Anda di halaman 1dari 3

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU-PTM) merupakan suatu kegiatan berbasis pemberdayaan potensi dan peran serta masyarakat aktif (dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat) dalam upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan mengendalikan dini faktorfaktor resiko terjadinya penyakit tidak menular (PTM) secara terpadu, sedangkan dinas kesehatan hanya motivator, fasilitator dan kendali mutu pelayanan kesehatan. POSBINDU-PTM merupakan wadah kegiatan PPTM yang terintegrasi yang melalui proses pembelajaran, sesuai sosial budaya dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk bergaya hidup sehat. Sehingga diharapkan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya melalui pemantauan faktor risiko PTM secara teratur, tidak merokok, diit yang sehat dengan kalori seimbang melalui konsumsi makanan yang benar, serat melakukan aktivitas secara teratur. Penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian terbesar di dunia setiap tahunnya. Didapatkan dari WHO dan World Bank tahun 2005, penyakit jantung dan pembuluh darah memiliki angka mortalitas tertinggi yakni 17.528.000 jiwa per populasi di dunia. Di Indonesia sendiri pada tahun 2005, PTM merupakan sepuluh peringkat utama penyakit penyebab kematian di rumah sakit, didapatkan penyakit jantung dan pembuluh darah sebanyak

17.774 jiwa yang meninggal. Selanjutnya, di peringkat berikutnya yakni gangguan akibat kecelakaan dan cidera dan diabetes melitus. Terdapat beberapa masalah mendasar PTM utama, merupakan penyebab 60% angka morbiditas dan 73% angka mortalitas dan prevalensi dari tahun ke tahun cenderung meningkat di Indonesia. Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai faktor resiko PTM juga turut berperan serta tingginya angka kejadian PTM di Indonesia. POSBINDU-PTM diharapkan mampu menjadi kinerja awal deteksi dini untuk mengetahui faktor risiko terkena penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan diabetes. Sebagaimana telah diketahui bahwa salah satu faktor penyebab kematian adalah keterlambatan mendeteksi dini PTM sehingga mengarah ke komplikasi serius yang menyebabkan kematian. 1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah gambaran tingkat kemampuan tim kader POSBINDU SEHATI Kelurahan Lirboyo terhadap pelaksanaan program POSBINDUPTM Desember 2012? 1.3 Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui gambaran tingkat kemampuan tim kader POSBINDU SEHATI Kelurahan Lirboyo terhadap pelaksanaan program POSBINDUPTM Desember 2012. 2. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kader POSBINDU

terhadap tingkat pencapaian indikator keberhasilan POSBINDU-PTM Kelurahan Lirboyo Desember 2012.

1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Bagi Dokter Muda 1. Melalui penelitian ini diharapkan dokter muda dapat memahami program POSBINDU-PTM. 2. Dapat memahami hubungan antara pengetahuan kader POSBINDU terhadap pelaksanaan program POSBINDU-PTM. 1.4.2 Bagi Puskesmas Dapat sebagai umpan balik dari POSBINDU-PTM ke puskesmas dalam mendeteksi dini faktor resiko PTM.