P. 1
i. Pedoman Guru Berprestasi--2013

i. Pedoman Guru Berprestasi--2013

5.0

|Views: 2,630|Likes:
Dipublikasikan oleh Putri Maria Ulfa
a
a

More info:

Published by: Putri Maria Ulfa on Jul 08, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/08/2015

pdf

text

original

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

PEDOMAN PELAKSANAAN PEMILIHAN GURU BERPRESTASI PENDIDIKAN DASAR TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

1

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

KATA PENGANTAR Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Berprestasi tahun 2013 merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diberikan kepada guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah atas prestasi dan dedikasi yang luar biasa di bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga sekarang dirasakan bermanfaat, karena selain menghargai prestasi yang luar biasa pendidik dan tenaga kependidikan juga untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya mewujudkan pendidikan yang bermutu. Untuk menentukan PTK Dikdas berprestasi dilakukan penilaian: portofolio, tes tertulis akademik, tes tertulis penguasaan kompetensi, dan wawancara. Pemilihan PTK Dikdas berprestasi ini dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga guru yang terpilih benar-benar merupakan sosok guru yang profesional. Oleh karena itu untuk melakukan pelaksanaan penilaian disusun pedoman pelaksanaan penilaian pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Dalam rangka memberikan penghargaan terhadap prestasi dan dedikasi yang tinggi yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya, maka diselenggarakan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Pedoman ini merupakan pegangan bagi panitia dan peserta pemilihan guru berprestasi tahun 2013 dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional. Mudah-mudahan usaha mulia kita bersama ini senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Jakarta, Maret 2013 Direktur Pembinaan PTK Pendidikan Dasar,

Sumarna Surapranata, Ph.D. NIP. 19590801 198503 1 002
ii

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... ii DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 A. B. C. D. E. A. B. C. Latar belakang ........................................................................................................... 1 Dasar Hukum ............................................................................................................. 2 Tujuan ........................................................................................................................ 2 Manfaat ...................................................................................................................... 3 Hasil yang Diharapkan .............................................................................................. 3 Pengertian .................................................................................................................. 4 Sifat ............................................................................................................................ 5 Peserta ........................................................................................................................ 5

BAB II PENGERTIAN, SIFAT, PESERTA, DAN PERSYARATAN PESERTA........ 4

D. Persyaratan Peserta ....................................................................................................... 6 BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN.................................................................................................................... 9 A. B. C. D. A. B. C. Organisasi Penyelenggaraan ...................................................................................... 9 Kepanitiaan .............................................................................................................. 10 Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi ........................................... 19 Pembiayaan .............................................................................................................. 19 Aspek Yang Dinilai ................................................................................................. 20 Penilaian .................................................................................................................. 22 Aspek Penilaian ....................................................................................................... 24

BAB IV PENILAIAN ..................................................................................................... 20

BAB V PENUTUP ............................................................................................................. 26 Lampiran-Lampiran

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

iii

baik pada tataran nasional. Latar belakang Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. membimbing. berdedikasi luar biasa. Undang-Undang No. penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah. menilai. tingkat provinsi. tingkat kabupaten/kota. Secara umum pelaksanaan pemilihan guru berprestasi telah berjalan dengan lancar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. seorang guru tidak hanya memiliki kemampuan teknis edukatif. tingkat provinsi sampai pada tingkat nasional. Selaras dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Kedua. terutama bagi mereka yang berprestasi. mulai dari tingkat sekolah. Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi. maupun internasional. penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan. maka kedudukan dan peran guru semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dalam menghadapi era global. mengarahkan. yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. nasional. dedikasi. loyalitas dan profesionalisme guru. dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi. khususnya pada aspek-aspek yang dinilai. dan/atau satuan pendidikan. Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi. sehingga perlu dilakukan penyempurnaan sistem penyelenggaraannya. pelaksanaannya dirasakan masih dapat dioptimalkan. dan kompetitif. Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas. penghargaan dapat diberikan pada tingkat sekolah. dan pendidikan menengah. Penyelenggaraan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs) dilaksanakan secara bertingkat. Pertama. pendidikan dasar. tetapi juga harus memiliki kepribadian yang dapat diandalkan sehingga menjadi sosok panutan bagi siswa. Untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 1 . dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. organisasi profesi.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB I PENDAHULUAN A. tingkat kecamatan untuk SD/MI. Dengan ditetapkannya Undang-Undang dimaksud. tingkat kecamatan. dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. mengajar. regional. Namun demikian. masyarakat. pemerintah daerah. keluarga maupun masyarakat. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. produktif. tingkat kabupaten/kota. melatih.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 1 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 4. 12. dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 B. 7. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. 6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tugas. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. 3. 3. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat. Daftar isian pelaksanaan Direktorat Pembinaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Tahun Anggaran 2013 Nomor DIPA023. 10.666302/2013 tanggal 05 Desember 2012. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No 20 tahun 2009 tentang Gelar. 2. 9. 8.03.1. Membangun komitmen mutu guru dalam kerangka peningkatan mutu pembelajaran menuju standar nasional pendidikan. Tugas. dan bermartabat. serta terlindungi. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Meningkatkan kompetisi yang sehat melalui pemberian penghargaan di bidang pendidikan. 5. dan Gelar Kehormatan. Dasar Hukum 1. Tanda Jasa. Tujuan 1. mulia. dan Fungsi Kementerian Negara Serta Susunan Organisasi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 2 . Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. 4. 11. 2. C. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2010 tentang perubahan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Manfaat 1. Meningkatkan harkat. disiplin. Hasil yang Diharapkan 1. Menjalin interaksi antarpeserta untuk saling tukar pengalaman dalam mendidik siswa. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang berkualitas. Terpilihnya guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). citra. Memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 3 . dedikasi. mulai dari tingkat sekolah. 2. 5. kabupaten/kota. 3. dan nasional. dan profesionalisme guru. kecamatan. Meningkatnya mutu guru jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). 4. dan loyalitas untuk kepentingan masa depan bangsa dan negara. provinsi. Menumbuhkan kreatifitas dan inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. martabat.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 D. 2. Memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja. E.

membimbing. pendidikan dasar. seni musik. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. Karya seni adalah suatu proses kreatif dalam bidang kesenian yang dilandasi oleh pengamatan dan penghayatan dengan melibatkan cita. Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. rasa. seni teater. Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 4. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. mengajar. 2. seni patung. sesama pendidik. seni tari. dan karsa. 5. PESERTA. b. dan pendidikan menengah. dan seni kriya. seni pedalangan. mengarahkan. Guru berprestasi adalah guru yang memiliki kinerja dan kompetensi pedagogik. sosial. d. dan masyarakat sekitar. seni keramik. dan profesional yang melampaui standar nasional. menilai. 6. seni grafis. orangtua/wali peserta didik. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. stabil. c. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. evaluasi hasil belajar. Teknologi tepat guna adalah teknologi yang menggunakan sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah yang dihadapi/ada secara berdaya guna dan berhasil guna atau untuk pelaksanaan tugas sehari-hari menjadi lebih mudah. Karya sastra adalah suatu bentuk dan hasil pekerjaan seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan kehidupannya dengan menggunakan bahasa sebagai mediumnya. SIFAT. melatih. Inovasi dalam pembelajaran atau bimbingan adalah serangkaian kegiatan pengembangan dan perbaikan pembelajaran yang mencakup antara lain penggunaan metode/cara/media/sumber yang inovatif dan melebihi standar Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 4 . seni karawitan. tenaga kependidikan.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB II PENGERTIAN. dan berwibawa. DAN PERSYARATAN PESERTA A. 1. 3. arif. Pengertian Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. berupa kepribadian yang mantap. Karya/Prestasi: a. Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dewasa. dan berakhlak mulia. kepribadian. murah dan sederhana. antara lain berupa hasil seni lukis. Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam.

c. dan akuntabel. provinsi. Pemilihan guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi bersifat kompetitif. 2. baik secara akademik maupun administratif.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses pembelajaran atau bimbingan menjadi efektif dan efisien. b. maupun tingkat nasional dilaksanakan secara impartial. f. Guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. transparan. tidak diskriminatif. Peserta 1. dan memenuhi standar penilaian yang ditetapkan. sebagai suatu sistem yang meliputi masukan. Penulisan buku/essay di bidang pendidikan adalah suatu karangan ilmiah di bidang pendidikan berdasarkan buah pemikiran/ulasan dari penulis. baik di tingkat sekolah. Masing-masing guru yang memenuhi persyaratan berhak mengikuti program ini. Akuntabel merupakan proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada semua pemangku kepentingan pendidikan. e. Objektif mengacu kepada proses penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan secara bertahap dan berkelanjutan. kecamatan. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 5 . Sifat 1. proses. Pemilihan guru berprestasi dilaksanakan secara objektif. C. Transparan mengacu kepada proses yang memberikan peluang kepada semua pemangku kepentingan untuk memperoleh akses informasi tentang penilaian dan penetapan predikat guru berprestasi pada semua tingkatan. Portofolio adalah sekumpulan informasi pribadi yang merupakan catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasi seseorang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. untuk meningkatkan profesionalitasnya. g. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SD/MI. Prestasi olahraga adalah capaian atas keahlian atau keterampilan di bidang olahraga yang memberikan kebanggaan nasional atau memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan penghayatan dan prestasi olahraga dan memperlihatkan kemampuan untuk membangun salah satu sistem olahraga atau menciptakan model dan strategi pembelajaran atau pelatihan suatu cabang olahraga yang dapat meningkatkan prestasi anak didik/atlet. B. dan hasil penilaian. a. 7. kabupaten/kota. bukan berdasarkan pemerataan.

menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 1. c. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. terdiri dari persyaratan akademik dan persyaratan administratif. dan 8) pengembangan diri melalui diklat fungsional/kegiatan kelompok kerja. kepribadian. 6) publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif. Guru sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah. berupa kepribadian yang mantap. 2) penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. orangtua/wali peserta didik. 4) penciptaan karya seni. serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya. buku pengayaan. arif. Persyaratan Peserta Persyaratan peserta Pemilihan Guru Berprestasi mulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. dan berakhlak mulia. dan masyarakat sekitar. pendidik. evaluasi hasil belajar. dan berwibawa. Persyaratan Akademik a. 5) pembuatan/modifikasi alat pelajaran (peraga). 3) penulisan buku teks pelajaran. 1) Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik. dewasa. 4) Kompetensi profesional tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. stabil. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 6 . Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik. Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif melalui bimbingan langsung kepada peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan/atau ekstrakurikuler. antara lain melalui: 1) pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. tenaga kependidikan. 2) Kompetensi kepribadian tercermin dari kemampuan personal.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. sosial. b. Subkompetensi masing-masing kompetensi disajikan pada bagian penilaian. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau diploma empat (DIV). Guru yang menghasilkan karya kreatif atau inovatif dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. d. yang selanjutnya disebut kelompok guru tingkat satuan pendidikan SMP/MTs. 7) karya atau prestasi di bidang olahraga. D. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan profesional. 3) Kompetensi sosial tercermin dari kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. dan buku pedoman guru.

Belum pernah dikenai hukuman disiplin atau tidak dalam proses pemeriksaan pelanggaran disiplin yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah yang diketahui oleh Kepala UPTD untuk SD. g. d. yang dibuktikan dengan SK CPNS atau SK Pengangkatan dari yayasan/pengelola bagi guru bukan PNS. e.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 2. II. Guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS serta tidak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya. Melaksanakan beban mengajar sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka per minggu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. Melampirkan bukti partisipasi dalam kemasyarakatan berupa surat keterangan atau bukti fisik berupa rekomendasi dari penanggung jawab organisasi kemasyarakatan yang disyahkan oleh kepala sekolah. bagi: 1) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di sekolah yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan. sedangkan guru SMP/MTs yang meraih peringkat I tingkat sekolah akan mengikuti pemilihan guru berprestasi ditingkat kabupaten/kota. Melampirkan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah (format terlampir dalam dokumen portofolio). j. c. Persyaratan Administratif a. yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota. Melampirkan bukti prestasi yang dicapai dalam bentuk laporan tertulis (evaluasi diri) yang disyahkan oleh kepala sekolah dan dilampirkan rekomendasi dari dewan guru atau komite sekolah bahwa guru yang bersangkutan adalah guru berprestasi melebihi guru lain. dan III tingkat nasional tidak diperkenankan mengikuti program ini. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai guru secara terus-menerus sampai saat diajukan sebagai calon peserta. 2) Guru SD/MI yang meraih peringkat I di tingkat kecamatan. Melampirkan portofolio (format terlampir). 7 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk SMP. Aktif melaksanakan proses pembelajaran/bimbingan dan konseling yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah. b. h. i. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I. f. dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota untuk MI dan MTs. 3) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat kabupaten/kota yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. 4) Guru SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat I di tingkat provinsi yang akan mengikuti pemilihan guru berprestasi di tingkat nasional.

provinsi dan nasional dapat mengikuti program ini setelah 5 tahun. dan III tingkat kabupaten/kota. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 8 . II. Guru-guru yang pernah meraih predikat guru berprestasi Peringkat I.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 k.

