1

SILABUS, SAP, DAN HAND-OUT

PENGANTAR ILMU SOSIAL
(III- HAND-OUT)

(LOGO)

DISUSUN: PROF. DR.H. DADANG SUPARDAN, M.PD.

FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2011

2

SILABUS PENGANTAR ILMU SOSIAL
Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Dosen Peanggung Jawab Program Studi Prasyarat Waktu Perkuliahan : Pengantar Imu Sosial : 501 : 3 SKS : Dr. H. Dadang Supardan, M.Pd. : S-1 (Seluruh Jurusan dan Prodi di FPIPS) :: (Sesuai Jurusan dan Prodi)

A. Deskripsi Mata Kuliah Mata Kuliah ini akan menyajikan dan mendiskusikan beberapa pokok bahasan; pengertian, ruang lingkup, pendekatan-metode-teknik, sejarah perkembangan ilmu-ilmu sosial, deskripsi konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori ilmu sosial (sosiologi, antropologi, geografi, sejarah, ekonomi, psikologi, dan ilmu politik). B. Pengalaman Belajar Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan: 1. Memenuhi jumlah kehadiran kuliah minimal 80% dari seluruh pertemuan yang dialokasikan. 2. Mengikuti ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelas 3. Tiap kelompok menyajikan makalahnya di kelas sesuai dengan penugasan. C. Evaluasi Hasil Belajar Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam: 1. Kerajinan dan tanggung jawab mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan. 2. Aktivitas dan partisipasi dalam kegitan di kelas. 3. Pembuatan an penyajian makalah sesuai dengan tugas yang diberikan. 4. Laporan literature (annoted bibliografy). 5. UTS dan UAS; Bentuk Soal : Essay dn Objective test 6. Nilai akhir ujian berdasarkan rumus dari akumulasi: kehadiran, tugas-tugas, UTS, dan UAS. D. Tujuan Mata Kuliah Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami dan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu (sosial), struktur ilmu (fakta, konsep, generalisasi, teori dan peranannya). 2. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang lingkup, pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasigeneralisasi, dan teori-teori sosiologi.

3 3. 4. 5. 6. 7. 8. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori antropologi. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori geografi.. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori sejarah.. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori ekonomi. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori psikologi. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori ilmu politik. lingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasi-

E. Uraian Pokok Bahasan Setiap Perkuliahan I.a. Membahas silabus perkuliahan dan mengakomodasi berbagai masukan dari mahasiswa untuk memberi kemungkinan revisi atau penyempurnaan terhadap pokok bahasan yang tidak penting dan memasukkan pokok bahasan yang dianggap penting serta relevan. Sesuai dengan apa yang dikemukakan dalam silabus, pada pertemuan ini dikemukakan pula tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas-tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara menyelesaikan/menjawab pertanyaanpertanyaan dan buku-buku sumbernya. b. Pengertian Ilmu, Ilmu Sosial, dan Struktur Ilmu 1.Pengertian ilmu, ilmu sosial, dan ruang lingkup ilmu-ilmu sosial. 2.Metode ilmiah dan kebenaran ilmiah. II. a. Pengertian dan ruang lingkup sosiologi. b. Pendekatan, metode, teknik, jenis penelitian soiologi. c. Manfaat Sosiologi. d. Hubungan soiologi dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. Struktur ilmu sosiologi Sejarah perkembangan sosiologi Konsep-konsep sosiologi Generalisasi-generalisasi sosiologi Teori-teori sosiologi

