Anda di halaman 1dari 10
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id P U T U S A N No.

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

P

U

T

U

S

A

N

No. 47 K/Pdt/2001.-

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

M A H K A M A H

A G U N G

memeriksa perkara perdata dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagai

berikut dalam perkara :

1. CV. ALAM WASPADA, berkedudukan di Jalan Sentral No.191

Cibabat-Cimahi, Kabupaten Bandung, dalam hal ini memberi

kuasa kepada : Rusli Effendi, SH., Pengacara/Penasehat

Hukum, berkantor di Jalan Karapitan No.123 Bandung,

berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 16 Agustus 2000 ;

2. E N T J U, Direktur CV. Alam Waspada, bertempat tinggal di

Jalan Sentral No.191, Cibabat-Cimahi, Kabupaten Bandung ;

Para Pemohon Kasasi dahulu Tergugat I,II/Para

Pembanding;

m e l a w a n :

ASEP AVIANTARA, selaku Direktur CV. Indra Rachmat Buana,

bertempat tinggal di Jalan Adipati Kertamanah No.24 Kelurahan

dan Kecamatan Bale Endah, Kabupaten Bandung ;

Termohon Kasasi dahulu Penggugat/Terbanding ;

Mahkamah Agung tersebut ;

Membaca surat-surat yang bersangkutan ;

Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang

Termohon Kasasi dahulu sebagai Penggugat telah menggugat sekarang Para

Pemohon Kasasi dahulu sebagai Tergugat I, II di muka persidangan

Pengadilan Negeri Bale Bandung pada pokoknya atas dalil-dalil :

bahwa pada tanggal 3 Juli 1998 Penggugat telah menerima borongan

pekerjaan untuk pembuatan/pengaspalan jalan yang berada/terletak di Jalan

Raya Dayeuhkolot No.174 Bandung, yakni Jalan masuk dan tempat parkir di

areal PT. Aria West dari Tergugat II selaku Direktur/Penanggung Jawab CV.

Alam Waspada, sebagaimana tercantum dalam Surat Perintah Kerja tertanggal

3 Juli 1998 No.01/E/J/P/K/VII/98 ;

bahwa didalam surat perintah kerja tersebut secara tegas dan jelas

disebutkan, bahwa lamanya pekerjaan adalah 45 hari yakni dari tanggal 3 Juli

1998 sampai dengan tanggal 16 Agustus 1998, dengan harga Rp.42.800,-

(empat puluh dua ribu delapan ratus ribu rupiah) permeter persegi, dengan

kontruksi specifikasi sebagai berikut :

Hal. 1 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 1

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id 1. Galian badan jalan untuk yang dimuka

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

1. Galian badan jalan untuk yang dimuka …………………………….30 cm ;

2. Pemadatan badan jalan ;

3. Lapisan Base Cost…………………………………………………….20 cm ;

4. Pemadatan sampai keras ;

5. Lapisan batu kali/Onderllaag…………………………………………30 cm ;

6. Cocok/lapisan Seplit 5/7 – 3/5 ……………………………………….10 cm ;

7. Gilasan pertama ;

8. Cor Aspal pertama……………………………………………………

9. Lapisan ATB (kolek) Seplit 2/3 + ½ ………………………………….8 cm ;

10.Gilasan kedua ;

11.Cor Aspal Rc 80 – 100 ……………………………………………….4 Kg.

12.Lapisan Hot Mic kasar…………………………………………………4 Kg.

