P. 1
KALENDER 2013-2014

KALENDER 2013-2014

|Views: 172|Likes:
Dipublikasikan oleh Dyah Astini
..............
..............

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Dyah Astini on Jul 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

KATA PENGANTAR Buku Kalender Pendidikan ini disusun sebagai pedoman dalam membuat rencana program dan kegiatan

bagi Satuan Pendidikan TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan PNFI di lingkungan pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tahun pelajaran 2013/2014. Penyusunan Kalender Pendidikan ini mengacu pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 125/U/2002 tanggal 31 Juli 2002 tentang Kalender Pendidikan dan jumlah jam belajar efektif di sekolah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Pencantuman hari libur umum tahun 2014 masih merupakan perkiraan, sambil menunggu Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Penyesuaian akan dilakukan setelah SKB tersebut terbit. Pada tahun pelajaran 2013/2014, perlu dicermati oleh segenap jajaran di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, agar dalam melaksanakan tugas selalu: 1. Berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku; 2. Berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan 3. Melaksanakan dan mengutamakan pelayanan prima; 4. Memantapkan dan memfungsikan mekanisme kerja; 5. Meningkatkan koordinasi kerja dan kebersamaan; 6. Meningkatkan pengawasan melekat dan pengawasan fungsional; 7. Memegang prinsip bersih, transparansi, dan profesional Semoga bermanfaat sesuai tujuannya. Jakarta, 20 Mei 2013
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 40 – 41 Jakarta Selatan 2013

TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan PNFI
TAHUN PELAJARAN 2013/2014

KALENDER PENDIDIKAN

KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA,

Dr. H. TAUFIK YUDI MULYANTO, M.Pd NIP 196111091987031005

( i)

................. i ii 1 3 6 6 7 7 10 11 11 13 BAB II PERMULAAN DAN AKHIR TAHUN BAB III PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DAN PERSIAPAN TAHUN PELAJARAN BAB IV HARI-HARI PERTAMA MASUK SATUAN PENDIDIKAN.. BAB VII KEGIATAN TENGAH SEMESTER .…. SMP.......... SMA.... SMALB................................................... BAB VIII PENYERAHAN BUKU LAPORAN DAN HARI-HARI LIBUR BAB IX PENUTUP LAMPIRAN : Kalender Pendidikan TK... SD.. SDLB... Undang-Undang nomor 32 tentang Pemerintahan Daerah Tahun 2003 2004 KATA PENGANTAR DAFTAR ISI KEPUTUSAN BAB I UMUM PELAJARAN ………………. b.................................. TKLB.... SMALB. SMK dan PNFI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DILINGKUNGAN PEMBINAAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA....... ..................................... SD.. SMK dan PNFI Tahun Pelajaran 2013/2014................ ……………………… ........... BAB V WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN ............. Tanggal 31 Juli 2002 telah ditetapkan Kalender Pendidikan dan jumlah jam belajar efektif di sekolah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah..... SMA.. ..... ...... Undang -Undang nomor 20 Tahun tentang Sistem Pendidikan Nasional 2........... TKLB... bahwa untuk penyusunan rencana program dan kegiatan di TK........................ SMPLB.. Mengingat : 1......DAFTAR ISI KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA Halaman NOMOR : 847 TAHUN 2013 TENTANG KALENDER PENDIDIKAN TK.... perlu diterbitkan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2013/2014.... SDLB.... SMA.............. SDLB.................... SMP... DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA : Menimbang : a...... ………….....……………………............ SD........................... SMPLB................. SMALB.................. SMP............ ………………………………. ( ii ) -1- .... BAB VI HARI-HARI BELAJAR SATUAN PENDIDIKAN........ bahwa dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 125/U/2002. SMPLB.. SMK dan PNFI di Provinsi DKI Jakarta.......... ..