III. a. b. c. d.

Antropologi a.4 IV. Manfaat terapan ilmu geografi d. metode. Konsep-konsep antropologi b. metode. teknik. c. Sejarah perkembangan ilmu sejarah X. Teori-teori geografi. Pendekatan. d. Teori-teori sejarah . Konsep-konsep geografi b. Sejarah perkembangan antropologi. Pendekatan. Generalisasi-genealisasi antropologi c. dan ilmu bantu sejarah c. Pendekatan. Pengertian dan rang lingkup antropologi b. Ujian Tengah Semester (UTS) IX. Struktur Ilmu Antropologi a. Ilmu Sejarah a. Generalisasi-generalisasi Geografi c. dan ilmu bantu antropologi. V. metode. Obyektivitas antropologi e. dan ilmu bantu geografi c. Manfaat antropologi f. Konsep-konsep sejarah b. Pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah b. Struktur Ilmu Sejarah a. Struktur Ilmu Geografi a. peranan. Generalisasi-generalisasi sejarah c. teknik. VIII. dan fungsi sejarah d. Rapprochement ilmu sejarah dengan ilmu-ilmu sosial lainnya e. Ilmu Geografi a. Hubungan antropologi dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. Teori-teori antropologi VI. Pengertian dan ruang lingkup ilmu geografi b. Kedudukan. teknik. Sejarah perkembangan ilmu geogafi VII.

Struktur Ilmu Ekonomi a.5 XI. Struktur Psikologi a. Mazhab-mazhab ilmu politik f. metode. Konsep-konsep psikologi b. Mazhab-mazhab ilmu ekonomi d. Metode ilmu ekonomi c. teknik. an ilmu bantu ilmu politik c. Pendekatan. Generalisasi-generalisasi psikologi c. Generalisasi-generalisasi ilmu politik c. Teori-teori ilmu ekonomi XIII. Pengertian dan ruang lingkup ilmu ekonomi b. teknik. Sejarah perkembangan psikologi XIV. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi XII. Hubungan ilmu politik dengan lmu-ilmu sosial lainnya e. Generalisasi-generalisasi ilmu ekonomi c. Teori-teori ilmu politik . Teori-teori psikologi XV. Ilmu Politik a. Sejarah perkembangan ilmu politik XVI Struktur Ilmu Politik a. Psikologi a. Pendekatan. Konsep-konsep imu ekonomi b. metode. Konsep-konsep ilmu politik b. Tujuan dan fungsi ilmu politik d. Pengertian dan ruang lingkup psikoogi b. dan imu bantu psikologi c. Mazhab-mazhab psikologi d. Ilmu Ekonomi a. Pengertian dan ruang lingkup ilmu politik b.

Jakarta: Karya Unipress. Almond. Gabriel A. Proyek Pengembangan Le. Barbara. Jesica. (1986) Filsafat Kebudayaan Islam.S Coleman (eds) The Politics of the Developing Areas. Terjemahan Ahmad Rofi Usmani. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk.6 DAFTAR LITERATUR Abdullah. S. 1096-1097. (eds) (1963) The Civic Culture: Political Attitudes and Democracy in Five Nations. PT.NJ: Princenton University Press.baga Pendidikan Tenaga Kependidikan.J:Princenton University Press. Anderson. N. Cambridge: Simon & Schuster UK Ltd Adiwikarta. Simon & Schuster UK Ltd: Adam. Adam. London: The Thetford Press. (1983) Immagined Communities. Jakarta: Depdikbud. Anastasi. Princeton. Anastasi. Ltd. Anne (1989) Bidang-bidang Psikologi Terapan. PenerjemahThomas Rieger dan Sony Keraf. (1985) Ilmu Sejarah dan Historiografi Arah dan Perspektif. Abdullah. Almond dan J. Adam. Barbara (2000) “Waktu” dalam Kuper. Almond. Gabriel A. A. dan Verba. B. Bandung: Pustaka. Barbara (1990b) Time watch: The Social Analysis of Time . Princeton. Jakarta Prenhallindo. hlmn. Anne dan Urbina Susana (1997) Tes Psikologi Jilid 1 dan 2. (Ed) Geografi Pedesaan: Masalah Pengembangan Pangan. PPPG Tertulis. Andreae. Modul 1. (1960) ”Introduction: a functional approach to comparative politics” dalam Gbriel A. Reflection on the Origin and Spread of Nationalism. Penerjemah Robertus Hariono. (1990a) Time and Social Theory. Penerjemh Aryatmi dkk. Sudardja (1988) Sosiologi Pendidikan: Isyu dan Hipotesis Tentang Hubungan Pendidikan dengan Masyarakat.. Adam & Kuper. Cambridge. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan . T. Jakarta: CV Rajawali. (ed) (2000 ) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. (1992) Materi Pokok Pendidikan IPS-2: Buku 1. Effat. . Gramedia: jakarta. Bernd (1986) “Geografi Pertanian di Daerah Tropis Beriklim Lembab” dalam Pembangunan Pertanian daerah tropis beriklim lembab” dalam Jurgen H. Al-Sharqawi. dan Surjomihardjo. Jakarta.Honholz.

