Anda di halaman 1dari 12

REKAPITULASI DATA KASUS PASIEN RUJUKAN DENGAN KOMPLIKASI BAGIAN/SMF OBSTETRI DAN GINEKOLOGI FK UNLAM/RSUD ULIN BULAN FEBRUARI

2009 Jumlah Rujukan Selama bulan Februari 2009 : 79 kasus rujukan. Klasifikasi Berdasarkan Diagnosa Rujukan Masuk ( 79 kasus rujukan) No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Kasus Rujukan Kala II lama Retensio plasenta Preeklamsia berat Ingin melahirkan di RS/ Normal Hemoragis ante partum Ketuban pecah dini Oligohidramnion Letak sungsang Post Sectio Secaria Abortus inkomplit Eklamsia Kista Ovarium Mioma uteri Ca cervix IUFD Partus Prematurus iminen Strudle Injuri Kista Torsi Abortus Imminens Gemeli Jumlah 10 1 7.. 2 2 4 1 4 5.... 1 2 3 2... 2 1 1 1 1 1.. 1.. ? ? Persentasi (%) 16 % 2% 9% 2% 3% 6% 2% 6% 6% 2% 3% 5% 2% 3% 2% 2% 2%

Rujukan dengan komplikasi ganda 21. KPD + PEB 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. KPD + belum Inpartu KPD + letak sungsang KPD + CPD Post SC + Oligohidramnion Post SC + ROJ + Fetal Distres PEB + letak sungsang PEB + letak sungsang + IUFD Plasenta Previa + Letsu Letsu + Prematur Kala II lama + HT Kronis PER + Gemeli PER + Primi tua Abortus Inkomplit + Syok PEB + Belum Inpartu + Preterm PEB + Belum Inpartu + Edem Pulmo KPD +PER Agenesis Vagina + Asites KPD + Kala II lama PEB + Impending Susp.IUGR JUMLAH Eklamsi +

3 2.. 2 2 1 1 1 3.. 1 1 1 1 1 1 1.. 1.. 1.. 1 1 1 79

5% 2% 2% 3% 2% 2% 2% 3% 2% 2% 2% 2% 2% 2% ? ? ? ? ? ? 100%

Kasus Rujukan Bulan Februari 2009


Kala II lama Retensio Plasenta PEB Ingin melahirkan di RS/Normal HAP KPD Oligohidramnion Let-Su Post SC Abortus Inkomplit Eklamsia
13% 1% 9%

Kista Ovarium Mioma Uteri Ca Cervix IUFD PPI Strudle Injuri


5%

1% 1% 1% 1% 1% 1% 1% 1% 1% 1% 1% 1%

1%

3% 3%

KPD+PEB KPD+belum inpartu

0%

KPD+Let-Su
1% 1% 4% 1%

KPD+CPD Post SC+Oligohidramnion Post SC+ROJ+fetal distress PEB+let-Su

5%

1% 1% 3% 1% 3% 3% 3% 4% 1% 3% 3% 4% 1%

6%

PEB+let-Su+IUFD Plasenta Previa + Let-Su Let-Su+Prematur Kala II lama+HT kronis PER+G emeli PER+Primi tua

1%

1%

Abortus Inkomplit+Syok Kista Torsi Abortus Imminens G emeli PEB + Belum Inpartu + Preterm PEB+Belum Inpartu+edem Pulmo KPD+PER Agenesis Vagina+Asites KPD+Kala II Lama PEB+Impending Eklamsi+Susp.IUG R

Klasifikasi Berdasarkan Asal Rujukan No 1 2 3 4 5 6 7 Asal Rujukan Dokter Sp OG Dokter Umum Bidan RS Kabupaten/ swasta Puskesmas Klinik Bersalin Dukun Kampung JUMLAH Jumlah 10.. 8 45.. 11 5.. 0 0 79 Persentasi 13 % 13 % 52 % 16 % 6% 0 0 100 %

Klasifikasi Berdasarkan Asal Rujukan

PKM, 6% RS , 16%

Dr.Umum, 13% Dr.Sp.OG, 13%

Bidan, 52%

Klasifikasi Berdasarkan Jenis Tindakan No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Jenis Tindakan Spontan Belakang Kepala Spontan Belakang Kepala+manual plasenta Spontan Brach Vacum Ekstraksi Vacum Ekstraksi + manual plasenta Sectio Cesarea Kuretase Konservatif Manual plasenta Kistektomi Pro Laparatomi/Perbaikan KU Kemoterapi Hecting di kamar operasi dengan GA Laparatomi JUMLAH Jumlah 34 1 3 9 1 18 2 3 1 1 1 1 1 1 79 Persentasi 45 % 1% 4% 12 % 1% 24 % 3% 4% 1% 1% 1% 1% 1% 1% 100 %

Klasifikasi Berdasarkan Jenis Tindakan


1% 1% 1% 1% 1% 1% 4% 3% 45%
SPT-BK SPT-BK+ Manual Plasenta Spontan Brach VE VE+ Manual Plasenta SC Kuretase Konservatif Manual Plasenta Kistektom i Pebaikan KU Kemoterapi

24%

1% 12% 4% 1%

Hecting di OK Laparatom i

Klasifikasi Berdasarkan Komplikasi Bayi (Jumlah bayi = 68 bayi) 6

No 1 2 3 4 5 6 Normal Meninggal

Komplikasi Bayi

Jumlah 48 4 4 1 6 5

Persentasi 71 % 6% 6% 1% 9% 7% 100 %

Intra Uterine Fetal Death Asfixia ringan Asfixia berat Asfixia sedang JUMLAH

68

7% 1% 6%

9% Normal Meninggal IUFD Asfiksia Ringan Asfiksia sedang Asfiksia Berat 71%

6%

Klasifikasi Berdasarkan Komplikasi Pada Bayi

Klasifikasi Berdasarkan Komplikasi Ibu

No 1 2 3 Cacat Meninggal

Komplikasi Ibu Tidak ada Komplikasi

Jumlah 78 0 1 79

Persentasi % 0% % 100 %

JUMLAH

Klasifikasi Berdasarkan Komplikasi Ibu


Meninggal 1%

Tidak Ada Komplikasi Cacat Meninggal

Tidak Ada Kom plikasi 99%

Data Bayi Meninggal A. IUFD 1. By. Ny. Ati - MRS (ibu) - Diagnosa ibu - Rujukan - Cara persalinan - Penyebab kematian - MRS (ibu) - Diagnosa ibu - Rujukan - Cara persalinan - Penyebab kematian 3. By. Ny. Riani (kel A) - MRS (ibu) - Diagnosa ibu - Rujukan - Cara persalinan - Penyebab kematian 4. By. Ny.Misraniah - MRS (ibu) - Diagnosis ibu - Rujukan - Cara persalinan - Penyebab kematian 28-2-2009 G2P1A0 hamil 26 minggu inpartu kala 1 fase laten + PEB + IUFD Bidan Spontan Brach IUFD 02 Februari 2009 G3P2A0 hamil 31-32 mgg inpartu kala I fase aktif + PEB+ IUFD let-su Bidan Spt-Bokong IUFD 15 Februari 2009 (22.10 WITA) G1P0A0 hamil 27-28 minggu belum inpartu + IUFD Dr.Sp.OG Spt-BK IUFD 27 Februari 2009 G1P0A0 hamil aterm inpartu kala I fase aktif + PEB+KPD>5 jam +IUFD pres-bok Bidan Spt- Bokong IUFD

2. By. Ny. Jarmah (kel A)

B. Meninggal Sesaat setelah Tindakan 1. By. Ny. Hairiyah (kel A) - MRS (Ibu) - Diagnosa ibu - Rujukan - Cara Persalinan 26 Februari 2009 G1P0A0 hamil 40-41 minggu belum inpartu + JTHIU preskep Dokter Vakum Ekstraksi 9

- Penyebab kematian 2. By. Ny. Linda H - MRS (ibu) - Diagnosa ibu

Asfiksia berat 15-02-2009 G3P2A0 hamil 39-40 minggu inpartu kala I fase aktif + BSC 12 tahun + ketubun pecah mekonium + JTHIU Presentasi kepala Bidan Vakum ekstraksi Asfiksia berat

-Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 3. By. Ny. Norainah - MRS (ibu) - Diagnosa ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 4. By. Ny. Rusminah - MRS (ibu) - Diagnosa ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian

G6P2A2 hamil aterm inpartu kala I fase aktif dengan KPD+JTHIU letsu Bidan Spontan Brach Aspiksia Berat 20-2-2009 G3P2A0 hamil aterm belum inpartu dengan PEB + Edem Pulmo Bidan SC Aspiksia berat

C. Meninggal karena komplikasi pada bayi/ Setelah Perawatan 1. By. Ny. Raudah - MRS (Ibu) - Diagnosa Ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 2. By. Ny. Rukayah - MRS (ibu) - Diagnosa ibu - Cara persalinan - Penyebab kematian 02 Februari 2009 (23.30) G1P0A0 hamil 39/40 mgg inpartu kala I Fase laten +KPD>24 jam JTHIU pres-bok Dr. Sp.OG SC Asfiksia berat + Sepsis 01 Februari 2009 G4P3A0 hamil 42-43 mgg inpartu kala I fase laten + post SC + ROJ + JTHIU dengan Fetal distress SC Sepsis

10

3. Ny. Megawati - MRS (ibu) - Diagnosa Ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 4. Ny. Masdiana -MRS - Diagnosa Ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 5. Ny. Yuniati - MRS - Diagnosa Ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 6.Ny.NorRahmawati - MRS - Diagnosa Ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 7. By. Ny. Khairiah - MRS - Diagnosis ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian 8. By. Ny. Sarmiah - MRS - Diagnosis ibu - Rujukan 4-2-2009 G1P0A0 hamil 34-35 minggu belum inpartu + KPS > 12 jam + JTHIU presentasi kepala Bidan Spt-BK Asfiksia berat 8-2-2009 G1P0A0 hamil 36-37 minggu inpartu kala I fase laten + KPD > 24 jam + JTHIU presentasi kepala Bidan Spt-BK Asfiksia berat 06-02-2009 G1PoAo hamil 33-34 minggu dengan partus prematurus imminens + JTHIU presentasi kepala Bidan Sectio cesaria Asfiksia berat 03-02-2009 G1PoAo hamil 39-40 minggu belum inpartu dengan HAP e.c plasenta previa totalis+ JTHIU presentasi kepala Dr.Sp.OG Sectio cesaria Asfiksia berat 12 Februari 2009 G1P0A0 hamil 39-40 mgg belum inpartu + KPD>12 jam Dr. Umum VE Aspiksia berat + Sepsis 11-02-2009 G1P0A0 + Partus Kasep + Ruptur Uteri Imminens JTHIU pres-kep Puskesmas Kurau 11

- Cara Persalinan - Penyebab kematian D.

SC Gawat Napas

Data Ibu meninggal

1. Ny. Rusminah - MRS - Diagnosis ibu - Rujukan - Cara Persalinan - Penyebab kematian

20-02-2009 G3P2A0 hamil aterm belum inpartu dengan PEB + Edem Pulmo Bidan SC Edem Pulmo + Koma

12