13.Gilasan ketiga ;

14.Lapisan Hot Mix halus………………………………………………… 1 cm ;

15.Gilasan keempat. Pemakaian Stum Walls 14 – 16 Ton ;

bahwa panjang/luas jalan tersebut semula tercantum 1.500 M2, akan

tetapi setelah diadakan pengukuran ulang dilokasi dan telah disepakati oleh

semua pihak, ternyata luas pembuatan pengaspalan jalan tersebut sepanjang

2.136 M2, sehingga harga borongan pembuatan/pengaspalan jalan tersebut

adalah sebagai berikut : 2.136 M2 x Rp.42.800,- = Rp.91.420.800,- (sembilan

puluh satu juta empat ratus dua puluh ribu delapan ratus rupiah) dengan cara

pembayaran sebagai berikut :

1. 25% Pemborong menerima setelah mendapat hasil kerja 30% ;

2. 25% Pemborong menerima setelah mendapat hasil kerja 80% ;

3. 20% Pemborong menerima setelah mendapat hasil kerja 100% ;

4. 20% Pemborong menerima setelah mendapat hasil kerja 100% ;

5. 5% Pemborong menerima apabila jaminan kerja selama 3 (tiga) bulan habis ;

bahwa tugas pekerjaan yang dilakukan oleh Pemborong/Penggugat

tersebut telah selesai dilaksanakan dengan baik, tepat waktu dan sesuai

dengan bestek sebagaimana disebutkan dalam surat perintah kerja tersebut,

bahkan tugas pekerjaan tersebut telah diterima dengan baik oleh Para

Tergugat, dengan perhitungan biaya sebagai berikut :

1. Biaya keseluruhan/borongan adalah sebesar …………………Rp. 91.420.800,-

2. Dikurangi pekerjaan Sirtu, karena diambil alih oleh pihak

5 Kg.

PT. Aria West ……………………………………………

………Rp.

4.800.000,-

Rp. 86.620.800,-

Hal. 2 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 2

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id 3. Dikurangi penggantian aspal kepada

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

3. Dikurangi penggantian aspal kepada pihak Para

Tergugat sebanyak 21 drum a Rp.250.000,-……………………

Rp.

5.250.000,-

Jumlah…………. ……. Rp. 81.370.800,-

bahwa walaupun tugas pekerjaan Penggugat tersebut telah selesai

100%, bahkan waktu untuk pemeliharaan juga telah lewat, Penggugat baru

menerima uang pembayaran dari Para Tergugat yakni pada tanggal 30 Juli

1998 sebesar Rp.22.000.000,- (dua puluh dua juta rupiah) sehingga sisa

kewajiban yang harus dipenuhi oleh Para Tergugat kepada Penggugat adalah

Rp.81.370.800,- - Rp.22.000.000,- = Rp.59.370.800,- (lima puluh sembilan juta

tiga ratus tujuh puluh ribu delapan ratus rupiah) ;

bahwa walaupun tugas pekerjaan/kewajiban Penggugat telah selesai

dengan baik dan Penggugat dengan baik-baik telah meminta kepada Para

Tergugat untuk melakukan kewajibannya yakni melakukan pembayaran

pekerjaan kepada Penggugat sebesar Rp.59.370.800,-(lima puluh sembilan juta

tiga ratus tujuh puluh ribu delapan ratus rupiah), namun Para Tergugat tetap

tidak mau melaksanakan kewajibannya tersebut ;

bahwa akibat tindakan dan perbuatan Para Tergugat tersebut diatas telah

terbukti secara tegas dan bulat, bahwa Para Tergugat telah ingkar janji

(wanprestasi) ;

bahwa oleh karena seharusnya Penggugat telah menerima uang dari

Para Tergugat tersebut diatas adalah pada tanggal 16 Agustus 1998, dan kalau

seandainya uang tersebut diusahakan/dijadikan modal usaha, maka setiap

bulannya akan menghasilkan keuntungan sebesar 20%, jadi 20% x

Rp.59.370.800,- = Rp.11.874.160,- maka patut dan wajar apabila Para Tergugat

dihukum untuk membayar ganti rugi kepada Penggugat setiap bulannya

Rp.11.874.160,- (sebelas juta delapan ratus tujuh puluh empat ribu seratus

enam puluh rupiah), terhitung sejak tanggal 16 Agustus 1998 sampai dengan

Para Tergugat membayar/memberikan uang borongan tersebut ;

bahwa untuk menjamin agar gugatan Penggugat sekarang ini tidak sia-

sia (illusoir), maka dengan segala kerendahan hati Penggugat memohon

kepada Bapak Ketua Pengadilan Negeri Klas I B Bale Bandung supaya

berkenan untuk melakukan penyitaan jaminan terhadap harta kekayaan Para

Tergugat yang berupa :

