Anda di halaman 1dari 26

UJI HIPOTESIS

By - Ike Anggraeni G-FKM Unmul

Pengertian
Hupo Sementara / lemah kebenarannya Thesis Pernyataan/teori Hipotesis Pernyataan sementara yang perlu diuji kebenarannya.

By - Ike Anggraeni G

2 Jenis Hipotesis
Hipotesis Nol (Ho)
Hipotesis yg menyatakan tidak ada perbedaan sesuatu kejadian antara kedua kelompok. Hipotesis yang menyatakan tidak ada hubungan antara variabel satu dengan variabel yg lain. Contoh :
Tidak ada perbedaan antara BB bayi yg dilahirkan dari ibu yang merokok dengan bayi yg dilahirkan dari ibu yg tidak merokok. Tidak ada hubungan merokok dengan BB bayi. By - Ike Anggraeni G

Hipotesis Alternatif (Ha)


Hipotesis yg menyatakan ada perbedaan antara kedua kelompok. Hipotesis yang menyatakan ada hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain. Contoh
Ada perbedaan BB bayi antara mereka yang dilahirkan dari ibu yg merokok dengan bayi yang dilahirkan dari ibu yg tidak merokok. Ada hubungan antara merokok dengan BB bayi.
By - Ike Anggraeni G

Arah/Bentuk Uji Hipotesis


One Tail
Bila hipotesis alternatifnya (Ha) menyatakan ada perbedaan dan ada pernyataan yg mengatakan hal yg satu lebih tinggi/rendah dari hal yg lain. Contoh :
BB bayi dari ibu yg selama hamil merokok lebih kecil dibandingkan BB bayi ibu selama hamil yg tidak merokok
By - Ike Anggraeni G

Two Tail
Bila hipotesis alternatif (Ha) yang ada hanya menyatakan perbedaan tanpa melihat hal yg satu lebih tinggi/rendah dari yg lain. Contoh :
BB bayi dari ibu yg selama hamil merokok berbeda dengan BB bayi dari ibu yg selama hamil tidak merokok.
By - Ike Anggraeni G

Contoh Penulisan Hipotesis


Ho :
Tidak ada perbedaan mean tekanan darah antara lakilaki dan perempuan. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tekanan darah.


A=

Ha :


A=

Ada perbedaan mean tekanan darah antara laki-laki dan perempuan. Ada hubungan antara jenis kelamin dengan tekanan darah.

By - Ike Anggraeni G

Kesalahan Pengambilan Keputusan


Kesalahan Tipe I ( )
Kesalahan menolak Ho padahal sesungguhnya Ho benar. Artinya menyimpulkan adanya perbedaan padahal sesungguhnya tidak ada perbedaan. Peluang kesalahan tipe I ini sering disebut tingkat signifikansi (significance level). Sebaliknya peluang untuk tidak membuat kesalahan tipe I adalah sebesar 1- , yang disebut dengan tingkat kepercayaan/kemaknaan (confidence level)
By - Ike Anggraeni G

Kesalahan Tipe II ( )
Kesalahan menerima Ho padahal sesungguhnya Ho salah. Artinya menyimpulkan tidak adanya perbedaan padahal sesungguhnya ada perbedaan. Peluang untuk membuat kesalahan tipe II ini adalah sebesar Peluang untuk tidak membuat kesalahan tipe kedua adalah sebesar 1 - , dikenal sebagai tingkat kekuatan uji (Power of the test)

By - Ike Anggraeni G

Populasi
Keputusan Ho Benar Ho Salah

Tidak Menolak Ho

Benar ( 1 -

Kesalahan Tipe II ( )

Menolak Ho

Kesalahan Tipe I (

Benar ( 1 - )

By - Ike Anggraeni G

Power Of the Test


Peluang untuk menolak Ho ketika Ho memang salah, Merupakan kemampuan untuk mendeteksi adanya perbedaan yg bermakna antara kelompok-kelompok yg diteliti ketika perbedaan itu memang ada.

By - Ike Anggraeni G

Menentukan Tingkat Kemaknaan


Merupakan batas toleransi peluang salah dalam menolak hipotesis nol. Batas maksimal kita salah menyatakan adanya perbedaan. Penentuan nilai yang sering digunakan adalah 10%, 5% dan 1%. Untuk bidang kesehatan masyarakat biasanya digunakan nilai 5%.

