Anda di halaman 1dari 151

1

Risalah Munajah
(Pesan dalam Doa)
disusun oleh : Ir. HM. Munawir
Rangkuman Petunjuk Amalan dan Doa
Diterbitkan oleh :
Penerbit Al-Mamuriyah Solo
2
Pengantar

,
, :
Segala Puji bagi Alloh yang Maha Rohman dan Rohim. Sholawat dan salam selalu
bagi junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta para keluarga dan
shohabatnya serta ummat yang mengikuti ajarannya.
Kami sebagai penyusun bersyukur, bahwa naskah Risalah Munajah ini telah dapat
tersusun dalam bentuk yang sederhana Insya -Alloh mudah dibaca. Naskah ini
merupakan kumpulan dari berbagai naskah tentang petunjuk amalan seharian, yaitu :
Sholat, Membaca Al -Quran dan Doa serta Dzikir yang telah disampaikan dalam
pengajian-pengajian disertai harapan bersama penyusun, Insya-Alloh dapat lebih
cermat dalam mengamalkannya. Diharapkan pula Insya-Alloh naskah ini dapat ikut
membantu untuk lebih memudahkan dalam melakukan amalan sehari -hari atau saat-
saat tertentu, baik secara sendiri -sendiri atau dengan secara berjamaah. Dalam
masarakat kiranya sudah banyak buku-buku atau naskah-naskah lain yang memuat
hal-hal yang tidak jauh berbeda, namun mudah -mudahan naskah ini juga dapat ikut
lebih memudahkan mengamalkan bagi masing-masing yang mempergunakan.
Penerbitan kali ini adalah yang kedua, sehingga Insya -Alloh adanya kesalahan dan
kekurangan yang terdapat pada penerbitan pertama sudah dapat diperbaiki. Kepada
para pembaca yang membantu dalam pembetulan kami ucapkan terima -kasih, Insya-
Alloh mendapatkan balasan dari Alloh yang sebesar -besarnya, A-min.
Selama penyusunan naskah ini, penyusun sangat berterima kasih deng an penuh rasa
hormat, kepada semua fihak, yang pertama para Ulama yang telah membimbing
dengan memberikan teladan, memberikan ilmu dari tulisan dan uraian yang
disampaikan yang tertangkap oleh penyusun, kemudian para keluar ga dekat, tetangga,
handai taulan dan para jamaah yang memberikan a. l : dorongan, bantuan dan
masukan untuk melengkapi naskah ini, sehingga Insya -Alloh lebih lengkap. Atas
segala bimbingan serta bantuan tersebut Insya -Alloh akan di-Anugerah-kan balasan
yang lebih baik dari Alloh SWT.
Akhirnya penyusun berharap mudah-mudahan naskah ini memberi manfaat bagi yang
membacanya. A-min.
.
.
Yogyakarta, 11 Maret 2013
M. Munawir
Daftar Isi :
3
Hal :
BAB I Ashsholah 4
(1) Perintah Mendirikan Sholat . (2) Syarat Shahnya Sholat. (3) Adzan dan Iqomah.
(4) Rukun Sholat. (5) Amalan Sunnah dalam Sholat. (6) Bacaan Qunut. (7) Hal yang
Membatalkan Sholat. (8) Sujud Sahwi. (9) Keutamaan Sholat Jamaah. (10)
Keutamaan Berjalan Ke Masjid. (11) Keutamaan Menantikan Sholat. (12)
Memakmurkan Masjid. (13) Sholat Jumat. (14) Sholat Orang B epergian. (15) Sholat
Orang yang Sedang Sakit. (16) Sholat Janazah. (17 ) Sholat Nafilah Setiap Hari. (18)
Sholat Tarowih. (!9) Sholat Witir (20) Sholat Dua Hari -Raya. (21) Sholat Istikharoh
dan Sholat Hajat. (22) Sholat Gerhana. (23 ) Sholat Istisqo. (24) Waktu yang Dilar ang
Untuk Sholat. (25) Sholat Khusyu.
BAB II Membaca Al-Quran 59
(26) Al-Quran Wahyu Alloh. (27) Ummat Islam Wajib Membaca Al -Quran). (28)
Keutamaan dan Kandungan Al -Quran. (29) Perintah Membaca Dan Memp elajari Al-
Quran. (30) Keutamaan Orang yang Menghafal Al -Quran. (31) Al-Quran Dibaca
dengan Bacaan dan Irama yang Baik. (32) Keutamaan Meng -Khatamkan Al-Quran.
(33) Keutamaan Surat Al -Fatihah. (24) Istiadzah dan Basmalah. (35) Keutamaan
Surat-surat lain. (36) Sujud Tilawah. (37) Ayat-ayat Al-Quran Untuk Berdzikir.
BAB III Dzikir dan D o a 120
(38) Keutamaan Dzikir. (39) Tata-cara dan Adab Dzikir. (40) Keutamaan Doa. (41)
Adab Berdoa. (42) Keutamaan Tahlil. (43) Keutamaan Takbir. (44) Keutamaan
Tahmid. (45) Keutamaan Tasbih. (46) Keutamaan Istghfar. (47) Keutamaan
Hauqolah. (48) Keutamaan Sholawat kepada Nabi SAW. (49) Washilah. (50) Bacaan
(doa) menjelang Sholat. (51) Bacaan (Doa) setelah Sholat Wajib. (52) Bacaan
(Doa) setelah Sholat Sunnah. (53) Al -Asmaul-Husna. (54) Wadhifah. (55) Doa
Seorang Muslim Dikabulkan.
Daftar Pustaka 161
4
M u n a j a h
Munajah atau Munajat adalah bahasa Arab yang artinya berbisik (berbicara sangat
pelan) dengan jarak yang sangat dekat. Bila jarak itu jauh maka disebut Munada
(memanggil/menyeru). Maksud Munajah atau Munajat disini adalah berbisik kepada
Alloh SWT. Dalam ist ilah Agama diartikan sebagai melakukan ibadah dengan
ucapan atau perbuatan secara khusyu kepada Alloh SWT, bertawadlu dengan suara
yang lembut, mengharap keridloan, petunjuk, anugerah dan pertolongan dari-Nya.
Amalan yang dilakukan dapat berbentuk sebagai : Sholat, Membaca Al-Quran atau
Doa / Dzikir. Dalam Surat Maryam (19) Ayat 52 di -Firmankan :
..,... _. .!> Ll _., .., !,, __
Artinya : Dan Kami telah memanggilnya (munada) dari sebelah kanan gunung
Thur dan Kami telah mendekatkannya kepada Kami di waktu dia munajat (mohon
dengan berdoa kepada Kami). Berbisik dengan Rosululloh-pun sering diistilahkan
dengan munajah, seperti dalam Surat al -Mujadalah (58) Ayat 12 :
!!., _. `.., :| `,.,>.. _.l `..1 _,, _., >., .. ,l:
,> _>l `L | l ., | < "is ,> _
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan
khusus (munajah) dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada
orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu
dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh sesuatu (yang akan disedekahkan)
maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
BAB I. ASH-SHOLAH
Ash-Sholah adalah dari bahasa Arab Sholla-, Yusholli, Shola-tan sama dengan
bahasa Arab daa- artinya berdoa atau sembahyang.
Sholat-Wajib. Diantara Sholat yang tidak boleh ditinggalkan kaum Muslimin adalah
Sholat wajib (Fardlu Ain) yang oleh Ahli Fiqh didifinisikan, sbb :
: ,
, ,
.
Artinya : Sholat (wajib) menurut Istilah (hukum Syara) diartikan sebagai Ibadat
yang terdiri dari ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu (dengan syarat -
syarat dan rukun tertentu), yang dimulai dengan takbirotul Ihrom (ucapan Allo-hu
Akbar) dan diakhiri dengan salam (Assala-mualaikum warohmatulloh),
hukumnya Fardlu Ain bagi orang yang telah dewasa, berakal, pria atau wanita, yang
berstatus merdeka ataupun hamba sahaya. Dengan menegakkan Sholat inilah yang
membedakan antara orang Musl im dengan orang yang kufur. Dalam hadits disebut :
) (
Artinya : Batas antara seseorang Muslim dengan kekafiran adalah Sholat. (riwayat
dari Imam Ahmad, Muslim Abu Dawud, Turmudzi dan Ibnu Majah).
1. Perintah Mendirikan Sholat dan Keutamaannya
5
Dalam al-Quran banyak Ayat tentang sholat yang di -Firmankan a. l :
Surat al-Baqoroh (2) Ayat 43 dan 110 :
., :l.l ., :l `- _. _,-l __
., :l.l ., :l !. `..1. _>.i. _. ,> :., ..s <
| < !., _l.-. ,.,
Artinya : Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orang -orang
yang ruku (Ayat 43).
Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu
usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah.
Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa -apa yang kamu kerjakan (110).
Dalam kedua Ayat tesebut diatas Sholat dan Zaka t terkait secara berurutan, karena
pentingnya kedua Rukun Islam itu, dan Ahli tafsir yang menghitung jumlah Ayat
yang demikian dalam Al -Quran terdapat 26 Ayat.
Keutamaan Sholat juga disabdakan Rosululloh dalam Hadits lain, sbb :
,
, , . ) (
Artinya : Yang mula-mula dihisab (dihitung) dar i seorang hamba pada hari Qiyamat
adalah Sholatnya, maka jika Sholatnya diterima, akan diterimalah seluruh amalnya,
tetapi jika Sholatnya ditolak, akan ditolaklah seluruh amalnya. (riwayat Imam
Tlobaroni).
Di-Firmankan pula oleh Alloh, bahwa sholat ada lah amalan yang dapat mencegah
perbuatan keji dan munkar, dalam Surat al -Ankabut (29) Ayat 45 :

Artinya : Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.
Waktu Sholat Fardlu atau Sholat wajib ditetapkan sesuai Perintah Alloh SWT dalam
Firman-Nya Surat Nisa (4) Ayat 103, sbb :

Artinya : Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas
orang-orang yang beriman. Dengan Firman Alloh tsb, maka Sholat adalah termasuk
ibadat yang disebut Ibadah Makhdhoh (ketentuannya sudah pasti) yaitu Ibadah
yang ketentuan serta amalan pelaksanaannya sudah dimuat dalam Nas (Firman Alloh
dan/atau Sunnah Rosululloh). Ibadah yang termasuk didalamnya adalah Ibadah
seperti dalam Qoidah (Pedoman) ilmu Fiqh dirumuskan, sbb :

Artinya : Yang menjadi dasar dalam Ibadah (Makhdhoh) ialah tunggu perintah
(Rosululloh) dan mengikuti (perbuatan Rosululloh). Dalam Hadits disabdakan :
. ) (
Artinya : Barang siapa mengerjakan suatu amal yang tidak ada (contoh) pada kami
(Rosululloh SAW) maka ia tertolak. (riwayat Imam Muslim).
Sholat Wajib (Fardlu Ain) bagi seorang Muslim adalah lima kali sehari atau yang
biasa disebut Sholat Lima Waktu, tata -cara sholat mengikuti tata-cara yang dicontoh-
kan Rosululloh SAW, seperti dalam sabdanya :

6
Artinya : Kerjakanlah Sholat sebagaimana engkau sekalian mel ihat aku Sholat!
Cara sholat Rosululloh SAW dicontohkan oleh Malaikat Jibril . Sholat yang kita
amalkan bukanlah suatu rekayasa, tetapi merupakan contoh yang diberikan Malaikat
Jibril AS pada Rosululloh SAW, dalam hadits diterangkan :
:


Artinya : Dari Abi Mas'ud r.a katanya: Aku mendengar Rasulull oh s.a.w bersabda:
Jibril telah turun sholat dengan mengimami aku. Lalu aku sholat bersamanya.
Baginda menghitung dengan jari baginda semuanya sebanyak lima kali sholat. Yang
dimaksud Sholat lima-waktu itu adalah seperti yang diamalkan Kaum Muslimin
sampai sekarang, yaitu : Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib dan Isyak.
Sholat sebagai Ibadah Makhdzoh, maka untuk lebih mudah difaham, oleh para ahli
Fiqh telah dibuat Qoidah (pedoman) dengan urutan: pertama yang wajib dipenuhi
adanya Syarat dan kedua memenuhi adanya Rukun. Adapun Syarat adalah Amalan
yang wajib dikerjakan sebelum dilakukan Sholat, sedang Rukun adalah Amal an yang
dilakukan selama Sholat. Tanpa dipenuhinya Syarat dan Rukun menyebabkan
amalan menjadi tidak Shah menurut syariat.
2. Syarat-syarat Shahnya Sholat
Sholat Wajib (Fardlu) dikatakan Shah (menurut hukum S yara) apabila telah dipenuhi
Syarat-syaratnya. Secara umum syarat yang dimiliki seorang yang mendirikan
Sholat adalah seorang Muslim, berakal dan sudah dewasa. Secara lebih khusus bagi
ybs dipersyaratkan lebih terinci, yaitu : S u c i, Menutup Aurat, Munghadap Qiblat
dan Sudah masuk Waktu.
1) S u c i : Dalam al-Quran Surat al-Maidah (5) Ayat 6 :
!!., _. `.., :| :. _|| :l.l l.s! >>`>` >,., _|| .l
>.. >.',`, l`> _|| _,,->l | .. !,`.`> `L!
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat,
maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu
dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka
mandilah,
Adapun yang dimaksud dengan Suci : 1) Suci dari Najis. Dalam kitab Fiqh sudah
diuraikan tentang adanya Najis (Suatu yang Kotor) yang mungkin dapat ditemui pada
tempat-tempat ibadat, bejana-bejana, pakaian dan pada diri manusia sendiri. Najis
oleh ahli fiqh dibagi dalam tiga kategori : a) Najis yang ringan (Najis Mukhoffafah)
seperti dicontohkan dengan Najisnya air kencing bayi laki -laki yang masih menyusu
(belum makan makanan padat), yang dalam pensuciannya cukup dipercik -percik air
saja. b) Najis yang sedang (Mutawashshithoh), yaitu Najis atau sesuatu yang
umumnya kita anggap kotor (ada wujud atau baunya) seperti air kencing, kotoran,
darah dsb, yang baru dapat suci bila telah dibasuh (dicuci) dengan air secara
sempurna. c) Najis yang berat (Najis Mugholladhoh), dicontohkan sebagai jilatan
anjing, yang baru suci bila telah dibasuh (dicuci) dengan air tujuh kali dimana salah
satunya dengan menggosoknya dengan pasir. 2)Suci dari Hadats. Pengertian
Hadats bersifat abstrak artinya kondisi tidak suci karena seseorang melakukan/
7
menanggung hal-hal yang mendatangkan hadats tsb, sekalipun orang ybs sudah bersih
dari barang yang kotor menurut ukuran adat. Hadats mempunyai dua kategori yaitu :
Hadats kecil dan Hadats besar. a) Hadats kecil adalah hada ts yang dikarenakan
seseorang mengeluarkan kotoran dari kubul dan dubur : baik padat, cair ataupun gas.
Untuk mensucikan wajib berwudlu. b) Hadats besar adalah hadats yang baru dapat
disucikan dengan mandi besar (sempurna) , dikarenakan seseorang dalam emp at
keadaan : i) Janabat (keluar sperma atau berkumpul suami/isteri), ii) Haid (datang
bulan), iii) Nifas (keluar darah sehabis melahirkan) dan iv) memandikan jenazah.
2) Menutup Aurot. Aurot adalah sesuatu pada diri manusia yang tidak pantas untuk
dilihat orang lain. Dalam hukum syara, pengertian menutup yalah menghalangi
dengan sesuatu agar tidak dapat dilihat warna kulit/rambut ybs. Batas Aurot sudah
ada ketentuan yang berbeda antara aurot pria dan wanita.
Aurot pria adalah antara pusat dan lutut, seperti sabda Rosululloh SAW :
: . )
.(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda :Aurot laki -laki antara pusat dan dua-
lututnya. (riwayat Imam Ad-Daroquthni dan Al-Baihaqi).
Aurot wanita secara umum adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan,
dalam Surat an-Nur (24) Ayat 31, Alloh ber -Firman :
_ ....ll _..-, _. _>.., _Li> _>` _.,`, _:., |
!. L !.. _.,l _>.> _ls _,`,`> _.,`, _:., | _:l`-,l
_!,, ,!,, _.l`-, _!., ,!., _.l`-, _.>|
_., _.>| _., _.> _!. !. >l. _`..., _,-,.`:l ,s
_| , _. _'>l _iLl _. l `L, _ls ,s ,!..l
Artinya : Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka
menutupkan kain kerdung ke dadanya, dan janganlah mena mpakkan perhiasannya,
kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau
putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara -saudara laki-laki
mereka, atau putera-putera saudara laki -laki mereka, atau putera-putera saudara
perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki,
atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita)
atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita . Dalam sabda Rosululloh
SAW :
:
: .
) .(
Artinya : Dari Ummu Salamah r.a, sesungguhnya ia telah bertanya kepada Nabi
SAW :Bolehkan perempuan sholat hanya memakai baju kurung dan kerudung saja,
8
tidak memakai kain ? Jawab Nabi SAW :boleh, kalau baju kurung itu panjang
sampai menutup kedua tumitnya. (riwayat Imam Abu Dawud).
Batasan-batasan untuk menutup Aurot sudah dijelaskan dan perlu diperhatikan, bahwa
pakaian tsb yang dikenakan hendaknya memenuhi kepantasan. Alloh ber -Firman
dalam Surat al-Arof (7) Ayat 31 :
_.,., :, .> _>.., ..s _ .>..
Artinya : Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki)
mesjid (untuk sholat),
3. Sudah Masuk Waktu. Dalam Surat an-Nisa (4) Ayat 103 tsb diatas, bahwa sholat
Fardlu (wajib) bagi orang yang ber-Iman telah ditentukan waktunya, sehingga sholat
menjadi shah merurut syara bila dijalankan pada waktu yang telah ditetapkan. Secara
agak terinci dalam Surat al -Isro (17) Ayat 78 di-Firmankan, sbb :
:l.l l. _.:l _|| .s _,l , >il | , >il _'
::. __
Artinya : Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam
dan (dirikanlah pula shalat) subuh (fajar). Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan
(oleh Malaikat). Dizaman modern seperti yang kita alami sekarang ini, maka ilmu
falaq telah maju serta para ahli hisab dengan ilmu dan peralatannya sudah dapat
secara akurat menetapkan waktu (jam berapa) sholat (wajib) setiap hari, pada tanggal
berapa dan dimana letak tempat tersebut dibumi. Oleh karenanya setiap kaum
Muslimin tinggal membaca kapan tepatnya waktu sholat tsb tiba. Dalam memilih
waktu mana yang lebih utama, maka sesuai sabda Rosululloh SAW, para Ulama
membagi waktu dalam tiga kategori, yaitu : Waktu Afdlol (Utama), Waktu Longgar
dan waktu Dlorurot (mendesak).
Waktu Afdlol disabdakan Rosululloh SAW :
: ":
." ) .(
Artinya : Dari Ibnu Masud r.a berkata :Rosululloh SAW bersabda :Amal yang
paling utama adalah sholat diawal waktunya. (riwayat Imam Tirmidzi dan Hakim).
Waktu mendesak (Dlorurot). Waktu Dlorurot diindikasikan waktu sholat
yang hampir habis (berakhir). Dalam pandangan Ulama bila waktu hampir
berakhir namun sempat sholat walaupun satu rokaat, maka sholatnya shah.
Hal itu didasarkan pada Hadits Rosululloh SAW, sbb :
: :

. ) .(
Artinya : Barang siapa mendapatkan dari sholat Shubuh satu rokaat sebelum terbit
matahari, maka sungguh dia telah mendapat sholat Shubuh; dan barang siapa
mendapatkan satu rokaat dari sholat Ashar seb elum matahari tebenam, berarti ia
sungguh sudah mendapatkan sholat Ashar. (Mutafaq alaih).
Waktu longgar adalah waktu yang cukup panjang, yaitu diantara Waktu
Afdlol dan Waktu mendesak.
9
Dengan ketentuan waktu tersebut diharapkan setiap Muslim berusaha menepati awal
waktu. Insya-Alloh.
4. Menghadap Qiblat. Seluruh Ulama sepakat, bahwa menghadap Qiblat adalah
salah satu Syarat shah-nya sholat. Alloh ber-Firman dalam Surat al -Baqoroh (2) 149 :
_. ,> >> _ ,> L: .>..l ,>l ..| >ll _. ,, !.
< _i.-, !.s l.-. __
Artinya : Dan dari mana saja kamu keluar (datang), Maka palingkanlah wajahmu ke
arah Masjidil Haram, Sesungguhnya ketentuan itu benar -benar sesuatu yang hak dari
Tuhanmu. dan Alloh sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.
Dalam sabda Rosululloh SAW disebutkan :
:
. ) .(
Artinya : Bersabda Nabi SAW kepada Khillad bin Rofi:Apabila engkau hendak
sholat, sempurnakan wudlumu kemudian menghadaplah ke Qiblat.
Pengertian menghadap ke-Qiblat, Ulama berpendapat :1) Bagi orang yang sholat
dalam Masjidil-Harom, maka hendaklah sungguh-sungguh menghadap ke Kabah
(Ain Kabah). 2) Bagi yang jauh dari Kabah tetapi masih dalam lingkungan
Masjidil-Harom, agar ber-sengaja untuk Ain Kabah, walaupun kadang -kadang
hanya arahnya saja (Jihat Kabah). 3) Bagi orang y ang jauh dari Kabah semisal di
Masjid Nabawi (Madinah) agar menghadap kearah Mihrob, karena Mihrob tsb tel ah
dibangun, sesuai kearah (Jihat) Kabah.
Menghadap pada Jihat Kabah yang juga disepakati Shahnya sholat : a) bila orang
sholat dengan shof yang sangat panjang dan berlipat -lipat, b) orang yang sholat
dibukit sehingga arah sholatnya akan jatuh diatas Ka bah atau c) orang yang sholat
dilembah yang rendah yang arahnya akan jatuh dibawah Kabah.
Dibolehkannya orang sholat tidak menghadap Qiblat adalah apabila :
1) Ketika sangat takut, sehingga tidak dapat secara tetap menghadap Qiblat,
seumpama dalam keadaan perang. Seperti dalam Surat al -Baqoroh (2) Ayat 239 :
| :i> !> !.!,'
Artinya : Jika kamu takut, maka kamu boleh sholat berjalan kaki atau berkendaraan.
Dalam tafsir dari Ibnu Umar r.a, pengertian berjalan kaki atau berkend araan adalah
menghadap Qiblat atau tidak menghada p Qiblat.
2) Orang yang dalam perjalanan diatas kendaraan. Dalam hadits diterangkan saat
Rosululloh SAW melakukan sholat sunat, sbb :

. ) (
Artinya : Dari Jabir:Rosululloh SAW sholat diatas kendaraan menu ruti arah
kendaraannya, maka apa-bila sholat fardlu, beliau turun dari kendaraan, lantas beliau
menghadap ke Qiblat. (riwayat Imam Bukhori). Dalam memahamkan hadits tersebut
adalah bila kendaraan yang digunakan kendaran pribadi (seperti halnya onta) yang
dapat berhenti disetiap waktu dan tempat. Dalam kendaraan yang lain diartikan
sebagai dapat sholat dengan menghadap arah jalannya kendaraan. Wallo-hu Alam.
3) Bila Qiblat tidak diketahui. Dalam sabda Rosululloh SAW disebutkan :
10


, : )
.(
Artinya : Dari Amir bin Robiah r. a :Adalah kami bersama -sama Rosululloh SAW
pada malam gelap gulita, kami tidak mengetahui dimana Qiblat. Kami sholat menurut
pendapat masing-masing. Setelah waktu shubuh kami berit ahukan hal demikian
kepada Nabi SAW, maka ketika itu turunlah Ayat (yang artinya : Kemana saja kamu
menghadap, maka disitulah arah yang di -Sukai Alloh) riwayat Imam Ahmad dan
Tirmidzi.
3. Adzan dan Iqomah
Adzan dalam bahasa Arab berarti seruan atau kalimat mema nggil. Seruan
atau kalimat memanggil yang dimaksud adalah seruan atau panggilan untuk sholat
sebagai pemberitahuan, bahwa waktu sholat sudah masuk. Sedangkan Iqomah atau
Qomat artinya mendirikan, yang maksudnya adalah kalimat yang dibaca sebagai
suatu Isyarat bahwa sholat mulai didirikan. Baik Adzan ataupun Iqomah tersusun dari
kalimat-kalimat tertentu sesuai ajaran Rosululloh SAW. Sabda Rosululloh SAW :
: :
. ) .(
Artinya : Dari Malik bin Huwairits r.a, ia berkata : Nabi SAW bersabda kepada kita :
Bila waktu sholat tiba, hendaklah seorang diantara kamu Adzan untuk kamu
sekalian. (riwayat Imam Tujuh).
Lafadh dalam Adzan dan Iqomat. Dalam hadits dijelaskan :
:
: : ,
, , . :
: ) .(
Artinya : Dari Abdulloh bin Zaid bin Abdul Robbih r.a, ia berkata :Ketika aku
sedang tidur, aku bermimpi ada seorang laki -laki mengelilingi aku seraya berkata:
ucapkanlah engkau :Allo-hu Akbar, Allo-hu Akbar, lalu ia menyebut adzan dengan
membaca takbir empat -kali tanpa tarji (mengulang), dan membaca qomat dengan
membaca kalimat-kalimatnya satu kali, kecuali qod qo-matis sholah, ia berkata :
Waktu pagi aku datang kepada Rosululloh SAW, beliau bersabda :Sesungguhnya
mimpi itu adalah mimpi benar. (hadits dikeluarkan Imam Ahmad dan Abu Dawud).

.
Artinya : Imam Ahmad menambah pada ujung hadits tentang kisah ucapan Bilal
dalam adzan Shubuh : As -Sholatu khoirun- minannaum (artinya : sholat lebih baik
dari-pada tidur).
Bacaan bagi orang yang mendengarkan Adzan. Menurut sabda Rosululloh SAW :
: :
). .(
Artinya : Dari Abu Said al-Khudry r.a, ia berkata :Rosululloh SAW bersabda :Bila
engkau mendengan seruan Adzan bacalah sebagaimana bacaan Muadzdzin. (mutafaq
alaih).
11

, .
Artinya : Dalam riwayat Imam Muslim dari Umar r.a, : Dalam keutamaan membaca
kalimat perkalimat yang diucapkan Muadzdzin kecuali pada hai alatain (hayya
alashsholah dan hayya alal falah), cukup membaca La -haula wala quwwata illa
billah.
Doa (bacaan) setelah Adzan. Hadits Rosululloh SAW :
, : :
, ,
. ,
. ) .(
Artinya : Dari Jabir r.a, bahwa Rosululloh SAW bersabda :Barang siapa membaca
(berdoa) ketika mendengar (setelah) Adzan : Allohumma Robba hadzihi
dawatittammah wassholatulqo-imah a-ti Muhammadanil washilah wal fa -dlilah
wabatshu maqo-mammahmu-danilladzi-waattah (artinya : Ya Alloh Penguasa
panggilan yang sempurna dan sholat yang didirikan, Berilah Muhammad washilah
dan keutamaan, dan Bangunlah dalam tempat yang terpuji yang telah Engkau
janjikan), maka ia akan memperoleh syafaatku nanti pada hari Qiyamat. (riwayat
Imam empat).
Dari kumpulan hadits-hadits tersebut diatas, para Ulama menyimpulkan , bahwa
sekalipun bukan syarat shahnya sholat, tetapi Adzan dan Iqomah sangat dianjurkan
untuk dilakukan. Adzan diserukan terutama untuk sholat berjamaah yang jamaahnya
disekitar masjid yang ada. Sekurang-kurangnya ada yang mungumandangkan
dimasjid disuatu kota atau pemukiman pada setiap datangnya waktu sholat , sedang
Iqomah dianjurkan baik untuk sholat berjamaah ataupun sendirian.
4. Rukun Sholat
Rukun Sholat adalah Amalan yang wajib dikerjakan dalam menegakkan Sholat, dan
bila amalan itu ditinggalkan berakibat Sholat tsb tidak sah.
1. N i a t , kalimat Niat berasal dari bahasa Arab an-Niyyah artinya ber-Maksud
atau al-Qoshdu atau sengaja. Menurut al -Muhasibi, Niat dirumuskan sebagai :
Keinginan seseorang untuk mengerjakan sesuatu (dalam hal ber -Ibadat)
dikarenakan mengikuti perintah Alloh SWT . Sedang Imam Syafii lebih
menjelaskan bahwa keinginan mengerjakan (Niat) menjadi Syah bila diikuti
dengan melaksanakan yang di -Niat-kan. Dengan demikian Niat adalah Rukun
pertama yang wajib dilakukan (dimulai) sebelum dilaksanakannya amalan (Ibadah).
Karena Niat sudah dimulai sebelum amalan dilakukan, sering dimasukkan pula
sebagai Syarat. Rosululloh SAW bersabda menurut riwayat Bukhori/Muslim :
: :


. ) ( ,
Artinya : Dari Umar ibnu Khottob r.a berkata : Saya mendengar Rosululloh SAW
bersabda : Wahai manusia sesungguhnya segala amal perbuatan (Ibadah) it u
(sahnya) harus dengan Niat. Dan bagi setiap orang hanyalah apa yang diniatkan.
12
Barang siapa yang hijrahnya kepada Alloh dan Rosulnya maka (imbalan) hijrahnya
kepada Alloh dan Rosulnya, dan barang siapa hijrahnya kepada dunia yang ia akan
memperolehnya atau wanita yang ia akan mengawininya, maka hijrahnya itu menurut
apa yang ia hijrahi. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Karena Niat adalah amalan yang dikerjakan sejak sebelum yang lain, maka nilai dari
Niat kadang-kadang dapat menjadi lebih utama dari amalan pokoknya sendiri, dan
dapat menjadi lebih utama dari amalan yang tidak disertai suatu Niat. Rosululloh
SAW dalam Sabdanya :
) .(
Artinya : Niat seorang Mukmin lebih baik dari amalannya , (riwayat Imam Ath-
Thabroni). Menjadi lebih baiknya niat adalah mana -kala dibandingkan dengan
beramal yang dilakukan tanpa niat. Niat yang mempunyai nilai demikian terutama
untuk Niat seseorang untuk berbuat kebajikan, yang dalam Sabda Rosululloh SAW,
sbb :
. ) (
Artinya : Barang siapa bercita-cita (berniat) untuk mengerjakan kebaikan dan belum
dikerjakannya, niscaya telah dituliskan kebaikan itu baginya. Sebaliknya da lam Atsar
lain disebutkan niat buruk belum akan ditulis keburukannya sebelum dikerjakan.
Hanya ada suatu niat dapat dibenarkan sewaktu amalan sudah mulai dilakukan yaitu
niat puasa sunah, itupun tetap dianjurkan agar niat sudah dilakukan sebelum amalan
Ibadatnya. Wallo-hu Alam.
Dalam hal Niat Sholat ini sudah dimulai sebelum Sholat dan sebagai Rukun, maka
tetap dilakukan (dalam hati) selama melakukan Sholat.
2. Berdiri bagi yang kuasa. Berdiri adalah merupakan Rukun, a dapun bagi yang tidak
kuasa boleh duduk dan bagi yang tidak kuasa boleh berbaring. Bila tidak kuasa juga,
maka dilakukan menurut kuasanya, walaupun dengan isyarat. Rosululloh SAW
bersabda :

. )
( :
.
Artinya : Berkata Amran bin Husban :Saya berpenyakit bawasir, maka saya
bertanya kepada Nabi SAW tentang sholat, beliau berkata :Sholatlah berdiri, kalau
tidak kuasa Sholatlah duduk, kalau tidak kuasa Sholatlah berbaring. (riw ayat Imam
Bukhori) dan Imam Nasai menambahkan : Kalau tidak kuasa juga, Sholatl ah
menelentang , Alloh tidak memberati seseorang melainkan sekuasanya.
Dalam hadits yang lain Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Bersabda Nabi SAW :Barang siapa Sholat berdiri mendapat pahala yang
sempurna, barang siapa Sholat duduk mendapat seperdua pahala orang yang Sholat
berdiri, barang siapa Sholat berbaring mendapat pahala seperdua ganjaran orang yang
Sholat duduk. (riwayat Imam Bukhori).
Pengertian pahala orang yang duduk mendapat seperdua orang yang berdi ri,
demikian yang berbaring seperdua yang duduk mana -kala yang bersangkutan
sebetulnya berkuasa untuk melakukannya dengan berdiri. Mana -kala tidak berdirinya
13
karena berhalangan seumpama sakit, maka tetap mendapat pahala yang sempurna
seperti pahala orang yang Sholat berdiri. Insya-Alloh.
3. Takbirotul-Ihrom. (membaca Allo-hu Akbar). Setiap sholat wajib dimulai dengan
membaca Takbir (Allo-hu Akbar) yang disebut Takbirotul Ihrom yaitu ucapan
Takbir yang meng-haromkan berbuat yang membatalkan sholat misa lnya: berbicara,
makan atau menggerak-gerakkan anggota badan yang mengganggu amalan sholat.
Dalam suatu hadits dari Abu Huroiroh diceritakan, bahwa pada suatu saat Rosululloh
SAW memasuki masjid kemudian masuk pula seorang laki -laki, lalu dia melakukan
sholat dan selanjutnya datang kepada Nabi SAW memberi salam. Nabi menjawab
salamnya dan berkata : Sholatlah kembali, karena engkau belum sholat. Laki -laki
tsb sholat lagi dan kembali kepada Nabi SAW dan memberi salam lagi. Oleh
Rosululloh dijawab dan diperi ntah lagi untuk kembali sholat sampai tiga kali.
Sehingga laki-laki tsb berkata : Demi yang mengutus Tuan membawa kebenaran,
saya tidak dapat selain cara yang tadi, sebab itu ajarlah saya . Rosululloh SAW
bersabda :
,


. ) .(
Artinya :Apabila engkau berdiri memulai sholat, takbirlah ! Sesudah itu bacalah
mana yang engkau dapat (mudah) membacanya dari Quran, kemudian rukulah
sehingga tumaninah (diam sejenak) dalam ruku itu, dan bangkitlah sampai engkau
berdiri lurus. Sesudah itu sujudlah, sampai engkau diam sejenak pula dalam sujud,
kemudian bangkitlah dari sujud, sampai engkau diam sejenak pula dalam duduk,
sesudah itu sujudlah kembali sampai engkau diam sejenak dalam sujud itu. Buatlah
seperti itu dalam setiap sholatmu. (mutafaq alaih).
Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya :Kunci sholat itu wudlu, pembukaannya takbir (takbirotul -ihrom) dan
penutupnya salam. (riwyat Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
4. Membaca Surat al -Fatihah. Lafadz al-Fatihah.
., < _..-l ,>l ..>l < _,.l.-l _ _..-l ,>l _
,l.. ,, _. _ .!`,| .,-. .!`,| _,-.. _ !..> .l
,1...l _ . _. .-. ,ls ,s .-.l ,l. _,l!.l _
Artinya : 1. Dengan menyebut nama Allah yang Mah a Pemurah lagi Maha
Penyayang. 2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 3. Maha Pemurah lagi
Maha Penyayang. 4. Yang menguasai di hari Pembalasan. 5. Hanya Engkaulah yang
kami sembah, dan Hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. 6.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, 7. (yaitu) jalan orang-orang yang Telah Engkau
beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (p ula
jalan) mereka yang sesat.
Wajibnya membaca al -Fatihah disabdakan Rosululloh SAW, a.l :
14
: ) .(
Artinya : Tiadalah sholat bagi orang yang tidak membaca Surat al -Fatihah.
(riwayat Imam Bukhori). Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
). .(
Artinya : Tidak sah sholat bagi yang tidak membaca Surat al -Fatihah. (riwayat
Imam Daro-Quthniy).
Kewajiban membaca al-Fatihah dalam sholat, maka bagi Madzhab Imam Malik,
Syafii, dan Ahmad bin Hambal berpendapat membacanya tiap rokaat.
Bacaan Fatihah (sholat) yang dikeraskan seorang Imam sholat. Dalam membaca
al-Fatihah pada rokaat yang ada bacaan keras (bersuara), seseorang Imam ada yang
melafalkan basmalah dengan keras, ada pula yang melafalkan basmalah tetapi
tidak keras dan ada-pula yang tidak melafalkan. Masing-masing mendasarkan pada
hadits-hadits sbb :
Yang melafalkan basmalah baik keras atau tidak keras, Rosululloh SAW bersabda :
: :
, . ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a ia berkata :Rosululloh SAW bersabda : Bila
engkau membaca Fatihah, maka bacalah bismillahirrohma-nirrohim. Sesungguhnya
ia salah satu dari ayat -ayatnya.(riwayat Imam Daruquthni y). Dalam hadits lain :
. ) .(
Artinya : Bismilla-hirrohma-nirrahim itu satu Ayat dari Surat al -Fatihah. (riwayat
Imam Daruquthniy).
Yang melafalkan basmalah dengan keras :
, : , )
.( . ) ( .
Artinya : Dari Nuaim al-Mujmir r.a, dia berkata : Saya sholat dibelakang Abu
Huroiroh, dia membaca (keras) Bismillahirrohma-nirrohim dst. (riwayat Imam
Nasai dan Ibnu Khuzaimah).
Yang tidak melafalkan basmalah atau melafalkan pelan (tidak bersuara) :

. ) .(
Artinya : Dari Anas r.a bahwa Nabi SAW, Abu Bakar dan Umar memulai sholatnya
dengan alhamdu lilla-hi robbil alamin (mutafaq alaih). Dalam hadits lain :
:
. : .
Artinya : Dalam riwayat Imam Ahmad, Nasa -i, dan Ibnu Khuzaimah : Tidak
mengeraskan bismilla-hirrohma-nirrohim. Dilain riwayat dari Ibnu Kuzaimah
:Mereka membaca pelan-pelan.
Dari hadits-hadits tersebut dalam membaca Fatihah (bagi Imam), adakalanya
membaca dengan keras, ada-kalanya membaca pelan dan ada-kalanya tidak membaca.
Kesemuanya sholatnya dipandang shah. Insya-Alloh.
Bacaan Fatihah bagi Makmum yang mendengar bacaan keras Imam. Dalam al-
Quran Surat al-Arof (8) Ayat 204 di-Firmankan sbb :
:| _ `,1l `-...! .l :.. >l-l .-. __
15
Artinya : Dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik -baik, dan
perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat . Selanjutnya Rosululloh
SAW bersabda :
. ) .(
Artinya :Janganlah seseorang membaca (ayat) al -Quran apabila saya keraskan
bacaanku kecuali Ummul -Quran (al-Fatihah). (riwayat Imam Daruquthni y).
Dalam hadits lain disebutkan :
: .
. . :
. ) .(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda :Saya dengar kamu membaca dibelakang
Imam?. Jawab kami yang hadir : Benar kami membaca. Beliau berkata lagi :
Jangan kamu lakukan yang demikian, kecuali membaca Ummul -Quran (al-Fatihah),
sesungguhnya orang yang tidak membaca al -Fatihah itu tidaklah ia sholat. (riwayat
Imam Abu Dawud dan Tirmidzi).
Dengan hadits-hadits tsb sebagian besar Ulama sependapat, bahwa bacaan Fatihah
(sendiri) bagi makmum yang mendengar bacaan Imamnya adalah termasuk rukun
sholat. Artinya bila tidak membaca, sholatnya di anggap tidak sah. Biasanya makmum
membaca Fatihah sendiri setelah bacaan Fatihah Imam selesai. Sebagian lain bila saat
Imam membaca Fatihah wajib mendengarkan dan menyimak dengan baik dan tidak
wajib membaca sendiri. Hal itu didasarkan Firman Alloh Surat a l-Arof (8) Ayat 204
tsb diatas, dianggap lebih kuat dari hadits yang disebut berikutnya. Wallo-hu Alam.
Dengan kedudukan bacaan al -Fatihah yang wajib dibaca setiap sholat, maka wajib
bagi seorang Muslim untuk dapat membacanya secara benar dan hafal. Bagi yang
kenyataan tidak hafal al -Fatihah, maka bacaan yang diajarkan dalam sabda Rosululloh
SAW sbb :
: :
.
: : , , ,
) . .(
Artinya : Dari Abdulloh bin Abu Aufra r.a, dia berkata : Ada seorang laki-laki
datang kepada Nabi SAW seraya berkata :Sesungguhnya aku tidak dapat menghafal
satu Ayat dari al-Quran, maka ajarilah aku sesuatu yang cukup bagiku tanpa membaca
al-Quran. Beliau bersabda :
, , ,

(riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud dan Nasa -i).
Dengan penjelasan tsb diatas, maka bagi setiap Muslim wajib untuk berusaha dapat
membaca al-Fatihah dengan baik (fasih) dan menghafalnya. Insya -Alloh.
5. Ruku dengan Thumaninah (tenang dan diam sejenak) . Sabda Rosulloh SAW :
: . ) .(
Artinya : Kemudian rukulah engkau hingga thumaninah. (riwayat Imam Bukhori
dan Muslim).
Adapun ruku bagi orang yang sholat berdiri adalah menun duk dengan kedua
tapak tangan dilutut, tulang punggung dan leher lurus (datar). Bagi orang sholat
16
duduk, karena tidak kuasa berdiri adalah menundukkan kepala lurus memandangi
lutut atau tempat sujudnya.
6. Itidal dengan thumaninah. Artinya berdiri tegak kembali seperti saat sebelum ruku.
Sabda Rosululloh SAW :
: ). .(
Artinya : Kemudian bangkitlah engkau sehingga berdiri betul ( tegak kembali).
(riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
7. Sujud dua-kali dengan thumaninah. Sujud dua kali dimana diantaranya disela -selai
dengan duduk. Sabda Rosululloh SAW :
:
). .(
Artinya : Kemudian sujudlah engkau dengan thuma ninah, kemudian bangkitlah
dengan thumaninah (duduk sempurna), kemudian sujudlah dengan thuma ninah.
(riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Dalam bersujud setidak-tidaknya wajib meletakkan dahi ketempat sujud. Rosululloh
SAW bersabda :
: . )
.(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda : Apabila engkau bersujud letakkan dahimu,
dan janganlah mematuk seperti ayam mematuk . (riwayat Ibnu Hibban dalam
Shohihnya). Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda : Saya disuruh supaya bersujud dengan tujuh
tulang : Dahi, dua tapak tangan, dua lutut, dan ujung kedua kaki . (riwayat Imam
Bukhori dan Muslim). Dengan hadits tsb berarti keadaan sujud hendaknya menungkit
artinya kedua paha lebih tinggi dari kepala.
8. Duduk diantara dua sujud dengan thomaninah. Sabda Rosululloh SAW :
:
. ) .(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda : Kemudian bersujudlah dengan thoma ninah,
kemudian bangkitlah (duduk) dengan thomaninah, kemudian sujudlah juga dengan
thomaninah. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
9. Duduk Akhir. Duduk akhir dimaksud untuk Tasyahud Akhir (membaca Tahiyyat
akhir) dan Sholawat bagi Nabi.
10. Membaca Tasyahud Akhir . Lafadh Tasyahud dalam sabda Rosululloh sbb :
: :


, .
) .(
Artinya : Dari Ibnu Masud bersabda Rosululloh SAW : Apabila sholat salah
seorang diantara kamu, maka hendaklah membaca Tasyahud :Attahiyya-tu Lil-lah
wassholawa-tu watthoyyiba-t assala-mualaika ayyuhan Nabiyyu warohmatullo -hi wabaroka-
tuh assalamualaina waala iba -dillahissho-lihin asyhadu anla-ila-ha illalloh wasyhadu anna
Muhammadan abduhu warosu -luh (yang artinya) :Segala kehormatan bagi Alloh,
17
demikian pula sholawat dan segala kebajikan. Mudah -mudahan turunlah
kesejahteraan atasmu, ya Nabi. Dan begitu juga Rohmat Alloh dan karunia -Nya,
mudah-mudahan dilimpahkan pula kesejahteraan atas kita semua dan hamba Alloh
yang sholih, aku besaksi, bahwa tiada Tuhan yang sebenar -benarnya kecuali Alloh,
dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan Rosul-Nya.(setelah
Tasyahud dalam hadits): Kemudian hendaklah ia memilih do a yang dikehendak
untuk dibacanya. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Dalam riwayat Imam Muslim dan Abu Dawud dari Ibnu Abbas r.a terdapat lafadh
yang sedikit berbeda, yaitu :


. ) .(
11. Membaca Sholawat atas Nabi Muhammad SAW. Membacanya adalah saat duduk akhir
setelah membaca Tasyahud akhir,. Sabda Rosulullo h SAW :
: :
: :


. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Masud berkata :Telah datang kepada kami Rosululloh SAW,
maka berkata Basyir kepada beliau :Alloh telah memerintah kepada kami untuk
membacakan sholawat atas engkau, bagaimana cara kami membaca sholawat ? Jawab
beliau : bacalah olehmu :Allohumma Sholli ala Muhammad waala a-li Muhammad kama
shollaita ala-Ibrohim wa ala a-li Ibrohim, waba-rik ala Muhammad waala a -li Muhammad
kama- ba-rokta ala Ibrohom waala a -li Ibrohim innaka Hamidum Majid, (yang artinya)
Wahai Tuhan Alloh berikanlah Rohmat atas Nabi Muhammad dan atas keluarga
beliau sebagai-mana Engkau telah berikan Rohmat atas Nabi Ibrohim dan atas
keluarga beliau, dan berikan Barokah atas Nabi Muhammad dan atas keluarga beliau,
sebagai-mana Engkau telah berikan Barokah atas Nabi Ibrohim dan atas keluarga
beliau, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Terpuji dan Maha Muliya . (riwayat
Imam an-Nasai dan Tirmidzi).
Membaca Sholawat Nabi sekurang-kurangnya dengan Lafadh :

Maksudnya yang menjadi Rukun adalah membaca sholawat atas Nabi Muhammad
SAW sedang bagi keluarga beliau bukan menjadi Rukun. Wallo-hu alam.
12. Memberi Salam yang pertama (kearah kanan). Dalam sabda Rosululloh SAW :
: . )
.(
Artinya : Bersabda Rosululloh SAW : Permulaan sholat adalah membaca takbir dan
penghabisannya salam.(riwayat Imam Abu Dawud dan Tir midzi).
Lafadh (ucapan) salam yang dibaca, sabda Rosululloh SAW :
: ,
: . :
. ) .(
18
Artinya : Dari Wail bin Hujr, ia berkata : Saya pernah sholat bersama Nabi SAW,
beliau salam kekanan dan kekiri dengan memb aca : Assalamualaikum warohmatullohi
wabarokatuh (artinya : Salam, rahmat dan berkah tercurah padamu). Riwayat Imam
Abu Dawud dengan Isnadnya shohih.
:
: , ,
. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Masud berkata : Sesungguhnya Nabi SAW memberi salam
kekanan dan kekiri : Assalamu alaikum waromatulloh, Assalamualaikum warohmatulloh
sehingga kelihatan putih pipi beliau. (riwayat Imam lima dan disahkan oleh tirmidzi).
13. Menertibkan Rukun. Artinya melaksanakan Rukun sholat seperti yang diuraikan
diatas secara urut sesuai dengan tempat urutannya. Sesuai contoh Rosululloh
SAW dalam sabdanya :
: . ) .(
Artinya : Sholatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku sholat . (riwayat Imam
Bukhori). Insya-Alloh.
5. Amalan Sunnah dalam Sholat
Amalan Sunnah ini adalah amalan yang bila tidak dikerjakan tidak menyebabkan
sholatnya tidak shah, tetapi sangat dianjurkan diamalkan. Amalan-amalan tsb adalah :
1. Mengangkat dua tangan bersama lurus dengan pundak atau ujung jari
tangan setinggi telinga. Dalam hadits disebutkan:

