Anda di halaman 1dari 25

KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA V

(KMLI V)

KMLI V

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG BADAN KOORDINASI KEMAHASISWAAN POLITEKNIK INDONESIA (BAKORMA) 2013

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyampaikan rencana Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) ke-5 Tahun 2013. KMLI telah empat kali diadakan secara berturut-turut sejak tahun 2009 di Politeknik Negeri Bandung sehingga menjadi salah satu kompetisi mahasiswa tingkat nasional yang banyak dinantikan. KMLI tahun 2013 ini telah mendapatkan dukungan penuh dari Badan Koordinasi Kemahasiswaan Politeknik Indonesia (BAKORMA), sehingga diharapkan dimasa yang akan datang kualitas pertandingan bisa lebih baik dan kuantitas peserta bisa lebih meningkat. Kompetisi ini diadakan sebagai upaya untuk menampung dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa di bidang teknologi transportasi, serta untuk meningkatkan kesadaran dalam menanggapi isu global tentang lingkungan hidup dan energi yaitu mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) untuk mengurangi perusakan lapisan ozon dengan cara menciptakan teknologi yang ramah lingkungan dan mengurangi pemakaian bahan bakar minyak. KMLI tahun 2013 ini mengambil tema Mobil Listrik sebagai Kendaraan Efisien, Ekonomis, dan Aman. Melalui kegiatan kompetisi ini diharapkan dapat mengarahkan minat mahasiswa kepada kegiatan yang positif, produktif, inovatif, dan kompetitif dengan tetap mempertahankan silaturahmi antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan disiplin ilmu demi kesuksesan mereka di masa depan. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi sehingga rencana pelaksanaan KMLI-V Tahun 2013 dapat disampaikan. Semoga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan dapat mencapai tujuannya.

Bandung, 26 Juni 2013 Direktur,

ttd

Ir. Mei Sutrisno, M.Sc., Ph.D. NIP. 19560501 198703 1 001

i
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA V


TAHUN 2013

1.

LATAR BELAKANG Mobil listrik pertama kali dikenalkan oleh Robert Anderson dari Skotlandia pada tahun 1832-1839, namun pada saat itu harga bahan bakar minyak (BBM) relatif murah sehingga masyarakat dunia cenderung mengembangkan Motor Bakar yang menggunakan BBM.

Saat ini harga BBM semakin mahal dan cadangannya semakin menipis

serta sulit

dikendalikan untuk masa yang akan datang. Selain itu, terdapat isu lingkungan yang menjadi perhatian dunia yang tertuang dalam Education for Sustainable Development (EfSD). Hal ini memicu pengembangan penggunaan energi listrik dalam sistem transportasi sebagai pengganti bahan bakar fosil, sebab energi listrik mudah dibangkitkan dari berbagai macam sumber termasuk dari sumber-sumber energi terbarukan.

Mengacu kepada blueprint Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, ketahanan dan kemandirian energi harus ditingkatkan dengan menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK = CO2) serta meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan. Presiden Republik Indonesia pada Forum G-20 di Pittsburgh, USA tahun 2009 dan pada COP 15 di Copenhagen menyampaikan bahwa Indonesia dapat menurunkan emisi GRK sebesar 26% dan bahkan bisa mencapai sebesar 41% dengan bantuan negara maju hingga tahun 2020. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah mengurangi pemakaian BBM untuk transportasi dan menggantikannya dengan energi lisrik. Dengan demikian kompetisi ini diharapkan dapat turut mensosialisasikan penggunaan mobil listrik dalam upaya mengurangi GRK dan meningkatkankan kesadaran akan lingkungan bersih.

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dalam meningkatkan kreativitas, inovasi dan jiwa berkompetisi dalam ajang perlombaan sehingga dapat membentuk pribadi-pribadi yang tangguh dan mandiri.

1
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

2.

