Anda di halaman 1dari 35

Fisiologi Hormon Reproduksi

Miranti Dewi Pramaningtyas Bagian Ilmu Faal FK UII

Hormon reproduksi pria


Dihasilkan di dalam testis Testosteron Inhibin Berperan dalam proses spermatogenesis dan perkembangan seks sekunder pria

Hormon reproduksi pria


Testosteron

Dihasilkan oleh sel Leydig yang berada di antara tubulus seminiferus

Merupakan salah satu androgen yang kuat

Androgen merupakan hormon yang berperan dalam perkembangan sifatsifat maskulin

Hormon testosteron
Merupakan hormon steroid yang dihasilkan di dalam testis oleh sel Leydig

Merupakan androgen utama

Menjadi umpan balik negatif yang mensupresi produksi LH dan GnRH

Diubah menjadi dihidrotestosteron (DHT) di beberapa sel target oleh enzim 5 alpha-reductase

Testosteron dan DHT berikatan dengan reseptor androgen yang sama pada inti sel
Ikatan kedua hormon tersebut dengan reseptor akan mengaktifkan beberapa ekspresi gen

Hormon androgen

Efek hormon androgen:


Perkembangan prenatal (penurunan testis) Perkembangan karakteristik seks sekunder Perkembangan fungsi seksual Stimulus proses anabolisme

Hormon Inhibin

Dihasilkan oleh testis

Stimulus produksi: tercapainya jumlah sperma yang optimal pada suatu periode spermatogenesis

Menghambat produksi FSH oleh kelenjar pituitary anterior (umpan balik negatif)

Jumlah inhibin yang dihasilkan sesuai kecepatan spermatogenesis

Spermatogenesis
Proses perkembangan sperma dalam tubulus seminiferus 65-75 hari

Spermatogenesis

Pengaturan Spermatogenesis

Interaksi sel dalam testis

Hypothalamic-Pituitary-Gonad Axis

Male Sex Steroid Synthesis

Efek hormon androgen

Testosterone level

Mekanisme umpan balik

Hormon reproduksi wanita

Estrogen

Progesteron

Relaxin

Inhibin

Hormon reproduksi wanita


Estrogen dan progesteron Relaxin
Mengatur siklus reproduksi wanita, oogenesis, kehamilan, laktasi, dan perkembangan karakter seks sekunder wanita

Berperan dalam proses persalinan

Inhibin

Menghambat sekresi FSH

estrogen
Estrogens terdiri dari estradiol, estrone, dan estriol. Estradiol adalah estrogen primer yang diproduksi oleh ovarium

Ovarian Estradiol Production


LH Theca cells

androgens

aromatase Granulosa cells

FSH

estradiol

Ovarium

Copyright Allyn & Bacon 2004

Oogenesis

Figure 28.15

Siklus menstruasi
Fase menstrual Fase sekresi

Fase proliferatif

10

11

Female feedback Diagram

Kelenjar Mammae

Figure 28.23a-c

Laktasi

Tahapan laktasi : Lactation merupaan pengeluaran ASI dari kelenjar mammae


Sintesis ASI dalam sel alveolar Sekresi ke dalam lumen alveolar Maintenance produksi Ejeksi ke dalam duktus alveolaris dan keluar mammae

Lactation
Sintesis ASI distimulasi oleh peningkatan kadar hormon prolaktin (pituitary) dan human placental lactogen (placenta) selama kehamilan Pengeluaran ASI dari sel alveolar dihambat oleh tingginya kadar progesteron dan estrogen selama kehamilan

Estrogen dan progesterone bekerja bersama prolactin untuk meningkatkan duktus alveolar selama kehamilan

Lactation: Lactogenesis

Lactogenesis: sekresi asi dari sel alveolar ke dalam duktus alveolaris Distimulus oleh prolactin, segera setelah persalinan saat kadar hormon estrogen dan progesteron turun Milk Ejection: pergerakan asi dari duktus alveolar keluar mammae. Diinduksi oleh oksitosin (kontraksi miopitel sel)

Regulasi hormon saat laktasi

Terdapat feedback positif saat menyusui pada produksi hormon oksitosin dan prolaktin Oxytocin meningkat karena adanya hisapan bayi saat menyusui Peningkatan oksitosin juga dipengaruhi oleh pikiran ibu terhadap bayi, melihat dan mendengar suara bayi