, . )
. (
: .
Artinya : Dari Ibnu Umar r.a, bahwasanya Nabi SAW mengangkat kedua tangannya
lurus dengan dua pundaknya ketika memulai sholat (takbirotul ihrom), ketika takbir
untuk ruku dan ketika mengangkat kepala dari ruku . (mutafaq alaih). Dalam
riwayat Muslim dari Malik Al -Huwairits seperti hadits Ibnu Umar. Akan tetapi dia
berkata : Sehingga lurus dengan ujung dua te linganya.
. ) ( .
Artinya : Apabila Beliau SAW berdiri dari roka at kedua, beliau mengangkat kedua
tangan beliau. (riwayat Imam Bukhori).
Dari hadits tsb diatas, maka Rosululloh SAW men gangkat kedua tangan beliau
setinggi ujung jari lurus dengan telinga saat : Takbirotul Ihrom, Ruku , Bangkit dari
ruku dan Berdiri dari rokaat dua (setelah tasyahud pertama).
2. Meletakkan telapak tangan kanan diatas punggung tangan kiri dan keduanya
pada dada.(Sementara Ulama menyebut diatas sementara menyebut dibawah dada).
Rosululloh SAW dalam haditsnya :
:
. ) .(
19
Artinya : Dari Wail bin Hujrin r.a berkata : Aku sholat bersama Rosululloh SAW,
beliau meletakkan tangan kanannya diatas tangan kiri nya pada dada beliau. (riwayat
dari Ibnu Khuzaimah).
3. Membaca doa Iftitah setelah Takbirotul Ihrom. Doa Iftitah (pembukaan) ini
dibaca sebelum membaca al -Fatihah. Terdapat beberapa doa Iftitah yang biasa dibaca
yang semua dari Rosululloh SAW, a. l :
:
. , : :
,
,
. ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a berkata : Adalah Nabi SAW apabila telah takbir
untuk menjalankan sholat beliau diam sejenak. Lalu aku tanya kepada beliau, beliau
menjawab :Aku membaca Allohumma ba-id baini wabaina khotthoya-ya kama-ba-adta
bainal masyriqi wal maghrib, Allohumma naqqini -min khothoya-ya kama yunaqqots tsaubul
abyadlu minaddanas Allohummaghsilni min khothoya bil ma -i wats-tsalji wal barod (artinya :
Ya Alloh, jauhkan antara aku dan kesalahan -kesalahanku, sebagai -mana engkau
jauhkan antara timur dan barat. Ya Alloh, bersihkan aku dari kesalahan -kesalahanku,
sebagai-mana baju putih yang dibersihkan dari kotoran. YaAlloh, basuhlah aku
dengan air, es dan embun dingin. Dalam hadits lain :
: :

, ,
. ) .(
Artinya : Dari Ali bin Abu Tholib r.a berkata :Adalah Nabi SAW apabila berdiri
sholat, beliau membaca :Wajjahtu wajhia lilladzi-fathorossamawa-ti wal ardli hani -fan
Musliman wama ana minal musyrikin, inna shola -ti wanusuki wa mahya-ya wa mama-ti lillahi
robbil a-lamin, la syari -kalahu wa bidza-lika umirtu wa ana minal Muslimin (artinya :Aku
menghadapkan wajahku kehadirat yang menciptakan langit dan bumi dengan tunduk
menyerahkan diri. Aku bukan termasuk orang -orang yang menyekutukan Alloh.
Sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku adalah kepunyaan A lloh
Tuhan yang Menguasai sekalian alam. Tuhan yang tidak bersekutu bagi -Nya dan
dengan demikian aku diperintah dan aku termasuk orang yang berserah . (riwayat
Imam Muslim).
4. Membaca Taawudz (Audzubillah). Lafadh Taawudz ini dibaca sebelum
membaca Basmalah dalam membaca Fatihah. Alloh ber -Firman dalam Surat al -Nahl
(16) Ayat 98 :
:| , ,1l .-..! <!, _. _.L,:l ,>l __
Artinya : Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan
kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Dalam hadits dijelaskan :
:
,
. ) , , ,
, . (
20
Artinya : Sesungguhnya Nabi SAW bersabda : Sebelum membaca Fatihah dal am
sholat lebih dahulu membaca Au-dzu billa-hi minasy-syaithonirrojim min nafkhihi wa
nafatsihi wa hamzihi artinya :Aku berlindung kepada Alloh dari rayuan, hembusan
dan godaan syaitan yang terkutuk, dalam riwayat lain :Au-dzubillahis sami -il alim
minasy-syaithonirrojim min nafkhihi wa nafatsihi , artinya : Aku berlindung kepada Alloh
Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat dari kerasukan, rayuan dan hembusan
syaitan yang terkutuk. (riwayat ImamAbu Dawud, Tirmidzi, Nasa i, Ibnu Majah, Al-
Baihaqi).
5. Diam sebentar sebelum membaca al-Fatihah dan sesudahnya. Rosululloh
SAW bersabda :
:
. ) . (
Artinya : Dari Samuroh r. a , ia berkata : Adalah Nabi SAW diam sebentar, apabila
sudah takbir dan apabila telah selesai membaca al -Fatihah. (riwayat Imam Abu
Dawud).
6. Membaca A-min sehabis membaca al-Fatihah. Kalau al-Fatihah dibaca keras,
maka A-min dibaca keras juga, sebaliknya bila al -Fatihah tidak dikeraskan maka A-
min juga dibaca dengan tidak dikeraskan. Rosululloh SAW bersabda :
: :

. ) . (
Artinya : Bersabda Nabi SAW : Apabila Imam membaca waladl-dlollin, maka
hendaklah kamu membaca A-min, maka sesungguhnya Malaikat membaca pula A-
min dan Imam juga membaca A-min, maka barang siapa yang membaca A-min-nya
bersama-sama dengan A-min Malaikat, maka diampuni dosanya yang telah lalu .
(riwayat Imam Ahmad dan an-Nasai).
Sementara Ulama sebelum membaca A-min ada yang men-Sunnat-kan membaca
Robbighfirli berdasar hadits sbb :
, "
" , " : . " ) .(
Artinya : Dari Wa-il bin Hujurin r.a : Sesungguhnya ia mendeng ar Rosululloh SAW
ketika selesai membaca Waladl-dlo-llin, beliau membaca Robbighfirli A-min. (riwayat
Imam Thobroni dan Baihaqi).
7. Membaca Surat atau Ayat al -Quran bagi Imam atau bagi orang yang sholat
sendiri, sesudah membaca al -Fatihah pada dua Rokaat pertama (rokaat 1 dan rokaat
2). Bacaan pada Rokaat 1 lebih panjang dari Rokaat kedua. Dalam hadits :

,
,
. ) .(
Artinya : Dari Abu Qotadah : Sesungguhnya Nabi SAW waktu sholat dzuh ur pada
dua rokaat awal (rokaat 1 dan 2) membaca al-Fatihah dan dua Surat. Pada dua
rokaat yang akhir (ke 3 dan ke 4) beliau hanya membaca al -Fatihah saja, Ayat yang
beliau baca kadang-kadang beliau perdengarkan kepada kami, Ayat yang beliau baca
pada rokaat pertama lebih panjang dari yang beliau baca pada roka at kedua..
21
Demikian pada sholat Ashar dan demikian pula pada sholat Shubuh . (riwayat Imam
Bukhori dan Muslim).
8. Sunnat bagi makmum mendengarkan bacaan Imamnya. Firman Alloh dalam
al-Quran Surat al-Arof (8) Ayat 204 :
:| _ `,1l `-...! .l :.. >l-l .-. __
Artinya : Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan
perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat . Sabda Rosululloh SAW :
: . )
.(
Artinya : Bersabda Rosululloh SAW : Apabila kamu sholat dibelakang saya
(makmum), janganlah kamu baca apa -apa selain dari Ummul -Kitab (al-Fatihah).
Riwayat Imam tirmidzi. Dalam Ayat dan hadits tesebut diatas dimaksudkan, agar
seorang makmum bila mendengar Imam membaca, maka selain membaca al -Fatihah
untuk dirinya agar mendengarkan bacaan Imam.
9. Mengeraskan bacaan pada sholat : shubuh, dua rokaat pada awal sholat maghrib
dan isya, sholat Jumat, sholat Ied, sholat tarowih dan witir pada bulan Romadhon.
Sesuai amalan Rosululloh SAW dalam banyak hadits dijelaskan bacaan Fatihah dan
Surat atau beberapa Ayat dalam al -Quran dibaca keras dalam sholat-sholat tsb diatas.
10. Membaca Takbir tatkala turun atau bangkit , kecuali bila bangkit dari ruku
membaca Samiallohi liman hamidah untuk itidal.
11. Merenggangkan jari-jari tangan saat ruku (diatas lutut). Diterangkan dalam
hadits Rosululloh SAW :
,
. ) .(
Artinya : Dari Wail bin Hujr r. a: Sesungguhnya Nabi SAW bila ruku merenggang-
kan jari-jarinya, bila sujud beliau merapatkan jari -jarinya. (riwayat Imam al -Hakim).
Bacaan pada saat ruku disabdakan Rosululloh SAW :

Artinya :Apabila salah seorang dari kalian mengucapkan Subhana robbial azhiim
(artinya :Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung ) tiga kali maka sesungguhnya
telah sempurna rukunya.
Bacaan lain saat ruku dalam sabda Rosululloh SAW dari Imam Ali r.a :
:
, )
.( :
.
Artinya : Sesungguhnya Nabi SAW ketika ruku membaca :Allohumma la-Ka rokatu
wa bika a-mantu wa laka aslamtu khosyaa laka sami w a bashori wa mukhkhi wa adhmi wa
ashobi (artinya :Ya, Alloh hanya kepada-Mu aku ruku, hanya kepada-Mu aku
beriman, dan hanya kepada-Mu aku berserah diri. Pendengaranku, penglihatanku,
otakku, tulang belulangku dan pembuluh darahku khusyu kepada-Mu.) riwayat
Imam Muslim. Dalam beberapa kitab Sunan : Khosyaa sami wa bashori wa mukhkhi wa
adhmi wa ashobi wa ma-staqollat bihi qodami lilla-hi robbil a-lamin.
(artinya:Pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulang belulangku dan apapun yang
dilakukan dengan bantuan kakiku semuanya khusyu karena Alloh Tuhan semesta
alam.
22
Bacaan yang sama pada saat ruku dan sujud , disabdakan Rosululloh SAW :
"
. ) . (
Artinya : Sesungguhnya Rosululloh SAW membaca dalam ruku dan sujudnya
:Subhanakallo-humma robbana dst s/d Allohumma ghfirli .(artinya :Maha Suci
Engkau ya Alloh ya Tuhan kami dan segala Puji bagi -Mu, Ya Alloh Ampuni
dosaku.) riwayat Imam Bukhori dan Muslim.
"
. ) . (
Artinya : Sesungguhnya Rosululloh SAW membaca dalam ruku dan sujudnya
Subbuhun Quddusun robbuna wa robbul Mala-ikati warruh.(artinya :Dia Maha Suci, Dia
Maha Qudus, Dia Tuhan yang Disembah oleh para Malaikat dan Malaikat Jibril )
riwayat Imam Muslim.
12. Membaca Doa pada saat itidal. Yang dibaca sekurang-kurangnya Rabbana-wa
lakal hamdu. Dalam hadits Rosululloh SAW :

) (
) (


. ) . (
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, :Adalah Nabi SAW apabila berdiri untuk sholat,
beliau takbir ketika berdiri, kemudian takbir ketika ruku, kemudian membaca
Samiallohu liman hamidah ( artinya : Alloh Mendengar hamba -Nya yang memuji)
ketika bangkit dari ruku, kemudian membaca Robbana walakal hamdu (artinya : Ya
Tuhan bagi-Mu lah segala Puji) ketika itidal, kemudian beliau takbir ketika turun
akan sujud, kemudian takbir ketika bangun dari sujud, lalu takbir lagi ketika sujud
kedua dan ketika bangkit dari sujud. Beliau lakukan demikian pada semua rokaat
sholat, dan beliau takbir ketika berdiri dari rokaat yang kedua setelah tasyahud
pertama. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim). Dalam hadits lain disebutkan doa
itidal yang lebih panjang sbb:
:
: ,
, .
. , ,
. ) . (
Artinya : Dari Abu Said al -Khudry r.a, berkata :Rosululloh SAW apabila
mengangkat kepala dari ruku beliau membaca : Allohumma robba-na walakal hamdu mil
ussama-wati wal ardli wamil u masyita min syaiin badu ahlatstsana -i wal majdi, ahaqqu ma qo-
lal abdu wakulluna laka abdun. Allohumma la ma -nia lima athoita wala muthia lima manata
wala yanfau dzal jaddi minkal jaddu (artinya : Ya Alloh Tuhan kami, bagi -Mu segala
puji yang memenuhi langit, bumi, dan segala apa yang Engkau kehendaki selain itu,
yang berhak dipuja dan di -agungkan. Selayaknyalah apa yang dikatakan oleh hamba.
Kami seluruhnya adalah hamba milik -Mu.-Ya alloh, tidak ada zat menghalangi
terhadap apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang memberi terhadap apa yang
23
Engkau halangi. Orang yang mempunyai nasib baik ataupun kekayaan tidak
bermanfaat menyelamatkan dari -Mu. (riwayat Imam Muslim).
13. Sujud diatas tujuh tulang. Rosululloh SAW bersabda :
: :
: , , ,
. ) . (
Artinya : Dari Ibnu Abbas r. a, ia berkata :Rosululloh SAW bersabda :Saya
diperintah sujud diatas tujuh tulang : Dahi beliau memberi isyarat dengan tangannya
kearah hidungnya, dua tangan, dua lutut dan ujung jari dua kaki. ( mutafaq alaih).
Doa yang dibaca disabdakan Rosululloh SAW :
:

: . ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkata : Kami bertanya, Ya Rosululloh, apa
yang kami baca ketika kami sujud ? . Maka Alloh menurunkan Sabbihisma robbika
al-ala. Kemudian Rosululloh SAW meme rintahkan kami untuk membaca dalam
sujud kami Subhana Robbi al-ala. (riwayat Imam Ibnu Marduwaih). Hadits lain:
) ( " "
Artinya : Apabila salah seorang dari kalian sujud hendaklah membaca : Subhana
robbial ala (artinya :Maha Suci Tuhanku yang maha Tinggi) tiga kali itulah paling
sedikit. Selain doa tsb diatas juga diajarkan Rosulul loh SAW seperti doa yang telah
disebut dalam butir 11 diatas dimana doa dalam ruku dan dalam sujud sama.
Adapun doa lain yang lebih panjang yang diajarkan Rosululloh SAW, sbb :
:

. ) .(
Artinya : Sesungguhnya Rosululloh SAW apabila sujud membaca : Allohumma laka
sajadtu wa bika a-mantu wa laka aslamtu sajada wajhia lilladzi -kholaqohu wa showwarohu wa
syaqqo samahu wa bashorohu taba -rokallohu Ahsanul-Kholiqin. (artinya : Ya, Alloh hanya
kepada-MU aku bersujud, kepada-Mu aku ber-Iman dan karena-Mu aku berserah-diri.
Wajahku bersujud kepada yang menciptakan, membentuk rupa dan Yang membuka
pendengaran serta penglihatan, Maha Suci Alloh, Dialah sebaik -baik Pencipta.
14. Membaca doa ketika duduk diantara dua sujud. Lafath yang dibaca a.l :

. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Abbas r.a :Sesungguhnya Nabi SAW membaca diantara dua
sujud : Allohumma ghfirli - warhamni- wajburni-wahdin- warzuqni-, (artinya : Ya, Alloh
Ampuni aku, beri rahmatlah aku, cukupilah aku, pimpinlah aku dan beri rezkilah aku),
riwayat Imam Tirmidzi dan Abu Dawud. Dalam hadits lain disebutkan :
:
. ) .(
Artinya : Apabila Nabi SAW mengangka t kepalanya dari sujud membaca : Robbigh-
firli- warhamni- wajburni-warfani- warzuqni- wahdini-, (artinya : Ya Tuhanku Ampuni
daku, berilah rahmat kepadaku, sempurnakan kekuranganku, angkatlah martabatku,
24
berilah rizki kepadaku dan berilah hidayah kepada ku). Dalam riwaya Abu Dawud
:waa-fini (artinya : dan selamatkan daku). Riwayat Imam Baihaqi).
15. Duduk sebentar setelah sujud kedua sebelum berdiri. Hal itu dilakukan setiap
kali berdiri dari sujud kedua pada rokaat ganjil. Rosululloh SAW bersabda dal am
hadits Malik bin Al-Huwairits dengan isnad shohih :


Artinya : Bahwa ia melihat Rosululloh SAW apa -bila dalam rokaat ganjil dari
sholatnya, beliau tidak bangkit (berdiri) melainkan setelah beliau duduk (sebantar)
secara sempurna.
16. Duduk Iftirosy (bersimpuh atau timpuh). Duduk Iftirosy atau bahasa Jawanya
timpuh adalah duduk diatas mata -kaki kiri sedang telapak kaki kanan ditegakkan.
Ujung ibu-jari kaki-kanan dihadapkan ke Qiblat. Duduk demikian dilakukan disetiap
kali duduk dalam sholat kecuali pada duduk tahiyyat akhir. Sedang duduk pada
tahiyyat akhir dilakukan dengan duduk Tawarruk artinya duduk seperti Iftirosy tetapi
kaki kiri dikeluarkan kesebelah kanan menyangga kaki kanan.
Dalam akhir hadits Rosululloh yang panjang diterangkan :
: : ........
,
,
. ) . (
Artinya : Dari Abu Humaid r.a, ia berkata : Saya melihat Rosululloh
SAW..........Bila duduk pada rokaat kedua, beliau duduk diatas kakinya yang kiri dan
beliau luruskan kaki kanan (iftirosy). Bila beliau duduk pada rokaat terakhir, beliau
majukan kakinya yang kiri dan yang lain b eliau luruskan, dan beliau duduk dengan
pantatnya (tawarruk). (dikeluarkan Imam Bukhori).
17. Bacaan doa setelah tasyahud (Tahiyat) akhir. Rosululloh SAW bersabda :
: :
, : ,
,
. ) . (
Artinya : Dari Abu Huroiroh r. a, ia berkata : Bila seseorang diantaramu
bertasyahud, hendaklah minta perlindungan pada A lloh dari empat perkara, ia
membaca : Allo-humma inni-audzubika min adza-bi jahannama, wa min adzabilqobri, wa
min fitnatil mahya wa mamati wa min finatil masihiddajjal , (artinya : Ya Alloh
sesungguhnya aku berlindung kepada -Mu dari siksa jahannam, dari siksa kubur, dari
fitnah hidup dan mati, dan dari fitnah Masihiddajjal. (mutafaq alaih).
18. Memberi salam yang kedua. Dalam mengakhiri sholat dibaca dua kali salam,
yaitu salam pertama menoleh kekanan dan dan salam kedua menoleh kekiri, sehingga
kelihatan pipinya dari belakang. Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Dari Said bin Abi Waqosh r. a berkata :Aku melihat Nabi SAW memberi
salam kekanan dan kekiri, sehingga kelihatan putih pipi beliau. (riwatar Imam
Muslim).
25
Dalam memberi salam hendaknya diniatkan memberi salam kepada siapa saja yang
berada disebelah kanan ataupun sebelah kiri dari orang yang sholat tsb.
6. Bacaan (Doa) Qunut
Qunut mempunyai arti merendahkan diri te rhadap Alloh SWT. Dalam sholat doa
Qunut umumnya dibaca pada saat Itidal (berdiri setelah ruku) pada rokaat terakhir.
Doa Qunut pada sholat waj ib. Dalam riwayat dijelaskan, bahwa Qunut pernah
dibaca Rosululloh SAW pada sholat wajib, bukan hanya pada sholat Shubuh saja dan
selama waktu tertentu untuk kebaikan Kaum Muslimin atau untuk kebinasaan bagi
kaum yang memusuhinya. Sabda Rosululloh SAW : dari Abu Harun r.a, disebutkan :
. ) .(
Artinya : Sungguh Nabi SAW melakukan Qunut pada sholat Dhuhur, Isya akhir
dan sholat Shubuh. (riwayat Imam Muslim). Hadits dari Anas bin Malik r.a :
:
, . ) .(
Artinya : Dari Anas r.a : Bahwasanya Nabi SAW pernah membaca Qunut sesudah
ruku sebulan lamanya, mendoakan kebinasaan bagi sebagian suku bangsa Arab
(yang memusuhi), kemudian beliau menghentikan. (mutafaq alaih). Hadits lain :
, ":
." ) . (
Artinya :Sesungguhnya Nabi SAW membaca Qunut pada sholat Shubuhnya, lalu
beliau menyampaikan kepada kami, bahwa beliau meninggalkannya, setelah turun
Ayat Laisa laka dst (Surat Ali -Imron Ayat 128). Riwayat Imam Muslim.
Dengan hadits-hadits tersebut diataslah yang kemudian merupakan dasar bagi kaum
Muslimin yang tidak membaca Qunut pada sholat wajib termasuk Shubuh.
Diantara pendapat bagi yang melakukan (membaca) Qunut (Shubuh), yaitu
sebagaian yang mengikuti Imam Maliki dan Syafii hukumnya sunah, dan bagi
sementara penganut Imam Syafii yang karena sesuatu, tidak membaca dianjurkan
untuk sujud sahwi. Hadits yang mendasari a. l lanjutan hadits Anas tesebut diatas :
. :
.
Artinya : Dan bagi Ahmad dan Daro Quthniy seperti yang lain, menambahkan :
sesungguhnya Rosululloh SAW senantiasa membaca Qunut pada sholat Shubuh
sampai beliau meninggal dunia. Hadits lain :
:
. ) ( .
Artinya : Dalam riwayat Imam Baihaqi dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata :Rosululloh
SAW pernah mengajar kami doa yang kami baca dalam Qunut sholat shubuh.
(Sanadnya lemah). Hadits dari Anas bin Malik r.a :
. )
.(
Artinya : sesungguhnya Rosululloh SAW senantiasa membaca Qunut pada sholat
Shubuh sampai beliau meninggal dunia. (riwayat Imam al -Hakim).
Qunut pada sholat Witir. Imam Hanafi berpendirian Qunut pada sholat Shubuh
dilarang, maka Qunut hanya pada sholat witir . Dalam salah satu hadits disebutka n,
dalam hadits Rosululloh SAW dari Has an bin Ali r. a :
26
:


) . .(
Artinya :Rosululloh SAW mengajar kepadaku beber apa kalimat agar dibaca pada
sholat witir :Allohummahdi ni - fi-man hadait wa a-fini fiman a-fait wa tawallani fi -man
tawallait wa ba-rikli-fi-man athoit wa qini - syarro ma-qodloit fainnaka taqdhi wala yuqdlo
alaik wa innahu la yadzillu man wa -lait taba-rokta robbana wataa-lait (yang artinya : Ya,
Alloh berilah aku petunjuk, hingga tergolong orang yang Kau -beri petunjuk.
Selamatkan daku sehingga aku berada diantara orang yang Kau selamatkan. Pelihara
aku sehingga termasuk diantara orang yang Kau pelih ara. Berkatilah pada sesuatu
yang Kau berikan kepadaku. Peliharalah aku dari bahaya yang Kau tetapkan
(turunnya). Sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada orang yang
menentukan sesuatu terhadap Engkau. Tidak akan menjadi hina orang yang Kau
lindungi, Engkau ya Tuhan kami yang Maha Suci dan Maha Tinggi). (riwayat Imam
Lima). Hadits tsb diatas yang sering dipakai dasar oleh sebagian Ummat Islam sampai
saat ini, bahwa Qunut dibaca pada sholat witir.
Bacaan Qunut lain dari Sayyidina Umar r.a :

. , ,
.

. ,

, .
. .
.
Artinya :Ya Alloh sesungguhnya kami mohon pertolongan kepada -Mu. Kami tidak
kufur kepada-Mu, kami beriman kepada-Mu. Kami menjauhkan diri dari orang yang
menentang-Mu. Ya Alloh hanya kepada-Mu kami menyembah dan karena -Mu kami
melaksanakan sholat dan sujud. Hanya k epada-Mu kami menuju dan berlari. Kami
harapkan rahmat-Mu dan kami sangat takut siksa -Mu. Sesungguhnya siksa-Mu yang
sangat pedih akan mengenai orang-orang yang kafir. Ya Alloh turunkan siksaan
kepada orang-orang yang kafir yang menghalang-halangi jalan-Mu, mendustakan
Rosul-rosul-Mu dan membunuh para Auliya (Pembela agama) -Mu. Ya Alloh berilah
ampunan bagi orang-orang yang beriman dan orang-orang Islam pria dan wanita.
Ya Alloh perbaikilah hubungan diantara mereka dan jadikanlah hati mereka bersatu.
Jadikanlah iman dan hikmah bersemi dalam hati mereka . Tetapkanlah mereka
berpegang teguh dengan agama yang dibawa oleh Rosulmu SAW. Ilhami mereka
dengan kesungguhan menepati janji yang dibuat mereka kepada -Mu. Tolonglah
mereka menghadapi musuh-Mu dan musuh mereka sendiri. Ya Tuhan yang Maha
Benar jadikanlah kami diantara mereka .
Qunut Nazilah. Qunut Nazilah dibaca sementara Kaum Muslimin pada saat adanya
bencana yang menimpa (Nazilah), dengan maksud untuk mohon ampun dan mohon
pertolongan kepada Alloh SWT. Ha l itu mungkin merujuk pada Qunut Rosululloh
SAW terhadap adanya kaum yang memusuhi tersebut diatas. Di Indonesia pada saat
27
terjadi mushibah, sering ada edaran dari Kantor Agama setempat untuk melakukan
Qunut-Nazilah pada sholat Jumat. Dalam masarakat yang sudah biasa membaca
Qunut dalam sholatnya, hal itu tidak menimbulkan masalah. Dalam masarakat yang
tidak terbiasa membaca Qunut dalam sholat, maka bila ingin Qunut kiranya cukup
Khotib membaca doa seperti yang dimaksud dalam Qunut dalam doa khotbahnya.
Wallo-hu Alam.
7. Hal-hal yang membatalkan sholat
Dalam uraian sebelumnya, telah dijelaskan bahwa untuk menegakkan sholat wajib
dilaksanakan syarat dan rukun yang telah ditentukan, sehingga mana-kala tidak
dipenuhi dapat membatalkan sholat. Oleh karenanya hal yang dapat membatalkan
sholat dapat diuraikan sbb :
1. Meninggalkan salah satu rukun dari sholat atau memutus pelaksanaan
rukun sebelum sempurna dengan sengaja. Misalnya melakukan Itidal sebelum
rukunya sempurna.
2. Meninggalkan salah satu syarat. Misalnya : 1) berhadats (keluar angin), 2)
kena najis yang tidak dapat dimaafkan pada badan atau pakaian dan najis tsb
tidak dapat dibuang begitu saja saat itu. 3) terbuka aurat dan tidak dapat
ditutup seketika saat itu.
3. Sengaja berkata-kata dengan orang. Berbicara dengan sengaja walaupun
soal sholat, semisal mengingatkan pada orang lain. Sabda Rosululloh SAW :


. ) .(
Artinya : Bersabda Rosululloh SAW kepada Muawiyah bin Hakam :
Sesungguhnya sholat itu tidak pantas disertai deng an percakapan manusia, yang
layak dalam sholat ialah Tasbih, Takbir dan membaca Quran. (riwayat Imam Muslim
dan Ahmad). Dalam sabda Rosululloh SAW yang lain disebutkan :

. ) .(
Artinya : Dari Sahil bin Sadi dari Nabi SAW :Barang siapa yang terpaksa untuk
memberi-tahukan suatu kejadian dalam sholat, maka hendaklah membaca Tasbih
(kalimat Subhanalloh), dan hanya menepukkan tangan bagi wanita (menepukkan
tangan pada paha), riwayat Imam Bukhori dan Muslim.
4. Banyak bergerak. Melakukan gerakan-gerakan yang tidak ada perlunya
sampai beberapa kali. Rosululloh SAW bersabda :
, . )
.(
Artinya : Dari Ibnu Masud r.a, Rosululloh SAW bersabda : Sesungguhnya
dalam sholat sudah ada pekerjaan tertentu, tidak layak ada pekerjaa n yang lain.
(riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
5. Makan atau minum. Keterangan seperti diuraikan pada butir 4, termasuk
didalamnya makan dan minum.
8. Sujud Sahwi
28
Sujud Sahwi adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang yang sholat apabila terdapat
keraguan didalam sholat, sehingga merasa sholatnya kurang sempurna, misalnya
bilangan rokaat yang dijalani kurang dsb. Dalam sabda Rosululloh SAW :
:

, ,
, . )
.(
Artinya : Dari Abu Said al-Khudzri r. a, ia berkata :Rosululloh SAW bersabda
:Bila salah seorang diantaramu ragu dalam sholatnya, lalu tidak mengerti berapa
rokaat dia sholat, tiga atau empat, maka hilangkan keraguan kemudian lanjutkan
sesuai dengan apa yang diyaqini, kemudi an sujud dua kali sebelum salam. Apabila ia
sholat lima rokaat, maka ia menggenapkan sholatnya. Bila ia tepat, maka sujud itu
untuk mengalahkan setan. (riwayat Imam Muslim). Setelah sujud kemudian salam.
Dalam hadits tsb diatas Sujud Sahwi dilakukan den gan dua kali sujud seperti sujud
dalam sholat biasa, sebelum salam. Cara ini yang lebih banyak dilakukan walaupun
ada hadits yang menyebutkan bahwa sujud dilakukan sebelum ruku.
Bacaan dalam sujud sahwi sementara ulama berpendapat seperti bacaan (tasbih) pada
sujud biasa, namun ada yang menganjurkan bacaan tasbih sbb :

Artinya : Maha Suci Alloh yang tidak Tidur dan tidak mengantuk (tiga kali).
9. Keutamaan Sholat-Jamaah
Dalam menunaikan (Menegakkan) Sholat Wajib secara hukum sudah sah walaupun
dilakukan sendiri-sendiri, tetapi sangat diutamakan dilakukan secara bersama (ber -
Jamaah) artinya salah seorang bertindak sebagai Imam sedang lainnya menjadi
mamum. Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Dari Abdulloh bin Umar r.a : Sesungguhnya Rosululloh SAW bersabda :
Sholat jamaah lebih utama dua -puluh tujuh derajat dari -pada sholat sendirian.
(mutafaq alaih). Dalam hadits lain riwayat Imam Bukhori dari abu Said disebutkan
yang artinya : dua-puluh lima derajat lebih utama. Beberapa hadits berikutnya :
: :
,
, . )
.(
Artinya : Dari Ubay bin Kaab r.a, dia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Sholat
orang laki-laki bersama satu orang lebih baik dari pada sholat sendirian. Sholat
bersama dua orang lebih baik dari pada hanya dengan satu orang. Yang lebi h banyak
lebih disukai oleh Alloh yang Maha Mulya. (riwayat Imam Abu Dawud dan Nasai.
Shohih menurut Ibnu Hibban).
: :
, , ,
, : : . : . ) .(
29
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkat a :Seorang lelaki tuna-nitra datang pada
Nabi SAW, lalu berkata : Wahai Rosululloh! Sesungguhnya aku tidak memiliki
penuntun yang menuntun aku ke masjid. Lalu beliau mengijinkannya (tidak ikut
jamaah). Tatkala berpaling beliau memanggilnya : Apakah engkau mendengar adzan
sholat ? Ia menjawab : ya. Beliau berkata : Datanglah . (riwayat Imam Muslim).
Sholat yang dimaksud dalam hadits tersebut diatas adalah sholat wajib.
Keutamaan lain dalam Sholat berjamaah dimasjid, maka Rosululloh SAW bersabda :
:
) .
.(
Artinya : Diriwayatkan dari Abu Huroiroh r.a katanya: Dari Nabi s.a.w bersabda:
Siapa yang pergi ke masjid pada waktu pagi atau pada waktu petang Allah akan
menyediakan untuknya satu tempat tinggal di Syurga apabila dia pergi pada waktu
pagi atau petang.(riwayat Imam Bukhori dan Ahmad).
Untuk menunaikan sholat jamaah dimasjid dianjurkan sudah berwudlu dari rumah.
Dalam hadits Rosululloh SAW bersabda :
:

, , ) .(
Artinya : Dari Abu Hurairoh r. a. berkata : Bersabda Rosululloh SAW Siapa yang
bersuci dirumahnya kemudian berjalan kemasjid untuk menunaikan Sholat fardlu,
maka semua langkahnya dihitung yang satu untuk menghapus dosa dan yang kedua
untuk menaikkan derajat. (riwayat Imam Muslim).
Utamanya sholat berjamaah adalah sholat wajib, dalam sabda Rosululloh SAW :
:
. ) .(
Artinya : Hai manusia sholatlah kamu dirumahmu masing -masing, sesungguhnya
sebaik-baik sholat adalah sholat dirumah kecuali shola t wajib. (riwayat Imam
Bukhori dan Muslim).
Bagi wanita untuk berjamaah dimasjid, ada sabda Rosululloh SAW sbb :
: .
) .(
Artinya : Jangan kamu larang wanita -wanita ke masjid, walaupun rumah mereka
(wanita) lebih baik bagi mereka untuk sholat . (riwayat Imam Abu Dawud).
Dalam hadits ini, lebih diartikan sebagai kelonggaran bagi wanita untuk tidak
berjamaah dimasjid, karena menjaga keluarga (anak) dan rumah. Namun bila tidak
ada halangan untuk berjamaah dimasjid, maka Insya-Alloh keutamaan jamaah
dimasjid tetap akan diperoleh seperti dalam hadits yang diuraikan sebelumnya.
Yang perlu diperhatikan seorang Imam. Dalam tuntunan Syariat ada kualifikasi
yang sebaiknya dimiliki oleh seseorang yang dijadikan atau menjadi Imam dalam
sholat. Sabda Rosululloh SAW a.l :
: :
, ,
, .
: . ,
. ) .(
30
Artinya : Dari Ibnu Masud r.a, ia berkata : Rosululloh SAW b ersabda :Orang yang
pandai membaca al-Quran yang akan menjadi Imam bangsanya. Bila kepandaiannya
dalam membaca al-Quran sama, maka yang paling mengerti tentang hadits. Bila
pengertian mereka tentang hadits sama, maka yang paling dahulu berhijra h. Bila
waktu hijrahnya bersamaan, maka yang paling dahulu masuk Islam. Dalam riwayat
lain : Yang paling tua. Jangan sekali -kali menjadi Imam atas laki -laki lain dalam
tanah kekuasaan laki -laki lain itu. Dan jangan duduk diatas tempat kehormatan yang
ada dalam rumahnya, kecuali seizin dia. (riwayat Imam Muslim). Dalam hadits lain :
,
,
. ) .(
Artinya : Dari Abu huroiroh r.a, bahwasanya Nabi SAW bersabda :Bila seseorang
diantara kamu mengimami orang-orang, hendaklah meringankan (memperpendek),
sebab sesungguh-nya diantara mereka ada yang masi h anak-anak, orang sudah tua,
orang lemah dan orang yang mempunyai hajat. Bila shola t sendirian, hendaklah sholat
menurut kehendaknya. (mutafaq alaih).
Yang perlu dihindarkan adalah agar seorang Imam adalah bukan orang yang dibenci
oleh masarakat, dalam sabda Rosululloh SAW :
:
. ) .(
Artinya : Dari Abdulloh bin Umar r.a : Rosululloh SAW bersabda :All oh tidak
menerima akan sholat dari orang yang menjadi Imam diantara satu kaum, sedang
mereka benci kepadanya. (riwayat Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Yang perlu diperhatikan para Jamaah (makmum) . Rosululloh SAW bersabda :
: :
,
, . ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, dia berkata :Nabi SAW bersabda :Bila engkau
mendengar qomat, maka berjalanlah ketempat sholat dengan tenang, penuh kesabaran,
jangan tergesa-gesa. Apa yang telah kamu jumpai, sholatlah, dan yang tertinggal
sempurnakan.(mutafaq alaih).
: , ,
. ) .(
Artinya : Dari Anas r.a, sesungguhnya Nabi SAW be sabda :Rapatkan barisanmu.
Buatlah jarak dekat antara barisanmu, luruskan antara leher -leher. (riwayat Imam
Abu Dawud dan Nasai, hadits shohih menurut Ibnu Hibban).
: :
, . , . )
.(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkata, Rosululloh SAW bersabda :Barisan
laki-laki yang baik ialah yang perta ma, paling jelek yang akhir. Barisan wanita yang
baik yang akhir, sedangkan yang jelek yang pertama . (riwayat Imam Muslim).
Bila dalam berjamaah terdapat anak -anak maka shof diatur sesuai urutan didepan
pria dewasa, belakangnya anak-anak dan baru kemudian wanita, seperti dalam hadits
dari Anas bin Malik sbb :
31
:
. ) .(
Artinya : Anas mengatakan : Aku dan anak-anak yatim menyusun shof dibelakang
Nabi SAW dan wanita tua dibelakang kami. (riwayat Imam Bukhori).
Ancaman bagi laki-laki yang tidak bejamaah dimasjid. Sabda Rosululloh SAW:
:



Artinya : Dari Abu Hurairah r.a katanya: Sesungguhnya R osululloh s.a.w tidak
melihat beberapa orang sahabatnya dalam beberapa waktu s holat jamaah. Lalu
baginda bersabda: Sesungguhnya aku sudah kehendaki untuk menyuruh seseorang
supaya menunaikan sholat secara berjamaah bersama orang ramai (didalam masjid).
Kemudian aku pergi kepada beberapa orang yang tidak menunaikan s holat
berjamaah. Lalu baginda menyuruh supaya membaka r rumah mereka dengan seikat
kayu. Sekiranya salah seorang dari pada mereka mengetahui bahawa dia akan
mendapat segumpal daging yang gempal, pasti dia akan menunaikan s holat itu yaitu
sholat Isyak. Ancaman dalam bentuk demikian biasanya dalam istilah Arab disebut
Tadzir yaitu peringatan keras, yang mana ancaman itu tidak dilaksanakan seperti
dalam kalimatnya. Namun bagi yang mendapat ancaman wajib memperhatikan secara
sungguh-sungguh, agar tidak melakukan yang diancamkan. Insya-Alloh.
Sholat jamaah yang mempunyai keutamaan lebih dibanding yang lain. Diantara
sholat lima waktu ada yang hendaknya lebih diperhatikan untuk diusahakan
berjamaah dimasjid, karena lebihnya keutamaan. Dalam sabda Rosululloh SAW:
: :
,
. ) .(
: :
,
.
Artinya : Dari Utsman bin Affan r.a berkata : Saya telah mendengar dari Rosululloh
SAW bersabda :Siapa yang Sholat Isya berjamaah seolah -olah bangun (sholat)
setengah malam, dan siapa yang Sholat Shubuh berjamah bagaikan Sholat satu
malam penuh. (riwayat Imam Muslim). Dalam riwayat Imam Tirmizhi dari Utsman
r.a : Siapa yang mengikuti Sholat Isya berjamaah, bagaikan Sholat setengah
malam, dan siapa yang Sholat I sya dan Shubuh berjamaah, maka mendapat pahala
bagaikan orang bangun (sholat) semalam suntuk. Dalam hadits lain :
: :

. ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, bersabda Rosululloh SAW :Keutamaan sholat
berjamaah atas sholat seorang diri, dua -puluh lima derajat; dan berkumpul Malaikat
malam dan Malaikat siang pada waktu sholat Shubuh. (riwayat Imam Bukhori).
32

, , ,
: :
. ) .(
Artinya : Berganti-gantilah dalam mengawasi kamu semua itu antara Malaikat yang
bertugas malam dengan Malaikat yang bertugas siang. Tetapi mereka itu sama -sama
berkumpul (bertemu) diwaktu sholat Shubuh dan Ashar, kemudian naiklah Malaikat
yang semalaman menyertaimu, lalu Tuhan ber-Tanya kepada hamba-hamba-Nya :
Bagaimanakah ketika kamu semua tinggalkan hamba -hamba-Ku itu? Mereka
menjawab :Kita meninggalkan mereka diwaktu mereka sedang sholat dan kita
datangi mereka diwaktu mereka sedang sholat. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
10. Keutamaan Berjalan Kemasjid
Berjalan kemasjid yang dimaksudkan adalah berjalan kemasjid untuk melaksanakan
sholat wajib. Rosululloh SAW bersabda :
:

, , ) .(
Artinya : Dari Abu Hurairoh r. a. berkata : Bersabda Rosululloh SAW Siapa yang
bersuci dirumahnya kemudian berjalan kemasjid untuk menunaikan Sholat fardlu,
maka semua langkahnya dihitung yang satu untuk menghapus dosa dan yang kedua
untuk menaikkan derajat. (riwayat Imam Muslim). Dalam hadits lain :
: :
,
. ) .(
Artinya : Dari Abu Musa r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Sesungguhnya
sebesar-besar manusia pahalanya dalam sholat ialah yang terjauh jarak perjalan annya,
dan orang yang menantikan sholat untuk berjamaah dengan Imam, yaitu lebih besar
dari pada orang yang sholat sendiri kemudian tidur. (mutafaq alaih). Hadits lain lagi :
, :
, ,
: , ,
, . ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Sukakan
aku tunjukkan kepadamu apa yang dapat menghapus dosa dan meninggikan derajat?
Jawab sahabat : Baiklah ya Rosululloh. Bersabda Nabi SAW :Menyempurnakan
wudlu dalam masa berat (kesulitan) dan banyak melangkahkan kaki kemasjid dan
menantikan sholat setelah sholat yang pertama. Maka inilah yang dinamakan waspada
dalam memelihara perintah Alloh (ar -Ribath). Maka inilah yang disebut ar -Ribath.
(riwayat Imam Muslim).
11. Keutamaan Menantikan Sholat
Dalam melakukan sholat berjamaah, maka ada kalanya seseorang harus menunggu
dimulainya sholat tersebut dikarenakan bel um masuk waktu, menunggu Imam dsb.
Untuk kepentingan tersebut seseorang yang ingi n sholat berjamaah harus sabar
33
menunggu, yang dengan sendirinya disertai berdzikir kepada Alloh. Dalam menunggu
terdapat keutamaan seperti yang disabdakan Rosululloh SAW :
: :
, ) .
.(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Selalu
seorang itu teranggap dalam keadaan sholat, selama tertahan oleh menantikan sholat,
tiada yang menahannya untuk kembali pulang kerumahnya hanya semata -mata karena
menantikan sholat. (riwayat Imam Bukhori dam Muslim). Dalam hadits lain :
:
, : ,
. ) .(
Artinya : Dan darinya (Abu Huroiroh r.a) , ia berkata : Rosululloh SAW bersabda :
Para Malaikat selalu mendoakan seseorang selama ia ditempat sholat yang baru
diselesaikan, selama ia tidak berhadats. Malaikat berdoa :Allo-humma Ghfirlahu, Allo-
humma r-hamhu (artinya : Ya-Alloh ampunilah dia, Ya-Alloh kasihanilah dia).
(riwayat Imam Bukhori).
12. Memakmurkan Masjid
Memakmurkan Masjid artinya meramaikan masjid dengan kegiatan ibadah sesuai
dengan fungsinya antara lain sholat berjamaah, pengajian atau pendidikan dan
kegiatan umat jang penting lainnya dan termasuk juga didalamnya kegiatan
pemeliharaannya. Masjid dalam istilah agama disebut juga sebagai Rumah Alloh atau
dalam istilah Rosululloh adalah Baitun min buyutillah salah satu ru mah dari
Rumah-rumah Alloh. Dalam Surat at-Taubah (9) Ayat 18 Alloh ber -Firman :
!..| `.-, .>... < _. _., <!, ,,l > ! :l.l _, :l
l _> | < _.- ,.l .>, _. _.:.l _
Artinya : Hanyalah yang memakmurkan mesjid -mesjid Allah ialah orang-orang
yang beriman kepada Allah dan hari kemu dian, serta tetap mendirikan sholat,
menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, m aka
merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang -orang yang
mendapat petunjuk. Untuk lebih memulyakan masjid, maka Kaum muslimin
diajarkan agar berpenampilan yang rapi (indah) dan menjaga ketertiban diri sewaktu
berkunjung kemasjid. Dalam Surat al-Arof (7) Ayat 31 di-Firmankan :
_.,., :, .> _>.., ..s _ .>.. l ,. . ..| >
_,..l _
Artinya : Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (m emasuki)
mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih -lebihan. Sesungguhnya Allah
tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
Dalam Hadits dari Imam at -Tirmidzi, ad-Darimi, dan Ahmad,sbb :
34
: :
, :
.. .
Artinya : Dari Abu Said al-Khudriy r.a dia berkata : Rosululloh SAW bersabda :
Apabila kalian melihat seseorang lelaki yang membiasakan diri ke Masjid maka
persaksikanlah bahwa dia adalah ber -Iman. Alloh Taala ber-Firman : Orang-orang
yang memakmurkan Masjid hanyala h orang yang ber-Imanal-Ayah.
Dalam Hadits lain dari Imam Bukhori dan Ahmad, sbb :
:
.
Artinya : Dari Abu Hurairoh r.a dari Nabi SAW, beliau bersabda :Barang siapa
yang berpagi-pagi dan bersore-sore pergi kemasjid (untuk Sholat jamaah), Alloh
akan menyediakan hidangan dari surga setiap kali dia berpagi -pagi dan bersore-sore.
Insya-Alloh.
13. Sholat Jumat
Sholat Jumat adalah Sholat yang dilakukan dengan berjamaah sebanyak dua
rokaat sesudah khot bah, pada waktu Dhuhur dihari Jumat. Hukumnya Wajib (fardlu
Ain) bagi laki-laki dewasa yang sehat. Firman Alloh dalam Surat Jumat (62) Ayat 9
:
!!., _. `.., :| _:. :l.ll _. ,, -.>l -.! _|| : < ':
_,,l >l: ,> >l | .. .l-. _
Artinya : Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at,
Maka bersegeralah kamu kepada menging at Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang
demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui (9). Sabda Rosululloh SAW :
:
: . ) .(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda :Sholat Jumat itu hak yang wajib dikerjakan
oleh setiap Muslim dengan berjama ah bersama-sama, dikecualikan empat golongan :
hamba sahaya, wanita, kanak-kanak dan orang sakit . (riwayat Imam Abu Dawud dan
al-Hakim).
Saatnya Sholat Jumat dimulai. Sabda Rosululloh SAW sbb :
:
. . ) . (
: , , .
Artinya : Dari Salmah bin Akwa r.a, ia berkata :Kami pernah sholat Jumat
bersama Rosululloh SAW , kemudian kami pergi dan tembok -tembok itu tidak
mempunyai bayangan yang dapat dijadikan tempat berteduh bagi kami. (mutafaq
alaih). Dalam riwayat Imam Muslim :Kami sholat Jumat bersama beliau dikala
matahari tergelincir, kemudian kami pulang sambil mencari tempat berteduh.
Dalam hadits tersebut diatas dit erangkan, bahwa sholat Jumat sudah dapat dimulai
sebelum tergelincirnya matahari (sebelum masuk waktu Dzuhur). Sebagian besar
35
Ulama berpendapat sebaiknya memulai sholat Jumat seperti saat masuknya waktu
dzuhur artinya setelah tergelincir matahari.
Lebih Utama Mandi sebelum sholat Jumat. Rosululloh SAW bersabda :
: :
, . )
.(
Artinya : Dari Samuroh bin Jundap r.a, ia berkata : Barang siapa berwudlu pada hari
Jumat berarti menjalankan sunnah dan merupakan kebaikan. Dan barang siapa
mandi, maka mandi lebih utama. ( Diriwayatkan Imam lima dan merupakan hadits
hasan menurut Imam Tirmidzi).
Khotbah Rosululloh SAW. Salah satu rukun sholat Jumat adalah adanya Khot bah
yang dibaca sebelum sholat. Dalam hadits Rosululloh SAW diterangkan :
, ,
, .
) .(
Artinya : Dari Jabir bin Samuroh r.a, ia berkata :Adalah Rosulullo h SAW apabila
berkhutbah berdiri, lalu duduk, kemudian beliau berkhutbah berdiri lagi, maka barang
siapa yang memberi -tahu, bahwa beliau berkhutbah sambil duduk, adalah dusta.
Dikeluarkan oleh Imam Muslim. Dalam hadits lain :
: ,
, , , , :
, : : ,
, ,
) .( : :
, . . :
, . :
.
Artinya : Dari Jabir bin Abdulloh r.a, dia berkata :Rosululloh SAW bila berkhotbah
dua matanya memerah, suaranya keras, betul -betul marah seakan-akan memberi
peringatan kepada angkatan perang. Beliau bersabda :Selamat pagi dan selamat sore
kalian. Amma-badu :Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabulloh (Al -
Quran), sebaik-baik jalan adalah jalan Muhammad, sejelek -jelek perkara adalah yang
baru. Tiap bidah adalah sesat .(riwayat Imam Muslim). Dalam riwayat Imam yang
lain : Khotbah Rosululloh SAW pada hari Jumat : Beliau memuji kepada Alloh,
setelah itu berkata dengan suara yang keras. Dalam riwayatnya yang lain :Barang
siapa diberi hidayah oleh Alloh, maka tidak ada orang yang menyesatkanny a. Dan
barang siapa yang disesatkan oleh Alloh, maka tidak ada yang memberi hidayah
kepadanya. Dalam riwayat Imam Nasai : Tiap -tiap kesesatan akan ditempatkan
dineraka. Khotbah hendaknya diberikan cukup singkat, sedang sholatnya dilakukan
lebih panjang. Dalam sabda Rosululloh SAW :
: :
, . ) .(
Artinya : Dari Ammar bin Yasir r.a, dia berkata :Aku mendengar Rosululloh SAW
bersabda :Sesungguhnya panjang sholat seorang laki -laki dan pendek khotbahnya
36
menunjukkan pemahaman (yang mendalam) . (riwayat Imam Muslim). Sedang surat
yang dibaca Rosululloh SAW dalam sholat Jumat antara lain disebut dal am hadits :

. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Abbas r.a :Sesungguhnya Nabi SAW membaca dalam sholat
Jumat : Surat Jumat dan Munafiqun. (riwayat Imam Muslim). Dalam hadits lain :
:
: , .
Artinya : Dalam riwayatnya (Imam Muslim) dari Numan bin Basyir r.a, dia berkata :
Nabi SAW dalam sholat dua Id dan Jumaat membaca Surat Sabbihis marobbikal
ala dan Hal ata-ka haditsul ghosyiah.
Berbicara selama khotbah adalah sangat tercela. Disebut dalam hadits :
: :
,
, . ) .(
Artinya : Dari Ibnu Abbas r.a, dia berkata :Rosululloh SAW bersabda :Barang
siapa berbicara pada hari Jumat pada waktu Imam berkhotbah, maka ia seperti
keledai yang membawa kitab-kitab. Orang yang berkata (menegur) kepada dia :
Diam, Jumatnya tidak sempurna . (riwayat Imam Ahmad).
Dalam hadits tersebut diatas baik yang berbicara ataupun yang menegur dengan
perkataan sama-sama tercela. Sehingga bila ingin menegur cukup dengan isyarat.
14. Sholat Orang Bepergian
Bila seseorang bepergian, maka karena perjalanannya atau keadaan tempat yang
dituju mungkin kurang memberi kekhusyuan. Untuk itu dalam syariat dapat diberi
kemudahan, yaitu meringkas sholat (Qoshor) dan mengumpulkan Sholat (Jama).
Dalam Surat an-Nisa (4) Ayat 101 di-Firmankan :
:| ,.,. _ _ _,l _>,l. _!.`> .1. _. :l.l | ,.i>
`>.:i, _. `i | _i.>l .' _>l .s !.,.
Artinya : Dan apabila kamu bepergi an di muka bumi, Maka tidaklah mengapa kamu
men-qoshor sholat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya
orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu (101).
Sholat Qoshor. Yang dimaksud Qoshor adalah meringkas sholat dari empat roka at
menjadi dua rokaat, sehingga yang dapat di -Qoshor adalah sholat Dzuhur, Ashar
dan Isya. Adapun sholat Shubuh dan Maghrib tidak dapat diqoshor. Sabda Rosulloh
SAW :
: :
. ) .(
Artinya : Dari Syubah r.a, ia berkata :Saya telah bertanya kepada Anas tentang
meng-Qoshor sholat. Dia menjawab : Rosululloh SAW apabila berjalan tiga farsakh,
beliau sholat dua rokaat. (riwayat Imam Ahmad, Muslim dan Abu Dawud).
Pengertian tiga farsakh sementara Ulama mengartikan sebagai tiga tempat (pos)
pemberhentian kendaraan yang jauhnya kurang lebih 25-30 km. Sedang yang
dimaksud dua rokaat adalah peringkasan dari sholat yang terdiri dari empat roka at.
37
Sholat Jama. Sholat yang dapat di -Jama (dikumpulkan) adalah Sholat Dhuhur
dengan Ashar, kemudian Sholat Maghrib dengan Isya. Bila sholat Jama Dhuhur
dan Ashar dilakukan pada saat waktu sholat Dhuhur maka disebut Jama Taqdim
(waktu awal). Bila dilakukannya diwaktu sholat Ashar disebut Jama Takkhir
(waktu akhir). Demikian pula pada Jama Sholat Maghrib dan Isya.
Sabda Nabi SAW :
:

. .(
Artinya : Dari anas r.a, ia berkata : Rosululloh SAW apabila berangkat dalam
perjalanan beliau, sebelum tergelincir mat ahari, maka beliau takkhirkan Dhuhur ke
waktu Ashar, kemudian beliau turun (berhe nti) beliau jamakan keduanya (Dhuhur
dan Ashar). Bila telah tergelincir matahari sebelum beliau berangkat, beliau s holat
Dhuhur dulu (Sholat jama pada saat Dhuhur) baru naik kendaraan. (riwayat Imam
Bukhori dan Muslim).
Dengan penjelasan hadits tersebut diatas, maka bagi orang yang bepergian melakukan
sholat Jama sekalian dilakukan Qoshor.
15. Sholat Orang Yang Sedang Sakit
Dalam Syariat telah ditetapkan, bahwa seorang Muslim wajib sholat sejauh masih
dalam kesadaran. Dalam melaksanakan sholat tergantung kemampuan fisiknya,
Dalam Qoidah Fiqh disebutkan :
.
Artinya : Keadaan dlorurot (kesulitan) membolehkan yang menderita mendapat
kemudahan. Dalam hal sholat manakala seseorang terganggu untuk berdiri, ma ka
dibolehkan sholat dengan duduk. Demikian pula bila terganggu bila duduk, maka
dibolehkan sholat dengan berbaring. Rosululloh SAW bersabda :
:


,
. )
.(
Artinya : Dari Ali bin Abi Tholib r.a, telah bersabda Nabi SAW : Sholatnya orang
yang sakit bila kuasa, ia sholat berdiri, kalau tidak kuasa, sholatlah dengan duduk.
Jika ia tidak kuasa sujud, isyaratkan dengan kepalanya, tetapi hendaklah sujudnya
lebih rendah dari-pada rukunya. Kalau ia tidak kuasa sholat dengan duduk, sholatl ah
ia dengan berbaring dengan miring kesebelah kanan menghadap qiblat dan kalau tidak
kuasa berbaring dengan miring, sholatlah dengan menelentang dengan kedua kakinya
mengarah qiblat.(riwayat Imam Daru Quthni).
16. Sholat Janazah
Sholat Janazah hukumnya Fardlu Kifayah artinya Wajib dilakukan walaupun
tidak harus keseluruhan Muslim yang hadir, atau Kewajiban tsb sudah dapat gugur
bila diantara Muslimin sudah ada yang melakukannya. Sekalipun tidak wajib bagi
38
keseluruhan akan tetapi tetap dianjurkan agar yang hadir ditempat jenazah berada
melaksanakannya. Rosululloh SAW bersabda :
: . ) (
Artinya : Bersabda Rosululloh SAW :Sholatkanlah olehmu akan orang -orang mati.
(riwayat Imam Ibn Majah). Dalam Hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
: . ) (
Artinya : Rosululloh SAW bersabda :Sholatkanlah olehmu akan orang -orang yang
membaca La Ila-ha Illalloh (riwayat Imam ad-Daro Qutlni).
Cara melakukan Sholat Janazah : Setelah berwudlu dan Niat, maka sholat terdiri
dari 4 takbir termasuk takbirotul-Ihrom dengan bacaan :
Setelah Takbir pertama al-Fatihah, setelah Takbir kedua Sholawat Nabi, setelah
Takbir ketiga doa untuk Janazah dan setelah takbir ke-empat doa bagi yang
ditinggalkan. Hadits Rosululloh SAW yang menerangkan a. l :



. )
.(
Artinya : Dari Abu Amamah bin Sahl :Sesungguhnya menjadi sunnah Rosululloh
SAW, pada sholat Janazah, ialah : Supaya Imam takbir kemudian membaca Fatihah
sesudah takbir pertama dengan suara rendah, kemudian membaca sholawat atas Nabi
SAW (setelah takbir kedua), dan meng-ikhlashkan doa bagi Janazah pada takbir -
takbir itu dan tidak membaca apa -apa dalam takbir-takbir itu, kemudian ia memberi
salam dengan suara yang rendah. (riwayat Iman Syafii). Dalam Hadits lain doa
untuk Janazah yang dibaca setelah takbir ketiga ya ng diajarkan Rosululloh SAW :
:
:


. ) .(
Artinya : Dari Auf bin Malik berkata : Telah men-sholatkan Nabi SAW pada
Janazah, saya mendengar beliau membaca Allohumma ghfir lahu wa arhamhu waa -fihi
wafu anhu wa akrim nuzulahu wa wassi madkholahu wa aghsilhu bi ma -I wa tsalji wa barodi
wa naqqihi minalkhothoya kama yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanas wa abdilhu daron
khoiron min darihi wa ahlan khoiron min ahlihi waqihi fitnatalqobri wa adzabannar ( yang
artinya : Ya Alloh ampunilah ia, dan kasihanilah ia, sejahterakanlan ia dan
maafkanlah kesalahannya, hormatilah kedatangannya dan luaskanl ah tempat
kediamannya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan embun, bersihkanlah ia dari dosa
sebagaimana kain putih dibersihkan dari ko toran, gantilah rumahnya dengan rumah
yang lebih baik pada rumahnya, dan gantilah ahli keluarganya dengan yang lebih baik
dari pada ahli keluarganya yang dulu, dan peliharalah ia dari huru -hara kubur, dan
siksaan neraka). Riwayat Imam Muslim.
Dalam hal janazah adalah bayi (kanak-kanak yang belum dianggap berdosa) ,
maka doa untuk janazah yang diajarkan Rosululloh SAW :
) .(
39
Artinya : Ya Alloh jadikanlah ia bagi kami sebagai titipan, pendahuluan dan
ganjaran. (riwayat Imam Baihaqi).
Doa-doa tsb diatas adalah doa setelah Takbir ketiga, da n setelah selesai doa
dilanjutkan dengan Takbir keempat. Adapun doa sesudah Takbir keempat sebelum
salam adalah :
. ) .(
Artinya : Ya Alloh janganlah Engkau rugikan kami dari mendapat p ahalanya, dan
janganlah Engkau beri fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia. (riwayat
Imam al-Hakim). Kemudian ditutup dengan Salam.
17. Sholat Nafilah Setiap Hari
Amalan Nafilah adalah amalan yang bukan wajib tetapi sangat dianjurkan untuk
diamalkan. Keutamaan amalan nafilah disabdakan Rosululloh SAW dalam hadits
Qudsi dari Abu Huzaimah, sbb :

. )
.(
Artinya : Senantiasalah hamba itu mendekak an kepada-Ku dengan ibadat sunah
(Nafilah), sehingga Aku mencintainya. Maka apabila Aku mencintainya, niscaya Aku
adalah pendengarannya, yang ia mendengar dengannya, Aku adalah penglihatannya,
yang ia melihat dengannya, dan Aku adalah lidahnya bila bertutur kata dengannya
(riwayat Imam Bukhori). Diantara amalan nafilah yang penting adalah sholat Nafilah.
Jadi Sholat Nafilah adalah Sholat yang hukumnya Sunah (bukan wajib).
Diantara yang dianjurkan terdapat tiga yang sangat dianjurkan untuk diamalkan
setiap hari, yaitu Sholat Sunnah Rowatib, Sholat Malam dan Sholat Dhuha :
1) Sholat Sunnah Rowatib yaitu Sholat Sunnah yang dilakukan mengiringi
Sholat wajib baik sebelumnya atau sesudahnya.
Pada Sholat Shubuh : Diterangkan dalam Hadits a. l sbb :
:
) .(
Artinya : dari Aisyah r. a berkata :Tiadalah kerajinan Nabi SAW menepati sholat
sunnah melebihi dari ketepatannya (kerajinannya) dalam sholat dua rokaat sebelum
Shubuh. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Sholat Sunnah Rowatib untuk Sholat Shubuh dilakukan (diamalkan) sebanya k dua
rokaat sebelum sholat shubuh (setelah adzan shubuh),
Pada Sholat Dhuhur : Diterangkan dalam Hadits sbb :
:
. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Umar r.a berkata : Saya telah sholat bersama Nabi SAW dua
rokaat sunnah sebelum sholat Dhuhur dan dua rokaat sesudahnya. (riwayat Imam
Bukhori dan Muslim).
Dalam riwayat lain diterangkan dari hadits Rosululloh SAW, sbb :
:
)
.(
40
Artinya : Dari Ummi Habibah r.a berkata : Rosululloh SAW bersabda :Barang siapa
yang rajin melakukan empat rokaat sebelum Dhuhur dan empat rokaat sesudah
Dhuhur, maka Alloh akan meng-haramkannya dari api neraka. (riwayat Imam Abu
Dawud dan At-Tirmidzi).
Sholat Sunnah Rowatib untuk sholat Dhuhur dilakukan dua rokaat sebelum sholat
dan dua rokaat sesudahnya atau empat roka at (dua-dua) sebelum dan empat rokaat
sesudahnya.
Pada Sholat Ashar : Hadits Rosululloh SAW sbb :
:

) .(
Artinya : Dari Ali bin Abi Tlolib r a berkata : Adalah Rosululloh SAW biasa sholat
empat rokaat sebelum sholat Ashar dipisah dengan salam (dua salam), memberi
salam kepada Malaikat muqorrobin dan pengikut mereka dari kaum Muslimin dan
Mukminin. (riwayat dari Imam at -Tirmidzi).
Dalam riwayat lain :

) .(
Artinya : Dari Ali bin Abi Tlolib r.a berkata : Sesungguhnya Nabi SAW sholat
sunnat sebelum Ashar dua rokaat. (riwayat Imam abu Dawud).
Sholat Sunnah Rowatib sholat Ashar dilakukan empat rokaat atau dua rokaat
sebelumnya.
Pada Sholat Maghri b : Hadits Rosululloh SAW :

: . ) .(
Artinya : Dari Abdulloh bin Mughoffal r.a berk ata : Bersabda Nabi SAW :Sholatlah
sebelum Maghrib, dan dan pada perintah yang ketiga : bagi siapa yang suka
mengerjakannya. (riwayat Imam Bukhori). Hadits lain :
:
:
. ) ( .
Artinya : Dari Anas berkata :Kami dimasa Rosululloh SAW biasa sholat sunnat dua
rokaat sesudah terbenam matahari dan sebelum sholat Maghrib. Dan ketika ditanya :
Apakah Rosululloh SAW berbuat demikian : Jawab Anas : Adanya kami berbuat itu,
maka beliau tidak menyuruh dan ti dak melarangnya.(riwayat Imam Muslim). Hadits
berikutnya :


. ) ( .
Artinya : Dari Abdulloh bin Umar berkata : Saya ingat (hafal) dari Rosululloh
SAW dua rokaat sebelum Dhuhur, dua rokaat sesudah Dhuhur, dua rokaat sesudah
Maghrib dua rokaat sesudah Isya dan dua rokaat sebelum Shubuh. (riwayat Imam
Bukhori dan Muslim).
Dari Hadits tersebut diatas, maka sholat Sunnah Rowatib untuk sholat Maghrib yang
dianjurkan adalah dua rokaat sesudah sholat Maghrib , sedangkan dua rokaat
sebelumnya, terserah bagi yang suka mengerjakannya, pengertian ini menurut
41
sementara Ulama, karena singkatnya waktu Maghrib , sehingga lebih penting segera
sholat Maghrib agar tidak terlewat (terlambat) waktu Maghrib.
Pada Sholat Isya : seperti diterangkan dalam Hadits Rosululloh SAW
tersebut diatas maka sholat Sunnah Rowatibnya dua rokaat sesudah sholat
Isya.
2) Sholat Malam (Qiyamul -Lail). Sabda Rosululloh SAW a. l, sbb :
: :
. ) ( .
Artinya : Dari Abu Hurairoh r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bers abda :Sholat
yang paling utama setelah Sholat Fardlu adalah Sholat Malam.(riwayat Imam
Muslim).
Saat dan banyaknya Rokaat dalam suat u Hadits Rosululloh SAW disebutkan :
:

. ) ( .
Artinya : Dari Aisyah r. a : Adalah Nabi SAW sholat diantara habis sholat Isya
dan terbit fajar (Shubuh) sebelas rokaat. Beliau memberi salam setiap dua rokaat
dan yang penghabisannya witir satu rokaat.(mutafaq alaih).
Ada pula diantaranya yang melaksanakan dengan jumlah rokaat yang sama yaitu
sebelas rokaat, tetapi dengan rincian empat -empat salam, kemudian tiga rokaat witir,
dengan bersandar pada Hadits Rosululloh SAW sbb :
:

, ,
. ) ( .
Artinya : Dari Aisyah r. a ia berkata :Tidak pernah Rosululloh SAW melakukan
sholat (sunnah) pada bulan Romadlon dan diluarnya lebih dari sebelas rokaat : beliau
sholat empat rokaat, jangan engkau tanyakan tentang bagusnya dan lamanya,
kemudian sholat (lagi) empat rokaat jangan engkau tanyakan tentang bagusnya dan
lamanya, kemudian beliau sholat tiga rokaat. (riwayat Imam Ahmad). Dalam sholat
malam diterangkan diatas berakhir dengan bilangan ganjil yang disebut sebagai
Sholat Witir artinya ganjil (tidak genap), sekurang -kurangnyanya satu rokaat,
sabda Rosululloh SAW :
:

). .(
Artinya : Dari Abu Ayub r.a, bersabda Rosuulloh SAW :Witir itu haq, maka siapa
yang suka mengerjakan lima rokaat, kerjakanlah, siapa yang suka mengerjakan tiga
rokaat, kerjakanlah, siapa yang suka mengerjakan satu rok at kerjakanlah. (riwayat
Imam Abu Dawud dan Nasai). Dalam hadits lain :

).
.(
42
Artinya : Dari Aisyah r.a :Adalah Nabi SAW sholat diantara sholat Isya dengan
terbit fajar sebelas rokaat. Beliau memberi salam tiap -tiap dua rokaat dan yang
menghabisannya satu rokaat. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Sholat malam yang utama dilakukan tengah malam atau menjelang shubuh setelah
tidur dan disebut sebagai sholat tahajjud . Al-Quran Surat Isro(17) Ayat 79 :
_. _,l .>: ., !. ,l _.s ,.-,, ,, !.!1. :.>: __
Artinya : Dan pada sebahagian malam hari sholat tahajjudlah kamu sebagai suatu
ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkatmu ketempat
yang terpuji.
Bila sholat tahajjud dilakukan set elah tertidur, maka dianjurkan sholat dua rokaat
lebih dahulu yang disebut sholat iftitah (pembukaan) sesuai anjuran Rosululloh
SAW, sbb :
: :
. ) (
Artinya : Dari Abu Hurairoh r. a, ia berkata : Sesungguhnya Nabi SAW bersabda :
Jika bangun salah satu dari kamu untuk sholat malam hendaknya memulai (iftitah)
dengan sholat dua rokaat yang ringan bagi kamu. (riwayat Imam Muslim).
3). Sholat Dluha : yaitu sholat sunnah dua rokaat atau lebih, sebanyak -banyaknya
dua-belas rokaat, waktu dluha yaitu pagi hari sewaktu matahari naik satu tombak
(jam 8.00-9.00 pagi) sampai tergelincirnya matahari.
Sabda Rosululloh SAW, sbb :
1 - : :
, , .
) .(
2 - :
. ) .(
3 - :
. ) , .(
4 - : :
. ) , (
Artinya :
1) Dari Abu Hurairoh r.a berkata : Telah berpesan kekasihku (Rosululloh SAW)
tiga macam pesan yaitu : puasa tiga hari tiap bulan, sholat dluha dua rokaat
dan sholat witir sebelum tidur. (mutafaq alaih).
2) Dari Aisyah r. a , ia berkata :Adalah Rosululloh SAW sholat dluha empat
rokaat dan beliau tambah sebanyak yang dikendaki Alloh (r. Imam Muslim).
3) Dari Aisyah r. a , ia berkata :Rosululloh SAW pernah masuk rumahku, lalu
beliau sholat dluha delapan rokaat. (riwayat Ibnu Hibban, Hadits shohih).
4) Dari Anas r. a, ia berkata :Rosululloh SAW bersabda : Barang siapa yang
sholat dluha dua-belas rokaat, niscaya Alloh dirikan gedung baginya
disurga. (riwayat Imam Tirmidhi, Hadits ghorib/lemah).
Selain sholat nafilah yang sangat dianjur kan tsb diatas setiap hari masih ada sholat -
sholat nafilah yang dilakukan, a. l : Tahiyatul masjid, sholat sunah sebelum bepergian,
sholat sunah wudlu dan sholat sunah mutlak.
43
Sholat Tahiyatul-Masjid adalah sholat yang dilakukan setiap memasuki masjid.
Sabda Rosululloh SAW :
: :
. ) (
Artinya : Dari Abu Qotadah r.a berkata : Rosululloh SAW bersabda : Apabila
seorang dari kamu masuk ke-masjid hendaklah ia jangan duduk sebelum melakukan
sholat dua rokaat lebih dahulu. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Sholat Sunah Bepergian. Sholat sunah dilakukan sebelum berangakat bepergian.
Rosululloh SAW bersabda :
:

. ) (
Artinya :Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkata :Nabi SAW bersabda :Apabila engkau
keluar dari rumahmu, hendaklah engkau sholat dua rokaat, niscaya sholat itu akan
memeliharamu dari kemasukan kejahatan. Dan apabila engkau masuk kerumahmu
hendaklah engkau sholat dua rokaat, maka sholat itu akan memeliharamu dari
kemasukan kejahatan. (riwayat Imam Baihaqi).
Sholat Sunah Wudlu dan Sholat Sunah Mutlak. Sholat sunah wudlu dilakukan
setelah seseorang mengerjakan wudlu, kapan saja. Sedang sholat sunah Mutlak adalah
sholat sunah yang dilakukan kapan saja. Dalam sabda Rosululloh SAW :
: . )
.(
Artinya : Bersabda Rosululloh SAW :Sholat itu adalah suatu perkara yang terbaik ,
banyak atau sedikit. (riwayat Imam Ibnu Majah).
Dengan sejumlah rokaat sholat baik dari sholat wajib ataupun sholat nafilah, maka
makin banyak semakin baik sesuai tuntunan yang benar, ada sementara Ulama
menganjurkan agar setiap Muslim dapat melakukan sholat dalam setiap sehari
semalam lima-puluh rokaat, antara lain menurut mereka terdiri dari : sholat wajib 17
rokaat, sholat malam 11 rokaat, sholat sunnah rowatib masing-masing sholat wajib
sekurang-kurangnya dua rokaat, sehingga jumlahnya 10 rokaat, sholat tahiyyatul
masjid lima kali dua rokaat, jumlahnya juga 10 rokaat, sholat dluha sekurang-
kurangnya 2 rokaat. Jumlah seluruhnya 17 + 11 + 10 + 10 + 2 = 50 rokaat . Bila ada
kekurangan dari masing-masing sholat nafilah dalam mengerjakan nya, sehingga
jumlahnya kurang dari 50 rokaat, maka menur ut Ulama tsb dapat menambahnya dari
menambah sholat rowatib atau sholat dluha lebih dari dua rokaat. Insya-Alloh.
18. Sholat Tarowih
Sholat Tarowih adalah sholat malam dibulan Romadlon, hukumnya sunah muaqqat
(penting baik untuk pria araupun wanita), boleh dikerjakan sendiri atau berjamaah.
Waktunya sejak selesai sholat Isya sampai menjelang terbitnya fajar (saat shubuh).
Rosululloh SAW bersabda :


. ) . (
44
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a :Adalah Rosululloh SAW menganjur kan, supaya
beramal dimalam Romadlon, beliau tidak menyuruh dengan keras, hanya beliau
berkata : Barang siapa menahan tidur serta beramal pada bulan Romadlon dengan
ihtisab (ikhlash semata-mata karena Alloh), diampuni Alloh segala dosanya yang
telah lalu. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim). Dalam Hadits lain :


, ,

) . .(
Artinya : Dari Aisyah r.a :Sesungguhnya Nabi SAW telah sholat dimasjid, maka
sholat pula orang-orang banyak mengikuti beliau. Kemudian beliau sholat pula kedua
kalinya, maka bertambah banyak orang mengikutinya; kemudian pada malam ketiga
atau keempatnya, mereka telah berkumpul pula, beliau tidak datang kepada mereka.
Paginya beliau berkata :Saya mengetahui apa yang kamu kerjakan malam tadi, (yaitu
berkumpul untuk sholat). Saya tidak berhalangan untuk datang kepada kamu, hanya
saya takut sholat itu menjadi wajib atas kamu. Kejadian tsb pada bulan Romadlon.
(riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Jumlah rokaat sholat Tarowih. Dalam hadits diterangkan :

, ,
, ,
. ) .(
Artinya : Dari Aisyah, ia berkata :Adalah Rosululloh SAW baik pada bulan
Romadlon ataupun lainnya tidak lebih dari sebelas rokaat . Beliau sholat empat
rokaat. Jangan bertanya tentang baik dan panjangnya, kemudian beliau sholat empat
rokaat, maka jangan tanya tentang baik dan panjangnya, kemudian belia u sholat tiga
rokaat. (mutafaq alaih). Dalam hadits lain :
: : ,
. )
. (
Artinya : Dari Ibnu Umar r.a, dia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Sholat
malam dua rokaat -dua rokaat. Bila seseorang diantaramu khawatir shubuh,
hendaklah sholat satu rokaat witir untuk mengganti rokaat unt uk mengganjilakan
rokaat sholat yang telah dilakukan. (mutafaq alaih).
Dari dua hadits tsb diatas, maka jumlah rokaat sholat tarwih adalah sebelas rokaat
yang dilaksanakan dengan cara empat -empat-tiga atau dua-dua terakhir satu.
19. Sholat Witir
Witir atau al-Witru adalah bahasa Arab yang artinya ganjil atau tidak genap. Atau
disebut juga sholat yang bilangan rokaatnya ganjil (selain maghrib), yaitu : satu, tiga,
lima, tujuh, sembilan atau sebelas. Hukumnya sunnah muaqqad dan dikerjakan malam
hari. Rosululloh SAW bersabda :
45
: ,
: , ) .
.(
Artinya : Dari Ali r.a, ia berkata : Sholat Wi tir itu bukan wajib sebagai -mana sholat
lima waktu, tetapi Rosululloh SAW telah mencontohkannya dan bersabda :
Sesungguhnya Alloh itu Witir (Tunggal) Suka akan Witir, maka sholat Witirlah
wahai ahlul-Quran. (riwayat Imam Abu dawud dan At -Tirmidzi).
:
. ) .(
Artinya : Dar Aisyah r.a, ia berkata : Dari semua waktu-waktu malam Rosululloh
SAW pernah sholat witir, dari awal malam dan akhir malam, hingga akhir witirnya
ialah pada waktu sahur mendekati shubuh. (Mutafaq alaih).
:
. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Umar r.a, Nabi SAW bersabda :Jadikan akhir dari sholatmu
diwaktu malam adalah witir. (Mutafaq alaih) .
: :
,
, . ) .(
Artinya : Dari Jabir r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Siapa yang takut
tidak dapat bangun pada akhir malam, maka berwitirlah pada permulaan malam, dan
siapa yang berpengharapan akan dapat bangun pada akhir malam, hendaknya sholat
witir pada akhir malam, kar ena sholat malam itu disaksikan oleh para Malaikat, dan
itu lebih utama.(riwayat Imam Muslim).
20. Sholat Dua Hari Raya
Dua Hari Raya yang dimaksud adalah Iedul-Fitri dan Iedul-Adlha. Dalam
kalender Islam terdapat dua Hari Raya yang diperingati dalam bentuk Ibadah (sholat)
berjamaah. Kedua sholat hari raya tersebut sebagai Syiar Ibadah artinya suatu
penampilan kebesaran ummat dalam bentuk Ibadah (Ritual). Berbeda dengan
ceramah akbar, maka penampilan demikian disebut sebagai Syiar Dawah.
Dengan Syiar Ibadah tersebut, maka dalam riwayat disebutkan, bahwa Rosululloh
SAW selalu melakukan Sholat Ied dilapangan. Keadaan yang menghalangi adalah
dikarenakan hujan. Sholat dimasjid tetap sah dan sementara Ulama ada yang lebih
condong untuk sholat dimasjid, karena dipandang sebagai tempat yang mulia.
Pengertian Iedul Fitri dan Iedul Adlha disabdakan Rosululloh SAW, sbb :
: : ,
. ) .(
Artinya : Dari Aisyah r.a, dia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Iedul -Fitri
adalah hari orang-orang berbuka (puasa), dan Iedul -Adlha adalah hari orang-orang
qurban (menyembelih qurban). (riwayat Imam Tirmidzi).
Menurut riwayat yang ada, sholat Ied pertama dilakukan Rosululloh SAW pada
tahun kedua hijriyah. Hukumnya Sunnah Muaqqad.
Pada saat sholat Ied (Fitri dan Adlha) diseyogiakan hadir ditempat sholat, seluruh
anggota keluarga Muslimin. Sabda Rosululloh SAW :
46
:

). .(
Artinya : Dari Ummi Athiyah, ia berkata :Rosululloh SAW telah menyuruh kami
pada hari raya Fitri dan Adlha, supaya membawa gadis -gadis, perempuan yang
sedang haid dan hamba perempuan ketempat sholat hari raya. Sedang perempuan
yang sedang haid tidak mengerjakan sholat. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Disunatkan sebelum sholat Iedul Fitri mengecap makanan dahulu, sedang untuk
Iedul Adlha makan setelah selesai sholat (pulang).
Dalam berpakaian hendaknya memakai pakaian yang sebaik -baiknya yang dipunyai
dan memakai harum-haruman. Sabda Rosululloh SAW :
) .
.(
Artinya : Dari Anas r.a :Adalah Nabi SAW tidak mengerjakan sholat Iedu l Fitri,
sehingga beliau memakan beberapa biji korma dahulu.(riwayat Imam Ahmad dan
Bukhori).
. )
.(
Artinya : Dari Buraidah r.a :Nabi SAW tidak makan pada Iedul Adlha, sehingga
beliau pulang kembali dari sholat. (riwayat Imam Tirmidzi).
:
.
) .(
Artinya : Dari Hasan bin Ali r.a : Rosululloh SAW menyuruh kami pada kedua
Hari-raya, supaya memakai pakaian yang sebaik-baiknya yang ada pada kami, dan
memakai harum-haruman sebaik-baiknya yang ada pada kami, dan berqurban dengan
binatang yang segemuk-gemuknya yang ada pada kami. (riwayat Imam Hakim dan
Ibnu Hibban).
Sholat Iedul-Fitri dan Iedul-Adlha dilakukan sebelum dilakukannya khotbah
seperti dalam hadits sbb :
,
. ) ( .
Artinya : Dari Ibnu Umar :Adalah Rosululloh SAW dan Abu Bakar dan Umar
melakukan dua sholat Ied sebelum khotbah. (riwajat Jamaah Imam).
Dilakukan sebanyak dua rokaat, dimana rokaat pertama bertakbir tujuh kali sesudah
takbirotul ihrom (sebelum membaca al -Fatihah), sedang rokaat kedua lima takbir
sebelum membaca al-Fatihah, dalam riwayat dari Ibnu Umar :
:
.
Artinya : Dia berkata :Saya pernah ikut sholat Iedul-Adlha dan Iedul-Fitri bersama
Abu Huroiroh, dia bertakbir tujuh kali pada rokaat pertama sebelum membaca al -
Fatihah, dan pada rokaat kedua bertakbir lima kali sebelum membaca al -Fatihah.
Tidak ada sholat sunah sebelum ataupun setelah sholat Ied , sperti dalam hadits sbb :
,
.
47
Artinya : Sesungguhnya Rosululloh SAW keluar pada Iedul -Fitri dan Iedul-Adlha,
maka beliau sholat dua rokaat tanpa sholat sebelum dan sesudahnya.
Dalam hal sholat Ied dilapangan semua sepakat tidak adanya sholat sebelumnya. Tapi
manakala sholat dimasjid, maka sementara Ulama ada yang menganjurkan sholat
sebelumnya sebagai sholat tahiyyatul -masjid. Wallo-hu Alam.
Dalam melakukan sholat Ied tidak ada Adzan atau Iqomah, seperti dalam hadits sbb :
:
. ) .(
Artinya : Dari Jabir bin Samuroh, ia berkata :Ssaya sholat Ied bersama-sama
dengan Nabi SAW, bukan sekali -dua kali saja, beliau sholat dengan tidak memakai
adzan dan tidak iqomah. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim). Sedang yang pernah
dilakukan adalah memerintah tukang adzan untuk mengajak memulai sholat. Dalam
hadits diterangkan:
:
) . ( ) .(
Artinya : Dari Az-Zuhri ia berkata :Sesungguhnya Rosululloh SAW menyuruh
tukang adzan mengucapkan As-Sholata ja-miatan (Marilah sholat berjamaah).
Riwayat Imam Syafii.
21. Sholat Istikharoh dan Sholat Hajad
Sholat Istikharoh. Arti Istikharoh adalah minta petunjuk untuk memilih yang terbaik
dari alternatif yang ada. Hal demikian dapat dilakukan seseorang bila menghadapi
pekerjaan atau hal penting lain, namun masih ragu-ragu pekerjaan atau hal yang
mana yang tepat (baik) untuk dipilih bagi dirinya. Untuk itu disunatkan untuk sholat
Istikharoh dua rokaat kemudian berdoa memohon petunjuk kepada Alloh SWT.
Dalam hadits Rosululloh SAW bersabda :

. : :

, , , .

, .

. ) .(
Artinya : Dari Jabir bin Abdulloh r.a, Rosululloh SAW mengajar kami minta
petunjuk dalam beberapa perkara yang penting, beliau bersabda :Apabila salah
seorang kamu menghendaki sesuatu pekerjaan, maka hendaklah ia sholat dua rokaat,
kemudian berdoa : Allo-humma inni astakhi-ruka bi ilmika wa astaqdiruka biqudrotika wa
as-aluka min fadllikal adhim, fa innaka taqdiru wala aqdiru, wa talamu wala alamu, wa anta
allamul ghuyub. Allo-humma in kunta talamu anna hadzal amro khoirun li fi dini wa maasyi
wa aqibati amri fa aqdurhu li wa yassirhu li, tsumma barik li fihi, Wa in kunta talamu anna
hadzal amro syarrun li fi dini wa maasyi waaqibati amri fa ashrifhu anni wa ashrifni anhu wa
aqdur lil khoiro haitsu kana tsumma ardlini bihi , yang artinya :Ya Alloh sesungguhnya
aku mohon petunjuk yang baik dengan pengetahuan -Mu, dan aku mohon diberi
kekuatan dengan kekuatan-Mu, dan aku mohon kemurahan-Mu yang luas, karena
sesungguhnya Engkau kuasa, dan aku tidak mempunyai kekuasaan, dan Engkau
48
mengetahui dan aku tidak menge tahui, dan Engkau yang amat mengetahui akan yang
gaib-gaib. Ya Alloh, jika Engkau mengetahui pekerjaan itu (boleh disebut) baik
bagiku, buat agamaku, dan penghidupanku dan hari kemudianku, maka berikanlah ia
kepadaku dan mudahkanlah ia bagiku, kemudian ber i berkahlah ia kepadaku. Dan jika
Engkau mengetahui, bahwa pekerjaan itu jahat bagiku, buat agamaku, dan
penghidupanku dan hari kemudianku, jauhkanlah ia dari padaku dan jauhkanlah aku
dari padanya, dan berikanlah kepadaku kebaikan dimanapun juga adanya, k emudian
jadikanlah aku orang yang ridlo dengan pemberian -Mu. (riwayat Imam Bukhori).
Sholat Hajat. Berbeda dengan sholat Istikharoh yang maksudnya mohon petunjuk
untuk memilih yang t erbaik dari alternatif yang telah ada , maka Sholat Hajat
(termasuk sholat nafilah) yang dikerjakan seseorang, karena mempunyai suatu
keinginan (hajat) tertentu. Hajat yang dimaksud tentulah yang dibenarkan menurut
ketentuan syariat. Rosululloh SAW bersabda dalam hadits dari Abdulloh bin Abi
Aufa r.a :


: : ,
,
,

. ) .(
Artinya :Barang siapa ada hajat (keperluan yang diharapkan) kepada Alloh SWT
atau kepada seseorang manusia, maka hendaklah ia berwudlu dengan baik serta
sempurna kemudian sholatlah sebanyak dua rokaat (seperti pada sholat nafilah yang
lain). Setelah itu hendaklah ia memuji kepada Alloh Azza wa Jalla dan mebaca
sholawat bagi Nabi SAW dan membaca : La Ilaha Illalloh alhalimul karim, subhanallohi
robbil arsyil adhim alhamdu lillahi robbil ala min, as-aluka mujibata rohmatik wa aza-ima
maghfirotik wal ghonimata min kulli birrin wassalamata min kulli itsmin, la tadali dzanban illa
ghofarotah wala hamman illa farrojtah wala hajatan hia laka ridlon illa qodloitaha Ya
Arhamarrohimin. (Yang artinya : Tiada Tuhan selain Alloh yang Maha Halim (tidak
segera menurunkan siksa) lagi Yang Maha Mulia. Maha Suci Alloh Tuhan (Yang
Memelihara) Arsy yang Agung. Segala puji bagi Alloh Tuhan semesta alam. Aku
memohon kepada-Mu kepastian Rohmat -Mu, kepastian Maghfiroh-Mu, kemenangan
dari tiap-tiap kebaikan dan selamat dari dosa. Ya Alloh jangan Engkau biarkan diriku
berdosa melainkan Engkau ampuni, tiada kesusahan melainkan Engkau bukakan jalan
keluar dan tiada sesuatu hajat yang Engkau Ridloi melainkan Engkau lu luskan, Ya
Alloh yang Maha Rohman. (riwayat Imam Timidzi dan Ibnu Majah).
22. Sholat Gerhana
Peristiwa Gerhana baik bulan atau matahari, dapat setiap kali terjadi sebagai peristiwa
alam yang sudah dapat diperhitungkan sesuai kaidah ilmu falaq. Setiap te rjadi, baik
itu Gerhana Bulan atau Matahari disunatkan untuk melakukan Sholat Gerhana.
Sholat Gerhana bulan disebut Sholat Khusuf dan untuk matahari disebut Sholat
Kusuf. Alloh ber-Firman dalam Surat Fushshilat (41) Ayat 37 :
49
_. ..,, `_,l '!.l _.:l `.1l .>. _.:ll .1ll .>.
< _. _1l> | :. :!`,| _.,-. __
Artinya : Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan
bulan. janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang
menciptakannya, jika ialah yang kamu hendak sembah.
Dalam hadits Rosululloh SAW bersabda :


. ) .(
Artinya : Bersabda Nibi SAW : Sesungguhnya matahari dan bulan keduanya
menjadi tanda (dalil) dari dalil -dalil Alloh. Gerhana keduanya bukan karena matinya
seseorang, dan bukan karena hidupnya seseorang , maka apabila engkau meli hat
gerhana keduanya, hendaklah kamu berdo a kepada Alloh, dan sholat sampai
selesainya gerhana itu. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim). Dalam riwayat hadits
tersebut merupakan jawaban Rosululloh SAW tatkala terjadinya gerhana matahari
bertepatan dengan wafatnya Ibrohim putra Rosululloh SAW.
Cara melaksanakan Sholat Gerhana dalam hadits disabdakan :
: ,
. ) .(
Artinya : Dari Aisyah r.a :Bahwasanya Nabi SAW mengera skan bacaan sholat
gerhana, dan beliau sholat dua roka at dengan empat kali ruku dan empat kali sujud.
(mutafaq alaih). Dalam hal khotbah setelah sholat gerhana dijelaskan oleh hadits dari
Ibnu Abbas, antara lain :
. ....... . ) .(
Artinya : ........Setelah selesai sholat, matahari berubah seperti semula, lalu beliau
berkhotbah dihadapan orang-orang. (mutafq alaih).
Dengan uraian hadits tsb diatas, maka secara lebih terinci dapat dijelaskan, bahwa :
Sholat Gerhana hukumnya sunat muaqqad (penting) dilakukan. Dianjurkan untuk
berjamaah (dimasjid).
Bilangan rokaatnya dua rokaat, ruku empat kali dan sujud empat kali. Secara lebih
jelas bisa dirinci :
Rokaat I : Imam Niat dan takbir (takbirotul ihrom) membaca Fatihah dan
Surat (ayat al-Quran) kemudian ruku (1) bangkit dari ruku membaca takbir
(bukan samalloh) berdiri. Kemudian membaca Fatihah lagi dan Surat (Ayat
al- Quran) kemudian ruku (2). Bangkit dari ruku dengan membaca
samialloh dan itidal. Dilanjutkan sujud dua kali seperti pada sholat biasa,
dari sujud kedua bangkit berdiri.
Rokaat II : Setelah berdiri dari sujud rokaat I, Imam membaca Fatihah dan
Surat (Ayat al-Quran) kemudian ruku (3)bangkit dari ruku membaca
takbir (bukan sami alloh) berdiri. Kemudian membaca Fatihah dan Surat
(Ayat al-Quran) kemudian ruku (4), dengan membaca sami alloh dan itidal.
Dilanjutkan dengan dua kali sujud seperti sholat biasa dan duduk untuk
Tasyahud akhir, diakhiri dengan salam.
Selesai sholat Imam membaca khotbah singkat dan berdoa.
50
Dalam hal seseorang tidak mendapati masjid dimana dia dapat melaksanakan sholat
gerhana dimasjid, maka dapat saja sholat sendirian dua roka at dengan niat sholat
gerhana.
23. Sholat Istisqo
Istisqo artinya meminta hujan. Permintaan hujan ini dilakukan bila terjadi kemarau
yang panjang, dimana segala kehidupan baik manusia, hewan dan tumbuh -tumbuhan
sangat menderita kekurangan ditandai oleh sungai -sungai yang telah kering dan tanah
yang telah merekah. Dalam keadaan demikian hakekatnya dapat saja mereka (setiap
Muslim) selalu berdoa memohon kepada Alloh untuk diturunkannya hujan atau
dalam sholat Jumat, maka khotib dalam khotbah memanjatkan do a memohon
diturunkannya hujan. Sedang untuk melaksanakan sholat khusus mohon
diturunkannya terdapat riwayat sbb :
: ,
, ,
, ,
, : , ,
, : .
. , .
, ,
, , ,
, ,
. ) .(
Artinya : Dari Aisyah r.a. ia berkata : Orang-orang pernah mengadu kepada
Rosululloh SAW, bahwa tidak hujan. Lalu beliau menyuruh agar mempersiapkan
mimbar itu diletakkan dimusholla (tanah lapang). Beliau menjanjikan kepada orang-
orang agar mereka keluar (berkumpul) pada suatu hari yang ditentukan . Beliau keluar
tatkala terbit alis mata-hari (permulaan matahari terbit). Kemudian beliau duduk
diatas mimbar, lalu bertakbir dan memuji Alloh, kemudian beliau bersabda :
Sesungguhnya kalian mengadukan kekeringan desa -desa kalian, padahal Alloh telah
menyuruh kalian supaya memohon kepada -Nya, dan Alloh telah menjanjikan akan
mengabulkan permintaan kalian, kemudian beliau membaca /berkhotbah (yang
artinya) :Segala puji bagi Alloh Tuhan seru sekalian alam, Maha Pengasih lagi
Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Tiada Tuhan kecuali Alloh. Berbuat apa yang
dikehendaki. Ya Alloh, Engkau a dalah Alloh. Tiada Tuhan selain Engkau. Engkau
Mahakaya dan kami amat fakir. Turunkan hujan kepada kami dan jadikan segala yang
Engaku turunkan kepada kami sebagai kekuatan dan bekal pada suatu masa.
Kemudian beliau mengangkat kedua tangan beliau terus men erus sampai kelihatan
warna putih pada ketiaknya, kemudian beliau membelakangi manusia (jamaah) dan
beliau membalik selendangnya dalam keadaan masih mengangkat tangan. Kemudian
beliau menghadap pada orang-orang (jamaah) dan turun, lalu beliau sholat dua
rokaat. Lalu Alloh membuat mendung, halilintar berkilat kemudian turun hujan.
(riwyat Imam Abu Dawud) . Dalam hadits lain disabdakan :
51
: , ,
, , ,
) . .(
Artinya : Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata : Nabi SAW keluar dengan merendah diri,
berpakaian sederhana, penuh khusyu , tenang. Berdoa kepada Alloh, lalu sholat dua
rokaat sebagaimana sholat Ied. Beliau tidak berkhotbah seperti khotbahmu ini.
(riwayat Imam lima, hadits shohih menurut Imam Tirmidzi).
Dalam kedua hadits tersebut diatas, maka sholat istisqo disepakati para Ulama,
bahwa dilakukan dengan dua roka at. Yang ada pebedaan adalah apakah sholat
dilakukan dengan didahului khotbah, atau setelah sholat baru khotbah (do a). Dalam
hadits pertama lebih dahulu khotbah kemudian sholat , menurut riwayat Sayyidina
Umar (seperti sholat Jumat), sedang pada hadits kedua dilakukan seperti sholat Ied
yaitu sholat dahulu baru khotbah (Imam Syafii). Keduanya dapat dilakukan terserah
kepada Imam. Pada kedua cara tersebut kemudian, kapan sebaiknya untuk membalik
ridak (selendang) seperti apa yang dicontohkan Rosululloh SAW. Dalam hal ini,
maka Ulama fiqh berpendapat, bila khotbah dilakukan sebelum sholat, maka
membalik selendang saat selesai khotbah (Imam Syafi i dan Malik). Sedang bila
sholat dilakukan lebih dahulu, maka membalik selendang saat khotbah berjalan
menjelang berdoa (Abu Yusuf). Dalam membalik selendang, apakah dibalik dari
yang sebelah kiri kekanan atau sebaliknya (Imam Syafii), ataukah yang dibawah
dibalik keatas (riwayat Imam Abdulloh)? Maka untuk lebih sempurnanya dalam
membalik selendang lebih dianjurkan dibalik yang bawah dibalik keatas dan dibalik
pula yang sebelah kanan kesebelah kiri. Adapun doa yang dipanjatkan sesuai dengan
tuntunan Rosululloh SAW tersebut diatas. Wallo-hu Alam.
24. Waktu Yang Dilarang Untuk Melakukan Sholat
Dalam tuntunan yang telah diuraikan sebelumnya terdapat waktu -waktu tertentu
seseorang diwajibkan atau dianjurkan sholat. Difihak lain terdapat waktu -waktu
tertentu seseorang dimana justru dilarang mengerjakan sholat. yaitu :
1. Setelah sholat Shubuh sampai terbitnya matahari, Rosululloh SAW bersabda :

. ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a ia berkata : Nabi SAW telah melarang sholat
setelah sholat Shubuh sehingga terbit matahari . (riwayat Imam Bukhori dan
Muslim).
2. Setelah sholat Ashar sampai terbenamnya matahari. Sabda Rosululloh SAW :
: .
) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a :Rosululloh SAW melarang sholat setelah sholat
Ashar. (riwayat Imam Bukhori).
3. Pada saat matahari tepat diatas kepala (istiwa) siang hari, kecuali hari Jumat.
Sabda Rosululloh SAW :
:
. ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a :Rosululloh SAW melarang sholat saat tengah hari
tepat, sampai tergelincir matahari, kecuali hari Jumat. (riwayat Imam Abu Dawud).
4. Saat terbit matahari sampai setinggi tombak, selanjutnya :
52
5. Saat matahari hampir terbenam sampai terbenam betul. Sabda Rosululloh SAW:


. ) .(
Artinya : Dari Uqbah bin Amir r.a :Melarang Rosululloh SAW pada tiga saat,
yaitu : Saat matahari terbit sampai meninggi, saat hampir dhuhur sampai tergelincir
dan saat hampir terbenamnya matahari. (riwayat Imam Muslim).
25. Sholat Khusyu
Khusyu adalah bahasa Arab berasal dari kata Khosyaa yang artinya : diam,
tenang atau tunduk. Sedang Khusyu dalam sholat diartikan sebagai rasa takut kalau -
kalau sholat tidak diterima Alloh SWT. Rasa takut ini ditandai : Tenang (tidak
bergerak-gerak), dengan konsentrasi pikiran terhadap sholat (faham apa yang dibaca),
mata tertunduk kearah tempat sujud. Imam Ghozali merinci kriteria khusyu dalam
enam butir, yaitu : 1) kehadiran hati. 2) mengerti tentang apa yang dibaca dan
dilakukan. 3) mengagungkan Alloh SWT. 4) merasa gentar terhadap Alloh SWT. 5)
merasa penuh harap pada Alloh SWT dan 6) merasa malu terhadap Alloh SWT.
Alloh ber-Firman dalam Surat al -Mukminun (23) Ayat 1-2, sbb :
. _l `...l _. > _ :. `-:.> _
Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (1), (yaitu) orang-
orang yang khusyu' dalam sholat nya (2). Dengan Ayat tersebut, maka bagi Ulama
ahli hikmah ataupun tashouf mewajibkan khusyu bagi setiap yang sholat. Bagi
Ulama ahli fiqh (hukum) lebih condong tidak mewajibkan, dengan pedoman :
.
Artinya : Kami hanya menetapkan hukum yang lahir dan Alloh yang menangani
yang batin. Dengan demikian khusyu tidak menjadi rukun artinya seandainya orang
sholat kurang khusyu tetapi rukun yang lain telah dipenuhi, maka sholatnya shah.
Namun upaya mencapai derajat khusyu tetap diamalkan. Bukan hanya kondisi
khusyunya sholat tetapi hendaknya diupayakan sel alu menjaga seluruh amalan
sholat baik wajib atau nafilah untuk selalu di amalkan, seperti dalam Surat al-
Mukminun Ayat (9) :
_. _`> _ls :l. L!> _
Artinya : Dan orang-orang yang memelihara sholat -sholatnya (baik yang wajib
ataupun nafilah) (9).
Selain menjaga agar selalu melaksanakan sholat , meliputi baik yang wajib ataupun
nafilah secara tertib, juga agar diupayakan sholat -sholat tersebut dilakukan secara
tetap (ajeg), dalam Firman Alloh Surat al -Maarij (70) Ayat 23 :
_. > _ls :. .: __
Artinya : Yang mereka itu tetap mengerjakan sholatnya (23).
Selain amalan yang diuraikan tsb diatas untuk mencapai Khusyu', maka k riteria orang
yang mencapai derajat Khusyu' ditegaskan dalam Surat al-Baqoroh (2) Ayat 46, sbb :
53
| _ls _,-:.>' __ _. .L, . 1.l. , . ,l| `-> __
......., kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (45) (yaitu) orang-orang yang
meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali
kepada-Nya (46).
Dengan demikian upaya untuk mencapai derajat Khusyu dalam sholat adalah
menjadi kewajiban ummat untuk melakukannya seperti diuraikan diatas , disertai
dengan permohonan kepada Alloh, karena kita yaqin, bahwa Khusyu hakikatnya
dapat dicapai hanya karena Anugerah Alloh yang diberikan kepada hambanya yang
berusaha dengan ikhlash. Insya-Alloh.
BAB II. MEMBACA AL-QURAN
Pengertian membaca termasuk didalamnya adalah melafalkan, menghafalkan disert ai
dengan mempelajari isi kandungannya dan sampai pada mengajarkan (memberi
pelajaran tentang Al-Quran). Kesemuanya dalam maksud agar secara sempurna dapat
mengamalkannya baik untuk dirinya sendiri ataupun orang lain. Didalam Surat ash-
Shod (38) Ayat 29 di-Firmankan :
.. ..l. ,,l| .,`. ``,.,l ...,, .:,l l .,l __
Artinya : Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan
berkah supaya mereka memperhatikan ayat -ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran
orang-orang yang mempunyai fikiran.
26. Al-Quran Wahyu Alloh
Dalam Surat Ali-Imron (3) Ayat 2-4 Alloh ber-Firman :
< .l| | > _>l `,1l _ _. .,ls ..>l >l!, !..`. !.l _,,
,., _. .`.l _,, _ _. `_, _.> _!.ll _. !il
Artinya : Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang
Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk -Nya. Dia menurunkan Al Kit ab
(Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan
sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. Sebelum (Al Qur'an), menjadi petunjuk
bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqon. Oleh sementara Ulama Tafsir , maka
Al-Quran didefinisikan a. l sbb :
:
.




: " " . ) 9 .(
Artinya : Al-Quran adalah Kalam Alloh SWT yang diturunkan oleh Alloh SWT
dengan perantaraan Malaikat Jibril kedalam hati Rosululloh Muhammad bin Abdulloh
dengan lafadz (kata-kata) bahasa Arab dan dengan mana yang benar, agar menjadi
Hujjah bagi Rosululloh SAW dan Undang -undang bagi manusia yang mengambilnya
54
sebagai petunjuk dan dengan membacanya sebagai amal Ibadah, dia ditakwinkan
diantara dua tepian mushhaf, dimulai dengan Surat Al -Fatihah diakhiri dengan Surat
An-Na-s, dinukilkan kepada kita dengan jalan mutawatir baik dengan bentuk tulisan
atau lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya, terpelihara dari segala perubahan
dan penggantian, hal ini telah dibenarkan dalam Firman-Alloh Taala didalamnya
yang artinya Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al -Quran, dan sesungguhnya
Kami benar-benar memeliharanya. (Al -Hijr : 9).
Selain al-Quran tetap terjaga (terpelihara) dan mustahil berubah, juga tetap terjaga
kesuciannya Alloh ber-Firman dalam Surat al -Waqiah (56) Ayat 77-80 :
..| ,1l , __ _ .. `.>. __ ..., | `L.l __ _,.. _.
, _,..-l _
Artinya : Sesungguhnya Al-Quran Ini adalah bacaan yang sangat mulia,(77) . Pada
Kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),(78) . Tidak menyentuhnya kecuali orang-
orang yang disucikan (79) . Diturunkan dari Rabbil 'alamiin (80).
Maksud terjaga kesucian dalam Ayat tsb, juga termasuk keaslian bahasanya, sehingga
tidak seperti sementara kitab-suci lain yang sudah berbahasa disesuaikan keinginan
pemeluknya. Alloh ber-Firman dalam Surat Yusuf (12) Ayat 2, sbb :
!.| ..l. !., !,,s >l-l _l1-. _
Artinya : Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa
Arab, agar kamu memahaminya.
27. Ummat Islam wajib Membaca Al -Quran
Sebagai kitab Suci dan petunjuk bagi kaum Muslimin, menjadi kewajiban bagi
Muslimin untuk selalu membaca, mengkaji dan mengamalkan. Alloh ber-Firman :
Surat al-Isro (17) Ayat 9 :
| ..> ,1l _. _.ll _> ` :,`, _,...l _. l.-, .>l..l
> ,, _
Artinya : Sesungguhnya Al-Quran Ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang
lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang -orang Mu'min yang
mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, (9)
Surat al-Isro (17) Ayat 45 :
:| , ,1l !.l-> ,., _,, _. `..`, :>!, !,!, ... __
Artinya : Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya kami adakan antara kamu
dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang
tertutup (45).
Surat Qo-f (50) Ayat 45 :
_> `l. !., l1, !. . ,ls !,, . ,1l!, _. .!> .,s __
55
Artinya : Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu
sekali- kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mer eka. Maka beri peringatanlah
dengan Al-Quran orang yang takut dengan ancaman -Ku (45).
Surat Muzammil (73) Ayat 20 :
',! !. .,. _. ,1l
Artinya : Maka Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al -Quran (20)
Surat Muzammil (73) Ayat 4 :
_. ,1l ,.. _
Artinya : dan Bacalah Al Quran itu dengan perlahan -lahan (4).
Dalam hal kewjiban membaca, maka setiap hari Ummat Islam diwajibkan me ndirikan
Sholat lima waktu dimana dalam bacaannya ada Surat al -Fatihah (Ummul-Quran)
yang wajib dibaca. Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Dari Ubadah bin as-Shamit, bahwa Rosululloh SAW bersabda : Tidak ada
Sholat (tidaklah sah Sholat) bagi siapa yang tidak membaca Fatihatil Kitab
(Dirawikan oleh al-Jamaah). Disamping wajibnya dibaca al -Fatihah disetiap rokaat,
maka disunatkan pada rokaat pertama dan kedua setiap sholat dibaca Surat atau Ayat
dari al-Quran. Surat atau Ayat dalam bacaan tersebut akan lebih utama adalah Ayat
atau Surat yang biasa dibaca atau yang diajarkan Rosululloh SAW.
Sehingga setiap Muslim setiap harinya wajib dan mewajibkan dirinya untuk selalu
membaca bagian dari Ayat-ayat al-Quran, baik untuk memenuhi sahnya sholat juga
sebagai petunjuk dan pembimbing dalam hidup.
Disamping adanya kewajiban membaca Ayat -ayat al-Quran, karena diwajibkan dalam
sholat, maka Ummat Islam sangat dianjurkan membaca al -Quran setiap hari, dalam
sabda Rosululloh SAW sbb :
: . )
.(
Artinya :Nabi SAW bersabda : Barang siapa dalam semalam membaca seratus Ayat
(al-Quran), maka ia tidak t ercatat sebagai orang yang lalai. (riwayat Imam al -Hakim
dari Abu Huroiroh r.a). Dalam membaca al -Quran sebaiknya secara teratur dan
berurutan, sehingga khatam (tamat 30 juz). Kepada orang yang khatam Rosululloh
SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Nabi SAW bersabda : Apabila seseorang mengkhatamkan al -Quran, maka
pada waktu khatamnya, enam puluh ribu Malaikat memohonkan ampun untuknya.
(riwayat Imam ad-Dailamy dari Amr bin Syuaib r.a).
28. Keutamaan dan Kandungan Al -Quran
Keutamaan Al-Quran diuraikan oleh Ayat -ayat didalamnya a. l dalam Firman Alloh
Surat al-Waqiah (56) Ayat 77-80 disebutkan :
56
..| ,1l , __ _ .. `.>. __ ..., | `L.l __ _,.. _.
, _,..-l _
Artinya : sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang sangat mulia (77), pada
kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh) (78), tidak menyentuhnya kecuali hamba -
hamba yang disucikan (79). Diturunkan dari Tuhan semesta alam (80).
Surat Isro (17) Ayat 9 :
| ..> ,1l _. _.ll _> ` :,`, _,...l _. l.-, .>l..l
> ,, _
Artinya : Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang
lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang -orang Mu'min yang
mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,
Dalam hadits dari Ibnu Masud r.a disebutkan :
.
,
, , ,
,
: , .
) .(
Artinya : Sesungguhnya al-Quran ini, Jamuan Alloh (seruan untuk dimakan), maka
terimalah jamuan-Nya sebisanya; sesungguhnya al -Quran ini tali Alloh, Nur (cahaya
petunjuk-Nya) yang terang dan Penawar yang bermanfaat. (Al-Quran ini) suatu
Penjagaan bagi orang yang berpegang teguh kepadanya, dan suatu Keselamatan bagi
yang mengikutinya (Al-Quran itu) condong (kepada kebaikan) maka disukai, tidak
bengkok, maka dihilangkan bengkoknya, tidak akan habis keajaiban -keajaibannya,
dan tidak akan sirna keagungan serta kemanisannya , lantaran banyak dibaca. Bacalah
al-Quran, karena Alloh akan memberikan pahala kepadamu atas bacaanmu pada al -
Quran, tiap-tiap huruf sepuluh kebaikan. Demi aku tidak mengatakan Alif-Lam-Mim
itu satu huruf, tetapi Alif, Lam dan Mim masing -masing satu huruf. (riwayat Imam
Al-Hakim)
Secara garis besar dalam Al-Quran terkandung :
Pembinaan Aqidah yang memiliki dua hal yang paling mendasar ialah ke -
Imanan kepada Alloh dan ke-Imanan kepada Hari Kebangkitan (Qiamat).
Sedang Rukun Iman dalam Pelajaran Aqoid ada enam, yaitu : Iman kepada
Alloh, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Rasul dan Nabi, Iman kepada
Kitab, Iman kepada Hari Qiyamat dan Iman kepada Qodlo dan Taqdir.
Hukum Syariat yaitu ketentuan-ketentuan Hukum dan tata cara menjalankan
Ibadah. Dasar Syariat adalah Rukun Islam yang lima, yaitu : Syahad at,
Sholat, Zakat, Puasa dan Haji.
Tuntunan Akhlaq Mulya (Akhlaqul -Karimah) yaitu sikap dan perilaku
mulia dalam menegakkan amalan Ibadah agar seseorang dapat berusaha
lebih mensucikan dan mendekatkan diri kepada Alloh SWT.
57
Sejarah (Qishshah) masa lalu, antara lain Qishshah Nabi -Nabi masa lalu,
Qishshah kehidupan orang-orang yang Sholeh ataupun orang-orang yang
durhaka terhadap Nabi mereka, dimasa lalu dengan akibat -akibatnya, sehingga
diterangkan pula apa yang akan terjadi dimasa y.a.d diakhirat nanti.
29. Perintah Membaca dan Mempelajari Al -Quran
Perintah membaca dan mempelajari al -Quran telah banyak disabdakan Rosululloh
SAW, a l:
: :
. ) .(
Artinya : Dari Abu Umamah r. a berkata :Aku telah mendengar Rosululloh SAW
bersabda :Bacalah al -Quran, karena ia akan datang pada hari Qiyamat sebagai
pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya. (riwayat Imam Muslim).
. )
.(
Artinya : Haruslah kamu membaca al -Quran, karena al-Quran adalah suatu cahaya
bagimu dibumi, dan suatu simpanan bagimu dilangit.(riwayat Imam Ibnu Hibban)
: :
. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Abbas r. a, ia berkata :Rosululloh SAW bersabda
:Sesungguhnya seseorang yang didalam dadanya tiada Qura n, maka ia bagaikan
rumah yang rusak kosong. (riwayat Imam at -Tirmidzi).
:
,
. ) .(
Artinya : Dari Abdulloh bin Amru bin al-Ash berkata :Barsabda Nabi SAW :
Akan diperintahkan kepada orang ahlul -Quran pada hari Qiyamat : Bacal ah dan terus
naik, dan bacalah dengan tartil sebagai -mana dahulu kau baca didunia, sesungguhnya
tempatmu pada akhir Ayat yang kau baca . (riwayat Imam Abu Dawud dan At-
Tirmidzi).
Selain membaca dan mempelajari secara sendiri-sendiri, kaum Muslimin dianjur kan
untuk berjamaah mengadakan tadarus dan mepelajari al -Quran secara lebih cermat,
dalam hadits Rosululloh Saw bersabda :
: :


. ) ( .
Artinya : Dari Abu Huroiroh r. a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda : Bukanlah
berkumpul kaum didalam rumah dari Rumah Alloh (Masjid) membaca Kitab Alloh
(al-Quran) dan mempelajarinya diantara mereka, kecuali turunlah kepada mereka
ketenteraman, dicurahkanlah kepada mereka Rohmat Alloh, dan para Malaikat
mengelilingi mereka dan Alloh selalu Mengingat, bahwa mereka ter masuk orang yang
berada disisi-Nya. (riwayat Imam Bukhori). Dalam Hadits lain Rosululloh SAW
pernah bersabda kepada Abu Dzarr r.a :
58

. ) .(
Artinya :Hai Abu Dzarr! Kamu bangunlah pagi -pagi benar, lalu mempelajari satu
Ayat dari Kitab Alloh (al-Quran) itu lebih baik bagimu dari -pada sholat seratus
rokaat. (riwayat Imam Ibnu Ma-jah). Selain mempelajari, maka mengajarkan adalah
juga diperintahkan. Dalam sabda Rosululloh SAW :
, : :
. ) .(
Artinya : Hadits dari Utsman bin Affwan r.a berkata : Rosululloh SAW bersabda
:Sebaik-baik diantara kamu adalah orang yang mempelajari Al -Quran dan mengajar-
kannya. (riwayat Imam Bukhori)
Dalam mendidik generasi muda diwajibkan bagi orang -tua untuk mendidik anak-
anaknya membiasakan membaca al -Quran disamping dididik untuk mengerjakan amal
baik yang lain Rosululloh SAW bersabda :
: , ,
. ) .(
Artinya : Didiklah anak-anakmu dalam tiga perkara : Cinta kepada Nabimu, cinta
kepada keluarga dan membaca al -Quran. (riwayat Imam Thobaroni).
30. Keutamaan Orang yang Menghafal Al -Quran
Selain membaca dan mempelajari kandungan al -Quran, maka akan lebih mulia lagi
bila seseorang mampu menghafal al -Quran, hal itu sangat dianjurkan dimulai dari saat
masih usia anak-anak dimana kemampuan menghafal lebih kuat. Rosululloh SAW
bersabda :
: . )
.(
Artinya : Nabi SAW bersabda :Ummatku yang paling muliya adalah orang yang
hafal al-Quran dan ahli sholat malam. (riwayat Imam At -Thobaroni dan Al-Baihaqiy
dari Ibnu Abbas r. a).
Ayat-ayat yang sudah hafal agar tidak dilupakan. Bagi yang telah menghafal
Ayat-ayat al-Quran sangat dianjurkan agar diupayakan memelihara hafalan Quran-nya
dengan baik dan jangan sampai melupakannya. Rosululloh SAW berpesan :
:
. ) .(
Artinya : Dari Abu Musa r. a, ia berkata : Nabi SAW bersabda :Peliharalah (jagalah)
benar-benar Quran ini, demi Alloh yang jiwa Muhammad ditangan-Nya, Quran lebih
cepat terlepasnya dari pada unta dari tali pengikatnya. (riwayat Imam Bukhori dan
Muslim).Dalam sabdanya yang lain :
: : :
,
. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Umar r. a, berkata : Rosululloh SAW bersabda : Perumpamaan
ahli al-Quran itu bagaikan unta yang terikat, jika diperhatikan ikatannya tetap dapat
tertahan, dan jika dilepas pergi lari. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
59
Bagi orang yang melupakan hafalan Qurannya, maka dari hadits Saad bin Ubadah
Nabi SAW bersabda :
. )
.(
Artinya : Barang siapa membaca (menghafal) al -Quran kemudian ia melupakannya,
bertemulah ia nanti dihari Qiyamat dengan Alloh dalam keadaan ajdzam (terputus
dari kasih Alloh atau tidak dapat bicara). Riwayat Imam Abu Dawud dan Ad-
Darimiy.
31. Al-Quran Dibaca Dengan Benar dan Irama Yang Baik
Seperti dalam butir 26 telah diuraikan, bahwa al -Quran adalah berbahasa Arab,
sehingga untuk dapat membaca al-Quran dengan bacaan yang benar, maka dituntut
untuk mempelajari ilmu yang disebut sebagai Ilmu Tajwid, yaitu suatu Ilmu yang
mempelajari cara membaca huruf (Arab Al-Quran), dari segi : Makhroj (ucapan pada
mulut), Sifat dari huruf, Hubungan bacaan satu huruf dengan yang lain, panjang
pendek bacaan dan dimana boleh berhenti atau harus lanjut dsb. Untuk itu perlu bagi
setiap Muslim berusaha berguru (belajar) tentang Ilmu ybs agar bacaannya sempurna.
Membaca suatu bahasa dengan ucapan yang tidak sesuai dengan ucapan bahasa yang
dimaksud dapat berakibat memiliki arti yang tidak sesuai atau menyimpang,
Naudzubillah.
Keutamaan seorang Muslim yang berusaha agar bacaan al -Qurannya sempurna,
Rosululloh SAW bersabda :
,
. ) .(
Artinya : Orang yang mahir dalam al -Quran sama dengan para Malaikat yang mulia
lagi taat, dan orang yang membaca al -Quran dan ragu-ragu (tidak lancar)
mengucapkannya karena kelemahan dan kesulitan, sedang d ia dalam keadaan susah
membaca (dalam belajar), bagi orang itu dua pahala. (riwayat Imam Bukhori dan
Muslim). Dalam hadits tersebut diisyaratkan atas kemuliaan Muslim yang bacaannya
baik, namun bagi yang bacaannya belum baik (lancar) agar berusaha belajar untuk
menjadi bacaannya lebih baik. Dalam hadits lain disabdakan :
: :
, , ,
, . ) .(
Artinya : Dari Ibnu Masud r . a berkata :Rosululloh SAW bersabda :Barang -siapa
membaca saru huruf dari al -Quran, maka mendapat hasanat dari Alloh dan tiap
hasanat mempunyai pahala berlipat sepuluh kali. Saya t idak berkata : Alif Lam Mim
itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf . (riwayat
Imam at-Tirmidzi).
Selain bacaan yang benar sesuai Qoidah Ilmu Tajwid, maka al -Quran hendaknya
dibaca dengan irama dan suara yang enak didenga r. Rosululloh SAW bersabda :

. ) . (
Artinya : Sesungguhnya orang yang paling bagus suaranya membaca al -Quran,
ialah orang yang apabila kedengaran olehmu dia membaca al -Quran, kamu dapat
menilainya, bahwa orang itu takut kepada Alloh. (riwayat Imam Ibnu Majah).
60
Wajib diam dan menyimak bagi yang mendengar bacaan al -Quran. Alloh ber-
Firman dalam Surat al -Arof (7) Ayat 204 dan Surat al-Maidah (5) Ayat 83 :
:| _ `,1l `-...! .l :.. >l-l .-. __
Artinya : Dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik -baik, dan
perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat .
:| `-.. !. _. _|| _.l _. .`,s '_,i. _. _.. !.. . _.
>l l1, !.`, !.., !.,.! _. _..:l __
Artinya : Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul
(Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran
(Al Quran) yang Telah mereka ketahui (dari kitab -kitab mereka sendiri); seraya
berkata: "Ya Tuhan kami, kami Telah beriman, Maka catatlah kami bersama orang -
orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad
SAW.)". A-min.
32. Keutamaan Meng-Khatamkan Al-Quran
Dalam membaca al-Quran dianjurkan setiap kali untuk secara berurut, sehingga
Khatam (Tammat). Bagi orang yang Kha tam al-Quran Rosululloh SAW bersabda :
:
) . .(
Artinya : Nabi SAW bersabda : Apabila seseorang mengkhatamkan al -Quran, maka
pada waktu khatamnya, enam puluh ribu Malaikat memohonkan ampun untuknya.
(riwayat Imam ad-Dailamy dari Amr bin Syuaib r.a). Dalam hadits lain disabdakan :

) .
.(
Artinya :Apabila Khatam al-Quran bertepatan pada permulaan malam hari, maka
para Malaikat-pun memohonkan rohmat baginya sampai shubuh. Dan jika bertepatan
khatamnya akhir malam hari, maka para Malaikat-pun memohonkan rohmat sampai
sore hari. (riwayat Imam Abu Muhammad Ad-Da-rimiy).
Bila seseorang telah membaca al-Quran sampai Khatam hendaknya melanjutkan
membaca ulang. Sabda Rosululloh SAW :
.
) (
Artinya : Sesungguhnya Rosululloh SAW bersabda : Sebaik-baik amal adalah al-
hillu war-rohlah (selesai dan meneruskan). Rosululloh SAW ditanya orang : Apaka h
keduanya ? Ia bersabda : Memulai membaca al -Quran dan menamatkannya. Dengan
hadits tsb hendaknya seorang Muslim yang telah meng -Khatamkan al-Quran,
hendaknya mengulang membaca kembali sampai Khatam lagi dst.
33. Keutamaan Surat al-Fatihah
Surat al-Fatihah adalah Surat yang pertama dalam Mushhaf al -Quran yang sering pula
disebut Ummul-Quran, sbb :
61
., < _..-l ,>l ..>l < _,.l.-l _ _..-l ,>l _
,l.. ,, _. _ .!`,| .,-. .!`,| _,-.. _ !..> .l
,1...l _ . _. .-. ,ls ,s .-.l ,l. _,l!.l _
Artinya : Dengan menyebut nama All oh Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi All oh, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan
hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan , Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni`mat kepada mereka;
bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Dalam sejarah Tafsir, maka ada sementara Ulama berpendapat bahwa al -Fatihah
turun sebagai Wahyu pertama sebelum surat Iqro, tetapi mayoritas Ulama tidak
sependapat dan Iqro adalah wahyu pertama.
Dari kandungan ayat -ayatnya oleh Ahli Tafsir (Syeh M. Abduh), berpendapat bahwa
al-Fatihah mempunyai kandungan yang lengkap seperti dalam kandungan seluruh al -
Quran, yang terdiri dari : 1) Tauhid, 2) Janji dan Ancaman, 3) Ibadah yang
menghidupkan Tauhid, 4) Penjelasan tentang jalan kebahagiaan dan cara
mencapainya didunia dan akhirat dan 5) Pemberitaan tentang kisah generasi masa yll,
bahkan hal-hal yang akan terjadi dimasa datang. Untuk lebih jelas diuraikan a. l, sbb :
Tauhid diuraikan pada Ayat kedua dan kelima, janji dan ancaman pada Ayat pertama,
ketiga dan ketujuh, Ibadah juga pada Ayat kelima dan ketujuh, sedang sejarah pada
Ayat yang terakhir. Disebut pula dalam al-Quran nama al-Fatihah sebagai Saban
minal Matsani yang artinya sebagai tujuh Ayat yang diulang -ulang.
Keutamaan Basmalah. Sebelum menjelaskan keutamaan a -Fatihah secara
keseluruhan lebih dulu diuraikan keutamaan Ayat perta ma yang disebut sebagai
Basmalah, dalam hadits Rosululloh SAW bersabda :
. )
.(
Artinya : Setiap urusan penting yang tidak dimulai dengan Bismillahi rrohma-nir
rohim, maka tidak sempurna (berbahaya).(riwayat Imam Abdul Qodir dari Abu
Huroiroh r. a). Selanjutnya diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Usman bin Affan
r.a pernah bertanya kepada Rosululloh SAW, tentang Bismillahirrohmanirrohim,
maka Rosululloh SAW menjawab :

) .(
Artinya : Kalimat itu adalah satu nama diantara Nama -nama Alloh Taala. Tidaklah
antaranya nama yang Maha-besar, kecuali sebagai -mana hitam mata dengan putih-
nya. (riwat Ibnu Najjar).
Secara lebih terinci al -Fatihah disebut (diartikan), sbb :
1) Al-Fatihah (pembuka yang sangat sempurna), sebagai isyarat, bahwa ia
adalah pembuka al-Quran dan juga pembuka yang sangat sempurna bagi
segala macam kebajikan.
2) Asy-Syifah (penyembuh), dalam sabda Rosululloh SAW dikatakan sbb :.
) (
62
Artinya : Pembuka al-Kitab (Surat al-Fatihah) adalah obat dari segala penyakit
(Hadits riwayat Imam Baihaqiy, dari Abdul Malik bin Umair r. a).
3) Ar-Ruqyah (mantera), sebagai isyarat bahwa pembacaan dan pengamalan
kandungannya dapat mengantarkan kepada kesembuhan dapat dijadikan
sebagai mantera untk segala persoalan.
4) Al-Asas (asas atau dasar), karena kandungan surat ini merupakan asas dan
dasar bagi segala perilaku terpuji didunia dan akhirat.
5) Al-Waqiyah (pemelihara), karena melalui bacaan dan pengamalannya
seseorang akan memperoleh pemeliharaan Alloh SWT (dari segala macam
bencana).
6) Al-Kanz (bekal), karena dia adalah bekal yang sangat berharga untuk masa
depan..
7) Ad-Dua (doa) untuk segala hal yang diharapkan.
8) As-Syukr (syukur) terhadap segala nimat yang dioanugerhkan.
9) Al-Hamd (pujian), pujian bagi Alloh SWT.
10) Ash-Sholah (permohonan) yang kesemuanya menggambarkan pengakuan
dan kelayakan Alloh SWT untuk dipuja, dip uji, dimohon pertolongan serta
diakui kekuasaan-Nya didunia dan di akhirat.
11) Al-Wafiyah (yang amat sempurna), karena Surat ini adalah Surat yang
paling sempurn dalam berbagai seginya.
Dalam mendirikan Sholat, seseorang wajib membaca al -Fatihah, bila tidak, maka
sholatnya tidak sah. Dalam sabda Rosululloh SAW disebutkan :
:
. ) .(
Artinya : Dari Ubadah bin as-Shamit, bahwa Rosululloh SAW bersabda : Tidak ada
Sholat (tidaklah sah Sholat) bagi siapa yang ti dak membaca Fatihatil Kitab (riwayat
al-Jamaah).
Selama dalam bacaan al -Fatihah (saat Sholat) Alloh SWT selalu menjawabnya seperti
dalam hadits (Hadits riwayat Imam Ahmad, Muslim, Abu Dawud, At -Tirmidzi, An-
Nasa-i dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah), sbb :
: :
, : .
. : . :
. : , : .
: ,
, : :
, : .
Artinya : Alloh Taa-la ber-Firman, Aku membagi Sholat antara Aku dan hamba -
Ku menjadi dua paruh, dan bagi hamba -Ku apa yang ia minta , Apabila hamba
mengucap Alhamdulillahirabbilalamin, Alloh ber -Firman :hamba-Ku memuji-
Ku. Apabila hamba mengucap :Arrohma -nirrohim, Alloh ber-Firman :hamba-Ku
menyanjung-Ku. Apabila hamba mengucap :Malikiyaumiddin, Alloh ber -Firman
:hamba-Ku memuliakan Aku. Apabila hamba -Ku mengucap :Iyyaka nabudu wa
iyyaka nastain Alloh ber -Firman :Ini adalah antara Aku dengan hamba -Ku dan
bagi hamba-Ku apa yang diminta. Apabila hamba-Ku mengucap :
Ihdinash-shiro-tolmustaqiem, shirotolladzina anamta alaihim, ghoiril maghdlubi
63
alaihim waladldlollin, Alloh ber -Firman :Ini adalah untuk hamba-Ku dan bagi
hamba-Ku apa yang ia pinta
Dalam hadits lain melalui riwayat dari Sayyidina Ali bin Abi Tholib r.a yang artinya
sbb : Sesungguhnya aku mendengar dari Rosululloh SAW bersabda, b ahwa Alloh
SWT ber-Firman :Aku membagi Surat al -Fatihah menjadi dua bagian, setengahnya
untuk-Ku dan setengahnya buat hamba -Ku, apa yang dimintanya akan Ku -
perkenankan.
Apabila ia membaca bismilla -hirrohma-nirrohim Alloh ber-Firman
:Hamba-Ku mulai pekerjaannya dengan menyebut nama -Ku, maka
menjadi kewajiban-Ku untuk menyempunakan seluruh pekerjaannya serta
memberkati seluruhnya.
Apabila ia membaca alhamdulilla -hi robbil a-lamin, Alloh menyambut -
nya dengan ber-Firman :Hamba-Ku mengetahui, bahwa sel uruh nimat
yang dirasakannya bersumber dari -Ku dan bahwa ia telah terhindar dari
malapetaka karena kekuasaan-Ku, Aku mempersaksikan kamu (hai para
Malaikat) bahwa Aku akan menganugerahkan kepadanya nimat -nimat
diakhirat disamping nimat -nimat duniawi dan akan Ku-hindarkan pula ia
dari malapetaka ukhrowi dan duniawi.
Apabila ia membaca ar -rahma-n ar-rahi-m, Alloh menyambutnya
dengan ber-Firman :Aku diakui oleh hamba -Ku sebagai Pemberi rahmat
dan sumber dari segala rahmat. Ku-persaksikan kamu (hai para malaikat)
bahwa akan Ku-curahkan rahmat-Ku kepadanya sampai sempurna dan
akan Ku-perbanyak pula anugerah-Ku untuknya.
Apabila ia membaca ma-liki yaumid-din, Alloh menyambutnya dengan
Firman : Ku-persaksikan kamu (wahai malaikat) sebagaimana diakui
oleh hamba-Ku, bahwa Aku-lah Raja /Pemilik hari kemudian, maka pasti
akan Ku-permudah baginya perhitungan pada hari itu, akan Ku -terima
kebajikan-kebajikannya dan Ku-ampuni dosa-dosanya.
Apabila ia membaca iyya-ka nabudu Alloh menyambut dengan ber -
Firman : Benar apa yang diucapkan hamba -Ku hanya Aku yang
disembahnya. Ku-persaksikan kamu semua (wahai malaikat), akan Ku -beri
ganjaran atas segala pengabdiannya, ganjaran yang menjadikan semua
yang berbeda ibadah dengannya akan merasa iri dengan ganjaran it u.
Apabila ia membaca wa iyya -ka nastai-n , Alloh ber-Firman : kepada-
Ku hamba-Ku meminta pertolongan dan perlindungan. Ku -persaksikan
kamu (wahai malaikat), pasti akan Ku -bantu ia dalam segala urusannya,
akan kutolong ia dalam segala kesulitannya, da n akan Ku-bimbing ia
dalam saat-saat krisisnya.
Apabila ia membaca ihdinashshirotol -mustaqiem hingga akhir Ayat,
Alloh menyambutnya dengan Firman :Inilah permintaan hamba -Ku, dan
bagi hamba-Ku apa yang dimintanya. Telah Ku-perkenankan bagi hamba-
Ku permintaannya, Ku-beri harapannya dan Ku-tenteramkan jiwanya dan
segala yang mengkhawatirkannya.
Bila kita membaca al -Fatihah dan dikaitkan dengan kandungan Surat tersebut serta
Hadits (Qudsi) yang diuraikan diatas, dimana kita telah memahami apa yang
dijanjikan Alloh SWT, kita melanjutkan bacaan itu dengan A -min, yang artinya
perkenankanlah semua itu ya Alloh, ja ngan kecewakan kami. Wallo-hu Alam.
34. Istiadzah dan Basmalah
64
Istiadzah dari bahasa Arab a-dza dengan berbagai bentuknya yang berarti
senantiasa menunjukkan adanya kewaspadaan atau per lindungan dan keselamatan.
Selanjutnya al-Istiadzah diartikan sebagai memohon perlindungan atau lari dari
sesuatu yang ditakuti kepada yang lain yang dapat melindunginya . Sering pula disebut
dengan istilah taa-wudz. Secara lebih lengkap diucapkan dengan kalimat al-
Istiadzah billah artinya selalu mohon perlindungan kepada Alloh SWT. Untuk setiap
muslim diperintahkan untuk ber -istidzah dalam membaca al -Quran, yaitu dengan
membaca kalimat Audzu billa-hi minasy-syaitho-nir-rojim seperti dalam Firman-Nya
pada Surat an-Nahl (16) Ayat 98-99, sbb :
:| , ,1l .-..! <!, _. _.L,:l ,>l __ ..| _,l .l '_.Ll. _ls
_. `.., _ls , l., __
Artinya : Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan
kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada ke -
kuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya .
Dengan Ayat tersebut orang yang membaca al -Quran memulai dengan membaca :

Artinya : Aku berlindung kepada Alloh dari godaan syaithon yang terkutuk .
Dalam Surat Fush-shilat (41) Ayat 36 difirmankan :
!.| ,.s., _. _.L,:l _. .-..! <!, ..| > _,..l `,l-l __
Artinya : Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, Maka mohonlah
perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia -lah yang Maha mendengar lagi Maha
Mengetahui. Dengan Ayat ini istiadzah diucapkan dengan kalimat :

Artinya : Aku berlindung kepada Alloh Yang Maha mendengar dan Maha melihat
dari godaan syetan yang terkutuk.
Untuk lebih lengkap lagi dalam Surat al -Mukminun (23) Ayat 97-98, di-Firmankan:
_ , :`s ,, _. ,.> _,L.,:l __ :`s ., , .> __
Artinya : Dan Katakanlah: "Ya Tuhanku Aku berlindung kepada Engk au dari
bisikan-bisikan syaitan (97). Dan Aku berlindung (pul a) kepada Engkau Ya Tuhanku,
dari kedatangan mereka kepadaku. (98)" , sehingga dalam istiadzah juga disertai doa
agar dihindarkan dari gangguan dan kedatangan syaitan, dengan bacaan :

.
Artinya : Aku berlindung kepada Alloh Yang Maha mendengar dan Maha melihat
dari godaan syetan yang terkutuk Wahai Tuhan. Aku berlindung dengan Engkau dari
segala gangguan syetan dan aku berlindung dengan Engkau wahai Tuhan, dari
kedatangan syetan-syetan itu kepadaku.
Bacaan ini dibaca sebelum membaca al -Quran bahkan sebelum Basmalah.
Basmalah. Dalam butir sebelumnya sudah sepintas duraikan tentang Basmalah yaitu
ucapan Bismi Allah ar Rohman ar Rohim , artinya dengan nama Alloh yang Rohman
lagi Rohim. Dalam al-Quran terdapat 114 kalimat Basmalah yang terdiri 113 sebagai
65
awal Surat, hanya Surat at-Taubah atau Baroah (9) yang tidak diawali dengan
Basmalah. Namun masih ada satu kalimat Basmalah lagi terdapat pada Surat an-Naml
(27) Ayat 30, sbb :
..| _. _..,l. ..| ., < _..>l ,>l _
Artinya : Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan Sesungguhnya (isi )nya:
"Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .
Keutamaan Basmalah disabdakan Rosululloh SAW dalam hadits :

Artinya : Setiap pekerjaan baik yang tidak dimulai dengan menyebut Asma Alloh,
maka pekerjaan itu terpotong (tidak sempurna) . Dalam hadits lain :
.
Artinya : Tiap urusan (perbuatan) baik yang tidak dimulai dengan Bismilla-hir
Rohma-nir Rohi-m, maka terputus berkahnya (seperti anggota badan yang terkena
penyakit kusta).
Bismillah (dengan menyebut Asma Alloh) adalah perintah untuk selalu memohon
pertolongan kepada Alloh SWT yang juga memiliki Asma -ul Husna yang terindah
dalam setiap pekerjaan yang dilakukan hamba -Nya yang mukmin.
Ar-Rohman Ar-Rohim merupakan sighoh mubalaghoh (bentuk kesempurnaan) dari
kalimat Rohmah. Sementara Ulama berpendapat ar-Roman adalah Yang Maha Murah
didunia, sementara ar-Rohim Yang Maha Penyayang di akhirat. Pendapat lain ar-
Rohman mencakup rohmat-Nya kepada semua makhluq, sementa ra ar-Rohim adalah
rohmat yang diberikan orang-orang yang beriman.
Jumlah huruf dalam Basmalah menurut Ahli Tafsir (Rosyad Kholifah) adalah 19, yaitu
dengan menghilangkan huruf alif antara ba dan sin pada kalimat bismi.
Angka 19 adalah angka yang diyakini mengandung suatu rahasia dalam al-Quran.
Disebutkan antara lain : Kalimat Ism 19 kali, Alloh 2698 = 19 X 142, Ar-Rohman
57 = 19 X 3, Ar-Rohim 114 = 19 X 6. Kalimat Basmalah yang 19 huruf tersebut, ada
yang menganggap ada keutamaan : a.l dapat menangkal diri yang membaca dari
neraka Saqor yang memiliki Malaikat penjaga jumlahnya 19 orang, seperti dalam Surat
al-Muddatsir (74) Ayat 29-30 disebutkan :
>l :,ll __ !,l. -. :s _
Artinya : (neraka Saqor) adalah pembakar kulit manusia (29) Dan di atasnya ada
sembilan belas (Malaikat penjaga). (30). Wallo-hu alam.
35. Keutamaan Surat-surat Lain
Pengertian Surat-surat lain adalah Surat -surat setelah al-Fatihah. Dalam Kitab Suci al -
Quran pada dasarnya semua Surat dan seluruh Ayat adalah sama pentingnya. Dari
yang semua penting itu diantaranya ada Ayat-ayat tertentu yang secara khusus atau
diwaktu-waktu tertentu dibaca sesuai tuntunan Rosululloh SAW. Pentingnya seluruh
Surat/Ayat-ayat dalam al-Quran dalam hadits hasan disebut oleh ahli tafsir, bahwa
Rosululloh SAW bersabda :
, ,
.
66
Artinya :Aku diberi tujuh Surat panjang (at-Tiwal) sebagai ganti Taurot, aku diberi
al-Miin sebagai ganti Injil, aku diberi al -Matsani sebagai ganti Zabur dan aku
diutamakan dengan al -Mufashshol. Menurut ahli-tafsir, yang dimaksud at-Tiwal
adalah mulai Surat al-Baqoroh yaitu Surat ke-2 sampai dengan berakhirnya Surat al -
Baroah (at-Taubah) atau Surat ke-9, kemudian al-Miin, mulai dari Surat Yunus atau
Surat ke-10 dan berakhir pada Surat al -Qoshosh atau Surat ke-28, dilanjutkan al-
Matsani, yaitu mulai Surat Ankabut atau Surat ke-29 dan berakhir pada Surat Qoof
atau Surat ke-50 dan selanjutannya al-Mufashshol, mulai dari Surat adz-Dzariyat atau
Surat ke-51 sampai berakhirnya Surat dalam al -Quran, yaitu Surat an-Nas atau Surat
ke-114. Dari segala hal yang sangat penting dalam kandungan al -Quran terdapat
keutamaan-keutamaan atau catatan-catatan penting tertentu menurut sabda Rosululloh
SAW atau dari atsar lain yang disampaikan oleh para shahabat dan para ahli al -Quran.
1) Surat al-Baqoroh Surat ke 2
Rosululloh SAW bersabda :
,
,
. ) .(
Artinya :Segala sesuatu itu ada ponok (puncak) dan ponok al -Quran adalah Surat al -
Baqoroh. Barang siapa membacanya (Surat al-Baqoroh) dirumahnya pada malam
hari, maka setan tidak akan memasuki rumahnya selama tiga malam. Dan barang
siapa membacanya dirumahnya pada waktu siang, maka se tan tidak akan memasuki
rumahnya selama tiga hari. (riwayat Imam Ibnu Hibban, Ath -Thobroni dan Baihaqi).
Disabdakan Rosululloh SAW :

: . ) .(
Artinya : Surat al-Baqoroh itu didalamnya mengandung Ayat yang mengandung
semua pokok Ayat al -Quran. Ayat itu bila dibaca disebuah rumah - sedang
didalamnya ada syai tan - pasti syaitan itu keluar dari rumah itu. (riwayat Imam
Baihaqi).
Dalam hadits dari Abu Dzar r.a, Rosululloh SAW bersabda :