TUJUAN Tujuan umum KMLI V Tahun 2013 adalah: Menjalin kerjasama dan mempererat tali silaturahim antar Perguruan Tinggi di Indonesia. Mendukung Program Pemerintah di dalam mengurangi emisi GRK. Mendukung isu EfSD tentang pembangunan lingkungan bersih yang berkelanjutan. Membudayakan iklim kompetitif yang konstruktif di lingkungan civitas akademika perguruan tinggi di Indonesia. Meningkatkan peran TRIDHARMA Perguruan Tinggi.

Tujuan khusus adalah: Membangkitkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam bidang teknologi otomatif sebagai kendaraan yang efisien dan bebas polusi. Membina pribadi-pribadi yang kompetitif, tangguh dan mandiri. Mengukur penguasaan teknologi otomotif (mobil listrik) di kalangan mahasiswa seluruh Indonesia. Menyadarkan generasi muda (mahasiswa) terhadap kebutuhan kendaraan yang efisien dan bebas polusi.

3.

TEMA Pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ini dipilih tema :

Mobil listrik sebagai kendaraan efisien, ekonomis, dan aman

4.

METODE PELAKSANAAN Kompetisi mobil listrik ini merupakan kegiatan yang mendemonstrasikan unjuk kerja mobil listrik yang dirancang dan dibangun oleh peserta yang bersangkutan. Sistim kompetisi yang dipilih adalah sebagai berikut: a. Setiap tim dari perguruan tinggi beranggotakan maksimum 5 (lima) orang, terdiri dari 4 (empat) orang mahasiswa/i sebagai peserta dan 1 (satu) orang dosen pembimbing. 2

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

b. Setiap perguruan tinggi hanya diperbolehkan mengirimkan satu tim, kecuali jika sampai akhir pendaftaran, ternyata jumlah peserta kurang dari 15 tim, maka perguruan tinggi akan diperbolehkan mendaftarkan hingga 2 tim. c. Setiap tim melakukan pendaftaran secara online ke website kmli.polban.ac.id, dengan mengisi identitas pendaftar, melampirkan form kelengkapan pendaftaran dan proposal mobil listrik. d. Proposal akan digunakan untuk memverifikasikan spesifikasi mobil listrik. Panduan atau aturan pembuatan proposal Kompetisi Mobil Listrik Indonesia V dapat dilihat pada Lampiran 1. e. Kompetisi mobil listrik dilakukan berdasarkan kinerja mobil dalam lima kategori. f. Penentuan pemenang kompetisi didasarkan atas hasil kompetisi setiap kategori melalui keputusan dewan juri.

5.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN KMLI V Tahun 2013 akan dilaksanakan pada hari Jumat - Minggu, 25 - 27 Oktober 2013 bertempat di kampus Politeknik Negeri Bandung. Berikut ini adalah jadwal yang perlu diketahui oleh setiap peserta:

Waktu pendaftaran peserta (online) dan 26 Juni 12 Juli 2013 penerimaan hardcopy proposal ke alamat Panitia

22 Juli 2013

Penyampaian hasil verifikasi Proposal

26 Agustus 2013

Konfirmasi keikutsertaan

25 Oktober 2013

Technical Meeting Perlombaan

25-27 Oktober 2013

Pelaksanaan KMLI V Tahun 2013

3
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

6.

PERSYARATAN PESERTA Persyaratan peserta adalah sebagai berikut: a. Seluruh anggota tim peserta adalah mahasiswa aktif perguruan tinggi di Indonesia dengan dosen pembimbing yang dinyatakan dengan surat resmi dari perguruan tinggi pengirim. b. Anggota setiap tim dapat terdiri dari mahasiswa lintas program studi atau lintas jurusan. c. Tim peserta mendapat rekomendasi dari Pembantu Rektor/Direktur/Ketua Bidang Kemahasiswaan, dibuktikan dengan mengisi format terlampir.

7.