Alih Bahasa Mestika Zed & Zulfami. (1983) The Sociology of Education: A Scientific Analysis .7 Apter. Fernand (1966) The Mediterranean and the Mediterranean World in the Age of Philip II. Blum. Christopher (2000) “Ilmu Ekonomi” dalam Kuper.437-438. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Valuing. (1996) Pengantar Psikologi. Adam & Kuper. (1996) Pengantar Analisa Politik. Albert (1973) Aggression: A Social Learning Analysis. Ed.: Addison-Wesley Publishing Company. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk. Jakarta: Raja Grafindo Persada. (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. hlmn. Lawrence. Jesica. Jakarta Lembaga Penelitian. Ed. James A.H. Diterjemahkan Oleh Setiawan Abadi. Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Ed. Sebuah Pendekatan Multikultural. (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: LP3ES. 1023-1034. Phippines. Bandura. dan Hadisumarno. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk. Multikulturalisme. Terjemahan Bahasa Inggeris. dalam Larry May dkk. Yogyakarta: Tiara Wacana. Nurdjannah Taufiq dan Agus Dharma.. David A. James.J: Prentice Hall. Jeanne. Atkinson. New Jersey: Prentice Hall. Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial Bliss. Baker. Burke. Peter (2001) Sejarah dan Teori Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. London. (1970) Teaching the Black Experience: Methods and Materials . Englewood Cliffs. Ballantine. hlmn. N. Belmont. Penerjemah Sinta Carolina dan dadang Rusbiantoro. R. Bauman. Trevor (2000) “Geografi Ekonomi” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper. Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.. second edition. Jilid 1 dan 2. Jesica. Etika Terapan-1. Braudel. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Erlangga. dan Komunitas antar Ras: Tiga Nilai Yang Bersifat Mendidik Bagi Sebuah Masyarakat Multikultural”. Jakarta: Raja Grafindo Persada. R. Zygmunt (2000) “Sosiologi” dalam dalam Kuper. Surastopo dan (1979) Metode Analisa Geografi. 272-277. Adam & Kuper. Banks. hlmn. Rita.L. A. Bintarto. Alih Bahasa. Banks. Barnes. (2000) “Geografi Sejarh” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper. Calif: Fearon. (1977) Teaching Strategies for the Social Studies: Inquiry. . and Decision-Making. (2001) “Antirasisme.266-267. Alan. hlmn. A.

