Anda di halaman 1dari 28

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIDAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2013

Deteksi Dini Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks)


See and Treat

Setiap perempuan beresiko terkena kanker serviks dalam masa hidupnya tanpa memandang usia!

Kenapa Anda harus tahu???


1. Kanker leher rahim (kanker Serviks) merupakan penyakit kanker kedua terbanyak yang dialami oleh wanita di seluruh dunia. Indonesia terbesar kedua setelah China. 2. Hampir 80% datang ke pelayanan kesehatan sudah terlambat (Stadium lanjut) 3. Dapat dicegah dan diobati apabila terdeteksi pada stadium awal (deteksi sedini mungkin)

Kanker Leher Rahim adalah.


Kanker Serviks adalah penyakit tumor ganas yang menyerang leher rahim (serviks) yang rentan diderita oleh wanita.

Kanker Leher Rahim


Perubahan ini biasanya memakan waktu 10-30 tahun sampai terjadi kanker. Oleh sebab itu memiliki kesempatan waktu yang panjang untuk melakukan deteksi dini sebelum terjadi kanker

Penyebab
Kanker serviks sebagian besar disebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus)

Faktor Resiko
UMUR DIATAS 40 TAHUN

Namun, saat ini juga banyak menyerang usia <40 tahun (20-35 tahun)

Faktor Resiko
BANYAK ANAK

Faktor Resiko
KAWIN PADA USIA TERLALU MUDA

Faktor Resiko
KEGIATAN SEX PADA USIA MUDA BERGANTI-GANTI PASANGAN

Faktor Resiko
PENYAKIT KELAMIN DAN INFEKSI VIRUS TERTENTU

Faktor Resiko
SUAMI TIDAK DI SUNAT

Faktor Resiko
KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI

Gejala
Kebanyakan infeksi HPV berlangsung tanpa gejala. Artinya, bila anda merasa sehat belum tentu tidak ada kanker . Apabila telah timbul gejala, biasanya kanker serviks sudah mencapai stadium lanjut

Keputihan

Nyeri

Perdarahan yang tidak normal di luar siklus mestruasi

Pemeriksaan (Deteksi Dini)


1.

Pap Smear / Pap Test :


Sel-sel Permukaan Leher Rahim Bersifat Screning / Penyaring Dikerjakan 6 Bulan 1 Tahun

2.

Pemeriksaan IVA Dilanjutkan See And Treat

KAPAN?
Rekomendasi dari USPSTF (US Prefentif Service Task Force) : Pemeriksaan pap smear dilakukan setelah 3 tahun hubungan seks pertama Pada usia 21-65 tahun dianjurkan melakukan pemeriksaan setiap tahun sekali Pap smear tidak dianjurkan pada wanita usia > 65tahun

IVA
Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan asam asetat. - murah - mudah - hasil memuaskan - dapat dipertanggungjawabkan

IVA

Persiapan Sebelum IVA


Dilakukan pada saat tidak sedang menstruasi Tidak melakukan hubungan seksual 2-3 hari sebelum pemeriksaan Tidak menggunakan pelumas (jelly) pada vagina dalam 48 jam sebelum pemeriksaan Tidak menggunakan kontrasepsi tissue atau gel dalam 48 jam sebelum pemeriksaan Tidak melakukan bilas vagina (vaginal douche) sebelum pemeriksaan

Tes IVA Positif

Pencegahan
VAKSIN HPV JIKA MEMUNGKINKAN - Vaksinasi dapat mencegah sampai 70% terjadinya kanker serviks. - Vaksinasi dilakukan sebanyak 3 kali

- Setiap wanita berusia 10-55 tahun dapat memperoleh vaksinasi.

Periksakan diri anda sekarang juga!


SKRINING

Semakin Dini, Semakin Berarti Selamatkan Diri Anda Sekarang Juga!