Anda di halaman 1dari 2

NAMA NPM

: Ryan Justitia Utama : 110110100042

MATA KULIAH : Hukum Pajak DOSEN : Dr. H. Muh. Hasan Wargakusumah, S.H. Dr. Supraba Sekarwati W., S.h., CN.

TUGAS METODE PENULISAN DAN PENELITIAN HUKUM

1 . Penelitian Terhadap Azas Hukum Merupakan patokan untuk bertingkah laku atau melakukan perbuatan yang pantas. Penelitian terhadap asas hukum merupakan unsur dari hukum itu sendiri. Dan asas hukum dapat berupa : Azas Konstitutif yaitu azas yang harus ada dalam kehidupan suatu sistem hukum atau disebut azas hukum umum Azas Regulatif yaitu azas yang diperlukan untuk proses suatu sistem hukum tersebut

Contoh : penelitian terhadap azas lex specialis derograt lex generalis ( azas konstitutif ) dan azas unus testis ulus testis ( azas regulatif ). 2 . Penelitian Terhadap Sistimatika Hukum Dilakukan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Kerangka acuan yang digunakan yaitu pengertian-pengertian dasar yang terdapat dalam sistem hukum. Contoh : penelitian terhadap subjek-subjek hukum yaitu manusia, pribadi hukum ( wakaf, kekayaan, koperasi, perseroan terbatas, dll ) dan pejabat yaitu perangkat peranan ( yang dikaitkan dengan status ). 3 . Penelitian Inventarisasi Hukum Positif Merupakan kegiatan mengkritisasi yang bersifat mendasar untuk melakukan penelitian hukum. Ada 3 kegiatan pokok dalam melakukan penelitian inventarisasi hukum positif, yaitu : Penetapan kriteria identifikasi untuk menyeleksi norma-norma yang dimasukan sebagai norma hukum positif dan norma yang dianggap norma sosial yang bukan hukum. Dilakukan pengorganisasian norma-norma yang sudah diidentifikasi dan di kumpulkan ke dalam suatu sistem yang menyeluruh. Mengumpulkan norm-norma yang sudah di identifikasi sebagai norma hukum tersebut.

Contoh : penelitian terhadap inventarisasi ancaman pidana mati dalam KUHP dengan penerapannya.

4 . Penelitian terhadap Taraf Sinkronisasi Vertikal dan Horizontal Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sampai sejauh mana perundang-undangan tertentu serasi secara vertikal maupun horizontal. Untuk dapat melakukan penelitian tersebut lebih dahulu harus dilakukan inventarisasi perundang-undangan yang mengatur bidang hukum yang telah di tentukan untuk di teliti. Contoh : hiraki perundang-undangan sebagaimana diatur dalam ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966 UUD 1945 Ketetapan MPR Undang-undang/PERPU Peraturan Pemerintah/PP Keputusan Presiden Peraturan-peraturan Pelaksanaan lainnya seperti peraturan menteri/ instruksi menteri

5 . Penelitian tentang Sejarah Hukum Penelitian yang berusaha untuk mengadakan identifikasi terhadap tahap-tahap perkembangan hukum yang dapat dipersempit ruang lingkupnya menjadi sejarah perundang-undangan. Penelitian ini beracuan pada landasan filosofis, landasan yuridis, dan landasan politis. Contoh : Penelitian terhadap asal muasal terciptanya BW/KUHDagang 6 . Penelitian tentang Perbandingan Hukum Dilakukan untuk membandingkan dua hal atau lebih subsistem hukum yang berlaku dalam masyarakat yang berlaku secara lintas dengan berbagai sistematika beberapa negara dengan membandingkan kedua subsistem tersebut maka dapat ditemukan unsur-unsur perasaan serta perbedaan kedua sistem tersebut. Contoh : Penelitian terhadap perbandingan sistem hukum AngloSaxon dengan sistem hukum Timur jauh. 7 . Penelitian In Concreto ( Konkrit ) Dilakukan untuk menemukan suatu perkara yang konkrit. Penelitian ini juga merupakan usaha untuk menemukan apakah hukumnya sesuai yang diterapkan secara in concreto guna menyelesaikan suatu perkara hukum dan dimanakah bunyi peraturan hukum dapat ditemukan. Adapun ciri-ciri penelitian ini yaitu : Diterapkan oleh seorang Hakim Harus ada Inventarisasi Hukum terlebih dahulu

Contoh : penelitian terhadap putusan Hakim mengenai vonis percobaan yang dijatuhkan kepada anak Hatta Rajasa.