: Free Press. III. R. C. Miller.H. Adam & Kuper (ed). Jilid I. (1985) Sosiologi Politik. : Dahrendorf. A. Jakarta: CV Rajawali. O. (1995) The Development of Cognitive Antrophology. UK. B. Lewis. Cannell. New York: Calvin Blancahard. Glencoe. Terjemahan George Simpson. 708-709. New Havent. (1958) The Positive Philosophy of Auguste Comte. Fenella. . (2000) “Patriarki” dalam Kuper. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk. 440-444.8 Burke. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.. (ed) (2000 ) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Robert. Jakarta: Raja Grafindo Persada. (2000) “Norma” dalam Kuper. Emile (1964) The Division of Labour in Society. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk. Peter (2000) “Sejarah” dalam Kuper. Conrad. Rober. halm. Dahrendorf.T. N. Doob.W. London. Coser. Adam & Kuper. Duverger. Mowrer. Jesica.W. (1994) Analisis Politik Modern. Alih Bahasa: Mustafa Kamil Ridwan. (ed) (2000 ) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Auguste.E. Penerjemah Daniel Dhakidae. dan Schneider. Diterjemahkan oleh Haris Munandar. and Sears. (1975) Conflict Sociology: Toward an Explanatory Science. Cialdini. Collins. Comte. J. Maurice. Ralf (2000) “Social Science (Ilmu Sosial)” dalam Adam Kuper & Jesica Kuper. (1980) Deviance and Medicalization: From Badness to Sickness. Stanford University Press. L. Randall. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. P. Jilid 2. Ralf. Dollard. Cambridge. Coward. Jesica. hlmn. New York: Academic Press. J. Adam & Kuper. A. Jakarta: PT Bumi Aksara. Durkheim. D’Andrade. (1939) Frustration and Agression. (ed) (2000 ) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. St. Jesica. hlmn. R. Dhal. (1959) Class and Class Conflict in Industrial Society . Jakarta: Raja Grafindo Persada. (1983) Patriarchal Precedents: Sexuality and Social Relations. New York: Free Press. Terjemahan Harriet Martineau.L. R. (1956) The Function of Social Conflict. 734-736. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk.Louis MO.

A Key to Study and Writing of History. Anthony (1976) New Rules of Sociological Methods: A Positive Critique of Interpretative Sociology. Polity Press. Giddens. (1964) Historian’s Hanbook. J. Guha. Guha. Strategies for Teaching the Social Studies. (1932) The Magic Art and Evolution of King. Fraenkel.A. volume 2. Frankenberg. R. Jack. (2000) Psikologi Sosial. 641-643. Edisi Kedua (Diperbaharui) Yogyakarta: Penerbit Liberty. R. Louis (1986) Mengerti Sejarah. Alih Bahasa: Priyanti Pakan Suryadarma dan Mutia F. Foster dan Anderson (1986) Antropologi Kesehatan. David (1971) The Political System. Eysenck. dalam Subaltern Studies. Penerjemah Nugraho Notosusanto. (1984) A Hanbook of Cognitive Psychology. Clifford (1973) The Interpretation of Cultures: Selected essay.Inc. London: Hutchinson. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Anthony. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya. Boston: Houghton Miffin Company. Gray. Inc. Geertz. New Delhi. Knopf. New Yorl: Basic Books. Giddens.G. . Jakarta: UI Press. (1982) “Some aspects of the Historigraphy of colonial India”. Gerungan. M. Gie. W. Giddens. Bandung: Refika Aditama. dalam Adam Kuper & Jesica Kuper. New Delhi. Anthony (1984) The Constitution of Society. New York: Alfred A. (1980) Helping Students Think and Value. Ronald (2000) “Antropologi Medis”. Englewood Cliffs.al. (ed) (1994) Subaltern Studies: Writing on South Asian History and Society. 2 vol. Wood. Hatta Swasono. et. halmn. (1973) The Class Structure of the Advanced Societise. London: Routledge & Kegan Paul.9 Easton. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. London.W. Cambridge. Diterjemahkan oleh Haris Munandar. New Jersey: Prentice-Hall. The Liang (1999) Pengantar Filsafat Ilmu. R. Frazer. Gottchalk. London: Routledge and Kegan.

