Anda di halaman 1dari 10

KONSEP KEHIDUPAN MENURUT ISLAM

KEHIDUPAN MANUSIA Asal usul manusia : Manusia pertama diciptakan dari tanah Selanjutnya diciptakan dari nutfah melalui proses perkembangan yang bertahap dan kompleks (qs. Al-Hajj; 5) Wahai manusia, kalau engkau dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari nutfah (setetes mani), kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna untuk Kami jelaskan kepada kamu, dan Kami tetapkan di dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami lahirkan kamu sebagai bayi, kemudian (secara berangsur-angsur) kamu sampai pada kedewasaan.

Perkembangan teori embriologi: Aristoteles (384-322 SM) pertama kali menyajikan embriologi, dia menggambarkan perkembangan embrio ayam dan embrio lain. Ada dua teori perkembangan embrio : Teoribentukansebelumnya(prabentuk)didalamsemenlakilaki atau sekresi wanita telah ada makhluk mini yang cenderungtumbuhdidalamrahim. Pembentukan dan pemciptaan makhluk dari darah haid. Semen laki-laki hanya berperan sebagai katalis. Al-QurandanNabi Muhammad (570-632 M) mengungkap banyak fakta menakjubkan tentang penciptaan manusia & embriologi. Qs. al-Insaan; 2 : , Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur Ibnu Abbas menjelaskan nutfatin amsyaaj adalahcairanlaki-laki dan cairan perempuan yang bercampur kemudian berkembang dalambanyaktahapanyangevolusioner > Teori fertilisasi dan perkembangan embrional

Dalam sebuah hadits, ketika seorang yahudi bertanya kepada Nabi tentang penciptaan manusia, beliau menjawab: Hai Yahudi, manusia itu diciptakan dari cairan laki-laki dan cairan perempuan Ibnu Hajar al-Asqalani (abad14)mengatakan:ahli astronomi berpendapat bahwa semen laki-laki tidak berperan dlm penciptaan bayi, tetapi hanya membekukan darah haid yg darinya manusia dilahirkan. Sabda Nabi menolak pendapat itu, nutfah laki-laki berpartisipasi secara sama dengan nutfah perempuan dlmpembentukanembrio Ibnu al-Qoyyim (abad 13) juga mengatakan hal yang sama, berdasar sabda Nabi tsb. Namun demikian, pengaruh Aristoteles sangat besar sehingga para filosof, ilmuwan dan bahkan dokter muslim masih mengikuti pendapatnya sampai abad ke 18. Baru pada th 1759-1769, Wolff mematahkan teori pra bentuk tsb dengan teori epigenesis (perkembangan embrio secara bertahap, dari globulus menjadi bentuk embrio yg kompleks). Teori Wolff ini baru dikenal dan diterima sekitar akhir abad 19

Hertwig (th 1875) menggambarkan adanya pembuahan sel telur oleh spermatozoa. Von Benden (th 1883) membuktikan sel spermatozoa dan sel telur menyumbangkan jumlah kromosom yang sama pada embrio. Konsep penciptaan manusia dalam Al-Quran: laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki kontribusi dlm pembentukan embrio Embrio manusia bukan pra bentuk, tetapi diciptakan secara bertahap. QS. Al-Insaan (2); Nuh (13-14); al-Muminuun (12-14)

Tentang Ruh Al-QuranmembicarakanRuhdlmbanyakayat.Paramufassir mengartikan Ruh dlm empat pengertian : Ruh yg menyebabkan kehidupan dlm diri manusia Malaikat Jibril Al-Quran Malaikat selainJibril.