- Tanah dan bangunan rumah tempat tinggal yang berdiri diatas tanah tersebut,

yang setempat dikenal dengan Jalan Sentral No.191 Rt.1/21 Kelurahan

Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kabupaten Dt.II Bandung ;

Hal. 3 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 3

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas Penggugat mohon kepada

Pengadilan Negeri Bale Bandung agar terlebih dahulu meletakkan sita jaminan

atas tanah dan bangunan/obyek sengketa dan selanjutnya menuntut kepada

Pengadilan Negeri tersebut supaya memberikan putusan yang dapat dijalankan

lebih dahulu sebagai berikut :

PRIMAIR :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;

2. Menyatakan syah dan berharga Sita Jaminan (Conservatoir Beslag) tersebut ;

3. Menyatakan Para Tergugat telah melakukan ingkar janji/wanprestasi ;

4. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya pemborongan/-

pengaspalan jalan tersebut kepada Penggugat sebesar Rp.59.370.800,-

(lima puluh sembilan juta tiga ratus tujuh puluh ribu delapan ratus rupiah) ;

5. Menghukum Para Tergugat untuk membayar ganti rugi kepada Penggugat,

perbulannya sebesar Rp.11.874.160,-, terhitung sejak tanggal 16 Agustus

1998 sampai dengan Para Tergugat membayar/memberikan biaya

pembuatan/pengaspalan jalan (borongan tersebut) kepada Penggugat ;

6. Menyatakan putusan ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu walaupun ada

upaya hukum banding, kasasi, bantahan ataupun upaya hukum lainnya ;

7. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara

ini ;

SUBSIDAIR :

- Mohon putusan yang seadil-adilnya (Ex aequo et bono) ;

bahwa terhadap gugatan tersebut Pengadilan Negeri Bale Bandung telah

mengambil putusan, yaitu putusan No. 133/Pdt.G/1998/PN.BB. tanggal 10 Juni

1999 yang amarnya sebagai berikut :

“ – Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebahagian ;

“ 1. Menyatakan Para Tergugat telah melakukan ingkar janji/wanprestasi ;

“2. Menghukum Para Tergugat untuk membayar biaya pemborongan/-

pengaspalan jalan tersebut kepada Penggugat sebesar Rp.59.370.800,-

(lima puluh sembilan juta tiga ratus tujuh puluh ribu delapan ratus rupiah) ;

“ 3. Menghukum Para Tergugat untuk membayar ganti rugi kepada Penggugat

setiap bulannya sebesar 2% dari Rp.59.370.800,- terhitung sejak tanggal

12 Oktober 1998 sampai jumlah uang tersebut dibayar lunas oleh Para

Tergugat ;

“ 4. Menghukum Para Tergugat membayar biaya perkara ini yang hingga kini

ditetapkan sebesar Rp.213.000,- (Dua ratus tiga belas ribu rupiah) ;

“ – Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya ;

Hal. 4 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 4

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa dalam tingkat banding

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa dalam tingkat banding atas permohonan Tergugat

I,II/Para Pembanding Putusan Pengadilan Negeri tersebut telah dikuatkan oleh

Pengadilan Tinggi Bandung dengan putusan No. 2/Pdt/2000/PT.Bdg. tanggal

12 April 2000 ;

Menimbang, bahwa sesudah putusan terakhir ini diberitahukan kepada

Tergugat I,II/Para Pembanding pada tanggal 8 Agustus 2000 kemudian

terhadapnya oleh Tergugat I,II/Para Pembanding dengan perantaraan

kuasanya, berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 16 Agustus 2000 diajukan

permohonan kasasi secara lisan pada tanggal 19 Agustus 2000 sebagaimana

ternyata dari akte permohonan kasasi No.34/Pdt.KS/2000/PN.BB. jo.

