Anda di halaman 1dari 5

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH SUMATERA SELATAN DIREKTORAT LALU LINTAS

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PERATURAN DITLANTAS POLDA SUMSEL

NO

SUBSATKER

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR / PERATURAN

PROGRAM PEMBANGUNAN

KETERANGAN

1

2

 

3

 

4

5

I.

SUBBAG

 

- Perkap No 15 Th 2007 tanggal 17 agustus 2007 tentang Naskah Dinas di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

- Perkap no.22 Th 2010 tanggal 28 September 2010 tentang Susunan dan Tata Kerja pada tingkat Polda.

   

RENMIN

- Surat Kabid TI Polda Sumsel Nomor : B/14731/X/2011 BidTipol tanggal 10 oktober 2011 perihal laporan informasi masyarakat melalui SMS Center Polda Sumsel tanggal 6 s/d 9 Oktober 2011.

SMS Center

Menindak lanjuti SMS Center Polda Sumsel tanggal 6 s/d 9 Oktober 2011 Pengiriman laporan pelaksanaan Program RBP

Program RBP

- Rujukan Surat Kapolda Sumsel Nomor: B/3545/VII/2011 tanggal 8 juli 2011 tentang Peraturan laporan pelaksanaan program RBP TA.2011

II.

SUB DIT

1.

SIM

   

REGIDENT

a.

SOP

a. Fasilitas pelayanan penerbitan SIM

- Mekanisme dan Standarisasi proses penerbitan SIM.

a. Ditlantas

- Pakta Integritas.

 

- Satpas

b. Sat lantas jajaran

 

- SIM Corner

b.

Peraturan

- SIM Keliling

- KUHAP.

- SIM AVIS

- UU No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

b. Pelaksanaan Pelayanan Penerbitan SIM

-

- UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

- UU No.25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

 

Sesuai Prosedur/mekanisme

- PP No.50 tahun 2010 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku di lingkungan Polri.

 

-

Transparan

-

-

Tidak Diskriminatif Akuntabel

NO

SUBSATKER

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR / PERATURAN

PROGRAM PEMBANGUNAN

KETERANGAN

1

2

3

4

5

   

2. STNK DAN BPKB

a. Program peningkatan pelayanan penerbitan STNK

- Nomor urut antrian elektronik

- Pembentukan kelompok

 

a. SOP

- Mekanisme dan Standarisasi proses penerbitan SIM

- Mekanisme, prosedur dan standar penerbitan BPKB

b. Peraturan

 

- Uu no.2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik indonesia.

- Uu no.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

- Uu no.25 tahun 2009 tentang pelayanan publik

- Skep bersama Kapolri, Dirjen PUOD dan Dirut PT. Jasa Raharja Nomor : Skep/06/X/1999, Nomor : 973-1228 dan Nomor : Skep/02/X1999 tentang tata laksana pendaftaran kendaraan bermotor di kantor Samsat

kerja pengesahan STNK 1 tahun dan 5 tahun

b. Program peningkatan

pelayanan penerbitan BPKB

- Nomor antrian elektronik

- Komputerisasi BPKB

- On line sistim antara BPKB dan Samsat (STNK)

 

- Penataan ruang tunggu dan ruang pelayanan penerbitan BPKB

III

SUBBAG

a. SOP

   

BIN

- Membina pelaksanaan penanganan hukum termasuk tatatertib,penanganan kecelakaan,pelanggaran dan turjawali lalu lintas.

a. Menyelenggarakan pelatihan pembinaan fungsi gakkum lantas.

a. Dit lantas.

GAKKUM

b. Sat lantas polres jajaran.

- Pakta integritas

b. Mengadakan mou laka lantas dengan instansi terkait (dinas kesehatan, jasa raharja, dan polri )

b. Peraturan

- KUHAP

- UU no.2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik indonesia.

- UU no.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

 

- UU no.25 tahun 2009 tentang pelayanan publik

- PP no.50 tahun 2010 tentang penerimaan negara bukan pajak yang berlaku dilingkungan polri

NO

SUBSATKER

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR / PERATURAN

PROGRAM PEMBANGUNAN

KETERANGAN

1

2

3

4

5

IV

SAT PJR

a. SOP

   

- Membina pelaksanaan penanganan hukum termasuk tatatertib,penanganan kecelakaan,pelanggaran dan turjawali lalu lintas.