Gertrude (1987) The New History and the Old. Hartshorne. 403-411. (1986) Teori Sosiologi: Klasik dan Modern. Lawang. Jhingan. Jakarta: PT Gramedia. Soekadijo. Maggie (2000) ”Teori Feminisme” dalam Adam Kuper & Jesica Kuper. Elizabeth. Massachusetts: The Belknap Press of Harvard University Press. (1993) Psikologi Kepribadian1-3: Teori-teori Sifat dan Behavioristik. Alih Bahasa: Istiwidayanti dan Soedjarwo. (2005) Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu dan Wahana Pendidikan .Z. Humm. B. Diindonesikan Oleh. Yogyakarta: Kanisius. Jakarta: Erlangga. S. R.10 Hall. Hurlock. Alih Bahasa: R. Doyle Paul (1986b) Teori Sosiologi: Klasik dan Modrn. Jilid 1. dan Smith. hlm. (1984) Exploring Social Geography. Jakarta: Erlangga. Haviland. Diterjemahkan Haris Munandar dkk. R. Gardner. Jilid 2. Robert M. Cambridge. Ismaun. Johnston. M. Englewood Cliffs. Horton. Diterjemahkan oleh Haris Munandar. Robert M. Calvin dan Lindzey. London: The English Universities Press Limited.J. Inkeles. Diterjemahkan Oleh D.J. B. Jacson. Johnson. N. (2000a) “Geografi” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper. Alih Bahasa Aminuddin Ram dan Tita Sobari.J. Himmelfarb. Doyle Paul.Z. (1980) Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: PT Gramedia. (1994) Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. jakarta: Erlangga. Lawang. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Johnson. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Chicago: Rend McNally & Company. Alex (1965) What is Sociology? An Introduction to the Discipline and Profession. Diindonesikan Oleh. Ed. Bandung: Historia Utama Press. .L.. William A (1999) Antopologi. Paul. Guritno.. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Prentice-Hall. Chester. Jilid 1. (1960) Perspective on the Nature of Geography.L.G. (1991) Sosiologi Jilid 1. Terjemahan Yustinus. P. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. dan Hunt.

(1936) The General Theory of Employment Interst and Money. Krishan. Jakarta:LP3ES. Menyiapkan Diri Menghadapi Abad Ke-21. New York: Holt. Keynes. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Kuntowijoyo. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk.D. Jilid 2. Edisi Ketiga. (1999) Pengantar Ilmu Sejarah. Kuntowijoyo. dalam Prisma. . Kartodirdjo. hlmn. Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk. Sartono (1992) Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. M. Jilid 1. Terjemahan Landung Simatupang. Jesica. Adam & Kuper. halaman 113-115. Jakarta: PT Gramedia. (1999) Teori Budaya. Khaldun. (2000) Masyarakat Sipil atau Madani dalam Kuper.10 Oktober 1980 TahunIX. (1981) Cultural Anthropology: Contemporary Perspective. Paul (1995). And Winston. A. Abraham (1964) The Conduct of Inquiry. Kaplan. Edisi Ketiga. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Rinehart. J. Adam (2000a) ”Antropologi” dalam Adam Kuper dan Jessica Kupper (ed) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Kumar. (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Koentjaraningrat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Antropologi.. Kennedy. Kairo: al-Maktabah al-Tijariyyah al-Kubra. hlm. Kuntjoro-Jakti. Jakarta: Univesitas Indonesia Press.M.11 Kaplan. London: Mmcmillan Keesing Robert. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. Koentjaraningrat (1981) Pengantar Ilmu Antropologi. No. Kupper. 29-33. Ibnu (1284 H) Al-Muqqadimah. San Francisco: Chandler Publishing Company. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.A. (1990) Sejarah Teori Indonesia Press. Dodjatun (1980) “Birokrasi di Dunia Ketiga. Jilid I. dan Manners. Jakarta: Universitas Koentjaraningrat (1987) Sejarah Teori Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta . Penerjemah Yayasan Obor Indonesia (Maimoen S). Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. 3-8. (1999) Pengantar Ilmu Sejarah.