No.133/Pdt.G/1998/PN.BB. yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Bale

Bandung, permohonan mana disertai dengan/diikuti oleh memori kasasi yang

memuat alasan-alasan yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri

tersebut pada tanggal 28 Agustus 2000 ;

bahwa setelah itu oleh Penggugat/Terbanding yang pada tanggal 4

September 2000 telah diberitahu tentang memori kasasi dari Tergugat I,II/Para

Pembanding diajukan jawaban memori kasasi yang diterima di Kepaniteraan

Pengadilan Negeri Bale Bandung pada tanggal 11 September 2000 ;

Menimbang, bahwa permohonan kasasi a quo beserta alasan-alasannya

telah diberitahukan kepada pihak lawan dengan seksama, diajukan dalam

tenggang waktu dan dengan cara yang ditentukan dalam undang-undang,

maka oleh karena itu permohonan kasasi tersebut formal dapat diterima ;

Menimbang, bahwa alasan-alasan yang diajukan oleh Para Pemohon

Kasasi/Tergugat I,II dalam memori kasasinya tersebut pada pokoknya ialah :

1. Bahwa, pengadilan Tinggi Bandung sama sekali tidak mempertimbangkan

memori banding yang diajukan dalam perkara ini. Padahal Pengadilan Tinggi

Bandung sebagai Peradilan Ulangan seharusnya memeriksa ulang dan

memberi pertimbangan hukum yang cukup ;

Karenanya in casu Pemohon Kasasi memohon agar memori banding a quo

dalam perkara ini dianggap termuat kembali selengkapnya untuk menjadi

salah satu alasan (memori) kasasi perkara ini ;

2. Bahwa, Pemohon Kasasi sangat keberatan terhadap pertimbangan hukum

Pengadilan Negeri Bale Bandung pada halaman 16 putusan tersebut, yang

berbunyi :

“Menimbang, bahwa dalil Penggugat tersebut telah dikuatkan dengan surat-

surat bukti dan keterangan saksi-saksi dibawah sumpah sebagaimana

tersebut diatas yang menerangkan bahwa Penggugat baru menerima

Hal. 5 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 5

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id pembayaran dari biaya proyek tersebut

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

pembayaran dari biaya proyek tersebut sebesar Rp.32.050.000,- sehinga

sisa yang belum dibayar adalah sebesar Rp.59.370.800,- demikian pula

saksi-saksi telah menerangkan bahwa proyek tersebut telah dikerjakan oleh

Penggugat sesuai dengan bestek, tepat waktu, hasil pekerjaannya baik,

tidak ada kerusakan dan tidak ada complain/protes dari pihak manapun

terutama dari PT. Aria West sebagai pemilik proyek yang di sub. proyekkan

kepada CV. Alam Waspada ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut

diatas Majelis berkesimpulan, bahwa Penggugat telah berhasil membuktikan

dalil gugatannya dan pihak Tergugat dari bukti-bukti yang diajukannya

sebagai bukti perlawanan (tegenbewijs) tidak bisa melumpuhkan bukti

Penggugat tersebut” ;

In casu kiranya, selain merupakan “vormverzuim” juga salah menerapkan

hukum pembuktian, alasan-alasannya :

a. Terbanding hanya mengajukan 2 (dua) bukti surat bertanda :

P-1, yaitu : Surat perintah kerja, dan

P-2, yaitu : Perincian pengeluaran Biaya Proyek tertanggal 6 Oktober

1998 dari dan dibuat sendiri oleh Penggugat ;

Demikian, in casu bukti P-2 tersebut tidak mempunyai nilai pembuktian

dan tidak berkualitas sebagai alat bukti karena dibuat sendiri oleh

Terbanding ;

Dengan lain perkataan bahwa P-2 in casu sama dengan dalil gugatan ;

b. Saksi-saksi yang diajukan oleh Termohon Kasasi hanya sebagai

Pelaksanaan Lapangan dan Pekerja yang tidak mengetahui tentang

administrasi pembayaran ;

c. Tidak benar pertimbangan hukum tersebut yang menyatakan :

