Anda di halaman 1dari 6

RENCANA KEPERAWATAN Nama Klien : Tn. E Ruang No. CM No 1 No.

DP 1 : VIII : 023897 Diagnosa Keperawatan Resiko menciderai diri dan orang lain berhubungan dengan perilaku kekerasan TUM: Pasien beresiko menciderai diri dan orang lain TUK I 1. dapat percaya 3. mau menyebut nama 4. mau tersenyum 5. mau kontak mata 6. klien 6. klien 5. rasa aman dan sikap empati lakukan klien 4. klien 1. membina mau membalas salam klien mau menjabat tyangan klien hubungan saling 2. klien 1. berikan salam/ panggil nama 2. sebutkan nama perawat sambil jabat tangan 3. maksud hubungan interaksi jelaskan tetang kontrak yang akan di buat berikan jelaskan tidak Tujuan Kriteria Efaluasi Intervensi

TKK II Klien penyebab kekerasan dapat 7. mengidentifikasi perilaku

mengetahui nama perawat menyed iakan waktu untuk kntrak

kontak singkat tapi sering Rasional Hubungan saling percaya merupakan landasan utama untuk hubungan selanjutnya 1. 2. beri kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya bantu klien untuk mengngkapkan penyebab jengel/ kesal Memberi kesempatan untuk mengungkapkan k perasaannya dapat membantu mengurangi

1. lien TUK III klien tanda-tanda marah/ jengkel dapat saat 2. mengidentifikasi dapat perasaannya

mengungkap Rasional

lie dapat mengungkap penyebab stres dan penyebab perasaan jengkel/ marah perasaan jengkel ( dari diri dapat dketahui sendiri, lingkunga dan orang lain) 1. 2. 3. 1. klien dapat mengungkapkan perasaan saat marah/ jengkel klien dapat anjurkan klien untuk mengungkapkan peraaan saat marah/ jengkel observasi tanda perilaku kekerasan pada klien simpulkan bersama klien tanda-tanda jengkel/ marah yang dialami klien Rasional

TUK IV Klien dapat 2.

menyimpulkan Untuk mengetahui hal yan dialami dan di

mengidentifikasi perilaku kekerasan yang biasa dilakukan

tanda-tanda marah/ jengkel yang rasakan saat jengkel di alami 1. anjurkan klien untuk mengungkapkan perilaku kekerasan yang biasa di lakukan pasien 2. bantu klien untuk bermain peran sesuai dengan perilaku kekerasan yang biasa 1. klien dapat mengungkapkan dilakukan 3. bicara dengan klien apakah dengan cara klien masalahnya akan selesai bermain peran Rasional Mengeksplorasi perasaa klien terhadap perilaku kekerasan yang biasa dilakukan 1. bicarakan akibat/ kerugia dari cara yang dilakukan klien 2. bersama klien menyimpulka akibat cara yang digunakan klien 3. tanya pada klien apakah ia ingin perilaku kekerasan yag biasa

TUK V Pasien akibat kekerasan dapat perilaku mengidentifikasi

dilakukan 2. klien dapat dengan perilaku kekerasan yang biasa dilakukan 3. klien dapat mengetahui cara yang biasa dapat menyesuaika atau tidak

TUK VI Klien dapat mengidentifikasi

1. klien dapat menjelaskan akibat cara yang digunakan klien

mempelajari cara yang sehat Rasional Membantu klien untuk menilai perilaku

cara dalam terhadap

konstruktif merespon

kekerasan yang dilakukannya 1. tanya kepeda klien apakah ia ingin mempelajari cara baru yang sehat 2. berikan pujian pada klien jika klien menemukan cara baru yang sehat 3. diskusika dengan klien cara lain yang 1. klien dapat melakukan cara berespon terhadap kemarahan secara konstruktif sehat: a. secara fisik: tarik nafas dalam jika bantal tenaga b. secara verbal: katakan bahwa anda sedang kesal/tersinggung/ jengkel c. secara soial: lakukan dalam kelompok cara-cara marah yang sehat sedang kesal/memukul /kasur/bekerja/olahraga

kemarahan

atau pekerjaan yang memerlukan

TUK VII Klien cara dapat mengontrol mendemonstrasikan

d.

secara spiritual: anjurkan klien sembahyang, berdoa/ ibadah lain

perilaku kekerasan 1. bant klien memilih cara yang tepat untuk klien 2. bantu klien mengidentifiasi manfaat cara yang dipilih 3. bantu klien untuk menstiulasi cara 1. klien TUK VIII Klien dapat dukungan keluarga dalam mengontrol perilaku kekerasan mendemonstrasikan caramengontrol kekerasan fisik tanaman secara verbal: mengatakanya langsung dengan tidakmenyakiti spiritual: senbahyang, berdoa TUK IX Klien obatan dapat yang di menggunakan obat1. keluarga pasien dapat: menyebutkan merawat klien cara yang tarik napas 1. identifikasi kemampuan keuarga merawat klien dar sikap apa yang telah dilaukan keluarga terhadap klien selama ini 2. jelaska peran serta keluarga dalam merawat klien 3. bantu keluarga mendemonstrasikan cara merawat klien 4. bantu keluarga mengungkapkan perasaannya setelah melakukan demonstrasi dalam, olah raga, menyiram periaku dapat tersebut 4. anjurkan ken menggunakan cara yang telah di pelajari saat jengkel

minum

dan

di

berperilaku kekerasan mengungkapkan puas dalam merawat klien rasa 1. jelaskan obat-obat yang di minum pada pasien dan keluarga 2. diskusikan manfaat minum obat dan kerugia berhenti minum obat tanpa seizin dokter 3. anjurka klie minta obat dan diminum tepat waktu 4. anjurkan klien melapor pada perawat/ 1. Klien dapat dokter jika merasakan efek yang tidak menyenangkan 5. beri pujian klien jika meminum obat dengan benar menggunakan obat-obatan yang di minum dan di gunakannya ( jenis, waktu, dosis, dan efek) 2. minum obat klien sesuai program pengobatan dapat dengan

gunakannya ( jenis, waktu, dosis, dan efek)

Beri Nilai