Anda di halaman 1dari 3

1. Leeuwenhoek Antony Van Leeuwenhoek (1632-1723) lahir di Delft, Holland.

Dia adalah seorang mikroskopist amatir yang pertama kali meneliti dan menggambarkan mikroorganisme secara akurat Mikroskop yang dia gunakan mampu melakukan pembesaran 50-300 kali, dan dia juga menambahkan suatu cairan specimen sebagai penerang/penampak di antara dua keping kaca objek yang bertumpuk serta penerangan lampu dengan sudut 45 Pada tahun 1673, dia mengirimkan hasil penelitiannya ke Royal Society di London tentang penjabaran yang dia lihat yaitu bakteri dan protozoa Penelitian Leeuwenhoek dianggap sebagai suatu kontroversi karena bertentangan dengan teori evolusi yang dicanangkan Aristoteles bahwa makhluk hidup berasal dari suatu benda mati. Pasteur Louis Pasteur (1822-1895) terpancing melakukan pembuktian terkait kontroversi yang ditimbulkan oleh Leeuwenhoek. Pasteur menyaring udara menggunakan kain katon dan menemukan objek yang terperangkap berupa spora tumbuhan. Kemudian bagian kecil kain tersebut ditempatkan pada suatu media steril, maka terjadi pertumbuhan mikroorganisme Pasteur juga menemukan cara sterilisasi yaitu suatu solusi yang dia dapat dari percobaan memijarkan leher dari suatu labu kaca bulat hingga bengkok, tapi mulut labu tetap mendapatkan udara Kemudian larutan nutrisi di dalam labu dipanaskan beberapa menit dan kemudian dibiarkan hingga dingin, yang terjadi adalah tidak ada pertumbuhan mikroorganisme pada larutan nutrisi di dalam labu bulat tersebut Hal ini terjadi karena debu dan kuman di udara yang masuk ke dalam labu bulat terperangkap di belokan leher dinding labu bulat tersebut Tyndall John Tyndall (1820-1893) dengan percobaannya yaitu kaldu daging yang dididihkan (steril), dan dijaga agar tidak terpapar debu yang membawa kuman, akan tetapi tetap terjadi pertumbuhan mikrooorganisme pada kaldu daging tersebut. Hal ini terjadi karena ternyata terdapat beberapa bakteri yang tahan/resistan terhadap pemanasan/suhu Koch Robert Koch (1843-1910) adalah seorang fisikawan dari jerman. Dia menyatakan bahwa bakteri merupakan agent penyebab penyakit melalui studi anthrax yang dilakukannya. Koch menginjeksi suatu material yang berasal dari hewan yang sakit (anthrax) ke tikus percobaan yang sehat. Setelah diinokulasi pada 20 tikus, dia menginkubasi limfa tikus yang mengandung anthrax bacillus di serum daging sebagai media pertumbuhan, reproduksi hingga memproduksi spora. Isolate inilah yang dapat menyebabkan anthrax jika diinjeksikan kepada makhluk hidup. 2. Iya, pasti akan demikian. Karena menurut saya media merupakan salah satu item penting dalam mikrobiologi. Fannie Hesse berasumsi dan membuktikan bahwa pnggunaan Agar dapat memperbaiki konsistensi/kepadatan, mencegah kontaminasi dari bakteri lain dan meningkatkan titik lebur dari suatu media hingga 100 C. Sebaliknya dengan gelatin yang memiliki sifat solidifying agent yang lemah, titik lebur 28 C, dan mudah diserang bakteri lain. Media sangat menentukan pertumbuhan dari mikroorganisme yang diinkubasi, hal-hal yang diperhatikan meliputi nutrisi, ada atau tidaknya udara, pH, suhu, sterilitas dan lainnya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan mikroorganisme sampai nantinya menghasilkan isolate berisi hanya satu jenis mikroorganisme yang disebut biakan murni. 3. Karena virus statusnya masih diperdebatkan sebagai makhluk hidup, virus tidak dapat menjalankan aktivitas biologisnya secara langsung jika tidak berada pada sel inangnya. Virus cenderung merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi eukariota. Genom virus ditentukan dengan jenis protein yang digunakannya memuat bahan genetic maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya. 4. Karena mikroorganisme memiliki sisi positif dan negative. Sisi positifnya adalah jika mikroorganisme digunakan sebagai sesuatu yang bermanfaat dalam pengobatan suatu penyakit, bermanfaat dalam industry makanan/minuman, agen probiotik, objek eksperimen ilmu pengetahuan yang sangat luas