“ ……….bahwa proyek tersebut telah dikerjakan oleh Penggugat sesuai

dengan bestek, tepat waktu, hasil pekerjaannya baik, tidak ada

kerusakan dan tidak ada complain/protes dari pihak manapun terutama

dari PT. Aria West sebagai Pemilik Proyek……

;

Karena :

- Sebagaimana bukti T-17 bahwa pekerjaan Terbanding tidak sesuai bestek ;

- Sebagaimana bukti T-9, karena pekerjaan tidak tepat waktu maka dikena-

kan denda keterlambatan (Penalty) oleh Pemilik Proyek ;

- Saksi Terbanding in casu bernama Uun Sidik Permana yang mengaku

ditugaskan oleh Pak Yanto dari PT. Aria West sebagai Pengawas, pada

pokoknya, antara lain menerangkan bahwa :

Hal. 6 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 6

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id - Hasil pekerjaan tersebut tidak ada yang

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

- Hasil pekerjaan tersebut tidak ada yang rusak ;

- Terhadap hasil pekerjaan tidak ada pihak yang complain (protes) ;

Padahal :

- Sebagaimana bukti T-10 jelas membuktikan bahwa Pak Yanto telah

complain/protes tentang kerusakan-kerusakan konstruksi jalan tersebut

dan minta segera diperbaiki ;

3. Bahwa, selain hal tersebut diatas, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bale

Bandung telah melakukan “Vormverzuim” karena perselisihan aquo dalam

perkara ini adalah mengenai pekerjaan pengaspalan jalan yang tidak sesuai

kontrak/bestek sedangkan untuk adanya kepastian hukum mengenai

perselisihan tersebut, Pemohon Kasasi sebagaimana tersebut dalam Replik

telah mengajukan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung :

- Agar dilakukan pemeriksaan setempat dan memohon agar dilakukan

pemeriksaan konstruksi (tebal lapisan dan kadar aspal) oleh balai

pemeriksaan Konstruksi Jalan Departemen Pekerjaan Umum, yang

berkantor di Jalan Raya Timur No.264, Ujung Berung Bandung ;

4. Bahwa, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung sama sekali tidak

memperhatikan apalagi mempertimbangkan jawaban/bantahan Pemohon

Kasasi perihal gugatan Termohon Kasasi yang pada pokoknya mendalilkan :

“Bahwa gugatan Termohon Kasasi preamature, karena :

- Proyek pengaspalan jalan tersebut belum selesai dikerjakan oleh

Terbanding secara sebagaimana mestinya sesuai kontrak ;

- Hasil pekerjaan Terbanding tidak sesuai dengan bestek ;

- Pekerjaan belum selesai ditinggalkan dan terpaksa diselesaikan oleh

Pembanding ;

- Belum ada serah terima hasil pekerjaan dari Terbanding kepada

Pembanding ;

- Pekerjaan belum selesai dan masih ada kewajiban masa pemeliharaan

selama 3 (tiga) bulan sejak serah terima ;

Tetapi sudah mengajukan gugatan/tuntutan pembayaran penuh ;

Padahal sebagaimana bukti T-5,T-6,T-7,T-8,T-9 dan keterangan saksi-saksi

Pembanding, membuktikan bahwa pekerjaan tersebut diselesaikan sendiri

oleh Pembanding. Sedangkan bukti P-10 membuktikan ada complain karena

terjadi kerusakan-kerusakan, tetapi Terbanding tidak mau melaksanakan

kewajibannya memperbaiki kerusakan-kerusakan tersebut, sehingga

karenanya in casu sebenarnya Terbanding tidak berhak atas 5% uang

jaminan pemeliharaan yang belum dibayarkan, tetapi Majelis Hakim

Hal. 7 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 7

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id mengabulkan tuntutan pembayaran sepenuhnya

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

mengabulkan tuntutan pembayaran sepenuhnya (in casu betentangan

dengan hukum) ;

5. Bahwa, Pemohon Kasasi sangat keberatan atas amar putusan yang :

- Menyatakan Para Tergugat telah melakukan ingkar janji/wanprestasi ;

