Anda di halaman 1dari 9

KELAHIRAN BATU / PERMATA KHASIATNYA

20 DES - 19 MARET MERAH SIAM KETANGGUHAN 20 JAN - 18 FEBRUARI KECUBUNG KETULUSAN 19 DES - 20 MARET BATU DARAH KEBERANIAN / KEJANTANAN 21 MAR - 20 APRIL BERLIAN KESUCIAN 21 APRIL - 20 MEI JAMBRUD BIJAKSANA 21 MEI - 20 JUNI AKIK KESEHATAN 21 JUNI - 20 JULI MERAH DELIMA (MD) KEANGGUNAN 21 JULI - 21AGUSTUS MATA KUCING PERJODOHAN 22 AGUST - 22 SEPT SAFIR KEMAKMURAN 22 SEPT - 23 AGUSTUS KALIMAYA PENGHARAPAN 23 OKT - 22 NOV YAKUT KUNING KESETIAAN 23 NOV - 20 DES PIRUS KEBAHAGIAAN

Malam... sampaikan kegelisahanku padanya kalau perlu katakan pada Tuhan semua semua yang telah kuceritakan padamu

ketika air mataku mengeja rindu mata dan pikiran menyusun wajahnya

malam... aku mencuba takkan lelah memitir kesedihan batinku yang memburan aku takkan lelah melarutkan kekalutan rinduku akannya yang kini telah semakin jauh

malam.. aku takkan lelah mengeja rindu hatiku takkan pernah melangkah tak pula cuba lupakan..

malam dingin siang terik hujan badai kemarau subur getir pahit hambar suka senang damai benderang

gelandangan kami para penyair sederhana mengais huruf-huruf sisa dari kata-kata indah para pujangga

jumputi abjad lusuh dari jalan cinta yang terlalui bawa ke telaga hati bilas lalu di cuci

walau hanyalah huruf sisa kan sulam dalam jiwa sebagai penghias pesona begitu beginilah kami senyum semangat tak lebih

sesadar diri kami hanya penyair gelandangan biasa dengan sebungkus rasa berbagi huruf seadanya

seberkas kisah kan mengurai huruf biar jadi doa biarpun tiada di mengerti kami doa kami tetap untuk mereka

kisah hidup para penyair bertikar abjad sisa berpayung aksara jiwa kan beri terbaik untuk para pecinta

berharap sebongkah cinta mendengar melihat dan merasa rangkaian ini untuk dirinya belahan jiwa yang di puja dari penyair gelandangan duduk di pinggiran telaga cinta

dengan lantunan huruf-huruf suci yang percik di hatinya

Indahnya pemandangan kolam taman asmara disini ku berdiri menenangkan fikiran siang mengundang senja aku masih disini ditemani bayangan silam

Kembali lagi cerita yang lalu sewaktu cinta masih berbunga mewarnai kenangan ditaman asmara bayanganmu mengikuti diriku

Ingin kugapai dirimu namun tak kesampaian aku bagai berpeluk bayangan saja tak rela tenggelam dalam angan kuharus undur diri dari pada harus dibayangi, bayangan ditaman asmara

Baru ku sadari ternyata kehadiranmu itu dulu hanya sementara

hanya untuk singgah sebentar hanya untuk dermaga kapal cintamu setelah jaring cintamu menangkapku kau pergi tanpa pesan

entah mengapa sadar itu baru sekarang hadir dibenakku namun jauh dalam anganku berkata bahwa kau akan kembali padaku I LOVE YOU..

Cerita Sedih Tentang Bayi Yang Malang!!! (Saat Dalam Kandungan) Ibu, saat ini aku gembira sekali, aku berada ditempat yang hangat, dan nyaman, tapi gelap. Ah..tapi itu tidak masalah, aku tetap gembira sekali, Allah telah memilihkan tempat ini untuk-ku. Aku bisa mendengarkan Ibu tersenyum,

mendengarkan suara Ibu yang lembut, tapi.. Ibu...aku ingin bertanya, Kenapa hari ini ibu menangis.? Malam ini aku juga mendengar Ibu menangis, bahkan ketika tangisan-mu semakin menjadi, tiba- tiba Ibu memukul-ku, yang masih ada dalam perut-mu. Aku kaget sekali, Ibu.. aku ingin sekali memeluk-mu dan bertanya kepada-mu, kenapa Ibu bersedih.? Dan siapa yang telah membuat ibu menangis..? Tapi Ibu terus memukul-ku.. sakiiiit Bu.. Ibu, aku ingin bertanya, Kenapa hari ini Ibu memaki- maki-ku.? Aku bahkan tidak tau apa salah-ku.? Yang ada Ibu hanya berteriak sambil menyebutkan nama seseorang yang Ibu katakan sebagai Ayahku, seseorang yang kemarin memukul Ibu... Ibu aku ingin membelai wajah-mu dan mengusap air mata-mu, aku ingin mengatakan aku sayang Ibu agar Ibu tenang, tapi aku lihat tangan-ku masih terlalu kecil untuk bisa merangkul bahkan membelai wajah Ibu.. Tapi tenang-lah Bu, aku benar- benar akan membahagiakan IBU saat aku tumbuh besar nanti. Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang menyakiti Ibu-ku.. Ibu, kenapa seharian ini Ibu tetap menangis.? Apa aku berbuat salah?... Ibu hukum-lah aku jika aku salah, tapi tolong usir benda ini yang menarik-ku.! Ibu dia jahat pada-ku, dia menyakiti-ku, Ibu tolong aku.. sakiiiiit.. Ibu, kenapa Ibu tidak mendengar teriakan-ku, Bu...

Benda itu menarik kepala-ku, rasanya leherku ini mau putus, dia bahkan menyakiti tangan-ku yang kecil ini, dia terus menarik, dan menyiksaku.. sakiiit... oh, Ibu tolong hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan seperti ini... Ibu.. aku sekarat.. || setelah ia di Aborsi > Ibu-ku sayang, kini aku telah bersama Allah di Syurga. Aku bertanya kepada-Nya, apakah aku dibunuh.? DIA menjawab Aborsi. Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu Aborsi.? Yang aku tau sesuatu itu telah menyakiti-ku dan aku sedih Bu.. Teman-teman-ku di Syurga bilang, kalau aku tidak di inginkan. Ah.. aku tidak percaya, aku mempunyai Ibu yang sangat baik dan sayang pada-ku. Mereka juga berkata, karena aku Ibu merasa sangat malu.! Itu tidak benar kan Bu..? Aku kan jagoan kecil Ibu yang akan melindungi-mu, kenapa Ibu harus malu.? Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu malu. Tetapi mereka tetap bilang pada-ku, kalau Ibu sendiri yang membunuh-ku!!. Tidak..!! Ibu-ku tidak akan sekejam itu, Ibu-ku sangat lembut dan mengasihi-ku..! Maafkan aku ibu, aku telah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan. Karena aku ingin membahagiakan Ibu. Tapi sekarang Allah telah membawa-ku kesini, karena kejadian itu. Benda itu telah mengisap lengan dan kaki-ku hingga putus dan akhirnya mencengkeram

seluruh tubuh-ku. Ibu-ku.. Aku hanya ingin Ibu tahu bahwa aku sangat ingin tinggal bersama-mu. Aku tidak ingin pergi. Tapi... Ibu, aku sangat ingin mengatakan, aku sayang Ibu, walau-pun aku belum sempat bernafas dan melihat wajah-mu, biarlah aku sendiri yang merasakan sakitnya diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu. Maafkan aku karena gagal menjadi jagoan kecil Ibu yang akan melindungi Ibu. Selamat tinggal Ibu...!