FASILITAS DAN KONTRIBUSI Setiap Tim mendapatkan fasilitas: Penginapan selama kegiatan (25 s.d. 27 Oktober 2013). Check-in Kamis 24 Oktober 2013 pukul 12.00 dan check-out Minggu 27 Oktober 2013 pukul 12.00. Konsumsi sebanyak 9 kali makan (pagi, siang dan malam) mulai dari 24 Oktober 2013 malam s.d. 27 Oktober 2013 siang. Kontribusi yang harus dibayar setiap tim peserta adalah sebesar Rp.1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah). Kontribusi dikirimkan ke rekening Panitia KMLI setelah ada konfirmasi keikutsertaan. Nomer rekening untuk pembayaran dana kontribusi: a/n Direktur Politeknik Negeri Bandung Nomor 00085-01-30-000006-9 BTN Cabang Sarijadi, Bandung

8.

PROPOSAL DAN SISTEMATIKANYA Proposal terbagi atas dua bagian, yaitu: Identitas Teknik Perencanaan/Perancangan Masing-masing bagian proposal dijilid (soft cover) secara terpisah dengan sampul berwarna Biru Muda. Bagian identitas dibuat satu eksemplar, Bagian Teknik Perencanaan/Perancangan dibuat 6 (enam) eksemplar, dan satu CD berisi softcopy proposal lengkap dan dikirim dengan amplop coklat ukuran folio. 4

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Proposal Identitas (Format 1A-1F): Berisi informasi lengkap tentang: Nama dosen pembimbing Nama anggota tim peserta Foto berwarna ukuran (3x4) cm Alamat lengkap Nomor telepon/fax Alamat email Nama Tim/Mobil Listrik.

Proposal Perencanaan/Perancangan Mobil Listrik (Format 2): Berisi uraian lengkap tentang: Studi Literatur Studi literatur merupakan studi tentang teori mobil listrik dan informasi produk mobil listrik yang pernah dibuat oleh orang-orang terdahulu sampai dengan yang ada pada saat ini. Diharapkan dengan adanya studi ini, perancangan dan pembuatan mobil listrik akan lebih efektif dan efisien serta mobil yang dihasilkan lebih baik. Spesifikasi Awal Spesifikasi awal merupakan batasan-batasan yang diperlukan dalam perancangan awal mobil listrik. Perancangan Awal, Pemilihan dan Pengembangan Produk Pilihan Pada bagian ini disampaikan rancangan awal mobil listrik yang akan direalisasikan dengan mengacu pada studi literature yang telah dilakukan. Spesifikasi Akhir Produk Spesifikasi Akhir Produk merupakan data spesifikasi mobil listrik yang akan dibuat/dimodifikasi. Gambar Detail Gambar detail adalah gambar kerja yang digunakan sebagai dokumentasi dan acuan proses pembuatan mobil listrik .

5
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Proses Pembuatan dan Biaya Bagian ini merupakan penjelasan tentang prosedur dan proses pembuatan mobil listrik serta pembiayaannya.

Proposal dikirimkan ke: Panitia KMLI V Tahun 2013 Ruang Sekretariat Kompetisi Mobil Listrik Indonesia Gedung Direktorat Lantai 1, Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ds. Ciwaruga Kotak Pos 1234, Bandung 40012.

Kontak: Marlena/Sudarno Telpon : (022) 2013789 ext.226 Faks : (022) 2013889 Email : kmli@polban.ac.id Website : http://kmli.polban.ac.id/

6
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Lampiran 1: Peraturan Kompetisi Mobil Listrik Indonesia V Tahun 2013 Pasal 1 Ketentuan Umum Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan: 1. Mobil listrik adalah kendaraan beroda empat yang dikendarai satu orang awak mobil dan digerakkan motor listrik dengan sumber tenaga listrik dari baterai. 2. Awak mobil adalah mahasiswa atau mahasiswi yang mengendarai mobil listrik. 3. Baterai adalah baterai yang digunakan sebagai sumber energi listrik untuk menjalankan mobil listrik. 4. Chasis/rangka adalah struktur material yang menjadi penopang seluruh komponen dan awak pada mobil listrik. 5. Waktu tempuh adalah waktu yang digunakan mobil listrik untuk menempuh lintasan lomba. 6. Efisiensi adalah perbandingan antara daya output dan daya input. 7. Efisien adalah tingkat konsumsi energi yang sekecil-kecilnya untuk menghasilkan usaha yang sebesar-besarnya pada jarak dan waktu tertentu. 8. Percepatan/akselerasi adalah pertambahan kecepatan mobil dari keadaan diam hingga menempuh jarak tertentu. 9. Pengereman/deselerasi adalah perlambatan kecepatan mobil dari keadaan ketika mencapai jarak tertentu pada butir (8) hingga berhenti. 10. K3 adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja. 11. P3K adalah Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, yaitu tindakan awal jika terjadi kecelakaan, yang selanjutnya perlu dipertimbangkan untuk dibawa ke Rumah Sakit. 12. Jalur/lintasan lomba adalah jalan yang dilalui mobil listrik selama pertandingan, yang terdiri dari beberapa rintangan, belokan dan tanjakan.

L1-1
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Pasal 2
Persiapan dan Pengecekan Kompetisi
a) Seluruh mobil dapat disimpan di ruang yang ditentukan Panitia. b) Seluruh kelengkapan mobil dan alat bantu (battery charger, jack stand, extension cable, penutup mobil, dlsb) disiapkan dan dibawa oleh peserta masing-masing. Mobil harus dilengkapi dengan terminal untuk pemasangan watt-hour meter. Gambar dan spefsifikasi terminal secara prinsip dapat dilihat pada Gambar 1 dan Gambar 2. c) Panitia menyediakan garasi dan sumber daya listrik. d) Pengecekan awal mobil listrik akan dilakukan pada Jumat siang menjelang kualifikasi. e) Pengecekan lengkap mobil listrik akan dilakukan pada Sabtu pagi sebelum rangkaian pengujian dimulai. f) Mobil yang sudah di cek tidak boleh dilakukan penggantian komponen dan penyetingan apapun. g) Dalam hal terjadi kerusakan dan keterpaksaan harus ada penggantian atau setting, maka harus mendapat persetujuan dari dewan Juri.
Diameter Lubang sepatu kabel/terminal 8 mm

RC WATTMETER BATTERY ANALYZER

KONSTRUKSI SAMBUNGAN WATT METER Gambar 1. Konstruksi Sambungan Watthourmeter PANITIA KMLI 2011

MERAH = POSITIP HITAM = NEGATIP


Diameter Lubang sepatu kabel/terminal 8 mm

MOTOR, CONTROLDAN ASESORIS

BATEREI

Gambar 2. Konstruksi Sambungan Pada Mobil Listrik MOBIL LISTRIK

KONSTRUKSI SAMBUNGAN PADA

L1-2
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Pasal 3
Sistem Perlombaan dan Spesifikasi Mobil Listrik
a) Setiap tim peserta berlomba di arena pertandingan yang telah disiapkan Panitia. b) Dimensi lebar Mobil listrik adalah antara 120 - 140 cm. c) Berat minimum mobil dan awak atau pegemudi adalah 175 kg. d) Mobil listrik harus dilengkapi dengan tiang sensor sebagai acuan alat ukur untuk posisi start dan finish pada uji percepatan, uji pengereman, dan uji daya tanjak. Contoh spesifikasi tiang sensor terlampir. e) Baterai yang dapat digunakan dalam pertandingan adalah baterai kering, atau baterai basah, atau baterai semi kering komersial. f) Tegangan baterai maksimum 48 volt (sesuai name plate pabrikan) dan kapasitas baterai maksimum 2,2 kWh, boleh dirangkai seri, pararel, atau seri-pararel. g) Sumber daya listrik untuk aksesoris harus berasal dari baterai atau sumber tegangan utama (tidak boleh ada baterai tambahan) h) Daya total motor maksimum yang diijinkan adalah 2 kW. i) Mobil listrik harus dirancang agar dapat dijalankan dalam segala kondisi cuaca. j) Kompetisi dapat ditunda apabila terdapat gangguan teknis pada peralatan pengujian perlombaan berdasarkan keputusan dewan juri. k) Baterai tidak boleh diisi (charged) atau diganti selama satu hari perlombaan. l) Pengemudi boleh diganti untuk setiap kategori perlombaan, dengan didahului proses penimbangan ulang berat mobil dan awak, serta persetujuan dewan juri. m) Keterlambatan kehadiran mobil dan awak ke arena uji saat pemanggilan urutan pelaksanakan diberikan waktu selama 20 menit. n) Waktu mobil masuk garasi paling lambat pada pukul 21.00. o) Tempat mencoba mobil listrik adalah di jalan sebelah utara Pendopo Agung atau di depan gedung P2T, kecuali pada sesi latihan yang ditentukan Panitia, peserta dapat mencoba mobil listrik di lintasan lomba.

L1-3
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Pasal 4
Keselamatan Kompetisi
a. Faktor keselamatan kompetisi dalam KMLI menjadi prioritas utama. b. Mobil harus memiliki konstruksi yang memadai untuk melindungi pengemudi. c. Mobil harus memiliki rollbar yang lebih tinggi minimal 5 cm dari helm pengemudi. Spesifikasi roll bar adalah besi pipa berdiameter minimal 1 dengan ketebalan minimal 2 mm, atau bisa hollow dan sejenisnya dengan ukuran minimal 1 dan tebal 2 mm. Roll bar dapat dilas langsung ke rangka utama atau menggunakan mekanisme baut dengan total pengunci minimal 4xM10. d. Mobil harus menggunakan MCB berukuran minimal 63A e. Para peserta WAJIB menggunakan Alat Keselamatan Diri (safety equipment), seperti safety belt 4 titik, helm Fullface SNI atau DOT, sarung tangan, sepatu, dan pakaian (standar gokart) yang aman untuk mengendarai mobil listrik. f. Pengemudi mobil listrik harus memiliki surat pernyataan dapat mengemudikan mobil listriknya dari dosen pembimbing dan SIM A. g. Resiko kecelakaan selama kompetisi menjadi tanggung jawab peserta dan institusi pengirim, Panitia hanya menyiapkan dokter umum dan P3K. h. Ketua tim yang terdaftar pada Panitia, bertanggung jawab atas keselamatan anggotanya selama kompetisi. i. Penggantian ketua tim dan anggota tim harus sepengetahuan Panitia dengan alasan yang dapat diterima, dan diajukan minimal 1 minggu sebelum kompetisi dimulai. j. Peddock atau garasi tim disediakan oleh Panitia dengan ukuran minimal 3x3 meter. k. Kerusakan atau kehilangan peralatan menjadi tanggung jawab peserta.

Pasal 5
Area Kompetisi
Area kompetisi merupakan area pengujian beberapa kategori yang terdiri dari lintasan uji daya tanjak, Uji Percepatan dan Pengereman, serta jalur/lintasan uji kecepatan dan efisiensi dengan panjang lintasan sekitar 750 m. Denah area kompetisi terlampir.

L1-4
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Pasal 6
Kategori Kompetisi
Kategori yang diurutkan berdasarkan jadwal pelaksanaannya adalah sebagai berikut: 1. Uji daya tanjak Uji daya tanjak dilakukan dengan cara menempatkan mobil listrik peserta pada posisi start dari keadaan diam kemudian dijalankan sepanjang lintasan uji dengan kemiringan 15 dan beda ketinggian 2,4 m sampai garis finish. Pengujian dilakukan dengan menghitung waktu tempuh sepanjang lintasan serta berat dari mobil listrik dan pengendaranya. Tips: Semakin singkat waktu tempuh pada berat mobil yang sama, maka semakin besar daya tanjak yang dimiliki mobil listrik.