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

BAB III ORGANISASI PENYELENGGARAAN, KEPANITIAAN, SERTA PEMBIAYAAN A. Organisasi Penyelenggaraan Mekanisme penyelenggaraan program pemilihan guru berprestasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan tingkat nasional. Penjelasan mekanisme penyelenggaraan disajikan`pada bagan berikut. 1) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SD/MI
Waktu
SK Penetapan

Tingkat
Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

Panitia
 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

15-22 Agustus 2013

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SD/MI

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SD/MI

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/Walikota

Peringkat I SD/MI

Minggu IV April 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kecamatan

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen SD

Peringkat I, II & III Camat/Kacabdin/ UPTD Kec.

Peringkat I SD/MI

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 

Seleksi Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I, SD/MI

Gambar 1: Mekanisme Penyelenggaraan

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

9

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

2) Mekanisme Penyelenggaraan Guru Berprestasi Tingkat SMP/MTs Peringkat I, II & III

Waktu

Tingkat

Panitia

SK Penetapan

15-22 Agustus 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Nasional

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Mendikbud

Peringkat I, II, & III SMP/MTs

Minggu II Juni 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Provinsi

 Seleksi  Usulan penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Gubernur

Peringkat I SMP/MTs

Minggu II Mei 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Kab/Kota

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat

Peringkat I, II & III Bupati/ Walikota

Peringkat I SMP/MTs

Awal April 2013 2013

Pemilihan Gupres Tingkat Sekolah

 Seleksi  Usulan Penetapan peringkat untuk kelompok Satpen

Peringkat I, II & III Kepala Sekolah

Peringkat I SMP/MTs

Gambar 2: Mekanisme Penyelenggaraan

B. Kepanitiaan 1. Kepanitiaan di Tingkat Sekolah Kepanitiaan di tingkat sekolah terdiri dari: Ketua : Kepala Sekolah; Sekretaris : Unsur Komite Sekolah; Anggota : Komite Sekolah dan Guru Senior (terdiri dari lima orang anggota). Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. a. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat sekolah. 3) Mengusulkan kepada kepala sekolah untuk menetapkan guru berprestasi di tingkat sekolah. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I di tingkat sekolah sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kecamatan untuk SD/MI dan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs, (beserta berita acara pelaksanaan seleksi).
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

10

Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013

b. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima, mengagendakan dan memeriksa kelengkapan persyaratan guru yang akan mengikuti seleksi guru berprestasi dan mengatur waktu serta agenda pelaksanaan penilaian. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Menilai dokumen portofolio 5 (lima) tahun terakhir yang terkait dengan kinerja guru, bio data, dan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan/continuous professional development (PKB/CPD), dan lain-lain. (2) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
b) Presentasi dan Wawancara

Setiap peserta wajib: (1) menyusun esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) mempresentasikan dan melakukan tanya jawab secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint.
c) Penilaian Portofolio

(1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri dengan tema “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian, menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno, dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit, dan waktu tanya jawab 20 menit. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%.
d) Presentasi dan Wawancara

(1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013

11

atau Kepala UPTD dinas kecamatan. sosial. III tingkat sekolah ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. II. Penghargaan Guru berprestasi Peringkat I. kepribadian. Peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru berprestasi tingkat sekolah. Membuat berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. Sekretaris : Ketua KKKS kecamatan. 3) Panitian pemilihan tingkat sekolah mengirimkan nama guru berprestasi peringkat I disertai dengan berita acara penilaian dan dokumen portofolio kepada panitia pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan untuk guru SD/MI. a.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. Anggota : Unsur dari UPTD dinas pendidikan kecamatan. 2) Guru berprestasi Peringkat I. II. II. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK camat. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai presentasi dan nilai wawancara. Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan (UPTD) Kepanitiaan di Tingkat Kecamatan terdiri dari: Ketua : Kepala UPTD dinas pendidikan kecamatan. c. Pelaksanaan pemilihan guru berprestasi tingkat sekolah dilaksanakan pada awal April 2013. (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). dan ke panitia pemilihan tingkat kabupaten/kota untuk guru SMP/MTs. unsur komite sekolah. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 12 . dan III tingkat sekolah kepada kepala sekolah untuk ditetapkan dengan SK kepala sekolah. dan profesional. III tingkat sekolah diberi piagam penghargaan yang ditandatangani oleh kepala sekolah. 2. Prosedur Pengajuan 1) Panitia mengusulkan guru berprestasi peringkat I. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kecamatan. Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. d.

mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kecamatan. (3) Nilai portofolio dengan bobot 40%. Peserta diminta untuk menyiapkan tayangan yang berupa powerpoint. sosial. dan profesional. Nilai total digunakan untuk menentukan peringkat guru berprestasi tingkat kecamatan. Nilia total adalah penjumlahan dari nilai portofolio dan presentasi dan nilai wawancara. b. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah rerata dari nilai seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 60%. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. kepribadian. Wawancara dimaksudkan untuk menilai kompetensi guru berdasarkan hasil observasi kinerja guru selama bertugas di sekolah yang bersangkutan. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”. kepribadian. b) Presentasi dan Wawancara (1) Selanjutnya dilakukan presentasi dan wawancara yang bertujuan menggali kinerja dan kompetensi pedagogik. (2) Wawancara dilakukan dalam waktu 20 menit untuk setiap peserta. dan profesional. II. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Penilaian Portofolio (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Berdasarkan hasil penilaian dokumen dan presentasi dan wawancara ketua panitia tingkat kecamatan membuat : (a) berita acara pelaksanaan penilaian presentasi dan wawancara tentang kompetensi pedagogik. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 3) Mengusulkan kepada camat untuk menetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. dan waktu tanya jawab 20 menit. sosial. III SD/MI di tingkat kecamatan. Prosedur Penilaian 1) Menerima. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I tingkat kecamatan sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat kabupaten/kota (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). 13 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 .

PGRI. Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota Kepanitiaan di Tingkat Kabupaten/Kota terdiri dari: Ketua : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK bupati/wali kota atau kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atas nama bupati/wali kota. II. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat kabupaten/kota. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 14 . dan III tingkat kecamatan diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh camat. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat kabupaten/ kota. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat seleksi pemilihan guru berprestasi. II. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten/kota sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat provinsi (beserta berita acara pelaksanaan seleksi). Anggota : Unsur dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (b) pelaksanaan penilaian Guru SD/MI berprestasi peringkat I. Sekretaris : Ketua MKKPS Kabupaten/Kota. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. 3) Mengusulkan kepada Bupati/Walikota untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat kabupaten/kota. Prosedur Penilaian 1) Menerima. a. Kegiatan dilaksanakan minggu IV April 2013 Piagam Penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. b. Unsur Dewan Pendidikan. Materi tes tertulis. disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). 3.

II. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. Kepanitiaan di Tingkat Provinsi Kepanitiaan di Tingkat provinsi terdiri dari: Ketua Sekretariat Anggota : Kepala Dinas Pendidikan Provinsi : Ketua MKKS/MKKPS Provinsi : Unsur dari Dinas Pendidikan Provinsi. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. II. Penitia tingkat kabupaten/kota membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. nilai presentas.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. dan waktu tanya jawab 20 menit. dan III kepada bupati/wali kota dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat provinsi. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan esai/makalah/ deskripsi dirinya yang berisi evaluasi diri yang berjudul “Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Dewan Pendidikan. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh bupati/wali kota. dan III tingkat kabupaten/kota. dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 15 . menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan”.i dan nilai portofolio peringkat nilai total dipakai dalam penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat kabupaten/kota. 4.

Ka. SUBDIT PTK SMP/MTs Gedung C Lt. mengagendakan dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851921. SUBDIT PTK SD Gedung C Lt. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 16 . Jakarta 10270 Telepon/Fax (021) 57851860 b. Prosedur Penilaian 1) Menerima. Jalan Jenderal Sudirman. dan mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Materi tes tertulis. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 18 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. b) Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya. 57853741 (b) PTK SMP/MTs Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 2) Menyeleksi dan menilai guru berprestasi di tingkat Provinsi. a. Senayan. Senayan. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi. 3) Mengusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan sebagai guru berprestasi peringkat I. Jalan Jenderal Sudirman. (a) PTK SD/MI Direktur Pembinaan PTK Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Up. 4) Mengirimkan guru berprestasi peringkat I SD/MI dan SMP/MTs tingkat Provinsi sebagai peserta seleksi guru berprestasi tingkat Nasional (beserta berita acara pelaksanaan seleksi) dengan alamat sebagai berikut. III SD/MI dan SMP/MTs di tingkat Provinsi. Ka. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Kepanitiaan tersebut ditetapkan dengan SK gubernur atau kepala dinas pendidikan provinsi atas nama gubernur. II. 2) Melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut: a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional. disiapkan oleh dinas pendidikan provinsi. (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35%.

4) Kementerian Agama. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. 5) Badan Pengembangan SDMP dan PMP. 2) Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. dan III Tingkat Nasional kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tugas Panitia 1) Menyiapkan perangkat penilaian guru berprestasi tingkat nasional. Nilai total adalah perjumlahan dari nilai tes tertulis. 5) Mengusulkan guru berprestasi Peringkat I. c) Penilaian Portofolio (1) Penilaian berikutnya didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. serta nilai portofolio. untuk penentuan peringkat guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi tingkat provinsi. dan waktu tanya jawab 20 menit. b. 4) Menyeleksi peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. PPPPTK dan LPMP. dan III kepada gubernur dan mengirimkan juara I baik SD/MI maupun SMP/Mts ke panitia tingkat pusat. 2) Melaporkan hasil penilaian guru berprestasi Peringkat I. 7) Perguruan Tinggi. nilai presentasi dan wawawncara.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. Asosiasi guru. 3) Mengkoordinasikan peserta pemilihan guru berprestasi tingkat nasional untuk mengikuti acara kegiatan pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. 5. 6) Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. II. Unsur kepanitiaan tingkat nasional terdiri dari: 1) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Panitia Provinsi membuat: 1) berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi Peringkat I. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 17 . dan III tingkat provinsi. II. Kepanitiaan Tingkat Nasional a. 2) Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pemilihan guru berprestasi di tingkat provinsi. II. 3) Memberikan hadiah dan atau Piagam Penghargaan yang ditandatangani oleh gubernur. 3) Direktorat Jenderal PAUDNI.

dan III tingkat nasional. dan III kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. dengan waktu presentasi untuk setiap peserta maksimal 10 menit. dan [3] tes kepribadian (2) Nilai tes tertulis memiliki bobot 35 %. II dan III tingkat nasional diberi hadiah dan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. II. dan wawancara. a) Tes Tertulis (1) Semua peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis yang terdiri dari [1] Tes Penguasaan Kompetensi Profesional.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 c. Prosedur Penilaian 1) Panitia menerima. Tugas panitia tingkat nasional: 1) membuat berita acara pelaksanaan penilaian guru SD/MI dan SMP/MTs berprestasi peringkat I. Cara penilaian portofolio tersaji dalam format portofolio seperti tertuang pada Lampiran 4. serta nilai portofolio. 2) Panitia melaksanakan penilaian dengan agenda sebagai berikut. b) c) d) Penghargaan Guru berprestasi peringkat I. (2) Nilai portofolio berbobot 30%. nilai presentasi. (3) Nilai presentasi dan wawancara adalah nilai rerata dari seluruh anggota penilai dikalikan dengan bobot 35 %. Nilai total adalah penjumlahan dari nilai tes tertulis. Peserta menyiapkan tayangan berupa powerpoint. Penilaian Portofolio (1) Penilaian portofolio didasarkan atas penilaian dokumen portofolio. 2) menyampaikan laporan hasil penilaian guru berprestasi peringkat I. dan [2] Tes Pemahaman Wawasan Kependidikan (PWK). Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 18 . serta mengatur waktu dan agenda pelaksanaan penilaian. Presentasi dan Wawancara (1) Setiap peserta diminta untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya (2) Presentasi dan tanya jawab dilakukan secara pleno. II. mengagendakan. dan memeriksa kelengkapan permohonan guru yang akan mengikuti seleksi guru berpretasi di tingkat provinsi. dan waktu tanya jawab 20 menit.

Kabupaten/kota Provinsi Nasional  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Juni 2013. kabupaten/kota. Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi Merujuk pada penjelasan di atas. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 19 . provinsi dan nasional yang bersangkutan dan atau serta sumbangan pihak lain/sponsor yang tidak mengikat. TINGKAT KEGIATAN & WAKTU  Pemilihan guru berprestasi pada awal April 2013. D. kecamatan.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Kecamatan peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. Pembiayaan Biaya pemilihan guru berprestasi dibebankan pada anggaran yang relevan pada sekolah.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu keempat April 2013.  Piagam penghargaan dan hadiah diberikan kepada guru pada Sekolah peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2013. berikut disajikan rangkuman jadwal kegiatan pemilihan guru berprestasi untuk masing-masing tingkatan.  Pemilihan guru berprestasi pada 15-22 Agustus 2013.  Pemilihan guru berprestasi pada minggu kedua Mei 2013.

(b) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. (2) hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran.(b) menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). dan (c) memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. 5) Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: (a) memahami landasan kependidikan. (c) menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. evaluasi hasil belajar. sosial. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 20 . serta (d) menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan (4) pengembangan diri. memiliki indikator esensial: (a) memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik. 1. 4) Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. 2) Subkompetensi merancang pembelajaran. kepribadian. dan (b) memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. (b) menerapkan teori belajar dan pembelajaran. Kompetensi pedagogik terdiri dari subkompetensi sebagai berikut. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 3) Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indikator esensial: (a) menata latar (setting) pembelajaran.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB IV PENILAIAN A. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. dan profesional. dan materi ajar. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Aspek Yang Dinilai Aspek yang dinilai dalam pemillihan guru berprestasi SD/MI dan SMP/MTs yaitu kinerja guru yang mencakup: (1) kompetensi pedagogik. kompetensi yang ingin dicapai. 1) Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indikator esensial: (a) memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. (3) pembimbingan peserta didik. Kinerja Guru (menggunakan format lampiran 2) a. dan (b) melaksanakan pembelajaran yang kondusif.

jujur. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. dan (c) memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. 5) Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (iman dan taqwa. dewasa. bangga sebagai guru. serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya. (b) bertindak sesuai dengan norma sosial. dan masyarakat sekitar.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 b. ikhlas. suka menolong). tenaga kependidikan. stabil. dan berwibawa. 4) Subkompetensi kepribadian yang berwibawa memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. menjadi teladan bagi peserta didik. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. Kompetensi profesional meliputi subkompetisi sebagai berikut. 1) Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indikator esensial: (a) bertindak sesuai dengan norma hukum. 2) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya. 1) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 3) Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. dan berakhlak mulia. sesama pendidik. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 21 . d. Kompetensi Profesional Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. 2) Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. Kompetensi Sosial Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. arif. Kompetensi kepribadian meliputi subkompetensi sebagai berikut. sekolah. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. orangtua/wali peserta didik. 3) Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. c. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak.

penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Pembimbingan Peserta Didik Bimbingan peserta didik meliputi kegiatan: a. tes tertulis. meliputi substansi akademik. B. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. atau e. (c) memahami hubungan konsep antarmata pelajaran terkait. 4. b. 2) Subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indikator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 22 . Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan latihan fungsional/dan atau melalui kegiatan kolektif guru. Ekstrakurikuler. d. c. (b) memahami struktur. penciptaan karya seni. b. Hasil Karya Kreatif atau Inovatif Karya Kreatif atau Inovatif meliputi: a. unjuk kerja (performansi). pembaruan (inovasi) dalam pembelajaran atau bimbingan. observasi. e. Intrakurikuler. pembelajaran/tes kepribadian. c. dan (d) menerapkan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. portofolio.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 1) Subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indikator esensial: (a) memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Penilaian Penilaian guru berprestasi dilakukan: a. penulisan buku fiksi/nonfiksi di bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. wawasan kependidikan. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang dilakukan guru untuk meningkatkan kompetensi dan keprofesiannya. 3. bidang olahraga. d. b. wawancara. 2.

kabupaten/kota. 5. 2. provinsi dan nasional) mencakup semua aspek. PF = Portofolio (5 tahun terakhir) 5. 3. namun cara atau alat penilaian yang digunakan dapat saja berbeda di tiap tingkat. ASPEK KOMPETENSI PEDAGOGIK T T U K  W W            P F                   KEPRIBADIA N T T W W O B         T T KARYA KREATIF/INOVAT IF O B  O B  U K      W W P F      HASIL PEMBIMBINGAN PENGEMBANGAN DIRI TINGKAT PROFESIONAL T T U K         W W      P F      SOSIAL W W O B  U K  W W P F  O B U K W W      P F      1. Sekolah Kecamatan Kabupaten/Ko ta Provinsi Nasional         Keterangan: 1. 4.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 Matrik penilaian untuk tiap tingkat dapat digambarkan sebagai berikut. UK = Unjuk kerja 3. 23 Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 . kecamatan. OB = Observasi Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa di setiap tingkat pemilihan guru berprestasi (sekolah. Matrik Penilaian NO . TT = Tes tertulis 2. WW= Wawancara 4.

dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (wawancara. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kecamatan adalah guru SD/MI yang lulus dalam penilaian di tingkat sekolah dasar (guru berprestasi peringkat I tingkat satuan pendidikan SD). dan profesional. dan profesional. kepribadian. Aspek yang dinilai meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. sosial. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui unjuk kerja. kepribadian. 3. Aspek yang dinilai di tingkat kecamatan meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Aspek Penilaian 1. wawancara. Aspek yang dinilai di tingkat provinsi meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. dan bukti fisik/surat keterangan partisipasi dalam kemasyarakatan. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. sosial. dan portofolio). 2. dan profesional. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui wawancara. sosial. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. 5. Bukti fisik kompetensi guru antara lain adalah karya tulis berisi tentang prestasi yang dicapai guru yang bersangkutan. Guru yang diusulkan oleh sekolah adalah guru yang memenuhi persyaratan administrasi dan akademik. dan profesional. Penilaian karya tulis melalui dua tahap. Hasil karya yang diajukan di tingkat kecamatan harus disahkan kepala sekolah dan direkomendasikan oleh BP3/Komite sekolah. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. observasi. pengawas sekolah dan siswa. kepribadian. tahap pertama adalah penilaian terhadap karya tulis tersebut dan tahap kedua adalah penilaian terhadap presentasi karya tulis. sosial. 4.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 C. dan portofolio). Guru yang mengikuti pemilihan di tingkat kabupaten/kota adalah guru berprestasi peringkat I SD/MI tingkat kecamatan dan guru berprestasi peringkat I SMP/MTs tingkat sekolah. (b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. dan portofolio). aspek-aspek yang dinilai pada tingkat nasional meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan sekolah mencakup: (a) penilaian Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 24 . kepribadian. Pada penilaian awal guru dinilai oleh Tim Penilai Tingkat Sekolah masing-masing yang terdiri dari kepala sekolah. Aspek yang dinilai di tingkat kabupaten/kota meliputi kinerja melampaui target yang ditetapkan satuan pendidikan mencakup: (a) penilaian kompetensi pedagogik. Peserta tingkat provinsi ini adalah guru berprestasi peringkat I tingkat kabupaten/kota untuk semua kelompok SD/MI dan SMP/MTs. Penilaian di tingkat sekolah dilakukan untuk menentukan dan mengusulkan guru berprestasi ke kecamatan bagi guru SD/MI dan SMP/MTs. teman sejawat. dan portofolio). Untuk SMP/MTs hasil karya tulis yang diuji adalah di tingkat sekolah dan disahkan oleh kepala sekolah. Hasil karya yang diajukan harus hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat kabupaten/kota) dan disahkan oleh panitia pemilihan. wawancara. Selain itu juga dilakukan penilaian visi dan misi guru terhadap peningkatan mutu pendidikan. Peserta tingkat nasional adalah guru berprestasi peringkat I tingkat provinsi semua kelompok guru SD/MI dan SMP/MTs. Hasil pelaksanaan tugas yang diajukan adalah hasil karya tulis yang diuji di tingkat kecamatan untuk SD/MI yang disahkan oleh kepala sekolah dan panitia pemilihan guru berprestasi di tingkat kecamatan.

(b) penilaian hasil karya kreatif atau inovatif. sosial. Hasil karya yang diajukan adalah hasil karya yang diajukan di tingkat sebelumnya (tingkat provinsi) dan disahkan oleh panitia pemilihan. dan portofolio).Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 kompetensi pedagogik. observasi. dan profesional. unjuk kerja/wawancara. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 25 . dan (c) penilaian pembimbingan peserta didik (melalui tes tertulis. kepribadian.

14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru Berprestasi Pendidikan Dasar Tingkat Nasional Tahun 2013 BAB V PENUTUP Kegiatan pemilihan guru berprestasi jenjang SD/Mi dan SMP/MTs merupakan agenda tahunan. Pemilihan guru berprestasi dilakukan dengan maksud untuk mendorong dan memotivasi. dimulai dari tingkat sekolah sampai dengan tingkat nasional. Program ini merupakan wujud nyata Pemerintah memberikan perhatian yang sungguhsungguh dalam memberdayakan guru. Kegiatan pemilihan guru berprestasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatkan pengembangan karir dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran. dan 4. 3. uan penilaian dalam pemilihan guru berprestasi disajikel 1. loyalitas dan profesionalisme guru. dedikasi. Mudah-mudahan pedoman ini dapat menjadi acuan bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemilihan guru berprestasi jenjang pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs). yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya. 2. Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar 2013 26 . terutama bagi mereka yang berprestasi. sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No..

dan latar intelektual. panitia kecamatan. Wawancara panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. dengan aspek fisik. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Kompetensi Pedagogik 1. Pedoman Wawancara. emosional. atau panitia tingkat nasional 1. belakang sosialbudaya. panitia provinsi. dan spiritual. intelektual. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a.1 Menjelaskan karakteristik karakteristik peserta peserta didik dari didik yang berkaitan aspek fisik.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. spiritual. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau Portofolio 1. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Menguasai 1. sosial. panitia kecamatan. sosialkultural. Pedoman sekolah. atau Format Penilaian Portofolio 27 .3 Mengidentifikasi bekalajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. emosional.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 1 Aspek Penilaian Guru Berprestasi Guru SD/MI dan SMP/MTs NO. Tes Tertulis. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. moral. moral.

panitia kecamatan. dan 3 SD/MI). strategi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 2. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. 2. Wawancara panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. Observasi/ metode. panitia kecamatan.3 Menerapkan Wawancara. Format Penilaian Portofolio 28 . pendekatan Portofolio pembelajaran tematis (khusus kelas 1.2 Menerapkan berbagai Wawancara. Pedoman sekolah. atau panitia tingkat nasional 2. Panitia tingkat sekolah. Pedoman Observasi. panitia provinsi. 2.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. pendekatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 1. 2. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi Panitia tingkat sekolah.1 Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. dan teknik Unjuk Kerja pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. 3. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.1 Menjelaskan prinsipprinsip pengembangan kurikulum. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 3. panitia kecamatan. Wawancara ALAT PENILAIAN PENILAI 3. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 29 . Wawancara.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. atau Portofolio 3. Pedoman sekolah. Wawancara panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia provinsi.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat sekolah. Observasi/Unju k Kerja. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Naskah Tes Tertulis. Wawancara panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 3. panitia kecamatan. Menyelenggaraka n pembelajaran yang mendidik. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. indikator dan instrumen Wawancara. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat sekolah.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional 3. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio 30 . Panitia tingkat sekolah. panitia kabupaten/kot a. 4. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. penilaian. Pedoman sekolah.6 Mengembangkan Tes Tertulis. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia provinsi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 4. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 4.1 Menjelaskan prinsipprinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.

dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. panitia kecamatan. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 4. Pedoman Wawancara.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 4. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. laboratorium. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. di laboratorium. panitia provinsi. panitia provinsi. Tes Tertulis. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi 31 . atau Format Penilaian Portofolio 4. Pedoman Wawancara.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi. Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. baik untuk kegiatan di dalam kelas. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.5 Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. maupun lapangan. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.6 Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 32 . Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi PENILAI 4. atau panitia tingkat nasional 5. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 6. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Tes Tertulis.. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. Panitia tingkat satuan pendidikan. 5. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Memfasilitasi 6. panitia kecamatan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menyediakan berbagai pengembangan kegiatan pembelajaran potensi peserta untuk mendorong didik untuk peserta didik mencapai mengaktualisasika prestasi secara optimal. n berbagai potensi yang dimiliki.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.

empatik. termasuk kreativitasnya. Pedoman Observasi. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 6. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja.1 Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. dan santun dengan peserta didik. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 33 . dan/atau bentuk lain. panitia provinsi. 7. atau panitia tingkat nasional 7. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. tulisan. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Berkomunikasi secara efektif. secara lisan. empatik. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. dan santun.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

7.2 Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh, (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian, (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru, dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik, dan seterusnya. 8. Menyelenggarak an penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.1 Menerapkan prinsipprinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

34

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.2 Menentukan aspekaspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

35

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio PENILAI

8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kot a, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.

Tes Tertulis, Wawancara, Unjuk Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, atau Format Penilaian Portofolio

8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

36

ketuntasan belajar Tes Tertulis. panitia kecamatan. Naskah Tes Panitia tingkat Wawancara. 9. panitia kabupaten/kot a. Tertulis. atau pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia provinsi.3 Mengkomunikasikan Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Memanfaatkan 9. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Wawancara. Format Penilaian panitia Portofolio kecamatan. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. hasil penilaian dan Portofolio evaluasi kepada pemangku kepentingan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 9. atau panitia tingkat nasional 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Pedoman satuan atau Portofolio Wawancara.1 Menggunakan hasil penilaian dan informasi hasil evaluasi untuk penilaian dan evaluasi kepentingan untuk menentukan pembelajaran. Portofolio Pedoman Wawancara. Format Penilaian Portofolio 37 .

panitia kecamatan. Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. atau Format Penilaian Portofolio 38 . Observasi/Unju k Kerja. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. pembelajaran. panitia kecamatan. panitia Tingkat Satuan Pendidikan. atau Format Penilaian Portofolio 10. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. atau Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 10.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.1 Melakukan refleksi tindakan reflektif terhadap pembelajaran untuk peningkatan yang telah kualitas dilaksanakan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Format Penilaian Portofolio PENILAI 9. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Melakukan 10.

didik tanpa Observasi/Unju membedakan k Kerja keyakinan yang dianut.1 Menghargai peserta Wawancara. panitia kabupaten/kot a. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 10. norma agama yang Observasi/Unju dianut. Pedoman Wawancara. hukum dan k Kerja sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan gender. panitia provinsi.2 Bersikap sesuai dengan Wawancara. Bertindak sesuai dengan norma agama. daerah asal. panitia provinsi. adat-istiadat. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional 11. panitia provinsi. 11. dan kebudayaan nasional Indonesia. Pedoman Observasi. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. suku. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. hukum. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. sosial. atau panitia tingkat nasional Kompetensi Kepribadian 11. Pedoman Observasi 39 .

Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi 12. dan manusiawi. atau panitia tingkat nasional 12. Tes Tertulis. Wawancara. Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi PENILAI 12. Menampilkan diri 12. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis.1 Berperilaku jujur. Pedoman Observasi 40 . panitia kecamatan. Tes Tertulis. Wawancara. panitia kabupaten/kot a.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. panitia provinsi. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja Naskah Tes Tertulis. sebagai pribadi tegas. panitia provinsi. yang jujur.3 Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Panitia tingkat satuan pendidikan.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. berakhlak mulia.

dan rasa percaya diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Menunjukkan etos kerja. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. jawab yang tinggi rasa bangga menjadi guru. tanggung kerja dan tanggung jawab yang tinggi. panitia kecamatan. Menunjukkan etos 14. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. stabil. mantap dan stabil. dan berwibawa. Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.1 Menampilkan diri sebagai pribadi sebagai pribadi yang yang mantap. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi 41 . dewasa. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 13.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. arif. arif. Menampilkan diri 13. atau panitia tingkat nasional 13. dan berwibawa. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. k Kerja Pedoman Observasi 14.

Wawancara. panitia kecamatan. Pedoman Observasi/Unju Wawancara.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. profesional. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 42 . k Kerja Pedoman Observasi 15.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 14. panitia provinsi. Menjunjung tinggi 15.3 Bekerja mandiri secara Wawancara. panitia kabupaten/kot a. guru. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. Wawancara Naskah Tes Panitia tingkat Tertulis. panitia provinsi.1 Memahami kode etik kode etik profesi profesi guru. atau panitia tingkat nasional 14. Pedoman satuan Wawancara pendidikan. panitia kecamatan.

atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. k Kerja Pedoman Observasi Kompetensi Sosial 16. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 15. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 43 .2 Menerapkan kode etik profesi guru. Wawancara.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. agama. Wawancara. kondisi fisik. teman diskriminatif sejawat dan lingkungan karena sekitar dalam pertimbangan melaksanakan jenis kelamin.1 Bersikap inklusif dan Wawancara. bertindak objektif. Observasi/Unju objektif terhadap serta tidak k Kerja peserta didik. Bersikap inklusif. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. latar belakang keluarga. panitia kecamatan. panitia kecamatan. panitia provinsi. pa-nitia kabupaten /kota. ras. Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. pembelajaran. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. dan status sosial ekonomi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI 15. 16.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. k Kerja Pedoman Observasi Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.

diskriminatif terhadap Observasi/Unju k Kerja peserta didik. orang tua.2 Berkomunikasi dengan Wawancara. teman sejawat. dan santun dengan sesama pendidik. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat secara k Kerja santun. empatik. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. 17. panitia provinsi. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 17. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. jenis kelamin. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. suku. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju teman sejawat dan k Kerja komunitas ilmiah lainnya secara santun. empatik dan efektif. 17. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan masyarakat. panitia kecamatan. Pedoman Observasi 44 . panitia kecamatan. dan status sosial-ekonomi. empatik. latar belakang keluarga. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Panitia tingkat satuan pendidikan. tenaga kependidikan.2 Bersikap tidak Wawancara.1 Berkomunikasi dengan Wawancara. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi PENILAI 16. Berkomunikasi secara efektif.

Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Beradaptasi dengan tempat bertugas di lingkungan tempat seluruh wilayah bekerja dalam rangka Republik meningkatkan Indonesia yang efektivitas sebagai memiliki pendidik. Pedoman Observasi 45 . atau panitia tingkat nasional 18. panitia kecamatan. orang tua peserta didik Observasi/Unju dan masyarakat dalam k Kerja program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. panitia kabupaten/kot a. Beradaptasi di 18. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO.2 Melaksanakan berbagai Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. Pedoman Observasi PENILAI 17. Pedoman Observasi/Unju Wawancara. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju program dalam lingkungan kerja untuk k Kerja mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. keragaman sosial budaya. panitia kecamatan. k Kerja Pedoman Observasi 18. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.3 Mengikutsertakan Wawancara. panitia kecamatan.

panitia provinsi. panitia kecamatan. Wawancara. konsep. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan pada tabel 2. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kecamatan. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. dan komunitas profesi lain secara ilmiah lainnya melalui lisan dan tulisan berbagai media dalam atau bentuk lain. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi Profesional 20. panitia kabupaten/kot a. panitia kabupaten/kot a. Berkomunikasi 19. Panitia tingkat satuan pendidikan.1 Berkomunikasi dengan dengan komunitas teman sejawat. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 19. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau Portofolio Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 46 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Menguasai materi. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 19. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Observasi. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Wawancara. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. profesi profesi sendiri dan ilmiah.

dasar mata pelajaran Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 21. panitia kecamatan. panitia provinsi. mata pelajaran yang diampu. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. panitia provinsi. Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Menguasai standar 21. Tes Tertulis.2 Memahami kompetensi Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio 47 . panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 21. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. yang diampu. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Observasi.3 Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. Wawancara. atau panitia tingkat nasional 21.1 Memahami standar kompetensi dan kompetensi mata kompetensi dasar pelajaran yang diampu. Pedoman Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.

Pedoman Observasi. Wawancara. panitia kecamatan. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kot a. 22. atau Format Penilaian Portofolio 48 . Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Wawancara. Pedoman Observasi. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio 23.1 Melakukan refleksi keprofesionalan terhadap kinerja sendiri secara secara terus menerus. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.1 Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. panitia provinsi. panitia kecamatan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Mengembangkan 23. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 22. Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional 22. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara.

Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kot a. Observasi/Unju k Kerja. panitia kabupaten/kot a. panitia provinsi. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 49 . atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 23.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. atau panitia tingkat nasional 23. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara.2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. panitia kabupaten/kot a. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia provinsi. atau Format Penilaian Portofolio 23.

Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam – Menginterpretasikan materi. Observasi/Unju k Kerja. Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara. Portofolio Naskah Tes Tertulis. struktur. Wawancara.1. SUB KOMPETENSI INDIKATOR METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. panitia kecamatan.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. Pedoman Observasi. Kompetensi Umum: 1. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. konsep. SUBKOMPETENSI PENILAI 1. atau panitia tingkat nasional 50 . Memanfaatkan 24. mengembangkan diri. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kot a. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio Kompetensi masing-masing guru mata pelajaran KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN NO. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI 24. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Wawancara.1 Memanfaatkan teknologi teknologi informasi dan informasi dan komunikasi dalam komunikasi untuk berkomunikasi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pedoman Observasi. panitia kabupaten/kot a. atau Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 24.

Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota.2. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. konsep. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 1. Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. struktur. panitia kecamatan. konsep. struktur. konsep. konsep. Format Penilaian Portofolio 51 . panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. struktur. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Format Penilaian Portofolio NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. struktur. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 1. Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen – Menginterpretasikan materi.3.

Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio 52 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha – Menginterpretasikan materi.5. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu – Menginterpretasikan materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. struktur. konsep. konsep. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. panitia provinsi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. struktur.4. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. konsep. atau panitia tingkat nasional 1. Format Penilaian Portofolio NO. Format Penilaian Portofolio 1. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. Tes Tertulis. panitia kecamatan. konsep. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. panitia kabupaten/kota. panitia kabupaten/kota. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. panitia provinsi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. struktur. Portofolio Naskah Tes Tertulis.

struktur. Format Penilaian Portofolio 53 . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. teater) dan keterampilan. apresiasi. Format Penilaian Portofolio 2. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Tes Tertulis. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio – Menganalisis materi. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. konsep.6. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia provinsi. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. tari. struktur. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. konsep. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. musik. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu – Menginterpretasikan materi. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menguasai materi. panitia kecamatan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. atau panitia tingkat nasional 1. Format Penilaian Portofolio NO. konsep. konsep. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. panitia kecamatan. struktur.

Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. struktur. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan dimensi anatomi manusia. dan Kesehatan pada SD/MI dan SMP/MTs – Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. konsep. panitia kecamatan. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. SUBKOMPETENSI PENILAI Menganalisis materi. panitia kabupaten/kota. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio 54 . Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. secara struktur dan fungsinya Tes Tertulis. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kabupaten/kota. Olahraga. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. panitia kecamatan.

Tes Tertulis. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. panitia kabupaten/kota. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Format Penilaian Portofolio 55 . Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. serta persepsi diri. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio – Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. etika dan perilaku moral. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. termasuk motivasi dan tujuan. panitia provinsi. dan budaya. kecemasan dan stress. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. termasuk dinamika sosial. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. suku. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. dan perbedaan jenis kelamin.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis.

dan strategis). Tes Tertulis. Format Penilaian Portofolio NO. Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Menjelaskan teori belajar gerak. SUBKOMPETENSI PENILAI Menjelaskan teori perkembangan gerak. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. afektif dan psikomotorik. sosiolinguistik. atau panitia tingkat nasional 56 . panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. panitia kecamatan. Kompetensi Guru Bahasa Inggris – Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio 4 Kompetensi Guru Bahasa 4. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. panitia kecamatan. wacana.1. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Panitia tingkat satuan pendidikan. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional
KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN – METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Portofolio ALAT PENILAIAN Naskah Tes Tertulis, Format Penilaian Portofolio

NO.

SUBKOMPETENSI

PENILAI

Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik, wacana, sosiolinguistik, dan strategis).

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota, panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Kompetensi Profesional Guru SD/MI dan SMP/MTs KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN 1. Bahasa Indonesia ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

SUBKOMPETENS I – Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

57

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami kedudukan, fungsi, dan ragam bahasa Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Menguasai dasardasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis)

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

58

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. MATA PELAJARAN

SUBKOMPETENS I – Memahami teori dan genre sastra Indonesia.

METODE PENILAIAN Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

PENILAI

Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan, panitia kecamatan, panitia kabupaten/kota , panitia provinsi, atau panitia tingkat nasional

Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia, secara reseptif dan produktif.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

2.

Matematika

Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika, dan logika matematika.

Tes Tertulis, Wawancara, Observasi/Unju k Kerja, atau Portofolio

Naskah Tes Tertulis, Pedoman Wawancara, Pedoman Observasi, atau Format Penilaian Portofolio

59

atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. panitia provinsi. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota . Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. panitia provinsi. dan piranti lunak komputer. Mampu menggunakan alat peraga. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio 60 . serta. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Observasi/Unju k Kerja. alat hitung. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional – Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Wawancara. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. prosedural. alat ukur. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. panitia kabupaten/kota . atau Format Penilaian Portofolio – Tes Tertulis. Pedoman Observasi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. panitia provinsi. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Pedoman Wawancara.

Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. atau Format Penilaian Portofolio 61 . panitia kabupaten/kota . Tes Tertulis. Observasi/Unju k Kerja. Observasi/Unju k Kerja. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. Wawancara. Pedoman Wawancara. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. panitia kecamatan. IPA SUBKOMPETENS I – Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. Pedoman Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. MATA PELAJARAN 3. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional – Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan seharihari. panitia kabupaten/kota . yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. Pedoman Observasi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . panitia kecamatan. panitia provinsi. panitia kecamatan.

Observasi/Unju k Kerja. nilai. Observasi/Unju k Kerja. dan konsep keilmuan IPS. atau panitia tingkat nasional – Mengembangkan materi. panitia provinsi. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. Observasi/Unju k Kerja. Wawancara. Wawancara. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota . IPS SUBKOMPETENS I – Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. atau Format Penilaian Portofolio 62 . dan keterampilan IPS. Pedoman Wawancara. panitia kabupaten/kota . struktur. panitia kabupaten/kota . atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Tes Tertulis. Pedoman Observasi. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. Wawancara. MATA PELAJARAN 4. panitia provinsi. panitia kecamatan. atau Format Penilaian Portofolio – Memahami citacita. nilai. Pedoman Wawancara. konsep. panitia kecamatan. Pedoman Observasi. panitia provinsi. Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Observasi.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Wawancara. panitia provinsi. panitia provinsi. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. sikap. PKn – Tes Tertulis. Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. panitia kecamatan. Observasi/Unju k Kerja. Pedoman Observasi. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. Pedoman Observasi. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. teknologi. Wawancara. Wawancara. panitia kabupaten/kota . dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional 5. atau Format Penilaian Portofolio – Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. Pedoman Observasi. panitia provinsi. panitia kabupaten/kota . atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. Pedoman Wawancara. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota . kehidupan agama. Tes Tertulis. seni. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. nilai. Wawancara. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. atau Format Penilaian Portofolio 63 .

panitia provinsi. panitia provinsi. Wawancara. Pedoman Observasi. atau Portofolio ALAT PENILAIA N Naskah Tes Tertulis. moral. serta penegakan hukum secara adil dan benar. nilai. Wawancara. METODE PENILAIAN Tes Tertulis. panitia kecamatan. Pedoman Wawancara. Observasi/Unju k Kerja. atau panitia tingkat nasional – Menguasai konsep. Pedoman Observasi. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. atau Format Penilaian Portofolio 64 . prinsip. atau Format Penilaian Portofolio PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. Observasi/Unju k Kerja. Tes Tertulis. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPETENS I GURU NO. pemajuan HAM. panitia kecamatan. atau Portofolio Naskah Tes Tertulis. MATA PELAJARAN SUBKOMPETENS I – Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. panitia kabupaten/kota . panitia kabupaten/kota .

atau panitia tingkat nasional – Penemuan teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan. Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. 1. ASPEK PENILAIAN Hasil Karya Kreatif dan Inovatif – JENIS KARYA METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN PENILAI Pembaruan (inovasi) Wawancara. panitia kabupaten/kota. Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. dan Pengembangan Diri NO. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kecamatan.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Karya Kreatif/Inovatif. Format Penilaian Portofolio 65 . panitia provinsi. Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. Pembimbingan Peserta Didik. panitia kabupaten/kota. dalam pembelajaran Portofolio atau bimbingan.

