Anda di halaman 1dari 30

FEVER AND RASH

Preseptor : Hana Sofia R, dr., SpA

Presentan : Raka Suriakusumah 12100112003

DEFINISI
Demam adalah peningkatan suhu tubuh

yang berhubungan dengan peningkatan hypothalamic set point.

Tingkatan Demam
Nilai normal suhu tubuh : <37,2 oC
Demam > 37,2oC
Subfebris : 37,2-39 oC Febris :39-40oC Hipereksia > 41,5oC

ETIOLOGI
Zat pirogenik adalah substansi yang dapat menginduksi demam. Terdapat dua jenis pirogen, yaitu : Pyrogen endogen (pyrogen cytokines)
Merupakan endogen yang dihasilkan dari dalam tubuh

manusia akibat dari reaksi imunologis. Pyrogen endogen ini terdiri dari IL-1, IL-6, TNF, dan interferon.

Pyrogen exogen
Pirogen ini merupakan agen penyebab demam yang

berasal dari luar tubuh seperti toksin dari mikroba.

PATOGENESIS

KLASIFIKASI
Continous (sustained) = Demam yang terjadi secara terus menerus dengan perbedaan antara suhu terendah dan suhu tertinggi tidak lebih dari 2F/ 1C

DHF, pneumonia tipe lobar dan gram negatif, ricketsia disease, demam typhoid, CNS disorder, tularemia, dan malaria falciparum.

Intermitten (hectic, quotidian, picket fence) = Demam yang terjadi secara terus menerus dengan perbedaan antara suhu terendah dan suhu tertinggi lebih dari 2F/ 1C serta mencapai suhu normal

localized pyrogenic infection, dan bakterial endokarditis, malaria, dapat terjadi secara quotidian (daily spike), tertian (spike every third day), atau quartian (spike every fourth day).

Remittent fever = Demam dengan fluktuasi temperatur yang luas juga (lebih dari 2F/ 1C), namun pada tipe demam ini, temperatur terendahnya tidak pernah mencapai suhu normal

typhoid di minggu pertama.

Biphasic Fever (Saddle Back)

= Demam beberapa

hari countinous, namun ada 1 hari demam turun sampai normal dan akan kembali meningkat pada esok harinya.
Dengue infection, Yellow Fever, Poliomyelitis

FEVER OF UNKNOWN ORIGIN (FUO)

DEFINISI:
1. Suhu tubuh > 38,3oC terus menerus 2. Durasi demam > 3 minggu 3. Gagal diketahui penyebabnya setelah dilakukan

pemeriksaan lengkap > 1 minggu

KLASIFIKASI

Classic FUO Nosocomial FUO suhu > 38,3oC, terjadi pada pasien yg dirawat di RS Neutropenic FUO suhu > 38,3oC dengan neutrofil < 500/L FUO associated with HIV suhu > 38,3oC pada penderita HIV selama > 4 minggu pada outpatient atau > 3 hari pada pasien yang dirawat di RS

ETIOLOGI
Infeksi (40%) extrapulmonary TB,

intraabdominal abscess, infective endocarditis, prostatitis, sinusitis, dental abscess, fungal disease Neoplasma (20%) colon cancer, Hodgkins lymphoma Penyakit kolagen (20%) Stills disease, rheumatoid arthritis, rheumatic fever, SLE Penyakit lain (10%) drug fever, hereditary periodic fever syndrome (familial mediterannia fever) Tidak diketahui (10%)

DD Berdasarkan Waktu
Demam < 7 hari
DF dan DHF ISK Hepatitis Meningitis

Enchepalitis
ISPA : Pneumonia, Laringitis OMA

Demam > 7 hari


Demam typhoid TBC paru SLE ISK

Malaria
Arthritis

RASH

Definisi
Perubahan dari kulit termasuk warna, teksture

dan penampakannya yang dapat mengenai satu bagian tubuh atau seluruh tubuh.

DIFFERENTIAL DIAGNOSIS

Macular or maculo-papular
Morbilli, rubella, scarlatina

Papulo-vesicular
Varicella, herpes zoster, variola

Petechial or purpuric
Dhf

MORBILI/MEASLES
Definisi : Penyakit menular akut yang secara khas disebabkan oleh morbili virus yang terdiri dari 3 stadium

disebabkan morbili virus, memiliki 3 stadium


prodormal
ciryza,cough,conjunctivitis, koplik spot (white or

bluish lesions with an erythematous halo on the buccal mucosa), fever

Eruption
high fever > 40oC, maculopapular eritromatosus (head

,truncus, ekstremitas)

Convalescence
sign and symptoms mulai menghilang

RUBELLA/GERMAN MEASLES
Disebabkan rubella virus, dengan gejala

prodormal berupa demam, lalu terjadi maculopapular rash (neck truncus extremity) yang muncul dalam 24 jam, pembesaran kelenjar limfe di daerah retro aurikular dan servikal posterior yang hilang pada hari ketiga

SCARLET FEVER
Penyakit saluran pernafasan atas yang ditandai ruam khas yang disebabkan oleh infeksi Streptococcus yang melepaskan toksin.

Gejala
High fever headache vomiting- chills,

Severe pharyngitis (hyperemis edema

eksudate- dysphagia), Circum oral pallor dan Pastia lines, white strawbey tongue ,desquamation, red strawberry tongue reddish macule/papule (menghilang jika ditekan, axilla groin neck, 24 jam seluruh tubuh, deskuamasi terjadi pada akhir minggu ke-1 sampai akhir minggu ke-6)

MORBILLI
SCARLET FEVER

RUBELLA

VARICELLA
Infeksi virus herpes dengan gambaran khas

berupa erupsi vesikel di seluruh tubuh yang timbul berurutan dengan gejala umum ringan(chicken pox). Sering mengenai anak <10 thn (90%)

VARIOLA
Penyakit infeksi virus akut dan menular ditandai

khas timbulnya erupsi berupa papula, vesikula, pustula dengan gejala umum yang berat

TERIMA KASIH

PENDEKATAN KLINIS

ANAMNESIS
Onset sejak kapan?
< 7 hari virus > 7 hari bakteri, FUO

Duration berapa lama demam terjadi? Terus menerus atau hilang timbul?
Setiap hari, siang = malam DHF, malaria, typhoid Setiap hari, siang lebih rendah dari malam typhoid

minggu pertama Selang 2/3/4 hari malaria, FUO

Characteristic tiba-tiba atau bertahap?


Tiba-tiba demam tinggi virus (DHF) Demam terjadi bertahap bakteri (typhoid)

o Gejala penyerta:
Menggigil, berkeringat Nyeri sendi, nyeri di belakang mata

Nyeri kepala
Nyeri menelan, suara serak, pilek Mual, muntah, nyeri perut Batuk, sesak, nyeri dada Gangguan BAB (diare, konstipasi) Gangguan BAK (disuria, pyuria) Rash/kemerahan Penurunan berat badan, keringat malam, benjolan

pada salah satu atau lebih bagian tubuh

Keadaan lingkungan saat demam terjadi Riwayat pengobatan sebelumnya dan

efek pengobatan tersebut Riwayat bepergian ke daerah endemis Riwayat imunisasi Riwayat sedang minum obat Riwayat terkena gigitan binatang (arthropoda) Riwayat keluarga

PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan tanda-tanda vital (temperatur

meningkat) Pemeriksaan fisik khusus pemeriksaan dari kepala hingga kaki

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium darah rutin (Hb, Hct,

Leukosit, Trombosit), laju endap darah (LED), diff count, sero-immunologi, mikrobiologi, C-reactive protein level Pencitraan rontgen