BAB I UMUM Pasal 1. PP Nomor 38 tahun 2007 tentang kewenangan Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah. -3- . SMALB. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). TKLB. Taman Kanak-Kanak Luar Biasa (TKLB). 12. Sekolah Menengah Pertama (SMP).10 Tahun 2008 tanggal 24 Desember 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 5. Negeri dan Swasta dalam Lingkungan Pembinaan Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.3. Dinas adalah Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan 7. 125/U/2002 tanggal 31 Juli 2002 tentang Kalender Pendidikan dan jumlah jam belajar efektif di sekolah 8. SMPLB. Sekolah Dasar (SD). Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 4. adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun. MEMUTUSKAN Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA TENTANG KALENDER PENDIDIKAN TK. Sekolah Dasar yang selanjutnya disingkat SD adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar. Yang dimaksud dalam Keputusan ini dengan: 1. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan 11. SDLB. SMA. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI). Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB). 6. Taman Kanak-Kanak. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Sekolah Menengah Atas (SMA). 4. Peraturan Gubernur Nomor 199/ 2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 134 Tahun 2009 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan -2- 14. Undang-Undang nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia.1823 Tahun 2008 Tanggal 30 Desember 2008 tentang Pengangkatan Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2007 tentang Sistem Penilaian. Peraturan Gubernur Nomor 134/ 2009 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan 13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Satuan Pendidikan/Sekolah adalah Taman Kanak-Kanak (TK). 9. 3. dan selanjutnya disingkat TK. Pemerintah Daerah Provinsi. SMK dan PNFI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI LINGKUNGAN PEMBINAAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. 10. SMP. 2. Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB). Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. SD.

dan hari libur khusus -4- 12. 14. -5- . 16. Sekolah Menengah Atas. Libur umum adalah libur yang diadakan untuk memperingati peristiwa nasional atau keagamaan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Menteri Agama. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. Sekolah Menengah Pertama. jeda antar semester. yang selanjutnya disingkat SMA adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan SMP. MTs atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setar SMP atau MTs 8. kepribadian. MTs. yang selanjutnya disingkat SMP. libur akhir tahun pelajaran. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kegiatan tengah semester adalah porseni. Semester adalah satuan waktu pemberian pelajaran yang membagi tahun pelajaran menjadi Semester 1 (satu) dan Semester 2 (dua). karyawisata. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. 11. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. 10. Libur khusus adalah libur yang diadakan sehubungan dengan adanya keperluan lain di luar ketentuan tentang libur umum dan libur bulan Ramadhan. Waktu penyelesaian penugasan terstruktru ditentukan oleh pendidik 24. atau bentuk lain atau sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/ setara SMP atau MTs. atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SD atau MI 6. 9. dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Surat Edaran Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. lomba kreativitas atau praktik pembelajaran yang bertujuan mengembangkan bakat. 23. Sekolah Menengah Kejuruan. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Tahun pelajaran adalah satuan waktu pemberian pelajaran selama satu tahun. Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. 19. ditambah jam untuk kegiatan pengembangan diri. MI. 18. Hari belajar efektif adalah hari belajar yang betul-betul digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan kurikulum.5. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. yang materi ujiannya disiapkan oleh pusat 21. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan/ atau sumber belajar pada suatu lingkungan belajar 22. yang selanjutnya disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP. hari libur keagamaan. 7. Ujian Akhir adalah Ujian dan sekolah. 13. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar sebagai lanjutan dari SD. 17. Libur Ramadhan adalah libur awal puasa dan sekitar hari raya Idul Fitri. 15. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Libur Semester adalah libur yang diadakan pada akhir setiap Semester. prestasi dan kreativitas siswa dalam rangka pengembangan pendidikan anak seutuhnya. 20.

