Profil Lapangan Usaha Perikanan Provinsi Jawa Barat 02.docx

Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat

PROFIL LAPANGAN USAHA PERIKANAN PROVINSI JAWA BARAT

3. PROFIL KETENAGAKERJAAN LAPANGAN USAHA PERIKANAN DI PROVINSI JAWA BARAT Dalam menganalisis profil perkembangan perekonomian suatu wilayah, selain PDRB, analisis perkembangan indikator ketenagakerjaan juga sangat penting untuk dilakukan. Indikator ini akan mampu menunjukkan seberapa besar peranan suatu/masing-masing lapangan usaha dalam menyediakan lapangan kerja di suatu wilayah. Tabel 2 di bawah menyajikan data penduduk berumur 15 tahun ke atas yang bekerja selama seminggu yang lalu (YBSSYL) di Lapangan Usaha Perikanan dan total seluruh lapangan usaha di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2000 dan 2010 berdasarkan hasil Sensus Penduduk Tahun 2000 (SP 2000) dan Sensus Penduduk Tahun 2010 (SP 2010).

1

444 101. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Total Provinsi Jawa Barat Lapangan Usaha Perikanan SP 2000 4.344.915 5.481 546. Purwakarta Kab.056 2. Bandung + Kab.057.771 4.022 843.117 831.358 SP 2010 1.326 108.831 1.094 888.019 1.148 421.323 128.727 1. Garut Kab.252 2.02 persen per tahun (lihat Tabel 3 di bawah).215 884. Cianjur Kab. Sumedang Kab.326 17.003 Sumber: SP 2000 dan SP 2010 (diolah) Hasil SP 2010 menunjukkan bahwa penduduk Provinsi Jawa Barat yang bekerja di Lapangan Usaha Perikanan berjumlah 128.Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Tabel 2 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas YBSSYL di Lapangan Usaha Perikanan dan Total Seluruh Lapangan Usaha Masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2000 dan 2010 (Orang) Kabupaten/Kota Kab. Artinya.298 5. Tasikmalaya + Kota Tasikmalaya Kab.929 965.932 6.802 831.219 823.851 626.916 3.798 89.625 794. Adapun laju pertumbuhan tenaga kerja di Lapangan 2 .875 956.417 783 19.746.144 791.218 772 539 33.3 persen.520 438.063 281.464 503 312 607 842 847 1.818 798. Bandung Barat + Kota Cimahi Kab.746 289.419 Total Lapangan Usaha SP 2000 1.334. Sementara berdasarkan hasil SP 2000 jumlahnya masih 101.308 857. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata laju pertumbuhan tenaga kerja total di seluruh lapangan usaha di Provinsi Jawa Barat (1.119 810 362 790 936 1. Indramayu Kab.797 762. Kuningan Kab.579 792 596 30.713 orang atau meningkat sebesar 26.578 2.488 620 15.154 461. Subang Kab.741 443.823 1.706 orang.775 115.225 640. Ciamis + Kota Banjar Kab.417 15.554 799.715 4.626 716.109 7.760 1.769.706 SP 2010 8.235 5.991 6.445 2.731 710.419 orang. Majalengka Kab.171 335. Cirebon Kab.004.618 843.325 4.729 98.497 755.244 952. Angka 26. Sukabumi Kab.903 2.3 persen tersebut merupakan hasil akumulasi dari laju pertumbuhan tahunan selama periode tersebut dengan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 1. Karawang Kab.901 7.01 persen per tahun). selama periode tahun 2000 – 2010 jumlah penduduk yang bekerja (tenaga kerja) di Lapangan Usaha Perikanan Provinsi Jawa Barat telah bertambah sebanyak 26.342 790. Bogor Kab.094.879 3.962 697.251 439.879 8.523 352.656 10.984.177 537.446 5.

01 1. Cirebon Kab.05 1.00 1.00 0.02 1.05 1.06 1. Majalengka Kab.00 0.00 1.03 1.03 1. Keenam wilayah tersebut (diurutkan dari yang kontribusinya paling besar) adalah: Kabupaten 3 .05 1.06 1.98 1.03 1.Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Usaha Perikanan paling tinggi terjadi di wilayah Kabupaten Purwakarta.01 1.00 1.99 1. Garut Kab.02 1. Kuningan Kab.09 persen per tahun.04 1.01 1. Ciamis + Kota Banjar Kab. Sukabumi Kab.02 1.05 1.04 1.02 1.09 1.00 1.99 1.02 1. Karawang Kab.99 1.01 Sumber: SP 2000 dan SP 2010 (diolah) Hasil SP 2000 dan SP 2010 menunjukkan bahwa ada 6 wilayah di Provinsi Jawa Barat yang berkontribusi cukup besar dalam penyerapan tenaga kerja di Lapangan Usaha Perikanan (pada tahun 2010 di atas 6 persen).01 1. Bogor Kab. yakni sebesar 1. Bandung Barat + Kota Cimahi Kab.00 1.02 1. Subang Kab.01 1.01 1.03 1.05 1.02 1. Tabel 3 Rata-rata Laju Pertumbuhan Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas YBSSYL dalam Lapangan Usaha Perikanan dan Total Seluruh Lapangan Usaha Masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2000 dan 2010 (% per tahun) Laju Pertumbuhan Tenaga Kerja di Lapangan Usaha Perikanan (%/tahun) Kabupaten/Kota Laju Pertumbuhan Tenaga Kerja Total Lapangan Usaha (%/tahun) Kab. Bandung + Kab. Cianjur Kab. Indramayu Kab. Purwakarta Kab.01 0. Tasikmalaya + Kota Tasikmalaya Kab.01 1.00 1.00 0. Sumedang Kab. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Total Provinsi Jawa Barat 1.00 1.01 1.00 1.