. ) .(
Artinya :Sungguh Alloh mengakhiri Surat al -Baqoroh dengan dua Ayat yang Dia
berikan dari perbendaharaan-Nya yang berada dibawah ar asy. Karena itu pelajarilah
kedua Ayat itu dan ajarkanlah kepada kaum wanita dan anak kalian. Sebab dua Ayat
itu merupakan rohmat, bacaan dan doa. (riwayat Imam Al -Hakim). Dalam Hadits
Ibnu Masud r.a, Rosululloh SAW bersabda :
. )
.(
Artinya : Dua Ayat dari akhir Surat al -Baqoroh, yang barang siapa membacanya di
malam hari, maka kedua Ayat mencukupinya. (riwayat Imam Ahmad, Bukhori dan
Muslim).
Dalam hadits lain yang diriwayatkan Imam Al -Hakim dan Ath-Thobaroni sebagai
hadits shohih dari Ibnu Maud r.a, yang artinya : Rosululloh SAW bersabda :Barang
siapa membaca sepuluh Ayat, yaitu empat Ayat dari awal Surat al-Baqoroh, Ayat
67
Kursi, dua Ayat sesudah Ayat Kursi dan tiga Ayat pada akhir Surat, niscaya
rumah (orang) itu tidak akan dimasuki setan sampai waktu shubuh.
Empat Ayat dari awal Surat al-Baqoroh (2), yaitu Ayat 1-4 :
l ,l: ..l , , _.> _,1`:.ll _ _. `..`, ,-l!,
`,,1`, :l.l !. .. 1i.`, _ _. `..`, !. _. ,,l| !. _.
_. ,l, :>!, _`> `.`, _
Artinya : Alif laam miin (1). Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padanya;
petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (2) . (yaitu) mereka yang beriman kepada yang
ghoib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang kami
anugerahkan kepada mereka (3). Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran)
yang telah diturunkan kepadamu dan kitab -kitab yang telah diturunkan sebelummu,
serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat (4) .
Ayat Kursi dan dua Ayat sesudahnya , Ayat 255-257 :
< .l| | > _~l `,1l .:.>!. .. . .l !. _ ,...l !. _
_ _. : _. _i: .:..s | ..:|, `l-, !. _,, ,., !. il>
L,>`, ,_:, _. ..ls | !., ,!: _. ,. ,...l _
.:::, !,Li> > _l-l `,L-l ___ :| _ _. . _,,. .:l _. _-l
_. i>, ,-.Ll!, _.`, <!, .1 ,.... :`-l!, _.'l !.i. !
< _,.- ,l. ___ < _| _. `.., `>>`, _. ..lLl _|| .l
_. `i `>!,l ,-.Ll .`>>`, _. .l _|| ..lLl ..l
.>. !.l > !, _..> ___
Artinya : Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup
kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk -Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.
Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di
sisi Alloh tanpa izin-Nya? Alloh mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di
belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Alloh melainkan
apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Alloh meliputi langit dan bumi. dan Alloh tidak
merasa berat memelihara keduanya, dan Alloh Maha Tinggi lagi Maha besar (255).
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya Telah jelas jalan
yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada
Thaghut dan beriman kepada Alloh, Maka Sesungguhnya ia t elah berpegang kepada
buhul tali yang amat Kuat yang tidak akan putus. dan Alloh Maha mendengar l agi
68
Maha Mengetahui (256). Alloh pelindung orang-orang yang beriman; dia
mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). dan orang -
orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka
daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). mereka itu adalah penghuni neraka;
mereka kekal di dalamnya (257) .
Tiga Ayat pada akhir Surat yaitu Ayat 284-286 :
< !. _ ,...l !. _ _ | .,. !. _ .i. :i>. >,.!>`,
, < `i-, _.l ',!: ,.-`, _. ',!: < _ls _ ,_. ',. ___ _.,
`_.l !., _. ,l| _. ., `...l _ _., <!, .:>.l. .,:
..' _i. _,, .> _. .. l! !.-.. !.-L ,.is !.`,
.,l| ,..l ___ l>`, < !.i. | !-.` !l !. ,. !,ls !. ,.:
!.`, !..>. | !.,. !.!L> !.`, _.>. !.,ls .| !. .:l.> _ls
_. _. !.l, !.`, !.l.>. !. !L !.l ., s !.s is !.l
!..> . !..l. !...! _ls ,1l _i.l ___
Artinya : Kepunyaan Alloh-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di
bumi. dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau k amu
menyembunyikan, niscaya Alloh akan membuat perhitungan dengan kamu te ntang
perbuatanmu itu. Maka Alloh mengampuni siapa yang dikeha ndaki-Nya dan
menyiksa siapa yang dikehendaki -Nya; dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu
(284). Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari
Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada
Allah, Malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan Rosul-rosul-Nya. (mereka
mengatakan): "Kami tidak membeda -bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain)
dari Rosul-rosul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat."
(mereka berdoa): "Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat
kembali" (285). Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia
mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan
kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan
kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana
Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah
Kami; ampunilah Kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka
tolonglah kami terhadap kaum yang kafir " (286).
2) Surat Ali-Imron Surat ke 3
Dalam hadits Ibnu Abbas r.a, Rosululloh SAW ber sabda :
69

. ) .(
Artinya :Barang siapa membaca Surat yang tersebut did alamnya nama Ali Imron,
pada hari Jumat, niscaya Alloh dan Malaikat -malaikat-Nya memberikan kesejah-
teraan kepadanya sampai terbenam matahari. (riwayat Imam At -Thobaroni).
Dalam hadits Ibnu Masud r.a, Rosululloh SAW bersabda :
" .: < .. .l| | > >.l.l l l-l !.! .1l!, .l|
| > ',-l `,>l , | _. ..s < ` .l. " , :
, ,
:
. ) .(
Artinya : Barang siapa membaca Syahidallohu annahu la ilaha illa huwa wal malaikatu
wa ulul ilmi qo-iman bil qisti la ilaha illa huwal azizul hakim, Innaddina indallohil Islam
yang artinya Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan dia (yang
berhak disembah), yang menegakkan keadilan. para malaikat d an orang-orang yang
berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). tak ada Tuhan melainkan dia (yang
berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Surat Ali-Imron Ayat
18). Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam (Surat Ali
Imron Ayat 19). Kemudian mengucap Wa ana asyhadu bima- syahidallo-hu bihi wa
astaudiulloha hadzihisy syaha -datu, wa hiya lii indahu wadiatun yang artinya, aku
menyatakan dengan apa yang dinyatakan Alloh dan aku menitipkan kepada Alloh
pernyataan ini. Syahadat itu bagiku adalah titipan disisi -Nya, maka ia didatangkan
pada hari Qiyamat, lalu di -Firmankan : Hamba-Ku ini telah meng-amanatkan janji
kepada-Ku dan Aku adalah Zat yang paling berhak memenuhi janji. Masukkanlah
hamba-Ku ini kedalam surga. (riwayat Abus Syaikh).
Ayat 154 . Dalam suatu nasehat disebutkan agar dalam memohon kebaikan kepada
Alloh dengan membaca dan memahami Ayat 154 Surat Ali-Imron (3) dilanjutkan
dengan Surat al-Fath (48) Ayat 29.
Surat Ali Imron Ayat 154 :
. _. >,l. _. .-, -l .. !.!-. _:-, i!L >.. i!L . ..>
.i. _.L, <!, ,s >l _L ,l.>l _l1, _> !.l _. . _.
,_. _ | . .` < i> _ .i. !. .,`, .l l1, l ' !.l
_. . ",_. !. !.l. !..> _ l ,.. _ >.`,, l _. . `,l. `_:1l
70
_|| ->!.. _l:,,l < !. _ .. _>.`,l !. _ >,l < ,l.
,., ..l __
Artinya : Kemudian setelah kamu berdukacita, Alloh menurunkan kepada kamu
keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu sedang
segolongan lagi. Telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangk a yang
tidak benar terhadap Alloh seperti sangkaan jahiliyah, mereka berkata: "Apakah ada
bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?". Katakanlah:
"Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Alloh". mereka menyembunyikan
dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata:
"Sekiranya ada bagi kita barang se suatu (hak campur tangan) dalam urusan ini,
niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini". Katakanlah: "Sekiranya kamu
berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh
itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh". dan Alloh (berbuat demikian) untuk
menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam
hatimu. Alloh Maha mengetahui isi hati (154). Surat al-Fath (48) Ayat 29 :
..>: `_. < _. .-. ',.: _ls !i>l ',!.-' '., .. !-' .>.
-.,, . _. < !.. >!.,. _ >`>` _. . :>.l ,l: l:.
_ .`.l _al:. _ _,, _ _> .:L: .:!: l-..! _:.! _ls
.. >-`, _l ,-,l `, !i>l .s < _. `.., l.s .>l..l
.. :i-. > !.,Ls __
Artinya : Muhammad itu adalah utusan Alloh dan orang-orang yang bersama
dengan dia adalah keras terhadap orang -orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama
mereka. kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Alloh dan keridlo an-Nya,
tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah si fat-
sifat mereka dalam Taurat dan sifat -sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman
yang mengeluarkan tunasnya Maka tu nas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu
menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan
hati penanam-penanamnya Karena Alloh hendak menjengkelkan hati orang-orang
kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Alloh menjanjikan kepada orang-orang
yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan
pahala yang besar (29).
3) Surat al-Anam Surat ke 6
Sabda Rosululloh SAW dari Ibnu Mas ud r.a :


. ) .(
71
Artinya : Barang siapa mengerjakan sholat Fajar (Shubuh) dengan berjamaah, dan
duduk dia ditempat sholatnya, la lu dibacanya tiga Ayat dari awal Surat al -Anam,
niscaya akan diwakilkan Alloh tujuh puluh Malaikat yang mengucapkan Tasbih
kepada Alloh dan memohonkan ampun untuk dia sampai hari Qiyamat . (riwayat
Imam Ad-Dailami).
Surat al-Anam Ayat 1 s/d 3 :
..>' < _. l> ,...l _ _-> ..Ll .l . _. `i
,, _l.-, > _. >1l> _. _,L . _. > _> _,.. .:..s
. :. ... _ > < _ ,...l _ _ `l-, . > `l-,
!. ,.>. _
Artinya : Segala puji bagi Alloh yang t elah menciptakan langit dan bumi dan
mengadakan gelap dan terang, namun orang -orang yang kafir mempersekutukan
(sesuatu) dengan Tuhan mereka (1). Dialah yang mencipta kan kamu dari tanah,
sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada
sisi-Nya (yang dia sendirilah mengetahuinya), Kemudian kamu masih ragu -ragu
(tentang berbangkit itu) (2). Dan dialah Alloh (yang disembah), baik di langit maupun
di bumi; dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan
mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan (3) .
4) Surat at-Taubah Surat ke 9
Rosululloh SAW bersabda :
" _,.> < .l| | > ,ls
l. > , _-l ,L-l "
. ) .(
Artinya : Barang siapa yang menyebut Hasbiyallo-hu la ila-hawa alaihi tawakkaltu
wahuwa robbul arsyil adhim (Ayat 129 Surat at-Taubah, yang artinya : "Cukuplah
bagiku Alloh, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya Aku bertawakkal dan
Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung )". Tujuh kali, akan dicukupkanlah
oleh Alloh atasnya apa yang membuat sus ah dalam urusan dunia dan akhira t.
(riwayat Imam Abu Dawud).
5) Surat al-Isro Surat ke 17
Rosululloh SAW bersabda :
: _ `s: < `s: _..-l !, !. `s.. `
',!.. _..>' ,
. ) .(
72
Artinya : Barang siapa membaca diwaktu pagi :Quli DUlloha awi durrohman,
ayyamma-tadu falahul asma-ulhusna- dst sampai akhir Surat (Ayat 110-111 Surat al-
Isro) maka tidak bakal mati hatinya pada hari itu dan tidak pula pada malamnya.
(riwayat Imam Dailami).
Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
: : ..>' < _. l .>`., . l _>, .` ,,.
_ ,l.l l _>, .` _| _. _. : ,,>. ) . .(
Artinya : Bersabda Nabi SAW : Ayat kemulyaan adalah Alhamdulillahi lladzi lam
yattahidz waladan walam yakul lahu waliyyun minadzdzulli wakabbirhu takbiron (Ayat 111
Surat Isro). (riwayat Imam Ahmad dan At -Thobaroni).
Surat al-Isro (17) Ayat 110-111 :
_ `s: < `s: _..-l !, !. `s.. ` ',!.. _..>' ,
,.., !> !, _:, _,, ,l: ,,. _ ..>' < _. l .>`.,
. l _>, .` ,,. _ ,l.l l _>, .` _| _. _. : ,,>.
Artinya : Katakanlah: "Serulah Alloh atau Serulah Ar-Rahman. dengan nama yang
mana saja kamu seru, dia mempunyai Al Asmaaul Husna (nama-nama yang terbaik)
dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan ja nganlah pula
merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu" (110). Dan Katakanlah:
"Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu
dalam kerajaan-Nya dan dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan
agungkanlah dia dengan pengagungan yang sebesar -besarnya (111).
6) Surat al-Kahfi 18
Surat al-Kahfi terdiri dari 110 ayat adalah Surat ke -18 yang penempatannya pada
pertengahan al-Quran (terdiri dari penggalan akhir Juz XV dan penggalan awal Juz
XVI). Didalamnya terdapat huruf (tak) dari kalimat sebagai huruf
yang oleh Ulama Al-Quran dianggap terletak tepat ditengah-tengah dari seluruh
deretan huruf dalam naskah al-Quran.
Keutamaan Surat al-Kahfi ini Rosululloh SAW bersabda a. l :
) .(
Artinya : Barangsiapa menghafalkan sepuluh ayat da ri permulaan Surat Kahfi, ia
dilindungi dari Dajjal (fitnah dan tipu -daya). (riwayat Imam Ahmad). Dalam hadits
lain :

). .(
Artinya : Barang siapa membeca sepuluh ayat terakhir dari Surat al -Kahfi, maka itu
merupakan perlindungan dari fitnah Dajjal. (riwayat Imam Ahmad).
,
. ) .(
73
Artinya : Barang siapa membaca permulaan Surat al -Kahfi dan penutupnya, maka
itu merupakan cahaya baginya dari ujung tapak kakinya, hingga pun cak kepalanya,
dan barang siapa membaca seluruhnya (Surat al-Kahfi)ia akan merupakan cahaya
baginya yang terpancar antara langit dan bumi. (riwayat Imam Ahmad).
Dalam riwayat Adhia al-Maqdasi Rosululloh SAW bersabda :

.
Artinya : Barangsiapa membaca Surat al -Kahfi pada hari Jumat, terlindunglah ia
dari segala fitnah selama delapan hari termasuk pula fitnahnya Dajj al bila keluar.
7) Surat Tho-ha Surat ke 20
Rosululloh SAW bersabda :
" " " "
" . "
Artinya : Sesungguhnya ahli surga tidak membaca sesuatu dari al -Quran kecuali
Surat-surat Tho-ha, Ya-Sin dan ar-Rohman. (riwayat Imam Nasai).
8) Surat an-Nur Surat ke 24
Dalam Surat an-Nur (24) terdapat Ayat 35 yang sangat dianjurkan untuk selalu dibaca
sebagai doa agar dianugerahi Nur Alloh. Ayat 35 Surat an -Nur :
< '. ,...l _ `_.. .:. :>:. !, _!,.. _!,..l _
>'>` >'>l !.' " _: .`, _. :>: .,. .., ,.
,,s :'>, !., ',_.`, l l .... "!. . _ls . _. < .:`.l _. ',!:
. < _... _!.ll < _>, ,_. ",l. __
Artinya : Alloh (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya
Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada Pelita
besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan -akan bintang (yang bercahaya)
seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang ber-barkah, (yaitu)
pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah
barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir -hampir menerangi, walaupun tidak
disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Alloh membimbing kepada
cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan -
perumpamaan bagi manusia, dan Alloh Maha mengetahui segala sesuatu.
9) Surat as-Sajdah Surat ke 32
Disebut sebagai Surat as-Sajdah antara lain dalam Surat tsb t erdapat Ayat Sajdah
yaitu Ayat 15 :
!..| _.`, !...,!:, _. :| `: !, > .>. >,. ..> , >
_>:. N _
74
Artinya : Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat kami
adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu mereka segera
bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah
sombong. (maksudnya mereka sujud kepada Allo h serta khusyuk. Disunahkan
mengerjakan sujud tilawah apabila membaca, baik dalam sholat atau diluar sholat
atau mendengar ayat -ayat sajdah yang seperti ini). Pada Ayat 15 Surat as-Sajdah ini
bila dibaca kemudian sujud, bacaan sujud yang dianjurkan sesuai ma na Ayat tersebut
dalam Atsar, adalah :

.
Artinya : Wahai Alloh Tuhanku! Jadikanlah aku dari pada mereka yang bersujud
kepada Wajah-Mu, yang bertasbih dengan memuji -Mu dan aku berlindung dengan
Engkau, agar tidak menjadi sebagian orang yang sombong terhadap perintah-Mu dan
terhadap para aulia (para wali) -Mu.
Dalam hadits Rosululloh SAW dijelaskan, b ahwa pada hari Jumat, maka pada saat
sholat Shubuh Rosululloh SAW membaca Surat as -Sajdah (32) pada rokaat awal dan
membaca Surat al-Insan (76) pada rokaat dua.
10) Surat Ya-sin Surat ke 36
Tentang Surat Ya-sin (36) Rosululloh SAW bersabda, a. l :
" "
.
Artinya : Sesungguhnya bagi setiap sesuatu ada hatinya, dan hati al -Quran adalah
Ya-Sin; dan barang siapa membacanya (sekali), niscaya Alloh menuliskan baginya
membaca al-Quran sepuluh kali. (hadits dloif).
Keutamaan lain seperti disabdakan Rosululloh SAW pada keutamaan Surat Toha pada
bab tsb diatas, bahwa bacaan ahli sur ga adalah Surat Thoha, Ya-sin dan ar-Rohman.
Dalam hadits lain disabdakan:
" ." ) .(
Artinya :Bacakanlah Surat Ya-sin bagi diantara kamu yang mati (yang sedang
sakaratul-maut) (riwayat Imam Nasai). Dalam hadits lain disabdakan a . l :
" "


.
Artinya :Siapa saja, baik laki -laki Muslim ataupun perempuan Muslimah, yang
ketika dalam keadaan sakarotul -maut dibacakan Ya-Sin disampingnya, niscaya
akan turun kepadanya (bersama dengan setiap huruf dari Ya-Sin) sepuluh Malaikat
yang berdiri berbaris dihadapannya seraya memohonkan ampunan baginya,
menyaksikan permandiannya dan menghantar jenazahnya.
.
Artinya :Perbanyaklah membaca Surat ini (Ya-Sin), karena padanya terdapat
kekhususan (Khasiat) yang banyak.
11) Surat ad-Dukhon Surat ke 44.
Oleh Imam Ibnu Katsir dikutip beberapa sabda Rosululloh SAW, a. l :
75
: : ) (
. . ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r. a, dia berkata : Rosululloh SAW bersabda :"Ba rang
siapa membaca Surat (Ha-Mim Ad-Dokhon) dimalam hari, maka pada pagi hari 7000
Malaikat memohonkan ampunan baginya . (riwayat Imam Turmudzi).
Dalam riwayat lain :
) (
Artinya : Barang siapa membaca Surat (Ha -Mim Ad-Dukhon) pada malam Jumat
akan diampuni dosanya. Dalam kitab Tafsir yang lain :
) ( .
Artinya : Barang saiapa membaca Surat Ad-Dukhon pada malam Jumat, maka
dipagi harinya akan mendapat ampunan baginya .
12) Surat ar-Rohman Surat ke 55
Rosululloh SAW bersabda :
. ) .(
Artinya : Segala sesuatu itu mempunyai mempelai dan mempelai al-Quran adalah
Surat ar-Rohman. (riwayat Imam Baihaqi).
Selain hadits tsb Rosululloh SAW bersabda :
" " " "
" . "
Artinya : Sesungguhnya ahli surga tidak membaca sesuatu dari al -Quran kecuali
Surat-surat Tho-ha, Ya-Sin dan ar-Rohman.
13) Surat al-Waqiah Surat ke 56
Tentang keutamaan Surat AlWaqi'ah Rosululloh SAW bersabda :
. ) .(
Artinya : Barang siapa membaca Surat al -Waqiah setiap malam, maka tidak bakal
tertimpa kemelaratan selamanya. (riwayat Imam Baihaqi).
Dalam riwayat lain Rosululloh SAW bersa bda :

Artinya : Barang siapa membaca Surat al -Waqiah setiap malam tidak akan
menderita kefakiran selama-lamanya (riwayat Ibnu Asysyakir dan Abu Yala). Selain
hadits tsb ada beberapa hadits a. l dari Ibnu Marduwaih r.a :

Artinya : Surat al-Waqiah adalah Surat yang membawa kekayaan maka bacalah dan
ajarkanlah pada anak-anakmu. Kemudian dari Siti Aisyah r. a , beliau berkata :
:
Artinya : Berkata Siti A-isyah para para wanita : Tidak akan sial (apes) satu
diantara kamu mana-kala membaca Surat Al -Waqiah.
Dalam pengertian sabda Rosululloh SAW untuk membaca suatu Ayat dengan
keutamaan, maka akan mencakup dalam pemahaman dan peng -amalan apa yang
terkandung dalam Ayat tersebut. Insya -Alloh.
14) Surat al-Hasyr Sutat ke 59
Rosululloh SAW bersabda :
76

. ) .(
Artinya : Barang siapa membaca Ayat pada akhir Surat al-Hasyr, baik malam
ataupun siang, lalu ia meninggal dunia pada hari atau malam itu, maka ia benar -benar
diwajibkan masuk surga.(riwayat Imam Ibnu Adiy dalam al -Kamil dan Al-Baihaqi).
Akhir Surat al-Hasyr (59) adalah terdiri dari Ayat 22-24 :
> < _. .l| | > `l.s ,-l :..:l > _..-l `,>l __ > <
_. .l| | > ,l.l '_.1l `.l.l _..l _.,.l ',-l '!,>l
..l _.>,. < !.s _: __ > < l.>l _!,l '..l `
',!.. _..>l _,. .l !. _ ,...l _ > ',-l `,>>' __
Artinya : Dialah Alloh yang tiada Tuhan selain Dia, yang men getahui yang ghaib
dan yang nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (22). Dialah
Alloh yang tiada Tuhan selain Dia, raja, yang Maha suci, yang Maha Sejahtera, yang
Mengaruniakan Keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha Perkasa, yang Maha
Kuasa, yang memiliki segala Keagungan, Maha Suci Alloh dari apa yang mereka
persekutukan (23). Dialah Alloh yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang
membentuk Rupa, yang mempunyai asmaaul Husna. bertasbih kepadanya apa yang di
langit dan bumi. dan dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (24) .
15) Surat al-Jumah (62) dan al-Munafiqun (63)
Rosululloh SAW bersabda :

. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Abbas r.a :Sesungguhnya Nabi SAW membaca dalam sholat
Jumat : Surat Jumat dan Munafiqun. (riwayat Imam Muslim).
16) Surat al-Mulk Surat ke 67
Rosululloh SAW bersabda :
, :
. ) .(
Artinya : Ada satu Surat dari al -Quran yang terdiri dari tiga-puluh Ayat yang dapat
memberi syafaat kepada seseorang, sehingga dosa nya diampuni. Surat itu adalah
Taba-rokalladzi biyadihil Mulku. (riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud, At -Tirmidzi,
An-Nasai dan Ibnu Hibban). Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
. . )
.(
Artinya : Surat al-Mulk adalah pencegah dan ia adalah penyelamat, yang
menyelamatkan pembacanya dari siksa qubur. Yang dimaksud adalah Surat Taba -
rok.(riwayat Imam At-Tirmidzi). Selanjutnya beberapa sabda Rosululloh SAW a. l :
77
: ) (
). .(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda : Sesungguhnya salah satu Surat dalam Kitab
Alloh (Tabaroka al-Ayah) yang berisi 30 Ayat dapat memberi Syafa at bagi orang
yang membacanya, sehingga diampuni dosanya. (riwayat Imam At -Thobaroni)
) (
.
Artinya : Surat didalam al-Quran (Tabaroka al-Ayah) dapat menjaga (menolak siksa)
bagi yang membacanya sehingga masuk surga.
: ) .
.(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda : Surat Tabarok adalah mampu menjaga
pembaca-nya (mencegah) dari siksa kubur. (riwayat Imam Marduwaih).
Dalam riwayat Ibnu Abbas r.a Rosulullo bersabda :
). .(
Artinya : Sungguh aku ingin sesungguhnya Surat itu (al -Mulk) tesimpan dalam hati
(dihafal) oleh semua Ummatku. (riwayat Imam Ath-Thobaroni).
Suatu riwayat dari Ibnu Abbas, menceritakan : Salah seorang sahabat berkemah
diatas qubur (dia tidak tahu bahwa dibawahnya qubur). Malam hari dia mendengar
seorang membaca Surat Tabarok (al -Mulk) sampai selesai. Sahabat kemudian
menceritakan apa yang dialaminya. Rosululloh SAW menjawab :
) . .(
Artinya : Dia itulah yang membela dan dialah yang melindunginya dari siksa qubur
(riwayat Imam Thirmidzi)
17) Surat at-Takwir (81), al-Infithor (82) dan al-Insyiqoq (84).
Rosululloh SAW bersabda :
: :
,
. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Umar r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda : Barang siapa
yang ingin melihat hari Qiyamat seakan-akan dengan mata-kepala sendiri, maka
hendaklah ia membaca Idzas-Syamsu kuwwirot (Surat Takwir), Idas-Sama-u infathorot
(Surat Infithor) dan Idzas Sama-un Syaqqot (Surat Insyiqoq). (riwayat Imam Ahmad, At -
Tirmidziy, Ibnu Mundhir dan Al -Hakim).
18) Surat al-Ala (87) dan Surat al-Ghosyiah (88)
Rosululloh SAW bersabda :
:

: . ) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, ia berkata : Kami bertanya, Ya Rosululloh, apa
yang kami baca ketika kami sujud ? . Maka Alloh menurunkan Sabbihisma robbika al -
ala. Kemudian Rosululloh SAW memerintahkan kami untuk mengucapkan dalam
sujud kami Subhana Robbi al -ala. (riwayat Imam Ibnu Marduwaih).
78
: :
, . ) .(
Artinya : Dalam riwayatnya (Imam Muslim) dari Numan bin Basyir r.a, dia berkata :
Nabi SAW dalam sholat dua Id dan Jumaat membaca Surat Sabbihis marobbikal ala
dan Hal ata-ka haditsul ghosyiah. (riwayat Imam Muslim).
:

. )
.(
Artinya : Dari Aisyah r.a, ia berkata :Rosululloh SAW memba ca diawal rokaat
sholat witir dengan Sabbihisma Robbikal Ala , dirokaat kedua dengan Qul ya-ayyuhal
kafirun dan rokaat ketiga dengan Qul Huwallohu Ahad dan al-Muawwidza tain.
(riwayat ImamAbu Dawud, AT-Tirmidziy, An-Nasai, Ibnu Majah dan Al -Hakim).
19) Surat al-Fajr Surat ke 89
Rosululloh SAW bersabda :
, :
) .
.(
Artinya : Dari Abu Umamah r.a, bahwa Rosululloh SAW bersabda kepada seorang
laki-laki :Katakanlah :Ya Alloh sesungguhnya aku mohon kepada-Mu jiwa yang
tenang, yang beriman terhadap pertemuan dengan -Mu, ridlo terhadap ketetapan-Mu
dan puas dengan pemberian-Mu. (riwayat Imam at -Thobaroniy dan Ibnu Asakir).
Kalimat dalam doa tersebut adalah Ayat akhir Surat al -Fajr (89) Ayat 27-30, yaitu:
!.`,!., _i.l ..L.l __ _-> _|| ,, ,. ,.. __ _l>:! _
_..,s __ _l>: _..> _
Artinya : Hai jiwa yang tenang (27). Kembalilah kepada Tuhanmu de ngan hati yang
puas lagi diridloi-Nya (28). Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba -hamba-Ku (29).
Masuklah ke dalam syurga-Ku (30).
20) Surat al-Lail Surat ke 92
Sabda Rosululloh SAW :
:
. ) .(
Artinya : Dari Jabir bin Samiroh r.a, ia berkata :Nabi SAW membaca pada sholat
Dhuhur dan Ashar dengan Surat Wallaili idza Yaghsya (al-Lail) dan semisalnya.
(riwayat Imam Al-Baihaqiy).
21) Surat Adl-Dluha Surat ke 93
Rosululloh SAW bersabda :
: .
) . ( .
79
Artinya :Alloh tidaklah menurunkan suatu Ayat yang lebih bisa aku harapkan
melebihi firman-Nya : Walasaufa yuthieka Robbuka fa Tardlo (artinya: Dan tentu
Tuhanmu akan memberikan karunia -Nya kepadamu dan engkaupun menjadi ridlo .
Ayat Surat adl-Dluha Ayat 5). Karena itu Aku menyimpannya bagi ummat -Ku untuk
hari Qiyamat. (riwayat Imam Ad-Dailami).
22) Surat at-Tin Surat ke 95
Hadits Rosululloh SAW :
:
.
. ) .(
Artinya : Dari Barro bin Azib r.a, ia berkata : Nabi SAW dalam perjalanan, beliau
sholat Isya, beliau membaca Surat at -Tin (Watti-ni wazzaitun) dalam salah satu
rokaat diantara dua rokaat. Aku belum pernah mendengar seorangpun yang lebih
bagus suara maupun bacaannya dari beliau . (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
23) Surat al-Qodar Surat ke 97
Rosululloh SAW bersabda :
. ) .(
Artinya : Barang siapa membaca Inna Anzalna fi Lailatil Qodri , maka mengim-
bangi seper-empat al-Quran.(riwayat Imam Ad-Dailami).
24) Surat al-Zalzalah Surat ke 99
Rosululloh SAW bersabda :
-- . --
. -- . ) .(
Artinya :Idza-zulzilat --- itu mengimbang separuh al -Quran. Qul Ya-ayyuhal kafirun ---
mengimbangi seper-empat al-Quran. Dan Qul Huwallohu Ahad --- mengimbangi seper-
tiga al-Quran. (riwayat Imam At-Tirmidzi, Al-Hakim dan Al-Baihaqiy).
25) Surat Taka-tsur Surat ke 102
Rosululloh SAW bersabda :
). .(
Artinya :Pembaca Surat at-Takatsur dipanggil dialam Malaikat sebagai orang yang
merasa syukur. (riwayat Imam Dailamiy). Dalam hadits lain disabdakan :
:
: )
( ) .(
Artinya : Bersabda Nabi SAW : Tidakkah salah seorang diantara kalian sanggup
membaca seribu Ayat setiap hari? . Para Sahabat menjawab: Siapa yang sanggup
berbuat itu?. Rosululloh SAW bersabda : Tidakkan seorang diantara kalian
membaca Surat Alha-kumut Taka-tsur ?. (riwayat Imam Al-Hakim dan Al-Baihaqiy).
26) Surat al-Ashr Surat ke 103
Hadits Rosululloh SAW :
80
:

. )
.(
Artinya : Dari Abu Mulaikah Ad-Darimiy r.a, ia berkata : Dua orang dari pada
shohabat Rosululloh SAW apabila bertemu tidaklah keduanya berbisah sampai salah
seorang dari mereka membacakan Surat wal-Ashri innal insa-na lafi khusrin sampai
akhir Surat kepada yang lain. Kemudian s alah seorang dari mereka memberi salam
kepada yang lain. (riwat Imam At-Thobaroniy).
27) Surat an-Nashr Surat ke 110
Dalam hadits Rosululloh SAW :
:
" "
. ) .(
Artinya : Dari Aisyah r.a, ia berkata : Aku tidak mendengar Rosululloh SAW sejak
turunnya Surat an-Nashr (Idza Ja-a nashrullohi wal Fath) kepada beliau, kecuali beliau
selalu membaca seperti itu Subha-naKa llohumma wabihamdiKa Allohummaghfirli -.
(Riwayat Imam Ibnu Majah).
28) Surat al-Ikhlash Surat ke 112
Rosululloh SAW bersabda :
:
. ) .(
Artinya : Barang siapa membaca Qul Huwallohu Ahad ketika memasuki rumahnya,
maka bacaan itu mengusir kefakiran (kepapaan) dari penghuni rumah tsb dan
tetangganya.(riwayat Imam At-Thobaroniy).
:
: , , ,
. ) .(
Artinya : Nabi SAW bersabda :Barang siapa membaca Qul Huwallohu Ahad seratus
kali, maka Alloh mengampuni kesalahannya selama lima -puluh tahun, asal ia
menjauhi empat kejahatan : darah, harta, kemaluan dan minuman .(riwayat Imam
Ibnu Adiy dan Al-Baihaqiy).
:
. ) .(
Artinya : Nabi SAW bersabda :Barang siapa membaca Qul Huwallohu Ahad seribu
kali, berati dia telah membeli jiwanya dari Alloh Taala. (riwayat Imam Al-Khoyari).
29) Surat al-Muawwidzatain Surat ke 113-114
Rosululloh SAW bersabda :

. ) ( .
81
Artinya : Qul Huwallohu Ahad dan al-Muawwidzataini (Surat Falq dan Bin-Nas)
ketika engkau berada diwaktu sore dan ketika engkau diwaktu pag i sebanyak tiga kali,
maka becaan itu mencukupi dari segala sesuatu. (riwayat Imam Ahmad, At -Tiemidziy
dan An-Nasai).
: ! :
,
. ) ( .
Artinya : Nabi SAW bersabda :Hai Uqbah ingin kuajari dua Surat yang paling
baik untuk dibaca ? Yaitu : Qul audzu birobbil falaq dan Qul audzu birobbin-nas. Hai
Uqbah! Bacalah dua Surat itu setiap kali hendak tidur dan sesudah bangun. Tidak ada
permohonan yang diajukan sebagai pemohon dan tidak pula permintaan perlindungan
yang dikemukakan oleh orang yang meminta perlindungan, dapat menyamai kedua
Surat itu.(riwayat Imam Ahmad, An-Nasai dan Al-Hakim).
36. Sujud Tilawah
Sujud Tilawah adalah Sujud yang dilakukan oleh orang yang membaca al-Quran pada
saat membaca Ayat-ayat Sajadah yaitu Ayat yang memberi Isyarat bersujud baik saat
membaca diluar sholat ataupun pada saat sholat. Dalam hadits, Rosululloh SAW
bersabda :
: :

) .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r.a, telah bersabda Nabi SAW :Apabila manusia
membaca Ayat Sajdah, kemudian ia sujud, menghindarlah syetan dan menangis serta
berkata :Hai celaka. Anak Adam (manusia) disuruh sujud, kemudian dia sujud, maka
baginya surga dan saya disuruh sujud juga, tetapi saya membangkang, maka bagi saya
neraka. (riwayat Imam Muslim). Dalam hadits lain :

. ) .(
Artinya : Dari Ibnu Umar r. a berkata : Sesungguhnya Nabi SAW pernah membaca
Quran didepan kami, ketika beliau melalui (membaca) Ayat Sajdah beliau takbir lalu
bersujud, kamipun bersujud pula bersama-sama beliau (riwayat Imam Tirmidzi).
Bacaan dalam Sujud Tilawah disebut dalam hadits riwayat Imam Tirmidzi pula, sbb :
.
Sajada wajhia lil ladzi kholaqohu wasyaqqo samahu wabashorohu bihaulihi wa quwwatihi.
Yang Artinya :Aku sujud kepada Tuhan yang Menciptakan diriku, Tuhan yang
Membukakan pendengaran dan penglihatan dengan Kekuasaan -Nya.
Sujud Tilawah baik dalam sholat ataupun diluar sho lat menurut para Jumhur kecuali
Imam Abu Hanifah hukumnya Sunnah. Menurut riwayat, Sayidina Umar bin Al -
Khoththob suatu ketika hari Jumat membaca Ayat sajdah kemudian sujud dan diikuti
para mamum, kemudian Jumat berikutnya membaca Ayat sajdah, tetap i tidak sujud,
kemudian beliau r.a, berkata : Atas kebenaran Rosul -Rosul kalian, sesungguhnya
Alloh tidak mewajibkan sujud tersebut kepada kita, kecuali sekehendak kita.
Dalam hadits dari Zaid bin Tsabit ia berkata :