Jakarta: Erlangga. Karl. London: Routledge & Kegan Paul. (1971) Norma2 Dasar Penelitian dan Penulisan Sejarah. Sarwono. New York: World Publishing. Yogyakarta: Qalam Ogburn. William. Paul. . Mass: Peter Smith Parsons. Gloucester. Ohmae. (1983) Sociology. Popenoe.F. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. dan Ketimpangan: Suatu Pengantar Sejarah Sosiologi.Ltd. (1968) The Logic of Scientific Discovery. David. Laswel. 2nd edition. Ogburn. Jakarta: Raja Grafindo Persada.12 Kun. Djakarta: Dephankam Pusdjarah ABRI. Chicago: Laeyendecker. R.S. Proyek Pendidikan Tenaga Akademik.A. (1996) Metodologi Sejarah. W. Kenichi (2002) Hancurnya Negara-Bangsa. (1991) Tata. Sarlito. Samsuddin. W. dan Nordhaus. When. University of Chicago Press.. New York: Science Editions. (1951a) Toward A General Theory of Action. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Penerjemah Samekto SS. Edward.D. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Diterjemahkan Oleh Jaka Wasana. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Thomas. L. Harold (1950) Politics. Nugroho (1979) Sejarah Demi Masa Kini. Notosusanto. (1964) Social Change with Respect to Culture and Original Nature. New Jersey: Prentice-Hall. Perubahan. Nugroho. Fifth Edition. Notosusasnto. (1995) Teori-teori Psikologi Sosial. (1970) The Structure of Sientific Revolutin.F. Joseph dan Williams. Popper. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Bangkitnya Negara Kawasan dan Geliat Ekonomi Regional di Dunia tak Terbatas. Penerjemah Haris Munandar.A. Talcott dan Shils. William. Englewood Cliffs. How. Jilid 1. Samuelson. Leonard (2005) Political Theory: Kajian Klasik dan Kontemporer.H. (1990) Ekonomi. M.F. New York: Harper & Row. Penerjemah Ruslani. & Nimkoff. (1959) A Hanbook of Sociology. Who gets What. Losco. Inc.

Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial. Tesis Untuk Memperoleh Gelar Magister Pendidikan. (2000) “Geografi Politik” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper. Komaruddin (2001) Sejarah Pemikiran Ekonomi: Suatu Pengantar Teori dan Kebijaksanaan Ekonomi. Metta dan Inkeles Alex. Schmandt. . Jakarta: UI Press. A. Soekanto. Untuk Integrasi Bangsa (Studi Kuasi Eksperimentl Terhadap Siswa SMU di Kota Bandung). Henry. The Liang Gie (1999) Pengantar Filsafat Ilmu. (1986) Sosiologi: Suatu Pengantar. Ed. Storper.13 Satradipoera. Jakarta: Ghalia Indonesia. Sri-Edi (1986) “Transmigrasi di Indonesia: Suatu Reorientasi” dalam Sri-Edi Swasono dan Masri Singarimbun. Dadang (2000) Kreativitas Guru Sejarah dalam Pembelajaran Sejarah (Studi Deskriptif-Analitik terhadap Guru dan Implikasinya untuk Program Pengembangan Kreativitas Guru Sejarah Sekolah Menengah Umum di Kota Bandung. Nursid (1988) Studi Geografi: Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan. Dadang (2008) Pengantar Ilmu Sosial: Sebuah Kajian Pendekatan Struktural.J. (1982) Foundations of Modern Sociology. New Jersey: Prentice Hall. Global. Supardan. Jakarta: Penerbit CV. Bandung: Alumni. Bandung: Kappa-Sigma. Disertasi Doktor. Swasono. Supardan. hlm. hlmn 782-784. (eds) (1992) Pathways to Indistrialization and Regional Development. UPI Bandung. Sumaatmadja. Nasional.Rajawali Press. Soekanto. Taylor. Penerjemah: Ahmad Baidlowi dan Imam Bahehaki. Jakarta: Bumi Aksara.J. Peter. Edisi Kedua. Inc. Spencer. Transmigrasi Di Indonesia 1905-1985.330-344. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. J. Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Yogyakarta: Liberty. Dadang. London: Oxford University Press. M. Program Pascasarjana UPI Bandung. Englewood Cliffs.. (1984) Teori Sosiologi Tentang Perubahan Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Soerjono. (2002) Filsafat Politik: Kajian Historis dari Zaman Yunani Kuno Sampai Zaman Modern. (2004) Pembelajaran Sejarah Berbasis Pendekatan Multikultural dan Perspektif Sejarah Lokal. Supardan. Soerjono. dan Scott.