2. Uji Percepatan Uji percepatan dilakukan dengan menempatkan mobil listrik pada posisi start dari keadaan diam kemudian dijalankan sepanjang lintasan sejauh 30 meter sampai garis finish. Pengujian dilakukan dengan menghitung kecepatan akhir di garis finish dibagi dengan waktu tempuh antara garis start-finish, kemudian nilai percepatan dimunculkan di display. Tips: Semakin singkat waktu diperlukan melintasi lintasan uji, maka semakin tinggi percepatan yang dimiliki mobil listrik.

3. Uji Pengereman Uji pengereman dilakukan dengan cara mengerem mobil listrik sesaat mobil listrik mencapai garis finish uji percepatan. Mobil listrik direm sampai berhenti. Pengujian dilakukan dengan menghitung jarak pengereman dari garis finish uji percepatan sampai dengan ujung paling depan mobil listrik (Uji pengereman dilakukan bersamaan dengan uji percepatan). Tips: Semakin dekat jarak pengereman yang terukur pada kecepatan awal yang sama, maka semakin besar daya pengereman (deselerasi).

L1-5
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

4. Uji Kecepatan (Waktu tempuh) Uji waktu tempuh dilakukan dengan cara menjalankan mobil listrik dari garis start hingga finish pada lintasan sepanjang 750 meter, sebanyak 10 putaran (total jarak tempuh 7,5 km). Tips: Semakin singkat waktu diperlukan melintasi lintasan uji, maka semakin tinggi kecepatan rata-rata yang dimiliki mobil.

5. Uji Efisiensi Pengujian efisiensi dilakukan dengan menggunakan watt-hour meter yang dipasang pada kendaraan untuk melihat konsumsi penggunaan energi baterai yang digunakan selama menempuh jarak 10 putaran dengan mempertimbangkan waktu tempuh. Uji efisiensi dilaksanakan bersamaan dengan uji waktu tempuh. Tips: Nilai yang terbaca pada watthour meter semakin kecil dan waktu tempuh semakin pendek, maka semakin efisien kendaraan menggunakan energi baterai.

Pasal 7
Aktivitas Juri

a. Juri atas keahlian dan kompetensinya diberi wewenang untuk menilai/mengevaluasi setiap pengujian pada KMLI V mobil dari peserta kompetisi. Kewenangannya diatur dalam surat tugas. b. Dewan juri menjelaskan peraturan kompetisi dan menjawab pertanyaan sekitar peraturan yang diberlakukan. c. Para juri memeriksa kembali proposal pada saat pelaksanaan lomba. d. Para juri memeriksa kelengkapan tim peserta dan mobil listrik yang dikompetisikan sebelum kompetisi berlangsung. e. Para juri menandatangani berita acara bahwa mobil listrik peserta telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti kompetisi. f. Para juri berhak memperingatkan sampai mendiskualifikasi peserta kompetisi selama waktu pelaksanaan kompetisi bila peserta tidak memenuhi ketentuan. g. Para juri akan memberikan penilaian dan menentukan pemenang. h. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