.
82
Artinya : Saya pernah mengaji al -Quran kepada Rosululloh SAW, lalu saya
membaca Surat al-Hajj, Rosululloh SAW tidak bersujud, sayapun tidak bersujud .
Dari hadits tersebut diatas Sujud Tilawah hukumnya Sunnah. Dalam waktu sholat, maka
terserah kepada Imam sholat untuk bersujud atau tidak. Hal tsb seperti dalam riwayat
Sayyidina Umar bin Khoththob r.a diuraikan diatas. Wallohu Alam.
Dalam al-Quran terdapat Ayat-ayat Sajdah yang jumlahnya sementara Ulama
menghitung terdapat 15 Ayat , yaitu :
1. Surat al-Arof (7) Ayat 206 :
| _. ..s ., >.. _s ..:!,s ..>,. .` _.>. N
Artinya : Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidak lah
merasa enggan menyembah Alloh dan mereka mentasbihkan-Nya dan Hanya kepada-
Nya-lah mereka bersujud.
2. Surat ar-Road (13) Ayat 15 :
< .>. _. _ ,...l _ !sL !> l.lL .-l!, _!. N
Artinya : Hanya kepada Alloh-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di
bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang -
bayangnya di waktu pagi dan petang hari .
3. Surat an-Nahl (16) Ayat 50 :
!> , _. l-i, !. `.`, N _
Artinya : Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan
melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka) .
4. Surat al-Isro (17) Ayat 109 :
> !:l _>,, >.,, '.:> N _
Artinya : Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka
bertambah khusyu' .
5. Surat Maryam (19) Ayat 58 :
,.l _,. -. < ,ls _. _.,,.l _. `,: :, _.. !.l.> _. _. _.
`,: ,>,| _,,.| _.. !.,.> !.,,.> :| _l.. ,t,l. .,, _..-l >
.>. !,>, N __
Artinya : Mereka itu adalah orang-orang yang Telah diberi nikmat oleh Alloh, yaitu
para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang -orang yang kami angkat bersama Nuh,
dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang -orang yang Telah kami beri
petunjuk dan Telah kami pilih. apabila dibacakan ayat -ayat Alloh yang Maha
Pemurah kepada mereka, Maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis .
6. Surat al-Haj (22) Ayat 18 :
83
l . _ < .>. .l _. _ ,...l _. _ _ _.:l `.1l
`>.l `_!,,' `>:l ,. ,: _. _!.l ,. > ,ls ,.-l
_. _ < !. .l _. ,>. | < `_-i, !. ',!: N _
Artinya : Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Alloh bersujud apa yang
ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon -pohonan, binatang-
binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? dan banyak di antara
manusia yang Telah ditetapkan azab atasnya. dan barangsiapa yang dihinakan Alloh
Maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Alloh berbuat apa yang
dia kehendaki.
7. Surat al-Haj (22) Ayat 77 :
!,!., _. `.., `- .>. .,s >`, l- ,>l l-l
_>li. N __
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah
Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan .
8. Surat al-Furqon (25) Ayat 60 :
:| _, `l .>. _..-ll l! !. _..-l .>. !.l !.``.!. >: i.
Artinya : Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Sujudlah kamu sekalian kepada
yang Maha Penyayang", mereka menjawab:"Siapakah yang Maha Penyayang itu?
apakah kami akan sujud kepada Tuhan yang kamu perintahkan k ami(bersujud kepada-
Nya)?", dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman) .
9. Surat an-Naml (27) Ayat 26 :
< .l| | > , _-l ,L-l N __
Artinya : Alloh, tiada Tuhan yang disembah kecuali Dia, Tuhan yang mempu nyai
'Arsy yang besar".
10. Surat as-Sajdah (32) Ayat 15 :
!..| _.`, !...,!:, _. :| `: !, > .>. >,. ..> , >
_>:. N _
Artinya : Sesungguhnya orang yang benar benar perca ya kepada ayat ayat kami
adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu mereka segera
bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah
sombong. Sesuai dengan arti Ayat tersebut, maka do a yang dibaca bagi yang haf al :
,
.
Artinya : Ya Alloh jadikanlah aku sebagai hamba -Mu yang selalu bersujud terhadap
Wajah-Mu dan selalu ber-Tasbih dengan memuji -Mu, dan aku berlundung kepada -Mu
84
agar tidak bersombong dengan perintah-Mu atau orang kepercayaan-Mu. Bagi yang
tidak hafal membaca doa seperti diterangkan sebelumnya.
11. Surat Shod (38) Ayat 24 :
_! .1l ,.lL _., ,.>-. _|| .>!-. | ,: _. ,!Ll>' _-,,l .-,
_ls _-, | _. `.., l.s .>l..l _,l !. > _L :.`: !..
... i-..! .`, > !- ,!. N __
Artinya : Daud berkata: "Sesungguhnya dia Telah berbuat zalim kepadamu dengan
meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. dan Sesungguhnya
kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim
kepada sebahagian yang lain, kecuali orang -orang yang beriman dan mengerjakan
amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini". dan Daud mengetahui bahwa kami
mengujinya; Maka ia meminta ampun kepada Tuhannya la lu menyungkur sujud dan
bertaubat.
12. Surat Fushshilat (41) Ayat 38 :
| :. _.! ..s ,, >,. .l _,l!, !.l > .:. N
Artinya : Jika mereka menyombongkan diri, Maka mereka (malaikat) yang disisi
Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu -
jemu.
13. Surat an-Najm (53) Ayat 62 :
.,! < .,s N __
Artinya : Maka bersujudlah kepada Alloh dan sembahlah (Dia).
14. Surat Insyiqoq (84) Ayat 21 :
:| _ `,ls `,1l .>. N _
Artinya : Dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud ,
15. Surat al-Alaq (96) Ayat 19 :
-L. .>. ,. N _
Artinya : Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan
dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan) .
Sementara ada Ulama yang menghitung Ayat Sajdah hanya 11 diantara 15 tersebut.
Dari Ayat-ayat Sajdah tersebut oleh sementara Ulama Tafsir dinilai sebagai bersifat
Khobar (berita, bukan Amar), sedang yang bersifat Amar hanya ada tiga yaitu : Pada
Surat An-Najm, Surat al-Hajj Ayat 77 dan Surat al-Alaq. Wallo-hu Alam.
37. Ayat-ayat Al-Quran Untuk Berdzikir
Al-Quran secara keseluruhan hakikatnya terkandung didalamnya adalah Dzikir dan
Doa, namun untuk menghafal secara keseluruhan tidak setiap Muslim mampu
menjalaninya. Oleh karenanya untuk berdzikir dan berdoa, tahap pelatihan dapat
85
lebih mudah dihafal pada Ayat -ayat yang biasa dibaca dalam dzikir yang pada naskah
ini disusun seratus butir, sbb :
1. Al-Fatihah
., < _..-l ,>l ..>l < _,.l.-l _ _..-l ,>l _
,l.. ,, _. _ .!`,| .,-. .!`,| _,-.. _ !..> .l
,1...l _ . _. .-. ,ls ,s .-.l ,l. _,l!.l _
Artinya : Dengan menyebut nama All oh Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang. Segala puji bagi All oh, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami
menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan . Tunjukilah kami
jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni`mat
kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka
yang sesat.
Dalam Hadits Ubay Ibnu Kaab r.a (disebutkan), bahwa Rosululloh SAW pernah
bersabda : Demi Tuhan yang jiwaku ditangan -Nya, tidaklah diturunkan (suatu Surah)
didalam kitab Taurot, Injil dan Zabur dan Furqon, seperti al -Fatihah, dan bahwa Surat
al-Fatihah itu sama dengan tujuh Surat yang panjang dalam al -Quran al-Adhim yang
telah kuberikan. (riwayat at -Tirmidhi dan dikatakan Hadits ini Hasan dan lagi
Shohih). Hadits lain menyebutkan dari Ab u Daud, Rosululloh SAW bersabda :
Segala sesuatu yang penting tidak dimul ai dengan bacaan Bismilla-hirrohma-nirrohim
akan terputus (tegasnya sedikit Barokahnya).
2. Surat al-Baqoroh (2) Ayat 1-4 :
l ,l: ..l , , _.> _,1`:.ll _ _. `..`, ,-l!,
`,,1`, :l.l !. .. 1i.`, _ _. `..`, !. _. ,,l| !. _.
_. ,l, :>!, _`> `.`, _
Artinya : Alif Laam Miim. Ki tab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya;
petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang
ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami
anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada K itab (Al Qur'an)
yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab -kitab yang telah diturunkan sebelummu,
serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap
mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang -orang yang beruntung.
Dalam Hadits, As-Syab ad Darimi dan Al-Baihaqi meriwayatkan dari Ibnu Masud
r.a, Rosululloh SAW bersabda : Siapapun yang membaca sepuluh Ayat dari Surat al -
Baqoroh (4 Ayat awal, Ayat Kursi + 2 Ayat berikutnya dan 4 Ayat pada akhir Surat)
pada awal siang hari, niscaya dia tidak akan didekati syaita n sampai masuk waktu
sore. Dan jika sepuluh Ayat tsb dibacanya pada waktu sore, tent u dia tidak akan
didekati syaitan hingga masuk waktu pagi, dan tidak akan melihat sesuatupun yang
membenci orang itu, mengenai ke luarga dan harta bendanya.
86
3. Surat al-Baqoroh (2) Ayat 127-128 :
!.`, _,1. !.. ,.| . _,..l `,l-l __
. !.,ls ,.| . ,`.l `,>l __
Artinya : "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami) , sesungguhnya
Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".Ya Tuhan kami,
jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan terimalah taubat
kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang .
Doa Nabi Ibrohim AS dan Nabi Ismail AS ketika mendirikan tembok Kabah d an
mengajarkan Manasiknya /Haji .
4. Surat al-Baqoroh (2) Ayat 163 :
_>.l| .l| .> .l| | > _..>l `,>l __
Artinya : Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang
berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .
Dzikir bagi orang yang bertaubat dan berbuat dengan kebenaran.
5. Surat al-Baqoroh (2) Ayat 201 :
!.`, !.., _ !,..l ..> _ :> ..> !. ,.s !.l _
Artinya :: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat
dan peliharalah kami dari siksa neraka".
Dalam al-Quran disebutkan sebagai doa yang sempurna bagi orang yan g sedang
menunaikan Ibadah Haji.
6. Surat al-Baqoroh (2) Ayat 255 (Ayat Kursi) :
< .l| | > _~l `,1l .:.>!. .. . .l !. _ ,...l !. _
_ _. : _. _i: .:..s | ..:|, `l-, !. _,, ,., !. il>
L,>`, ,_:, _. ..ls | !., ,!: _. ,. ,...l _
.:::, !,Li> > _l-l `,L-l ___
Artinya : Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang
Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk -Nya); tidak mengantuk dan tidak
tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi
syafa`at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Alloh mengetahui apa-apa yang di hadapan
mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu
Alloh melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Alloh meliputi langit dan bumi.
Dan Alloh tidak merasa berat memelihara keduanya, dan All oh Maha Tinggi lagi
Maha Besar.
(Lihat no. 2).
87
7. Surat al-Baqoroh (2) Ayat 284-286 :
< !. _ ,...l !. _ _ | .,. !. _ .i. :i>. >,.!>`,
, < `i-, _.l ',!: ,.-`, _. ',!: < _ls _ ,_. ',. ___ _.,
`_.l !., _. ,l| _. ., `...l _ _., <!, .:>.l. .,:
..' _i. _,, .> _. .. l! !.-.. !.-L ,.is !.`,
.,l| ,..l ___ l>`, < !.i. | !-.` !l !. ,. !,ls !. ,.:
!.`, !..>. | !.,. !.!L> !.`, _.>. !.,ls .| !. .:l.> _ls
_. _. !.l, !.`, !.l.>. !. !L !.l ., s !.s is !.l
!..> . !..l. !...! _ls ,1l _i.l ___
Artinya : Kepunyaan Alloh-lah segala apa yang ada di langit dan apa ya ng ada di
bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu
menyembunyikannya, niscaya All oh akan membuat perhitungan dengan kamu te ntang
perbuatanmu itu. Maka All oh mengampuni siapa yang dikehendaki -Nya dan
menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Rasul telah beriman kepada Al Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya,
demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada All oh,
malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan):
"Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul
rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami ta`at". (Mereka
berdo`a): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali".
Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): "Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan
kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan
kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma`aflah kami; ampunilah
kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap
kaum yang kafir".
(Lihat no.2)
8. Surat Ali-Imron Ayat 1-2 :
l < .l| | > _>l `,1l _
Artinya : Alif laam miim. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah)
melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk -Nya.
88
Dari Al-Kasim Ibn Abdur Rohman r.a dari Nabi SAW disebutkan, bahwa Nama
Alloh SWT yang paling Mulia ada di Ayat -ayat tiga Surat yaitu al -Baqoroh (Ayat
Kursi), Surat Ali-Imran Ayat 1-2 dan Surat Thoha Ayat 111-112.
9. Surat Ali-Imron (3) Ayat 8 :
!.`, _. !.,l .-, :| !..,.> > !.l _. ,.. .> ,.| . ,!>l _
Artinya : "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada
kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada
kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesun gguhnya Engkau-lah Maha Pemberi
(karunia)."
Doa permohonan hamba Alloh yang terma suk Ulul-Albab/sempurna akalnya.
10. Surat Ali-Imron (3) Ayat 16 :
!.`, !..| !.., is! !.l !.,.: !. ,.s !.l _
Artinya : "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah
segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,"
Doa hamba Alloh SWT yang dianugerahi kesabaran, kejujuran, patuh pada perintah
Alloh, membelanjakan harta dengan baik dan se lalu mohon Ampunan dimalam hari.
11. Surat Ali-Imron (3) Ayat 18-19 :
.: < .. .l| | > >.l.l l l-l !.! .1l!, .l| | >
',-l `,>l _ | _. ..s < `.l. !. l:> _. .
..>l | _. .-, !. `>,'> `l-l !,-, ., _. i>, .,!:, < _| <
_,. ,!.>' _
Artinya : Alloh menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah)
melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang -orang yang
berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan (yang berhak
disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesungguhnya
agama (yang diridhai) di sisi All oh hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang
telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena
kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa ya ng kafir terhadap ayat -ayat
Alloh maka sesungguhnya All oh sangat cepat hisab-Nya.
Dzikir dalam meneguhkan ke-Imanan dan pembenaran Ajaran Rosululloh SAW.
12. Surat Ali-Imron (3) Ayat 26-27 :
_ ll ,l.. ,l.l _. .l.l _. ',!: _.. .l.l _.. ',!: -. _.
',!: _.. _. ',!: .,, ,>l ,.| _ls _ ,_. ",. __ _l. _,l _ !.l
89
_l. !.l _ _,l _>. _>l _. ,.l _>. ,.l _. _>l _`.
_. ',!: ,-, ,!.> __
Artinya : Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan
kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang
yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau
hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan.
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke
dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang
hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau
beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)."
Dzikir dalam menyadari atas Kekuasaan Allohlah segala kedudukan/kekuasaan itu
(diberikan atau dicabut). Sering dibacakan saat ada upacara pelantikan/serah terima
jabatan.
13. Surat Ali-Imron (3) Ayat 38 :
, > _| _. ... `,: ,,L ..| _,.- ,!s. __
Artinya : "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik.
Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do`a".
(Doa Nabi Zakaria AS dalam memohon agar dikaruniai keturunan).
14. Surat Ali-Imron (3) Ayat 53 :
!.`, !.., !., l. !.-,. _.l !.,:! _. _..:l __
Artinya : Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau
turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan
orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan All oh)".
Doa Ummat Nabi Isa AS ya ng membela kebenaran risalahnya agar dimasukkan
sebagai hamba yang Syahid.
15. Surat Ali-Imron (3) Ayat 147 :
!.`, is !.l !.,.: !..| _ !.. ,. !... !... _ls ,1l _i.l
Artinya : "Ya Tuhan kami, ampunilah dosa -dosa kami dan tindakan-tindakan kami
yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan
tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
Doa Ummat Rosululloh SAW yang shobar dan patuh dalam menjalankan peperangan
bersama Rosululloh SAW.
16. Surat Ali-Imron (3) Ayat 173 :
!.,.> < -. `_,l __
Artinya : "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik -baik
Pelindung."
90
Dalam membaca doa agar dilanjutkan dengan akhir Ayat 40 Surat al-Anfal (8) yang
bunyinya :
-. _|.l -. ,..l _
Artinya : Dia adalah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Dibaca Ayat 183 (Surat Ali Imron) di -ikuti dengan Ayat 40 dari Surat al -Anfal
merupakan doa yang dibaca saat menghadapi ses uatu yang tidak dapat dielakkan.
17. Surat Ali-Imron (3) Ayat 192-194 :
!.`, ,.| _. _>.. !.l .1 .:,> !. _,.l.Lll _. !.. __ !.`, !..|
!.-.. !,:!.`. _:!.`, _..,l `.., >,, !..!: !.`, is! !.l !.,.: i
!.s !..!:,. !.. _. , __ !.`, !.., !. !...s _ls ,l.' !.> ,
..,1l ,.| l> :!-,. __
Artinya : Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke
dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang -orang
yang zalim seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar
(seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhan -mu",
maka kamipun beriman. Ya Tuha n kami ampunilah bagi kami dosa -dosa kami dan
hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta
orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau
janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul -rasul Engkau. Dan janganlah Engkau
hinakan kami di hari kiamat. Sesungguh-nya Engkau tidak menyalahi janji."
Bacaan Rosululloh SAW waktu bangun malam dengan menengadah kelangit .
18. Surat al-Maidah (5) Ayat 83 :
!.`, !.., !.,.! _. _..:l __
Artinya : Ya Tuhankami, kami telah beriman, makacatatlah kami bersama orang
orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur'an dan kenabian Muhammad s.a.w.)
Doa sebagian para pengawal yang sangat berbakti kepada Rosulnya (Nabi Isa AS).
19. Surat al-Maidah (5) Ayat 114, (doa Nabi Isa AS) :
ll !.`, _. !.,ls :.!. _. ,!..l `>. !.l .,s !.l !.>, ,, ,..
!.` . ,> _,l _
Artinya : "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari
langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang -orang
yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan
Engkau; beri rezkilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezki Yang Paling Utama".
Doa itu dibaca Nabi Isa AS tatkala Ummatnya sangat membutuhkan makanan.
91
20. Surat al-Anam (6) Ayat 1-3 :
..>' < _. l> ,...l _ _-> ..Ll .l . _. `i
,, _l.-, > _. >1l> _. _,L . _. > _> _,.. .:..s
. :. ... _ > < _ ,...l _ _ `l-, . > `l-,
!. ,.>. _
Artinya : Segala puji bagi Alloh Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan
mengadakan gelap dan terang, namun orang -orang yang kafir mempersekutukan
(sesuatu) dengan Tuhan mereka. Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah
itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan a da lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk
berbangkit) yang ada pada sisi -Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian
kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu). Dan Dialah All oh (Yang disembah),
baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa ya ng kamu rahasiakan dan apa
yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan .
Dalam Hadits Rosululloh SAW disabdakan yang artinya : barang siapa sholat fajar
(shubuh) dengan bejamaah dan duduk ditempat sembahyangnya, lalu membaca tiga
ayat permulaan Surat al-Anam, niscaya akan diwakilkan Alloh tujuh puluh malaikat
yang mengucapkan Tasbih kepada Alloh dan memohonkan ampun untuk dia sampai
hari Qiyamat (riwayat ad-Dailamy dari Abdullah Ibnu Masud).
21. Surat al-Anam (6) Ayat 79 :
_.| > _> _.l L ,...l _ !i,.> !. !. _.
_,:.l __
Artinya : Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan
langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukan lah
termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
Doa Nabi Ibrahim AS waktu menyadari dengan keyaqinannya atas ke-Esaan Alloh
(Tauhid), yang semula menganggap tuhan itu adalah bintang, bulan atau matahari.
22. Surat al-Anam (6) Ayat 95 :
| < l! >' _.l _> _>' _. ,.l _>: ,.l _. _>l
`>l: < _.! >. __
Artinya : Sesungguhnya Alloh menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji
buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang
mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah All oh, maka
mengapa kamu masih berpaling?
92
Dzikir kepada Alloh atas Kekuasaan-Nya dalam mencipta dan menumbuhkan biji -
bijian, menghidupkan yang mati dan sebaliknya.
23. Surat al-Anam (6) Ayat (103) :
.. `.., > .`, .., > ,Lll ,,>' _
Artinya : Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat
segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui .
Dzikir atas Kesempurnaan Penglihatan Alloh SWT, dan dimemohon kepada Alloh
agar dapat dikaruniai ketajaman penglihatan yang dalam Ayat berikutnya disebut
Bashoiru mirRobbikum (penjelasan dari Tuhanmu).
24. Surat al-Arof (7) Ayat 23 :
!.`, !..L !..i. | l i-. !.l !..>. _>.l _. _,..>l __
Artinya : : "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika
Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahma t kepada kami, niscaya pastilah
kami termasuk orang-orang yang merugi".
Doa Nabi Adam AS dengan Siti Hawa, untuk bertaubat kepada Alloh SWT s etelah
tergoda oleh syaitan.
25. Surat al-Arof (7) Ayat 47 :
!.`, !.l-, _. ,1l _,..Ll __
Artinya : "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama -sama orang-
orang yang zalim itu".
Doa ahli Sorga saat diperlihatkan neraka.
26. Surat al-Arof (7) Ayat 89 :
_ls < !.l. !.`, _: !.., _,, !.. >l!, . ,> _,>..il __
Artinya : Kepada Alloh sajalah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah
keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi
keputusan yang sebaik-baiknya.
Doa Nabi Syuaib AS saat akan dipaksa kaumnya unt uk murtad.
27. Surat al-Arof (7) Ayat 126 :
!.`, _ !.,ls . !.. _,.l.`. __
Artinya : "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah
kami dalam keadaan berserah diri (kepada -Mu)".
Doa Ummat Nabi Musa AS menghadapi ancaman Firaun.
28. Surat al-Anfal (8) Ayat 17 :
93
l >l:1. _>.l < l. !. ,. :| ,. _>.l < _. _l,`,l
_,...l .. ,, !..> _| < _,.. ",l. _
Artinya : Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi
Alloh-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar k etika kamu
melempar, tetapi All oh-lah yang melempar. (All oh berbuat demikian untuk
membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang -orang mu'min,
dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya All oh Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.
Pertolongan Alloh kepada pasukan Rosululloh SAW dalam perang Badar.
29. Surat at-Taubah (9) Ayat 14 :
>l:. `,.-`, < ,.,!, >> .., ,l. : .. ,
_,... _
Artinya : Perangilah mereka, niscaya All oh akan menyiksa mereka dengan
(perantaraan) tangan-tanganmu dan Alloh akan menghinakan mereka dan men olong
kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang -orang yang beriman,
Dzikir atas adanya jaminan Alloh untuk mencapai kemenangan dalam Perang Badar.
30. Surat at-Taubah (9) Ayat 51 :
_ _l !.,,.`, | !. : < !.l > !..l. _ls < _.,l _`...l
Artinya : Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang
telah ditetapkan oleh All oh bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada
Alloh orang-orang yang beriman harus bertawakkal."
Dzikir dan doa agar dihindarkan dari musibah.
31. Surat at-Taubah (9) Ayat 129 :
_,.> < .l| | > ,ls l. > , _-l ,L-l __
Artinya :: "Cukuplah Alloh bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada -Nya
aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki `Arsy yang agung".
Dalam Hadits Rosululloh SAW yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Darda,
Rosululloh SAW bersabda : Barang siapa membaca seketika pagi dan seketika
petang : Hasbiallo-hu la-ilaha illa hu alaihi tawakkaltu wa huwa Robbul arsyil Adzim
tujuh kali, akan dicukupkan oleh Alloh atasnya apa yang membuatnya susah dalam
urusan dunia dan akhirat.
32. Surat Yunus (10) Ayat 10 :
94
.s: !, ...>,. ll .,> !, ".l. `>, .s: ..>' < ,
_,.l.-l
Artinya : Do`a mereka di dalamnya (Sorga) ialah: "Subhanakallohumma", dan salam
penghormatan mereka ialah: "Salam". Dan penutup do`a mereka ialah: "Alhamdu
lillaahi Robbil `aalamin."
Doa yang dibaca para ahli Sorga.
33. Surat Yunus (10) Ayat 57 :
. >.,!> Ls. _. , ",!i: !.l _ ..l _.> .- _,...ll __
Artinya : Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dar i
Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit -penyakit (yang berada) dalam dada dan
petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Dzikir dan doa yang diajarkan Rosululloh agar dihindarkan dari keraguan dalam
menghadapi orang yang dholim.
34. Surat Yunus (10) Ayat 85-86 :
_ls < !.l. !.`, !.l-, .: ,1ll _,.l.Ll __ !., ...-, _.
,1l _i.>l __
Artinya : "Kepada Alloh-lah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau
jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan
rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir."
Doa kaum Nabi Musa AS atas ancaman kaum Firaun.
35. Surat Yunus (10) Ayat 107 :
| ,..., < ., :' .` | > _| :`, ,> : ..il
,.`, ., _. ',!: _. .::!,s > 'i-l `,>l _
Artinya : Jika Alloh menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada
yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Alloh menghendaki kebaikan
bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia -Nya. Dia memberikan kebaikan
itu kepada siapa yang dikehendaki -Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang .
Dzikir dan doa yang diajarkan Rosululloh SAW agar selalu bertawakkal.
36. Surat Hud (11) Ayat 6 :
!. _. `,: _ _ | _ls < ! `l-, !>1:.`. !s::.`. _ _
.. _,,. _
95
Artinya : Dan tidak ada suatu makhluq/binatang melatapun di bumi melainkan
Alloh-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat b erdiam makhluq itu
dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh
Mahfuzh).
Dzikir dan doa agar selalu dianugerahi rizqi dari Alloh SWT.
37. Surat Hud (11) Ayat 47 :
, _.| :`s ., .l:. !. _,l _| ., "ls | i-. _| _..>. _
_. _,..>l __
Artinya : "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari
memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat) nya. Dan
sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan
kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang -orang yang merugi."
Doa permohonan Nabi Nuh AS agar mendapatkan Ampuna n dari Alloh SWT atas
kesalahannya untuk mendoakan anaknya yang durhaka kepada Alloh SWT.
38. Surat Hud (11) Ayat 56 :
_.| l. _ls < _ >, !. _. `,: | > .>, !.,.!., | _ _ls .
,1... __
Artinya : Sesungguhnya aku bertawakkal kepada All oh Tuhanku dan Tuhanmu.
Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dia -lah yang memegang ubun-
ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus."
Doa Nabi Hud AS untuk bertawakkal kepada All oh SWT atas ancaman kaumnya
yang durhaka.
39. Surat Yusuf (12) Ayat 64 :
<! ,> !Li.> > `> _,.-l __
Artinya : Maka Alloh adalah sebaik-baik Penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang
di antara para penyayang.
Doa Nabi Yaqub agar tetap terjaga puteranya.
40. Surat Yusuf (12) Ayat 101 :
, . _.:., _. ,l.l _.:.ls _. _,!. ,:'> L! ,...l
_ . ._| _ !,..l :> _.. !.l.`. _.1>l _,>l..l!,
Artinya : Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku
sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta`bir mimpi. (Ya
Tuhan). Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat ,
wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanla h aku dengan orang-orang
yang sholeh.
96
Doa Nabi Yusuf dalam mensyukuri anugerah Alloh baik berupa kerajaan ataupun
ilmu meramal mimpi yang sangat berfaat bagi dirinya dan ummatnya .
41. Surat ar-Road (13) Ayat 26 :
< .,, _l _.l ',!: '.1, `> :,>l!, !,..l !. :,>l !,..l _
:> | _.:. __
Artinya : Alloh meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia
kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia
itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit) .
Dzikir dan doa menghadapi orang yang ingkar janji.
42. Surat Ibrohim (14) Ayat 35 :
, _-> ..> .,l !.., _.,`.> _., .,-. !.. __
Artinya : "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan
jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari pada menyembah berhala-berhala.
Doa Nabi Ibrohim AS memohon agar negerinya tetap tejaga dengan aman dan anak
cucunya dijauhkan dari penyembahan berhala.
43. Surat Ibrohim (14) Ayat 40-41 :
, _.l-> ,1`. :l.l _. _.`,: !.`, _,1. ,!s: _ !.`, is _| _.l
_,...ll , `1, ,!.>l _
Artinya : Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang -orang yang tetap
mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah do`aku. Ya Tuhan kami, beri
ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang -orang mu'min pada hari
terjadinya hisab (hari kiamat)".
Doa Nabi Ibrohim AS, memohon agar tetap teguh mendirikan sholat termasuk anak
cucunya dan memohonkan Ampunan dari kesalahan orang -tuanya dan Ampunan bagi
seluruh kaum Mukminin.
44. Surat an-Nahl (16) Ayat 69 :
. _l _. _ ,..l _>l.! _,. ,, l: _`> _. !.L, ",. l:>:
..l , ",!i: _!.ll | _ ,l: , ,1l `>i., __
Artinya : ..kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah
jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman
(madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang
menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar -benar
terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
97
Dzikir untuk mengingat Alloh yang telah menciptakan lebah dengan kelebihannya
selain hanya makan sari (bunga) tanpa merusak juga menghasilkan obat yang dapat
bermanfaat.
45. Surat Bani-Isroil (17) Ayat 24 :
_i> !.l _!.> _. _. .>l _ , !..- !. _.!,`, ,-. __
Artinya : Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua (bapa/ibu) dengan
penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihila h mereka keduanya,
sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
Nasehat untuk bersikap sopan santun kepada kedua orang -tua dan mendoakan agar
selalu mendapatkan Rohmat dan Kasih -sayang dari Alloh SWT.
46. Surat Bani-Isro-il (17) Ayat 80 :
_ , _.l>: _>.`. _.. _.>> _>: _.. _-> _| _. ,.. !..Ll.
,.. _
Artinya : "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan
keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berika nlah kepadaku dari sisi
Engkau kekuasaan yang menolong.
Doa agar selalu dibimbing untuk berjalan pada jalan yang benar baik dalam memulai
pekerjaan ataupun mengakhirinya.
47. Surat Bani-Isroil (17) Ayat 82 :
`_.. _. ,1l !. > ",!i: .- _,...ll .,, _,.l.Ll | !.> __
Arinya : Dan Kami turunkan dari Al -Qur'an suatu yang menjadi penawar dan
rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al -Qur'an itu tidaklah menambah kepada
orang-orang yang zalim selain kerugian.
Dzikir atas keagungan al -Quran yang selalu membawa Rohmat dan mampu
memberikan kesembuhan jiwa bagi yang mempelajarinya.
48. Surat Bani-Isroil (17) Ayat 111 :
_ ..>' < _. l .>`., . l _>, .` ,,. _ ,l.l l _>, .` _|
_. _. : ,,>.
Artinya : Dan katakanlah: "Segala puji bagi All oh Yang tidak mempunyai anak dan
tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan -Nya dan Dia bukan pula hina yang
memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar -
besarnya.
Dari Hadits yang diriwayatkan Abu Musa al -Asyari, Rosululloh SAW bersabda yang
artinya : Bila seseorang membaca Ayat dalam Surat Bani -Isroil mulai Ayat 110
sampai akhir Surat tsb, pagi dan petang, niscaya hatinya tidak akan mati pada siang
dan malamnya.
98
49. Surat al-Kahfi (18) Ayat 10 :
!.`, !.., _. ,.. .- _> !.l _. !.. .:
Artinya : "Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi -Mu dan
sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)".
Doa mohon diberi petunjuk dalam menghadapi persoalan ya ng sedang dihadapinya.
(Doa Ashhabul-Kahfi atau pemuda mukmin yang berlindung dalam Gua ).
50. Surat Maryam (19) Ayat 4-5 (doa Nabi Zakariya) :
, _.| _> `L-l _.. _-.: '_l !,,: l _ .'.., , !,1: _
_.| i> _|.l _. _, .! _. '. _| _. ... !,l _
Artinya : "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah
ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo`a kepada Engkau, ya
Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang
isteriku adalah seorang yang mandul, maka anuge rahilah aku dari sisi Engkau seorang
putera,
Doa Nabi Zakariya mohon agar di-Karuniai keturunan yang mambawa kelangsungan
risalahnya.
51. Surat Thoha (20) Ayat (25-29) :
, _. _| _.. __ . _| _. __ _l> :.1`s _. _.!.l __ 1i,
_| __ _-> _| , _. _l> __
Artinya : "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, Berkata Musa: "Ya Tuhanku,
lapangkanlah untukku dadaku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka
mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku ,
Doa Nabi Musa AS agar dalam menghadapi persoalan dapat dilapangkan hatinya dan
dalam berbicara dapat difaham.
52. Surat Thohaa (20) Ayat 111- 112 :
.s :`>'l _~ll ,,1l . '> _. _.- !.lL _. _.-, _.
.>l..l > _.`. .!> !.L !..> _
Artinya : Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang
Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makh luk-Nya). Dan sesungguhnya telah
merugilah orang yang melakukan kezaliman. Dan barangsiapa mengerjakan amal -
amal yang saleh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia tidak khawatir akan
perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.
(Keadaan di-akhirat nanti semua akan tunduk menerima balasan baik berupa kerugian
karena kedurhakaannya, ataupun karunia karena amal baiknya) .
Dalam membaca dzikir Ayat ini, dibaca setelah Ayat -ayat dalam Surat al-Baqoroh
(lihat butir 5) dan awal Surat Ali-Imron (butir 8). Menurut riwayat Imam al -Hakim
99
ketiga Ayat ini adalah Ayat yang memberikan kedudukan paling Muliya bagi Alloh
SWT.
53. Surat Thoha (20) Ayat 114 :
, _.: !.ls _
Artinya : "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengeta huan." (Dalam
menerima ilmu hendaknya tidak terburu -buru bertanya, tetapi mendengarkan dengan
baik, menunggu sampai selesai dijelaskan dengan doa tsb).
Menurut riwayat doa ini adalah doa Rosululloh SAW setiap menerima Wahyu agar
dapat diterima dengan ti dak tergesa-gesa, hingga bertambah ilmunya.
54. Surat al-Ambiya (21) Ayat 83 :
_. _... .l . `> _,.-l __
Artinya : "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau
adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".
Doa Nabi Ayub AS yang dengan sabar dapat menerima penderitaan sakitnya .
55. Surat al-Ambiya (21) Ayat 87 :
.l| | . ...>,. _.| . _. _,.l.Ll __
Artnya : "Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) s elain Engkau. Maha Suci
Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang -orang yang zalim."
Doa Nabi Yunus AS dalam kegelapan perut ikan, sehingga dapat dikeluarkan atas
Izin Alloh SWT..
56. Surat al-Mukminun (23) Ayat 97-98 :
, :`s ,, _. ,.> _,L.,:l __ :`s ., , .> __
Artinya : "Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan -bisikan syaitan.
Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka
kepadaku."
Doa Rosululloh SAW yang di-Ajarkan Alloh SWT untuk berlindung dari syaita n
yang berbentuk jin atau manusia.
57. Surat al-Mukminun (23) Ayat 115-118) :
:,.> !.. >..1l> !.,s >. !.,l| `->. _ _l.-. < ,l.l >l
.l| | > , _-l ,l _ _. _., _. < !.l| >, _.>, .l
., !..| .,!.> ..s ., ..| _li`, `i.>l _ _ , is >
. ,> _,.-l _
100
Artinya : Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan
kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan ke pada
Kami? Maka Maha Tinggi All oh, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang
berhak disembah) selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) `Arsy yang mulia. Dan
barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping All oh, padahal tidak ada suatu
dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya.
Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung. Dan katakanlah: "Ya
Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang
Paling baik."
Menurut riwayat dari Muhammad Ibnu Ibrohim dari ayahnya, ia berkata :Kami
menghadap Rosululloh SAW dalam suatu peperangan, maka Beliau memerintahkan
kami agar membaca Ayat tersebut, apa -bila telah masuk sore dan pagi, dengan
demikian akan mendapatkan rampasan perang dengan tidak susah payah.
58. Surat an-Nur (24) Ayat 35 :
< '. ,...l _ `_.. .:. :>:. !, _!,.. _!,..l _
>'>` >'>l !.' " _: .`, _. :>: .,. .., ,.
,,s :'>, !., ',_.`, l l .... "!. . _ls . _. < .:`.l _. ',!:
. < _... _!.ll < _>, ,_. ",l. __
Artinya : Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya
Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pe lita
besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan -akan bintang (yang bercahaya)
seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya,
(yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di
sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir -hampir menerangi, walaupun tidak
disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis -lapis), Allah membimbing kepada
cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan -
perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Dalam berdzikir agar membaca Ayat tsb, dimaksud untuk mendapatkan berkah
berupa hati yang terang dan jernih karena Cahaya Alloh SWT (Nur Ila -hi) serta
pemahaman terhadap Agama, an-Nur berarti Alloh sendiri dan berar ti juga al-Islam.
59. Surat al-Furqon (25) Ayat 65-66 :
!.`, .. !.s ,.s ,.> _| !,.s ' !.s __ !.| ,,!. 1..`.
!.!1`. __
Artinya : "Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabn ya
itu adalah kebinasaan yang kekal".Sesungguhnya Jahannam itu seburuk -buruk tempat
menetap dan tempat kediaman.
Doa hamba Alloh yang selalu mendapat Kemurahan dari Alloh (Iba -dur Rohman).
60. Surat al-Furqon (25) Ayat 74 :
101
!.`, > !.l _. !.> !...`,: : _`,s !.l-> _,1`:.ll !.!.| __
Artinya : "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri -isteri kami dan
keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi
orang-orang yang bertakwa.
Doa Iba-dur Rohman yang memohon Anugerah buat istri (suami) dan anak cucunya.
61. Surat asy-Syuara (26) Ayat 80 :
:| .. _,i: _
Artinya : dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,
Doa Nabi Ibrohim AS yang meyakini kesembuhan hanya karena Alloh SWT.
62. Surat asy-Syuara (26) Ayat 83-85 :
, > _| !.`> _.1>l _,>l..l!, __ _-> _| !.l _.. _
_> __ _.l-> _. . .> ,-.l __
Artinya : "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke
dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi
orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang -orang yang
mempusakai surga yang penuh keni`matan ,
Doa Nabi Ibrohim AS lanjutan doa pada butir 61 .
63. Surat as-Syuara (26) Ayat 87 :
_.> , .-,`, __
Artinya : dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
Doa Nabi Ibrohim AS lanjutan doa butir 62.
64. Surat an-Naml (27) Ayat 19 :
, _.s >: .:.-. _.l .-. _ls _ls _. _.- !>l..
... _.l>: ,..-, _ :!,s _,>l..l _
Artinya : "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni`mat -Mu yang
telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk
mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masu kkanlah aku dengan rahmat -
Mu kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
Doa Nabi Sulaiman AS memohon dianugerahi kekuatan untuk bersyukur atas nimat
yang diterimanya dan diterima oleh orang tuanya (Nabi Dawud AS) .
65. Surat al-Qoshosh (28) Ayat 16 :
_! , _.| .lL _.i. is! _| i- .` ..| > 'i-l `,>l _
102
Artinya : "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu
ampunilah aku". Maka Alloh mengampuninya, sesungguhnya All oh Dialah Yang
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Doa Nabi Musa AS mohon ampunan dan perlindungan d ari Alloh SWT setelah
membunuh kaum Firaun.
66. Surat al-Qoshosh (28) Ayat 21 :
, _., _. ,1l _,.l.Ll _
Artinya : "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang -orang yang zalim itu".
Doa Nabi Musa AS sambungan doa pada butir 65 unt uk mohon agar dihindarkan
dari penangkapan kaum Firaun.
67. Surat al-Qoshosh (28) Ayat 22 :
_.s _ _.,., ,. _,,.l __
Artinya : "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar".
Doa Nabi Musa AS sambungan doa pada bu tir 66, memohon kemudahan setelah
menolong putri Nabi Suaib AS.
68. Surat al-Qoshosh (28) Ayat 24 (doa Nabi Musa AS) :
, _.| !.l l. _|| _. ,> ,1 __
Artinya : "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan y ang
Engkau turunkan kepadaku".
Doa Nabi Musa AS sambungan doa pada butir 67, memohon dapat diberikan
kehidupan yang lebih layak atas penderitaan yang dialami .
69. Surat al-Ankabut (29) Ayat 30 :
_... _ls ,1l _..i.l _
Artinya : "Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang
berbuat kerusakan itu".
Doa Nabi Luth AS dalam memohon perlindungan dari Alloh SWT atas kedurhakaan
ummatnya yang suka menentang dan bahkan merampok .
70. Surat ar-Rum (30) Ayat 17-19 :
_.>,. < _,> _... _,> >,.. _ ` ..>l _ ,...l
_ !,:s _,> `L. _ _> _>l _. ,.l _> ,.l _. _>l
_= _ .-, !:. ,l. _`>> _
Artinya : Maka bertasbihlah kepada All oh di waktu kamu berada di petang hari dan
waktu kamu berada di waktu subuh, dan bagi -Nyalah segala puji di langit dan di bumi
103
dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu
zuhur. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari
yang hidup dan menghidupkan bumi sesudah matinya. Dan seperti itulah kamu akan
dikeluarkan (dari kubur).
Dari Ibnu Abbas r.a diterangkan, bahwa Rosululloh SAW bersabda yang artinya
:Barang siapa yang mengucapkan ketika masuk waktu pagi Fasubhanallo-hi Hiina
Tumsu-na wa hiina tushbihun walahul hamdu fissamawati wal ardli wa asyiyyan wa hiina
tudhhirun yukhrijul hayya minal mayyiti wa yukhrijul mayyita minal hay wa yuhyil ardlo bada
mautiha wakadza-lika tukhrojun, (Surat ar-Rum Ayat 17-19) niscaya sesuatu yang
dilalui hari itu akan diteguhkan dan dibaikkan keadaannya. Sedang bila dibaca sore
hari, maka niscaya apa yang dilalui sepanjang malam akan diteguhkan dan dibaikkan
keada-annya.
71. Surat Saba (34) Ayat 21 :
,, _ls _ ,_. ,i> _
Artinya : Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
Doa memohon perlindungan dari godaan iblis yang membawa keragu -raguan.
72. Surat Fa-thir (35) Ayat 2 :
!. _.i, < _!.ll _. .- ,..`. !l !. ,..`, _.`. .l _. .:.-,
> ',-l `,>>' _
Artinya : Apa saja yang Alloh anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka
tidak ada seorangpun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh All oh
maka tidak seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dia -lah
Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Dzikir kepada Alloh SWT yang Maha -Kuasa agar selalu di-Anugerahkan Rohmat,
karena hanya Alloh yang menentukan segala sesuatu untuk hambanya.
73. Surat Ya-sin (36) Ayat 58 :
".l. _. , ,> __
Artinya : (Kepada ahli Surga dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari
Tuhan Yang Maha Penyayang.
Ucapan Salam dari Alloh SWT kepada hambanya yang masuk surga.
74. Surat ash-Shaffat (37) Ayat 100 :
, > _| _. _,>l..l
Artinya : "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk
orang-orang yang saleh.
Doa Nabi Ibrohim AS kepada Alloh SWT agar di -Anugerahi keturunan yang sholih. .
75. Surat Shaad (38) Ayat 35 :
104
, is _| > _| '>l`. _-,., .> _. _.-, ,.| . ,!>l __
Artinya : "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang
tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha
Pemberi".
Doa Nabi Sulaiman AS memohon Ampunan te rhadap ujian yang sedang dilalui dan
mohon tetap di-Anugerahi kekuasaannya sebagai raja .
76. Surat az-Zumar (39) Ayat 38 :
_,.> < ,ls `_., l..l __
Artinya : "Cukuplah Alloh bagiku". Kepada-Nyalah bertawakkal orang-orang yang
berserah diri.
Doa Rosululloh SAW dalam bertawakkal menghadapi kaum musyrik.
77. Surat az-Zumar (39) Ayat 42 :
< _., _i. _,> !.. _.l l .. _ !.!.. ..., _.l _. !,l.
,.l `_.`, _> _|| _> _,.. | _ .l: ., ,1l _`>i., __
Artinya : Alloh memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang)
yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia
tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang
ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda -tanda kekuasaan
Allah bagi kaum yang berfikir.
Dzikir kepada Alloh SWT untuk selalu mendapat kesadaran, bahwa hanya Kekuasaan
Alloh SWT saja yang dapat menahan atau mengembalikan ruh manusia pada
jasadnya.
78. Surat az-Zumar (39) Ayat 46 :
_ ll L! ,...l _ l.s ,-l :..:l . '_>> _,, :!,s _
!. .' , _il.> __
Artinya : Katakanlah: "ya Alloh, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang
ghaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba -hamba-Mu tentang
apa yang selalu mereka memperselisihkannya".
Dzikir kepada Alloh SWT, bahwa hanya Alloh -lah yang Mencipta langit dan bumi,
serta Mengetahui segala yang nyata dan ghoib.
79. Surat az-Zumar (39) Ayat 73 :
'.l. ,l. :,L !>l>:! _..> __
Artinya : "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masuki
lah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya".
Ucapan Salam bagi ahli Surga dari para Malaikat penjaganya.
105
80. Surat Ghofir (40) Ayat 1-3 :
> `_,.. ..>l _. < ,-l ,l-l _ '. ..l _,! ,`.l .,.:
,!1-l _: _Ll .l| | > ,l| ,..l _
Artinya : Haa Miim. Diturunkan Kitab ini ( Al Qur'an) dari Alloh Yang Maha Perkasa
lagi Maha Mengetahui, Yang Mengampuni dosa dan Menerima taubat lagi keras
hukuman-Nya; Yang mempunyai karuni a. Tiada Tuhan (yang berhak disembah)
selain Dia. Hanya kepada-Nyalah kembali (semua makhluk).
Menurut Hadits dari Abu Huroiroh r.a, Rosululloh SAW bersabda yang artinya :
Barang siapa membaca : Ha-Mim. Tanzilul kitabi minallohil azizil alim. Ghofiridz dzambi
wa qobilit taubi syadidil iqobi dzith thoul la ila -ha illa hua ilaihil mashir dan Ayat Kursi
dipagi hari, maka ia akan dijaga seperti arti dalam Ayat -ayat tsb sampai sore hari, bila
dibaca pada sore hari maka akan dijaga pada malam itu sampai pagi hari.
81. Surat Fush-shilat (41) Ayat 44 :
l ..l-> !., !,., l!1l l l. ...,, _.,, _s _ >
_.l `.., _.> ",!i:
Artinya : "Dan jikalau Kami jadikan Al Qur'an i tu suatu bacaan dalam selain bahasa
Arab tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat -ayatnya?".
Apakah (patut Al Qur'an) dalam bahasa asing, sedang (rasul adalah orang) Arab?
Katakanlah: "Al Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang -orang yang
beriman.
Dzikir untuk memberi kesadaran dan keteguhan, bahwa walau al -Quran dalam bahasa
asing, tetapi ia adalah petunjuk dan penawar hati bagi kaum yang mentaatinya.
82. Syrat al-Ahqof. (46) Ayat 15 :
, _.s >: ,:.-. _.l .-. _ls _ls _. _.- !>l.. ...
_l. _| _ _.`,: _.| ,. ,,l| _.| _. _,...l _
Artinya : "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah
Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal
yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi
kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan
sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".
Doa ini dibaca terutama bagi yang sudah berusia empat -puluh tahun. Dalam Ayat
berikutnya (Ayat 16) diterangkan, bahwa siapa yang membacanya akan diterima
seluruh amal baiknya dan akan dihapus semua perbu atan buruknya dan dijamin
masuk surga.
83. Surat al-Fat-h (48) Ayat 29 :
106
..>: `_. < _. .-. ',.: _ls !i>l ',!.-' '., .. !-' .>.
-.,, . _. < !.. >!.,. _ >`>` _. . :>.l ,l: l:.
_ .`.l _al:. _ _,, _ _> .:L: .:!: l-..! _:.! _ls
.. >-`, _l ,-,l `, !i>l .s < _. `.., l.s .>l..l
.. :i-. > !.,Ls __
Artinya : Muhammad itu adalah utusan Alloh dan orang-orang yang bersama
dengan dia adalah keras terhadap orang -orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama
mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Alloh dan keridlo an-
Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah
sifat-sifat mereka ditengkan dalam Taurot dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu
seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya , maka tunas itu menjadikan tanaman itu
kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu
menyenangkan hati penanam-penanamnya, karena Alloh hendak menjengkelkan hati
orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Alloh menjanjikan kepada
orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka
ampunan dan pahala yang besar.
Dzikir dalam mengingat sifat yang tegas dari Rosululloh SAW kepada para orang
kafir, tetapi sangat sayang kepada sesama Muslimin.
84. Surat al-Hasyr (59) Ayat 10 :
!.`, is !.l !..> _. !.1,. _..,!, _-, _ !.,l s _.l
`.., !.`, ,.| .', ,>
Artinya : "Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara -saudara kami yang telah
beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian
dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Tuhan kami, sesungguhnya
Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang".
Doa orang-orang Mukmin setelah bergabungnya ka um Muhajirin dengan Anshor
untuk tetap dapat mengikuti jejak pendahulunya yang telah ber-Iman.
85. Surat al-Hasyr (59) Ayat 22-24 :
> < _. .l| | > `l.s ,-l :..:l > _..-l `,>l __ > <
_. .l| | > ,l.l '_.1l `.l.l _..l _.,.l ',-l '!,>l
107
..l _.>,. < !.s _: __ > < l.>l _!,l '..l `
',!.. _..>l _,. .l !. _ ,...l _ > ',-l `,>>' __
Artinya : Dia-lah Alloh Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang
Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia -lah Yang Maha Pemurah l agi Maha
Penyayang. Dia-lah Alloh Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja,
Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha
Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki s egala
keagungan, Maha Suci, All oh dari apa yang mereka persekutukan. Dia-lah Alloh
Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai
Nama-Nama Yang Paling baik. Bertasbih kepada -Nya apa yang ada di langit dan di
bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Dalam Hadits yang diriwayatkan Abu Huroiroh dan Anas bin Malik r.a, diterangkan
bahwa Rosululloh sering mengajarkan kepada mereka agar sering membacanya. Dari
artinya terkandung Asma-ul Husna yang akan memberi ketuguhan bagi yang
membacanya.
86. Surat al-Mumtahanah (60) Ayat 4-5 (doa Nabi Ibrohim AS) :
!.`, ,,ls !.l. ,,l| !.,. ,,l| ,..l _ !.`, !.l-, .: _.l `i
is !.l !.`, ,.| . ',-l `,>>' _
Artinya : "Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya
kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali, "Ya
Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang -orang kafir.
Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah Yang Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana".
Doa Nabi Ibrohim AS untuk bertawakkal kepada Alloh dan mohon dijauhkan dari
fitnah orang kafir.
87. Surat at-Taghobun (64) Ayat 13 :
< .l| | > _ls < _.,l _`...l _
Artinya : "(Dia-lah) Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Dan
hendaklah orang-orang mu'min bertawakkal kepada All oh saja".
Berdzikir dan bertawakkal kepada Alloh, sambungan dari Ayat yang memerintah
untuk taat kepada-Nya.
88. Surat ath-Tholaq (65) Ayat 12 :
< _. l> _,. ,..- _. _ _l.. `_.., '. _., .-:l < _ls
_ ,_. ",. < . '> _>, ,_. !.s _
Artinya : "Alloh-lah yang menciptakan tujuh langit dan sepe rti itu pula bumi.
Perintah Alloh berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya All oh Maha
108
Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya All oh, ilmu-Nya benar-benar meliputi
segala sesuatu".
Dzikir untuk mengingat Al loh SWT atas Penciptaan dan Kekuasaan -Nya serta Ilmu-
Nya yang meliputi segala sesuatu.
89. Surat at-Tahrim (66) Ayat 8 :
!.`, .. !.l !.. is !.l ,.| _ls _ ,_. ",. _
Artinya : "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah
kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".
Doa orang-orang dalam surga.
90. Surat Nuh (71) Ayat 28 :
, is _| _.l _.l _>: _.,, !..`. _,...ll ....l :.
_,..Ll | `!,. __
Artinya : Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku
dengan beriman dan semua orang yang beriman laki -laki dan perempuan. Dan
janganlah Engkau tambahkan bagi orang -orang yang zalim itu selain kebinasaan".
Ayat tsb adalah doa Nabi Nuh AS dalam menghadapi kaumnya yang dholim.
91. Surat al-Jin (72) Ayat 1-2 :
_ _- _|| . _... "i. _. _,' l!1 !.| !.-.- !., !,, _. _||
.:l !..!: ., _l : !.,, .> _
Artinya : Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya:
sekumpulan jin telah mendengarkan (Al Qur'an), lalu mereka berkata: "Sesungguhnya
kami telah mendengarkan Al Qur'an yang me nakjubkan, (yang) memberi petunjuk
kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali -kali tidak
akan mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan kami,
Ayat tsb untuk mengingatkan kepada kita disamping adanya makhluq yang dapat kita
lihat, masih ada makhluq lain yang berakal disamping Malaikat adalah Jin. Banyak
diantara mereka yang suka menggoda, namun ada -pula yang ber-Iman kepada Alloh
SWT.
92. Surat ath-Thoriq (86) Ayat 4 :
| _ _i. !. !,l. '> _
Artinya : "tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya ".
Dalam Ayat ini diingatkan, bahwa setiap diri manusia pasti ada yang menjaganya
yaitu Malaikat.
93. Surat al-Qodar (97) Ayat 4-5 :
109
!.| ..l. _ ,l .1l !. ,.: !. ,l .1l _ ,l .1l ,> _. l
: _ `_.. >.l.l _l !, :|, , _. _ . _ '.l. _> _.> _lL.
>il _
Artinya : Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada m alam
kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu
lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat -malaikat dan malaikat
Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh)
kesejahteraan sampai terbit fajar.
Berdzikir dengan membaca Surat al -Qodar memberikan kesadaran, bahwa turunnya
Malaikat kebumi atas Ijin Alloh dan untuk membawa ajaran pokok dari Alloh SWT.
Bila dibaca mempunyai nilai seperempat al -Quran.
94. Surat az-Zalzalah (99) Ayat 1-8 :
:| ll` `_ !l >> `_ !l!1. _ _! _... !. ! _
.., ,.> !>!,> _ !, .`, _- !l _ .., '.., '_!.l !.!.:
`,l l..s _ _. _.-, _!1.. :: ,> .:, _ _. _.-, _!1.. :: :
.:, _
Artinya : Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat), dan
bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya, dan man usia
bertanya: "Mengapa bumi (jadi begini)?", pada hari itu bumi menceritakan beritanya,
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu)
kepadanya. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang
bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat
(balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun,
niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.
Disebut dalam hadits Rosululloh SAW, bahwa Surat az -Zalzalah bila dibaca bernilai
sepertiga al-Quran.
95. Surat al-Ashr (103) Ayat 1-3 :
.-l | _.. _.l .> _ | _. `.., l.s .>l..l ..
>l!, .. .l!, _
Artinya : Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar -benar berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat
menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi
kesabaran.
110
Dalam hadits Rosululloh SAW dianjurkan dalam pertemuan kaum Muslimin sebelum
berpisah membaca Surat al -Ashr.
96. Surat al-Ka-firun (109) Ayat 1-6 :
_ !!., _`i.l .,s !. .,-. _ :. .,.s !. .,s _
!. .,'. !. ,.,s _ :. .,.s !. .,s _ _>l _>`.,: _| _: _
Artinya : Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan menyembah apa
yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku
tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah
(pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu, dan
untukkulah, agamaku".
Dalam hadits Rosululloh SAW disebutkan, bila S urat al-Kafirun dibaca bernilai
seperempat al-Quran.
97. Surat an-Nash-r (110) Ayat 1-3 :
:| ,!> `.. < _.il , _!.l _l>., _ _,: < '> _ _,.
..> ,, :i-.. ..| ' !,. _
Artinya : Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat
manusia masuk agama Allah dengan berbondong -bondong, maka bertasbihlah dengan
memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada -Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha
Penerima taubat.
Dalam hadits Rosululloh SAW disebutkan, bahwa Surat an -Nashr bila dibaca juga
bernilai seperempat al -Quran.
98. Surat al-Ikhlash (112) Ayat 1-4 :
_ > < .> < ...l _ l ., l .l`, _ l _>, .` i .>
Artinya : Katakanlah: "Dia-lah Alloh, Yang Maha Esa, All oh adalah Tuhan yang
bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula
diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia".
Dalam hadits Rosululloh disebutkan, bahwa membaca Surat al-Ikhlash tiga kali
mempunyai nilai membaca seluruh Quran.
99. Surat al-Falaq (113) Ayat 1-5 :
_ :`s ,, lil _. . !. l> _ _. . .'. :| _ _. :
.:.i.l _ .1`-l _ _. : ..'> :| ..> _
Artinya : Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari
kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari
kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari
kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki".
111
100. Surat an-Naas (114) 1-6 :
_ :`s ,, _!.l ,l. _!.l _ .l| _!.l _ _. : _.l _!.>'
_ _. '_.`, _ .. _!.l _ _. .>l _!.l _
Artinya : Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan
menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan)
syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada
manusia. dari (golongan) jin dan manusia.
Dalam Hadits Rosululloh SAW disebutkan, bahwa bila Tiga Surat tsb diatas (Surat
112, 113 dan 114) dibaca setiap pagi dan sore, masing -masing tiga kali dapat menolak
bahaya dalam segala bentuk.
112
BAB III. DZIKIR DAN DOA
Dzikir adalah berasal dari kata bahasa Arab dzakara yang artinya menyebut,
mengingat, atau mengerti. Dalam istilah Agama diartikan sebagai : Segala Ucapan
lisan, Gerakan raga, maupun Getaran hati, yang diamalka n sesuai tuntunan Agama
(Islam) dalam rangka mendekatkan diri kepada Alloh SWT atau upaya untuk
menyingkirkan keadaan lupa dan lalai kepada Alloh SWT dengan selalu mengingat
kepada-Nya; berarti juga untuk keluar dari suasana lupa untuk kemudian masuk pada
suasana musyahadah (saling menyaksikan) dengan mata hati, karena rasa cinta kepada
Alloh SWT.
Doa adalah dari bahasa Arab Da-a artinya memanggil atau juga berarti
menyeru, yang didalam perbuatan sehari -hari berbentuk Ucapan permohonan/
permintaan kepada Alloh SWT. Atau diungkapkan oleh Para Ulama sebagai
menampakkan atas adanya kebutuhan dihadapan Alloh SWT.
38. Keutamaan Dzikir
Dengan pengertian Dzikir seperti disebut sebelumnya, maka Alloh SWT ber-Firman
dalam Al-Quran yang merupakan Perintah untuk ber-Dzikir, a. l :
Surat al-Baqoroh (2) Ayat 152 :
_.`:! : `: _| `i>. __
Artinya : Karena itu, ingatlah kamu kepada -Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,
dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni`mat) -Ku.
Surat al-Ahzab (33) Ayat 41 :
!!., _. `.., ': < : ,: _ :>,. :>, ,. __
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, berziki rlah (dengan menyebut nama) All oh,
zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada -Nya di waktu pagi dan
petang.
Sebaliknya bagi yang tidak berdzikir kepada Alloh SWT, maka diancam dengan
Firman-Nya, a. l :
Surat ath-Thoha (20) Ayat 124 :
_. _s _s _: | .` :,-. '>.. .:`:> ,, ..,1l _.s __
Artinya : Dan barangsiapa berpaling dari peringatan -Ku, maka sesungguhnya
baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada har i
Qiamat dalam keadaan buta".
Surat az-Zukhruf (43) Ayat 36 :
_. _-, _s : _..-l _,1. .l !..L,: .l "_, __
Artinya : Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (berdzikir kepada) Tuhan
Yang Maha Pemurah (dengan Al Qur'an), Kami adakan baginya syaitan (yang
menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya .
Dalam sabda Rosululloh SAW antara lain, dari Abu Huroiroh r. a, diterangkan :
. : :
,
113
, ,
,
. ) (
Artinya : Nabi SAW bersabda : Alloh Taala ber -Firman : Aku menurut
persangkaan hamba-Ku kepada Ku dan Aku selalu bersamanya bila ia berdzikir
(menyebut, mengingat) kepada-Ku. Jika ia berdzikir kepada-Ku dalam dirinya, maka
Aku-pun mengingatnya dan Dzat -Ku. Dan kalau ia berdzikir kepada -Ku dalam
kelompok, maka Aku menyebutnya dalam kelompok yang lebih baik dari
kelompoknya. Jika ia mendekat kepada -Ku sejengkal, maka Aku mendekat
kepadanya sehasta. Dan jika ia datang kepada -Ku dengan berjalan, maka Aku datang
kepadanya dengan berlari.(Hadits riwayat Imam Ahmad, Bukhori dan Muslim).
Dalam hadits lain disabdakan Rosululloh SAW :
:
, :
. ) .(
Artinya : Dari Abdulloh ibnu Basar r.a, bahwa ada seorang laki -laki berkata :Ya
Rosul Alloh! Sesungguhnya telah banyak Syariat Islam yang kupelajari, maka
(sekarang) kabarkanlah kepadaku suatu amalan yang akan kulaksanakan (setiap
waktu)! Rosululloh SAW menjawab :Hendaklah lidahmu selalu basah karena
berdzikir (menyebut) nama Alloh. (riwayat Imam Tirmidzi). Hadits berikutnya :
: :


: : : . ) .(
Artinya : Dari Abu Darda r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda : Sukakah aku
beritahukan kepadamu sebaikbaik amal disisi Tuhanmu yang t ertinggi derajatnya dan
lebih baik dari-pada mengeluarkan emas dam perak, dan lebih baik dari menghadapi
musuh lalu kamu penggal lehernya dan mereka jiga memenggal lehermu ? Jawab para
shohabat :Baiklah ya Rosululloh. Bersabda N abi SAW :Dzikir kepada
Alloh.(riwayat Imam At-Tirmidziy).
39. Tatacara dan Adab Dzikir
Berdzikir diamalkan tidak hanya dengan perkataan saja, akan tetapi sholat, membaca
al-Quran, bertafakur atau bertaubat juga termasuk amalan berdzikir. Bahkan mencari
ilmu atau nafkah karena Alloh termasuk berdzikir. Firman Alloh SWT Surat Thoha
(20) ayat 14, sbb :
_..| !. < .l| | !. _..,s! :l.l _. _
Artinya : Sesungguhnya Aku ini adalah All oh, tidak ada Tuhan (yang hak) selain
Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.
Seperti halnya dalam sholat, maka untuk berdzikir diperlukan pula sikap dan perilaku
yang khusyu dan rendah hati, dengan suara yang rendah. Firman Alloh dalam Surat
al-Arof (7) Ayat 205 :
114
: .`, _ ..i. '.. i,> : >l _. _1l .-l!, _!.
_>. _. _i.-l __
Artinya : Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri
dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan
janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
Dalam berdzikir selain dapat dikerjakan sendiri -sendiri juga dapa bersama-sama
seperti dalam sabda Rosululloh SAW :

. ) .(
Artinya :Tidak lain bagi suatu kaum yang duduk menyebut nama Alloh Azza Wa
Jalla, kecuali Malaikat -malaikat yang mengelilingi mereka . Melimpah rahmat kepada
mereka, datanglah ketenangan pada hati mereka, dan Alloh menyebut mereka juga
(yaitu) pada orang yang ada disisinya. (riwayat Imam Muslim).
Menurut Ulama Ahli Hikmah, maka Dzikir dibagi menjadi tiga :
1) Dzikir Jahri (jelas, nyata), yaitu perbuatan mengingat Alloh SWT dengan lisan
yang mengandung Pujian ataupun Doa, dengan suara yang jelas (terdengar) h al itu
dimaksud untuk menuntun gerak hati dalam mengingat -Nya. Misal : membaca Tahlil,
Tahmid, Takbir ataupun Istighfar. Dzikir ini ada yang sifatnya Muqoyyad (terikat
sesuatu) pada waktu-waktu tertentu, misalnya saat Sholat.
2) Dzikir Kho-fi ( tidak terdengar jelas) yaitu Dzikir yang dilakukan secara lebih
khusyu oleh ingatan hati, walaupun ada gerakn lisan ataupun tanpa gerakan lisan.
3) Dzikir Haqiqi , (Dzikir yang sebenarnya) yaitu Dzikir tingkat yang paling tinggi,
dalam arti orang yang telah dapat melakukannya, mempunyai tingkat, bahwa
dimanapun dan sedang apapun, seluruh jiwa -raga, lahiriah dan batiniah merasa
Terawasi oleh Alloh SWT, sehingga terhindar dari segala kemashiatan. Untuk
mencapainya dengan berlatih secara cermat kedua Dzikir sebelumny a.
Dari berbagai cara dzikir, maka bacaan d zikir dan Doa yang paling utama dalam
Hadits Rosululloh SAW disabdakan yang diriwayatkan: at -Tirmidhi, an-Nasa-I, Ibnu
Majah, Ibnu hibban dan al -Hakim, sbb :
.
Artinya: Dzikir paling Utama adalah Laa ilaaha illalloh dan Doa yang pali ng Utama
adalah Alhamdulillah.
40. Keutamaan Doa
Pengertian Doa seperti diungkapkan sebelumnya, maka di-Firmankan dalam Al-
Quran antara lain :
Surat al-Baqoroh (2) Ayat 186, sbb:
:| ,l!. _:!,s _.s _.| , ,> :s: _. :| !s: ,,>..,l
_| `..`,l _ l-l _.:, __
Artinya Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka
(jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang
yang berdo`a apabila ia memohon kepada -Ku, maka hendaklah mereka itu
115
memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada -Ku, agar
mereka selalu berada dalam kebenaran.
Surat al-Arof (7) Ayat 55, sbb:
`s: >`, '.. ,i> ..| > _.:-.l __
Artinya : Berdo`alah kepada Tuhanmu dengan berend ah diri dan suara yang
lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang -orang yang melampaui batas.
Surat al-Isra (17) Ayat 52, sbb :
, `s., _,,>..: .:..> .L. | :.,l | ,l __
Artinya : yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi -Nya sambil
memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali
sebentar saja.
Surat al-Isra (17) Ayat 111, sbb:
_ ..>' < _. l .>`., . l _>, .` ,,. _ ,l.l l _>, .` _|
_. _. : ,,>.
Artinya : Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan
tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan -Nya dan Dia bukan pula hina yang
memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar -
besarnya. (Pada Ayat ini Doa berbentuk pujian berbeda dengan sebelumnya, bahwa
Doa berbentuk Permohonan dan Seruan/Panggilan).
Surat al-Furqon (25) ayat 77, sbb :
_ !. ,-, _>, _ l !s:
Artinya : Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): "Tuhanku tidak mengindahkan
kamu, melainkan kalau ada doa atau ibadatmu
Doa adalah Ibadah yang sangat penting yang disebutkan dalam Hadits yang
diriwayatkan Imam Empat yang dis ahkan at- Tirmidzi, Rosululloh SAW bersabda :

Artinya : sesungguhnya Doa itu adalah Ibadah .lebih lanjut dalam riwayat Imam
Bukhori dan Muslim, Rosululloh SAW bersabda :

Artinya : Doa adalah sumsum (intisari) Ibadah. Selain doa adalah intisari
Ibadah. Rosululloh SAW bersabda :
) (
Artinya : Doa dapat menangkis ketetapan Alloh . (riwayat al-Hakim).
Pengertiannya adalah ketetapan yang kurang menguntungkan dapat dihindri dengan
doa yang khusyuk. Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
116
. ) .(
Artinya : Ketetapan itu hanya berubah dengan diterima doanya, dan umur itu dapat
bertambah hanya dengan melakukan kebajikan. (riwayat Imam At -Tirmidziy dan Ibnu
Hibban). Hadits lain tentang doa sbb :
. ) (
Artinya : Tidak ada sesuatu yang lebih mulia bagi Alloh dari -pada Doa. (riwayat
Imam At-Tirmidzi dan Ibnu Hibban).
. ) .(
Artinya : Doa itu adalah senjata orang Mukmin dan tiang agama dan cahaya langit
dan bumi. (riwayat Imam al -Hakim)
Sehingga dengan demikian maka Jumhur Ulama sepakat, bahwa Doa adalah wajib
dilakukan oleh seorang Mukmin sebagai Ibadah (diperintahkan oleh Alloh SWT)
dan sarana memohon kebaikan kepada Alloh SWT; Alloh ber -Firmankan a.l :
Surat al-Arof (7) Ayat 180, sbb :
< ',!.- _..>' :`s:! !, ': _. _.>l`, _ .... >`,.
!. .' l.-, _
Artinya : Hanya milik Alloh asma-ul husna, maka bermohonlah kepada -Nya dengan
menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari
kebenaran dalam (menyebut) nama -nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan
terhadap apa yang telah mereka kerjakan. Dalam Surat al-Mukmin (40) Ayat 60
Alloh ber-Firman :
_! `, _.`s: >.. _>l | _. >.. _s _:!,s
l>.,. ,.> _>: _
Artinya : Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-
perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang -orang yang menyombongkan diri dari
menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".
Dalam Hadits Rosululloh SAW disabdakan :


: . ) .(
Artinya : Tidak ada seorang Muslimdimuka bumi ini yang berdoa meminta sesuatu
kepada Alloh, melainkan Alloh mengabulkannya sebagaimana yang dimintanya atau
dipalingkan Alloh darinya sesuatu bencana, selama ia tidak berdoa at au memutuskan
silaturrohmi. Maka berkata seseorang kalau begitu baiklah kami memperbanyak
doa. Nabi menjawab : Alloh menerima doa hamba-Nya lebih baik lagi. (Riwayat
ImamTurmudzi).
Dalam berdoa hendaknya dilakukan dengan Ikhlash , dalam Surat al-Mukmin (40)
Ayat 65 difirmankan, sbb :
> _>l .l| | > :`s:! _,.l>: ` _. ..>' < , _,.l.-l
117
Artinya : Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan
Dia; maka sembahlah Dia denga n memurnikan ibadat kepada-Nya. Segala puji bagi
Alloh Tuhan semesta alam.
41. Adab Berdoa
Untuk dapat terkabulnya suatu doa diperlukan tatacara serta sikap/perilaku yang
sesuai tuntunan dalam berdoa. Dalam sabda Rosululloh SAW disabdakan a. l :

. ) .(
Artinya : Barang siapa mengharapkan Alloh mengabulkan doanya pada waktu
menderita kesulitan dan bencana, maka hendaklah ia memperbanyak doa pada waktu
senang. (riwayat Imam At -Tirmidziy).
. ) ,
, .(
Artinya : Barang siapa dari kamu dibukakan pintu untuk berdoa, dibukalah baginya
pintu untuk menerimanya/mengabulkannya. (riwayat Imam Ibnu Abu Syaiban, At-
Tirmidziy, Ibnu Hibban dan Al -Hakim).

. ) .(
Artinya : Alloh tidak akan membuka hati hamba -Nya untuk berdoa, kemudian Ia
tutup pintu ijabah-Nya. Alloh itu Maha Pemberi pada hal yang serupa itu. (riwayat
Imam Ad-Dailamiy).
Adapun tata-cara berdoa oleh Ulama Ahli Hikmah Imam al -Ghazali merumuskan,
bahwa adab berdoa adalah sepuluh macam :
Pertama, mencari waktu yang baik, a. l : hari Jumat, hari Arofah, bulan
Romadhon, sepertiga akhir malam, waktu sahur,.
Kedua, mengambil kesempatan keadaan tertentu, misalnya : ketika sujud,
ketika perang, ketika hujan lebat, ketika iqomat menjelang Sholat dan setelah
sholat.
Ketiga, menghadap kiblat, mengangkat tangan, dan menyapukan tangan
kemuka setelah selesai.
Keempat, merendahkan suara, antara berbisik dan nyaring.
Kelima, tidak memaksakan diri dengan bersajak, lebih diutamakan merujuk
kepada doa-doa yang matur (berdasar atsar baik dari Al -Quran dan Sunnah).
Keenam, tadhorru, khusyu dan rasa takut kepada Alloh.
Ketujuh, bersungguh-sungguh dalam bermohon dan berharap akan
dikabulkannya doa tersebut.
Kedelapan, selalulah doa itu dibaca dan bahkan diulang sampai toiga kali bagi
yang sangat penting.
Kesempbilan, memulai doa dengan dzikir kepada Alloh SWT (membaca
Taawudz, Basmalah, Hamdalah) dan membaca Sholawat Nabi SAW.
Kesepuluh, yang dianggap yang terpenting, ialah : bertaubat terhadap
kedholiman yang telah diperbuat dan kembali kepada Alloh SWT.
Sekalipun dalam pembahasan antara dzikir dan doa dapat diuraikan sendir i-
sendiri, namun dalam amalan, maka dalam doa seseorang selalu berdzikir dan
sebaliknya dalam dzikir terkandung didalamnya selain pujian juga doa, sehingga
keduanya berjalan dalam amalan yang sama.
118
42. Keutamaan Tahlil
Tahlil adalah mengucapkan kalimat " " (La-Ila-ha Illa Alloh) artinya
tiada Tuhan selain Alloh. Kalimat tersebut juga disebut Kalimat Tauhid, karena
mengandung arti Kemaha Esaan Alloh yang wajib bagi setiap Muslim untuk
mengucapkannya. Dalam ilmu Aqoid disebut sebagai kalimat Nafi Itsbat artinya
ungkapan yang meniadakan segala Tuhan kecuali hanya Alloh SWT. Ke-Esaan Alloh
ini wajib di-Imani dan diyakini setiap Muslim dengan arti meng-Esakan dalam
menyembah-Nya (Tauhid Uluhiah), meng-Esakan dalam Penciptaan-Nya (Tauhid
Rububiyah) dan meng-Esakan dalam Kekuasaan-Nya (Tauhid Mulukiah).
Rosululloh SAW bersabda :
, . )
.(
Artinya : Dzikir yang paling utama adalah La ila-ha Illalloh dan doa yang paling
utama adalah Al-Hamdulillah. (riwayat Imam at -Tirmidzi, an-Nasai, Ibnu Majah,
Ibnu Hibban dan Hakim dari Jabir r.a).

. ) .(
Artinya : Seorang yang mengucapkan La ila-ha Illalloh dengan memurnikan niat,
pasti dibuka untuknya pintu-pintu langit, sampai ucapannya itu dibawa ke -Arsy,
selagi dosa-dosa besar dijauhi. (riwayat Imam at -Tirmidzi dari Abu Huroiroh r. a).

,
). . (
Artinya : Pada orang-orang yang suka mengucap kalimat La Ila-ha Illa Alloh tidak
ada duka cita menjelang mati, tidak pula didalam kubur, dan tidak juga pada hari
Qiamat. Seolah-olah aku melihat mereka ketika ada bentakan mengguntur -
menggoyangkan kepala mereka seraya berkata :Segala Puji bagi Alloh yang telah
menghilangkan duka-cita dari kami. (riwayat Imam Thobaroni dari Ibnu Umar r. a).


. ) . (
Artinya : Tidak ada seorang hambapun yang mengucap La-Ila-ha Illa-Alloh seratus
kali, kecuali Alloh Taala membangkitkannya pada hari Qiy amat, dalam keadaan
berwajah laksana bulan malam purnama. Dan ketika itu tidak dilaporkan amal
seseorang yang lebih utama dari -pada amal orang yang mengucap seperti ucapannya
atau lebih. (riwayat Imam Thobaroni dari Abu Darda r.a).
: ,

. ) .(
Artinya : Nabi SAW bersabda : Barang siapa mengucapkan La Ila-ha Illalloh
wahdahu la syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu w ahuwa ala kulli syaiin Qodir , (yang
artinya : Tiada Tuhan selain Alloh yang Maha Esa tiad a sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya
119
kerajaan dan bagi-Nya pula Pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) sebanyak
sepuluh kali, maka ucapan itu baginya sama -dengan memerdekakan empat orang
budak dari anak turun Nabi Ismail AS. (riwayat Imam Bukhori, Muslim, At -
Tirmidziy dan Nasaie).
43. Keutamaan Takbir
Takbir dalam bahasa Arab berarti Mengagungkan (Alloh), dalam istilah amal
Ibadah adalah mengucap kalimat " " yang artinya Alloh Maha Besar.
Ucapan ini merupakan Pujian kepada Alloh untuk mengagungkan dan banyak dibaca
dalam sholat yaitu dalam memulai gerakan -gerakan tertentu dalam sholat. Takbir
wajib dibaca dalam memulai sholat yang disebu t Takbirotul Ihrom artinya Takbir
yang mengharomkan bagi orang yang sholat untuk melakukan sesuatu selama sholat,
misalnya makan, berbicara atau menggerak -gerakkan anggota badan yang dapat
membatalkan sholat. Selain dalam sholat, Takbir banyak dibaca da lam tuntunan
Dzikir a.l : sesudah sholat wajib, pada hari raya dan seruan-seruan yang bersifat
membesarkan Asma Alloh. Seperti dalam Firman Alloh Surat Isro (17) Ayat 111, sbb
:
_ ..>' < _. l .>`., . l _>, .` ,,. _ ,l.l l _>, .` _|
_. _. : ,,>.
Artinya : Dan Katakanlah: "Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak
dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan -Nya dan dia bukan pula hina yang
memerlukan penolong dan agungkanlah dia dengan pengagungan yang sebesar -
besarnya. Dalam Surat al-Baqoroh (2) Ayat 185 :
l..l :.-l .l < _ls !. >..> l-l _`>: __
Artinya : dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu
bersyukur. Yang dalam hadits Rosululloh SAW dijelaskan :

Artinya : Hiasilah/Hidupkanlah hari rayamu dengan Takbir, Tahmid dan Tasbih .
44. Keutamaan Tahmid
Tahmid dalam bahasa Arab artinya Memuji kepada Alloh. Dalam istilah adalah
mengucapkan " " dalam memanjatkan Puji kepada Alloh SWT. Memuji
kepada Alloh adalah disyariatkan dalam Islam yang dalam al -Quran Surat an-Naml
(27) Ayat 59 di-Firmankan :
_ ..>' < '.l. _ls ::!,s _. _.L. <, ,> !. _: __
Artinya : Katakanlah: "Segala puji bagi Alloh dan kesejahteraan atas hamba -
hamba-Nya yang dipilih-Nya. apakah Alloh yang lebih baik, ataukah apa yang
mereka persekutukan dengan Dia?" . Kemudian dalam Surat Isro (17) Ayat 111
disertai dengan perintah untuk ber -Takbir, sbb :
120
_ ..>' < _. l .>`., . l _>, .` ,,. _ ,l.l l _>, .` _|
_. _. : ,,>.
Artinya : Dan Katakanlah: "Segala puji bagi Alloh yang tidak mempunyai anak dan
tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan dia bukan pula hina yang
memerlukan penolong dan agungkanlah dia dengan pengagungan yang sebesar -
besarnya. Bacaan Tahmid juga diajarkan oleh Rosululloh SAW dalam tuntunan
Dzikir seperti bacaan sesudah sholat wajib dan pada ucapa n yang menyatakan syukur
kehadirot Alloh SWT.
Tahmid juga disunatkan diucapkan sebagai jawaban dari pertanyaan tentang keadaan
dirinya dan orang yang disenanginya, dari hadits Ibnu Abbas r.a :
,
:
. ) .(
Artinya : Sesungguhnya Ali r.a, telah keluar dari (tempat) ia mendampingi
Rosululloh SAW ketika sakit yang membawa wafatnya. Maka orang -orang bertanya
kepada dirinya :Wahai Abu Hasan (gelar panggilan dari Ali r.a), bagaimana
keadaan Rosululloh SAW ? Maka ia menjawab: Alhamdulillah dalam keadaan
baik. (riwayat Imam Bukhori).
45. Keutamaan Tasbih
Kalimat Tasbih berasal dari kata Sabbaha, yusabbihu artinya mensucikan, dalam
amalan mempunyai arti meyakini ke-Sucian Alloh SWT dari segala sesuatu yang
tidak layak bagi-Nya dan dari segala sifat kekurangan. Kalimat Tasbih yang biasa
diucapkan adalah Subhana Alloh (Maha Suci Alloh).
Pentingnya Tasbih dapat dicermati antara lain dalam al -Quran terdapat tujuh Surat
yang diawali dengan Tasbih. Selain Tasbih dalam mengawali Surat, banyak sekali
Ayat-ayat Tasbih yang diturunkan, sehingga kitapun berharap dan berusaha agar
termasuk hambanya yang selalu ber -Tasbih dan Memuji-Nya. Insya-Alloh.
Alloh ber-Firman a. l : Surat al-Isro (17) Ayat 44 :
_,. ` ,.,.l _,.l `_ _. _, | _. ,_. | _,. .:.,> _>.l
1i. >,,. ..| ' !.,l> is __
Artinya : Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya b ertasbih kepada
Alloh. dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji -Nya, tetapi kamu
sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya dia adalah Maha Penyantun lagi
Maha Pengampun. Kemudian dalam Surat Thoha (20) Ayat 130 :
.! _ls !. l1, _,. ..> ,, _, _lL _.:l _, !,`s _.
_!., _,l _,. .L !.l ,l-l _.. _
Artinya : Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah
dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan
121
bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu -waktu di siang
hari, supaya kamu merasa senang. Dalam Surat al-Ambiya (21) Ayat 20 :
>,. _,l !.l .i, _
Artinya : Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti -hentinya. Dalam
Surat As-Shoffat (37) Ayat 143-144 :
l .. ' _. _,>,..l __ ,ll _ ..L, _|| ,, .-,`, __
Artinya : Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang -orang yang banyak
mengingat Alloh (143). Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari
berbangkit (144).
Rosululloh SAW bersabda :

) . .(
Artinya : Ada dua kalimat yang ringan diucapkan dengan lidah, berat timba ngan
pahalanya dan disenangi Alloh Yang Maha Rohman, ialah Subhanalloh wabi hamdih,
Subhanalloh al -Adhim artinya : Maha Suci Alloh dengan segala Puji baginya, dan
Maha Suci Alloh dengan segala Kebesaran -Nya. (riwayat Imam Bukhori dan
Muslim).
Membaca Tasbih dianjurkan pula pada tuntunan bacaan Dzikir sesuai tuntunan
Rosululloh SAW seperti halnya bacaan Takbir dan Tahmid sesudah sholat wajib.
Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir merupakan Al-Baqiyatush-Sholihat artinya amalan
kekal yang sholih, dalam sabda Rosululloh SAW :


.
. )
.(
Artinya :Akan datang kelak sesudah aku, penguasa -penguasa (umaro) yang berkata
dusta dan bersikap dholim, maka barang siapa mempercayai kata -kata dusta mereka
dan mereka menyekutui perbuatan dholim mereka, dia bukanlah termasuk go longan
ku dan aku bukan termasuk golongannya. Dan barang siapa tidak mempercayai dusta
mereka dan tidak menyekutui perbuatan dholim mereka, maka ia adalah tergolong
dalam golonganku dan aku termasuk dalam golongannya. Dan sesungguhnya
Subhanalloh, Alhamdu lillah, La ila-ha illoh dan Allo-hu Akbar itulah yang disebut Al-
Baqiya-tushsholiha-t. (riwayat Imam Ahamad). Kalimat Tasbih lain yang diajarkan
Rosululloh SAW dari hadits Juwairiyah bin Al -Harits r.a :
, ,
, . ) . (
Artinya : Maha Suci Alloh sebanyak makhluq -Nya, Maha Suci Alloh dengan
keridloan Diri-Nya, Maha Suci Alloh dengan hiasan singgasana -Nya, Maha Suci
Alloh sebanyak tinta kalimat -Nya. (riwayat Imam At-Tirmidziy).
46. Keutamaan Istighfar
122
Istighfar adalah mengucapkan kalimat " " artinya mohon Ampunan
dari Alloh SWT atas segala dosa yang diperbuat, bagi k aum Muslimin diperintahkan
agar selalu melakukannya. Firman Alloh d alam Surat Muhammad (47) Ayat 19 , sbb:
l.! .. .l| | < i-.. .,.. _,...ll ....l < `l-,
>,l1.`. _>... _
Artinya : Maka Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan,
Tuhan) selain Alloh dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang -
orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Alloh mengetahui tempat kamu
berusaha dan tempat kamu tinggal . Kemudian dalam Surat Nuh ( 71) Ayat 10-12, sbb
:
l1 `i-:. >`, ..| _' !is _.`, ,!..l _>,l. ..
_:..`, _.!, _,., _-, _>l ..> _-, _>l .. _
Artinya : Maka Aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -
sesungguhnya dia adalah Maha Pengampun-(10), Niscaya dia akan mengirimkan
hujan kepadamu dengan lebat (11), Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan
mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu
sungai-sungai (12). Dalam Surat az-Zumar (39) Ayat 53, sbb :
_ _:!,-., _. . _ls .i. L.1. _. .- < | < `i-,
,.. !-,.- ..| > 'i-l `,>l __
Artinya : Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri
mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya Alloh
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia -lah yang Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang. Dalam Surat adz-Dzariyat (51) Ayat 17-18 :
.' ,l _. _,l !. `-> _ !>!, ,= `i-.. _
Artinya : Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam (17). Dan selalu
memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar (18). Dalam hadits, Rosululloh
SAW bersabda :
.
) .(
Artinya : Demi Alloh ! Sungguh, aku ber -Istigfar (memohon ampun) kepada Alloh
dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih banyak dari 70 kali . (riwayat Imam
Bukhori dari Abu Huroiroh r. a).
:
. ) .(
Artinya : Barang siapa memohonkan ampunan bagi orang-orang Mukmin laki-laki
dan perempuan, maka dicatat baginya satu kebaikan dengan setiap orang Mukmin
itu. (riwayat Imam ath-Thobaroni dari Ubadah r.a).
123

. )
.(
Artinya : Barang siapa menetapi Istigfar, maka Alloh menjadikan baginya jalan
keluar dari setiap kesempitan dan kelapangan dari setiap kesusahan, serta memb erinya
rizki dari arah yang ia tidak sangka. (riwayat dari Imam Abu Dawud dan ibnu Majah,
hadits dari Ibnu Abbas r. a).
:
,
, ,
, . ) .(
Artinya : Barang-siapa mengucap ketika menuju tempat tidurnya Astaghfirulloh-ha
lladzie la-Ila-ha Illa HuwalHayyal Qoyyu-ma waAtu-bu Ilaih tiga kali, maka Alloh
Mengampuni dosa-dosanya, meskipun dosanya sebanyak buih lautan, meskipun
dosanya sebanyak hitungan daun pepohonan, meskipun dosany a sebanyak pasir
dipadang pasir Alij, meskipun dosanya sebanyak hari didunia. (riwayat Imam Ahmad
dan at-Tirmidzi, dari Abi Said r. a).
: :

.
.
.
. )
.(
Artinya : Bersabda Nabi SAW : Pokok Istighfar ialah engkau mengucap : Allo-
humma Anta Robbi La-Ilaha Illa Anta Kholaqtani - Wa ana Abduka Wa ana ala -Ahdika wa
Wadika Mastathotu Au-dzu bika Min Syarri ma-Shonatu Abu-u laka bi Nimatika alayya wa
Abu-u bi Dzambi- fa aGhfirli- fa Innahu la- Yaghfiru Dzdzunuba Illa Anta. (Ya Alloh!
Engkaulah Tuhanku, Tiada Tuhan selai n Engkau. Engkau menciptakan aku dan aku
adalah hamba-Mu. Aku tetap pada janji dan prasetia kepada -Mu, sekuat
kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yang aku perbuat. Aku
mengakui-Mu dengan nimat yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui
dosaku. Karena itu berkenanlah Engkau mengampuniku, sebab tiada yang dapat
mengampuni dosa-dosa selain Engkau). Barang siapa menguc apkannya disiang hari
dengan yaqin, lalu ia mati pada hari itu sebelum masuk petang, maka ia termasuk ahli
Surga. Dan barang-siapa mengucapkan diwaktu malam, sedangkan ia yaqin pada
ucapannya itu, dan ia mati sebelum memasuki waktu pagi, maka ia termasuk a hli
Surga. (riwayat Imam Bukhri dan an-Nasai dari Saddad bin Aus r. a).
47. Keutamaan Hauqolah
Hauqolah adalah bacaan La Haula wala Quwwata Illa bi Llah. Artinya : Tiada daya
(untuk memperoleh manfaat) dan daya (untuk menolak madlorot) kecuali de ngan
(bantuan) Alloh. Rosululloh SAW bersabda :
:
. : . ) .(
124
Artinya : Tidakkah engkau ingin kutunjukkan kalimat dari bawah Arasy, yaitu dari
perbendaharaan Surga ? Engkau ucapkan La-Haula wala-Quwwata Illa-billah, maka
Alloh ber-Firman :Hambaku tunduk dan patuh. (riwayat Imam al-Hakim dari Abu
Huroiroh r. a).
Kalimat Hauqolah seperti halnya Basmalah yang terdiri dari 19 huruf menurut Ahli
Tafsir (Rosyad Kholifah) diyakini dapat menangkal Malaikat penjaga neraka Saqor
yang jumlahnya juga 19 orang, dalam Surat al -Muddatsir (74) Ayat 29-30 sbb:
>l :,ll __ !,l. -. :s _
Artinya : (neraka Saqor) adalah pembakar kulit manusia (29) Dan di atasnya ada
sembilan belas (Malaikat penjaga) (30). Wallo-hu alam.
Dalam hadits lain :
:
).
.(
Artinya : Rosululloh SAW bersabda : Bilamana menimatkan Alloh kepada
hambanya, baik dari keluarga atau harta maupun anak, lalu dia membaca Masya-Alloh
La Quwwata Illa bil -Lah tidaklah dia berhadapan dengan malapetaka kecuali maut .
(riwayat Imam Abu Yala al-Mushili). Insya-Alloh.
48. Keutamaan Sholawat kepada Nabi SAW
Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah membaca kalimat yang
sekurang-kurangnya Allohumma Sholli ala Muhammad yang artinya berdoa kepada
Alloh SWT agar selalu memberikan Rohmat kepada Nabi Muhammad SAW. Bacaan
itu semata-mata karena sesuai yang diajarkanya untuk menyampaikan kecintaan
ummat kepadanya. Salah satu yang mendorong kecintaan kepadanya adalah d erajat
Rosululloh SAW yang begitu tinggi seperti Alloh Taala ber-Firman dalam Surat al-
Qolam (68) Ayat 3-4 :
| ,l > ,s `... _ ,.| _l-l l> ,Ls _
Artinya : Dan Sesungguhnya bagi kamu benar -benar pahala yang besar yang tidak
putus-putusnya (3). Dan Sesungguhnya kamu benar -benar berbudi pekerti yang
agung (4). Kemudian Dalam Surat al-Ahzab (33) Ayat 21 :
.1l ' >l _ _. < :. ..> _.l ' `>, < ,l > : <
,: _
Artinya : Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rosululloh itu suri teladan yang baik
bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari
kiamat dan dia banyak menyebut Alloh. Sedang perintah untuk membaca Sholawat
kepada Nabi SAW tercantum dalam Surat al-Ahzab (33) Ayat 56 :
| < ...l. l.`, _ls _,.l !!., _. `.., l. ,ls .l.
!.,l. __
125
Artinya : Sesungguhnya Alloh dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi .
Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah
salam penghormatan kepadanya . Rosululloh SAW bersabda, a. l :

. ) .(
Artinya : Tidaklah seorang dari kalian benar -benar ber-Iman, sebelum aku menjadi
kecintaannya, melebihi anaknya, seorang -tuanya dan manusia semuanya.
: , ,
. ) .(
Artinya : Didiklah anak-anakmu dalam tiga perkara : Cinta kepada Nabimu, cinta
kepada keluarga dan membaca al -Quran. (riwayat Imam Thobaroni).
:
). (
Artinya : Dan bersabda Nabi SAW : Setiap doa terdinding, sampai dibacakan
Sholawat atas Nabi SAW. (riwayat Imam Dailami dari Anas r. a).
Bacaan Sholawat yang dijarkan Rosululloh SAW a. l dalam hadits sbb :
: ,
, : : ,
, . ,
, .
). ( .
Artinya : Dari Abu Masud r.a ia berkata : Basyir bin Saad bertanya : Wahai
Rosululloh, Alloh Memerintah kita membaca Sholawat padamu. Bagaimana caranya
kami membaca Sholawat kepadamu ? Lalu beliau diam kemudian menjawab :
Allohumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad kama shollaita ala Ibrohim waala
ali Ibrohim, wa barik ala Muhammad wa ala ali Muhammad kama barokta ala Ibrohim wa ala
ali Ibrohim fil alamina innaka hamidum majid . Yang artinya : Ya Alloh berilah Rohmat
kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi Rohmat kepada
Ibrohim. Dan berilah Barkah kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana
Engkau memberi Barkah kepada Ibrohim. Dalam seluruh alam sesungguhnya Engkau
Maha terpuji dan Maha agung, dan salam sebagaimana engkau ketahui. (riwayat
Imam Muslim).
Dalam mengucapkan Sholawat selain seperti diajarkan dalam hadits tersebut diatas,
namun banyak diantara para Muslimin sebe lum menyebut nama Rosululloh
Muhammad SAW ditambah dengan kalimat : Sayyidina ada yang menambah
Sayyidina wa Maulana (Yang artinya Pemimpin kami dan Paduka yang kami
mulyakan) atau kalimat-kalimat penghormatan yang lain. Hal tersebut tidak lain
karena rasa cinta dan hormat kaum Muslimin kepadanya, diantaranya dengan merujuk
pada Firman Alloh dalam Surat an-Nur (24) Ayat 63 :
l-, ,!s: _.l ., ,'.. >.-, !.-,
Artinya : Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul diantara kamu seperti panggilan
sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain) . Wallo-hu alam.
49. W a s i l a h
126
Wasilah dalam bahasa Arab berarti penghubung atau cara yang dilalui seseorang
agar dapat mencapai tujuan yang diidamkan. Dapat pula diartikan jalan yang
ditempuh untuk mendekatkan diri. Dalam al-Quran, kalimat washilah disebut dalam
Surat al-Maidah (5) Ayat 35 :
!,!., _. `.., 1. < -., ,l| ,.l ..> _ .,,. l-l
_>li. __
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan carilah
jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (wasilah), dan berjihadlah pada jalan-Nya,
supaya kamu mendapat keberuntungan . Kemudian dalam Surat Isro (17) Ayat 57 :
,.l _. _`s., _-.,, _|| `, ,.l , `>, ...>
_!> .,.s | ,.s ,, ' .>: __
Artinya : Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencar i jalan kepada
Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allo h) dan
mengharapkan rahmat -Nya dan takut akan azab-Nya; Sesungguhnya azab Tuhanmu
adalah suatu yang (harus) ditakut .
Dalam kedua Ayat tersebut inti-sari dari Wasilah adalah Iman dan Taqwa yang diikuti
dengan berjihad dijalan Alloh dengan mendekat dan mengharap Rohmat dari Alloh
serta menghindari siksa-Nya. Yang berarti pula, bahwa Was ilah bukan orang-orang
keramat tertentu sebagai perantara dalam mendekatkan diri kepada Alloh.
Dalam hadits dari Jabir r.a, Rosululloh SAW bersabda, Barang -siapa membaca
setelah mendengar adzan :
,
. .
Artinya : Ya Alloh Penguasa panggilan (adzan) yang sempurna dan sholat yang
didirikan, berilah Muhammad Wasilah dan keutamaan serta bangunkan tempat yang
terpuji, yang telah Engkau janjikan. Dalam lanjutan hadits tersebut Rosululloh SAW
bersabda :
. ) .(
Artinya : Maka ia akan memperoleh syafa atku nanti pada hari Qiyamat . (riwayat
Imam empat). Dari hadits tersebut dijelaskan adalah hanya Rosululloh SAW yang
dapat memberikan syafaat pada hari Qiyamat. Wallohu -Alam.
50. Bacaan (Doa) Amalan Menjelang Sholat
Sebelum melaksanakan sholat sehari -hari banyak amalan yang dilalukan sejak
bangun dari tidur. Oleh karenanya kiranya dapat lebih dicermati baik amalan ataupun
bacaannya.
Bacaan (Doa) Waktu Berbaring untuk Tidur d an Waktu Bangun
Hadits dari Hudzaifah bin Yaman r. a dan Abu Dzar r.a, keduanya berkata :
: ,
: .
) .(
127
Artinya :Apabila Rosululloh SAW berbaring ditempat tidur beliau berdoa :
Bismika llo-humma ahya- wa amu-t (artinya: Dengan menyebut Asma -Mu ya Alloh aku
hidup dan aku mati). Dan apabila bangun dari tidurnya beliau berdoa : Alhamdu li-lla-
hi ladzi-ahya-na- bada ma-ama-tana- wa ilaihin nusyu-r (artinya :Segala puji bagi Alloh
yang menghidupkan/membangunkan kami kembali sesudah kami mati/tidur dan
kepada-Nya kami akan dikembalikan. (riwayat Imam Bukhori).
Bacaan (Doa) Waktu Masuk dan Keluar kamar mandi
Waktu masuk kamar mandi :
. ) .(
Artinya : Ya Alloh aku berlindung kepada -Mu dari hal yang kotor dan keburukan
(riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Waktu keluar dari kamar mandi :
. ) .(
Artinya : Aku harap ampunan-Mu. Segala puji bagi Alloh, yang telah membersihkan
diriku dari keburukan dan menyehatkan badanku. (riwayat Imam Abu Dawud dan A t-
Tirmidziy).
Bacaan (Doa) Sebelum dan Setelah Wudlu
Sebelum Wudlu
Rosululloh SAW bersabda :
: :
) . .(
Artinya : Dari Abu Huroiroh r. a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda :Tidak
sempurna wudlunya orang yang tidak menyebut Asma Alloh. (riwayat Imam
Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah). Hadits tersebut dinyatakan sebagai lemah, oleh
karenanya hanya dianjurkan saja sebaiknya sebelum Wudlu mengucapkan Bismilla-
hirrohma-nirrohi-m.
Setelah Wudlu
Rosululloh SAW bersabda :
: :


.
) .(
Artinya : Dari Umar r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda:Tiada seorang
diantara kamu sekalian yang berwudlu dengan sempurna, kemu dian membaca
(berdoa) : Asyhadu an la-ila-ha Illalloh wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna
Muhammadan abduhu warosuluh, Allohummajalni mina tawwabina wajalni minal
mutathohhirin,(yang artinya Aku bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan yang patut
disembah selain Alloh sendiri -Nya, tidak ada sekutu bagi -Nya, dan aku bersaksi,
bahwa sesungguhnya Muhammad hamba -Nya dan utusan-Nya. Ya Alloh jadikanlah
aku sebagai orang yang bertaubat dan menjadi orang yang bersuci ). Kecuali delapan
pintu surga dibuka, ia dapat masuk dari pintu yang dikehendaki. (riwayat Imam
Ahmad, Muslim dan At -Tirmidzi).
Bacaan (Doa) Setelah Adzan
Rosululloh SAW bersabda :
128
:
,
.
. ) .(
Artinya : Dari Jabir r.a, ia berkata : Rosululloh SAW bersabda : Barang siapa
membaca (berdoa) saat mendengar Adzan Allohumma Robba hadzihid da watit tammah,
wash sholatil qo-imah a-ti Muhammadanil wasilata wal fadlilah, wa abatshu maq omam
mahmudan alladzi waadtahu (yang artinya: Ya Alloh Penguasa panggilan (adzan)
yang sempurna dan sholat yang didirikan, berilah Muhammad Wasilah dan
keutamaan dan bangunkan tempat yang terpuji, yang telah Engkau janjikan . Maka ia
akan memperoleh Syafaatku pada hari Qiyamat. (dikeluarkan Imam empat).
Bacaan (Doa) keluar Rumah.
Rosululloh SAW bersabda :
:
. . )
.(
Artinya : Barang siap membaca waktu keluar rumah : Bismillahi tawakkaltu alalloh
wala haula wala quwwata illa billahi (artinya : Dengan menyebut Nama Alloh, aku
bertawakkal kepada Alloh. Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolon gan
Alloh), maka dikatakan kepadanya: Engkau dicukupi, dijaga dan diberi petunjuk,
setanpun menyingkir dari dirimu. (riwayat Imam Abu Dawud dan At -Tirmidziy).
Bacaan (Doa) berangkat ke Masjid
Hadits dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata :



) .(
Artinya : Maka muadzdzin mengumandangkan adzan Shubuh, keluarlah Nabi SAW
menuju tempat sholat (Masjid) sambil berdoa: Allohumma j al fi qolbi nu-ron wajal fi
lisani nu-ron wajal fi sami nu-ron wajal fi bashori nu-ron wajal fi kholfi nu-ron wajal min
amami nu-ron wajal min fauqi nu-ron wajal min tahti nu-ron Allohumma athini -nu-ron
(artinya: Ya Alloh jadikanlah bercahaya dalam hatiku, dan cahaya pada lisanku.
Jadikanlah cahaya pada pendengaranku. Jad ikanlah cahaya pada penglihatanku.
Jadikanlah cahaya berada dibelakangku dan cahaya berada dimukaku . Jadikanlah
cahaya berada diatasku dan caha ya berada dibawahku. Ya Alloh berilah cahaya
padaku). Riwayat Imam Bukhori dan Muslim.
Bacaan (Doa) Masuk dan Keluar Masjid
Dari Abu Humaid atau Usaid r.a ia berkata : Bila Rosululloh SAW bersabda :

. )
.(
Artinya : Apabila salah seorang dari kalian memasuki Masjid hendaklah ia
mengcapkan salam atas Nabi SAW kemudian membaca : Allohummaftahli -abwa-ba
rohmatik (artinya:Ya Alloh bukakan kepadaku pintu -pintu rahmat-Mu). Dan apabila
keluar hendaklah dibaca : Allohumma Inni-as aluka min fadllik (artinya : Ya Alloh,
129
sesungguhnya aku memohon karunia kepada -Mu). Riwayat Imam Muslim,Abu
Dawud, An-Nasai dan Ibnu Majah.
51. Bacaan (Doa) Setelah Sholat Wajib
Waktu sesudah sholat adalah waktu yang dianjurkan oleh Rosululloh SAW untuk
membaca doa atau disebut sebagai Waktu Ijabah (dikabulkannya do a), baik sholat
tersebut sholat wajib ataupun sholat sunnah.
Keutamaan doa setelah sholat Wajib (fardlu) disabdakan Rosululloh SAW dalam
hadits dari Abu Umamah r.a :
)
.(
Artinya : Doa apa yang paling didengar (oleh Alloh SWT)? Beliau bersabda :Pada
tengah malam akhir dan setiap selesai sholat fardlu. (riwayat I mam Tirmidziy).
Doa yang diajarkan Rosululloh SAW, a. l :
Sebelum berdoa hendaknya membaca Hamdalah dan Sholawat kepada Nabi SAW.
1. Setelah Sholat Shubuh
Setelah membaca dua salam pada akhir Sholat Shubuh, maka doa yan g dibaca :
1 (
x 3
2 ( -
x 1
3 ( ,
x 1 - 3
4 (
- x 1
5 ( ,
, ,
,
- x 1
6 ( - x 33 - x 33 x 34
7 ( ,
x 10
8 ( 1 - 3 : - x 1
..>' < _. l> ,...l _ _-> ..Ll .l . _.
`i ,, _l.-, > _. >1l> _. _,L . _. > _>
_,.. .:..s . :. ... _ > < _ ,...l _ _ `l-,
. > `l-, !. ,.>. _
130
(9 129 :
x 7
2. Bacaan setelah Sholat Maghrib : Bacaan seperti bacaan setelah Sholat
Shubuh diatas dikurangi (tanpa membaca) Surat al-Anam (6) Ayat 1-3 dan Surat
at-Taubah (9) Ayat 129 (butir 8 dan 9 tsb diatas).
3. Bacaan setelah Sholat Dhuhur, Ashar dan Isya, seperti bacaan setelah
Sholat Maghrib hanya sampai butir -6 (berhenti pada takbir 34 X).
Arti dan rujukan hadits dari doa tsb diatas :
1) Aku mohon ampun kepada Alloh Yang tiada Tuhan Selain Dia Yang Hidup Kekal
lagi senantiasa mengurus (makhluq-Nya). Dan aku bertobat kepada-Nya. 3 X
2) Ya Alloh Engkau Maha Sejahtera, dan hanya dari-Mu Kesejahteraan itu. Maha
Suci Engkau Tuhan Yang Maha Agung. 1 X
Hadits Rosululloh SAW dari bacaan 1 dan 2 :

. ) .(
Artinya : Apabila Rosululloh SAW telah selesai dari sholatnya, beliau membaca
Istighfar tiga kali dan membaca Allohumma antassalam wa minkas salam tabarokta dzal
jalali wal ikrom. (riwayat Imam Muslim).
3) Tiada Tuhan kecuali Alloh Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi -Nya. Kepunyaan-
Nya kerajaan (langit dan bumi) dan kepunyaan -Nya segala Puji. Dia Maha Kuasa
pada setiap sesuatu. 1 3 X (Hadits riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
4) Ya Alloh tiada orang yang dapat menahan apa yang Engkau berikan dan tiada
orang yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan. Dan tiada memberi manfaat
kemuliaan orang yang mulia selain dari pada Engkau. 1 X
Hadits Rosululloh SAW dari bacaan 3 dan 4 :

