Anda di halaman 1dari 7

Glomerulonefritis kronis

Glomerulonefritis kronis adalah diagnosis klinis berdasarkan ditemukannya hematuria dan proteinuria yang menetap. Dapat karena eksaserbasi glomerulonefritis akut yang berlangsung beberapa bulan/tahun

cont
GNKdgn karakteristik kerusakan glomerulus secara progresif lambat, ginjal menjadi menyusut dengan korteks yang menipis dan terdapat jaringan ikat yang menggantikan nefron ginjal

Gambaran klinis
Kadang-kadang tidak memberikan keluhan sama sekali sampai terjadi gagal ginjal. Lemah, nyeri kepala, gelisah, coma dan kejang pada stadium akhir. Edema sedikit, bertambah jelas jika memasuki fase nefrotik. Suhu subfebril. Kolestrol darah naik. Penurunan kadar albumin. Fungsi ginjal menurun. Ureum meningkat + kreatinin serum. Anemia. Tekanan darah meningkat mendadak meninggi. Kadang-kadang ada serangan ensefalopatihipertensi. Gagal jantung --> kematian. Berat badan menurun. Hematuria.

Pemeriksaan
Pada pemeriksaan urine ditemukan :

Albumin (+) Silinder Eritrosit Lekosit hilang timbul BJ urine 1,008 1,012 (menetap)
LED tetap meninggi Ureum meningkat Fosfor serum meningkat Kalsium serum menurun

Pada pemeriksaan darah ditemukan:

Pada stadium akhir : Serum natrium dan klorida menurun Kalium meningkat Anemia tetap Pada uji fugsional ginjal menunjukan kelainan ginjal yang progresif.

Terapi
Pengobatan ditujukan untuk mengatasi gejala klinis : pengawasan hipertensi dg obat antihipertensi mengatasi anemia jika ada infeksi antibiotik

Prognosis
penurunan fungsi ginjal perlahan-lahan, terkadang bisa cepat kematian