Karena, sebagaimana butir No.3 tersebut diatas, justru Termohon Kasasi

sendiri yang sebenarnya telah melakukan ingkar janji (wanprestasi) yaitu

melaksanakan pekerjaan tidak sesuai Bestek dan pekerjaan belum selesai

menuntut pembayaran penuh. Putusan tersebut jelas salah karena hanya

didasari oleh pertimbangan hukum masalah pembayaran, alasan :

a. Termohon Kasasi bekerja tanpa modal dan sejak awal pekerjaannya

dibantu oleh Pemohon Kasasi dalam bentuk pengadaan material dan

uang kontan ;

b. Pemohon Kasasi bersedia membayar sesuai hasil pekerjaannya.

Logikanya sebagai contoh bahwa Pemohon Kasasi pesan beras Cianjur

seharga Rp.3000,-/Kg, yang dikirim oleh Termohon Kasasi beras JPS

seharga Rp.1000,-/Kg, karenanya Pemohon Kasasi tidak mau bayar

seharga Rp.3000,- Majelis Hakim menyatakan Pemohon Kasasi telah

wanprestasi dan mewajibkan Pemohon Kasasi bayar Rp.3000,-/Kg. ;

6. Bahwa, pertimbangan hukum Majelis Hakim yang berbunyi :

“Menimbang, bahwa dalil Penggugat tersebut telah dikuatkan dengan surat-

surat bukti dan keterangan saksi-saksi dibawah sumpah sebagaimana

tersebut diatas yang menerangkan bahwa Penggugat baru menerima

pembayaran dari biaya proyek tersebut sebesar Rp.32.050.000,- sehingga

sisa yang belum dibayar adalah sebesar Rp.59.370.800,- ;

In casu tidak benar dan tidak berlandaskan pada hukum karena

pertimbangannya didasari oleh P-2 yang bukan merupakan alat bukti, selain

itu sebagaimana bukti-bukti :

a. T-1, membuktikan pembayaran dengan uang sejumlah

Rp.22.000.000,-

b. T-2, membuktikan pembayaran dengan uang sejumlah

Rp.

200.000,-

c. T-3, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah

Rp. 9.000.000,-

d. T-4, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah

Rp. 7.980.000,-

e. T-5, membuktikan pembayaran dengan sewa alat sejumlah Rp.

750.000,-

f. T-6, membuktikan pembayaran dengan sewa alat sejumlah Rp.

400.000,-

g. T-7, membuktikan pembayaran dengan uang sejumlah

Rp. 200.000,-

h. T-8, membuktikan pembayaran dengan uang sejumlah

Rp.

90.000,-

i. T-9, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah

Rp. 1.500.000,-

j. T-12, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah

Rp. 1.250.000,-

k. T-13, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah Rp. 2.500.000,-

Hal. 8 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 8

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id 190.000,- m. T-15, membuktikan pembayaran

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

190.000,-

m. T-15, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah Rp. 2.500.000,-

n. T-16, membuktikan pembayaran dengan material sejumlah Rp. 2.500.000,-

Total pengeluaran/pembayaran dari Pembanding………………Rp.51.060.000,-

l. T-14, membuktikan pembayaran dengan sewa alat sejumlah Rp.

Sedangkan total nilai hasil pekerjaan Termohon Kasasi menurut perhitungan

Pemohon Kasasi senilai + Rp.53.886.400,- tidak termasuk 5% uang jaminan

pemeliharaan senilai Rp.4.571.040,- ;

7. Bahwa, lebih lanjut Yurisperudensi Mahkamah Agung sebagaimana

putusannya tertanggal 16 Desember 1970 No.492 K/Sip/1970, menyatakan :

“Putusan Pengadilan Tinggi harus dibatalkan, karena kurang cukup

pertimbangannya (onvoldoende gemotiveerd), yaitu karena dalam

putusannya itu hanya mempertimbangkan soal mengesampingkan

keberatan-keberatan yang diajukan dalam memori banding dan tanpa

memeriksa perkara itu kembali baik mengenai fakta-faktanya maupun

mengenai soal penerapan hukumnya terus menguatkan putusan Pengadilan

Negeri begitu saja” ;

Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung

berpendapat :

mengenai alasan ad. 4 :

bahwa alasan tersebut tidak dapat dibenarkan, karena Judex Factie tidak

salah menerapkan hukum ;

mengenai alasan-alasan ad.1,2,3,5,6 dan ad.7 :

bahwa alasan-alasan ini tidak dapat dibenarkan, lagi pula alasan

tersebut merupakan penilaian hasil pembuktian yang bersifat penghargaan

tentang suatu kenyataan, hal mana tidak dapat dipertimbangkan dalam

pemeriksaan pada tingkat kasasi, karena pemeriksaan dalam tingkat kasasi

hanya berkenaan dengan adanya kesalahan penerapan hukum, adanya

pelanggaran hukum yang berlaku, adanya kelalaian dalam memenuhi syarat-

syarat yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang mengancam

kelalaian itu dengan batalnya putusan yang bersangkutan atau bila Pengadilan

tidak berwenang atau melampaui batas wewenangnya sebagaimana yang

dimaksud dalam Pasal 30 Undang-Undang No.14 Tahun 1985 sebagaimana

telah diubah dengan Undang-Undang No.5 Tahun 2004 ;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, lagi pula ternyata

bahwa putusan Judex Factie dalam perkara ini tidak bertentangan dengan

hukum dan/atau undang-undang, maka permohonan kasasi yang diajukan oleh

Pemohon Kasasi : CV. ALAM WASPADA, dan kawan tersebut harus ditolak ;

Hal. 9 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 9

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa oleh karena permohonan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa oleh karena permohonan kasasi dari Para Pemohon

Kasasi ditolak, maka Para Pemohon Kasasi dihukum untuk membayar biaya

perkara dalam tingkat kasasi ini ;

Memperhatikan pasal-pasal dari Undang-Undang No. 4 Tahun 2004,

Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 sebagaimana yang telah diubah dan

ditambah dengan Undang-Undang No 5 Tahun 2004 dan peraturan perundang-

undangan lain yang bersangkutan ;

M E N G A D I L I

:

Menolak permohonan kasasi dari Para Pemohon Kasasi : 1. CV. ALAM

WASPADA, 2. ENTJU tersebut ;

Menghukum Para Pemohon Kasasi/Tergugat I,II untuk membayar biaya

perkara dalam tingkat kasasi ini sebesar Rp. 200.000,- (Dua ratus ribu rupiah) ;

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah

Agung pada hari : Rabu, tanggal 9 Mei 2007 oleh Titi Nurmala Siagian,

SH.MH., Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai

Ketua Majelis, H. Imam Soebechi, SH.MH. dan Prof.Dr. Muchsan, SH. Hakim-

Hakim Agung sebagai Anggota, dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk

umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis beserta Hakim-Hakim Anggota

tersebut dan dibantu oleh Samir Erdy, SH.MH. Panitera Pengganti dengan tidak

dihadiri oleh para pihak ;

Hakim-Hakim Anggota

ttd./

H. Imam Soebechi, SH.MH.

ttd./

Prof.Dr. Muchsan, SH.

Biaya – biaya :

K e t u a

ttd./

Titi Nurmala Siagian, SH.MH.

Panitera-Pengganti

1. M e t e r a i ……………Rp.

6.000,-

ttd./

2. R e d a k s i……………Rp.

1.000,-

Samir Erdy, SH.MH.

3. Administrasi Kasasi…

Rp.

193.000,-

Jumlah ………

Rp.

200.000,-

Untuk Salinan

MAHKAMAH AGUNG R.I.

a.n. Panitera

Panitera Muda Perdata

(MUH. DAMING SUNUSI, SH.MH.)

Nip. 040030169.

Hal. 10 dari 10 hal. Put. No. 47 K/Pdt/2001.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 10