Anda di halaman 1dari 1

Untuk Anda yang Suka Bete!

30 Jan 2002 08:00 WIB

Apakah Anda tergolong orang yang cepat uring-uringan atau bete? Ada masalah sedikit bawaannya sebel dan manyun melulu. Boroboro tertawa, tersenyum aja rasanya sulit. Akibatnya Anda jadi bad mood deh. Kalau begini terus, teman-teman kayanya ogah deh deket-deket dengan Anda. Nggak enak banget kan? Lebih jauh dampaknya akan mempengaruhi pekerjaan. Anda jadi susah konsentrasi. Soalnya kalau lagi bete, menyelesaikan pekerjaan bagaikan siksaan yang maha berat. Namun, Anda nggak boleh pasrah loh kalo lagi bete. Biar kerjaan Anda nggak jadi korban, Anda harus bangkit dari keterpurukan masalah yang bikin kesel. Toh, semua orang emang nggak luput dari masalah. Nah kalau Anda tergolong orang yang sering uring-uringan, bete, suntuk dan susah banget sembuhnya, coba ikuti cara ini: Instropeksi diri Seringkali, masalah itu muncul karena Anda sendiri yang menciptakannya. Coba renungkan, kenapa Anda dilanda masalah? Daripada uring-uringan, lebih baik Anda introspeksi kemudian perbaiki kesalahan Anda. Jika satu masalah selesai, jangan ciptakan masalah baru. Makanya, sebelum bertindak pikirkan manfaat dan mudharatnya, untung ruginya bagi Anda. Kalau nggak ada untungnya lebih baik nggak usah. Fokuskan tujuan Banyak orang gagal karena terlalu banyak tuntutan. Padahal semua orang tahu, harapan dan kenyataan seringkali bertolak belakang. So, belajarlah memfokuskan diri terhadap sasaran yang ingin Anda capai. Ini akan memudahkan jalan untuk meraih apa yang Anda inginkan. Pertimbangkan dengan matang setiap mimpi-mimpi Anda. Jangan terbuai oleh emosi dan nafsu sesat. Jujur dan terbuka Jangan jadikan kebohongan sebagai kebiasaan. Sekali Anda berbohong Anda akan terus berbohong. Hal ini dapat menimbulkan kegelisahan yang berkepanjangan. Awali hari-hari Anda dengan kejujuran. Belajarlah berkata jujur dan terbuka atas hal-hal yang Anda anggap benar. Dan juga belajarlah terbuka dalam menerima saran dan kritik dari orang lain. Bekerja dengan cerdas Dalam bekerja Anda tidak hanya dituntut untuk bekerja keras, tetapi juga harus bisa bekerja secara cerdas. Karena untuk meraih sesuatu, perlu proses kreatif tiada henti, sesuai dengan target dan cita-cita yang akan Anda raih. Namun semua ini harus dibarengi sikap disiplin, inovatif, pantang menyerah, konsisten, dan tanggung jawab. Anda juga harus cerdas membaca lingkungan dan tiada kata henti untuk belajar. Belajar berempati Perlu Anda sadari, bahwa di sekeliling Anda masih banyak orang lain yang tidak beruntung dibanding Anda. Baik dari segi ekonomi, keluarga, dll. Nah, Anda adalah orang yang termasuk beruntung, maka Anda harus berempati dan belajar mengasah kepekaan perasaan Anda terhadap lingkungan. Ini akan menjauhkan Anda dari sikap sombong dan takabur. Sebaliknya hal ini akan menumbuhkan sikap rendah hati, saling menghargai dan menghormati. Hiduplah dengan cinta Cinta menjadikan hidup Anda lebih bermakna, berkesan dan indah. Maka isilah kehidupan Anda dengan cinta. Cintailah diri sendiri, keluarga Anda, teman-teman, dan jangan lupa cintailah pekerjaan Anda! Tahukah Anda? Cinta dapat membangkitkan sikap optimis, percaya diri plus mendatangkan ketenangan batin. Coba, apa jadinya jika hidup tanpa cinta? Tentulah hidup ini terasa kering dan gersang. Begitu juga dengan pekerjaan Anda. Jika Anda mencintai pekerjaan, maka seberat apapun tugas Anda, Anda dapat menyelesaikannya dengan senang hati. Nah, Anda yang seringkali bete dan uring-uringan tanpa sebab yang jelas, mulai sekarang belajar lah untuk bersikap normal. Cara-cara di atas bisa Anda jadikan terapi. Memang, dampaknya ngga bisa langsung dirasakan, tapi kalau Anda melakukannya dengan serius, perlahan-lahan Anda dapat menjadi pribadi yang normal plus profesional. Dan ini sangat menunjang karir Anda bukan? Pergaulan oke, karir pun sukses..!