63 11.64 4.31 0.50 2.37 6.18 4. Kabupaten Cirebon. yakni Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bogor.42 100.66 1. Sukabumi Kab.02 5.19 2.78 0.61 15.83 0.59 29. Majalengka Kab.63 8. Purwakarta Kab. Kabupaten Bogor.32 0. Bogor Kab.70 4. Tasikmalaya + Kota Tasikmalaya Kab.50 11.29 4.81 100. Bandung + Kab.17 4.60 0.22 0.83 3.21 2.83 3. Cirebon Kab.90 6.97 4. dan Kabupaten Sukabumi (lihat Tabel 4 di bawah).54 5. Sumedang Kab. Bandung Barat + Kota Cimahi Kab.96 4.16 3.86 6. ada 5 (lima) wilayah di Provinsi Jawa Barat yang kontribusi Lapangan Usaha Perikanan dalam penyerapan tenaga 4 .56 4.42 26.22 5.06 0.51 2.94 5.62 0.28 0.67 1.84 0. Kabupaten Subang.00 Total Lapangan Usaha SP 2000 8.42 3.68 3. Subang Kab. Kabupaten Karawang.89 100.83 1. Ciamis + Kota Banjar Kab.63 2.42 0.24 5.63 5.84 2.23 1.74 4.89 5.77 5. Kuningan Kab.68 5.20 2.86 5.61 14.60 0. Indramayu Kab. hanya ada dua yang kontribusi Lapangan Usaha Perikanannya meningkat (dalam penyerapan tenaga kerja) selama periode tahun 2000 – 2010.Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Indramayu. Cianjur Kab.80 3.66 1.38 6.00 Sumber: SP 2000 dan SP 2010 (diolah) Selama periode tahun 2000 – 2010.41 0.01 3.88 4.79 5.63 0.47 4.94 1.76 0. Garut Kab.18 1. Karawang Kab.41 0.97 0. Adapun Kota Sukabumi adalah wilayah yang kontribusi Lapangan Usaha Perikanan dalam penyerapan tenaga kerjanya paling kecil dan cenderung menurun pula.57 0.86 4.90 1.82 7.31 6.58 5.08 100. Dari keenam wilayah tersebut.00 SP 2010 6.67 2.65 4.49 0.00 SP 2010 10.18 5.78 3.73 1. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Total Provinsi Jawa Barat Lapangan Usaha Perikanan SP 2000 4. Tabel 4 Kontribusi Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas YBSSYL di Masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dalam Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas YBSSYL di Provinsi Jawa Barat Pada Lapangan Usaha Perikanan dan Total Seluruh Lapangan Usaha Pada Tahun 2000 dan 2010 (%) Kabupaten/Kota Kab.61 5.

00 100.00 100.14 3.00 100.00 100. Karawang Kab.53 0.00 100.00 100.07 persen di tahun 2000 dan 0. Sukabumi Kab.22 0.14 0.35 0.00 100. Sumedang Kab.00 100.29 0.32 0. Subang Kab.00 100.66 SP 2010 0.00 100.00 100.00 100. Bandung Barat + Kota Cimahi Kab.00 100.15 0.16 0. Kelima wilayah tersebut (diurutkan dari yang kontribusi Lapangan Usaha Perikanannya paling tinggi) adalah: Kabupaten Indramayu.12 4.00 100.24 0.00 100.58 0.75 Total Lapangan Usaha SP 2000 100.00 100. Adapun wilayah yang kontribusi Lapangan Usaha Perikanan dalam penyerapan tenaga kerjanya paling rendah adalah Kota Bandung.00 100.00 100.00 100.00 100. Cianjur Kab.33 0. Kabupaten Purwakarta. Tabel 5 Struktur Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas YBSSYL Masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dalam Lapangan Usaha Perikanan dan Total Seluruh Lapangan Usahanya Pada Tahun 2000 dan 2010 (%) Kabupaten/Kota Kab.00 100. Purwakarta Kab.Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat kerjanya cukup tinggi (pada tahun 2010 di atas 1 persen).00 100.62 0.46 0.33 0.00 100.00 100. Kabupaten Subang.00 100.90 0.36 0.00 100.85 0. Di samping memiliki kontribusi yang relatif tinggi.67 0.07 0.27 0. selama periode tersebut kontribusi penyerapan tenaga kerja Lapangan Usaha Perikanan di kelima wilayah tersebut juga cenderung meningkat.00 SP 2010 100. Kuningan Kab.33 0.00 Sumber: SP 2000 dan SP 2010 (diolah) 5 .00 100. Bogor Kab.68 0.48 0.23 0.00 100.00 100.87 0.12 0.00 100.99 0. Cirebon Kab.87 0.40 1.82 0.08 0.40 0. Garut Kab.00 100.81 0.00 100.39 1.18 0.19 2.080 persen di tahun 2010.48 1.25 0. Tasikmalaya + Kota Tasikmalaya Kab.14 1.00 100.22 0.00 100.97 0.00 100.00 100.00 100. Majalengka Kab.00 100.00 100.00 100. dan Kabupaten Karawang (lihat Tabel 5 di bawah). yakni sebesar 0. Indramayu Kab.00 100. Kabupaten Cirebon.70 0. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Total Provinsi Jawa Barat Lapangan Usaha Perikanan SP 2000 0.00 100. Bandung + Kab.00 100. Ciamis + Kota Banjar Kab.00 100.

85 1. Ciamis + Kota Banjar Kab.83 0.29 1.05 0.16 6. Bandung + Kab.62 1. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Lapangan Usaha Perikanan SP 2000 SP 2010 0.02 5.76 0.97 1. Purwakarta Kab.77 0. Majalengka Kab.31 0.38 0.90 0.36 1. Subang Kab.22 0. Karawang Kab.24 1.21 0. Bandung Barat + Kota Cimahi Kab. Sukabumi Kab.45 0.55 0. dimana Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah referensinya.30 0. Indramayu Kab. Tasikmalaya + Kota Tasikmalaya Kab. Tabel 6 Angka LQ Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas YBSSYL dalam Lapangan Usaha Perikanan dan Total Seluruh Lapangan Usaha di Masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2000 dan 2010 dengan Provinsi Jawa Barat sebagai Wilayah Referensinya Kabupaten/Kota Kab.97 3. Cianjur Kab.07 0.73 0.37 0.18 0.86 1.33 0.Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Untuk menganalisis lebih lanjut karakteristik profil penyerapan tenaga kerja pada Lapangan Usaha Perikanan di Provinsi Jawa Barat bisa digunakan analisis Location Quotient (LQ). Tabel 6 di bawah menyajikan angka LQ jumlah penduduk yang bekerja (tenaga kerja) di Lapangan Usaha Perikanan dan total seluruh lapangan usaha di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2000 dan 2010.80 0.20 0.53 0.19 0.49 0.27 0. Cirebon Kab.25 2. Sumedang Kab.44 Sumber: SP 2000 dan SP 2010 (diolah) 6 .16 1. Bogor Kab. Kuningan Kab.01 1.31 1.34 0.11 0.20 0.11 1. Garut Kab.41 0.22 0.

dan Kabupaten Karawang. Kabupaten Subang.Profil Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Pada Tabel 6 di atas tampak bahwa secara umum hanya ada 7 (tujuh) wilayah di Provinsi Jawa Barat yang Lapangan Usaha Perikanannya merupakan lapangan usaha basis berdasarkan indikator penyerapan tenaga kerjanya. yaitu: Kabupaten Cirebon. dan Kota Cirebon. 7 . Kabupaten Purwakarta. Ketujuh wilayah tersebut (diurutkan dari yang berangka LQ paling tinggi) adalah: Kabupaten Indramayu. Dengan perkatan lain. Kabupaten Cirebon. Kabupaten Sukabumi. Hal ini tercermin dari angka LQ Lapangan Usaha Perikanan di ketujuh wilayah tersebut yang lebih besar daripada satu (LQ > 1). dari ketujuh wilayah tersebut hanya 4 (empat) yang perkembangan angka LQ-nya (selama periode tahun 2000 – 2010) cenderung meningkat. Lapangan Usaha Perikanan di ketujuh wilayah tersebut memiliki keunggulan relatif terhadap lapangan usaha yang sama di wilayah-wilayah lainnya di Provinsi Jawa Barat dalam penyerapan tenaga kerja. baik pada tahun 2000 maupun 2010. Namun demikian. Kabupaten Subang. Kabupaten Purwakarta. Kabupaten Karawang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful