Studi Literatur dan Prospek Penelitian Beton Porus Sebagai Material Struktur dan Bahan Bangunan

Ridho Bayuaji
Program Studi Diploma Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya E-mail : bayuaji@ce.its.ac.id

Abstrak—Beton porus adalah beton yang tidak mengandung agregat kasar (AK) yang pada awalnya hanya diharapkan berfungsi sebagai volume pengisi dan bahan isolasi. Ada minat baru yang terus berkembang untuk memanfaatkan berat volumenya yang bisa dirancang dengan variatif, lebih ringan dari beton normal dan berpotensi memanfaatan limbah dalam skala besar seperti contoh fly ash, abu sekam padi. Fokus makalah ini mengklarifikasi literatur tentang upaya pemanfaatan beton porus sebagai material konstruksi baik dari material penyusunnya, proporsi campuran, metode produksi dan komposit dengan material lain. Kata kunci: Beton Porus, Densitas, Kuat Tekan, Porositas, Beton Ringan, Struktural.

pengurangan kuat tekan berbanding terbalik eksponensial [ 6 ] dengan penambahan jumlah volume udara pada komposisi campuran. JA Erikson telah mendapatkan penghargaan paten atas penelitian BP pada tahun 1923 [ 7 ]. Tinjauan pertama pada BP disajikan oleh Valore [8,9] pada tahun 1954, uraian laporan yang terdiri proporsi campuran penyusun BP diluar metode proses produksi gelembung. Jones dan McCarthy [10] telah melaporkan sejarah BP, material penyusun yang digunakan, sifat-sifatnya, dan aplikasi nya. B. Keuntungan dan Aplikasi Beton Porus Beberapa keuntungan pemanfaatan BP, yaitu: (i) Memberikan kontribusi dalam bidang teknologi beton, dimana BP mempunyai variasi berat volume antara 400 to 1800 kg/m3 yang bermanfaat dalam desain beban sendiri terhadap perhitungan suatu elemen struktur, contohnya sebagai dinding partisi, insulasi dan leveling; (ii) Berkontribusi dalam proses pelaksanaan, BP segar mempunyai kelecakan yang baik sehingga mudah mengalir, pemadatan dan membangun level dengan sendirinya; (iii) Mampu mengisi antar tulangan tanpa menggunakan peralatan pemadat beton segar sehingga mengurangi kebisingan selama pelaksanaan; (iv) Bahan material yang terbuat dari BP akan mengurangi beban transportasi dan jumlah operator selama proses mobilisasi; (v) Menyerap panas yang baik dan material tahan api karena jumlah rongga di beton; (vi) Peredam benturan dan beban kejut yang baik. Selain itu, beberapa manfaat ekonomi dari BP sebagai struktur beton ringan, yaitu: (i) Maksimum berat volume struktur beton ringan sebesar dua per tiga dari beton normal. Ini akan mengurangi berat sendiri dari struktur dan konsekuensinya mempengaruhi beban lebih kecil terhadap bagian dari struktur; (ii) Umumnya aplikasi beton struktur ringan dilakukan redecking jembatan, beban mati diupayakan sekecil mungkin dilaksanakan karena kemampuan daya dukung pondasi yang tetap; (iii) Secara subtansial penghematan biaya dapat direalisasikan ketika beban mati menjadi lebih ringan akan menyebabkan dimensi elemen struktur lebih berkurang dan jumlah besi penulangan terkurangi. BP berhasil diaplikasikan di berbagai bangunan prasana di seluruh pelosok dunia seperti tercantum di tabel 1.

I.

PENDAHULUAN

Di masa kini dan mendatang, fokus penelitian bahan bangunan di seluruh dunia adalah mencari bahan bangunan yang ringan, tahan lama, mudah digunakan, ekonomi dan sekaligus lebih ramah lingkungan [ 1 ]. Penggunaan beton dengan berat volume yang lebih ringan dari beton normal akan memberikan keuntungan yang signifikan antara lain: mereduksi beban gempa dan pondasi, mengurangi luas penampang struktur, mengurangi jumlah penyangga begisting sewaktu proses pengecoran, mengurangi dampak lingkungan di sekitar proyek. Berat volume beton dapat dikurangi dengan prinsip mengganti material bahan berbutir dengan rongga udara atau material pengisi yang lebih ringan. Tiga kategori beton ringan adalah beton aggregat ringan, beton non pasir dan BP (BP) [2]. A. Definisi, Karakteristik dan Riwayat Beton Porus Ciri utama BP mempunyai komposisi spesifik tidak mengandung aggregate kasar, melainkan tersusun dengan aggregate halus, semen, air dan busa udara. Busa udara yang stabil [ 3 ] dibentuk dari sejenis surfaktan berbusa yang berfungsi menyusun struktur pori yang homogen di dalam campuran dasar mortar. Jumlah volume udara yang terbentuk minimal 20% dari volume total beton. Material pengikat BP mempunyai karakter semen, seperti contoh: semen portland, semensilika, semen pozzolan dan kapur pozzolan [4]. ACIcommittee 523 [ 5 ] menetapkan bahwa aggregate alternatif dapat ditambahkan seperti contoh aggregate ringan buatan yaitu expanded clay, shale, slate, sintered fly ash, perlite, dan vermiculite. Begitu juga dengan aggregate ringan buatan yaitu as pumice, scoria, atau tuff. Oleh karena ada pengaruh jumlah volume udara di dalam BP maka penentuan spesifikasi BP tidak sama dengan beton normal, spesifikasi berat volume menjadi tinjauan tambahan selain kuat tekan. Pada BP,

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2011

F-1

Konsentrasi surfaktan pembentuk busa udara adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kepekatan dan kestabilan busa seperti diterangkan oleh beberapa peneliti sebelumnya [36.12] Void filling in Harbour [10] Smart Tunnel [13] Kingstone Bridge widening and strengthening [12] Road construction. penggabungan SP akan mempengaruhi proses hidrasi semen di dalam mortar. Washington DC. 33 ].Tabel 1: Aplikasi Beton Porus Nama Proyek Konstruksi U. Laukaitis et al [24].20. Proses memproduksi busa udara di dalam BP ada dua metode. II. Berbagai macam tipe semen telah digunakan pada penelitian BP. terpisah dan tercampur langsung [ 34 ]. ASTM-C330 [ 14 ] mencantumkan kriteria beton ringan untuk struktur yang mempunyai nilai secara berurutan kuat tekan dan berat volume adalah 17 N/mm2 dan 1680 kg/m3. sebagai bahan pengisi BP seyogianya diayak lebih kecil dari 2. and Foamtech [ 31 .S. ASTM [19. Penelitian Nambiar [ 23 ] menunjukkan rasio air-partikel padat sangat dominan mempengaruhi properti BP segar. baik alami maupun sintetis. ACI 213R-87 [15] memberi klasifikasi beton ringan untuk struktur mempunyai berat volume antara 1350 and 1900 kg/m3 dan mempunyai kuat tekan minimum 17 N/mm2. PRINSIP DASAR DAN PENDEKATAN KEMUNGKINAN BETON PORUS SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI Pada awalnya. Tabel 2: Studi peluang struktural Item Bahan Subtitusi sementitius Densitas Kearsley fly ash/semen dari1-4 Densitas segar: 7001500 kg/m3. 37. Canary Wharf [10] Road base [10] Road base in Logan International Airport [10] Arches Housing application [10] Lokasi Vicksburg. Busa udara harus pekat dan stabil sehingga tidak mudah meletus menghadapi tekanan adukan mortar sampai mengalami waktu pengerasan awal dan mampu membangun struktur berongga di dalam mortar [ 35 ]. Berbagai macam jenis produk surfaktan berbusa telah diteliti secara mendasar agar bisa teraplikasi di dalam BP yaitu Neopar [26. Aspek Bahan BP tersusun dari bahan utama yaitu mortar dan busa udara sebagai komponen pembentuk rongga di dalam beton tanpa agregat kasar [ 18 ] yang mempunyai komposisi minimal 20%. Untuk membuat BP yang lecak.27].30 ]. metode konstruksi dan membuka keuntungan baru dalam desain untuk menjadikan BP berperan dalam material struktur. Agregat halus. perkembangan fase pengetahuan BP menunjukkan kemajuan yang berarti. Rasio air-partikel (a/p) padat yang rendah pada campuran mortar akan mengakibatkan banyak kegagalan busa udara tercampur dengan mortar. Di sisi lain. Beberapa data penelitian pemanfaatan BP dalam bidang struktur disebutkan pada tabel 2. Tiga dekade terakhir. ASPEK BAHAN DAN DESAIN KOMPOSISI BETON PORUS A. telah dipakai oleh beberapa peneliti yaitu Valore [1]. Ini merubah pendekatan konsep.21] telah memberikan spesifikasi persyaratan fisik properti dari berbagai tipe SP sebagai bahan pengikat yang sempurna pada BP.07 Sampel dilindungi plastik setelah dibuka mouldnya dan dijaga pada suhu ruang 22oC BP sebagai material Jones fly ash/cement of 0. Park et al [25]. maka BP hanya diaplikasikan sebagai material non-struktur. Busa udara yang stabil dibentuk oleh berbagai macam jenis surfaktan berbusa.. Komponen bahan pembentuk inilah yang membedakan BP dengan beton normal yang mengandung air entranced yang tinggi. [16] Studi dari Nambiar [22]menunjukkan bahwa dengan memperkecil ukuran partikel pasir akan menaikkan kekuatan BP. Mearlcrete [ 28 ]. Rasio air-semen adalah proporsi campuran BP yang mempengaruhi kekuatan dan kelecakan BP. Semen sebagai bahan pengikat yang bersifat hidratasi.868γ basah-55. Untuk mendesain campuran BP perlu memperhatikan semua aspek bahan yang menyusunnya. Begitupula sebaliknya jika a/p yang tinggi maka air pada campuran mortar akan menyebabkan segregation [22] dan kelebihan air menaikkan kejenuhan tegangan selaput busa udara sehingga menjadi tipis dan mudah meletus. terutama kecepatan hidrasi [40].Potensi BP dalam aplikasi elemen struktur telah diteliti oleh Jones [16]and Kearsley [17]. SP kekuatan awal tinggi dengan kandungan Alumunium tinggi [6] digunaksn untuk mengurangi waktu setting dan menaikkan kekuatan awal pada BP. superplasticizers (SP) juga digunakan [10] tetapi penggunaannya di dalam BP dapat menyebabkan ketidakstabilan busa udara [39]. South Dakota Boston South Africa III. meninjau keterbatasan pengetahuan tentang bahan komposisi dan peralatan material. Holland. UK UK Netherlands Kuala Lumpur UK London Boston.3-1 Densitas segar:14001800 kg/m3 Perawatan Kuat tekan 2-25 Mpa Sampel dilindungi plastik setelah dibuka mouldnya dan dijaga pada suhu ruang 22oC 8-42 MPa F-2 ISBN : 978-979-18342-3-0 . berikut ini dirangkum semua aspek bahan penyusun BP. Army Engineer Waterways Experiment Station [11] Void filling in Heathrow railway tunnel [10] Void filling in Coombe down mines [10.36 mm untuk membantu menaikkan karakteristik konsistensi dan stabilitas BP. 32 . 38]. Miss. Elastizell [29 . hubungan densitas kering dan segar adalah: γkering = 0. Sebagai tambahan. semen portland (SP) normal paling banyak dimanfaatkan dalam BP.

Klasifikasi beton berbusa berdasarkan tes penyebaran BP segar ditunjukkan dalam Tabel 5 Tabel 4 Hasil Investigasi Properti BP Peneliti Jenis Tes Hasil Tabel 3: Konsep Perhitungan Campuran BP Kuat Tekan 2 (N/mm ) 0.7 Densitas dan volume Rasio material pengisisemen mengguna kananalisa respond surface Densitas dan volume dengan metode Taguchi 4-15 (7 days) 1-18 Nambiar&Ramamurthy [23] Jones &McCarthy [16] Waktu mengalir. Vf = volume busa B. Beberapa studi [5. BP tidak memerlukan upaya pemadatan atau getaran karena memiliki kemampuan mengalir dan self-compactibility.1 1239-1604 (densitas kering) Kearsley &Mostert [41] Jones at all [45] Kebutuhan air campuran menggunakan ASTM tes flow table [44] Tes penyebaran 45% dari penyebaran BP segar menunjukkan stabilitas dan konsistensi yang baik BP segar yang baik ditunjukkan dari Nilai coefficient of variance sama dengan atau lebih kecil dari 10%.B. s/c = rasio agregat halus-semen. data berat volume relatif masing-masing bahan. Properti BP segar Propertis BP segar tidak menjadi perhatian utama. rasio pasir-semen. RDf =Densitas relatif busa udara. RDc = Densitas relative semen. tetapi kekuatan BP dari proporsi campuran yang diberikan sangat serius dipengaruhi oleh tingkat kelecakannya. ditulis secara jelas sebagai berikut: Tabel 5: Klasifikasi BP berdasar prosentase penyebaran [23] Kelas Nilai Penyebaran (%) 0-20 20-40 40-60 60-80 80-120 Diskripsi Very Low Low Medium High Very High ρm = C + C(w/c) + C(p/c) + C(s/c) + C(p/c)(w/p) + C(s/c)(w/s) + RDf Vf (1) VL L 1000 = C C(p/c) C(s/c) + C(w/c) + + + Vf RDc RD p RDs M (2) H VH Dimana : ρm = densitas basah yang direncanakan (kg/m3). rasio air-semen. menggunakan tes marsh cone dan flow cone Pengulangan Densitas segar Bayuaji [43] 5. Properti Densitas Properti BP diartikulasikan dalam hal densitas kering. F-3 Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2011 .C = kandungan semen (kg/m3) . 250 mm Penyebaran BP segar yang baik di sekitar nilai 200 mm Ada dua persamaan yang diusulkan oleh Kearsley dan Mostert dalam penelitiannya [41].32] telah dipelajari untuk mencapai desain campuran FC ringan. w/c = rasio airsemen. Perancangan proporsi penyusun BP dimulai dari penentuan densitas basah. Kumpulan beberapa penelitian tentang desain campuran BP tercantum di Tabel 3. massa bahan dan volume busa udara yang harus ditambahkan untuk mendapatkan kepadatan yang diperlukan.1-26. belum ada metode standar untuk merancang campuran bahan penyusun BP.d. PROPERTI BETON PORUS A.8-24. IV. Campuran yang baik jika diamerer yang terbentuk antara 220 s. p/c = rasio pozzolan-semen.82 Peneliti McCorm ick [28] ACIcommittee523 [5] Kearsley &Mostert [41] Nambiar&Ra mamurthy [42] Konsep volume partikel padat Densitas Densitas 3 (kg/m ) 960-1922 (densitas basah) 800-1920 (densitas basah) 600-1100 (densitas kering) 550-1500 (densitas kering) 1. RDs = Densitas relative agregat halus Selain itu. ASTM C 796-97 [4] juga memberikan suatu teknik perhitungan volume busa udara yang diperlukan untuk membuat BP. udara (liter). Desain Komposisi Beton Porus Hingga saat ini. RDp = Densitas relatif pozzolan.5-28. hubungan yang diusulkan dari berbagai literatur antara densitas kering dan segar yang dirangkum dalam Tabel 6. Ada beberapa studi untuk menyelidiki sifat-sifat BP segar berbusa beton (Tabel 4). w/s = rasio air-sand.

WSW = Berat benda uji dengan kondisi saturasi kering permukaan di air (g).07 Keterangan Wc = berat semen. Untuk densitas yang lebih tinggi dari 1000 kg/m3. Kuat Tekan Gambaran kekuatan tekan BP dengan komposisi campuran berbagai kepadatan seperti yang dilaporkan dalam pekerjaan sebelumnya adalah tercantum di Tabel 7. Gambar 2. [47] menyimpulkan bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi BP. Studi mensubtitusi semen dengan fly ash [6] dan abu sekam padi [43] menunjukkan bahwa BP dengan kandungan abu pozolan memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai kekuatan maksimum dibandingkan dengan hanya menggunakan semen.28] D. ρc = spesifik gravitasi semen. Vs = Volume partikel padat Gambar 1: Fungsi kuat tekan terhadap densitas pad BP [46] Investigasi yang dilakukan oleh Hamidah dkk. Gambar 2:Model BP oleh Hoff [50] Dimana: n = porositas secara teori .Table 6 Model pendekatan penentuan densitas BP [3] Sumber ASTM C 796-97 [ 4] ACI [ 5] Kearsley [17] Persamaan Densitas kering = (Wc +0.868γbasah– 55. karena reaksi material pozolan. Va = = Volume udara. P= WSA -Wd x 100 WSA -WSW (4) Dimana: P = Total porositas (%).2Wc)/Vtotal Densitas kering = 1. semakin besar rasio pasir-semen menghasilkan kuat tekan BP semakin rendah. Tingkat kehalusan pasir mempengaruhi kekuatan dan densitas. Hasil menunjukkan suatu model dengan persamaan 4 [ 51 ] menghasilkan hubungan porositas dan densitas kering (Gambar 3) dan korelasi kuat tekan dan porositas (Gambar 4). Ketika semen digantikan dengan silika fume [7]. dc =Densitas BP. Vv = Volume udara. proporsi campuran dengan pasir halus menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan campuran dengan pasir kasar. VT = Volume of total.20ρ c ) (1 + k) ρ cγ w n = 1- (3) C.2 C + A γkering = 0. ii) efek gabungan harus dipertimbangkan ketika komposisi volumetrik rongga udara mendekati rongga air. Vc = Volume semen. Model ini dapat dibangun porositas secara teori. γbasah = densitas basah halus menyebabkan distribusi busa udara yang relatif lebih seragam dibandingkan pasir kasar [22. Wd = Berat benda uji kering oven (g) Gambar 3: Fungsi porositas dengan densitas kering [33] ISBN : 978-979-18342-3-0 . semakin tinggi kandungan semen akan meningkatkan kuat tekan BP. satuan dalam kg/m3 γkering = densitas kering. Studi Kearsley dan Mostert itu [ 46 ] menunjukkan bahwa kekuatan tekan mengurangi secara eksponensial dengan penurunan kepadatan BP (Gambar 1). Menunjukkan model porositas BP yang diusulkan oleh Hoff. dc(1+0. seperti yang ditunjukkan dalam persamaan 3. Pasir F-4 Sebuah studi eksperimental menggunakan peralatan Saturasi Vacuum oleh Kearsley danWainwright [33] untuk menyelidiki porositas BP. jumlah rongga udara di dalam BP memiliki pengaruh yang signifikan pada kekuatan tekan BP [46]. perawatan BP di dalam air memberikan kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan perawatan di udara. komposisi pasta menentukan kuat tekan [48]. Ve = Volume air teruapkan. V total = volume keseluruhan C = berat semen. Porositas Hoff [ 50 ]telah mendefinisikan porositas BP pasta adalah volume rongga total yang terdiri dari rongga udara dan air yang teruapkan. kekuatan yang lebih tinggi tekan diperoleh dalam jangka panjang. γw = berat unit air. A = agregat. Telah dilaporkan oleh Tam et al [49]: (i)efek air-semen rasio dan udara sangat mempengaruhi kekuatan BP dan. Vnw Volume air yang tereaksi. WSA= Berat benda uji dengan kondisi saturasi kering permukaan di udara (g). k = rasio air-semen (dalam berat).

tidak semua bahan terhidrasi disebut gel. fungsi tunggal antara kekuatan dan porositas yang diperoleh penggabungan air yang teruapkan dan rongga udara Berbasis dari model Hoff.33] dan Nambiar ‘s model [52] B. Nilai ini digunakan dan menghasilkan hasil yang baik dari beberapa penelitian yang dilakukan Hoff [50].2.18 s. k= rasio air-semen (dalam berat). densitas pada umur yang Kearsley and Wainright [33] Pasta dengan atau tidak menggunakan fly ash sebagai bahan subtitusi Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2011 F-5 .Ini dengan dari semua rongga Tam et al [49] telah menetapkan bahwa derajad hidrasi bervariasi dari 0. Produk dari hidrasi 1 ml semen akan diasumsikan untuk menempati 2. γw = berat unit air. PREDIKSI MODEL KUAT TEKAN BETON PORUS Dimana . pori-pori gel dan udara yang sengaja dimasukkan di dalam BP. σ0 = kuat tekan suatu bahan dengan tidak mengandung porositas. Sw = rasio pengisi dan semen (dalam berat).d 0. Model kekuatan-Porositas Seperti telah dibahas bahwa porositas memiliki dampak yang cukup besar pada kekuatab tekon BP. Wd = Berat benda uji kering oven (g) Where. oleh karena itu volume rongga harus diketahui penyusunnya yaitu pori-pori kapiler. ρc = spesifik gravitasi semen. korelasi kekuatan sangat dipengaruhi oleh prosentase produk partikel padat yang terbangun selama proses hidrasi. pada kasus semenpasir campuran pozzolan. σy = σ0 (1-n)b (6) Dimana: P = Total porositas (%). model Hoff efektif untuk memprediksi kuat tekan BP yang menggunakan: FA sebagai bahan subtitusi. n = nilai porositas. Rasio gel-ruang didefinisikan rasio produk padat hidrasi terhadap volume semen terhidrasi dan pori-porikapiler. WSA= Berat benda uji dengan kondisi saturasi kering permukaan di udara (g). Table 7: Rangkuman model kuat tekan BP Peneliti Hoff [50] Bahan penyusun Pasta Model kuat tekan Berbasis dari model Balshin. Teori porositas yang diusulkan disajikan dalam persamaan 5 sebagai berikut: Nehdi [11] Mortar dengan pasir dan FA sebagai agregat halus Mortar Berdasar pada model jaringan saraf tiruan n = 1- d c (1+0. V.23. σy = kuat tekan suatu bahan yang terkandung porositas. WSW = Berat benda uji dengan kondisi saturasi kering permukaan di air (g). n = porositas dalam teori.20 ρc + Sv )  σ y = σ0   (1 + k )(1 + S w ) ρcγ w  b (7) Kuat tekan BP secara signifikan dipengaruhi oleh karakteristik struktur rongga. Rongga adalah total volume yang dikurangi volume partikel padatan (pengisi) dan volume semen yang unhydrated. Oleh sebab itu.berbeda Tam et al [49] Mortar Berbasis pada model Feret’s dan persamaan Power. Model Balshin diadopsi untuk mempromosikan model hubungan kekuatan dengan porositas BP yang dapat dinyatakan dalam persamaan 6.53]. Model Feret’s sangat bagus untuk memprediksi kuat tekan BP dengan memperhatikan derajad proses hidrasi dengan pendekatan model power yaitu gel-space ratio Berbasis pada model power. Untuk tujuan mempermudah perhitungan maka derajad hidrasi digunakan 0.06 ml.20ρ c + Sv ) (1 + k)(1 + Sw )ρc γ w (5) A. Sv = rasio pengisi-semen (dalam volume) . Volume gel 2. Struktur dan volume rongga udara di dalam BP secara signifikan mempengaruhi kuat tekan BP [52. Kearsley and Wainwright [32. dc = densitas BP. gel-space ratio Nambiar [52] Gambar 4: Fungsi porositas dengan kuat tekan [33] Nambiar [ 52 ] telah memodifikasi model Hoff dengan menambahkan komposisi campuran BP yaitu pasir sebagai pegisi dan fly ash sebagai bahan pozzolan.06 α Vc. Gel Space Ratio Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kekuatan BP adalah proses hidrasi semen dan pengaruh propertis kimia dan fisika [2]. volume produk yang dibentuk oleh reaksi material pozzolan tidak akan diperhitungkan. Temuan ini diringkas dalam tabel 7. b = nilai suatu variable yang mendekati angka tiga (3) Gabungan porositas secara teori dari persamaan 5 dan 6 dapat ditulis sebagai berikut:  dc(1 + 0.

American Society for Testing and Materials. EKSPLORASI BETON PORUS SEBAGAI MATERIAL STRUKTURAL Penelitian pemanfaatan potensi properti BP sebagai kinerja material struktural terus dilakukan sampai saat ini walau tetap harus memperhatikan batasan BP dikategorikan material beton ringan. M. Jumaat [ 56 ]. Materials Science Edition. Z. Thomas Telford London. VII. α = Derajad hidrasi yang diasumsikan 0. 31(1): p. 1999.P. Surabaya. 2001. Neville. Pan [7]. 227-37. ACI Journal. Jones. membangun penelitian geser pada balok BP yang merekomendasikan bahwa kekuatan geser BP menunjukkan lebih besar 10% dibandingkan beton normal dengan mutu yang sama. A Classification of Studies on Properties of Foam Concrete. "Neural Network Model for preformed foam cellular concrete. ASTM-C989. How? in Use of Foamed Concrete in Construction.M. and P. Philadelphia. 57(1): p. American Society for Testing and ISBN : 978-979-18342-3-0 F-6 . R. Vfl = volume pengisi (per m3) BP. A. Vc = Volume semen. Pujo Aji. 98. Guide for cellular concretes above 50 pcf. E.T. membuat solusi shrinkage pada BP dengan menambahkan glycol dan fly ash pada campuran BP. Khan. Lee. . McCarthy. Naik. in Proceedings of the International Conference on the Use of Foamed Concrete in Construction.R.K. ASTM-C618. D. Canada. 2005. ACI Material Journal. VI. Standard Test Method for Foaming Agents for use in producing cellular concrete using Preformed Foam. Report No. 1997.I.R.meneliti BP yang brittle sebagai bahan komposit dengan menggabungkannya dengan steel sheet yang menghasilkan material komposit pada system dinding untuk konstruksi gedung bertingkat rendah. p. 1527.C. 21-31. Hiromi. Ini memberikan peluang yang luas terhadap penelitian menggabungkan material BP dengan bahan yang kuat dan awet sebagai bahan komposit. Nambiar. 50(773-96.. 2007. ACI Journal 1954. 1954. Aldridege. Nehdi.04. editors. McCarthy. 2010. Prinya Chindaprasirt [55].[ ACI-213R-87. 2005. 72: p. 388-3.13. Wainwright.B.K. ekonomis. DAFTAR PUSTAKA [1] Tarun R. and A.. USA. pp. vol. Vol. 40209. Environmental-Friendly Durable Concrete Made with Recycled Materials for Sustainable. Longman. BP dengan kuat tekan 44 Mpa dapat dibuat dengan cara membuat desain proporsi campuran yang baik dan mineral tambahan yang mendukung sempurnanya proses hidrasi pada BP. 2005.N. 105-112. Thomas Telford: Scotland UK. inovasi material struktur yang menarik. The effect of high fly ash content on the compressive strength of foamed concrete. Ramamurthy. 50-66 Kearsley. 2005.L. Ranjani. berkelanjutan dan berwawasan ligkungan. Preparation of high performance foamed concrete from cement. H. ed. tidak awet karena memang banyak rongga di dalamnya. and A. Vol. Journal Wuhan University of Technology. ITSPress. Cement & Concrete Composites. Standards. 22(2): p. Valore. 1954. Jones. Prediksi ke depan material struktur memerlukan material yang kuat. Properties of Concrete (4th edn). sand and mineral admixtures. Pengendalian Mutu Beton sesuai SNI. Cellular concrete Part 1 Composition and methods of production.06α Vc 1-V [ f l -Vc (1-α )] [4] (V-1) (V-2) [5] Dimana. CBU-2005-08 Toronto. KESIMPULAN BP adalah material inovasi yang berpeluang untuk dimanfaatkan seluas-luasnya dengan memperhatikan kelebihannya sebagai beton ringan dengan mempunyai variasi densitas. Preliminary views on the potential of foamed concrete as a structural material. A. Hung. Exploitation of Solid wastes in Foamed Concrete Challenges A Head. Y.02. M. and G. 2001. Specification for lightweight aggregates for structural concrete. 295-298. Behaviour and assessment of foamed concrete for construction applications. and T. Editor. Editor. Introduction To Foamed Concrete: What. 2009. ACI dan ASTM. 2001. University of Dundee: Thomas Telford. Y. ASTM-C330-69. K. Magazine of Concrete Research. in Specialist Techniques and Materials for Construction. Kearsley. . and Y. Penguasaan aspek bahan dan desain komposisi penyusun BP akan memberikan suatu terobosan membangun properti BP yang lebih sempurna dari penelitian yang terdahulu.space = 1.C. p.. Wee. F.. Djebbar. ringan. Guide for Structural Lightweight Concrete. 1987. 2004. Cellular concrete Part 2 Physical properties. 1954.K.. ACIcommittee523. Pan. p. Cement and Concrete Research.J. Dhir. 2006. 817-36. in Use Foamed Concrete in Construction. Standard specification for ground granulated blast-furnace slag for use in concrete and mortars. and A. Azree [54].) Valore.o. Rachmad Purwono. [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [2] [3] [19] [20] ASTM-C796-97. Just foamed concrete – an overview. Why. R.80. 2001. In: Dhir RK. 50 p. E. and for aggregate concretes above 50 pcf with compressive strengths less than 2500 psi. Volume 31( Issue 6): p. 1997. 2005.A. M.S. London. ACI Journal. Kinerja BP sebagai material yang berfungsi struktural masih menarik untuk diteliti walau bertentangan dengan karakternya yang porus.". E..P. Standard specification for coal fly ash and raw or calcined natural pozzolan for use as a mineral admixture in concrete..Vfl -Vc (1-α ) Gel-space ratio = 2. 1975. R.

