Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK PADA PASIEN DENGAN HALUSINASI SESI 6: MINUM OBAT

Lokasi : Ruang Kakak Tua RSJ Radjiman Widiodiningrat Lawang Malang Waktu : Rabu, 19 Juni 2013 09.00-09.30 WIB A. Tujuan: 1. Klien dapat memahami pentingnya minum obat 2. Klien memahami akibat tidak patuh minum obat 3. Klien dapat menyebutkan lima benar cara minum obat B. Setting 1. Terapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran 2. Ruangan nyaman dan tenang C. Alat: 1. Papan tulis/flipchart/whiteboard 2. Buku catatan dan pulpen 3. Jadwal kegiatan klien 4. Beberapa contoh obat D. Metode 1. Diskusi dan tanya jawab 2. Melengkapi jadwal harian E. Langkah Kegiatan 1. Persiapan a. Mengingatkan kontrak dengan klien yang klien yang telah ikut sesi 4 b. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan 2. Orientasi a. Memberi salam terapetik 1) Salam dan terapis kepada klien 2) Klien dan terapis pakai papan nama

b. Evaluasi/validasi 1) Menanyakan perasaan klien saat ini 2) Menanyakan pengalaman klien mengontrol halusinasi setalah menggunakan tiga cara yang telah dipelajari c. Kontrak 1) Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu patuh minum obat untuk mengontrol halusinasi 2) Menjelaskan aturan main berikut: Jika ada peserta yang akan meninggalkan kelompok, harus meminta ijin kepada terapis Lama kegiatan 45 menit Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.

3. Tahap kerja a. Terapis menjelaskan untungnya patuh minum obat b. Terapis menjelaskan kerugian tidak patuh minum obat, yaitu penyebab kambuh c. Terapis meminta tiap klien menyampaikan obat yang dimakan dan waktu memakannya. Buat daftar di whiteboard. d. Menjelaskan lima benar minum obat e. Minta klien menyebutkan lima benar cara minum obat secara bergiliran f. Beri pujian pada klien yang benar g. Mendiskusikan perasaan klien sebelum minum obat (catat di whiteboard) h. Mendiskusikan perasaan klien setelah teratur minum obat (catat di whiteboard) i. Menjelaskan keuntungan patuh minum obat, yaitu salah satu mencegah halusinasi kambuh j. Menjelaskan kerugian tidak patuh minum obat k. Minta kembali klien menyebutkan keuntungan patuh minum obat dan kerugian tidak patuh minum obat

l. Memberi pujian setiap kali klien benar 4. Tahap terminasi a. Evaluasi 1) Menanyakan perasaan klien kembali setelah mengikuti TAK 2) Menanyakan jumlah cara mengontrol halusinasi yang telah dipelajari 3) Memberi pujian dan penghargaan atas jawaban yang benar b. Rencana tindak lanjut menganjurkan klien menggunakan empat cara mengontrol halusinasi c. Kontrak yang akan datang 1) Mengakhiri sesi TAK stimulasi persepsi untuk mengontrol halusinasi 2) Buat kesepakatan baru untuk TAK yang lain sesuai dengan indikasi lain F. Hasil yang diharapkan Klien dapat menerapkan patuh minum obat sesuai dengan jadwal G. Rancangan evaluasi TAK No Nama klien Menyebutkan Menyebutkan Menyebutkan lima benar keuntungan minum obat akibat tidak

minum obat

patuh minum obat

1 2 3 4 5 6

Tn. M Tn. J Tn. K Tn. Ir Tn. R Tn. Sa

H. Nama Klien 1. Tn. K 2. Tn. Sa 3. Tn. J 4. Tn. M 5. Tn. I 6. Tn.Ir Pembagian tim terapis kelompok 1. Leader 2. Co Leader 3. Fasilitator : Febri Yunanda Putra, S. Kep : Agustin Purwanti, S. Kep : a. Tutut Handayani, S. Kep b. Faisol, S. Kep 4. Observer 5. Notulen : Ayu Kurnia, S. Kep : Monika, S.Kep