L1-6
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Pasal 8
Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian didasarkan atas unsur percepatan/akselerasi dan pengereman/deselerasi daya tanjak, waktu tempuh dan efisiensi energi. a. Percepatan/akselerasi dinilai berdasarkan catatan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak pendek pada lintasan datar. b. Pengereman/deselerasi dinilai berdasarkan catatan jarak yang diperlukan untuk pengereman setelah melaksanakan butir (a). c. Uji tanjakan dinilai berdasarkan pengukuran waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tertentu pada lintasan menanjak yang telah ditentukan. d. Waktu tempuh mobil listrik dinilai berdasarkan catatan waktu yang digunakan mobil listrik untuk menempuh jarak 750 meter x 10 putaran dengan melewati rintangan yang telah dirancang oleh Panitia, termasuk kondisi jalan yang tidak rata, belokan, hingga polisi tidur. e. Efisiensi mobil listrik dinilai berdasarkan hasil pengukuran energi yang digunakan untuk menempuh jarak 750 meter x 10 putaran pada butir (d) dengan diukur menggunakan watt-hour meter dan stop watch. f. Setiap juara kesatu pada setiap kategori mendapat nilai 100, kemudian perolehan nilai untuk urutan berikutnya dihitung berdasarkan persentase dari juara kesatu. g. Nilai Juara umum dihitung dari penjumlahan perolehan nilai setiap kategori dikali bobot setiap kategori.

Pasal 9
Pelanggaran dan Diskualifikasi
a. Tidak boleh membunyikan klakson ketika perlombaan. b. Segala bentuk pelanggaran oleh peserta atas semua ketentuan yang ada sejak awal pendaftaran sampai akhir perlombaan, maka juri dapat memberikan sanksi berupa pembatalan keikut-sertaan, peringatan keras, pinalti (pengurangan nilai, penambahan waktu, dll) hingga diskualifikasi. c. Apabila peserta tidak menggunakan peralatan pengaman standar (safety equipment) seperti yang tertulis pada Pasal 3 (Keselamatan Kompetisi), maka yang bersangkutan tidak diijinkan mengikuti kompetisi hingga melengkapinya. L1-7
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

d. Dilarang melakukan segala perbuatan yang bertentangan dengan hukum yang berlaku baik ketika di dalam maupun di luar arena kompetisi.

Pasal 9
Pemenang
Berdasarkan penilaian selama kompetisi berlangsung, dewan juri akan menentukan dan mengumumkan pemenang sebagai Juara Kategori dan Juara Umum. Dari kelima tahap pengujian, akan dikeluarkan satu juara untuk masing-masing kategori, yaitu 1. Kategori mobil dengan daya tanjak terkuat (15%) 2. Kategori mobil dengan akselerasi tercepat (15%) 3. Kategori mobil dengan deselerasi terbaik (15%) 4. Kategori mobil dengan waktu tempuh tercepat (25%) 5. Kategori mobil terefisien (30%)

Juara umum ditetapkan dari penjumlahan persentase nilai perolehan setiap kategori terhadap nilai tertingginya dikali bobot masing-masing kategori.

Pasal 10
Hak pemenang diatur dengan surat keputusan Panitia.

Pasal 11
Hak cipta konsep mobil listrik menjadi milik peserta masing-masing.

Pasal 12
Keputusan akhir Panitia tidak dapat diganggu gugat.

L1-8
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

SIRKUIT MOBIL LISTRIK

Uji Kecepatan & Uji Efisiensi

Uji Daya Tanjak

Uji Percepatan & Uji Pengereman

L1-9
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Spesifikasi tiang sensor


Sensor dipasang pada ketinggian 30 cm dari permukaan tanah, sehingga ketinggian tiang sensor minimal adalah 20 35 cm dari permukaan tanah. Dimensi tiang sensor minimal 20 mm baik datar maupun silinder, dengan tebal atau diameter minimal 5 mm seperti pada gambar 3. Material tiang sensor harus kaku dengan warna solid atau tidak tembus cahaya. Tiang sensor harus mempertimbangkan faktor keamanan.

