P. 1
Dogma Central

Dogma Central

|Views: 31|Likes:
Dipublikasikan oleh Maulana Aziz
silahkan untuk anak kedokteran atau biologi di donlot, mudah untuk di pahami.
silahkan untuk anak kedokteran atau biologi di donlot, mudah untuk di pahami.

More info:

Published by: Maulana Aziz on Jul 13, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2014

pdf

text

original

DOGMA CENTRAL

Ahmad Vesuvio 207.311.xxx FK UPN Veteran Jakarta 2007

DOGMA CENTRAL

PENGEMASAN DNA DALAM INTI PANJANG KESELURUHAN SEKITAR 1. GENA YANG TIDAK AKTIF HARUS DIGULUNG MENURUT SISTEM TERTENTU  KEMASAN SEMPURNA BERUPA KHROMOSOM METAFASE  .5 CM YANG MEMUAT 3 X 109 NUKLEOTIDA UNTUK DITEMPATI SEKITAR 3000 GENA (TIDAK SEMUA DNA BERFUNGSI SEBAGAI GENA)  TIDAK SEMUA GENA DALAM INTI SEBUAH SEL DIBUTUHKAN UNTUK SINTESIS PROTEIN  APABILA DIBUTUHKAN UNTUK SINTESIS PROTEIN DNA BERADA DALAM BENTUK TERENTANG  AGAR TIDAK MENGGANGGU DAN KUSUT.7 X 8.

PENGEMASAN DNA DALAM INTI Benang-benang DNA .

PENGEMASAN DNA DALAM INTI .

DOGMA CENTRAL Meliputi :  Tahap Replikasi DNA  Tahap Transkripsi DNA ( sintesis RNA dengan bantuan messengger RNA / mRNA )  Tahap Splicing RNA  Tahap Translasi RNA ( dengan bantuan transfer RNA / tRNA ) .

 . EXON: Bagian penggal DNA dalam gena yang merupakan kode bagi asam amino dari polipeptida yang dibentuk.    KODON: Bagian dari penggal DNA yang terdiri atas 3 molekul nukleotida yang merupakan kode bagi asam amino tertentu TRANSKRIPSI: Proses pembentukan mRNA dengan menggunakan gena DNA sebagi pola urutan nukleotida   SPLICING: Proses pemotongan intron oleh spliceosome setelah transkripsi kemudian penggal-penggal exon disatukan kembali TRANSLASI: Proses perangkaian asam amino dalam ribosom dengan pola mRNA dengan bantuan tRNA untuk membaca kode pada mRNA.ISTILAH-ISTILAH dalam DOGMA CENTRAL  GENA: Penggal DNA yang merupakan pola dalam bentuk kode yang diperlukan untuk sintesis polipeptid INTRON: Bagian penggal DNA dalam gena yang tidak merupakan kode bagi asam amino dari polipeptida yang dibentuk.

ISTILAH-ISTILAH dalam DOGMA CENTRAL .

Transkripsi DNA .

•UNTAIAN mRNA DITEMPATI JUGA OLEH EXON DAN INTRON .Sebelum Transkripsi POLIMERASE RNA MULAI BEKERJA PADA PROMOTER SALAH SATU UNTAIAN DNA. • mRNA MEMPUNYAI URUTAN NUKLEOTIDA SECARA KOMPLEMENTER DENGAN MOLEKUL SALAH SATU PASANGAN UNTAIAN DNA YANG MERUPAKAN POLANYA.

SESUDAH TRANSKRIPSI mRNA HARUS DISUNTING MELALUI SPLICING DENGAN TUJUAN MEMBUANG INTRON DAN MENYAMBUNGKAN KEMBALI EXON MENJADI mRNA FUNGSIONAL SEBELUM DIBAWA KELUAR DARI INTI .

Mekanisme Splicing mRNA  MELIBATKAN SPLICEOSOME  SPLICEOSOME MEMOTONG DALAM 2 TAHAP: SPLICEOSOME – 1) PADA UJUNG 3’ INTRON DAN 2) PADA UJUNG 5’ INTRON – MENGHUBUNGKAN UJUNG-UJUNG EXON DAN – MELEPASKAN INTRON YANG DIPOTONG – SPLICEOSOME ADALAH KUMPULAN SNURP DARI JENIS U1. U5 DAN U4/U5 YANG BEKERJA PADA UJUNGUJUNG INTRON – snRNP (SNURP) = small nuclear ribonucleoprotein ADALAH KOMPLEKS PROTEIN DENGAN RNA PENDEK (< 250 NUKLEOTIDA) YANG MASING-MASING DISEBUT U1.  . U2. U2. U3 DAN SEBAGAINYA.

Mekanisme Splicing mRNA .

APABILA SINTESIS PROTEIN UNTUK KEPERLUAN DI LUAR SEL ATAU UNTUK PROTEIN DALAM SEL. TETAPI DALAM KEADAAAN TETAP DIBUNGKUS MEMBRAN  mRNA SIAP DIBACA URUTANNYA PADA RIBOSOM OLEH tRNA .Transportasi mRNA Fungsional    mRNA FUNGSIONAL DIANGKUT MELALUI PORUS NUCLEARIS KELUAR INTI MEKANISME TRANSPORTASI MENGGUNAKAN PARTIKEL PROTEIN KHUSUS mRNA MENUJU RIBOSOM (ADA DUA JENIS RIBOSOM) – RIBOSOM BEBAS. APABILA SINTESIS PROTEIN UNTUK DIGUNAKAN DALAM SITOPLASMA (HB) – RIBOSOM PADA r-ER.

Transportasi mRNA Fungsional PROTEIN PENGANGKUT DARI INTI PROTEIN PENGANGKUT KE RIBOSOM .

TRANSLASI PROSES PEMBACAAN URUTAN mRNA UNTUK DITERJEMAHKAN DALAM RANGKAIAN ASAM-ASAM AMINO SESUAI DENGAN KODE YANG DINYATAKAN OLEH KODON YANG TERDIRI ATAS 3 NUKLEOTIDA (TRIPLET) .

TRANSLASI  TRANSLASI MELIBATKAN: – mRNA (DIBACA OLEH BEBERAPA RIBOSOM) – tRNA (ADA 20 JENIS) – RIBOSOM – ASAM-ASAM AMINO – ENZIM-ENZIM .

Transfer RNA ( tRNA )  STRUKTUR     – SEBAGAI DAUN SEMANGGI DENGAN 4 UJUNG UJUNG PERLEKATAN ASAM AMINO UJUNG ANTIKODON UJUNG PENGENAL RIBOSOM UJUNG PENGENAL ENZIM  FUNGSI   LOKASI – UNTUK SETIAP JENIS tRNA (20) MERANGKAI ASAMASAM AMINO BERDASARKAN KODON PADA mRNA YANG DIBACANYA. SINTESIS tRNA – DALAM SITOPLASMA – MELALUI TRANSKRIPSI GENA SEBAGAI tDNA .

STRUKTUR tRNA .

SANDI GENETIK ( Codon ) Posisi ke-1 P o s i s i ke-2 Posisi U Phe Phe Leu Leu Leu Leu Leu Leu Ile Ile Ile Met Val Val Val Val C Ser Ser Ser Ser Pro Pro Pro Pro Thr Thr Thr Thr Ala Ala Ala Ala A Tyr Tyr STOP STOP His His Gln Gln Asn Asn Lys Lys Asp Asp Glu Glu G Cys Cys STOP Trp Arg Arg Arg Arg Ser Ser Arg Arg Gly Gly Gly Gly ke-3 U C A G U C A G U C A G U C A G U C A G .

TAHAP-TAHAP TRANSLASI  UJUNG 5’ mRNA masuk dalam ribosom pertama di antara subunit besar dan kecil Pada ribosom terdapat dua tempat untuk tRNA yaitu: tempat A (aminoacyl-tRNA ) DAN tempat P (peptidyl tRNA) AWAL PEMBACAAN dimulai dari kodon AUG oleh tRNA yang terikat oleh metionin pada tempat P.   . sedang ujung lain tRNA mengikat asam amino yang sesuai. Pembacaan dilakukan dengan membentuk ikatan antara 3 basa dari kodon dan antikodon. KODON dibaca oleh ujung antikodon tRNA. AUG = kodon awal (start).

TAHAP-TAHAP TRANSLASI PERPANJANGAN POLIPEPTIDA. Kodon berikutnya akan dibaca oleh tRNA yang cocok. setelah kodon pertama (setelah AUG) didesak keluar ribosom dan tRNA pindah ke tempat A dari P  PERANGKAIAN ASAM AMINO melalui ikatan dengan gugus karboksil ketika tRNA masih di tempat P  . dilanjutkan dengan pembacaan kodon berikutnya pada tempat A oleh tRNA lain.

Tahap Awal Translasi .

Proses Pemanjangan Translasi .

ORGANELA INI MENGALAMI DEGRADASI . UAG DAN UGA  APABILA RIBOSOM TELAH MENYELESAIKAN TUGASNYA.Penghentian Translasi  TRANSLASI DIHENTIKAN APABILA SUDAH SAMPAI PADA SALAH SATU KODON PENGHENTIAN:  UAA.

Tahap Akhir Translasi DEGRADASI RIBOSOM .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->