Anda di halaman 1dari 4

C.

PRIORITAS MASALAH NO MASALAH KESEHATAN 1 Resiko penurunan status kesehatan kesehatan lansia di RW 07 Kelurahan Karangroto 2 Usaha peningkatan status gizi balita 3 Resiko terjangkit penyakit infeksi demam berdarah (DBD) di wilayah RW 07 kelurahan Karangroto Keterangan: Keterangan Pembobotan: A. Resiko terjadi B. Resiko parah C. Potensial untuk kesehatan D. Minat masyarakat E. F. G. H. I. Memungkinkan diatasi Sesuai program Tempat Waktu Dana J. K. L. M. N. Fasilitas kesehatan Sumber daya Sesuai dengan perawat Skor total Urutan prioritas A 5 B 5 C 5 D 5 E 5 F 5 G 5 H 5 I 4 J 4 K 5 L 5 M 58 N 1

4 5

4 2

4 3

5 3

5 5

5 5

5 3

5 3

4 3

4 4

5 4

5 5

55 46

2 3

pendidikan

1. 2. 3. 4. 5.

Sangat rendah Rendah Cukup Tinggi Sangat tinggi

D. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Resiko penurunan status kesehatan kesehatan lansia di RW 07 Kelurahan Karangroto berhubungan dengan belum adanya pembinaan kesehatan lansia di RW 07 Kelurahan Karangroto, ditandai dengan: kader mengatakan belum ada posyandu lansia di RW 07, dari survey yang dilaksanakan terhadap 108 KK, diketahui jumlah lansia 80 orang. 2. Usaha peningkatan status gizi balita berhubungan dengan Jumlah balita yang cukup banyak yaitu 30 balita, ditandai dengan: masyarakat mengatakan tgl 21 januari 2013 jam 10 pagi ada pemberian makanan tambahan untuk balita di RW 07, masyarakat mengatakan jumlah balita di RW 07 30 balita, tampak program PMT sudah berjalan 3. Resiko terjangkit penyakit infeksi demam berdarah (DBD) di wilayah RW 07 kelurahan Karangroto berhubungan dengan musim penghujan, terdapat jentik nyamuk di rumah warga, ditandai dengan: masyarakat ada yang mengatakan belum pernah dilakukan penkes tentang DBD, masyarakat mengatakan kelurahan karangroto menduduki peringkat 2 daerah endemis DBD, dari 20 rumah yang di suvey 7 diantaranya terdapat jentik nyamuk, ada rumah yang terdapat jentik-jentik nyamuk, saat ini merupakan musim penghujan sehingga beresiko terjadi DBD, kurangnya perilaku PHBS,

NO 1

DIAGNOSA KEPERAWATAN Resiko penurunan status kesehatan kesehatan lansia di RW 07 Kelurahan Karangroto berhubungan dengan belum adanya pembinaan kesehatan lansia di RW 07 Kelurahan Karangroto

TUJUAN Jangka panjang: Setelah dilakukan tindakan selama 2 minggu terjadi peningkatan status kesehatan dan mutu hidup lansia dalam menjalani masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan keberadaannya dalam strata masyarakat Jangka pendek: - Terbentuknya sarana pembinaan kesehatan lansia di RW 07 - Adanya pembinaan kesehatan lansia secara berkala - Masyarakat mampu mengidentifikasi masalah, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi tindakan Jangka panjang:

SASARAN Seluruh lansia di RW 07 Karangroto

STRATEGI Empowering Kerjasama lintas program Pelatihan kader -

RENCANA KEGIATAN Fasilitasi terbentuknya sarana pembinaan kesehatan lansia di RW 07 (kelompok kerja kesehatan lansia) Lakukan pelatihan kader Bina kesehatan lansia dengan puskesmas, antara lain: Posyandu lansia, pemeriksaan kesehatan berkala, pengobatan lansia Fasilitasi penyusunan rencana kegiatan pembinaan kesehatan lansia Fasilitasi pelaksanaan kegiatan pembinaan kesehatan lansia

WAKTU Senin 21 Januari 2013

TEMPAT Rumah Pak RW dan Pak RT

KRITERIA Verbal, psikomotor, dan sikap

selasa 22 Januari 2013

EVALUASI STANDART - Masyarakat mampu mengenal masalah kesehatan lansia - Adanya sarana pembinaan kesehatan lansia - Adanya kerjasama yang baik antara mahasiswa, kader, puskesmas, pustu, RT, RW, lurah, dan instansi terkait - Kader mampu memberikan pembinaan secara berkala

EVALUATOR Mahasiswa, kader, petugas puskesmas, pustu, RT, RW, lurah.

Usaha

peningkatan

Seluruh

Empowering

- Pertahankan

PMT

Senin

Rumah Pak

Verbal,

- Masyarakat

mampu

Mahasiswa,

status gizi balita berhubungan dengan Jumlah balita yang cukup banyak yaitu 30 balita

Resiko terjangkit penyakit infeksi demam berdarah (DBD) di wilayah RW 07 kelurahan Karangroto berhubungan dengan musim penghujan, terdapat jentik nyamuk di rumah warga, kurangnya perilaku PHBS

Setelah dilakukan tindakan selama 2 minggu status gizi balita meningkat Jangka pendek: - Adanya posyandu balita secara berkelanjutan - Adanya PMT secara berkelanjutan - Meningkatkan status gizi balita RW 07 Kel. Karangroto Jangka panjang: Setelah dilakukan tindakan selama 2 minggu tidak terjadi DBD di RW 07 Kel. Karangroto. Jangka pendek: - Menekan kepadatan vector di RW 07 Kel. Karangroto -

balita di RW 07 Karangroto

Kerjasama lintas program

setiap 2 minggu sekali - Pengisian KMS secara berkala - Melakukan imunisasi

21 Januari 2013

RW

psikomotor, dan sikap -

Seluruh warga di RW 07 Karangroto

Pendidikan kesehatan Empowering Kerjasama lintas program

- Penyuluhan kesehatan tentang DBD - Canangkan gerakan jumat bersih dengan melakukan PSN - Pantau/survey jentik berkala - Lomba kebersihan lingkungan

Jumat 25 Januari 2013

Seluruh area RW 07 Kel. Karangroto

Verbal, psikomotor, dan sikap

mengenal masalah kesehatan balita Adanya sarana pembinaan kesehatan balita Adanya kerjasama yang baik antara mahasiswa, kader, puskesmas, pustu, RT, RW, lurah, dan instansi terkait Kader mampu memberikan pembinaan secara berkala Dilakukannya penyuluhan kepada warga RW 07 Kel. Karangroto sesuai waktu yang direncanakan Dilaksanakan jumat bersih oleh seluruh warga bersama dengan mahasiswa Dilakukan survey jentik nyamuk secara berkala Terlaksana lomba kebersihan lingkungan

kader, petugas puskesmas, pustu, RT, RW, lurah.