BAB III PERHITUNGAN DAN DESAIN

3.1 Perancangan Reaktor Fixed Bed

Pembuatan reaktor gasifikasi menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh. Bagian dalam reaktor gasifikasi terbuat dari pipa besi (tebal 5 mm) yang dilapisi bata tahan api setebal 5 cm. Sedangkan selubung luar terbuat dari lembaran plat besi (tebal 5 mm) yang digulung. Reaktor gasifikasi dirancang dengan tenggorokan. Untuk menahan biomassa agar tidak jatuh, dibagian bawah reaktor dilengkapi dilengkapi dengan angsang (grate) berlubang. Wadah berisi air yang ditempatkan pada bagian reaktor yang berfungsi sebagai water seal sekaligus untuk penampungan abu dan arang sisa. Reakror gasifikasi dirancang berdasarkan perhitungan berikut : a) Kebutuhan energi : jumlah energi yang akuivalen dengan produksi listrik 20 kWh. Qn = 20 kWh = 20 3,6 MJ = 72 MJ

b) Jumlah energi yang harus tersedia oleh sekam padi dengan nilai kalor (CV) 12,5 MJ / kg (Belonio, 2005). Kebutuhan sekam padi (Fuel Consumtion Rate (FCR)) untuk mensuplai kebutuhan energi dihitung dengan persamaan (1) berikut (Panwar, 2008) : FCR = (1)

Jika efisiensi proses gasifikasi (ηg) dianggap sebesar 17% (Belonio, 2005), maka diperoleh:

FCR =

=

= 33,88 kg

c) Diameter reaktor: Diameter reaktor gasifikasi (D) dihitung dengan persamaan (2) berikut (Panwar, 2008):

d) Tinggi reaktor: Tinggi reaktor gasifikasi (H) dihitung (3) berikut (Panwar. 2008): H= (3) dengan persamaan Densitas curah (ρB) sekam padi hasil percobaan diperoleh sebesar 122 kg/m3 (Tabel 1). maka diperoleh: H= = = 1.453 m Diameter reaktor gasifikasi diambil 14 cm. Jika waktu operasi gasifikasi (t) diatur selama 40 menit.D=* + (2) Nilai Specific Gasification Rate (SGR) untuk sekam padi menurut Belonio (2005) adalah 110 – 210 kg/m2.jam.2 Elevator Fungsi : alat pengangkut umpan sekam padi menuju reaktor Bahan kontruksi : Carbon steel Bentuk : spaced – bucket centrifugal – Discharge Elevator Jumlah : 1 unit .147 m 3. maka diperoleh: D=* += * + = 0.

fk Kapasitas = 12 % (Tabel 28-8.63 ΔZ Dimana: P m = daya (kW) = laju alir massa (kg/s) ∆Z = tinggi elevator (m) m = 43824 kg/jam = 12.7 atm (14. 1999) = 1.Jarak bucket .07 m 0.Temperatur (T) : 30 0C .Gambar 3.457 m = 298 ft/mnt = 90.699 psi) Laju bahan yang diangkut = 36520 kg/jam Faktor kelonggaran.75 m = (14 × 7 × 4¼) ft = 18 in = 0.Kecepatan putaran .12 × 36520 kg/jam = 43824 kg/jam (Tabel 21-8.Kecepatan bucket . Spesifikasi : .Ukuran bucket .514 m/s = 43 rpm = 7 in = 0.Lebar belt = 15 ft = 4.78 cm Perhitungan daya yang dibutuhkan (P): P = 0.8304 m/mnt = 1.4 Spaced-Bucket Centrifugal-Discharge Elevator Kondisi operasi : .1778 m =17.Tekanan (P) : 1.173 kg/s . Perry. Perry.Tinggi elevator . 1999) Untuk bucket elevator kapasitas <52 ton/jam.

