Anda di halaman 1dari 19

NYERI DI BIDANG UROLOGI

OLEH: Dian Novera Ningsih 110 206 062 PEMBIMBING : dr. Fachri Rumi SUPERVISOR: dr. Syakri Syahrir, Sp.U

PENDAHULUAN
Nyeri adalah perasaan atau sensasi yang tidak menyenangkan dan pengalaman emosional akibat adanya kerusakan jaringan Pada umumnya penyakit pada tubuh menimbulkan rasa nyeri, dan rasa nyeri merupakan suatu mekanisme perlindungan. Rasa nyeri timbul bila ada kerusakan jaringan, dan hal ini akan menyebabkan individu bereaksi dengan cara memindahkan stimulus nyeri.

Cont
Antara stimuli nyeri sampai dirasakan sebagai persepsi nyeri terdapat suatu rangkaian proses elektrofisiologik yang secara kolektif disebut sebagai Nosisepsi (nociception). Ada 4 proses yang menjelaskan terjadinya suatu nosisepsi, yakni:
1. 2. 3. 4.

Proses Transduksi (transduction) Proses Transmisi (transmission) Proses modulasi ( modulation) Persepsi (perception)

PATOMEKANISME NYERI
dari kerusakan sel itu sendiri (histamine, kalium, asetilkolin, serotonin, dan ATP) Selain itu terjadi protesa prostaglandin dari metabolism asam arakhidonat dengan bantuan enzim siklooksigenase.

substansi nyeri bradikinin dilepaskan dari plasma darah melalui pembuluh darah yang berubah permeabilitasnya

substansi nyeri yang dilepaskan dari ujung-ujung saraf yang disebut substansi P

TIPE NYERI PADA ORGAN UROGENITALIA

Tipe Nyeri

- Local Pain
- Refferet Pain

Cont

Local pain Reffer et pain

local pain adalah nyeri yang dirasakan pada organ atau daerah sekitar organ itu sendiri
reffered pain adalah rasa nyeri yang menjalar dan terasa pada daerah atau organ yang lebih jauh dari organ yang sebenarnya sakit.

nyeri alih dari ginjal (area putus-putus) dan ureter (area arsir)

SIFAT NYERI
Sifat nyeri ada dua macam yaitu : 1. Nyeri yang menetap dan terasa terus menerus 2. Kolik : suatu sensasi nyeri yang hebat yang bersifat serangan, datang-datang dan berulang, kemudian hilang dengan atau tanpa obat.

NYERI PADA GENITOURINARIA


NYERI GINJAL

Nyeri ginjal disampaikan oleh segmen T10L1 saraf spinal oleh saraf simpatik. sedangkan nervus vagus memperlengkapi inervasi parasimpatik ke ginjal. Nyeri di ginjal disebabkan oleh distensi kapsul ginjal secara tiba-tiba. Peregangan ini biasanya dapat terjadi pada pielonefritis akut yang akan menimbulkan edema, obstruksi saluran kemih di daerah distal yang kemudian menyebabkan terjadinya hidronefrosis, serta pada tumor ginjal

NYERI URETER

Nyeri ureter juga bersifat kolik dan berhubungan dengan nyeri pada ginjal. Adanya batu, bekuan darah, atau oleh benda asing pada ureter dapat menyebabkan terjadinya obstruksi. Ureter yang mengalami sumbatan atau obstruksi tersebut dengan mekanisme peristaltik.

Cont
Level obstruksi ureter menentukan seberapa jauh penjalaran nyeri: a. Batu ureter 1/3 proksimal b. Batu ureter 1/3 tengah kanan c. Batu ureter 1/3 tengah kiri d. Batu ureter 1/3 distal

NYERI BULI-BULI

Kandung kemih menerima persarafan dari nervus simpatik yang berasal dariT11-L2. Nyeri buli-buli dirasakan didaerah suprasimpisis. Terjadi karena distensi yang berlebihan pada buli-buli disebabkan oleh inflamasi dan retensi urinary sehingga otot polos pada bulibuli teregang.

NYERI PROSTAT

inflamasi pada prostat misalnya pada prostatitis dapat nampak dengan rasa ketidak nyamanan yang samar-samar di perineal atau area rectal yang terasa kepenuhan. Ini disebabkan terjadinya edema dan distensi dari kapsula prostat. yang kadang-kadang penderita tidak dapat melokalisasi nyeri ini, sebab terasa sakit sampai genitalia eksterna, penis, testis dan

NYERI TESTIS

Nyeri testis dapat terjadi pada keadaan inflamasi, torsio, dan trauma.
misalnya epididimitis gejala utama inflamasi berupa tanda infeksi akut, dimana epididimis membengkak sehingga terjadi peregangan dari kapsulnya
terpeluntirnya funikulus spermatikus yang berakibat gangguan aliran darah pada testis terganggu. sehingga testis mengalami hipoksia, edema testis, dan iskemia

Torsio testis

NYERI PENIS

Nervus pudenda menyuplai sensasi rasa sakit ke penis melalui dorsal penis. Rasa nyeri dan sakit pada penis biasa pada penyakit-penyakit penis (balanitis) atau urethretis. Nyeri juga dapat merupakan nyeri alih dari penyakit-penyakit inflamasi pada mukosa buli-buli, nyeri alih dari uretra, yang dirasakan pada meatus uretra

PENATALAKSANAAN
farmakologi

Terapi nyeri
Non farmakologi

Cont
Nonfarmakologi kita harus memperbaiki atau

mengobati juga kerusakan jaringan yang menimbulkan nyeri atau mengatasi juga kondisi sistemik yang dapat menimbulkan nyeri Farmakologi ,Untuk nyeri ringan dapat digunakan obat anti inflamasi non steroid, untuk nyeri sedang digunakan obat anti inflamasi non steroid dikombinasi dengan golongan opioid (narkotika) lemah, dan untuk nyeri berat digunakan obat anti inflamasi non steroid dikombinasi dengan golongan opioid kuat.

Terima Kasih