Anda di halaman 1dari 7

Oleh :

Aslamia Irpa
110 207 022

Hipermetropia (Hiperopia, penglihatan jauh/farsightenes) adalah keadaan mata yang tidak berakomodasi memfokuskan bayangan di belakang retina

Hipermetropi

Hipermetropia manifes

Hipermetropia Laten

Hipermetropia Total

Hipermetropia absolut

Hipermetropia fakultatif

Axial

Bola mata pendek atau sumbu anteroposterior yang pendek

Kurvatur

Kelengkungan kornea atau lensa kurang

Indeks

Indeks bias yang kurang pada sistem optic mata

Posisi Lensa

akibat ditempatkannya lensa kristalina lebih ke posterior (subluksasi lensa)

Tidak adanya lensa kristal

Kongenital atau didapat (operasi pengangkatan berikut ataudislokasi posterior)

Patomekanisme

Gejala Klinis
Gejala
Asimtomatik. Sukar untuk melihat dekat dan tidak sukar melihat jauh Gejala astenopia kelelahan mata, nyeri kepala bagian frontal atau fronto-temporal, fotofobia ringan

Tanda
Ukuran bola mata mungkin tampak kecil secara keseluruhan. Kornea mungkin sedikit lebih kecil dari normal. Ruang anterior relatif dangkal.

Diagnosis Pemeriksaan Penunjang


Anamnesis Pemeriksaan Refraktif Subjektif Pemeriksaan Refraktif Objektif

Asimtomatik. Gejala astenopia : kelelahan mata, nyeri kepala bagian frontal atau fronto-temporal, fotofobia ringan Penglihatan dekat kabur

Kartu snellen : coba-coba atau pengabutan

Pemeriksaan fundus memperlihatkan optik disk yang kecil yang mungkin terlihat lebih banyak vaskular dengan margin yang tidak jelas A-scan ultrasonografi (biometri) dapat memperlihatkan panjang antero-posterior bola mata yang pendek.

Penatalaksanaan
Koreksi Optikal
Kacamata Lensa

Bedah refraksi

Anda mungkin juga menyukai