Gambar 3. Mobil dengan tiang sensor

L1-10
Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

Lampiran 2: Format
FORMAT 1A

PROPOSAL IDENTITAS KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2013

Nama Tim Nama Mobil

Logo PT

(Nama PT) 2013

FORMAT 1B

Nama Tim Nama Mobil Listrik Alamat Perguruan Tinggi Telepon Faksimile Email Dosen Pembimbing Nama lengkap NIP Jurusan /Program Studi Alamat Rumah Telepon/Faksimile/HP Email Mahasiswa 1 Nama lengkap NIM Jurusan /Program Studi/Semester Alamat Rumah Telepon/Faksimile/HP Email Mahasiswa 2 Nama lengkap NIM Jurusan /Program Studi/Semester Alamat Rumah Telepon/Faksimile/HP Email Mahasiswa 3 Nama lengkap NIM Jurusan /Program Studi/Semester Alamat Rumah Telepon/Faksimile/HP Email Mahasiswa 4 Nama lengkap NIM Jurusan /Program Studi/Semester Alamat Rumah Telepon/Faksimile/HP Email

: : : : : : : : : : : : : : : : : : Foto berwarna terbaru : : : : : : Foto berwarna terbaru : : : : : : Foto berwarna terbaru : : : : : : Foto berwarna terbaru ditempel/scanned

Foto berwarna terbaru

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

FORMAT 1C

HALAMAN PENGESAHAN PESERTA KMLI 2013

1. Nama Tim 2. Nama Mobil 3. Nama Perguruan Tinggi 4. Nama Dosen pembimbing 5. Nama Anggota Tim 1) Nama, NIM 2) Nama, NIM 3) Nama, NIM 4) Nama, NIM 6. Alamat Tim / Contact Person Telepon Faksimile Email 6. Biaya Pembuatan Mobil Listrik

: : : : : : : : : : : : : ................ , ..........................2013

Mengetahui, Ketua Jurusan/Fakultas

Dosen Pembimbing,

........................................................ NIP.

....................................................... NIP.

Menyetujui, Pembantu Direktur/Rektor Bidang Kemahasiswaan

................................................ NIP.

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

FORMAT 1D

PERSONALIA PESERTA

1. Pembimbing
No. a). Nama Lengkap b). NIP a). Gelar Kesarjanaan b).Pendidikan Akhir (S1/S2/S3) a). Jurusan b). Fakultas Pria / Wanita

a). b).

a). b).

a). b).

2. Mahasiswa No. 1. 2. 3. 4. a).Nama lengkap b). NIM a). b). a). b). a). b). a). b). a). Jurusan / prodi b). Semester a). b). a). b). a). b). a). b). Pria/Wanita

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

FORMAT 1E

BIODATA PEMBIMBING

Nama Lengkap NIP Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Bidang Keahlian Kantor/Unit Kerja Alamat Kantor/Unit Kerja Alamat Rumah Telepon/Faksimile/HP Email

: : : : : : : : : :

Pendidikan No Perguruan 1 2 3

Kota & Negara

Tahun Lulus

Bidang Studi

Pengalaman Dalam Bidang Mobil Listrik No Uraian Singkat Pengalaman 1 2 3

Tahun

Pengalaman Kompetisi No Uraian Kompetisi 1 2 3

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

FORMAT 1F

PERNYATAAN KEIKUTSERTAAN DALAM KMLI 2013

Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama Lengkap Tempat / Tanggal Lahir NIP./NIM. Pangkat / Golongan Instansi / Unit Kerja Pendidikan Alamat Kantor / Unit Kerja Kode Pos Alamat Rumah No. Telepon Menugaskan : : : : : : : : : : : Pembimbing : ............................................... Mahasiswa : ................................................

untuk mengikuti Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) pada tanggal 25-27 Oktober 2013 di Kampus POLBAN, Bandung. Apabila terjadi kecelakaan baik di luar maupun di dalam arena kompetisi, maka merupakan tanggung jawab sendiri.

Dibuat di : Pada tanggal : Mengetahui, Ketua Jurusan Pembimbing

Yang membuat pernyataan, Purek/Warek/Puket/Pudir Bidang Kemahasiswaan

............................................. NIP.

.............................................. NIP.

Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2013

FORMAT 2

PROPOSAL PERANCANGAN KOMPETISI MOBIL LISTRIK INDONESIA 2013

Nama Tim Nama Mobil

Logo PT

(Nama PT) 2013