Alih Bahasa: Oscar. Bandung: Tarsito. Immanuel.14 Wallerstein. Macridis dan Bernard E. Jakarta: Erlangga. Winardi. Immanuel (1974) The Modern Word System. Buku-1. New York: Longman. Yogyakarta: LkiS. Alih Bahasa: Henry Sitanggang. Brown (Ed). (1987) Pengantar Ekonomi Moneter. Wallerstein. (1997) Lintas Batas Ilmu Sosial. (1996) “Ekonomi Dunia Kapitalis” dalam Roy C. . Perbandingan Politik. Wallerstein. Immanuel.

M.15 SATUAN ACARA PERKULIAHAN PENGANTAR ILMU SOSIAL (LOGO) DISUSUN OLEH: DR.SI.PD. DADANG SUPARDAN. H. M. FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGEAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2007 . DRS. WAHYU ERIDIANA.

ilmu sosial. Meny imak perkuliahan 2. dan kebenaran ilmiah. Meto de Ilmiah dan Kebenaran Imiah Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. metode ilmiah. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sosial. tanya jawab 4. James Bank. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan Media dan Buku Sumber a. Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator Mahasiswa dapat membedakan pengertian ilmu dengan pengetahuan. : Satu (satu kali) Sub pokok bahasan & rincian materi 1. 4. dan teori). Strukt ur Ilmu Pengetahuan (fakta.The Liang Gie (1999) . 3. kebenaran ilmiah : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian ilmu. konsep. Media: OHP b. Joseph Schwab (1969) 4. Dadang Supardan Hal 1-70 2.1 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 1. ruang lingkup ilmu sosial. generalisasi. Penge rtian ilmu. 2. 1977 3. Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan antara metode ilmiah dengan dan kebenaran ilmiah : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Pengertian ilmu. meng erjakan tugas 3. Penge rtian Ilmu Sosial & R. 2. 4.Lingkupnya 3. Buku Sumber 1. I.Wallerstein (1996) 5.

jenis penelitian sosiologi. manf at sosiologi. Mahasiswa dapat menjelaskan pendekatan. Dadang Supardan Hal 1-70 2. ilmu sosial. 3. metode.2 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.mengerjakan tugas 3.Metta Spencer (1986) . 2. kebenaran ilmiah : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup sosiologi serta pendekatan.Menyimak perkuliahan 2. raun g lingkup sosiologi. dan jenispenelitian sosiologi. pend ekatan. 5. 4. Mahasiswa dapat menjelaskan manfaat sosiologi. teknik. Soerjono Soekanto (1986) 4. teknik. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. hubu ngan sosiologi dg ilmu sosial lannya. Presentasi makalah tugas. 1977 3. Buku Sumber 1. 2. teknik. Mahasiswa dapat menjelaskan ruang lingkup sosiologi.tanya jawab 4. metode.diskusi Tugas dan Evaluasi 1. Menjawab pertanyaanpertanyaan Media dan Buku Sumber c. metode. 3. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 1. 2. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Pengertian ilmu. Media: OHP d. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan sosiologi dengan ilmu sosial lainnya. James Bank.ilmu sosial lain. jenis penelitian manfaat. David Popenoe (1996) 5. dan hubungan sosiologi dg.

