P. 1
Teori Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia Sedang

Teori Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia Sedang

|Views: 301|Likes:
Dipublikasikan oleh Icha Amora
teori askeb
teori askeb

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Icha Amora on Jul 13, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2015

pdf

text

original

TEORI ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA SEDANG I. PENGKAJIAN ( Tanggal/ Jam ) A.

DATA SUBYEKTIF a. Biodata atau identitas anak Nama bayi :Umur : 0 – 7 hari ( angka kematian neonatal dini 0 – 7 hari 15/1000 lahir hidup, Survei DKI 1997 ) Nama ibu / ayah : Umur : Pendidikan : Agama : Suku bangsa : Alamat : b. Keluhan utama Bayi lahir tidak menangis, nafas megap-megap, warna kulit merah, ekstermitas biru, reflek lemah. c. Riwayat penyakit sekarang Terjadi dari beberapa factor ibu, tali pusat, janin. d. Riwayat kesehatan ibu selama hamil  Pre eklamsia dan eklamsia  Perdarahan abnormal plasenta previa atau solusio plasenta  Partus lama atau partus macet  Demam selama persalinan  Infeksi berat ( malaria, sipilis, TBC, HIV )  Kehamilan post matur ( sesudah 42 minggu kehamilan ) e. Riwayat Lahir  Lilitan tali pusat  Tali pusat pendek  Simpul tali pusat  Prolapsus tali pusat  Bayi premature ( sebelum 37 minggu kehamilan )  Persalinan sulit ( letak sungsang, bayi kembar, distosia bahu, ekstraksi fakum, forsep )  Air ketuban bercampur mikonium f. Riwayat Kesehatan Keluarga g. Riwayat Psiko sosial, Spritual, Ekonomi -

Telinga : Normal d. Bayi Normal atau sedikit asfiksia ( Nilai APGAR 7 – 9 ) d. Dada : Retraksi Inter Costae g. INTEPRETASI DATA DASAR 1. Hidung : Pernafasan cuping hidung f. Pemeriksaan penunjang : tidak dilakukan II. PEMERIKSAAN UMUM DAN TANDA-TANDA VITAL  Keadaan Umum  Kesadaran  Suhu sesuai dengan kriteria Asfiksia  Respirasi  BB / PB : 3. Genetalia : Normal j. Asfiksia Berat ( Nilai APGAR 0 – 3 ) b. DIAGNOSA ASFIKSIA SEDANG D. Ekstermitas biru. forcep b. reflek lemah. Mulut : Biru e. Suhu : bisa normal / Hipotermi Respirasi : bisa lemah bisa cepat AS :4–6 III.O : Bayi lahir tidak menangis nafas megap-megap. Bayi Normal nilai APGAR 10 2. Anus : Normal k. Ekstermitas : Kebiruan pergerakan lemah i.S : D.IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL Potensial terjadi Asfiksia berat IV.IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA Lakukan Resusitasi sesuai prosedur . Sistem Neorulogis : semua reflek lemah l. tubuh kemerahan. Perut : Normal h. PEMERIKSAAN FISIK a. Gastro Intestinal : Gawat janin ( Mikonium positif ) m. Kepala : Normal / bekas tindakan vakum. KLASIFIKASI KLINIK NILAI APGAR a. DATA OBYEKTIF 1.B. Mata : Normal c. Asfiksia Ringan Sedang ( Nilai APGAR 4 – 6 ) c.

Atur posisi bayi Rasional : Terbukanya jalan nafas 3. .V. Berikan pada ibu untuk disusui dan bonding acttachment Rasional : Terciptanya hubungan kasih saying antara ibu dan anak sejak dini. Observasi Apgar Score Rasional : Deteksi dini terjadinya Asfiksia berat 6. Jaga bayi agar tetap hangat Rasional : Dengan kehangatan tidak terjadi penguapan ( Evaporasi ) 2. Keringkan bayi dan rangsang taktil Rasional : Rangsangan membantu bayi mulai bernafas 5. RENCANA TINDAKAN 1. Hisap lendir dari mulut dan hidung Rasional : Dengan tidak ada sumbatan mempermudah pasokan oksigen 4.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->