TKLB kelas I SD. Kegiatan pembelajaran bagi kelas II sampai dengan kelas VI SD dan SDLB dimulai hari Senin.  Layanan bimbingan dan peminatan pembelajaran oleh guru Bimbingan Konseling (BK). tanggal 18 Juli 2013. Sebelum tahun pelajaran baru.BAB II PERMULAAN DAN AKHIR TAHUN PELAJARAN Pasal 2 Tahun Pelajaran 2013/2014 dimulai hari Senin. tanggal 15 Juli 2013. Program Pengembangan Diri yang meliputi :  Kegiatan ekstrakurikuler. Program Kerja Sekolah b. BAB III PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DAN PERSIAPAN TAHUN PELAJARAN Pasal 3 1. Kepala Sekolah berkewajiban membuat program yang mencakup: a. SMALB dan SMK dimulai hari Kamis. dan SMPLB berlangsung selama 3 (tiga) hari kerja terhitung mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Juli 2013 diisi dengan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB). dari tanggal 24 Juni sampai dengan 12 Juli 2013 untuk SD dan SDLB. Hari-hari pertama masuk sekolah bagi peserta didik TK. Sebelum memasuki tahun pelajaran baru. 2. kelas I SD dan SDLB dimulai hari Kamis. Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung dari tanggal 24 sampai dengan 29 Juni 2013 untuk TK dan TKLB. Kegiatan pembelajaran bagi kelas VII SMP dan SMPLB dimulai hari Kamis. Pengaturan kelas dan penyusunan jadwal pelajaran dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 13 Juli 2013. Program lain dalam rangka pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) -6- BAB IV HARI-HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH Pasal 4 1. tanggal 15 Juli 2013 dan berakhir hari Sabtu tanggal 28 Juni 2014. 2. Program Tahunan dan Semester b. dan SDLB berlangsung selama 3 (tiga) hari kerja terhitung mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Juli 2013 diisi dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. khusus bagi guru yang diberikan tugas sebagai Pembina kegiatan ekstrakurikuler. serta 18 Juni sampai dengan tanggal 12 Juli 2013 untuk SMA/SMALB dan SMK. Hari-hari pertama masuk sekolah bagi peserta didik kelas VII SMP. 3. 2. Kegiatan pembelajaran bagi kelas X di SMA. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) 4. dan 10 Juni sampai dengan tanggal 12 Juli 2013 untuk SMP dan SMPLB. 3. tanggal 18 Juli 2013. tanggal 18 Juli 2013. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 3. 4. BAB V WAKTU KEGIATAN PEMBELAJARAN Pasal 5 1. guru berkewajiban membuat program yang mencakup: a. Program Kegiatan Pembelajaran c. Kegiatan pembelajaran bagi kelas VIII dan IX SMP dan SMPLB dimulai hari Senin tanggal 15 Juli 2013 5. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hari-hari pertama masuk sekolah bagi peserta didik kelas X SMA. d. -7- . TKLB. Kegiatan pembelajaran bagi TK. SMALB dan SMK berlangsung selama 3 (tiga) hari kerja terhitung mulai tanggal 15 sampai dengan 17 Juli 2013 diisi dengan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB).

Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 35 menit. Waktu pembelajaran per tahun 1088-1216 jam pembelajaran 9. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34 . Kegiatan pembelajaran bagi kelas XI dan XII dimulai hari Senin tanggal 15 Juli 2013 Pasal 6 1. 2. Jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 32 jam pembelajaran c. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34-38 minggu d. SMALB kelas X sampai dengan XII a. SMA kelas X sampai dengan XII a. SD kelas IV sampai dengan kelas VI a. Waktu pembelajaran per tahun 635 . Ulangan harian. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 35 menit. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 40 menit b. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 38 minggu d. SMPLB kelas VII sampai dengan kelas IX a.811 jam pembelajaran. Jumlah jam pembelajaran per minggu adalah 38-39 jam pembelajaran c. Pada akhir kegiatan pembelajaran dilaksanakan Ujian Akhir yang pelaksanaanya akan diatur dalam ketentuan tersendiri. Jumlah jam pembelajaran per minggu adalah 28 . Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 30 menit. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34 . Jumlah jam pembelajaran per minggu adalah 26 .38 minggu d. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34 . b. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 30 menit. Jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 38 jam pembelajaran c.38 minggu d.709 jam pembelajaran 5.811 jam pembelajaran 6.621 jam pembelajaran 2. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34 . Waktu pembelajaran per tahun 516 .38 minggu d. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34-38 minggu d.38 minggu d. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 40 menit. b. Waktu pembelajaran per tahun 725 . SDLB kelas I sampai dengan kelas III a. SD kelas I sampai dengan kelas III a. b.38 minggu d. Jumlah jam pembelajaran per minggu adalah 32 jam pembelajaran c. Jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 34 jam pembelajaran c. SDLB kelas IV sampai dengan kelas VI a. Jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 32 jam pembelajaran c.709 jam pembelajaran 3.30 jam pembelajaran c.38 minggu d. Waktu pembelajaran per tahun 725 . Pasal 8 Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran ditentukan sebagai berikut : 1. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 45 menit b. b. Waktu pembelajaran per tahun 635 .28 jam pembelajaran c. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 45 menit b. Waktu pembelajaran per tahun minimal 1368 jam pembelajaran -9- -8- . ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester merupakan tugas dan tanggung jawab guru yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan Pasal 7 Jumlah minggu efektif belajar dalam satu tahun minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran pada setiap satuan pendidikan. 7. Satu jam pembelajaran tatap muka adalah 35 menit. Waktu pembelajaran per tahun 516 .621 jam pembelajaran 4. b. Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34 . Minggu efektif per tahun pelajaran adalah 34 . SMP kelas VII sampai dengan kelas IX a.6. Waktu pembelajaran per tahun 1292-1596 jam pembelajaran 8. Jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 32 jam pembelajaran c. SMK kelas X sampai dengan kelas XII a. b.

Kegiatan tengah semester direncanakan dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan selama 4 ( empat ) hari. atau praktik pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan bakat. Penyerahan Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar TK. penjemputan tamu.10. SDLB. Pengecualian pada ayat (1) dilaksanakan dengan izin khusus dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. 13. SMA. 8 s. Hari belajar efektif tidak dibenarkan untuk kegiatan perayaan ulang tahun daerah atau kota dan badan atau organisasi. kepribadian. Semester 1 dimulai hari Senin. Kamis s. 2. SMP. lomba kreativitas. SMA. -11- -10- . dan lain-lain kegiatan yang bukan kegiatan dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan. 4. Tahun Baru Hijriyah 1435 H. SMP. TKLB. Rabu. 4). 12. BAB VIII PENYERAHAN BUKU LAPORAN DAN HARI-HARI LIBUR Pasal 12 1. tanggal 6 Januari 2014 dan berakhir hari Sabtu. 9 Agustus 2013. SMALB dan SMK untuk Semester 2 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 28 Juni 2014. 2. Libur Umum Tahun 2013 1). tanggal 21 Desember 2013.d. 5). Penyerahan Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar TK. Hari Raya Natal. Semester 2 dimulai hari Senin. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik SMA/ SMALB/ SMK maksimum 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan. 2). Pada tengah semester 1 dan semester 2 satuan pendidikan melakukan kegiatan pekan olahraga dan seni ( Porseni ) karyawisata. 2. Guru dapat melaksanakan ulangan tengah semester. SMPLB. Selasa. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik SMP/SMPLB maksimum 50% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan. SDLB. Sabtu 17 Agustus 2013. SD. SD. 25 Desember 2013. 3. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik SD/SDLB maksimum 40% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan. Hari Raya Idul Adha 1434 H. Jumat. BAB VI HARI-HARI BELAJAR SATUAN PENDIDIKAN Pasal 9 1. tanggal 28 Juni 2014 Pasal 10 1. prestasi dan kreativitas siswa dalam rangka pengembangan pendidikan anak seutuhnya. SMPLB. BAB VII KEGIATAN TENGAH SEMESTER Pasal 11 1. Di luar jam tatap muka terdapat kegiatan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. SMALB dan SMK untuk Semester 1 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 21 Desember 2013.d. Pasal 13 Libur Umum dalam tahun pelajaran 2013/2014 yaitu: a. Selasa 15 Oktober 2013. 3). tanggal 15 Juli 2013 dan berakhir hari Sabtu. 11. Tengah semester adalah paruh waktu yang ada pada semester 1 dan semester 2. 2. Hari Kemerdekaan RI. Idul Fitri 1434 H. TKLB. 5 November 2013.

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta 9.b. Libur semester 2 mulai hari Senin. 3. 3. Selasa. SMALB dan SMK diatur sebagai berikut: 1.Pd NIP 196111091987031005 Tembusan : 1. Kamis. Wagub Provinsi DKI Jakarta 8. TKLB. Sabtu. Gubernur Provinsi DKI Jakarta 7. Asisten Kesmas Setda Provinsi DKI Jakarta -13- . serta 6 hari sebelum tanggal 1 Syawal. Jumat. Apabila kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. 2. Para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 3. SMP. Hari Buruh Sedunia. Perkiraan Libur Umum Tahun 2014 1). 29 Mei 2014 Pasal 14 BAB IX PENUTUP Pasal 17 1. Tahun Baru Saka 1936. Kenaikan Isa Al-Masih. 18 April 2014 5). Pasal 16 1. Tahun Baru Imlek 2565. Libur semester 1 mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2013 dan berakhir hari Sabtu tanggal 4 Januari 2014 3. Hari Raya Waisak. 14 Mei 2014 8). SMPLB. M. Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Hari Raya Nyepi. Menteri Agama 5. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 2013 KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. 31 Januari 2014 4). Tahun Baru Masehi. Inspektur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 11. Kepala Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 12. Minggu. H. 2. SDLB. Sekda Provinsi DKI Jakarta 14. Selama libur Ramadhan dapat dimanfaatkan dengan kegiatan yang bersifat keagamaan dan kegiatan sosial lainnya. Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 10. Libur setiap semester berlangsung selama 12 hari. 1 Januari 2014 2). dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Surat Edaran Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Menteri Dalam Negeri 4. Rabu. SD. TAUFIK YUDI MULYANTO. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. 2. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 6. SMA. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Libur umum tahun pelajaran 2013/2014 sebagaimana tersebut pada pasal 13 mengikuti ketentuan hari libur yang ditetapkan bersama oleh Menteri Agama. Hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan diatur lebih lanjut dalam keputusan tersendiri. Pasal 15 Libur Semester bagi TK. Wafat Isa Al-Masih. Rabu. Libur Idul Fitri berlangsung 6 hari sesudah tanggal 1 Syawal. 9). Libur Ramadhan berlangsung 1 hari sebelum bulan Ramadhan dan 2 hari pada awal bulan Ramadhan. 19 April 2014 6). 25 Mei 2014. tanggal 30 Juni 2014 dan berakhir hari Sabtu tanggal 12 Juli 2014. Maulid Nabi Muhammad SAW. 1 Mei 2014 7). Jumat. -12- Dr. Kamis. 14 Januari 2014 3). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2.

20. 27. 17. 26. 22. 18. 23. 25. Kepala Seksi Dikdas Kecamatan di Provinsi DKI Jakarta Kepala Seksi Dikmen Kecamatan di Provinsi DKI Jakarta Para Pengawas Sekolah -14- . 28.15. 24. 21. 19. 16. Inspektur Provinsi DKI Jakarta Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta Para Walikota di Provinsi DKI Jakarta Ketua Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Para Direktur dalam lingkungan Ditjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Provinsi DKI Jakarta Kepala Sudin Dikdas 5 wialayah Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta Kepala Sudin Dikmen 5 wilayah Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta Kepala Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di Provinsi DKI Jakarta.

PP No. 38 tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah Antara Pemerintah. 5. 4. 12. 10. Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. Undang-Undang Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Mengingat -16- . 10 tahun 2008 tanggal 24 Desember 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan 9. 2. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. 1823 Tahun 2008 tanggal 30 Desember 2008 tentang Pengangkatan Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 11. : 1. -15- 6. SK Mendiknas RI No. Peraturan Gubernur Nomor 199 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 134 Tahun 2009 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan. Peraturan Gubernur 134 Tahun 2009 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendidikan. PP Nomor 17 Tahun 2010 Pemyelenggaraan Pendidikan. 261/U/1999 tanggal 14 Oktober 1999 Tentang Penyelenggaraan Kursus. Pemerintah Daerah Provinsi. 8.KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR : 847 TAHUN 2013 TENTANG KALENDER PENDIDIKAN PNFI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 BAGI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL DI LINGKUNGAN PEMBINAAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA Menimbang : bahwa untuk penyusunan rencana dan program Pendidikan Nonformal dan Informal di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta perlu diterbitkan kalender pendidikan PNFI tahun pelajaran 2013/2014. 3. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Tentang Pengelolaan dan 7. MEMUTUSKAN Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA TENTANG KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 BAGI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL DI LINGKUNGAN PEMBINAAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA. Keputusan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No.

Rencana anggaran pendapatan dan belanja PKBM/Kursus. Hari pertama kegiatan pembelajaran (Tutorial) adalah hari-hari masa orientasi peserta didik yang diisi dengan pertemuan sesama peserta didik. b. 2. b. proses pembelajaran Program Paket A. 3. paket B dan paket C) yang materi ujiannya disiapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Program Supervisi. BAB III PEMBENTUKAN KELOMPOK BELAJAR Pasal 3 1. Suku Dinas adalah Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi. penyelenggara. UNPK adalah Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan/(Program peket A. para tutor untuk membicarakan program pembelajaran (Tutorial) selama satu semester dan menyepakati tutorial antara lain hari-hari pertemuan antara Tutor dan peserta didik awal bulan Juli -17- 9. Seksi Kecamatan adalah Seksi Pendidikan Kecamatan. Pusat kegiatan belajar (PKBM) adalah wadah tempat penyelenggaraan pendidikan nonformal dan informal yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan.BAB I U M U M Pasal 1 Yang dimaksud dalam keputusan ini dengan: 1. 7. Paket B dan Paket C mulai bulan Juli 2013. Kelompok belajar adalah satuan pendidikan non Formal yang terdiri atas sekumpulan warga masyarakat yang saling membelajarkan pengalaman dan kemampuan dalam rangka meningkatkan mutu dan taraf kehidupannya. Minggu belajar (Tutorial) efektif minimal 3 kali dalam seminggu. Program kerja PKBM/Kursus. Pada permulaan Semester Tutor berkewajiban membuat program yang mencakup: a. Pada awal tahun pelajaran Penanggung Jawab PKBM dan lembaga kursus berkewajiban membuat program yang mencakup : a. -18- . Program Kegiatan Belajar Mengajar/Tutorial c. 4. Hari-hari pertama masuk. keterampilan. Pendidikan Nonformal dan Informal dan Pendidikan Tinggi. Hari belajar adalah masa belajar berkelompok dan atau sendiri sesuai dengan buku petunjuk modul. 3. 11. Program Pendidikan dan Keterampilan. 6. Pendidikan Non Formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang 2. 12. 10. BAB II PERMULAAN DAN AKHIR TAHUN PELAJARAN Pasal 2 a. Dinas Provinsi adalah Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang menangani bidang Pendidikan Dasar dan Menengah. Proses Pembentukan Kelompok belajar berlangsung dari bulan Juni dan Juli 2013. kursus-kursus berkelanjutan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Tahun pelajaran 2013/2014 dimulai bulan Juli minggu pertama tahun 2013 dan berakhir minggu ketiga bulan Juni 2014. 8. Program Semester b. Semester adalah satuan waktu pemberian pelajaran ( Tutorial ) yang membagi rata tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). c. Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan 5.

B. Jumat. 19 April 2014 6). Hari Raya Waisak. Penyerahan buku laporan penilaian hasil belajar program Paket A. Rabu. 8 s. 29 Mei 2014 -19- -20- . Maulid Nabi Muhammad SAW. Tahun Baru Masehi. 1 Mei 2014 7). 14 Mei 2014 8). Hari Kemerdekaan RI. Rabu. 2. b. dan Paket C pada awal bulan Juli 2013 dan awal bulan Januari 2014. Hari Raya Natal.d. Hari Raya Idul Adha 1434 H.BAB IV. Rabu. 4). Kamis. Minggu. Hari Buruh Sedunia. Penyerahan buku laporan penilaian hasil belajar program kesetaraan Paket A. Selasa. dan C semester 2 adalah satu minggu setelah evaluasi semester. Jumat. 31 Januari 2014 4). Perkiraan Libur Umum Tahun 2014 1). Sabtu. Tahun Baru Hijriyah 1435 H. BAB V PENYERAHAN BUKU LAPORAN DAN HARI-HARI LIBUR Pasal 7 1. 5 November 2013. 5). Sabtu 17 Agustus 2013. Tahun Baru Saka 1936. Pasal 6 Rentang hari belajar efektif/Tutorial Efektif dalam satu tahun minimal 156 hari belajar/Tutorial yang digunakan untuk belajar/Tutorial. 25 Desember 2013. Pasal 8 Libur Umum dalam tahun pelajaran 2013/2014 yaitu: a. Hari Raya Nyepi. 25 Mei 2014. sesuai dengan modul dan standar kompetensi. 2). 3). Kamis. Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.d. Jumat. Kenaikan Isa Al-Masih. 9). Selasa. 18 April 2014 5). Paket B. 9 Agustus 2013. Libur Umum Tahun 2013 1). Kamis s. 14 Januari 2014 3). dan C semester 1 adalah satu minggu setelah evaluasi semester. B. Pasal 5 Pada akhir kegiatan belajar mengajar/tutorial dilaksanakan pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) yang pelaksanaannya akan diatur dalam ketentuan tersendiri. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Pasal 4 Kegiatan belajar mengajar/Tutorial Program Paket A. Wafat Isa Al-Masih. Tahun Baru Imlek 2565. Selasa 15 Oktober 2013. 1 Januari 2014 2). Idul Fitri 1434 H.

7. Kepala Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di Provinsi DKI Jakarta 21. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 2013 KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 17. Kepala Biro Administrasi Kesmas Provinsi DKI Jakarta 18. Kepala Seksi Dikmen 5 wilayah Kecamatan di Provinsi DKI Jakarta 23.Pd NIP 196111091987031005 Tembusan : 1. H. Ketua Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta 15. 22. Asisten Kesmas Setda Provinsi DKI Jakarta 10. 5. 6. Para Walikota di Provinsi DKI Jakarta 14. Kepala Seksi Dikdas 5 wilayah Kecamatan di Provinsi DKI Jakarta.BAB VI P E N U T U P Pasal 9 1. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. TAUFIK YUDI MULYANTO. 4. 13. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta 12. Sekda Provinsi DKI Jakarta 9. 3. 2. M. Gubernur Provinsi DKI Jakarta Wagub Provinsi DKI Jakarta Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 8. Kepala Sudin Dikmen 5 wilayah Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta 20. 2. Para Direktur dalam lingkungan Ditjen PNFI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 16. Inspektur Provinsi DKI Jakarta 11. Apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Para Penilik PNFI Dr. 3. Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta -21-22- . Hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan diatur lebih lanjut dalam keputusan tersendiri. Kepala Sudin Dikdas 5 wilayah Kota Administrasi di Provinsi DKI Jakarta 19.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->