Gener alisasi-generalisasi sosiologi. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber e. Media: OHP f.3 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. konsep. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. dan teori) sosiologi. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta. Buku Sumber 1. James Bank. Paul Jonson (1986) 4. D.Teori-teori sosiologi. Dadang Supardan Hal 1-70 2. 4. Paul Horton (1991) . 1977 3. meng erjakan tugas 3. 4. generalisasi. Fakta -fakto sosial 2. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. tanya jawab 4. Kons ep-konsep sosiologi. Menyimak perkuliahan 2. 3. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 1. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi.

tanya jawab 7. meng erjakan tugas 6. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 4. D. Dadang Supardan Hal 1-70 2. dan teori) sosiologi. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber g. 4. Kons ep-konsep sosiologi. 6. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3.4 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. 4. 1977 3. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. Paul Jonson (1986) 4. Buku Sumber 1. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta. Media: OHP h. James Bank. konsep. Paul Horton (1991) .Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. generalisasi.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 5. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. Fakta -fakto sosial 5.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta. Media: OHP j. Paul Jonson (1986) 4.5 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Dadang Supardan Hal 1-70 2. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber i. 4. tanya jawab 10. Menyimak perkuliahan 8. James Bank. Kons ep-konsep sosiologi. Buku Sumber 1. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 9.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2.Teori-teori sosiologi. Fakta -fakto sosial 8. D. dan teori) sosiologi. meng erjakan tugas 9. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. 4. konsep. generalisasi. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 7. Paul Horton (1991) . 1977 3.

6 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. Media: OHP l. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. 4. meng erjakan tugas 12. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Buku Sumber 1. Paul Jonson (1986) 4. tanya jawab 13. generalisasi. Menyimak perkuliahan 11. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. Fakta -fakto sosial 11. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. Paul Horton (1991) . D. dan teori) sosiologi. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. Kons ep-konsep sosiologi.Teori-teori sosiologi. 1977 3. James Bank. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber k. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 10. 4. 12. konsep.

7 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. dan teori) sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Kons ep-konsep sosiologi. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. tanya jawab 16. Buku Sumber 1. D. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber m. meng erjakan tugas 15. Dadang Supardan Hal 1-70 2. Fakta -fakto sosial 14. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991) . generalisasi. 4. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 13. James Bank. 1977 3. konsep. 15. Media: OHP n. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta. Menyimak perkuliahan 14.

Kons ep-konsep sosiologi.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. James Bank. Paul Jonson (1986) 4. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Media: OHP p. Fakta -fakto sosial 17. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi.8 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. tanya jawab 19. konsep. 4. dan teori) sosiologi. Buku Sumber 1. Paul Horton (1991) . : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. 4. 1977 3. generalisasi. Menyimak perkuliahan 17. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 16. Dadang Supardan Hal 1-70 2.Teori-teori sosiologi. meng erjakan tugas 18. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber o. D. 18.

Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. dan teori) sosiologi. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 19. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta.Teori-teori sosiologi. Menyimak perkuliahan 20. Fakta -fakto sosial 20. konsep. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi.9 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. tanya jawab 22. Kons ep-konsep sosiologi. 1977 3. Buku Sumber 1. James Bank. Paul Horton (1991) . 4. Dadang Supardan Hal 1-70 2. 21. meng erjakan tugas 21. 4. Media: OHP r. D. Paul Jonson (1986) 4. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber q. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. generalisasi.

4. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber s. meng erjakan tugas 24. D. konsep. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank. tanya jawab 25. Fakta -fakto sosial 23. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. 4.Teori-teori sosiologi. Menyimak perkuliahan 23. Kons ep-konsep sosiologi. : dua kali Sub pokok bahasan & rincian materi 22. Paul Horton (1991) . Buku Sumber 1. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 1977 3.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2.10 SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. dan teori) sosiologi. Paul Jonson (1986) 4. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 24. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi. : IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta. generalisasi. Media: OHP t.

11 .

12 .

13 .

14 .

15 .

16 .

17 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful