Anda di halaman 1dari 2

Pada tanggal 07 Mei 1997, 4(empat) perusahaan yaitu PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (35%), PT.

Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) (25%), PT. Megacell Media (20%) dan PT. Datakom Asia (20%) sepakat mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa Televisi berbayar dan Internet dengan nama PT. Indonusa Telemedia (Telkomvision). Perseroan dalam perjalannya mengalami perubahan kepemilikan saham dan terakhir pada bulan Juni 2008 terjadi perubahan kepemilikan saham dari Datakom Asia kepada PT. Multimedia Nusantara (METRA), sehingga Perseroan dimiliki 98,75% oleh PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan 1,25% dimiliki oleh PT. Multimedia Nusantara (METRA) langkah strategis ini selaras dengan tujuan TELKOMGroup dalam mengembangkan lini bisnisnya dengan konsep TIME Telekomunikasi, Informasi, Media dan Edutainment. Sesuai tag line Perseroan ini baru beda, dalam pengelolaan bisnisnya Telkomvision merupakan operator Pay TV pertama di Indonesia yang meluncurkan produk DTH Prepaid (Pay TV Satellite Prepaid), dimana pelanggan dapat melakukan pembelian voucher sesuai dengan pilihan content dengan harga yang sangat terjangkau dan bebas mengisi voucher apa saja dan kapan saja. Kemudian pada awal tahun 2009 perseroan mengembangkan DTH Postpaid (Pay TV Satellite Postpaid) untuk mendukung strategi penetrasi masuk ke kota setelah terlebih dahulu dipersiapkan model bisnis dan perangkat minidish yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan, dimana model bisnis yang telah dijalankan beberapa competitor di kota adalah dengan pola pinjam pakai perangkat kepada pelanggan. Dalam rangka mendukung layanan DTH Postpaid perseroan telah membuka beberapa tempat pembayaran iuran bulanan maupun tempat pengisian/pembelian pulsa untuk memudahkan pelanggan membayar maupun mengisi voucher melalui jaringan ATM Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BII, ATM bersama melalui HSBC, Bank Mega Syariah, dan Kantor Pos (online) diseluruh Indonesia. Perkembangan Perseroan juga menuntut pengembangan sumber daya manusia baik jumlah maupun kualitasnya. Pada akhir tahun 2009 perseroan memiliki 334 karyawan yang sebelumnya di tahun 2008 berjumlah 233 yang tersebar diseluruh Indonesia, dengan komposisi dari berbagai disiplin pendidikan dan keahlian dengan komposisi terbesar adalah berusia produktif. Dalam rangka meningkatkan kompetensi karyawan, perseroan telah membuat program pengembangan SDM dalam berbagai bentuk untuk menstimulus peningkatan kinerja dan inovasi serta kreativitas guna memajukan perseroan. Dengan cepatnya perubahan teknologi penyiaran dan informasi serta berubahnya gaya hidup masyarakat, diperlukan kreativitas dan inovasi yang dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan hiburan dan informasi, untuk itu perseroan bersama TELKOM Group sedang mengembangkan produk baru seperti IPTV (Internet Protokol Television), Mobile TV dan Value Added Service (VAS) dengan menyajikan program-program yang menarik serta content yang atraktif. Pengembangan produk ini merupakan wujud komitment Telkomvision

dalam mengikuti perubahan dan mendukung TELKOM Group dalam menyajikan total solusi yaitu memberikan layanan yang mengarah pada integrated communication services ( evernet).

Visi Misi Telkom CSR


Visi: Untuk menjadi pelopor dalam penerapan tanggung jawab sosial perusahaan di Asia Misi: Mengambil peran aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas melalui pendidikan teknologi InfoComm; Mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas hidup dalam kehidupan masyarakat; Mengambil peran aktif dalam memelihara keseimbangan alam.