07 × (12.749 = 5.84615 m3/jam = 10726.15 K) P = 1.5 Landfill umpan sekam padi Kondisi penyimpanan Temperatur Tekanan operasi : : T = 30°C (303.15 m3 .434 kW × = 7.287 hp Digunakan daya motor standar 8 hp 3.7 atm (101.722 lb/jam ρw = 1300 kg/m3 Q = 63.173)0.∆Z = 15.749 m Maka : P = 0.1 P×L×T = 10726.582 ft = 4.63 × 4.3 Landfill Umpan Sekam Padi (T-101) Fungsi Bahan konstruksi Bentuk Jumlah : : : : Tempat penampungan sementara umpan CKS Dinding bata beton dengan atap seng dan tiang beton Persegi panjang 1 unit Gambar 3.325 kPa) t = 7 hari F = 80512.15 m3/minggu Kebutuhan perancangan : Laju alir massa Densitas CKS Laju alir Volume CKS : : : Dirancang landfill dengan perbandingan Panjang : Lebar : Tinggi = 1 : 1 : 0.

722 lb/jam (untuk kapasitas 1 bin) ρw = 81.15 K) P = 1 atm (101. Menghitung sudut luar kerucut dasar bin (Ө) .Volume landfill dinaikkan sebesar 10%. panjang landfill = √( ) Lebar landfill = 24. maka: V = 11798.156 lb/ft3 Kebutuhan perancangan : Laju alir massa Densitas CKS : : 1.77 m3 Asumsi: Desain tinggi beton adalah = 2 m Sehingga.6 Kondisi penyimpanan Temperatur Tekanan operasi : : T = 30°C (303.325 kPa) t = 1 hari F = 80512.28865 m 3.28865 m = 24.4 Bin Umpan Sekam Padi (T-102) Fungsi Bahan konstruks Bentuk Jumlah : : : : Tempat penyimpanan umpan CKS Carbon steel Ellipsoidal Head Bin 1 unit Gambar 3.

537 ft³ Maka.5839 ft = 4.516 ft = 1.19463 ft = 1.376 m Hh = 2×R×d = 2. R ditrial sampai diperoleh volume bin (V) ~ volume CKS yang disimpan (Vw) Setelah beberapa trial. H Hss H= 3×R = tinggi total bin = 15.74997 m = H – Hc – Hh = 8. Menghitung Volume Bin (Vbin) Vbin Vh = Vh + Vss + Vc = a × (2R)3 = 146.25) a.582 m (Untuk ellipsoidal head.131) .789 ft3 Vss = π × R2 × Hss = 717.792 m Dipilih. diperoleh : R Hc = 5. d = 0.471 ft = 2.58332 m = R × tan Ө = 4. Trial jari-jari dalam bin ( R ) dan menghitung dimensi lainnya. (untuk ellipsoidal head.597 ft = 0.745 ft3 Vc = = 127. a = 0.Ө Өr = Өr + 5o = angle of repose (slide angle) = 36o (Sumber : Tabel Slide Angle untuk beberapa material) Maka sudut luar kerucut dasar bin: Ө = 41o 2.

108 m³ /jam = 0.071 ft³ Vw Terlihat bahwa Vbin 3.3gr/cm3 Direncanakan dalam 1 proses cukup ditempuh 1/6 jam kerja (10 menit) Q = = 73040 / 1300 = 56. Menghitung Volume Sekam Padi Vw = = 992.071 ft³ b.5 Sekam Padi Screw Conveyor (C-102) Fungsi Bahan konstruksi Bentuk Jumlah : : : : Mengalirkan umpan CKS ke Gasifier (R-201) Carbon steel Horizontal scew conveyor 1 unit Gambar 3. Menghitung diameter outlet partikel (Dd) Dd = 0.7 Sekam Padi Screw Conveyor Temperatur Tekanan operasi Jarak angkut Laju alir bahan Densitas bahan T = 30°C (303.Vbin = 922.3 kg/L = 1300 kg/m3 = 1.75 × R = 3.1846 = 337.253 kPa) L = 10 m F = 36520 kg/jam (per unit conveyor) = 10.187 m 3.896 ft = 1.144 kg/s ρ = 1.15 K) P = 1.0078 m³/s .7 atm (172.

2754 hp Dalam hal ini.9% olivine dan char yang berasal dari gasifier (R-201) Bahan konstruksi Bentuk : : Carbon steel Lapple Conventional Cyclone with 4 inch insulation (Vesuvius Cercast 3300 castable refractory) Jumlah : 2 unit . Daya conveyor : P = 0.82 × 10 = 4.82L (Peters.Kemampuan daya laju Volumetrik screw converyer 0.07 F0. et al.679562 kW = 6.07 × (10. 2004) dimana : P = Daya conveyor (kW) F = Laju alir massa (kg/s) L = Jarak angkut (m) P = 0.. digunakan daya motor standar 7 hp/unit 3.6 Cyclone (S-201) Fungsi : Memisahkan mayoritas 99.144)0.057 m2/s.0078 m3/s dengan kecepatan 0.

505 kg/jam = 520.846251 kg/m3 = 1524.192 kg/jam = 17169.Gambar 3. Menghitung laju alir volumetric per detik aliran masuk Cyclone S-201 (Q) Q = 153275.6 kg/m3 = 1601.313 kg/jam = 986040 kg/jam = 1041987.680 m3/jam .416381 kg/m3 = 0.6 Lapple Conventional Cyclone with 4 inch insulation Data desain :            Aliran massa gas (mg) Aliran massa char dalam gas (mchar) Aliran massa olivine dalam gas (molivine) Aliran massa total Densitas partikel char Densitas partikel olivine Densitas campuran partikel (ρp) Densitas campuran gas (ρg) Diameter partikel char Diameter partikel olivine Viskositas gas (μg) = 38778.035925488 kg/m jam Langkah-langkah perhitungan: 1.254087297 kg/m3 = 200 μm = 200 μm = 0.

375 × D = 0.5 × D = 0.Mendinginkan aliran gas sampai temperaturnya 60 oC .= 42.7 Scrubber Fungsi : .614 m 3. c. Menghitung pemecah vorteks (S) S = 0. Menghitung diameter outlet partikel (Dd) Dd = 0.9 %.32772 μm.576 m3/s 2.32772 μ m. Menentukan dimensi cyclone dengan trial & error sehingga didapatkan efisiensinya 99. Cyclone yang digunakan adalah standar Lapple. dpc = 6. b. Menghitung diameter outlet gas (De) 4. Diketahui dari perhitungan diatas : a. 3.Membersihkan partikel pengotor (char dan olivine) dari aliran gas Bahan konstruksi Bentuk Jumlah : Carbon steel : Baffle Tower type Impingement tray scrubber : 1 unit .818718348 m 5. Dimensi cyclone yang di trial adalah lebar inlet cyclone (W) kemudian disubstitusikan ke rumus dibawah ini sehingga nilai dpc nya 6.

743 lb/jam = 0.934 kg/jam = 43699.545 Btu/lb-F H2O terkondensasikan = 19821. Menghitung beban kondensasi H2O (Qc) Qc = H2O terkondensasikan × λH2O 1.831 lb/jam Langkah-langkah perhitungan Scrubber (M-301): 1.945 lb/jam = 16589.398 kg/m³ = 0.378 Btu/jam Cpgas = 2.021atm .Gambar LC.889 oC = 60 oC = 43.485 kg/m³ = 993.18 Quench Chamber type Impingement tray scrubber Kondisi Operasi: Tgas input Tgas output Tliq input Tliq output Pinput mg mliq output g = 148.140 kg/jam = 171424. 148.016 lb/ft³ = 78920028.33 oC = 60 oC = 1.137 kg/jam = 36572.994 oF = 140 oF = 77757.030 lb/ft³ = 62.021 atm = 300 oF = 140 oF = 109.889oC .786 kJ/jam = 74801460.281 kJ/kg-C = 0.

Menghitung laju alir volum gas per detik (Gv). Menghitung luas penampang kolom (At). vc-max. jendela (Aw).809 ft2 Luas jendela (Aw) Aw = Aw = 59.904 ft2 Luas tirai (Ac) Ac = Sb × D = 2. didapat Sb = 29.351 = 30.83 kJ/kg Qc = 54982673.446 ft = 0. vw-deasin.021atm.25πD2 = 119.773 Btu/jam 2.765 m Dipilih 50 % cut segmental baffles Jarak antar baffle (Sb) di-trial sampai vc-desain mendekati vc-max Setelah di-trial.889oC = 2773.λH2O1.213 ft2 4.605 Btu/jam Diameter kolom (D) di-trial sampai vw-desain mendekati vw-max Setelah di-trial.351 ft = 3.354 in = 2.884 kJ/jam = 52113314.746 m 3. dan tirai (Ac) Luas penampang kolom (At) At At = 0.446 × 12. vw-max. didapat D = 12. vc– = Aw = . Menghitung beban pendingin sensible gas (Qg) Qg = Qt – Qc = 22688145. 148.

G = kecepatan alir massa gas G= = 1430.5 Vw max = 1.58 = 26.82 lb/jam.ft2 Ua = 255.ft2 L = kecepatan alir massa liquid L= Maka : =305.desain Gv = = 1571.210 Btu/jam ft2 F 6.4 Dimana : C = konstanta yang tergantung dengan jarak antar baffle Untuk jarak antar baffle 33 inch.232 ft/s Vw desain = = 26.421 ft3/s Vw max = 0. C = 0.012 ft/s 0.15 = 52.5 5.16. Menghitung overall volumetric heat transfer coefficient (Ua) Ua = C × G0.7 × L0.012 ft/s Vw desain = = 52.232 ft/s 0.529 lb/jam. Menghitung Ua yang dikoreksi (Ua corr) .

ft2.411 Btu/jam. Menghitung dimensi kolom # Volum zona kontak gas dengan liquid (Vt) tM = – ( – – ) – – Tgas input – Tliq output Tgas output – Tliq input tM = = 1144.659 ft3 = 160 oF = 30.F 7.278 m3/min ts ts maka : = waktu tinggal liquid di dasar scrubber (min) = 7 min .554 ft = 2.912 m # Jumlah baffle (Nb) Nb = = 4 baffle # Tinggi level liquid di dasar scrubber (ZL) ZL = VL × ts × (4/πD2) Dimana : VL = aliran volumetric liquid = (mliq output / ρl) × (m3/min) VL (1/60) = 0.Ua orr = = 841.006 oF # Tinggi zona kontak gas dengan liquid (Zt) Zt = = 9.

9 m # Jarak antara liquid inlet dengan baffle pertama di puncak scrubber (ZIB) ditentukan ZIB = 0.9 m # Tinggi total scrubber (ZT) ZT = Zt + ZL + ZLG + ZGB + ZIB = 6.186 2 Nb = 0.ZL = 0.222 oC = 1. P1 = b.5 m # Jarak antara gas inlet dengan baffle pertama di dasar scrubber (ZGB) ditentukan ZGB = 0.175 m # Jarak antara level liquid dengan gas inlet (ZLG) ditentukan ZLG = 1.372 K .013 bar = 305. T1 = 1 atm 32.018 psia 3.387 m 8. Menghitung pressure drop (Dp) gas Dp = 0.8 Blower Fungsi Bahan konstruksi Bentuk Jumlah Kondisi Operasi: : : : : memompa udara menuju pembakar reaktor Carbon steel Fan Centrifugal 2 unit a.498 inch H2O = 0.

770 281 xiPc (bar) 26.497 atm = 1.233 Tc (K) 126.550 BMi 28. Menghitung kompresibilitas rata-rata .668 37.481 (Pccamp ) Pc (bar) 33.047 6.386 5587.940 50.094 kg/jam Prl = ∑ 3. Menghitung sifat-sifat campuran gas masuk K-201 Komponen N2 O2 Total xi 0.720 28.813 10.848 Komponen N2 O2 Total Komponen N2 O2 Total xi 0.800 84.343 mol Langkah-langkah perhitungan untuk Blower (K-201): 1.190 154.227 (Cpcamp ) xiTc (K) 99.17344769 29.180 29.000 ni (kmol) 4414.550 kmol = 5587550.010 32.192 (Tccamp ) Kcampuran = ∑ = ∑ = 1.165 1173.690 32.398 2.790 0.502 132. 289. Marcel Dekker).128 6.517 bar 5587. Memilih blower Dari tabel 7 (hal.603 xiCpi 23. N = 1. Blower ini tersedia sampai 8 stage.848 = 161189.c. 4. Menghitung laju alir volume aliran masuk K-201 (Q1) laju alir massa (m) = 5587.000 xi * BMi 22.740 Cpi (kJ/kmol K) 29.210 1. P2 = d. 3300 rev/min pada 36 kN m/kg head per stage.550 × 28.430 58.767 0. efisiensi politropik 78 %. blower yang sesuai adalah frame 88M.

3.9 .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.