- Pakta integritas

a. Mengadakan pengawasan dan Pengendalian lalu lintas

Dit lantas.

b. Mengadakan penyuluhan Lalu lintas

b. Peraturan

c. Mengadakan pencegahan dan penindakan gar lalu lintas

- Uu no.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

- Petunjuk Lapangan Kapolri Nomor : Juklak/166/II/1993 tanggal 1 februari 1993 tentang Patroli dan Pengawalan.

d. Penanganan TPTKP

- Segera ke TKP

- Surat Keputusan Kapolri Nomor : Skep/380/III/1999 tanggal 31 maret 1999 tentang buku petunjuk lapangan patroli jalan raya.

- Hub ambulan/ derek

- Menolong korbandan kirim ke RS terdekat

 

- Beritahu korban jika korban MD

- Adakan penanganan TKP

- Pasang garis polisi

- Mengatur arus lalu lintas

- Lakukan pemotretan,buat sket dan pengukuran

- Kumpulkan barang bukti

- Cari dan tangkap TSK

- Memindahkan BB

- Maencari ifo dan ket saksi

- Dalam penanganan TKP selalu koordinasi dgn PU dlm hal ganti rugi kerusakan jalan dan sarana serta prasarana akibat laka

- Membuat LP

- Menyerahkan proses lanjut ke satuan kewilayahan

NO

SUBSATKER

 

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR / PERATURAN

PROGRAM PEMBANGUNAN

KETERANGAN

1

2

 

3

4

5

V

SUBDIT

1. DIKMAS

     

DIKYASA

a.

Peraturan

- Undang-undang Nomor 2 Th. 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

10 Program Dikmas sbb:

- Polsanak

- Undang-undang Nomor 22 Th. 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

- Go To School

- PKS

- Undang-undang Nomor 34 Th. 2004

tentang Jalan

- Kampanye Keselamatan Lalu Lintas

- Keputusan Kapolri No. Pol : Kep / 53 / X/ 2002, tanggal

17

Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja

- Binluh di Taman Lalu Lintas

Satuan-satuan pada tingkat Mabes Polri.

 

- Saka Bhayangkara

- Keputusan Kapolri No. Pol. : Kep / 54 / X / 2002, tanggal

- Binluh Masyarakat Terorganisir dan Tidak Teroganisir

17

Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

di daerah (Polda).

 
 

- Safety Ridding

b.

Sop dikmas lantas

 

- KTL

- Dimaksudkan sebagai Pedoman bagi setiap anggota Dikmas Lantas, sehingga terdapat kesamaan persepsi dan cara bertindak dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

- Binluh Sekolah Pengemudi

- Bertujuan agar setiap tindakan dan langkah-langkah yang dilaksanakan oleh anggota Dikmas Lantas dapat terlaksana secara efisien dan terarah sehingga dapat dirasakan langsung dampak positif bagi masyarakat .

   

2.

PRASJA

   

a.

SOP

Pembinaan kerjasama lintas sektoral dibidang pembinaan prasarana jalan (marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas)

Dit Lantas dan Instansi terkait

Survey dalam rangka penelitian sarpras jalan yang dapat menimbulkan kemacetan atau ancaman kecelakaan lalu lintas b. Peraturan

 

- Undang-undang Nomor : 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

 

- Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun

2009

tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

- UU 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan PP No.34 Tahun

2006

tentang Jalan

NO

SUBSATKER

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR / PERATURAN

PROGRAM PEMBANGUNAN

KETERANGAN

1

2

 

3

4

5

   

3.

SARANG

   

a. Sop

- Survey dan mendatakan angkutan umum

- Binluh kepada Angkutan umum

Survev dan Binluh

- Ditlantas

- Sat Lantas jajaran

- Terminal dan halte bus

- Mendatakan jalan.

- Kelebihan dan kekurangan sarang

- Supir angkutan umum

- Masyarakat pengguna jalan

- Sarana dan prasarana jalan.

b. Peraturan

 

- KUHAP

- UU no 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik Indonesia

- UU no 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan.

- UU no 38 tahun 2004 tentang jalan dan pp no 34 tahun 2006 tentang jalan.

VI

SUBBAG

 

- KUHAP

   

BIN

- UU No.2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

OPSNAL

- UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

- Keputusan Kapolri Nomor: Kep/236/IV/2011 tanggal 27 april 2011 tentang kebijakan Kaapolri bidang operasional tahun 2011

Palembang,

Nopember 2011

DIREKTUR LALU LINTAS POLDA SUMATERA SELATAN

Drs. FIRMAN SHANTYABUDI, M.Si

KOMISARIS BESAR POLISI NRP 65110485