Format Penilaian Portofolio Panitia tingkat satuan pendidikan. fiksi/nonfiksi di Portofolio bidang pendidikan atau sastra Indonesia dan sastra daerah. panitia provinsi. JENIS KARYA PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Format Penilaian Portofolio NO. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. atau panitia tingkat nasional 66 . atau panitia tingkat nasional Penulisan buku Wawancara. atau karya kreatif/inovatif bidang olahraga Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. Portofolio Pedoman Wawancara. panitia kecamatan. panitia kabupaten/kota. – Penciptaan karya seni. Format Penilaian Portofolio 2. panitia kecamatan. Pembimbingan Peserta Didik Untuk Mencapai Prestasi – Bidang intrakurikuler Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara.

Format Penilaian Portofolio NO. atau panitia tingkat nasional Panitia tingkat satuan pendidikan. JENIS KARYA Bidang ekstrakurikuler PENILAI Panitia tingkat satuan pendidikan. panitia provinsi. Portofolio ALAT PENILAIAN Pedoman Wawancara. atau panitia tingkat nasional 3. panitia kabupaten/kota. panitia provinsi. Pengembangan – Diri Mengikuti pendidikan dan latihan fungsional/ kegiatan kolektif guru Wawancara. panitia kabupaten/kota. panitia kecamatan. Portofolio Pedoman Wawancara.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional ASPEK PENILAIAN – METODE PENILAIAN Wawancara. panitia kecamatan. Format Penilaian Portofolio 67 .

1 Komponen Dokumen  Portofolio kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai guru  Pengembangan Profesi  Karya Tulis Ilmiah/Inovasi lainnya Tes Tertulis a. pengawas dan teman sejawat.PGB .studi kasus 35 3 Presentasi dan Wawancara 35 Catatan : * tes kepribadian dapat dilakukan menggunakan psikotes atau penilaian persepsional oleh kepala sekolah. Tes Kompetensi Profesional dan Pedagogik (Metodologi)  Pedagogik  Kepribadian  Kompetensi Sosial  Profesional b. No. 68 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 2. Komponen yang dinilai dalam pemilihan guru berprestasi sebagai berikut. Tes Kepribadian* Presentasi dan Wawancara  Karya Tulis Ilmiah yang dipresentasikan  Wawancara Jenis Tes/Uji Penilaian Portofolio 30 Bobot Skor Skor x bobot 2 Tes Tertulis: .

69 . karya inovatif.  Jabarkan prestasi dalam pengembangan profesi. Bab 3: Prestasi dalam berkeluarga dan bermasyarakat  Uraikan kehidupan keluarga dan sosial yang Anda lakukan dan Anda anggap layak mendukung Anda sebagai guru berprestasi. karya seni dan lain-lain yang telah Anda buat. 3. Ukuran kertas A4 80gram. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Bab 1 : Latar Belakang  Uraikan motovasi yang mendasari keinginan untuk mengikuti seleksi guru berpretasi.  Jelaskan prestasi dalam aktivitas pembimbingan siswa. kapan yang telah dicapai selama ini (berikan uraian selengkap mungkin). Bab 2 : Prestasi yang layak menjadikan saya sebagai Guru Berprestasi  Jabarkan prestasi apa saja. 5.  Jabarkan pengalaman kerja sebagai guru sejak mulai berkarir sebagai guru sampai dengan sekarang (uraian meliputi sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman terbaik (best practices) yang telah Anda alami. dan lain-lain. 4. Kerangka Isi Makalah Evaluasi Diri Judul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian. Ukuran huruf 12. Bab 4: Harapan dan Rencana Kegiatan Masa Datang  Uraikan harapan dan rencana kegiatan Anda dalam upaya meningkat mutu pendidikan.  Tuliskan visi misi hidup dan kehidupan Anda sebagai guru. Penutup Lampiran-Lampiran Catatan: Penulisan makalah mengikuti ketentuan: 1. 6. Garis tepi: 3-3-3-2. Spasi 1. pengembangan diri. Jumlah halaman 20-30 halaman.5. buku.5cm. 2. seperti karya tulis ilmiah.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 3. Uraikan dengan jelas gunakan tabel-tabel bila dperlukan. Jenis huruf Times New Roman. dimana.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 4 PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI Disusun Oleh: (NAMA GURU) (NAMA SEKOLAH) (KABUPATEN/KOTA) (PROVINSI) 70 .

.... Alamat Sekolah : : : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) c. Beban Mengajar per Minggu : Jam/minggu *) Coret yang tidak perlu .. 3... No.. 7. 71 ... 2013 Mengetahui: Penyusun. Telp.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PORTOFOLIO GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 IDENTITAS PESERTA 1... Alamat e-mail : : : : : 10.... Provinsi f. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI*) : 11. 4........ ... 6. Nama b. 2. Kabupaten/Kota e. Nama (lengkap dengan gelar akademik) NUPTK NIP/NIK Pangkat/Golongan Jenis Kelamin Tempat.. 8..... Kecamatan d.... tgl lahir Pendidikan Terakhir Akta Mengajar Sekolah Tempat Tugas a.... Sekolah g.... 5.. 9....

Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a. Presiden RI Kepala Dinas Pendidikan Kab Kebumen Nasional Kabupaten 2009 2007 3) Bukti fisik Piagam Satyalencana Karya Satya 10 Tahun diberi kode: 10. SKOR NO.c Contoh 2: 10. TINGGI FAKULTA S JURUSAN/ PRODI TAHUN LULUS (diisi penilai) a.a. PENGHARGAA TINGKAT *) TAHUN PENGHARGAAN (diisi penilai) N 1) 2) Satyalencana Karya Satya 10 Tahun Guru Favorit Tahun 2007 Dst.b dan pada Ijazah S2 diberi kode: 1. S2 PPs Pendidikan Matematika 2006 d. isilah tabel berikut ini. S3 Foto kopi ijazah S1 diberi kode: 1. D4 S1 Universitas Negeri Yogyakarta Universitas Negeri Malang FMIPA Pendidikan Matematika 1999 c. Contoh 1: 1. PEMBERI SKOR JENIS NO. b. JENJANG PERG.a.2) 72 . Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan Bapak/Ibu pada Tabel di bawah ini.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Contoh Pemberian Kode Dokumen Portofolio.1) dan pada bukti fisik Guru Favorit Tahun 2006 diberi kode: 10.

jam) a. S2 atau S3 lebih dari satu agar dituliskan semua 2. foto copy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. Pendidikan dan Pelatihan Tuliskan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) Bapak/Ibu dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Dst. Untuk foto kopi ijazah luar negeri harus disertai foto kopi surat keterangan akreditasi yang dilegalisasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. JENJANG PERG. Dalam kasus tertentu seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari tempat asal perguruan tinggi. SKOR PENYELENGGARA (diisi penilai) NO. NAMA / JENIS DIKLAT Catatan: Lampirkan sertifikat. b... 2. d. Kualifikasi akademik Tuliskan riwayat pendidikan tinggi Bapak/Ibu pada tabel berikut.. b. WAKTU PELAKSANAA TEMPAT N (.. Jika mempunyai S1. D4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional KOMPONEN PORTOFOLIO 1. TAHU N LULUS SKOR (diisi penilai) NO. d. piagam. c. c. TINGGI FAKULTAS JURUSAN/ PRODI a. 73 . Catatan: D4 S1 S2 S3 1.. Lampirkan foto kopi ijazah yang tertulis pada tabel tersebut yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopi yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua.

... c.... s. skor: ..... LAMA MEMBERIKAN PELAYANAN NO..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 3.............d.. NAMA SEKOLAH a...... b.. NAMA SEKOLAH BIMBINGAN DAN KONSELING (mulai tahun .... (diisi penilai) Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling Tuliskan pengalaman memberikan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bapak/Ibu pada tabel berikut...... b... tahun . skor: .................. tahun.) NO. s.... c..... Pengalaman Mengajar Tuliskan pengalaman mengajar Bapak/Ibu pada tabel berikut....... Kumulatif lama mengajar: ..... tahun... tahun . Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung......d. BIDANG STUDI/ GURU KELAS LAMA MENGAJAR (mulai tahun ... (diisi penilai) 74 .. Dst........ d. d.. Kumulatif lama memberikan layanan: .) a... Catatan: Lampirkan foto kopi SK pengangkatan menjadi guru baik PNS maupun non PNS yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung..... Dst.

. Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran a...... Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling a. 1) 2) 3) 4) 5) Pendidikan/Belajar Karier Pribadi Sosial Akhlak Mulia/Budipekerti Rata-rata skor ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4.. SKOR NO MATA PELAJARAN MATERI/KOMPETEN SEMESTE TAHU SI R N (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) 5) Rata-rata skor Catatan: Lampirkan bukti lima RPP/RP/SP hasil karya sendiri yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung... Perencanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling Tuliskan lima jenis PPBK (Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling) terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan bidang pelayanan yang berbeda... Catatan: Lampirkan bukti lima PPBK yang tertulis dalam tabel yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung...... Perencanaan Pembelajaran Tuliskan lima jenis RPP/RP/SP/RPI terbaik yang pernah Bapak/Ibu buat dari semester dan materi yang berbeda.. NO JENIS PROGRAM BIDANG SEMESTE TAHUN PELAYANAN R SKOR (diisi penilai) . 75 .

laboran semesteran/tahunan. dan penyelenggara dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. laporan bulanan. Penilaian Kinerja Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian kinerja oleh atasan dan pengawas dengan menggunalan Format Penilaian (format lampir 3). daftar konseli (siswa). Komponen yang dinilai meliputi: agenda kerja guru bimbingan dan konseling. NAMA LOMBA/ NO KEJUARAAN 1) 2) 3) 76 WAKTU PELAKSANA AN TINGKA T PENYELENGGAR A SKOR (diisi penilai) . waktu pelaksanaan. 6. data kebutuhan dan permasalahan konseli. Prestasi Akademik a. Rambu-rambu format laporan pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling sebagaimana yang berlaku di wilayah/sekolah tempat bekerja.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional b. nasional. Khusus untuk Guru Bimbingan dan Konseling b. Lomba dan karya akademik Tuliskan prestasi Bapak/Ibu mengikuti lomba dan karya akademik (jika ada) yang meliputi: nama lomba/karya akademik. pelayanan tidak langsung) dan laporan hasil evaluasi program bimbingan dan konseling. Lampirkan hasil penilaian dari atasan sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Lampirkan hasil penilaian kepala sekolah dan/atau pengawas tentang kinerja pelaksanaan pembelajaran Bapak/Ibu sebagaimana dimaksud di atas dalam amplop tertutup. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Bukti fisik yang dilampirkan berupa rekaman/dokumen pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling yang diketahui oleh koordinator bimbingan dan konseling dan atasan. provinsi. internasional). tingkat (kecamatan. kabupaten/kota. aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling (pemahaman. Pelaksanaan Pembelajaran Bukti fisik yang dilampirkan berupa dokumen hasil penilaian oleh kepala sekolah dan/atau pengawas dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (instrumen lampiran 2). pelayanan langsung. 5.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 4) 5) Dst. Sertifikat Keahlian/Keterampilan Tuliskan sertifikat keahlian/keterampilan yang Bapak/Ibu peroleh baik dari lembaga/institusi dalam maupun luar negeri) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. Catatan: *)Termasuk sertifikat asesor uji kompetensi keahlian/keterampilan **)Dituliskan internasional. B. NAMA SERTIFIKAT KEAHLIAN*) WAKTU PEROLEHA N TINGKAT* *) LEMBAGA YG MENGELUARK AN SKOR (diisi penilai) NO 1) 2) 3) 4) Dst. Catatan: Lampirkan foto kopi SK/Surat Tugas dari Pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. b. Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan kegiatan yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. dan guru pemandu agar dilengkapi dengan foto kopi sertifikat/piagam TOT sesuai bidang tersebut. dan C. Tutor yang dimaksud adalah tutor Kejar Paket A. Pembimbingan teman sejawat Tuliskan pengalaman Bapak/Ibu menjadi Instruktur/Guru inti/Tutor/Pemandu/ Pamong PPL (jika pernah) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir pada tabel berikut. nasional. 77 . c. Untuk instruktur. guru inti. MATA INSTRUKTUR/GURU SKOR PELAJARAN/ NO INTI/TUTOR/PEMANDU TEMPAT (diisi penilai) / PAMONG PPL BIDANG STUDI 1) 2) 3) 4) Dst. atau regional Lampirkan foto kopi sertifikat yang tertulis di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan.

NO. kabupaten/kota. maupun internasional dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. provinsi. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional d. nasional. NAMA KEGIATAN TEMPAT SKOR LAMA (WAKTU PEMBIMBINGAN) (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dst. isilah tabel berikut. Pembimbingan siswa 1) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa sampai mendapatkan penghargaan baik tingkat kecamatan. 2) Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi pembimbing siswa (tidak mencapai juara) dalam kegiatan akademik dan/atau prestasi dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst 78 . NAMA KEJUARAAN TINGKAT TEMPAT DAN WAKTU SKOR (diisi penilai) a) b) c) d) Catatan: Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam kejuaraan siswa yang dibimbing dan SK/surat tugas dari pejabat yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. isilah tabel berikut.

atu modul secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. Dst. JUDUL TAHUN STATUS SKOR SUMBER (KETUA/ANGGOTA DANA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan naskah asli/foto kopi laporan hasil penelitian secara utuh yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. atau diktat dicetak lokal. modul. tesis. JUDUL JENIS *) PENERBIT TAHUN TERBIT SKOR (diisi penilai) Catatan: *)Jenis pada tabel di atas diisi buku. 1) 2) 3) 4) Dst. artikel (jurnal/majalah/koran). artikkel. Reviewer buku dan/atau penulis soal EBTANAS/UN 79 . dan disertasi serta tugas akhir lainnya tidak dinilai. Lampirkan naskah asli/foto kopi buku. c. Karya Pengembangan Profesi a. Penelitian Apabila Bapak/Ibu pernah melakukan penelitian tindakan kelas atau penelitian yang mendukung peningkatan pembelajaran dan atau profesional guru dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. NO. modul. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 7. Skripsi. Karya Tulis Apabila Bapak/Ibu mempunyai karya tulis yang berupa buku. tuliskan judul penelitian dan keterangan lainnya pada tabel berikut. artikel (jurnal/ majalah/koran). b. dan buku dicetak lokal dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. tuliskan judul buku dan keterangan lainnya pada tabel berikut.

misalnya: media yang dibuat atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. tuliskan jenis media/alat dan keterangan lainnya pada tabel berikut. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/surat tugas dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Apabila Bapak/Ibu pernah menjadi reviewer buku dan/atau penulis EBTANAS/UN/UASDA dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. Dst. isilah tabel berikut. 80 . JENIS MEDIA/ALAT TAHUN SUMBER DANA STATUS SKOR (KETUA/ANGGOTA (diisi penilai) ) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. SKOR NO. NAMA KEGIATAN TAHUN (diisi penilai) soal d. Dst. Media dan Alat Pembelajaran Apabila Bapak/Ibu pernah membuat media atau alat pembelajaran dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir.

kriya. c. dan karya seni lainnya) Apabila Bapak/Ibu pernah membuat karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. tari dan karya seni lainnya) dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. kriya. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional e. musik. tari. a. atau peserta sesuai sertifikat Lampirkan sertifikat. lukis. 8. musik. 81 . Keikutsertaan dalam forum ilmiah Jika Bapak/Ibu pernah mengikuti forum ilmiah dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir tuliskan judul dan keterangan lainnya pada tabel berikut. misalnya: hasil karya atau foto hasil karya yang disertai manual dan/atau deskripsi yang dilegalisasi oleh atasan langsung. piagam. Dst. sastra. b. Dst JENIS KEGIATAN TAHUN PERAN *) (Inter/Nas/Lokal) (diisi penilai) SKOR Catatan: *) Kolom peran diisi pemakalah. d. Karya teknologi (teknologi tepat guna) dan karya seni (patung. suara. lukis. sastra. NAMA KARYA TAHUN DESKRIPSI SINGKAT TENTANG KARYA YANG DIHASILKAN SKOR (diisi penilai) 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan surat keterangan dari atasan langsung disertai bukti fisik yang relevan. Apabila menjadi nara sumber/pemakalah lampirkan juga makalahnya. atau sejenisnya yang asli untuk bendel pertama dan foto kopinya yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung untuk bendel kedua. tuliskan nama dan tahun karya tersebut dalam tabel berikut. suara. TINGKAT NO.

atau internasional Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. NO.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. tuliskan nama organisasinya dan keterangan lainnya pada tabel berikut. Pengalaman menjadi pengurus organisasi di bidang kependidikan dan sosial a. Pengalaman Organisasi Apabila Bapak/Ibu memiliki pengalaman menjadi pengurus suatu organisasi kependidikan atau organisasi sosial dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. isilah tabel berikut. b. NO. 1) 2) 3) 4) Catatan: Lampirkan foto kopi surat keputusan/surat keterangan/bukti yang relevan dari pihak yang berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan. nasional. Pengalaman Mendapat Tugas Tambahan Apabila Bapak/Ibu pernah mendapat tugas tambahan antara lain sebagai kepala/wakil kepala sekolah/kepala bengkel/kepala lab/wali kelas/pembina kegiatan ekstra kurikuler dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 1) 2) 3) 4) Catatan: NAMA ORGANISASI TAHU N JABATA N SKOR TINGKAT *) (diisi penilai) Dst *) Kolom tingkat diisi: kecamatan. kabupaten/kota. JABATAN TH ---. Dst.S/D TH ---NAMA SEKOLAH SKOR (diisi penilai) 82 .

dan jika di kemudian hari ternyata pernyataan dan dokumen saya tidak benar.. ………………. isilah tabel berikut. kabupaten/kota. nasional... JENIS DAERAH KHUSUS LAMA BERTUGAS (MULAI TH . s/d TH . Catatan: *)Kolom tingkat diisi: kecamatan.000 83 .) khusus (daerah SKOR (diisi penilai) NO.. atau internasional Lampirkan foto kopi sertifikat/piagam/surat keterangan yang tertulis pada tabel di atas yang telah dilegalisasi oleh atasan. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan dan dokumen di dalam portofolio ini benarbenar hasil karya saya sendiri. Catatan: Lampirkan foto kopi SK penugasan yang telah dilegalisasi oleh atasan.. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan a.. …………. b... Penugasan Di Daerah Khusus Apabila Babak/Ibu pernah ditugaskan sebagai guru di daerah terpencil/tertinggal/ bencana/konflik/perbatasan). saya bersedia menerima sanksi dan dampak hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.. NO.. isilah tabel berikut. Penghargaan Apabila bapak/Ibu pernah menerima penghargaan di bidang pendidikan dalam kurun 5 (lima) tahun terakhir. 2013 Peserta Pemilihan Guru Berprestasi . JENIS PENGHARGAAN PEMBERI PENGHARGA AN TINGKAT *) SKOR TAHUN (diisi penilai) 1) 2) 3) Dst. LOKASI 1) 2) 3) Dst. (…………………………) Materai Rp 6.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 10.

menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan Diajukan oleh Nama NIP/NUPTK Nama Sekolah Kabupaten/Kota Provinsi : : : : : Keterangan:  sampul warna biru untuk guru SD/MI PNS  sampul warna merah untuk guru SMP/MTs PNS  sampul warna hijau untuk guru SD/MI dan SMP/MTs bukan PNS 84 .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 5 Contoh Sampul Makalah Judul Makalah Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.

Menerapkan berbagai pendekatan. 3. metode. emosional. 1. dan intelektual. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.4 3. spiritual. intelektual. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. strategi. moral.3 Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran.1 2. moral. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.3 1. sosialemosional. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis khususnya dikelas-kelas awal SD/MI (khusus SD/MI) Menjelaskan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. 85 3. 2.4 26. kultural. spiritual.5 .2 3. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.3 27.2 2. Kompetensi Pedagogik 25. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. sosial. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Menjelaskan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. dan latar belakang sosial-budaya. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.1 3. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 6 Kisi-kisi penilaian kompetensi guru (sebagai pedoman penilaian di dalam wawancara) KOMPETENSI dan SUBKOMPETENSI NO SUBKOMPETENSI 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik.1 INDIKATOR Menjelaskan karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. 1).2 1.

termasuk kreativitasnya. tulisan. dan santun. di laboratorium. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. 30. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.4 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 3. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.1 INDIKATOR Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. maupun lapangan. 4. baik untuk kegiatan di dalam kelas. 31. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. empatik. Menggunakan berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.5 4. 4.2 4. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. 7.1 86 . dan/atau bentuk lain. 4. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu.1 6.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. 6. empatik. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.6 29. secara lisan. laboratorium. 5.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. dan santun dengan peserta didik. Berkomunikasi secara efektif.6 28.

1 8.3 8.2 8. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. 87 9. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar 32. dan seterusnya. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.4 34. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 7. 10. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.5 8. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.1 . 9. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh.3 9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. empatik. 8. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.1 9. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.7 33.2 INDIKATOR Berkomunikasi secara efektif.6 8.4 8. Menerapkan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.

dan manusiawi. dan berwibawa. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. 12. Bertindak sesuai dengan norma agama. Kompetensi Kepribadian 35.2 36.2 38. 13. tanggung jawab yang tinggi.3 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru.2 INDIKATOR Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Berperilaku jujur. arif.1 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. stabil.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 10. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi 14.2 14.2 15. dan kebudayaan nasional Indonesia. Menerapkan kode etik profesi guru.1 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. rasa bangga menjadi guru.3 39. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. 10.3 37. dan berwibawa. 13. dewasa. hukum. arif. sosial. 14.1 12. dan gender. suku. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. 11. berakhlak mulia. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 15. daerah asal.1 15. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. adat-istiadat. 88 .2 12. tegas. 11. Menunjukkan etos kerja. Memahami kode etik profesi guru.3 2). Bekerja mandiri secara profesional. dan rasa percaya diri.

Kompetensi Sosial 40. 43. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. dan santun dengan sesama pendidik. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. teman sejawat.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.1 17. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. 16. 17. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. dan masyarakat.1 19. Berkomunikasi secara efektif. bertindak objektif. empatik. 18. ras. Berkomunikasi dengan teman sejawat. agama. 41. 3). profesi ilmiah. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.1 18. jenis kelamin. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Bersikap inklusif. dan status sosial ekonomi.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI 16. suku. dan status sosial-ekonomi. 19. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. orang tua.1 INDIKATOR Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. latar belakang keluarga. kondisi fisik. tenaga kependidikan. empatik. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. 17. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. latar belakang keluarga.2 89 .3 42. empatik dan efektif.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.

dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 24. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu.1 23. 22.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO SUBKOMPETENSI INDIKATOR 4). 21. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. 24. 22.3 23. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Menguasai materi. 90 . Kompetensi Profesional 44. 21.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.3 46. 45.2 23. 23.2 47. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.1 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri.4 48. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.2 21. struktur.1 Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. konsep. Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 7 Berita Acara Hasil Penilaian Guru Berprestasi *Tingkat Sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Tempat dan Tanggal Lahir : Jabatan : Menyatakan bahwa Saudara/i : Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Tempat dan Tanggal Lahir : Guru mata pelajaran : Sekolah : Alamat sekolah : Provinsi : : telah terpilih sebagai pemenang terbaik pemilihan guru berprestasi di kelompok *SD/MI/SMP/MTs pada tingkat *sekolah/Kecamatan/Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan) dan akan kami ajukan ke tingkat selanjutnya yaitu ke tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi (pilih sesuai tahapan).... .......... Sekretaris Tanda tangan 91 . Ketua Tanda tangan 2.. ..... 2013 1.............

Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP : Pangkat dan Golongan : Jabatan : mengajukan Saudara Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan Guru Bidang Studi : : : untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013. Bersama ini kami lampirkan makalah yang berjudul : Menjadi guru adalah sebuah pengabdian..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 8.... Untuk keperluan tersebut guru yang bersangkutan bersedia mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan......... .. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Sekolah Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi disesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 92 . (diisi sesuai hasil karya yang akan diajukan).. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota.. ........ Dengan hormat......

. ....... Dengan hormat.. Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dinas Pendidikan Provinsi..... .. Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing 93 ..... Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian.. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 9. Untuk keperluan di atas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut. Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berprestasi di tingkat kabupaten/kota (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013.. menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.....

. Yang bertandatangan di bawah ini Nama : NIP/NUPTK : Pangkat dan Golongan : Jabatan : akan mengajukan nama-nama guru berpresstasi di tingkat provinsi (sesuai daftar terlampir) untuk mengikuti seleksi guru berprestasi tingkat nasional tahun 2013... Contoh Surat Pengantar untuk mengikuti Seleksi Guru Berprestasi Kapada yang terhormat Dirjen Dikmen Dengan hormat.. ... Note: Surat Keputusan (SK) penetapan calon guru berprestasi di sesuaikan dengan peraturan berlaku di daerah masing-masing. 2013 Yang menyatakan Tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Prov.... . Bersama ini juga dilampirkan porto folio dari guru yang bersangkutan.. Bersama ini kami lampirkan makalah dengan tema: Menjadi guru adalah sebuah pengabdian......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 10.. Untuk keperluan diatas bersedia untuk mengikuti dan mematuhi segala kegiatan yang diperlukan sampai dengan selesainya kegiatan tersebut.... 94 ... menjadi guru berprestasi adalah kebanggaan.. (di isi sesuai hasil karya yang akan diajukan)..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LAMPIRAN 11. PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BERPRESTASI TAHUN 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH 95 .

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional INSTRUMEN PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 96 .

Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Kecamatan d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1. NIP/NIK 3. Nama b. Telp. Sekolah g. Alamat e-mail 10. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *Coret yang tidak perlu 97 . NUPTK 4. Provinsi f. Akta Mengajar 9. Kabupaten/Kota e. Sekolah Tempat Tugas a. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. Guru Kelas/Mata Pelajaran *) 11. Pendidikan Terakhir 8. tgl lahir 7. Tempat. No. Pangkat/Golongan 5. Jenis Kelamin 6.

3. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN Penguasaan materi pelajaran Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan Menyampaikan materi dengan jelas. 3. B. 2. 4. sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 6. 7. PRAPEMBELAJARAN Mempersiapkan siswa untuk belajar Melakukan kegiatan apersepsi 1 2 3 4 1 2 3 4 II A. 2. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Pendekatan/strategi pembelajaran Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakaterstik siswa 1 2 3 4 98 . 1 = tidak baik 2 = kurang baik 3 = baik 4 = sangat baik PENILAIAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR I 1. 5.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah skor pada butir-butir pelaksanaan pembelajaran dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1.

21. 19. 1 2 3 4 C. 22. 17. dan benar Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai 1 2 3 4 1 2 3 4 99 . 11.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO 8. 16. 9. Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas. baik. 10. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 E. 20. 14. INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI Melaksanakan pembelajaran secara runtut Menguasai kelas Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan SKOR 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 12. Penilaian proses dan hasil belajar Memantau kemajuan belajar selama proses Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) 1 2 3 4 1 2 3 4 F. 13. Pemanfaatan sumber belajar /media pembelajaran Menggunakan media secara efektif dan efisien Menghasilkan pesan yang menarik Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 D. 18. 15.

.....) NIP/NIK 100 ...... skor tertinggi 96 1 2 3 4 INDIKATOR/ASPEK YANG DIAMATI SKOR 24.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional NO III 23. dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar....... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (.. atau kegiatan........... PENUTUP Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan.. ........... saya bersedia mempertanggungjawabkannya....... 1 2 3 4 Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya. atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan Total Skor (jumlahkan seasuai dengan angka yang dilingkari............. Skor terrendah 24....... ..............

dll. Aspek yang dinilai Ketaatan dalam menjalankan ajaran agama (rajin menjalankan ajaran agama yang dianut. dan sebagainya) Kemampuan menerima kritik dan saran (perilaku dalam merespon kritik dan saran dari orang lain. misal mendapat kritik tidak marah dan akomodatif terhadap saran orang lain) Kemampuan berkomunikasi (dapat menyampaikan ide-idenya dengan bahasa yang baik dan dapat dipahami oleh sasaran. menulis buku.) Etos kerja (komitmen dan semangat dalam melaksanakan tugas. 1 2 3 4 5. untuk lomba olimpiade.) Tanggung jawab (sanggup menyelesaikan tugas sesuai dengan ketentuan. 1 2 3 4 4. 1 2 3 4 9.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional PENILAIAN KERJA GURU PENGAMATAN SEHARI-HARI No . 1 2 3 4 8. 1 2 3 4 3. membuat alat peraga pembelajaran. orang Kristiani rajin ke gereja. 1 2 3 4 6. 1 2 3 4 7. misal yang memiliki etos kerja tinggi. berpakaian. Keberhasilan melakukan pembimbingan siswa. misal: menjadi teladan bagi sejawat dan peserta didik dalam tutur kata. misal: dalam keseharian dapat berkomunikasi secara baik dengan sejawat) Skor 1 2 3 4 2. dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya 1 2 3 4 1 2 3 4 101 . dll. 1. membuat karya seni. 1 2 3 4 10. misal selalu berusaha menggunakan alam sekitar dan bahan-bahan yang ada di sekitarnya dalam proses pembelajaran di kelas. misal: melaksanakan pembelajaran dengan baik dan sesuai jadwal) Kejujuran (menyampaikan sesuatu apa adanya. misal mulai dan mengakhiri kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal) Keteladanan (menjadi contoh atau rujukan dalam sikap dan perilaku bagi orang lain. misalnya. bersemangat melaksanakan dan mentaati kaidah-kaidah dalam tugas) Inovasi dan kreativitas (kemampuan dan kemauan untuk mengadakan pembaharuan melalui olah pikirnya. misal: ijin tidak masuk atau tidak mengajar dengan alasan yang sebenarnya) Kedisiplinan (kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. misal: orang muslim rajin menjalankan sholat. Kemampuan bekerjasama 11.

......... dan apabila di kemudian hari ternyata pernyataan saya tidak benar......Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional No . ............... Aspek yang dinilai Skor Total (jumlahkan angka yang dilingkari)......) NIP/NIK 102 ..... .. Dengan ini saya menyatakan bahwa penilaian yang saya lakukan sesuai dengan kondisi guru berprestasi yang sebenarnya...... skor tertinggi 44  SKOR SKOR =----------------------.. saya bersedia mempertanggungjawabkannya...........X 100% SKOR TERTINGGI Skor ................... Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) (....... Skor terendah 11.........

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Lampiran 13. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA oleh Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah*) 103 .

Nama b. Akta Mengajar 9. Pendidikan Terakhir 8. Jenis Kelamin 6. Alamat e-mail 10. Alamat Sekolah : : : : : : : : Memiliki/Tidak Memiliki*) L/P *) : : c. NUPTK 4. Beban Mengajar per Minggu : : : : : : : Jam/minggu *coret yang tidak perlu 104 . tgl lahir 7. Mata Pelajaran/Guru Kelas SD/MI/SDLB*) 11. Provinsi f. Nama (lengkap dengan gelar akademik) 2. Sekolah Tempat Tugas a. Tempat. NIP/NIK 3. No. Pangkat/Golongan 5. Sekolah g. Kabupaten/Kota e. Telp. Kecamatan d.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional IDENTITAS PESERTA 1.

.. ... tenaga kependidikan.. Pedagogik 1..... sosial dan kebudayaan Nasional 9. Menguasai karakteristik peserta didik 2. .. ……………………...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional LEMBAR PENILAIAN Petunjuk Berilah penilaian kompetensi kepribadian dan sosial guru. 2. . Pengembangan potensi peserta didik 6. .. Komunikasi dengan peserta didik 7. dengan cara melingkari angka pada kolom skor (1.. . Penilaian dan evaluasi B. . tanggung jawab yang tinggi... orang tua. . mendukung mata pelajaran yang diampu 14.. Sosial 11. struktur... NO KOMPETENSI NILAI*) A. serta tidak diskriminatif 12 Komunikasi dengan sesama guru. peserta D. Profesional didik. . . dan masyarakat Penguasaan materi. . Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10.. Etos kerja. sampai . Pengembangan kurikulum 4..... konsep dan pola pikir keilmuan yang 13. bertindak obyektif. .. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5..... hukum.. Bertindak sesuai dengan norma agama. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 105 . .. rasa bangga menjadi guru C.. Bersikap inklusif. .. ………………………………. 4) sesuai dengan kriteria sebagai berikut.. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik 3. Kepribadian 8. REKAP HASIL PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN Periode penilaian . 3..

Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 1 Mengenal karakteristik peserta didik Skor Indikator 1. 2. Kepala Sekolah 106 .25%<X≤50%=2. Nilai minimum per kompetensi = 1 dan nilai maksimum 4. 4. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 *) Nilai diisi berdasarkan laporan dan evaluasi PK guru. ………………………………………………………… . Total skor untuk kompetensi 1 Skor maksimum kompetensi 1= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 1 (0%<X≤25%=1. 5. 50% < X≤ 75% = 3. 6. sehingga peserta didik tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya. dsb. minder. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik. diolok‐ olok.). Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya.

.. . ...... ...... ... . . ..... ... ..... .. . ..... ... (9) Nama Penilai : . .. . .... ... . . ... . .... . .... .. .... . ...... .. ........ .......... ....... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 107 .. .. ... ......... ...... .. . . . .... .... .... ... . ....... ... .... ..... . .... .... .... . . . . . .. ... . ...... ... . . .. ....Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 2 : Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Nama Guru : ......... . . .. . . ... ... .... .. .... .. . .

baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana... ... 75% < X≤ 100% = 4) . .. ... . . . Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk Total skor untuk kompetensi 2 memperbaiki Skor maksimum kompetensi 2 = jumlah indikator × 2 rancangan pembelajaran berikutnya. . terkait keberhasilan pembelajaran.......... kegiatan/aktivitas yang dilakukannya..... .. .... .... ......... .. . . 50% < X≤ 75% = 3.... Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain. ... 5. Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik...25%<X≤50%=2. Menguasai teori belajar dan prinsip‐prinsip pembelajaran yang mendidik Skor Indikator Tidak ada bukti Terpenuhi Seluruhnya (Tidak terpenuhi sebagian terpenuhi ) 0 1 2 1... .... . Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi. . . Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya 3...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 2 Kompetensi 3 : Pengembangan kurikulum Nama Guru : ... dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta 6. . ... berdasarkan Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan tingkat pemahaman tersebut.. .... . . .. ... .. Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 2 (0%<X≤25%=1. 4... .. ... .. . ... . .... .... .. . ..... 2. ... (9) 0 1 2 0 0 0 1 1 1 2 2 2 0 1 2 108 .. didik. .

. ... .. . .. ........ . . ... .. ... .. . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru: (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 109 ...... ..... ... ... . .. . ......... ......... ...... .. ...... ... ........ .. . ... . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Nama Penilai : ... . .. ..... . . . . ..... ..

b) tepat dan mutakhir. Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan 2. 4. Total skor untuk kompetensi 3 Skor maksimum kompetensi 3 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/8) × 100% Nilai untuk kompetensi 3 (0%<X≤25%=1. Guru memilih materi pembelajaran yang: a) sesuai dengan tujuan pembelajaran. Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai 3. 50% < X≤ 75% = 3. kompetensi Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dasar yang ditetapkan. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran.25%<X≤50%=2. dan d) dapat dilaksanakan di kelas e) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. c) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 3 Pengembangan kurikulum Skor Indikator 1. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti Terpenuhi Terpenuhi (Tidak sebagian Seluruhnya terpenuhi) 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 110 . kurikulum.

.... .. ... . .. .... .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru Tindak lanjut yang diperlukan: (19) (20) (21) (22) 111 ....... .. . .. .... . .. ..Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 4 : Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Nama Guru : ... .. .. .. . .... . ... .. .. ... .. .... . .... ........ ... . . ... ... .. .. ... .. .. ....... .. . ....... .... .. . .. .. .... . . ......... .... . . . ...... ....... ...... . .. .... ..... ... ....... .. .. . .... .. . ... .. ....... .. ........ ........ (9) Nama Penilai : ... ... .. . .. .

Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik. 5. Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran. 3. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik. bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju atau tidak setuju dengan jawaban tersebut. 2. 0 1 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 112 . sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yang benar.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Komponen 4 Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti sebagian seluruhnya (Tidak terpenuhi) 0 1 2 1. Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik. Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif. Guru mampu menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas. 6. 8. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya. bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. 4. 7.

Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. dan/atau audio‐visual (termasuk TIK) untuk meningkatkan motivasi belajarpeserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional 9. Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Total skor untuk kompetensi 4 Skor maksimum kompetensi 4 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/22) × 100% Nilai untuk kompetensi 4 (0% < X≤ 25% = 1. mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 0 1 2 0 1 2 113 . Guru menggunakan alat bantu mengajar. 50% < X≤ 75% = 3. 11. 10. 25% < X≤ 50% = 2. Sebagai contoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya.

tentang bakat. 3. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta 4.25%<X≤50%=2. perhatian Guru dapat mengidentifikasi dengan benar kepada setiap individu. didik. 6. 75% < X≤ 100% = 4) Skor Tidak ada Terpenuh Terpenuhi bukti i seluruhnya (Tidak sebagian terpenuhi) 0 1 2 0 0 1 1 2 2 0 0 1 1 2 2 0 1 2 0 1 2 114 . 50% < X≤ 75% = 3. dan kesulitan belajar masing‐masing peserta didik. Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing. potensi. Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing. Total skor untuk kompetensi 5 Skor maksimum kompetensi 5 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/14) × 100% Nilai untuk kompetensi 5 (0%<X≤25%=1. minat. Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing‐masing. Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan. 7. 2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 5 Memahami dan mengembangkan potensi Indikator 1. Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan 5.

. . .. .. . .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 6 : Komunikasi dengan peserta didik Nama Guru : ..... ... (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 115 .. ...... ... . ..... ... . .. ....... .. . . .. .... . ......... ....... ..... .. .. .. ..... ........ (9) Nama Penilai : .. ...... .. .... .. .. .. .... .. . .. .. . ....... .. .. .. . ... ... . . . ... ..... . . ... ... .. . . .... . ... ... ..... .... . .. ...... ...... . . .. ....... . ..... ... . ...... .......... .... ..

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 6 Penilaian untuk Kompetensi 6: Komunikasi dengan peserta didik Skor Indikator 1. Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antar pesertadidik. tanpa mempermalukannya. Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik. Total skor untuk kompetensi 6 Skor maksimum kompetensi 6 = jumlah indikator ×2 Persentase = (total skor/12) × 100% Nilai untuk kompetensi 6 (0%<X≤25%=1. Guru menanggapinya pertanyaan peserta didik secara tepat. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi Seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 116 . termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka. 2. 3. Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik. 6. kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut. 4. 50% < X≤ 75% = 3. dan mutakhir. tanpa menginterupsi. sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum. benar. Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik. Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap dan relevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik.25%<X≤50%=2. 5.

.. .. ..... . . .. . . . . ... . . . .... ... ....... . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan gur (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Setelah Pengamatan Tanggal (19) Dokumen dan bahan lain (20) yang diperiksa Setelah Pengamatan: Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (21) Tindak lanjut yang diperlukan: (22) 117 . ................ .... .... ... ..... .. . ..... .... . . . ..... .. . . . .... ... .. . . . . ..... .. . ... ..... (9) Nama Penilai : . ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 7 : Penilaian dan evaluasi Nama Guru : . ... . .......... .. .. . . .... ..... .. ...... . .. . . ... . . ...... ... ..... ... .... . ........... . ...... ... ...... .. ......... .. ..........

Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan. dan sebagainya. materi tambahan. Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian. Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP. 0 1 2 5. Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya. dan dapat membuktikannya melalui catatan. selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah. 0 1 2 (26) 4. 2. 50% < X≤ 75% = 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 7 Penilaian dan evaluasi Skor Indikator Tidak ada Terpenuhi Terpenuhi bukti (Tidak terpenuhi) sebagian Seluruhnya 1. tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari. Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya. rancangan pembelajaran. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 118 . jurnal pembelajaran.25%<X≤50%=2. Total skor untuk kompetensi 7 Skor maksimum kompetensi 7 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 7 (0%<X≤25%=1. 0 1 2 0 1 2 3. dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik.

. ........ .. ...... ... ... . ... . ... . . .... . . . . . (9) Nama Penilai : .. ... . .. .... ..... ... .. . . ....... ........ ...... .. . ... .. .... .... .. ........ .... .. . ........ . ....... .. ........ ....... ... . hukum... .... . ... . .. . . . ... ..... ... . ..... ... .. ..... .. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Nama Guru : .. (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 119 . . . .. .. . .... . . ... .... ... . .... . ...............Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 8 : Bertindak sesuai dengan norma agama. .

Guru mempunyai pandangan yang luas tentang keberagaman bangsa Indonesia (misalnya: budaya. 75% < X≤ 100% = 4) 1. dan gender). 4.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 8 Bertindak sesuai dengan norma agama. suku. sosial dan kebudayaan nasional Indonesia Skor Indikator Terpen Tidak ada uhi tukti(Tida Terpenuhi Seluruh terpenuhi) sebagian nya Guru menghargai dan mempromosikan prinsip‐prinsip Pancasila sebagai dasar ideologi dan etika bagi semua warga Indonesia. 5. 0 1 2 2 0 1 0 0 0 1 1 1 2 2 2 120 . Total skor untuk kompetensi 8 Skor maksimum kompetensi 8 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/10) × 100% Nilai untuk kompetensi 8 (0%<X≤25%=1. Guru mengembangkan kerjasama dan membina kebersamaan dengan teman sejawat tanpa memperhatikan perbedaan yang ada (misalnya: suku.25%<X≤50%=2. hukum. 3. Guru memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Guru saling menghormati dan menghargai teman sejawat sesuai dengan kondisi dan keberadaan masing‐ masing. 2. agama). agama. 50% < X≤ 75% = 3.

... . ... ........ ..... ..... . . (10) Sebelum Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (11) (12) (13) Tindak lanjut yang diperlukan: (14) Pemantauan Tanggal (24) Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) 121 ........... . .... .. .... . ... .... ... ... ..... . .. . . . . ... ..... ........... . ... . . (9) Nama Penilai : ... . .. .... ... ... . ... .. ....... .... .. . ... .. . . ....... ... . .... .. ..... ... . ... ... . . . ..... ... ....... .... ... . . .... ..... . . .. ........ .... .... . .. ... .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 9 : Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan Nama Guru : .. ... .. .....

dan berbuat terhadap semua peserta didik. 5. 3.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 9 kOM Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan k Indikator 1. 4.25%<X≤50%=2. dan teman sejawat. orang tua. termasuk mengundang mereka untuk mengobservasi cara mengajarnya dan memberikan masukan. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Skor Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 0 1 2 2 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 122 . Guru mampu mengelola pembelajaran yang membuktikan bahwa guru dihormati oleh peserta didik. sehingga semua peserta didik selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Guru mau membagi pengalamannya dengan teman sejawat. Total skor untuk kompetensi 9 Skor maksimum kompetensi 9 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 10) × 100% Nilai untuk kompetensi 9 (0%<X≤25%=1. Guru bertingkah laku sopan dalam berbicara. berpenampilan. Guru bersikap dewasa dalam menerima masukan dari peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Guru berperilaku baik untuk mencitrakan nama baik sekolah. 2.

. ........ .. ... ... . .... . ...... . ....... . dan rasa bangga menjadi guru Nama Guru : .... .. .. . .... . ... .. . . ... .... ....... ..... ... .... .. ...... .. .. . (10) Selama Pengamatan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan: (15) (16) (17) Tindak lanjut yang diperlukan: (18) Pemantauan Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan (23) (24) 123 .. ... .......... ...Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 10: Etos kerja. . .. . ..... . .. . . . ..... . ... ....... .. ..... .... . ....... .. . tanggung jawab yang tinggi..... .. ..... ... ... . ... (9) Nama Penilai : .. .. . . . . . .. ... .. ... ...... .. .. ... .... ....... . . . ............ ..

termasuk proses pembelajaran di kelas. Jika guru harus meninggalkan kelas. Guru memanfaatkan waktu luang selain mengajar untuk kegiatan yang produktif terkait dengan tugasnya. 2.25%<X≤50%=2. dan meminta guru piket atau guru lain untuk mengawasi kelas. guru mengaktifkan siswa dengan melakukan hal‐hal produktif terkait dengan mata pelajaran. dengan memberikan alasan dan bukti yang sah jika tidak menghadiri kegiatan yang telah direncanakan. Guru mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan tepat waktu. 6. 7. Guru meminta ijin dan memberitahu lebih awal. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memenuhi jam mengajar dan dapat melakukan semua kegiatan lain di luar jam mengajar berdasarkan ijin dan persetujuan pengelola sekolah. Total skor untuk kompetensi 10 Skor maksimum kompetensi 10 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 16) × 100% Nilai untuk kompetensi 10 (0%<X≤25%=1. Guru menyelesaikan semua tugas administratif dan non‐pembelajaran dengan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan. dan rasa bangga menjadi guru Skor Indikator 1.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinera Guru Kompetensi 10 Etos kerja. Guru memberikan kontribusi terhadap pengembangan sekolah dan mempunyai prestasi yang berdampak positif terhadap nama baik sekolah. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Terpenuhi sebagian 1 Terpenuhi seluruhnya 2 0 1 2 0 1 2 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 124 . 3. Guru merasa bangga dengan profesinya sebagai guru. 8. tanggung jawab yang tinggi. 5. 4.

Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 11 Bersikap inklusif. berasal dari daerah yang sama dengan guru). memberikan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan 2. Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) 0 Skor Terpenuh Seluruhnya i Terpenuhi sebagian 2 1 0 1 2 (23) (24) 3. positif terhadap semua diskusi formal dan informal terkait dengan pekerjaannya. tanpa memperdulikan faktor teman sejawat (bersifat inklusif). serta berkontribusi personal. Total skor untuk kompetensi 11 Skor maksimum kompetensi 11= jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 11 (0%<X≤25%=1. 50% < X≤ 75% = 3. Guru memperlakukan semua peserta didik secara adil. masing Guru menjaga hubungan baik dan peduli dengan ‐masing. serta tidak diskriminatif Indikator 1. 75% < X≤ 100% = 4) 0 1 2 125 . kaya. Guru sering berinteraksi dengan peserta didik dan tidak membatasi perhatiannya hanya pada kelompok tertentu (misalnya: peserta didik yang pandai. bertindak objektif.25%<X≤50%=2.

.. . . ... (10) Tanggal Dokumen dan bahan lain yang diperiksa Catatan dan Tanggapan Penilai terhadap dokumen dan/atau keterangan guru (catat kegiatan yang dilakukan) (23) (24) Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.... .... . .. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Seluruhnya terpenuhi 2 0 1 0 1 2 0 1 2 (27) (28) (29) (30) 6 126 . Guru memperhatikan sekolah sebagai bagian dari masyarakat.... orang tua peserta didik........... . . Guru ikut berperan aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah dan masyarakat dan dapat memberikan bukti keikutsertaannya. . . . Total skor untuk kompetensi 12 Skor maksimum kompetensi 12 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 12 (0%<X≤25%=1... .... . .. ..... . ..... . .. .... .. .. .... .. . . (9) Nama Penilai : ........ . dan masyarakat Skor Indikator 1.. . ..... ........ orang tua peserta didik... . ... serta berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat.. .. ........ .. 50% < X≤ 75% = 3.. . . ...25%<X≤50%=2................. tenaga pendidikan.. .. .. . . ... dan masyarakat Nama Guru : .Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Kompetensi 12: Komunikasi dengan sesama guru.. 3.. dan dapat menunjukkan buktinya.... . .. kesulitan..... .. . .. berkomunikasi dengan masyarakat sekitar.. ..... . . ... . .. tenaga pendidikan.. ... . teman sejawat.. ... . .. . ... ..... ..... . ... .. dan potensi peserta didik kepada orang tuanya... .. 2. . .. ..... .. .. baik dalam pertemuan formal maupun tidak formal antara guru dan orang tua. . . ...... .. .. ... . . Guru menyampaikan informasi tentang kemajuan....

25%<X≤50%=2. dan memperkirakan alokasi waktu yang diperlukan. melakukan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. untuk mengidentifikasi materi 0 1 2 pembelajaran yang dianggap sulit. Guru menyusun materi. 2. 75% < X≤ 100% = 4) 127 . Guru melakukan pemetaan standar kompetensi ) dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran yang diampunya. perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berisi informasi 0 1 2 yang tepat. 3. mutakhir.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Penilaian untuk Kompetensi 13: Penguasaan materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu Skor Tidak Terpenuh Indikator Terpenuhi bukti ada sebagian i seluruhnya (Tidak terpenuhi 1. dan yang membantu peserta didik untuk memahami konsep materi pembelajaran. 50% < X≤ 75% = 3. Total skor untuk kompetensi 13 Skor maksimum kompetensi 13 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 6) × 100% Nilai untuk kompetensi 13 (0%<X≤25%=1. Guru menyertakan informasi yang tepat dan 0 1 2 mutakhir di dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

penilaian pembelajaran dan tindak lanjutnya. lengkap. catatan masukan dari kolega atau hasil penilaian proses pembelajaran sebagai bukti yang menggambarkan kinerjanya. dan didukung dengan contoh pengalaman diri sendiri. konferensi). Guru dapat mengaplikasikan pengalaman PKB dalam perencanaan. 6. 75% < X≤ 100% = 4) Tidak ada bukti (Tidak terpenuhi) Terpenuhi sebagian Terpenuhi seluruhnya 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 1 2 0 0 1 1 2 2 128 . pelaksanaan.25%<X≤50%=2.Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi Tingkat Nasional Penilaian Kinerja Guru Kompetensi 14 : Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif Skor Indikator 1. 50% < X≤ 75% = 3. 5. Total skor untuk kompetensi 14 Skor maksimum kompetensi 14 = jumlah indikator × 2 Persentase = (total skor/ 12) × 100% Nilai untuk kompetensi 14 (0%<X≤25%=1. 2. Guru melakukan evaluasi diri secara spesifik. mengikuti kegiatan ilmiah (misalnya seminar. dan aktif dalam melaksanakan PKB. Guru dapat memanfaatkan TIK dalam berkomunikasi dan pelaksanaan PKB. Guru memiliki jurnal pembelajaran. 3. 4. Guru memanfaatkan bukti gambaran kinerjanya untuk mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran selanjutnya dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru melakukan penelitian. mengembangkan karya inovasi.

 Tindak lanjut yang akan atau telah dilaksanakan berkaitan dengan pengembangan diri berdasarkan hasil dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Sistematika Pelaporan Pengembangan Diri JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI A. Bagian Pendahuluan  Latar Belakang mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan  Keterangan waktu pelaksanaan. Bagian Isi  Uraian rinci dari tujuan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)  Pernyataan isi materi yang disajikan dalam kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan serta uraian kesesuaian dengan peningkatan keprofesiannya. Penutup Lampiran-lampiran :  Fotocopy sertifikat/surat keterangan  Surat penugasan  Dan lain-lain. lama penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan  Penyelenggaraan pengembangan keprofesian berkelanjutan B.  Dampak terhadap pengalaman pengembangan keprofesian berkelanjutan terhadap diri sendiri dalam peningkatan mutu pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riwayatnya. 129 .Lampiran 14. C. penyelenggaraan kegiatan  Tujuan mengikuti pengembangan keprofesian berkelanjutan.

penelitian tindakan. observasi partisipatoris dan lain-lain. Penyesuaian dapat dibuat menurut jenis-jenis penelitian misalnya : penelitian pengembangan. Tujuan BAB II LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA BAB III METODOLOGI PENELITIAN (BILA MELAKUKAN PENELITIAN) BAB IV PEMBAHASAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Lampiran-Lampiran Catatan : Sistematika tersebut merupakan alternatif yang dapat digunakan. Rumusan Masalah C.Lampiran 15 Sistematika Penulisan Karya Tulis Ilmiah JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. 130 . Latar Belakang dan Identifikasi Masalah B.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->