Anda di halaman 1dari 2

PUNCH BIOPSY

Punch biopsy adalah pengangkatan sample jaringan dan atau sel dengan cara membuat lubang pada area yang patologis. Pada dasarnya, punch ini merupakan pisau berbentuk sirkular/bulat yang menempel pada handle plastik, yang diputar turun melalui epidermis dan dermis, dan ke dalam lemak subkutan, menghasilkan 3 - untuk 4-mm inti silinder sampel jaringan. Ukuran diameter punch 1,5 10 mm, untuk biopsi pada wajah ukuran tidak lebih besar dari 5 6 mm. Pada saat melakukan teknik ini diberikan anastesi/bius lokal saja dan bila pengambilan kulit tidak besar maka tidak perlu dijahit. Punch biopsy merupakan teknik yang bisa digunakan untuk terapi skar jerawat, terutama skar yang dalam.

Gambar 1. Punch dengan berbagai macam ukuran

Teknik Punch Biopsi: 1. Menentukan daerah biopsi 2. Memberikan anastesi lokal 3. Menetapkan ukuran biopsi sesuai dengan ukuran skar 4. Melakukan teknik Punch biopsi, punch dimasukkan ke dalam kulit dengan gerakan rotasi untuk menyertai pemotongan jaringan dengan kedalaman

yang tepat. Forcep jaringan dan scalpel digunakan untuk mengeluarkan sampel biopsi. 5. Memastikan hemostasis, Jika memungkinkan, tempat biopsi seharusnya dijahit untuk menutup luka. Tetapi kalau luka tidak besar maka tidak perlu dijahit. Setelah itu diberikan krim antibiotik.

Karena punch biopsi termasuk prosedur bedah, walaupun kecil tetap akan menimbulkan bekas luka, tetapi proses penyembuhan luka lebih terkontrol, menghasilkan skar yang minimal dapat menunjukkan estetika kulit yang lebih baik .