P. E. Nambiar. and P. 1996. Malaysia ASTM-C230. London. The University of Leeds. 21(1): p... 233-239. 64: p.. Foaming. Kearsely. and McCarthy A.K.. 219-225 Myers. Gettu. 2001.A potential loadbearing insulation for cryogenic applications. T. R. 11113.. M. in Proceedings of the International Conference on the Use of Foamed Concrete in Construction. Vol. Wainwright. 193-200. Visagie and E.M.G. D. stability and coarsening.M. . 1996. G.. 2005. mortar and grout”. 2005. Dhir RK. Advances in Colloid and Interface Science. 1998. 32(2): p. Cement and Concrete Composites. Colloids and [38] [39] [40] [41] [42] [43] [44] [45] [46] [47] [48] [49] [50] [51] [52] Surfaces: . Byun KJ. 1998. (74:): p. 805-812. Standard specification for use of silica fume as mineral admixture in hydraulic cement concrete. Ramamurthy.K. Manufacture of reinforced foam concrete roof slabs. PhD dissertation. McCarthy. K. Journal of materials In Civil Engineering. Vol. T.. May 1997." Concrete/Beton. Universiti Teknologi Petronas. 1977. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2011 F-7 . Kearsley.J. p 233-43. Fresh State Characteristics of Foam Concrete: Journal of Materials In Civil Engineering. The effect of porosity on the strength of foamed concrete. ACI Material Journal 1967 64 p.. 28: p... et al. "Properties of foamed concrete as influenced by air-void parameters. and A. Lee. 1999.J. Cement and Concrete Research.Eng. F. in ICPIC-98. in Proceedings of the 2003 International Ash Utilization Symposium.H.G. and R. 32: p. 2: p. ASTM-C1240. L. antifoaming and defoaming. Y. Moving fly ash utilisation in concrete forward: a UK perspective. February 2008. 173-78. 103–108.. . Jalmes AS. 1987. University of Kentucky Center for Applied Energy Research. 28: p. Kearsley. Effects of processing and materials variations on mechanical properties of lightweight composites. Keriene. McCormick.K. Lee SL. 2006.K. Study of the influence of superplasticizers on the hydration of cement paste using nuclear magnetic resonance and X-ray diffraction techniques.Aspects . Mostert. 12-18. Joana Roncero. Pugh. E. E&FN: Spon. 2004. American Society for Testing and Materials.. Laukaitis. 2002 Tam CT. Richard.C. Park SS. Kearsley. E. 29(2): p. Ramamurthy. USA. v. Nambiar. 2003.M. and H. Susanna Valls.[21] [22] [23] [24] [25] [26] [27] [28] [29] [30] [31] [32] [33] [34] [35] [36] [37] Materials. Magazine of Concrete Research. vol. Hoff. Koudriashoff IT. E. Cement and Concrete Research. pp. E. 2005. 2002. Journal of the American Concrete Institute. Shafiq. Influence of filler type on the properties of foam concrete. Nambiar. . Kearsley. Cement and Concrete Composites. 2004.P.. Surfactant. Yoon. 104-09. 41: p. Cement and Concrete Research.J. Zurauskas. Ramamurthy.C. and B.K.1972..J. A. Hamidah MS. 101. 1997.S. 2010. Ash content for optimum strength of foamed concrete. 247-54.P.R.. Kearsley. R. Optimisatiom of Foamed Concrete Mix of Different Sand-Cement ratio and Curing Conditions. 2005. Materials and Structures. Wainwright. 41-47.. Models for strength prediction of foam concrete. Transport characteristics of fluids and ions in concrete performance criteria for concrete durability. Models relating mixture composition to the density and strength of foam concrete using response surface methodology. S.F. Science and Technology. Journal of Materials in Civil Engineering.. Standard Specification for Flow Table for Use in Tests of Hydraulic Cement. editors. K. Cement and Concrete Research.. 91-100. Porosity and permeability of foamed concrete. 1998. Rational proportioning of preformed foam cellular concrete. Designing mix composition of foamed concrete with high fly ash contents. E. Composite action of foamed and lightweight aggregate concrete. E. USA. 752-60. Cellular concrete. 2008. 2008.P. 2003. Philadelphia. and P. foam films. 32(2): p. 37-48. 11(2): p. . Porosity-strength considerations for cellular concrete. . 1999. . N.04.. Park. M. in School of Civil Engineering. 241-246. Richard. and P. et al. 263: p. Philadelphia. Cement Concrete Research. 36(6): p. 2002. S. The use of foamed concrete for affordable development in third world countries. Differences between protein and surfactant foams: Microscopic properties. 1949. Cement & Concrete Composites. in Appropriate Concrete Technology. Low temperature behaviour of cellular concrete.. 2006. and K. IEEE Transactions on Magnetics 1975. 2002. Hunaiti. R Bayuaji. McCarthy MJ. and J.P. Wainwright. Ramamurthy. Editor. E. E. p. Cement and Concrete Research.B.T. 31(5): p.. et al. in Annual Book of ASTM Standards American Society for Testing and Materials.. Y.I. 39: p.K. 475– 480. Development of structural lightweight foamed concrete using polymer foam agent.02. Nambiar. Effects Of Microwave Incinerated Rice Husk Ash (Mirha) On Hydration And Mechanical Properties Of Foamed Concrete. and K. 2004: Philadelphia. 67-72. Annual Book of ASTM Standards.. A Physico Chem. Jones MR. Relationship between strength and volumetric composition of moist-cured cellular concrete. 2005. Strength of Composite Sections with Foamed And Lightweight Aggregate Concrete. 2005 M. Heat of hydration in foamed concrete: Effect of mix constituents and plastic density. and K. 8-14. . and K. 8(3): p. Hunaiti. Jones. 500-03. ACI Journal. 2006.P.The effect of foam polystyrene granules on cement composite properties. 1032-1041. 27: : p. Cement and Concrete Research. 1996. E. NewYork VCH Publishers. USA. 1998. ed.

Y. Materials and Design 32. M. P. Utilising unprocessed low-lime coal fly ash in foamed concrete. Shear strength of oil palm shell foamed concrete beams. ACI Materials Journal. Johnson Alengaram. 2009...A.J. 2011. 23–727 [56] S Mohd Zamin Jumaat . Thin-Walled Structures. Rahman. Materials and Design 30. Air-void systems of foamed concrete and its effect on mechanical properties. 5-9. and I. [58] Mohd Zairul Affindy Abdul Rahman. 2011. 2004. et al. 2006. 49. U. No. 2. . [60] Jones. Shrinkage behavior of structural foam lightweight concrete containing glycol compounds and fly ash.J. Concrete/Beton.. 1998.A. Hilmi Mahmud.. 34(5) : p. can it be durable. Reinforced foamed concrete.R. MacDonald W.H.[53] Wee. E. Cement and Concrete Research. 66–76 [55] Prinya Chindaprasirt . and A. [59] Tikalsky PJ. Vol 4.Wang..C. 84(11): p. Booyens. T. 889-9. Structural performance of light weight steelfoamed concrete–steel composite walling system under compression.. Ubolluk Rattanasak. A method for assessment of the freeze-thaw resistance of preformed foam cellular concrete. and P. 2227–2236 [57] Kearsley. 2005. Modern Applied Science. 103(1): p. 1398-1409. A. [54] Md Azree Othuman Mydin.. McCarthy. F-8 ISBN : 978-979-18342-3-0 . Physical Behaviour of Foamed Concrete under Uni-Axial Compressive Load: Confined Compressive Test. 45-52. Zaidi. Fuel. 91:: p.P.M. 2010.

222.5-0.5-28.79-2.11-1. [Error! Bookmark not defined. DD: Densitas kering Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Prasarana Wilayah 2011 F-9 .72 0.11 1000-1400 1000-1400 1400-1800 1400-1800 800-1350 (DD) Dengan variasi rasio pengisisemen dari 1 s.8-19.57 0.5 1.1 0.1 0.5 5-15% 799 1239-1604 (densitas kering) 490-660 0.04 Subtitusi semen dg Fly Ash 193-577 362 Semen-pasirMIRHA Pasta 149-420 5.4-0.56 0.6 Mc Cormick [28] Tam et al.8 W/C 0.58-1.77 1.151. kuat tekan dan densitas BP Peneliti Proporsi semen dalam kg/m3 atau komposisi 335-446 Rasio S/C 0.9-7. Gambaran komposisi.3 0.9-1.25-1 0. 3 dan subtitusi pasir dengan fly ash dengan variaso 0 s.36 10-26 20-43 1-7 2-11 4-19 0.45 1320-1500 0.6-0.35-0. F/C: rasio Fly ash-semen.17 1 0.11 12. W/C: rasio air-semen.6-1.07 Tikalsky et al [59] Semen-pasir. 100% 800-1350 (DD) 650-1200(DD) 1.11 2.fly ash 57-149 300 Jones and McCarthy [60] 300 500 Jones and McCarthy [16] 500 semen-pasir kasar Nambiar and Ramamurthy [42] semen-pasir halus Semen-pasirfly ash S/C: rasio pasir-semen.6 0.d.35-0.23-1.83 1.d.57 F/C Jangkaun densitas kg/m3 800-1800 Kuat Tekan N/mm2 (28 days) 1.9 ACI 523 [5] Mortar Hunaiti [26] Kearsley and Booyens [57] Kearsley and wainright [6] Rahman [58] Bayuaji [43] 3 1667 1000-1500 0.2 3.Tabel 7.8-17.] 390 Pasta 1.81-16.82-1.65-0.8 1300-1900 240-640 (DD) 400-560 (DD) 1.73 0.72 12..71-2.

"Transport characteristics of fluids and ions in concrete performance criteria for concrete durability. Reinforced foamed concrete. Khan.S. Cement and Concrete Research. 32(2): p.. 2001. in Appropriate Concrete Technology. P.K. in Proceedings of the International Conference on the Use of Foamed Concrete in Construction. U. Hunaiti. Materials Science Edition. Jones. T. 43 R Bayuaji.. antifoaming and defoaming.R. K. E. 1998.F. 50(773-96. . ACI Journal.P. Y. and K.J. Exploitation of Solid wastes in Foamed Concrete Challenges A Head. ACI Journal. Ramamurthy. Universiti Teknologi Petronas. 2. ASTM-C1240. and A.I. R. The use of foamed concrete for affordable development in third world countries. pp. Properties of Concrete (4th edn). 111-13.R. E.S. 817-36. Y. Ramamurthy. 60 F-10 ISBN : 978-979-18342-3-0 .P. Journal of the American Concrete Institute. pp.. Volume 31( Issue 6): p.C. K. Cement and Concrete Research. Models for strength prediction of foam concrete. and I. Standard Test Method for Foaming Agents for use in producing cellular concrete using Preformed Foam. . 42 Nambiar. Specification for lightweight aggregates for structural concrete. Science and Technology. vol.M. 2001. 91-100.P. 21-31.. 1987. 67-72. 1977.K. ASTM-C618. 402-09. Philadelphia. . 105-112. . and P.C. 388-3. 2009.. ACI dan ASTM. Manufacture of reinforced foam concrete roof slabs. in School of Civil Engineering. E. 72: p. and H. 22(2): p. 2010. Hoff . Rational proportioning of preformed foam cellular concrete. Hilmi Mahmud. Gettu. ITSPress..02.K.K. E.. 2008.R. American Society for Testing and Materials. . Modern Applied Science. Study of the influence of superplasticizers on the hydration of cement paste using nuclear magnetic resonance and X-ray diffraction techniques. et al. Jones MR. Preliminary views on the potential of foamed concrete as a structural material. R. A. 47 Hamidah MS. 50-66 Kearsley. Composite action of foamed and lightweight aggregate concrete. Nambiar. in Proceedings of the International Conference on the Use of Foamed Concrete in Construction. 45-52. 1954. [40] Joana Roncero. Nambiar.. E.13. A.M. 2005. 227-37. 1998." Ph. Wainwright. 8-14. ACI Material Journal 1967 64 p. 1996. D. 500-03. Shear strength of oil palm shell foamed concrete beams. Introduction To Foamed Concrete: What. M.N. in Specialist Techniques and Materials for Construction. ACI Journal 1954.K. 241-246.I. 21(1): p. M. and P. Materials and Design 32. Standards. Ramamurthy. Jones." Concrete/Beton.P. Vol 4. A. Byun KJ. D. Dhir RK..P. Heat of hydration in foamed concrete: Effect of mix constituents and plastic density. M. NewYork VCH Publishers.H. 11(2): p.D. Colloids and Surfaces: . Ramamurthy. 889-9.P. 2005. Y. MJ.P. in ICPIC-98.M.Halaman ini sengaja dikosongkan [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20] [21] [22] [23] [24] [25] [26] [27] [28] [29] [30] [31] [32] [33] [34] [35] [36] [37] Tarun R. 2005 M. 2005. mortar and grout”. v. 36(6): p.K. and A. Y. 59 Tikalsky PJ. Materials and Structures 2008. Jalmes AS. et al.P. foam films. Keriene. Designing mix composition of foamed concrete with high fly ash contents. PhD dissertation. 31(5): p.J. 2005. pp. Standard specification for ground granulated blast-furnace slag for use in concrete and mortars. . In: Dhir RK. 8(3): p." Magazine of Concrete Research vol. K. 29(2): p. 103(1): p. 84(11): p. 32: p. Lee. R. A. 1998. McCarthy. Tam. 1996. The University of Leeds. Canada. A Classification of Studies on Properties of Foam Concrete.J. 2010. Magazine of Concrete Research. No. Cement and Concrete Composites. Surabaya. 2005. E. p 233-43. Effects of processing and materials variations on mechanical properties of lightweight composites. p.02.Wang. (74:): p. 2006. 2001. Mostert.. vol. Philadelphia. Aldridege. May 1997. University of Dundee: Thomas Telford. USA. Why. 475–480. 2002. Influence of filler type on the properties of foam concrete. 2006. Zaidi. McCarthy.A. A method for assessment of the freeze-thaw resistance of preformed foam cellular concrete. Cellular concrete Part 1 Composition and methods of production. 1997. 41 Kearsley. CBU-2005-08 Toronto. Shafiq. Cellular concrete. Vol. Vol. 66– 76 55 53 54 Prinya Chindaprasirt . 1975. 101. Richard. 2004. McCarthy. and P. 173-78. 2004. 2005. Standard specification for coal fly ash and raw or calcined natural pozzolan for use as a mineral admixture in concrete. 50 p. 2007. Wee. Moving fly ash utilisation in concrete forward: a UK perspective. Hunaiti.R. 15-27. ACI Material Journal. A Physico Chem. E. Neville. E. and P. pp.T. Cement Concrete Research. in Annual Book of ASTM Standards American Society for Testing and Materials.[ ACI-213R-87. Advances in Colloid and Interface Science.L. Pujo Aji. Journal of Materials in Civil Engineering. 2004: Philadelphia. Physical Behaviour of Foamed Concrete under Uni-Axial Compressive Load: Confined Compressive Test. Vol. M. McCormick.H. Park SS.A potential loadbearing insulation for cryogenic applications.Y. p. 805-812. 32(2): p. ed. "Relationship between strength and volumetric composition of moist-cured cellular concrete. 41: p. 1996. 233-239. Z. . Differences between protein and surfactant foams: Microscopic properties. Wainwright. 37-48. Jones. Guide for Structural Lightweight Concrete. Koudriashoff IT. Report No. Kearsley. E. 34(5): : p. E. H. . Longman. ASTM-C796-97. The effect of porosity on the strength of foamed concrete. The effect of high fly ash content on the compressive strength of foamed concrete. 1999. University of Kentucky Center for Applied Energy Research. E.. and K. Editor. E&FN: Spon. Naik.04. Cement and Concrete Research." Cement and Concrete Research. London. . 752-60. ASTM-C330-69. Structural performance of light weight steel-foamed concrete–steel composite walling system under compression. Hiromi. Ranjani. McCarthy. 2004.J. N... Preparation of high performance foamed concrete from cement. 31(1): p. Cement & Concrete Composites. 45 . Air-void systems of foamed concrete and its effect on mechanical properties.K. Surfactant. 2005. Shrinkage behavior of structural foam lightweight concrete containing glycol compounds and fly ash. Vol. Cellular concrete Part 2 Physical properties. 2001. and A.P. 2002. Standard Specification for Flow Table for Use in Tests of Hydraulic Cement. 2006.. 1032-1041.M. American Society for Testing and Materials. 27: : p. Wainwright. Low temperature behaviour of cellular concrete. USA. Environmental-Friendly Durable Concrete Made with Recycled Materials for Sustainable.G. London. . 2005. ed. Nehdi. 2011. Thomas Telford London. 49. 2005. Valore. 1998. and K. 50 G. Kearsley. 1954. Kearsley. Pan. and for aggregate concretes above 50 pcf with compressive strengths less than 2500 psi. 1999. Lee. 57(1): p.04. stability and coarsening.C. Standard specification for use of silica fume as mineral admixture in hydraulic cement concrete. Kearsely. How? in Use of Foamed Concrete in Construction. Wainwright. Concrete/Beton. editors.". "Neural Network Model for preformed foam cellular concrete. et al. 2002. and A.Aspects . 1398-1409. Lim. Fuel. Park.. and T. 219-225 [38] Myers. 12-18. p... ACI Materials Journal. F. E. 41-47..B. 2001.. editors. E. ACIcommittee523. "Porosity-strength considerations for cellular concrete. Materials and Design 30 (2009) 2227–2236 58 57 Kearsley.. 39. 1997. E. "Properties of foamed concrete as influenced by air-void parameters.. Cement and Concrete Research.. .A. 64: p.Eng. ACI Journal. Booyens.The effect of foam polystyrene granules on cement composite properties. ASTM-C989. Y. Models relating mixture composition to the density and strength of foam concrete using response surface methodology. p. Visagie and E. 23–727 56 S Mohd Zamin Jumaat *..C. Dhir. et al. and R.o.K. Foaming.J. M. Djebbar. Annual Book of ASTM Standards.K. Editor. Cement and Concrete Research 2004. IEEE Transactions on Magnetics 1975. 91:: p. and A. 1949. Pengendalian Mutu Beton sesuai SNI. 5-9. 28: p. 2010. 2006. Johnson Alengaram. 2003. T.B. Optimisatiom of Foamed Concrete Mix of Different Sand-Cement ratio and Curing Conditions. Strength of Composite Sections with Foamed And Lightweight Aggregate Concrete. Yoon. S. R. and M. USA. can it be durable. 247-54. A. Rahman. 46 Kearsley. T. dissertation. Laukaitis. USA. Lee. Cement & Concrete Composites. Editor. Ramamurthy. MacDonald W. 193-200. Md Azree Othuman Mydin. and K. Rachmad Purwono. Thomas Telford: Scotland UK. 103–108.. Fresh State Characteristics of Foam Concrete: Journal of Materials In Civil Engineering. and J. Effects Of Microwave Incinerated Rice Husk Ash (Mirha) On Hydration And Mechanical Properties Of Foamed Concrete. 2011. 2. 2009. F. T.J. Cement and Concrete Composites 2006. Guide for cellular concretes above 50 pcf. L. R.J..G. Pugh.. 51 52 Nambiar. Hung. 98. Philadelphia. 295-298. M. 28: p. and Y. Journal of materials In Civil Engineering.. 48 49 C. American Society for Testing and Materials.. Susanna Valls. Development of structural lightweight foamed concrete using polymer foam agent.) Valore.. and S. Utilising unprocessed low-lime coal fly ash in foamed concrete. Malaysia 44 ASTM-C230. 1997. Journal Wuhan University of Technology. Behaviour and assessment of foamed concrete for construction applications.A. Porosity and permeability of foamed concrete. 1972. 1987. Nambiar. 2003. 263: p. Richard. Mohd Zairul Affindy Abdul Rahman. in Proceedings of the 2003 International Ash Utilization Symposium.. Thin-Walled Structures. and P. S. 1954. vol. and B. and G. in Use Foamed Concrete in Construction. 1998..C. 2002. Ash content for optimum strength of foamed concrete. Just foamed concrete – an overview.. [39] Jones. February 2008. Kearsley. M. Cement and Concrete Research.M. sand and mineral admixtures. Wee. Ubolluk Rattanasak. Zurauskas. Cement and Concrete Research. 104-09. T.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.