.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat.. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. 94 . . Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan......... Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013..... 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov.....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10. . (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

tgl lahir 7. Sekolah Tempat Tugas a. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . No. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Sekolah g. Kecamatan d. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. NIP/NIK 3. Jenis Kelamin 6. Pangkat/Golongan 5. Nama b. Kabupaten/Kota e. NUPTK 4. Telp. Provinsi f. Pendidikan Terakhir 8.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Akta Mengajar 9. Tempat. Alamat e-mail 10. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2.

PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . B. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. 2. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. 3. 7. 2. 3. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. 4.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 19. 10. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 16. 15. 18. 11. 9. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 17. baik. 20. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 13. 14. 1 2 3 4 C. 22. 21.

.........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23...... .......) NIP/NIK 100 ..... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (... skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar............ . atau kegiatan................... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya...... saya bersedia mempertanggungjawabkannya..... Skor terrendah 24...... atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari.. PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan....

misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. 1 2 3 4 7. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. membuat karya seni. 1 2 3 4 8. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. Kemampuan bekerjasama 11. berpakaian. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. orang Kristiani rajin ke gereja. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. menulis buku. 1 2 3 4 5. dll.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No .) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. 1 2 3 4 10.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. 1 2 3 4 6. 1. 1 2 3 4 9. untuk lomba olimpiade. membuat alat peraga pembelajaran. misal yang memiliki etos kerja tinggi. 1 2 3 4 4. misalnya. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . dll. 1 2 3 4 3.

...X 100% SKOR TERTINGGI Skor ........ .... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------. .............. Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)......... Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya........... saya bersedia mempertanggungjawabkannya....... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar...........Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No ..........) NIP/NIK 102 ............... Skor terendah 11.. Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (...

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .

Akta Mengajar 9. Kabupaten/Kota e. Nama b. NUPTK 4. Sekolah Tempat Tugas a. Sekolah g. NIP/NIK 3. Alamat e-mail 10. Jenis Kelamin 6. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Pendidikan Terakhir 8. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . Telp. Pangkat/Golongan 5. No. Kecamatan d. Tempat.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Provinsi f. tgl lahir 7.

konsep dan pola pikir keilmuan yang 13.. Profesional didik. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 .. . .. tenaga kependidikan. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1. .... sampai .. . Bersikap inklusif. . ………………………………. Bertindak sesuai dengan norma agama. mendukung mata pelajaran yang diampu 14. ... sosial dan kebudayaan Nasional 9.. ... rasa bangga menjadi guru C.... . Etos kerja. .. tanggung jawab yang tinggi. bertindak obyektif.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. struktur.. orang tua. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . Menguasai karakteristik peserta didik 2. NO KOMPETENSI NILAI*) A.... Komunikasi dengan peserta didik 7.. Pengembangan kurikulum 4. 2... peserta D. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3.. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut... . serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. ... 3.. Pengembangan potensi peserta didik 6.. Penilaian dan evaluasi B. Sosial 11. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5. dan masyarakat Penguasaan materi. Pedagogik 1. hukum.. ... . Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10. ……………………. Kepribadian 8...

Kepala Sekolah 106 . minder. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.). Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya. dsb. 4. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 6. 2. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.25%<X≤50%=2. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. 3. ………………………………………………………… . Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. 5. diolok‐ olok. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik.

.. . .. .. ....... .. .. .... ......... ... . .. . ... . ... ....... . .... ... ..... ..... . . ... .... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 .. .... ..... ... . . .. . .. ......... .... . ... ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : .. ....... .. ... . . . ............ .. . ...... . . ..... .. . . .... .. . . .... .. . .. . . ....... .... .... ... .. ........... (9) Nama Penilai : . . ... ....... . . ....... .. . ... .... .

50% < X≤ 75% = 3.. ..... .... . . kegiatan/aktivitas yang dilakukannya.. 4. . . (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 .. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. . 75% < X≤ 100% = 4) ... . .... .. .. Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya. 5....... . .. .... ...... .. .. .. .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : .... Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1.. . terkait keberhasilan pembelajaran... .... .. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik. . didik... . .... .. ............... berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut. baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1. Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3.. .... ...... . .. .25%<X≤50%=2. 2. .. .... Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain... .. .. . . dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6. .. .

.. . . ...... ....... . . .... .... . ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : . . . . . . .... . .... ... .. . .... . ... . ... . ... ..... ....... ... ........ . .... ... ... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 .. ........... .. ......

kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik.25%<X≤50%=2. b) tepat dan mutakhir. 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. kurikulum. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran.

................ .... .. ... .. .... .. .. ...... . ... ...... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 . ... ...... .. ..... ..... (9) Nama Penilai : ... . ... . . ... .... .. ... . . . .. . ... . ......... .. . . . . ... .. ... .... ..... ........ ... .... .. . .... ........ . . . . . .. ........... . ... .... .. ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : .. ..... . .... . . ....... ... ..... .... . . .. .. . ... ... . .... .

6. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 8. 2. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 5. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar. 4. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 7. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . 3.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. 25% < X≤ 50% = 2. 10. 11. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya. Guru menggunakan alat bantu mengajar. Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya.

potensi. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . minat.25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. tentang bakat. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. didik. 7. 50% < X≤ 75% = 3. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. 6. 2. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4. 3. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu.

