Anda di halaman 1dari 5

LUKA BAKAR Merupakan salah satu kasus yang menepati urutan tertinggi morbiditas dan mortilitas di rumah sakit

Prinsip-prinsip dasar yang harus diketahui dalam penangana luka bakare adalah : Airway Perfusi normal Keseimbangan cairan dan elektrolit Temperatur normal Carbonaceous sputum (batuk keluar sputum hitam) Facial burns (muka terbakar) Carbon deposits Inflamed oropharynx History (anamnesis) Co Hgb > 10 % Remove all (melepaskan pakaian, aksesoris, dsbnya) Prevent hipotermia Establish large Initiati warmed ringer's lactate solution Melepaskan pakaian dan aksesoris Diisiram dengan air dingin: Fungsinya sakitnya berkurang Menolak proses perambatan panas Mencegah terjadinya iskemik History Mechanism of injury Pasang infus peredaran darah lancar Menganamnesis

Indikasi klinik :

Live saving penanganan luka bakar :

NB: Live saving untuk luka bakar

Associated illnesses Allergies Tetanus status

Setelah itu memperhatikan apakah luka bakar ringan atau berat Berat ringannya luka bakar ditentukan oleh : Luasnya luka bakar (dipakai rulr of nines dari Wallace) Dalamnya luka bakar Kepala dan leher : 9 Lengan : 9 Dada : 9 Paha : 9 Tungkai bawah: 9 Punggung : 9 Bokong : 9 Daerah genitalia : 1 % Derajat atau tingkat luka bakar : Derajat 1 Derajat 2A Derajat 2B Derajat 3 Airway : Acces for injury Establish and maintain patent airway early Jika pasien datang maka pasang endotrakeal tube lalu dfoto Asupan CO exposure Normalnya itu < 10 % 10% : ............ : Epidermis yang kena : Superficial (epidermis dan sebagian kecil dermis yang : Epidermis dan sebagian dermis Kulit kelihatan pucat, kering, putih sampai hitam : Seluruh tubuh (mengenai otot, tulang, dan sebagainya)

kena). Ada vesikel dan bulla, luka bakar basah, kemerahan dan nyeri sekali

Breathing

20-30% 30-40% 40-60% >60% -

: merasa pusing : merasa mual dan muntah : koma : die

Inhalation of toxic fumes, carbon (particles) Oxygenate / ventilate Intubasi endotrakeal ABGS and CO levels Adequate venous acces Monitor vital sign Hourly urinary output (tensi menurun, tidak ada produksi kencing (diuresis menurun) shock

Cirulation

Adult : 30- 50 ml/hour Estimate fluid needs 2-4ml warmwd Ringer's laktat

Child : 10 ml/hour

(cairan plasma yang keluar setelah dilihat komposisinya mirip Ringer's laktat, yang bisa keluar 4cc/kgBB% luas luka bakar (LLB) Solution/kg%BSA in 1st 24 hour in first 8 hour in next 16 hour Based on time from injury Monitor heart rate and urinary output Estimate burn size deepth (luas luka bakar) Identifiksi trauma yang lsin Berat pasien Analise baseline bood and chest X-ray Document on flow sheet Remove all consricting devices

Develop treatment plan

Maintain peripheral circulation

Asses distal circulation Escharatomy : surgical consult (yang dipotong derah yang tidak terasa) NB : luka bakar derajat dua sukar dibedakan dengan derajat tiga, membedakannya dengan menusuk jarum jika masih terasa berarti derajat dua tetapi jika tidak terasa maka derajat tiga

Gastric Intubation Nausea,vomiting,distention Narcotic : minimal use IV only Cover with clean line Do not : break bisters: - jangan menberi antiseptic - jangan memberi air dingin Luka bakar kimia (asam kuat basa kuat) bilas jam dibawah air Duration, amount, concetration Brush away dry chemical - Burns 20% BSA - Antibiotik : not indicated early Medication: Wound core

Luka bakar listrik yang rusak selalu otot myoglobin banyak keluar, menumpuk diginjal tidak ada ekskresi gagal ginjal akut Udem hebat, otot kena, menekan pembuluh darah. Result in damage to fascia and muscle, and may spare the over lying skin. Fasciatomy : dipotong didaerah yang terasa sakit Kencing hitam pekat Guyur dengan air sampai hitanm tersebut menghilang > 10% BSA in ages <10 and 50 year >20% BSA

2nd and 3rd degree burn

To: Face, eyes, es, hands, feet, genitalia, prineum, myor joint Burn transfer prosedur : document and laboratory