Anda di halaman 1dari 21

SUSUNAN SARAF PUSAT

Iwan Fuadi, dr., SpAnKNA, MKes Bagian Anestesiologi dan Reanimasi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Anatomi Susunan Saraf Pusat

Cerebrum
Bagian terbesar dari otak : gerakan volunter, bicara, berpikir dan memori The frontal lobes The parietal lobes The occipital lobes The temporal lobes The occipital lobes

Anatomi Otak

Anatomi Otak

Medulla Spinalis/Spinal Cord


The spinal cord is an extension of the brain and is surrounded by the vertebral bodies that form the spinal column 8 cervical segments 12 thoracic segments 5 lumbar segments 5 sacral segments

Anatomi Tulang Belakang

FISIOLOGI OTAK
Metabolisme Serebral Aliran darah otak (CBF) Blood Brain Barrier Cerebrospinal Fluid (LCS)

Metabolisme Otak
20% total konsumsi O2 CMRO2 3-3.5 ml/100g/min Cerebral perfusi (-) selama 10 detik unconsciousness 3-8 menit cadangan ATP habis, irreversible cellular injury. Plg sensitif cerebellum dan hippocampus

CBF
50 ml/100g/min Dewasa 750 ml/min (15-20% dari CO) 20-25 ml/100g/min Cerebral Impairment, EEG melambat 15-20 ml/100g/min EEG flat, < 10 ml/100g/min irreversible brain damage

Regulasi CBF

1. Cerebral Perfusion Pressure 2. Autoregulation 3. Extrinsic Mechanism

Cerebral Perfusion Pressure


Definisi : Perbedaan antara MAP dengan Tekanan intrakranial CPP = MAP ICP CPP Normal : 100 mmHg ICP Normal : < 10 mmHg CPP MAP Moderate severe ICP gangguan CPP & CBF walaupun MAP normal CPP < 50 mmHg slowing EEG CPP < 25 40 flat EEG CPP < 25 irreversible brain damage

Autoregulation
Otak mentoleransi perubahan tekanan darah dengan sedikit perubahan dari CBF. Penurunan CPP Cerebral vasodilatasi Peningkatan CPP Cerebral vasokonstriksi CBF tetap normal pada MAP 60 -160 mmHg (lihat gambar) Di luar batas ini tergantung tekanan Tekanan di atas 150-160 mmHg merusak BBB cerebral edema dan Perdarahan Pada pasien hipertensi kurva ini bergeser ke kanan

The relationship of CBF to perfusion pressure, PaCO2, and PaO2.


Michenfelder

Extrinsic Mechanism
Respiratory Gas Tensions Temperature Viscosity Autonomic Influences

Respiratory Gas Tensions


Faktor ekstrinsik yang paling penting Terutama PCO2 CBF ~ PCO2

Blood Brain Barrier


Pembuluh darah otak unik sambungan antara endotelnya hampir bersatu BBB Dapat terganggu Hipertensi berat, tumor, trauma, stroke, infeksi, hiperkapni hebat, hipoksia, dan kejang

Cerebrospinal Fluid
Ditemukan pada : ventrikel, sisterna, rongga subarakhnoid Fungsi utama : melindungi CNS dari trauma

EFEK ANESTESI TERHADAP FISIOLOGI SEREBRAL


Efek Obat Anestesi Inhalasi Efek Obat Anestesi Intravena

Efek Obat Anestesi Inhalasi


Halotan, enfluran, desfluran, sevofluran, isofluran menurunkan CMRO2 Menyebabkan dilatasi pembuluh darah serebri dan mengganggu autoregulasi sesuai dosis LCS Mempengaruhi pembentukan dan absorpsi, isofluran memfasilitasi absorpsi TIK semua meningkatkan tekanan intrakranial Aktivitas kejang enfluran

Efek Obat Anestesi Intravena


Efek rendah, menurunkan CMRO2, menurunkan CBF Autoregulasi dipertahankan