Anda di halaman 1dari 11

PANAS ATAU TERABA DINGIN

Nama Kelompok :
1.Siska Susiana 2.Siti Fatlin 3.Tiara Suryanti Safitri 4.Tri Aprillia T (25011140) (250011141) (250011142) (250011143)

HIPOTERMI
Hipotermi adalah suhu inti tubuh dibawah 36 derajat celcius (Rutter : 1999) Mekanisme terjadinya Hipotermia: Hipotermia pada bayi baru lahir timbul karena penurunan suhu tubuh yang dapat terjadi melalui: 1. Radiasi : Yaitu panas tubuh bayi memancar kelingkungan sekitar bayi yang lebih dingin, misal : BBL diletakkan ditempat yang dingin. Evaporasi : Yaitu cairan/air ketuban yang membasahi kulit bayi menguap, misal : BBL tidak langsung dikeringkan dari air ketuban. Konduksi : Yaitu pindahnya panas tubuh bayi karena kulit bayi langsung kontak dengan permukaan yang lebih dingin, misal : popok/celana basah tidak langsung diganti. Konveksi : Yaitu hilangnya panas tubuh bayi karena aliran udara sekeliling bayi, misal : BBL diletakkan dekat pintu/jendela terbuka.

2.
3.

4.

Penyebab : Perawatan yang kurang tepat setelah bayi lahir Bayi dipisahkan dari ibunya segera setelah lahir Berat lahir bayi yang kurang dan kehamilan prematur Tempat melahirkan yang dingin

Tanda dan gejala : Tanda : Tanda-tanda hipotermia sedang ( stress dingin) adalah :
Kaki teraba dingin Kemampuan menghisap lemah Aktifitas berkurang (letargi) Tangisan lemah Kulit berwarna tidak rata ( cutis marmorata ) Jika hipotermia berlanjut akan timbul cedera dingin cold injury Suhu aksila 32 36 derajat celcius

Tanda tanda hipotermia berat ( cedera dingin ) adalah


Sama dengan hipotermia sedang Bibir dan kuku kebiruan Pernafasan lambat Pernaafasan tidak teratur Bunyi jantung lambat Suhu aksila < 32 derajat celcius Selanjutnya mungkin timbul hipoglikemia dan asidosis metaabolik

Tanda-Tanda Stadium Lanjut Hipotermi Muka, ujung kaki dan tangan berwarna merah terang Bagian tubuh lainnya pucat Kulit memgeras dan timbul kemerahan pada punggung, kaki dan tangan (Sklerema)
Gejala

Gejala hipotermia bayi baru lahir : Bayi tidak mau minum atau menetek Bayi tampak lesu dan lemah atau mengantuk saja

Upaya Pencegahan
A. B. C. D. E. F. Ibu melahirkan bayi ditempat yang hangat Segera mengeringkan tubuh bayi Perhatikan suhu Beri minum dengan porsi kecil tapi sering Utamakan pemberian ASI (air susu ibu) Lakukan banyak sentuhan

Bayi menggigil Dalam keadaan berat , denyut jantung bayi menurun dan kulit tubuh baayi yang mengeras ( sklerema)
Penanganan Hipotermi Bayi Baru Lahir Bayi yang mengalami hipotermi biasanya mudah sekali meninggal.Tindakan yang harus dilakukan adalah segera menghangatkan bayi di dalam inkubator atau melalui penyinaran lampu. Cara lain yang sangat sederhana dan mudah dikerjakan oleh setiap orang adalah menghangatkan bayi melalu panas tubuh bayi.

Bila tubuh bayi masih dingin masih dingin , gunakan selimut atau kain hangat yang disetrika terlebih dahulu yang digunakan untuk menutupi tubuh bayi dan ibu. Lakukanlah berulang kali sampai tubuh bayi hangat. Biasanya bayi hipotermi menderita hipoglikemia , sehingga bayi harus diberi ASI sedikit sedikit sesering mungkin . Bila bayi tidak menghisap , beri infuse glukosa / dektrose 10% sebanyak 60 80 ml /kg per hari.

HIPERTERMI
Hypertermia adalah peningkatan suhu tubuh bayi lebih dari 37,5 C. Penyebab Disebabkan oleh infeksi, suhu lingkungan yang terlalu panas atau campuran dari gangguan infeksi dan suhu lingkungan yang terlalu panas. Keadaan ini terjadi bila bayi diletakkan di dekat api atau ruangan yang berudara panas. Tanda dan Gejala 1. Suhu tubuh bayi >37,5 C 2. Tanda dehidrasi, yaitu berat badan bayi turun, turgor kulit kurang, mata dan ubun-ubun besar cekung, lidah dan membran mukosa kering, banyaknya air kemih berkurang

3. 4. 5. 6.

Malas minum Frekuensi nafas lebih dari 60x/menit Denyut jantung lebih dari 160 x/menit Letargi

Penatalaksanaan

Penanganan hypertermia pada bayi baru lahir : Bayi dipindahkan ke ruangan yang sejuk dengan suhu kamar sekitar 25 C-28 C Tubuh bayi diseka dengan kain basah sampai suhu tubuh bayi normal (jangan menggunakan air es) Berikan cairan dextrose dan Nacl (1:4) sampai dehidrasi teratasi Jika ada infeksi berikan antibiotik