, -

Artinya : Sesungguhnya Rosululloh SAW apabila telah selesai mengerjakan sholat
dan mengucapkan salam, beliau membaca : La-ila-ha illalloh wahdahu la-syari-kalahu
lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qodir, Allohumma la mania lima athoita
wala muthia lima manata wala yanfau dzal jaddi minkal jaddu . (riwayat Imam Bukhori
dan Muslim).
5) Tiada Tuhan selain Alloh yang Maha Esa, tiada seku tu bagi-Nya. Kerajaan-Nya
kerajaan (langit dan bumi) dan kepunyaan -Nya segala Puji. Dan Dia Maha Kuasa atas
tiap-tiap sesuatu. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (izin) Alloh. Kami tidak
menyembah kecuali kepada-Nya. Segala nimat dan karunia adalah mi lik-Nya dan
segala sebutan yang baik adalah baginya. Tiada Tuhan kecuali Alloh, karena kami
menjalankan agama dengan ikhlash walaupun orang kafir pada membenci. 1 X
Hadits Rosululloh SAW dari bacaan 5 :
,
, ,
131
,
. ) .(
Artinya : Sesungguhnya setiap habis sholat setela h salam beliau membaca La-ila-ha
illalo-hu wahdahu la- syarikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qodir la
haula wala quwwata illa billah, La -ila-ha illalo-hu wala nabudu illa iyyah lahun namatu lahul
fadllu wa lahuts tsanaul hasan, L a-ila-ha illalo-hu mukhlishina lahuddin walau karihal ka-
firun. (riwayat Imam Muslim).
6) Maha Suci Alloh. 33 X Segala Puji bagi Alloh. 33 X Alloh Maha Besar. 34 X.
Hadits Rosululloh SAW untuk bacaan 6 dari Kaab bin Ajroh r.a :

.
) .(
Artinya : Ada bacaan yang mengiringi dibelakang setiap sholat wajib, lagi pula
orang yang membacanya atau melaksanakannya tiada akan kecewa karenanya. Itulah
tiga-puluh tiga kali tasbih, tiga-puluh tiga kali tahmid dan tiga -puluh empat kali
takbir.(riwayat Imam Muslim).
7) Tiada Tuhan kecuali Alloh Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi -Nya. Baginya
kerajaan (langit dan bumi) dan bagi -Nya pula segala Puji. Dia yang menghidupkan
dan mematikan. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. 10 X
Hadits Rosululloh SAW pada bacaan 7 sesudah sholat Shubuh :

,
" - -


. ) .(
Artinya : Barang siapa sehabis sholat Shubuh, sedangkan kedua kakinya masih dalam
keadaan terlipat membaca sebelum lagi bercakap-cakap La-ilaha illallohu wahdahu la
syari-kalah lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumi -tu biyadihil khoiri wahuwa ala kulli
syaiin qodir sepuluh kali, niscaya dicatat baginya sepuluh kebajikan, dihapuskan dari
padanya sepuluh kejahatan dan ia ditinggikan sepuluh derajat. Jadilah selama hari itu
ia terpelihara dari setiap yang tidak diinginkannya dan dijaga dari gangguan syaitan.
Tidak ada dosa yang ditimpakan kepadanya dalam hari itu kecuali kalau dia syirik
kepada Alloh). (riwayat Imam At-Tirmidziy).
Untuk sholat Maghrib, hadits dari Ammaroh bin Syubaib r.a, ia berkata : Rosululloh
SAW bersabda :
: ,
-


. ) .(
Artinya : Barang siapa membaca La-ilaha illallohu wahdahu la syari -kalah lahul mulku
walahul hamdu yuhyi wayumi -tu biyadihil khoiri wahuwa ala kulli syain qodir sepuluh kali,
sesudah sholat Maghrib, maka oleh Alloh diutus para penjaga -penjaga yang
memeliharanya dari pada godaan syait an sampai waktu Shubuh, dicatat baginya
132
sepuluh kebaikan yang menyelamatkan dan dihapuskan dari padanya sepukuh
kejahatan yang membinasakan da n kepadanya diberikan pahala se -imbang dengan
pahala memerdekakan sepuluh orang sahaya Mukminah. (riwayat Imam At -
Tirmidziy).
8) Surat al-Anam (6) Ayat 1-3 : Segala puji bagi Allah yang Telah menciptakan
langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang -orang yang kafir
mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka (1). Dialah yang menciptakan
kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematian mu), dan ada lagi suatu ajal
yang ada pada sisi-Nya (yang dia sendirilah mengetahuinya), Kemudian kamu masih
ragu-ragu (tentang berbangkit itu) (2). Dan dialah Allah (yang disembah), baik di
langit maupun di bumi; dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan da n apa yang kamu
lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan (3). 1 X
Hadits Rosululloh SAW unt uk bacaan 8 :


. ) .(
Artinya : Barang siapa mengerjakan sholat Fajar dengan berjama ah, dan duduk dia
ditempat sholatnya, lalu dibacanya tiga Ayat dari awal Surat al -Anam, niscaya akan
diwakilkan Alloh tujuh puluh Malaikat yang mengucapkan Tasbih kepada Alloh dan
memohonkan ampun untuk dia sampai hari Qiyamat. (riwayat Imam Ad-Dailami).
9) Surat at-Taubah (9) Ayat 129 : "Cukuplah bagiku Alloh, tidak ada Tuhan selain
Dia. Hanya kepada-Nya Aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy
yang agung". 7 X
Hadits Rosululloh SAW untuk bacaan 9 :
" _,.> < .l| | > ,ls
l. > , _-l ,L-l "
. ) .(
Artinya : Barang siapa yang menyebut saat shubuh (pagi) dan sore Hasbiyallo-hu la
ilaha illa huwa alaihi tawakkaltu wahuwa robbul arsyil adzim (Ayat 129 Surat at-Taubah,
yang artinya : "Cukuplah bagiku Alloh, tidak ada Tuhan selain Dia. Ha nya kepada-
Nya Aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung )".
Tujuh kali, akan dicukupkanlah oleh Alloh atasnya apa yang membuat sus ah dalam
urusan dunia dan akhirat. (riwayat Imam Abu Dawud).
Setelah doa-doa tersebut setiap orang dapat melanjutkan doa masing-masing
tergantung pada keinginan yang dimohonkan kepada Alloh SWT.
52. Doa (Bacaan) setelah Sholat Sunnah
Sholat hakekatnya adalah juga Doa, sehingga doa setelah sholat apalagi shol at
sunnah adalah kebutuhan seorang mush olli (orang yang sholat tsb) untuk ber doa
lebih lanjut. Bila pada sholat wajib terdapat tuntunan yang lebih lengkap, maka pada
sholat sunnah, yang dapat ditemukan penyusun hanya pada sholat -sholat tertentu saja,
yaitu antara lain, setelah Sholat Malam, Sholat Istikharoh dsb terurai berikut :
Doa (Bacaan) setelah Sholat Malam
133
,
,
, ,
, , , , ,
, .
,
,
, , . ) .(
Artinya : Ya Alloh! Untuk-Mulah segala Puji, Engkaulah Penguasa langit, bumi dan
seisinya. Untuk-Mulah segala Puji, Milik-Mulah kerajaan langit, bumi dan segala
isinya. Untuk-Mulah segala Puji, Engkaulah Nur (Cahaya) langit, bumi dan segala
isinya. Untuk-Mulah segala Puji, Engkaulah yang Maha Bena r, Janji-Mu benar,
Pertemuan dengan-Mu benar, Firman-Mu benar, surga benar, neraka benar, para Nabi
benar, Nabi Muhammad SAW benar dan hari Qiyamat benar. Ya Alloh! Aku bersera h
diri kepada-Mu dan aku beriman kepada-Mu, kepada-Mu aku bertawakkal dan
kepada-Mu aku kembali, bersama-Mu aku melawan (musuh), dan kepada -Mu aku
mengadukan perkara. Karena itu, ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang
akan datang, yang aku rahasiakan dan yang aku perbuat secara terang -terangan serta
segala apa yang Engkau lebi h Mengetahui dari padaku, Engkaulah yang Maha
Mendahului dan Engkaulah yang Maha Mengakhiri. Tidak ada Tuhan selain Engkau,
dan tidak ada daya serta kekuatan melainkan karena Engkau.(Hadits riwayat Imam
Bukhori).
Doa (bacaan) Setelah Sholat Tarowih
Dalam bab Sholat sudah diuraikan, bahwa Sholat Tarowih adalah sholat malam dalam
bulan Romadhon. Oleh karenanya banyak doa didalamnya doa-doa termasuk doa
sholat malam. Selain itu pada bulan Romadlon ada do a untuk malam qodar dalam
sabda Rosululloh SAW dar i Aisyah r.a :
: :
. ) .(
Artinya : Aku bertanya, wahai Rosululloh jika aku mengetahui tibanya Lailatul -
Qodri, apa yang kubaca ketika itu ? Beliau menjawab: Bacalah Allohumma dst s/d
fafu annii yang artinya : Ya Alloh sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf , Engkau
menyukai kemaafan, maka maafkanlah (kesala hanku). (riwayat Imam At-Tirmidziy,
An-Nasai dan Ibnu Majah).
Bacaan yang lebih dianjurkan setelah Tarowih ataupu n Witir pada bulan Romadlon
adalah memperbanyak membaca al-Quran dan kalau dapat saling disemak mengikuti
jejak Rosululloh SAW seperti dalam hadits sbb :
:
. ) (
Artinya : Hadits dari Ibnu Abbas r.a, berkata : Sesungguhnya Malaikat Jibril
bertemu Nabi SAW setiap malam (bulan Romadhon) untuk b er-Tadarrus ( membaca
dengan disemak) Al-Quran. (riwayat Imam Bukhori dan Muslim).
Doa (bacaan) setelah Sholat Istikharoh
134
Seperti dalam bab Sholat telah dijelaskan tentang sholat Istikharoh dimana setela h
sholat dibaca doa a.l, sbb :

, , , .

, .

. ) .(
Artinya :Ya Alloh sesungguhnya aku mohon petunjuk yan g baik dengan
pengetahuan-Mu, dan aku mohon diberi kekuatan dengan kekuatan -Mu, dan aku
mohon kemurahan-Mu yang luas, karena sesungguhnya Engkau kuasa, dan aku tidak
mempunyai kekuasaan, dan Engkau mengetahui dan aku tidak mengetahui, dan
Engkau yang amat mengetahui akan yang gaib-gaib. Ya Alloh, jika Engkau
mengetahui pekerjaan itu (dapat disebut) baik bagiku, buat agamaku, dan
penghidupanku dan hari kemudianku, maka berikanlah ia kepadaku dan mudahkanlah
ia bagiku, kemudian beri berkahlah ia kepadaku.Dan jika Engkau mengetahui, bahwa
pekerjaan itu jahat bagiku, buat agamaku, dan penghidupanku dan hari kemudianku,
jauhkanlah ia dari padaku dan jauhkanlah aku dari padanya, dan berikanlah kepadaku
kebaikan dimanapun juga adanya, kemudian jadikanlah aku orang yang ridlo dengan
pemberian-Mu. (riwayat Imam Bukhori).
Doa (bacaan) setelah sholat hajat.
Telah diuraikan pada bab Sholat, bahwa dalam hadits dari Abdulloh bin Abi Aufaa, ia
berkata Rosululloh SAW bersabda, bahwa bacaan setelah sholat hajat adalah, a. l sbb :
,
,
,
. )
.(
Artinya : Tiada Tuhan selain Alloh yang Maha Halim (tidak segera menurunkan
siksa) lagi Yang Maha Mulia. Maha Suci Alloh Tuhan (Yang Memelihara) Arsy
yang Agung. Segala puji bagi Alloh Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada -Mu
kepastian Rohmat-Mu, kepastian Maghfiroh-Mu, kemenangan dari tiap-tiap kebaikan
dan selamat dari dosa. Ya Alloh jangan Engkau biarkan diriku berdosa melainkan
Engkau ampuni, tiada kesusahan melainkan Engkau bukakan jalan keluar dan tiada
sesuatu hajat yang Engkau Ridloi melainkan Engkau luluskan, Ya Alloh yang Maha
Rohman. (riwayat Imam Timidzi dan Ibnu Majah).
53. Al-Asma ul Husna
Al-Asma ul Husna bahasa Arab yang artinya Asma atau Nama yang baik yang hanya
dimiliki oleh Alloh SWT. Dalam Surat al -Arof (7) Ayat 180 di-Firmankan :
< ',!.- _..>' :`s:! !, ': _. _.>l`, _ .... >`,. !.
.' l.-, _
135
Artinya : Hanya milik Alloh Asmaa-ul Husna, Maka bermohonlah kepada -Nya
dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang -orang yang
menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama -nama-Nya, nanti mereka akan
mendapat balasan terhadap apa yang Telah mereka kerjakan .
Surat al-Isro (17) Ayat 110 :
_ `s: < `s: _..-l !, !. `s.. ` ',!.. _..>' ,
,.., !> !, _:, _,, ,l: ,,.
Artinya : Katakanlah: "Serulah Alloh atau Serulah Ar-Rahman. dengan nama yang
mana saja kamu seru, dia mempunyai Al Asmaaul Husna (nama-nama yang terbaik) dan
janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam sho latmu dan janganlah pula
merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu".
Surat Tho-ha (20) Ayat 8 :
< .l| | > ` ',!.. _..>' _
Artinya : Dialah Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. dia
mempunyai Al Asmaaul Husna (nama-nama yang baik),
Surat al-Hasyr (59) Ayat 24 :
> < l.>l _!,l '..l ` ',!.. _..>l _,. .l !. _ ,...l
_ > ',-l `,>>' __
Artinya : Dialah Alloh yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk
Rupa, yang mempunyai asmaaul Husna. bertasbih kepadanya apa yang di langit dan
bumi. dan dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana .
Dalam sabda Rosululloh SAW disebutkan :
,
, . ) .(
Artinya : Sungguh Alloh itu mempunyai sembilan -puluh sembilan nama, seratus
kurang satu. Seseorang yang menghafalnya, tentu masuk surga. Dia adalah Ganjil
(Esa), Menyukai Ganjil (tidak genap).Riwayat Imam Bukhori dan Muslim. Dalam
hadits Imam Bukhori yanglain disebutkan :

Artinya : Siapa yang menghafalnya masuk surga.
Dalam hadits lain Rosululloh SAW bersabda :
:






136












-




) .(
Artinya :Sungguh, Alloh Azza wa Jalla mempunyai sembilan -puluh sembilan
nama. Barang siapa menghafalnya, maka ia masuk surga. Dia adalah Al loh yang tiada
Tuhan selain Dia : Ar-Rohman (Maha Pengasih), Ar-Rohim (Maha Penyayang), Al-Malik
(Haha Merajai), Al-Quddus (Maha Suci dari sifat kurang), As-Salam (Maha
Penyelamat), Al-Mukminu (Maha Mempercayai), Al-Muhaiminu (Maha Memelihara),
Al-Aziz (Maha Perkasa), Al-Jabbar (Maha Memaksa), Al-Mutakabbir (Maha Memiliki
Kebesaran), Al-Kholiq (Maha Mencipta), Al-Bari (Maha Melakukan), Al-Mushowwiru
(Maha Pembentuk), Al-Ghoffar (Maha Pengampun), Al-Qohhar (Maha Perkasa), Al-
Wahhab (Maha Memberi), Arrozzaq (Maha Pemberi Karunia), Al-Fattah (Maha
Pembuka), Al-Alim (Maha Mengetahui), Al-Qobidl (Maha Menyekam), Al-Basith
(Maha Melapangkan), Al-Khofidl (Maha Menekan), Ar-Rofi (Maha Pengangkat),
Al-Muiz (Maha Memuliakan), Al-Mudzillu (Maha Merendahkan), As-Sami (Maha
Mendengar), Al-Bashir (Maha Melihat), Al-Hakam (Maha Menetapkan), Al-Adlu
(Maha Adil), Al-Lathif (Maha Halus), Al-Khobir (Maha Mengetahui), Al-Halim
(Penyantun), Al-Adhim (Maha Agung), Al-Ghofur (Maha Mengampuni), Asy-
Syakur (Maha Mensyukuri), Al-Aliy (Maha Tinggi), Al-Kabir (Maha Besar), Al-
Hafidh (Maha Menjaga), Al-Muqit (Maha Memelihara), Al-Hasib (Maha
Memperhitungkan), Al-Jalil (Maha Agung), Al-Karim (Maha Memberi), Ar-Roqib
(Maha Mengamati), Al-Mujib (Maha Mengabulkan), Al-Wasi (Maha
Melapangkan), Al-Hakim (Maha Bijaksana), Al-Wadud (Maha Mencintai), Al-
Majid (Maha Dibanggakan), Al-Baits (Maha Membangkitkan), Asy-Syahid (Maha
Menyaksikan), Al-Haqq (Maha Benar), Al-Wakil (Maha Mewakili), Al-Qowiy
(Maha Kuat), Al-Matien (Maha Kokoh), Al-Wa-liy (Maha Mengemban), Al-Hamid
(Maha Terpuji), Al-Muhshiy (Maha Menghitung), Al-Mubdiu (Maha Memulai), Al-
Muied (Maha Mengembalikan), Al-Muhyie (Maha Menghidupkan), Al-Mumiet
(Maha Mematikan), Al-Hayyu (Maha Hidup), Al-Qoyyum (Maha Mandiri), Al-
Wajid (Maha Menemukan), Al-Majid (Maha Mulia), Al-Wahid (Maha Esa), Al-
137
Ahad (Yang Esa), Ash-Shomad (Maha Dibutuhkan), Al-Qodir (Maha Kuasa), Al-
Muqtadir (Maha Menguasai), Al-Muqoddim (Maha Mendahulukan), Al-
Muakhkhir (Maha Mengakhirkan), Al-Awwal (Yang Pertama), Al-Akhir (Maha
Akhir), Adh-Dhohir (Maha Nyata), Al-Bathin (Maha Abstrak), Al-Waliy (Maha
Menanggung), Al-Mutaali (Maha Tinggi), Al-Barru (Maha Memberi kebaikan), At-
Tawwabu (Maha Penerima Taubat), Al-Muntaqimu (Maha Pembalas), Al-Afwu
(Maha Pemaaf), Ar-Rouf (Maha Dermawan), Al-Malikul Mulk (Yang Maha
Memiliki semua kekuasaan), Dzul Jalalil wal Ikrom (Maha Memiliki semua
Kemuliaan dan Kesempurnaan), Al-Muqsith (Maha Adil), Al-Jami (Maha
Pengumpul), Al-Ghoniy (Maha Kaya), Al-Mughniy (Maha Pemberi Kekayaan), Al-
Mani (Maha Mencegah), Adl-Dlorr (Maha Pemberi Derita), An-Nafi (Maha
Pemberi Manfaat), An-Nur (Maha Bercahaya), Al-Hadiy (Maha Pemberi Petunjuk),
Al-Badie (Maha Pencipta), Al-Baqiy (Maha Kekal), Al-Warits (Maha Mewarisi),
Ar-Rosyid (Maha Pandai), Ash-Shobur (Maha Shobar).
(riwayat Imam At-Tirmidziy, Ibnu Hibban dan Al -Baihaqiy).
54. Wadhiwah
Dalam bab Dzikir dan Doa sudah diuraikan keutamaan-keutamaannya serta banyak
Lafadh-lafadh doa serta dzikir yang dinukilkan dari Ayat al-Quran dan Hadits
Rosululloh SAW (Naqli). Untuk dapat menyusun dzikir ataupun do a sesuai yang
dikehendaki dari yang berdzikir dan berdoa, maka dapat disusun oleh setiap Muslim
sesuai prioritas yang dikehendaki. Salah satu susunan dari doa serta dzikir yang dapat
dibaca antara lain adalah Wadhifah yang disusun oleh Al-Imam Asy-Syahid Hasan
Al-Banna. Dalam pengantarnya Al -Imam Al-Muallif menjelaskan harapannya sesuai
dengan arti wadhifah agar bagi yang mengamalkannya lebih cepat mendekatkan dan
lebih meningkatkan ketaatannya kepada Alloh SWT. Doa ini baik dibaca saat pagi
setelah terbit fajar sampai dengan waktu dhuhur atau sore hari mulai setelah sholat
Ashar sampai setelah sholat Isya. Insya-Alloh, A-min.
1. Alfatihah 1 X
.
., < _..-l ,>l ..>l < _,.l.-l _ _..-l ,>l _
,l.. ,, _. _ .!`,| .,-. .!`,| _,-.. _ !..> .l
,1...l _ . _. .-. ,ls ,s .-.l ,l. _,l!.l _
2. Surat al-Baqoroh Ayat 1-3 :
., < _..-l ,>l - l ,l: ..l , , _.> _,1`:.ll _
_. `..`, ,-l!, `,,1`, :l.l !. .. 1i.`, _
3. Surat al-Baqoroh Ayat 255-257
138
< .l| | > _~l `,1l .:.>!. .. . .l !. _ ,...l !. _
_ _. : _. _i: .:..s | ..:|, `l-, !. _,, ,., !. il>
L,>`, ,_:, _. ..ls | !., ,!: _. ,. ,...l _
.:::, !,Li> > _l-l `,L-l ___ :| _ _. . _,,. .:l _. _-l
_. i>, ,-.Ll!, _.`, <!, .1 ,.... :`-l!, _.'l !.i. !
< _,.- ,l. ___ < _| _. `.., `>>`, _. ..lLl _|| .l
_. `i `>!,l ,-.Ll .`>>`, _. .l _|| ..lLl ..l
.>. !.l > !, _..> ___
4. Surat al-Baqoroh Ayat 284-286 :
< !. _ ,...l !. _ _ | .,. !. _ .i. :i>. >,.!>`,
, < `i-, _.l ',!: ,.-`, _. ',!: < _ls _ ,_. ',. ___ _.,
`_.l !., _. ,l| _. ., `...l _ _., <!, .:>.l. .,:
..' _i. _,, .> _. .. l! !.-.. !.-L ,.is !.`,
.,l| ,..l ___ l>`, < !.i. | !-.` !l !. ,. !,ls !. ,.:
!.`, !..>. | !.,. !.!L> !.`, _.>. !.,ls .| !. .:l.> _ls
_. _. !.l, !.`, !.l.>. !. !L !.l ., s !.s is !.l
!..> . !..l. !...! _ls ,1l _i.l ___
5. Surat Ali-Imron (3) Ayat 1-2 :
., < _..-l ,>l - l < .l| | > _>l `,1l _
6. Surat Thoha (20) Ayat 111-112 :
139
.s :`>'l _~ll ,,1l . '> _. _.- !.lL _. _.-, _.
.>l..l > _.`. .!> !.L !..> _
7. Surat at-Taubah (9) Ayat 129 dibaca 7X :
_,.> < .l| | > ,ls l. > , _-l ,L-l __
8. Surat al-Isro (17) Ayat 110-111 :
_ `s: < `s: _..-l !, !. `s.. ` ',!.. _..>' ,
,.., !> !, _:, _,, ,l: ,,. _ ..>' < _. l .>`.,
. l _>, .` ,,. _ ,l.l l _>, .` _| _. _. : ,,>.
9. Surat al-Mukminun (23) Ayat 115-118 :
:,.> !.. >..1l> !.,s >. !.,l| `->. _ _l.-. < ,l.l
>l .l| | > , _-l ,l _ _. _., _. < !.l| >,
_.>, .l ., !..| .,!.> ..s ., ..| _li`, `i.>l _ _ ,
is > . ,> _,.-l _
10. Surat ar-Rum (30) Ayat 17-26 :
_.>,. < _,> _... _,> >,.. _ ` ..>l _ ,...l
_ !,:s _,> `L. _ _> _>l _. ,.l _> ,.l _. _>l
_= _ .-, !:. ,l. _`>> _ _. ...,, >1l> _. ,.
. :| :. ":, _::.. _ _. ...,, l> _>l _. >.i. '>
`.>.:l !,l| _-> ., ::. .> | _ ,l: ., ,1l `>i., _
_. ...,, l> ,...l _ .l.> ...l _>.l | _ ,l:
., _,.l.-ll __ _. ...,, _>`.!.. _,l!, !.l !-., _. .. _|
_ .l: ., ,1l _`-.. __ _. ...,, `,`, _l !> !-.L
140
`_.`, _. ,!..l ,!. ._>`, , _ .-, !.. _| _ .l: .,
,1l _l1-, __ _. ...,, 1. ',!..l `_ .:.!, . :| !s:
:s: _. _ :| :. `>`> __ .` _. _ ,...l _ _ .`
:.. __
11. Surat Gofir (40) Ayat 1-3 :
., < _..-l ,>l -- > `_,.. ..>l _. < ,-l ,l-l _ '.
..l _,! ,`.l .,.: ,!1-l _: _Ll .l| | > ,l| ,..l _
12. Surat al-Hasyr (59) Ayat 22-24 :
> < _. .l| | > `l.s ,-l :..:l > _..-l `,>l __ > <
_. .l| | > ,l.l '_.1l `.l.l _..l _.,.l ',-l '!,>l
..l _.>,. < !.s _: __ > < l.>l _!,l '..l `
',!.. _..>l _,. .l !. _ ,...l _ > ',-l `,>>' __
13. Surat al-Zal-zalah (99) Ayat 1-8 :
., < _..-l ,>l -- :| ll` `_ !l >> `_ !l!1.
_ _! _... !. ! _ .., ,.> !>!,> _ !, .`, _- !l _
.., '.., '_!.l !.!.: `,l l..s _ _. _.-, _!1.. :: ,> .:, _
_. _.-, _!1.. :: : .:, _
14. Surat al-Kafirun (109) Ayat 1-6 :
., < _..-l ,>l - _ !!., _`i.l .,s !. .,-.
_ :. .,.s !. .,s _ !. .,'. !. ,.,s _ :. .,.s !.
.,s _ _>l _>`.,: _| _: _
15. Surat an-Nashr (110)) Ayat 1-3 :
141
., < _..-l ,>l -- :| ,!> `.. < _.il , _!.l _l>.,
_ _,: < '> _ _,. ..> ,, :i-.. ..| ' !,. _
16. Surat al-Ikhlash (112) Ayat 1-4 dibaca 3 X :
., < _..-l ,>l --- _ > < .> < ...l _ l ., l
.l`, _ l _>, .` i .> _
17. Surat al-Falaq (113) Ayat 1-5 dibaca 3X :
., < _..-l ,>l --- _ :`s ,, lil _. . !. l> _ _. .
.'. :| _ _. : .:.i.l _ .1`-l _ _. : ..'> :| ..>
18. Surat an-Nas (114) Ayat 1-6 dibaca 3X :
., < _..-l ,>l ---- _ :`s ,, _!.l ,l. _!.l _ .l| _!.l
_ _. : _.l _!.>' _ _. '_.`, _ .. _!.l _ _.
.>l _!.l _
19. Doaa-doa Rosululloh SAW :
(1) Doa dibaca 3X :
,

(2) Doa dibaca 3X :
,
,

(3) Doa dibaca 3X :

.
(4) Doa dibaca 3X :

, .
(5) Doa dibaca 3X :
.
(6) Doa dibaca 3X :
142
.
(7) Doa dibaca 3X :
.
(8) Doa dibaca 3X :

.
(9) Doa dibaca 3X :

.
(10) Doa dibaca 3X :
.
(11) Doa dibaca 3X :
, ,

(12) Doa dibaca 3X :
, ,

(13) Doa dibaca 3X :


,
, .
(14) Doa dibaca 3X :
,
,
.
(15) Doa dibaca 3X :

(16) Doa dibaca 10X :



.
(17) Doa dibaca 100X :

(18) Doa dibaca 10X :
,
.
(19) Doa dibaca 3X :
, .
(20) Doa dibaca 1X :
143

, , ,
,
,
. ,
.
Artinya : Aku berlindung kepada Alloh yang Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui dari (godaan) syaitan yang terkutuk.
1. Al-Fatihah :
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala
puji bagi Alloh, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang
menguasai di hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan Hanya
kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) jalan orang-orang yang Telah Engkau beri nikmat kepad a mereka; bukan
(jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
2. Surat al-Baqoroh Ayat 1-3 :
Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (1) Alif
laam miim. (2) Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padany a; petunjuk bagi
mereka yang bertaqwa, (3) (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang
mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang kami anugerahkan kepada
mereka.
3. Surat al-Baqoroh Ayat 255-257 :
(255) Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup
kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk -Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur.
Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dap at memberi syafa'at di
sisi Alloh tanpa izin-Nya? Alloh mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di
belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Alloh melainkan
apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Alloh meliputi langit dan bumi. dan Alloh tidak
merasa berat memelihara keduanya, dan Alloh Maha Tinggi lagi Maha besar.(256)
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya Telah jelas jalan
yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada
Thaghut dan beriman kepada Alloh, Maka Sesungguhnya ia Telah berpegang kepada
buhul tali yang amat Kuat yang tidak akan putus. dan Alloh Maha mendengar lagi
Maha Mengetahui. (257) Alloh pelindung orang-orang yang beriman; dia
mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). dan orang -
orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka
daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). mereka itu adalah penghuni neraka;
mereka kekal di dalamnya.
4. Surat al-Baqoroh Ayat 284-286 :
284. Kepunyaan Alloh-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau k amu sembunyikan,
niscaya Alloh akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu.
Maka Alloh mengampuni siapa yang dikehe ndaki-Nya dan menyiksa siapa yang
dikehendaki-Nya; dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu.
285. Rasul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari
Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada
Alloh, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rosul-rosul-Nya. (mereka
mengatakan): "Kami tidak membeda -bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain)
144
dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat." (mereka
berdoa): "Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."
286. Alloh tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami
apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan
rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum
yang kafir."
5. Surat Ali-Imron (3) Ayat 1-2 :
(1) Alif laam miim. 2. Alloh, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan
Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk -Nya.
6. Surat Thoha (20) Ayat 111-112 ;
(111) Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan yang hidup
kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk -Nya). dan Sesungguhnya Telah me rugilah
orang yang melakukan kedholiman.(112) Dan barangsiapa mengerjakan amal -amal
yang saleh dan ia dalam keadaan beriman, Maka ia tidak khawatir akan perlakuan
yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.
7. Surat At-Taubah (9) Ayat 129 dibaca 7X :
(129) "Cukuplah Alloh bagiKu; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada -Nya Aku
bertawakkal dan dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung".
8. Surat al-Isro (17) Ayat 110-111 :
(110) Katakanlah: "Serulah Alloh atau Serulah Ar-Rahman. dengan nama yang mana
saja kamu seru, dia mempunyai Al -Asmaaul Husna (nama-nama yang terbaik) dan
janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan ja nganlah pula
merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu". (111) Dan Katakanlah:
"Segala puji bagi All oh yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu
dalam kerajaan-Nya dan dia bukan pula hina yang memer lukan penolong dan
agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar -besarnya.
9. Surat al-Mukminun (23) Ayat 115-118 :
(115) Maka apakah kamu mengi ra, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu
secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
(116) Maka Maha Tinggi Alloh, raja yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia,
Tuhan (yang mempunyai) 'Arsy yang mulia. (117) Dan barangsiapa menyembah
Tuhan yang lain di samping Alloh, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang
itu, Maka Sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang -
orang yang kafir itu tiada beruntung. (118) Dan Katakanlah: "Ya Tuhanku beri lah
ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik."
10. Surat ar-Rum (30) Ayat 17-26 :
(17) Maka bertasbihlah kepada Alloh di waktu kamu berada di petang hari dan waktu
kamu berada di waktu subuh, (18) Dan bagi-Nyalah segala puji di langit dan di bumi
dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu
Dhuhur. (19) Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang
mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi sesudah matinya. dan seperti I tulah
kamu akan dikeluarkan (dari kubur). (20) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya
ialah dia menciptakan kamu dari tanah, Kemudian tiba -tiba kamu (menjadi) manusia
yang berkembang biak. (21) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia
menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cende rung dan
145
merasa tenteram kepada-Nya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar -benar terdapat tanda-tanda bagi kaum
yang berfikir. (22) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan
langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada
yang demikan itu benar -benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
mengetahui. (23) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu
malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar -benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang
mendengarkan. (24) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, dia memperlihatkan
kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan dia menurunkan
hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar -benar terdapat tanda-tanda bagi kaum
yang mempergunakan akalnya. (25) Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
berdirinya langit dan bumi dengan iradat -Nya. Kemudian apabila dia memanggil
kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur). (26) Dan
kepunyaan-Nyalah siapa saja yang ada di langit dan di bumi. semuanya Hanya
kepada-Nya tunduk.
11. Surat Ghofir (40) Ayat 1-3 :
(1) Haa Miim. (2) Diturunkan Kitab Ini (Al Quran) dari Alloh yang Maha Perkasa
lagi Maha mengetahui, (3) Yang mengampuni dosa dan menerima Taubat lagi keras
hukuman-Nya, yang mempunyai karunia, tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain
Dia. Hanya kepada-Nyalah kembali (semua makhluk).
12. Surat al-Hasyr (59) Ayat 22-24 :
(22) Dialah Alloh yang tiada Tuhan selain Dia, yang mengetahui yang ghaib dan
yang nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (23) Dialah Alloh
yang tiada Tuhan selain Dia, Raja yang Maha S uci, yang Maha Sejahtera, yang
Mengaruniakan Keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha Perkasa, yang Maha
Kuasa, yang memiliki segala Keagungan, Maha Suci Alloh dari apa yang mereka
persekutukan. (24) Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang
Membentuk Rupa, yang mempunyai Asmaaul Husna, bertasbih kepada-Nya apa yang
di langit dan bumi. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
13. Surat al-Zal-zalah (99) Ayat 1-8 :
(1) Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), (2) Dan bumi
Telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, (3) Dan manusia
bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?", (4) Pada hari itu bumi menceritakan
beritanya, (5) Karena Sesungguhnya Tuhanmu Telah memerintahkan (yang
sedemikian itu) kepadanya. (6) Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam
keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan
mereka, (7) Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia
akan melihat (balasan)nya. (8) Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar
dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.
14. Surat al-Kafirun (109) Ayat 1-6 :
(1) Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, (2) Aku tidak akan menyembah apa yang
kamu sembah. (3) Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. (4) Dan
Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, (5) Dan kamu tidak
pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. (6) Untukmu agamamu,
dan untukkulah, agamaku."
15. Surat An-Nashr (110) Ayat 1-3 :
(1) Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, (2) Dan kamu lihat
manusia masuk agama Alloh dengan berbondong-bondong, (3) Maka bertasbihlah
146
dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada -Nya. Sesungguhnya dia
adalah Maha Penerima taubat.
16. Surat al-Ikhlash (112) Ayat 1-3 dibaca 3X :
(1) Katakanlah: "Dia-lah Alloh, yang Maha Esa. (2) Alloh adalah Tuhan yang
bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (3) Dia tiada beranak dan tidak pula
diperanakkan, (4) Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
17. Surat al-Falaq (113) Ayat 1-5 dibaca 3X :
(1) Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, (2) Dari
kejahatan makhluk-Nya, (3) Dan dari kejahatan malam apabila Telah gelap gulita,
(4) Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul -
buhul, (5) Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."
18. Surat an-Nas (114) Ayat 1-5 dibaca 3X :
(1) Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai)
manusia. (2) Raja manusia. (3) Sembahan manusia. (4) Dari kejahatan (bisikan)
syaitan yang biasa bersembunyi, (5) Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada
manusia, dari (golongan) jin dan manusia. (6) Dari (golongan) jin dan manusia.
19. Doaa-doa Rosululloh SAW yang artinya :
(1) Doa dibaca 3X :
Kami memasuki waktu Shubuh/pagi , sedang kerajaan bagi Alloh dan pujian bagi
Alloh, tidak ada sekutu bagi -Nya.
(2) Doa dibaca 3X :
Kami memasuki waktu pagi dengan keadaan tetap pada fitroh Islam, kalimat ikhlash
dan tetap pada agama Nabi kami Muhammad SAW, serta agama bapak kami Ibrohim
dalam keadaan lurus (condong pada kebenaran), dan tidaklah ia termasuk golongan
orang yang musyrik.
(3) Doa dibaca 3X :
Ya Alloh, sesungguhnya aku memasuki waktu Shubuh karena Engkau, dalam keadaan
mendapat nimat, sehat dan dilindungi, maka sempurnakanlah ni mat Engkau dan
penyehatan Engkau serta lindungan Engkau kepadaku didunia dan diakhirat.
(4) Doa dibaca 3X :
Ya Alloh, nimat yang memasuki waktu Shubuh bersama aku atau orang atau bersama
seorang diantara ciptaan Engkau, adalah dari Engkau semata -mata, tidak ada sekutu
bagi Engkau. Maka segala puji bagi Engkau dan segala ucapan terima kasih bagi
Engkau.
(5) Doa dibaca 3X :
Ya, Tuhanku, bagi Engkau segala puji sebagaimana yang layak bagi kemuliaan Wajah
Engkau dan layak bagi Kebesaran dan Kekuatan Engkau.
(6) Doa dibaca 3X :
Aku rela Alloh sebagai Tuhan, Islam sebagai Agama dan Muhammad sebagai Nab i
dan Rosul.
(7) Doa dibaca 3X :
Maha Suci Alloh serta pujian kepada-Nya, sebagai bilangan ciptaan-Nya, kerelaan
Diri (Zat-Nya), sebagai perhiasan singgasana -Nya, dan tinta kalimat -kalimat-Nya.
(8) Doa dibaca 3X :
Dengan Nama Alloh yang tidaklah berbahaya sesuatupun beserta Nama-Nya, dibumi
dan dilangit, sedang Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(9) Doa dibaca 3X :
Ya, Alloh, sungguh kami berlindung kepada Engkau dari menyekutukan sesuatu yang
kami ketahui, beserta Engkau. Dan kami mohon ampun kep ada Engkau untuk sesuatu
yang tidak kami ketahui.
147
(10) Doa dibaca 3X :
Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Alloh yang sempurna (lengkap), dari
kejahatan yang telah diciptakan-Nya.
(11) Doa dibaca 3X :
Aku berlindung kepada Engkau dari kesedihan dan ked ukaan, aku berlindung kepada
Engkau dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada Engkau dari sifat
pengecut dan bakhil dan aku berlindung kepada Engkau dari banyak hutang dan
kedholiman orang.
(12) Doa dibaca 3X :
Ya Alloh, berilah aku kesehatan pada tubuhku. Ya Alloh berilah aku kesehatan pada
pendengarankau. Ya Alloh berilah aku kesehatan penglihatanku. Ya Alloh, sungguh
akau berlidung kepada Engkau dari kekafiran dan kefakiran. Ya Alloh, sungguh aku
berlidung kepada Engkau dari siksa qubur. Tidak ada Tuhan selain Engkau.
(13) Doa dibaca 3X :
Ya Alloh, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah
menciptakan aku, sedang aku adalah hamba -Mu. Aku tetap pada janji dan prasetia
kepada-Mu, sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada -Mu, dari keburukan yang
aku perbuat. Aku mengakui -Mu dengan nimat yang Engkau limpahkan kepadaku
dan aku mengakui dosaku. Karena itu berkenanlah Engkau mengampuniku, sebab
tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau.
(14) Doa dibaca 3X :
Aku mohon ampun kepada Alloh Yang tiada Tuhan selain Dia Yang Hidup kekal lagi
senantiasa mengurus (makhluq-Nya). Dan aku bertaubat kepada-Nya.
(15) Doa dibaca 10X :
Ya Alloh, berilah kesejahteraan kepada Sayyidina Muhammad dan kepada
keluarganya, seperti kesejahteraan yang telah Engkau berikan kepada Sayyidina
Ibrohim serta keluarganya. Dan berilah barokah kepada Sayyidina Muhammad dan
kepada keluarganya seperti barokah yang telah Engkau berikan kepada Sayyidina
Ibrohim serta keluarganya dialam ini. Sesungguhnya En gkau Maha Terpuji dan Maha
Bagus.
(16) Doa dibaca 100X :
Maha Suci Alloh, segala puji bagi Alloh, tiada Tuhan selain Alloh, dan Alloh Maha
Besar.
(17) Doa dibaca 10X :
Tuhan hanyalah Alloh semata-mata, tiada sekutu bagi -Nya, bagi-Nya-lah Kerajaan
dan Pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(18) Doa dibaca 3X :
Maha Suci Engkau Ya Alloh dan Pujian kepada Engkau, aku bersaksi, bahwa tidak
ada Tuhan selain Engkau, aku mohon ampun kepada Engkau, dan aku bertaubat
kepada Engkau.
(19) Doa dibaca 1X :
Ya Alloh, berilah kesejahteraan kepada Sayyidina Muhammad, yaitu hamba Engkau,
Nabi Engkau dan Rosul Engkau, yang ummi (tidak tahu baca -tulis) juga kepada
keluarganya serta sahabatnya dan berilah salam sejahtera kepada sejumlah apa yang
diliputi ilmu Engkau yang dituliskan pena Engkau yang dihitung (ditulis) dalam
tulisan Engkau. Dan ridloilah Ya Alloh, Sayyidina Abu -Bakar, Umar, Utsman dan
Ali, para sahabat seluruhnya, dan para Tabi in serta Tabiut-Tabiin-bersama
perbuatan baiknya sampai hari Pembalasa n.
(20) Doa dibaca 1X :
148
Maha Suci Engkau Tuhan, Pemilik Kemuliayaan dari segala yang disifatkan mereka
(orang-orang kafir), salam sejahtera kepada Rosul -rosul, dan segala Puji bagi Alloh,
Tuhan semesta alam.
55. Doa Seorang Muslim Dikabulkan
Doa seorang Muslim akan selalu dikabulkan, hanya saja tidak dibenarkan untuk
menuntut segeranya dikabulkan seperti keinginan orang yang berdo a, Alloh Yang
Maha Kuasa yang menentukan kapan dan apakah bentuknya . Dalam butir 40 yll telah
disebutkan Firman Alloh dalam Surat al-Baqoroh (2) Ayat 186 :
:| ,l!. _:!,s _.s _.| , ,> :s: _. :| !s: ,,>..,l _|
`..`,l _ l-l _.:, __
Artinya : Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu t entang aku, Maka
(jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang
yang berdoa apabila ia memohon kepada -Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi
(segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada -Ku, agar mereka selalu
berada dalam kebenaran. Dalam Surat al-Mukmin (40) Ayat 60 :
_! `, _.`s: >.. _>l
Artinya : Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku
perkenankan bagimu.
Dalam hadits dari Ubadah bin Samir r.a, Rosululloh SAW bersabda :

,
. : . ) .(
Artinya : Tidak ada dipermukaan bumi seorang Muslim berdo a kepada Alloh,
melainkan Alloh memperkenankan do anya itu, atau Dia hindarkan orang tersebut
dari kejahatan seumpamanya, selama ia tidak berdo a dengan maksud memutuskan
silaturrohmi. Seorang laki -laki diantara kaum berkata : Jika begitu, kami akan
banyak-banyak berdoa. Nabi SAW bersabda: Alloh lebih banyak lagi perkenan-
Nya. (riwayat Imam At-Tirmidziy). Dalam riwat Imam Al-Hakim ada tambahan :
........................ .................
Artinya : ........................atau Dia simpankan pahalanya senilai do a itu............
Dalam hadits lain dari Abu Huroiroh r.a, Rosululloh SAW bersabda :
: . )
.(
Artinya : Doa salah seorang dari kalian akan diperkenankan selama ia tidak
mengeluh minta segera diperkenankan dengan mengucapkan : Sungguh aku telah
berdoa, tapi sampai sekarang belum juga dikabulkan . (riwayat Imam Bukhori dan
Muslim).
Selain tidak dibenarkan mengeluh seperti hadits tersebut diatas juga dilarang berdoa
tentang hal yang tidak baik. Rosululloh SAW bersabda :
,
. )
.(
149
Artinya :Jangan kalian mendoakan yang tidak baik atas diri sendiri, jangan kalian
mendoakan yang tidak baik atas anak-anak kalian, jangan kalian mendoakan yang
tidak baik atas harta benda kalian. Jangan -jangan kalian menemukan saat yang tepat,
ketika doa dimohonkan lalu diperkenankan oleh Alloh . (riwayat Imam Muslim).
P E N U T U P
Alhamdulillah naskah ini telah tesusun walaupun sederhana, menyadari terbatasnya
pengetahuan penyusun, maka mudah -mudahan dapat mendapat koreksi disana-sini,
sehingga menjadi lebih sempurna dan bermanfaat bagi yang membaca.
,

.
, ,
. .
Daftar Pustaka :
Al-Quran al-Karim
Tafsir al-Quran :
A. Hasan, Tafsir Al-Furqon, Persatuan Islam Bangil 1406 H.
Abu Muhammad Mamuri, Imam Ghozali bin Hasan Ustadz , Tafsir Al-Quran Wa Sunnatu
Sayyidil A-nam, Al-Mamuriyah, Solo 1936.
Al-Maroghi, Ahamad Mustafa, Tafsir Al -Maroghi, Mustafa al -Babi al-Halabi Mesir.
HAMKA, Prof. DR, Tafsir Al-Azhar, Pustaka Panjimas, Jakarta 1982.
Ibnu Katsir, Abu al-Fida I, Tafsir Al-Quran al-Adhim, Isa al-Babi al-Halabi Mesir.
Quraish Shihab, Prof. DR. M, Tafsir Al-Mishbah, Lentera Hati, Jakarta 1999.
Quthb, Sayyid. Fi Zhilal al-Quran, Dar al-Syuruq, Kairo-Beirut, 1978.
Al-Hadits
Al-Bukhori, Ibnu Abdillah, Shohih al-Bukhori, Dar wa Matabi al -Syab, Kairo.
Muslim, Abu Hasan, Shohih Muslim, Dar Ihya al -Turats al-Arabi, Beirut.
150
Pustaka lain
Abu Muhammad Mamuri, Imam Ghozali bin Hasan Ustadz , , At-Tijan fi Syuab al-Iman,
Al-Mamuriyah Solo 1968.
-------------------------------, Al-Islam wal-Muslim, Al-Mamuriyah Solo 1968.
Ahmad Abd. Jawad, Syeikh, Himpunan Doa Mustajab, Pustaka Amani, Jakarta.
Al-Asyqolani, Al-Hafidh Ibnu Hajar, Bulugh al-Marom min Adillah al-Ahkam
(Terjemah), Al-Maarif, Bandung 1978.
Al-Ghozali, Abu Hamid, Ihya Ulum ad-Din, Dar al-Fikr, Beirut 1975.
An-Nawawi, Syeih Muhyiddin Abi Zakaria, Yahya Ibnu Syorof , Riadhus-Sholihin
(Terjemah), Al-Maarif Bandung 1978.
-------------------------, Al-Adzkar (Terjemah), Al -Maarif Bandung 1984.
Ibnu Rusyd, Bidayatul-Mujtahid (Terjemah), Pustaka Amani, Jakarta 1995.
Latif Osman, A. Ringkasan Sejarah Islam, Penerbit Widjaya, Jakarta 1992.
Masdar Helmi, Drs. H., H. Shodiq Ihsan , Kumpulan Doa Mustajabah, Penerbit
Yayasan Ikhlas Beramal, Lampung 1987.
Nashih Ulwan, Dr. Abdullah, Tarbiyatu l-Aulad fi l-Islam (Terjemah), CV Asy-Sifa
Semarang 1993.
Qardawi,, Prof Dr. Yusuf, Fi-Fiqhil Aulawiyat (Terjemah), Robbani Press, Jakarta
1996.
Quraish Shihab, Prof. DR. M, , Wawasan Al-Quran, Penerbit Mizan, Bandung 1997.
Sayid Sabiq, Al-Aqaid Al-Islamiyyah (Terjemah), CV Diponegoro, Bandung 1978.
------------------, Insiklopedi Islam, PT Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta 1994.
------------------, Insiklopedi Al-Quran, PT Kharisma Ilmu, Jakarta 2005
151