Anda di halaman 1dari 5

Pemeriksaan surat berharg (marketable securities)

Sifat dan contoh surat berharga: Surat berharga merupakan aktiva lancar (curren assets) atau non current assets. Surat berharga dibeli dengan tujuan untuk memanfaatkan kelibihan dana yang tersedia , dan surat berharga mudah di uangkan dapat diklasifikasikan sebagai Temporary Invesment atau marketable securities yang merupakan current assets.

Surat berharga yang digolongkan sebagai Long Term Invesment


Untuk menguasai management dari perusahaan yang sahamnya dibeli ( lebih besar atau sama denga 50% dari saham biasa) Untuk memperoleh pendapatan yang kontinue ( misal dalam bentuk bunga dari pembelian obligasi atau deposito berjangka >1 tahun) Sebagai sumber penampungan dari penjualan hasil produksi atau sumber pembelian

Tujuan pemeriksaan (audit objectibes) surat berharga


1. Untuk memeriksa apakah terdapat intenal control yang cukup baik atas temporary dan long term invesment 2. Unutk memeriksa apakah ada surat berharga yang tercantum di neraca, betul-betul ada, dimiliki oleh dan atas nama perusahaan (client)per tanggal neraca 3. Untuk memeriksa apakah semua pendapatan dan penerimaan yang berasal dari surat berharga tersebut telah dibukukan dan uangnya diterima oleh perusahaan. 4. Untuk memeriksa apakahpenilaian(evaluation)dari surat berharga tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum 5. untuk memeriksa apakah penyajian di dalam lap. Keuangan sesuai prinsip akutansi yang berlaku umum

Prosedur pemeriksaan surat berharga yang disarankan


1. Pelajari dan evaluasi internal control atas temporary & long term invesment 2. Minta rinciaan surat berharga yang meperlihatkan saldo awal 3. Periksa phisik dari surat-surat berharga tersebut 4. Cocokan data-data dalam rincian dengan berita acara 5. Periksa manhematical accuracy dari rincinan surat berharga 6. Cocokan saldo akhir dari rincian tersebut dengan buku besar

7. Lakukan vouching atas pembelian surat berharga 8. Periksa perhitungan bunga dan deviden nya dan perhatikan segi perpajakannya 9. Periksa harga pasar dari surat berharga pada tanggal neraca 10. Adakah diskusi dengan management 11. Periksa subsequent event untukmengetahui apakah ada transaksi setelah tanggal neraca 12. Periksa apakah penyajian sudah sesuai dengan SAK 13. Tari kesimpulan mengenai kewajaran saldo temporary & Long term invesment yang di periksa