By - Ike Anggraeni G

Pemilihan Jenis Uji


Uji Statistik Parametrik
Distribusi data di populasi normal Jenis variabel : numerik/kuantitatif

Uji Statistik Non Parametrik


Distribusi data di populasi tidak normal/tidak diketahui. Jenis variabel : katagorik/kualitatif Jumlah data kecil (<30)

By - Ike Anggraeni G

Prosedur Uji Hipotesis


A. Menetapkan Hipotesis a. Hipotesis Nol (Ho) b. Hipotesis Alternatif (Ha) Dari penetapan hipotesis akan diketahui apakag uji statistik akan menggunakan satu arah (one tail) atau dua arah (two tail)
By - Ike Anggraeni G

B. Penentuan Uji Statistik Yang Sesuai


Jenis Uji sangat tergantung dari : a. Jenis variabel yang akan diteliti b. Jenis data apakah dependen / independen c. Jenis distribusi data&populasi, apakah normal/tidak

By - Ike Anggraeni G

C. Menentukan batas/tingkat kemaknaan Untuk bidang kesehatan masyarakat biasanya digunakan nilai

5%.

D. Penghitungan Uji Statistik Menghitung data sampel ke dalam uji hipotesis yang sesuai. Ex : Jika ingin menguji perbedaan 2 mean antara 2 kelompok, maka data hasil pengukuran dimasukkan ke rumus uji t. Dari hasil penghitungan tsb kemudian dibandingkan dengan nilai populasi u mengetahui apakah hipotesis ditolak atau gagal ditolak.

By - Ike Anggraeni G

E. Keputusan Uji Statistik


1. Pendekatan Klasik Menggunakan tabel z (tabel kurva normal). Besarnya nilai tabel sangat tergantung dari nilai alfa juga tergantung dari apakah one tail/two tail. nilai p two tail = 2 x nilai p one tail

By - Ike Anggraeni G

2. Pendekatan Probabilistik
Menggunakan program Epi Info, SPSS, SAS. Setiap melakukan uji statistik melalui program komputer maka ditampilkan nilai P (p value). Jika p < , maka keputusannya adalah Ho
ditolak Jika p > ditolak , maka keputusannya adalah Ho gagal

By - Ike Anggraeni G

Pengertian Nilai p
Nilai merupakan nilai yang menunjukkan besarnya peluang salah menolak Ho dari data penelitian.

By - Ike Anggraeni G

Jenis-Jenis Uji Hipotesis

By - Ike Anggraeni G

Menguji Beda Mean 1 Sampel


Mengetahui perbedaan mean populasi dengan mean data sampel penelitian. Jika nilai diketahui

Bila nilai tidak diketahui

x Z / n

x t Sd / n
df= n - 1
By - Ike Anggraeni G

Contoh
Diketahui bahwa kadar kolesterol orang dewasa normal adalah 200 gr/100ml dengan standar deviasi sebesar 56 gr. Seorang peneliti telah melakukan pengukuran kadar kolesterol sekelompok penderita hipertensi yang jumlahnya sebanyak 49 orang. Didapatkan rata-rata kadar kolesterol mereka 220gr/100ml. Peneliti ini ingin menguji apakah kadar kolesterol penderita hipertensi berbeda dengan kadar kolesterol orang dewasa normal.
By - Ike Anggraeni G

Kalau peneliti tidak mengetahui besarnya standar deviasi populasi serta hanya mengambil populasi sebanyak 25 sampel penderita hipertensi. Standar deviasi sampel didapatkan sebesar 63 mg. Peneliti ini ingin menguji apakah kadar kolesterol penderita hipertensi berbeda dengan kadar kolesterol orang dewasa normal.

By - Ike Anggraeni G

Menguji Beda Proporsi


Tujuan adalah untuk mengetahui/menguji perbedaan proporsi populasi dengan proporsi data sampel penelitian Hipotesis Ho : p = P Ho : p = P Ha : p P Ho : p>P atau p<P two tail one tail

By - Ike Anggraeni G

pP ( P.Q ) / n

p = proporsi data sampel penelitian P = proporsi data populasi Q=1-P

By - Ike Anggraeni G

Contoh
Dari laporan Dinas Kesehatan Kab.X tahun lalu menyebutkan bahwa 40% persalinan dilakukan oleh dukun. Kepala dinas ingin membuktikan apakah sekarang persalinan masih tetap seperti tahun lalu atau sudah berubah. Untuk pengujian ini diambel sampel random sebanyak 250 persalinan dan dilakukan wawancara pada ibu baru setahun terakhir melakukan persalinan, dan ternyata terdapat 41% yang mengaku bersalin melalui dukun. Ujilah apakah ada perbedaan proporsi persalinan antara Laporan DKK dengan sampel penelitian, dengan alpha 5%.
By - Ike Anggraeni G