... .. ........... . .. . . ..... . . .. ... ......... ..... ... . .... .... ......... . .... . . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : ..... .. .. .... ... .. .. . . ... . ....... .......... .. ...... .... .. ..... .. .... ..... ... ... .... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 ....... .. . . . . .... .. ... .. ... . .. .. ... .. . . ... . .. . . ...... . ... .. .. .... .... (9) Nama Penilai : ..... .. ... .... . ....

Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . dan mutakhir. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. tanpa mempermalukannya. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik. benar. 3. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. 6. 4. tanpa menginterupsi. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum.25%<X≤50%=2. termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. 50% < X≤ 75% = 3. 2. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. 5. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat.

.. . .... .. ..... .... . .... . . ... ........ .. ... (9) Nama Penilai : .... ...... ... .. ...... .. .. ....... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 ... . ....... . ...... ... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : .. . .. ..... .. .... .... .... . ..... . ........ .. ...... .. . . .. ... ... .. .. . .. .. .... . . ...... .. ............ . ...... . ... .. ... . . . ... . ........ . . ...... . .... .. . . . ... .. ......

Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. dan dapat membuktikannya melalui catatan. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. jurnal pembelajaran. rancangan pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. dan sebagainya. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. 2.25%<X≤50%=2. Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. 0 1 2 (26) 4. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. materi tambahan. 0 1 2 5. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . 0 1 2 0 1 2 3.

. ... . .. . . .... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. . sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : ... ..... ...... (9) Nama Penilai : ............. .... .... .. ........ . ... . ...... . ............ ... . ... ..... ..... ..... . . ... ... . .. .... .. ... ... . .... ..... ... . ... . ... .. ... .. . . .... hukum.. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 ... ... . . . ... . .......... .. .... .. .. ... ........... . ... .. .. .... ... ... . .... . . ....... . . ...

agama).Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. 4. agama. Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya.25%<X≤50%=2. dan gender). 50% < X≤ 75% = 3. suku. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . hukum. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku. 3. 75% < X≤ 100% = 4) 1. 2. Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. 5. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.

.. .... ... .... ... .... ... . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 . .. ... ... ... .. ...... ... .... ..... .. . ... .. .... . . ..... . .. .. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : ..... .. .. .... . . ..... ... ..... ... .. ..... ..... .. .. ... ...... ...... . . ....... .. ..... (9) Nama Penilai : .. .. . ......... ... ..... . . . ... . ........ . .. . .. ........ .. . ...... .. . .. . .. .. ......... .... . .....

Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 .25%<X≤50%=2. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. dan berbuat terhadap semua peserta didik. 4. 50% < X≤ 75% = 3. berpenampilan. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. dan teman sejawat. 3. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. orang tua. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. 2. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah.

...... . .. ... ...... .. tanggung jawab yang tinggi... .. . . . . .. . .. .... ....... ... . . .... ....... . ... ..... ...... ... . . ..... ... ..... .. (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 .... ...... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja.... .. .... .. . .... ... .. ......... (9) Nama Penilai : . ...... .. .... .. .. . . . .... .. ... .... .... . . .. ..... . . ....... .. .. ... .. .. . .... .. ....... . ... .. .. . ... .. ...... . dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : ..... .......

5. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1. tanggung jawab yang tinggi. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. Jika guru harus meninggalkan kelas. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. 6. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. 3. 8. 4. 2. 50% < X≤ 75% = 3. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. 7. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. termasuk proses pembelajaran di kelas. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal.25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran.

serta tidak diskriminatif Indikator 1. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. 50% < X≤ 75% = 3. kaya. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. serta berkontribusi personal. berasal dari daerah yang sama dengan guru). tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif).25%<X≤50%=2. bertindak objektif. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing.

.... . ... .... 50% < X≤ 75% = 3..... . .. . dan dapat menunjukkan buktinya.. ... .. . dan masyarakat Nama Guru : . . . tenaga pendidikan... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat..... ... . ... .. . . .. .. .. . . . ... .... .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.. . . . ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.... ...... . orang tua peserta didik... . .. .. ... . ..... ..... Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya.. ... . orang tua peserta didik... .. .... .. 2.. ... 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 . ..... . . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1........ tenaga pendidikan... . ... baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua........ .... .. .. ...... .. .. .. .. . . ...... Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan.. .. Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru........... . . .. dan potensi peserta didik kepada orang tuanya. dan masyarakat Skor Indikator 1. . . . .... ........ .. 3. ..... teman sejawat. ...... .. . . .25%<X≤50%=2. .. .. ....... (9) Nama Penilai : .. ... kesulitan...

perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. 3. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan.25%<X≤50%=2. Guru menyusun materi. 2. 50% < X≤ 75% = 3. mutakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1.

Guru melakukan penelitian. lengkap. penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. 50% < X≤ 75% = 3. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. 3. konferensi). 6. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. 4. 5. Guru memiliki jurnal pembelajaran. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar.25%<X≤50%=2. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). dan aktif dalam melaksanakan PKB. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . 2. mengembangkan karya inovasi. pelaksanaan.

Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya.  Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. C. 129 . penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B.Lampiran 14. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya.

Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. 130 . Rumusan Masalah C. penelitian tindakan. Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B. observasi partisipatoris dan lain-lain. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful