Anda di halaman 1dari 11

9

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)


Prodi/jurusan : S-1/PAI
Mata Kuliah : Statistik Pendidikan
SKS/Semester
Waktu pertemuan
Pertemuan ke
:
:
:
3 (tiga)/VI-VII
90 menit
5
Dosen : Drs. Ach. Nur Syamsudin,M.Pd.
Standar Kompetensi : Bersikap teliti dan cermat serta trampil dalam
menggunakan statistik sebagai alat analisis penelitian
pendidikan.
Kompetensi Dasar : 12. Memahami konsep teknik analisis regresi linier
sederhana.
Indikator : 1. Menjelaskan analisis regresi sederhana
2. Menganalisa regresi sederhana
3. Mengaplikasikan regresi sederhana.
Tahapan Aktivitas:
Persiapan (15 menit)
1. Menjelaskan kepada mahasiswa tentang kegunaan analisis regresi sederhana dalam aplikasi
kripsi (penelitian kuantitatif) bab pembahasan hasil penelitian.
2. Menjelaskan bahwa disetiap akhir pertemuan ada tugas/diskusi kelompok yang harus
dikerjakan oleh mahasiswa dalam rangka mempertajam konsep-konsep dasar.
Pelaksanaan/Penyajian (50 menit)
1. Menngkondisikan mahasiswa untuk bekerja dalam kelompok terdiri dari 3-5 orang
2. Menjelaskan tugas yang harus dilakukan oleh tiap kelompok
3. Memberikan materi dalam bentuk modul untuk didiskusikan mahasiswa dalam
kelompoknya masing-masing
4. Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan kelompok lain diberi
kesempatan untuk mengkritisi.
5. Memberi penegasan hasil diskusi/validasi jawaban
6. Kelompok yang bekerja dengan baik mendapat penghargaan dari dosen
Penutup (25 menit)
1. Bersama mahasiswa membuat kesimpulan/rangkuman
2. Memberikan tes individu
3. Memberikan tugas berupa latihan soal.
Evaluasi proses dan produk belajar
1. Keaktifan dalam kelas 20 %
2. Ujian pertengahan semester 20 %
3. Ujian akhir semester 20 %
4. Tugas individu 10 %
5. Proposal (analisa hasil penelt) 30 %
Jumlah 100 %
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
Deskripsi tugas-tugas
1. Keaktifitasan kelas: anda diharapkan terlibat aktif memberikan konstribusi pemikiran, baik
berupa pertanyaan maupun komentar, dalam suasana bebas resiko (free riks environment).
2. Ujian pertengahan semester adalah ujian pertengahan pertama untuk materi yang hanya
digunakan dari perkuliahan awal sampai pertengahan semester.
3. Ujian akhir semester adalah ujian akhir untuk pertengahan kedua perkuliaan.
4. Tugas individu dan kelompok: Anda membedah dua soal tentang statistik pendidikan yang
telah dimuat dalam sebuah materi teaching plan.
5. Proposal (analisis hasil penelitian): Anda membuat satu proposal analisis hasil penelitian
sesuai petunjuk dosen. Tugas ini kemungkinan dapat Anda kembangkan menjadi bagian dari
skripsi
Saran-saran
1. Jangan segan-segan melakukan kontak di dalam kelas atau di kampus mengenai hal-hal yang
tidak atau kurang jelas.
2. Biasakanlah bekerja dengan rencana terjadwal; sangat tidak arif menunda-nunda sebuah
pekerjaan, apalagi pekerjaan yang memerlukan perenungan dan refleksi.
3. Buatlah rencana belajar atau studi anda untuk satu semester ini diatas selembar kertas
manila.
4. Butir 1, 2, dan 3 sangat membantu anda untuk tidak mengalami kesulitan di belakang dan
tidak membuat anda stres.
5. Selamat bekerja keras! Do you best ! bekerjalah sesuai dengan kemampuan anda. Kurang
arif jika anda bermimpi seperti orang lain.
Buku Teks:
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka
Cipta.
Azwar, S. 2004. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bugin. 2001. Metodologi Penelitian Sosial Format-Format Kuantitatif dan Kualitatif.
Surabaya: Airlangga University Press.
Sudjana. 2001. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sunarto. 2001. Metodologi Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Pendidikan. Surabaya: Unesa.
Sujianto, A.E. 2009. Aplikasi Statistik dengan SPSS 16.0. Tulungagung: Prestasi Pustaka.
Riduwan, 2009. Skala Pengukuran Variable-Variable Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.
------------. 2009. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.
Riduwan dan Sunarto, 2009. Pengantar Statistika untuk Penelitian Pendidikan, Sosial,
Ekonomi, Komunikasi dan Bisnis. Bandung: CV Alfabeta.
Mengetahui, Gresik, 24 Maret 2011
Ketua STAI-DA, Dosen Pengampuh,
Drs. Ali Masud, M.Ag.,M.Pd.I. Drs. Ach. Nur Syamsudin, M.Pd.
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
MATERI:
.
A. REGRESI SEDERHANA
Regresi atau peramaln adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang apa
yang paling mungkin terjadi dimasa yang akn datang berdasarkan informasi masa lalu dang
sekarang yang dimiliki agar kesalahannya dapt diperkecil. Regresi dapat juga diartikan sebagai
usaha memperkirakan perubahan. Supaya tidak salah paham bahwa peramalan tidak
memberikan jawaban pasti tentang apa yang akan terjadi, melainkan berusaha mencari
pendekatan apa yang terjadi. Jadi, regresi mengemukakan tentang keingintahuan apa yang
terjadi dimasa depan untuk memberikan konstribusi menentukan keputusan yang terbaik.
Keingintahuan dimasa depan sejak dulu merupakan bahasan yang menarik dan penting.
Beberapa nama besar seperti joyoboyo (raja Kediri kuno) dan Ronggo Wasito (pujangga
kerajaan Surakarta) mendapat tempat terhormat di masyarakat jawa karena akurasi ramalannya.
Demikian juga dengan Alfin Toffler ( future Shock, 1970 dan The Third Wave, 1980), John
Naisbitt ( Megatrends 2000) dan Michael porter (Competitive Adfantage of Nation) mereka
menjadi terkenal dan kaya atas hasil karyanya tentang pemikiran masa depan. Sampai saat ini
semua organisasi memerlukan pemikiran masa depan untuk membantu menentukan keputusan
yang terbaik.
Kegunaan regresi dalam penelitian salah satunya adalah untuk meramalkan atau
memprediksi variabel terikat (Y) apabila variabel bebas (X) deketahui. Regresi sederhana dapat
dianalisis karena didasari oleh hubungan fungsional atau hubungan sebab akibat (kausal)
variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Karena ada perbedaan yang mendasar dari
analisis korelasi dan analisis regresi. Pada dasarnya analisis regresi dan analisi korelasi
keduanya punya hubungan yang sangat kuat dan mempunyai keeratan. Setiap analisis regresi
otomatis ada analisi korelasinya, tetapi sebaliknya analisis korelasi belum tentu diuji regresi
atau diteruskan dengan analisis regresi.
Analisis kerelasi yang tidak dilanjutkan dengan analisis regresi adalah analisis korelasi
yang kedua variabelnya tidak mempunyai hubungan fungsional dan sebab akibat. Apabila
peneliti mengetahui hal ini lebih lanjut, maka perlu konsep dan teori yang mendasari kedua
variabel tersebut.
Persamaan regresi dirumuskan : Y

= a + bX
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
Standar Kompetensi : Bersikap teliti dan cermat serta trampil dalam
menggunakan statistik sebagai alat analisis
penelitian pendidikan.
Kompetensi Dasar
:
Memahami konsep teknik analisis regresi linier sederhana.
9
Dimana :
Y = (baca Y topi) subjek fariabel terikat yang di proyeksikan
X = Variabel bebas mempunyai nilai tertentu untuk diprediksikan
a = Nilai konstanta harga Y jika X = 0
b = Nilai arah sebagai penentu ramalan (prediksi) yang menunjukkan nilai peningkatan
(+) atau nilai penurunan (-) variabel Y
2 2
) ( X X n
Y X XY n
b

a =
n
X b Y
Langkah-langkah menjawab Regrensi Sederhana:
Langkah 1. Membuat Ha dan Ho dalam bentuk kalimat:
Langkah 2. Membuat Ha dan Ho dalam bentuk statistik:
Langkah 3. Membuat tabel penolong untuk menghitung angka statistik:
Langkah 4. Masukkan angka-angka statistik dari tabel penolong dengan rumus:
2 2
) ( X X n
Y X XY n
b

a =
n
X b Y
Langkah 5. Mencari Jumlah Kuadrat Regresi (JK
Reg [a]
) dengan rumus:
JK
Reg (a)
=
n
Y
2
) (
Langkah 6. Mencari Jumlah Kuadrat Regresi (JK
Reg [b
|
a]
) dengan rumus:
JK
Reg [b
|
a]
= b. {
n
Y X
XY
) )( (

Langkah 7. Mencari Jumlah Kuadrat Residu (JK


Res
) dengan rumus:
JK
Res
= ] [ Re ] [ Re
2
a g a b g
JK JK Y

Langkah 8. Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Regresi (RJK


Reg [a]
) dengan rumus:
RJK
Reg[a]
= JK
Reg[a]
Langkah 9. Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Regresi (RJK
Reg [b
|
a]
dengan rumus:
RJK
Reg[b
|
a]
= JK
Reg[b
|
a]
Langkah 10. Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Residu (JK
Res
) dengan rumus:
RJK
Res
=
2
Re
n
JK
s
Langkah 11. Menguji Signifikansi dengan rumus:
F
hitung
=
s
a b g
RJK
RJK
Re
) ( Re
Kaidah penguji signifikansi:
Jika F
hitung
F
tabel
, maka tolak Ho artinya signifikan dan
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
F
hitung
F
tabel
, terima Ho artinya tidak signifikan
Dengan taraf signifikan : a = 0,01 atau a = 0,05
Carilah nilai F tabel menggunakan Tabel F dengan rumus:
F
tabel
= F
{1-) (dk Reg [b|a], (dk Res)}
Langkah 12. Membuat kesimpulan
Contoh: Judul Penelitian
PENGARUH PENGALAMAN KERJA TERHADAP PENJUALAN BARANG
ELEKTRONIK DI KABUPATEN GRESIK
Data dianggap memenuhi asumsi dan persyaratan analisis; data dipilih secara random;
berdistribusi normal; berpola linier; data sudah homogen dan mempunyai pasangan yang sama
sesuai dengan subjek yang sama. Data sebagai berikut:
Pengalaman Kerja (X) tahun 2 3 1 4 1 3 2 2
Penjualan Barang Elektronik (Y) unit 50 60 30 70 40 50 40 35
Pertanyaan :
a. Bagaimana persamaan regrensinya?
b. Gambarkan diagram pancarnya!
c. Gambarkan arah garis regresi!
d. Buktikan apakah ada pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja (X) terhadap
penjualan barang elektronik (Y)
e. Buktikan apakah data tersebut berpola linier?
Langkah-langkah menjawab:
Langkah 1.
Membuat Ha dan Ho dalam bentuk kalimat:
Ha: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja terhadap penjualan barang
elektronik di kabupaten Gresik.
Ho: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja terhadap penjualan
barang elektronik di kabupaten Gresik.
Langkah 2.
Membuat Ha dan Ho dalam bentuk statistik:
Ha: r 0
Ho: r = 0
Langkah 3.
Membuat tabel penolong untuk menghitung angka statistik:
No/statistik X Y X
2
Y
2
XY
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
1 2 50 4 2500 100
2 3 60 9 3600 180
3 1 30 1 900 30
4 4 70 16 4900 280
5 1 40 1 1600 40
6 3 50 9 2500 150
7 2 40 4 1600 80
8 2 35 4 1225 70
Jumlah (

)
18 375 48 18825 930
Langkah 4.
Masukkan angka-angka statistik dari tabel penolong dengan rumus:
(1) Menghitung rumus b:
2 2
) ( X X n
Y X XY n
b

=
5 , 11
60
690
) 18 ( ) 48 .( 8
) 375 )( 18 ( ) 930 .( 8
2

(2) Menghitung rumus a:


a = 21
8
168
8
) 18 .( 5 , 11 375


n
X b Y
(3) Menghitung persamaan regresi sederhana:

Y
= a + bX = 21 + 11,5. (X) (jawaban a)
(4) Membuat garis persamaan regresi:
a. Menghitung rata-rata X dengan rumus: 25 , 2
8
18

n
X
X
b. Menghitung rata-rata Y dengan rumus: 875 , 46
8
375

n
Y
Y
Gambar: Diagram Pancar .....(jawaban b) Gambar: Persamaan Garis Regresi....(jawaban c)
Menguji Signifikansi dengan Langkah-langkah berikut:
Langkah 1.
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
1 2 3 4 5 X
Y
80 -
70 -
60 -
50 -
40 -
35
30 -
20 -
10 -
6
7
3
4
1
2
8
5
Y
80 -
70 -
60 -
50 -
40 -
35
30 -
20 -
10 -
Persamaan
Garis Regresi
a=21
2,25; 46,876

1 2 3 4 5 X
9
Mencari Jumlah Kuadrat Regresi (JK
Reg [a]
) dengan rumus:
JK
Reg (a)
= 125 , 17578
8
140625
8
) 375 ( ) (
2 2

n
Y
Langkah 2.
Mencari Jumlah Kuadrat Regresi (JK
Reg [b|a]
) dengan rumus:
JK
Reg [b
|
a]
= b. { }
n
Y X
XY
) )( (

=11,5{ } 875 , 991


8
) 375 )( 18 (
930
Langkah 3.
Mencari Jumlah Kuadrat Residu (JK
Res
) dengan rumus:
JK
Res
= ] [ Re ] [ Re
2
a g a b g
JK JK Y
=18825 991,875 17578,125 = 225
Langkah 4.
Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Regresi (RJK
Reg [a]
) dengan rumus:
RJK
Reg[a]
= JK
Reg[a]
= 17578,125
Langkah 5.
Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Regresi (RJK
Reg [b|a]
) dengan rumus:
RJK
Reg[b
|
a]
= JK
Reg[b
|
a]
= 991,875
Langkah 6.
Mencari Rata-rata jumlah Kuadrat Residu (RJK
Res
) dengan rumus:
RJK
Res
=
2
Re
n
JK
s
=
5 , 42
2 8
225

Langkah 7.
Menguji Signifikansi dengan rumus:
F
hitung
=
s
a b g
RJK
RJK
Re
) ( Re
=
34 , 23
5 , 42
875 , 991

Kaidah penguji signifikansi :


Jika F
hitung
F
tabel
, maka tolak Ho artinya signifikan dan
F
hitung
F
tabel
, terima Ho artinya tidak signifikan
Dengan taraf signifikan () = 0,05
Carilah nilai F
tabel
menggunakan Tabel F dengan rumus :
F
tabel
= F
{1-) (dk Reg [b|a], (dk Res)}
= F
{(1 0,05)(dk Reg [b|a]=1, (dk Res=8 2 = 6)}
= F
{(0,95)(1,6)}
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
Cara mencari F
tabel
: angka 1 = pembilang
Angka 6 = penyebut.
F
tabel
= 5,99
Ternyata F
hitung
> F
tabel
, maka tolak Ho artinya signifikan
Langkah 8. Membuat Kesimpulan
Karena F
hitung
lebih besar dari F
tabel
, maka tolak Ho dan terima Ha. Dengan demikian
terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja terhadap penjualan barang elektronik di
kabupaten Gresik ............................................................................................................ (Jawaban d)
Menguji Linieritas dengan Langkah-langkah berikut:
Langkah 1.
Mencari Jumlah Kuadrat Error (JK
E
) dengan rumus:
01 , 2247
) (
2
2

'

k
E
n
Y
Y JK
Sebelum mencari nilai JK
E
urutkan data X mulai dari data yang paling kacil sampai data yang paling
besar berikut disertai pasangannya (Y), seperti tabel penolong berikut:
Tabel Penolong Pasangan Variabel X dan Y untuk Mencari (JK
E
)
No. Y X Diurutkan dari data
terkecil hingga data
terbesar X
Kelompok n Y
1 2 50 1 k 1 2 30
2 3 60 1 40
3 1 30 2 k 2 3 35
4 4 70 2 40
5 1 40 2 50
6 3 50 3 k 3 2 50
7 2 40 3 60
8 2 35 4 k 4 1 70
Keterangan : n = jumlah kelompok yang sama k = 4 kelompok
Jk
E
=

,
_

,
_

+
+ +

,
_

+ +
+ + +

,
_

+
+
1
) 70 (
70
2
) 60 50 (
60 50
3
) 50 40 35 (
50 40 35
2
) 40 30 (
40 30
2
2
2
2 2
2
2 2 2
2
2 2
=
(50 + 116,67 + 50 + 0)
JK
E
= 216,67
Langkah 2.
Mencari Jumlah Kuadrat Tuna Cook (JK
TC
) dengan rumus:
JK
TC
= JK
Res
+ JK
E
= 225 216,67 = 38,33
Langkah 3.
Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Tuna Cocok (RJK
TC
) dengan rumus:
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
MENJADI
9
RJK
TC
= 165 , 19
2 4
33 , 38
2

k
JK
TC
keterangan k = jumlah kelompok = 4
Langkah 4.
Mencari Rata-rata Jumlah Kuadrat Error (RJK
E
) dfengan rumus:
RJK
E
= 1675 , 54
4 8
67 , 216

k n
JK
E
Langkah 5.
Mencari nilai F
hitung
dengan rumus:
F
hitung
=
35 , 0
1675 , 54
165 , 19

E
TC
RJK
RJK
Perlu diketahui bahwa uji linieritas berbeda dengan uji signifikansi, adapun perbedaannya terletak
pada pengambilan keputusan (kaidah penguji), yaitu:
1) Menentukan Keputusan Penguji Signifikansi
Jika F
hitung
F
tabel,
maka tolak Ho artinya signifikan dan
F
hitung
F
tabel
, terima Ho artinya tidak signifikan
2) Menentukan Keputusan Penguji Linieritas
Jika F
hitung
F
tabel,
maka tolak Ho artinya data berpola linier dan
F
hitung
F
tabel,
maka tolak Ho artinya data berpola tidak linier
Langkah 6.
Menentukan Keputusan Pengujin Linieritas
Jika F
hitung
F
tabel,
maka tolak Ho artinya data berpola linier dan
F
hitung
F
tabel,
maka tolak Ho artinya data berpola tidak linier
Dengan taraf signifikan () =0,05
F
tabel
= F
(1-) (dk TC, dk E)
= F
(1-0,05)(dk = k -2, dk = n k)
= F
(1-0,05)(dk = 4 2, dk = 8 4)
= F
(1 0,05)(dk = 2, dk = 4)
= F
(0,95)(2,4)
Cara mencari F
tabel
dk = 2 pembilang
dk = 4 = penyebut
F
tabel
= 6,94
Langkah 7.
Membandingkan F
hitung
dengan F
tabel
Ternyata F
hitung
< F
tabel
atau 0,35 < 6,94, maka tolak Ho artinya data berpola linier
Kesimpulan variabel pengalaman kerja terhadap penjualan barang elektronik di
kabupaten Gresik berpola linier ........................................................................................(Jawaban e)
Tabel Ringkasan Anava Variabel X dan Y uji signifikansi dan uji Linieritas
Sumber Derajat Jumlah Rat-rata F
hitung
F
tabel
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
fariansi kebebasan
(dk)
Kuadrat (JK) Jumlah
Kuadrat (RJK)
total n 2

Y Signifikan
linier
Regresi (a)
Regresi(bla)
Residu
1
1
n 2
JK
Reg
(a)
JK
(bla)
Jk
Res
RJK
Reg(a)
RJK
(bla)
RJK
res
Keterangan:
Perbandingan
dengan F
hitung
F
tabel
signifikan dan
linieritas

Tuna Cocok
Kesalahan
(Error)
k 2
n k
JK
TC
JK
E
RJK
TC
RJK
E
Tabel ringkasan Anava Variabel X dan Y uji signifikansi dan uji linieritas
Sumber
Variansi
Derajat
kebebasan
(dk)
Jumlah
Kuadrat (JK)
Rata-rata
Jumlah
Kuadrat (RJK)
F
hitung
F
tabel
Total 8 18825 Sig = 23,24
Linier = 0,35
5,99
6,94
Regresi (a)
Regresi (bla)
Residu
1
1
6
17578,125
991,875
255
17578,125
991,875
42,5
Keterangan: perbandingan F
hitung
dengan F
tabel
signifikan dan
linieritas, ternyata: 23,24 > 5,99
signifikan 0,35 < 6,94 pola
linier
Tuna Cocok
Kesalahan
(Error)
2
4
83,33
216,67
19,165
54,1675
D. RANGKUMAN
Regresi atau peramalan adalah suatu peroses memperkirakan secara sistematis tentang apa
yang paling mungkin terjadi dimasa yang akan datang berdasarkan informasi masa lalu dan
sekarang yang dimiliki agar kesalahannya dapat diperkecil. Kegunaan regresi dalam penelitian salah
satunya adalah untuk meramalkan atau memprediksi variabel terikat (Y) apabila variabel bebas (X)
diketahui.
1. Apa yang anda ketahui tentang regresi sederhana?
2. Sebuah penelitian dilakukan terhadap siswa SMK Daruttaqwa Gresik untuk mengetahui apakah
ada pengaruh kebiasaan menonton televisi film kekerasan dengan kecenderungan prilaku anak
nakal diukur skala 100 poin. Angket disebar kepada 20 siswa kelas XI. Diasumsikan bahwa
apabila anak sering menonton TV, maka kecenderungan semakin nakal. Rata-rata nonton TV 4
5 jam per hari. Waktu penelitian dua minggu berturut-turut. Diperoleh data sebagai berikut.
Variabel kebiasaan menonton televisi film kekerasan (X)
60 30 60 39 50 30 40 54 58 26 50 45 47 34 57 53 55 49 59 34
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik
9
Variabel kecenderungan perilaku anak nakal (Y)
58 33 69 35 44 49 29 48 54 60 34 45 42 56 42 58 53 76 45 54
a. Hitung persamaan regresinya?
b. Jika, anak-anak menonton televisi film kekerasan selama 75 jam, berapa kecenderungan
perilaku anak nakal tersebut?
MENGUKUR MINAT MAHASISWA TERHADAP MATERI BELAJAR
Menurut anda materi belajar tentang statistika (lingkarilah angka 1, 2, 3, 4 atau 5
diantara pernyataan berikut):
Menyenangkan 1 2 3 4 5 Membosankan
Bermanfaat 1 2 3 4 5 Tidak Bermanfaat
Menarik 1 2 3 4 5 Tidak Menarik
Sangat perlu dipelajari 1 2 3 4 5 Tidak perlu dipelajari
Menantang 1 2 3 4 5 Tidak Menantang
Perlu disebar luaskan 1 2 3 4 5
Tidak Perlu disebar
luaskan
Mempunyai korelasi
dengan masalah sehari-
hari
1 2 3 4 5
Tidak Mempunyai
korelasi dengan masalah
sehari-hari
Petunjuk Penilaian:
1. Jika rata-rata jawaban berkisar angka 1 dan 2 maka materi pembelajaran menarik minat
mahasiswa.
2. Jika rata-rata jawaban berkisar angka 4 dan 5 maka materi pembelajaran tidak menarik
minat mahasiswa, sehingga perlu adanya perubahan metode, media, strategi pembelajaran,
dll.
Gresik, 24 Maret 2011
SAP dan Materi Statistik Pendidikan
STAI Daruttaqwa Gresik