Sedangkan sisi negatifnya adalah jika mikroorganisme tersebut bersifat pathogen, menjadi wabah penyakit, dan jika memberikan kerugian bagi makhluk hidup lainnya. 5. Teknologi, pengobatan, taxonomi, genetika, makanan/minuman Karena kelima cabang tersebut sangat berdampak terhadap kehidupan makhluk hidup khususnya manusia dan kelima in nantinya yang sekiranya akan memberikan manfaat dan meminimalkan resiko yang terjadi dengan eksplorasi serta optimalisasi ilmu pengetahuan translate 1. Leeuwenhoek Antony van Leeuwenhoek (1632-1723) was born in Delft, Holland. He was an amateur mikroskopist the first to examine and describe microorganisms accurately He uses a microscope capable of magnification 50-300 times, and he also added a liquid specimen as a torch / apparition in between two pieces of glass objects that overlap as well as lighting the lamp at an angle of 45 In 1673, he sent his research to the Royal Society in London on the translation of what he saw in which bacteria and protozoa Research Leeuwenhoek considered a controversial theory of evolution as opposed to Aristotle proclaimed that life originated from an inanimate object. Pasteur Louis Pasteur (1822-1895) called for evidence related to the controversy caused by Leeuwenhoek. Pasteur filter the air using katon fabric and found objects trapped in the form of plant spores. Then the small cloth placed in a sterile medium, then there is the growth of microorganisms Pasteur also discovered how sterilization is a solution that he can from experiments anneal the neck of a glass flask round up crooked, but the mouth of the pumpkin still get air Then the nutrient solution in the flask is heated a few minutes and then allowed to cool, what happens is there is no growth of microorganisms in nutrient solution in a round flask was This happens because of dust and germs in the air that goes into the round flask trapped in the bend round the neck flask walls Tyndall John Tyndall (1820-1893) with the experiments that were boiled meat broth (sterile), and maintained to avoid exposure to dust that carry germs, but it still happens mikrooorganisme growth in meat broth. This happens because there are some bacteria that are resistant / resistant to heating / temperature Koch Robert Koch (1843-1910) was a German physicist. He stated that the disease-causing bacteria is the agent through the study of anthrax does. Koch inject a material derived from diseased animals (anthrax) to healthy rats. Once inoculated mice at 20, he meinkubasi rat lymph containing anthrax bacillus in serum meat as a medium of growth, reproduction by producing spores. Isolate is what can cause anthrax when injected to sentient beings. 2. yes, it would have been. Because I think the media is one of the important items in microbiology. Fannie Hesse assume and prove that the use of order to improve the consistency / density, to prevent contamination from other bacteria and increases the melting point of the media up to 100 C. In contrast with gelatin solidifying agent possessing weak, melting point 28 C, and vulnerable to other bacteria. Media will determine the growth of the microorganisms were incubated, things to consider include nutrition, the presence or absence of air, pH, temperature, sterility and other microorganisms that can affect growth until later produce isolates contain only one type of microorganism called pure culture. 3. Because the virus is debatable status as living beings, the virus can not run their biological activities directly if not on the host cell. The virus tends to refer to particles that infect eukaryotes. The genome of the virus is determined by the type of protein used containing genetic material and proteins required in the life cycle.

4. Because microorganisms have positive and negative sides. The plus side is that if the microorganism is used as something useful in the treatment of a disease, useful in industry, food / drinks, probiotic agent, the object of experimental science is very broad While the downside is if the microorganism is pathogenic, a disease, and if it gives harm to other living creatures. 5. Technology, medicine, taxonomy, genetics, food / beverage Since these branches are greatly impacted on the lives of human beings in particular and that if only the fifth in the future will provide the benefits and minimize the risks of the exploration and optimization science