Tidak seorangpun tahu tentang hakikat Ruh. QS. Al-Isra (85) : dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang RUH, katakanlah RUH itu termasuk urusanTuhanku, dan kamu tidak diberi pengetahuan melainkan hanya sedikit Beberapa mufassir sepakat bahwa Ruh ini berarti jiwa. Manusia hanya tahu bahwa ketika Ruh ditiupkan, maka dia mendapat kehidupan, dan ketika Ruh pergi maka dia mati. Ruh ditiupkan pada janin yang sedang berkembang di dlm rahim (sekitar umur 120 hari). Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, Nabi bersabda : Penciptaan setiap kamu dikumpulkan dalam 40 hari, kemudian menjadi alaqah dan kemudian menjadi mudghah dalam waktu yang sama. Ketika itu malaikat dikirim kepadanya dan mencatat 4 hal: mata pencaharian, umur, kelakuan, dan susah atau senang, kemudian ditiupkan ruh kepadanya. Beberapa ahli hukum berpendapat periode pembentukan nutfah, alaqah, dan mudghah , secara keseluruhan dlm 40 hari, tetapi mayoritas cenderung menganggap 120 hari (17 minggu lebih 1 hari)

Ibnu al-qayyim dan Ibnu Hajar berpendapat : sebelum ruh ditiupkan, janin sudah bergerak tetapi bersifat vegetatif seperti tanaman yg sedang tumbuh, gerakan dan persepsinya tidak sadar. Ketika ruh ditiupkan, gerakan & persepsinya menjadi sadar. Gerakan sadar pertama kali muncul pd minggu ke 12 (walau mungkin sudah ada sejak minggu ke 8). Ibu hamil mulai merasakan tendangan anak di dlm kandungannya pd minggu ke 15. beberapa ibu sedikit lebih awal atau lebih lambat.

Tanda-tanda kehidupan manusia tidak dimulai pd saat pembuahan, Kehidupan saat itu bersifat vegetatif, tanpa kemauan. Kehidupan manusia dimulai ketika otot bebas berkontraksi di dalam lingkungan gelap rahim & membran-membrannya. Hal tsb menjadi dasar perdebatan mengenai boleh / tidaknya aborsi. Sebagian ahli hukum berpendapat, sebelum janin mencapai 120 hari boleh dilakukan aborsi jika ada indikasi medik Namun Ibnu Hazm, kaum Az-Zhahiri, dan Syekh al-Buthi mengharamkan aborsi berapapun umurnya.

Jika janin telah mencapai 120 hari, semua ahli sepakat tidak dibolehkan aborsi apapun kondisinya, meskipun jelas-jelas terdapat malformasi bawaan (misal: anencephale spina bifida, hidrocephalus, agenesis ginjal, atau kelainan jantung bawaan nyata, dll.), kecuali satu alasan yaitu jika jiwa ibunya terancam. Penyambutan kelahiran bayi : Sejak di dalam rahim, proses kelahiran perlu dipersiapkan, baik material maupun spiritual. Beberapaahlimerekomendasikankomunikasidenganjanin,Terutama komunikasi spiritual. Penciptaan situasi, kelahirannya memang ditunggu dan diharapkan Segera setelah lahir diperdengarkan adzan di telinga kanan dan iqomat di telinga kiri. Plasenta diperlakukan sebagai bagian dari kehidupan manusia yang patut dihormati, meski tidak dengan upacara tertentu.

Penghargaan thd kehidupan : sejak di dalam rahim (pre partum) sampai setelah lahir (post partum). Beberapa ketentuan : Larangan membunuh anak (sebelum & sesudah lahir) dan membunuh orang lain : (QS. Al-Anaam : 151):

... . . .
Dan janganlah kamu membunuh anakmu karena takut kemiskinan, Kami yang akan memberi rizqi kepadamu dan kepada mereka semua,. . . Dan janganlah kamu membunuh jiwa (seseorang) yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan sebab yang benar,. . . 2. Larangan membunuh diri sendiri (QS.an-Nisaa : 29) :

. . .
Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.
3. Adanya hukum Qishash (QS. Al-Baqarah : 178) Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu (hukum) qishash dalam (kasus pidana) pembunuhan, . . .

3. Adanya hukum Qishash (QS. Al-Baqarah : 178)

. . .
Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu (hukum) qishash dalam (kasus pidana) pembunuhan, . . .
Hikmah Adanya hukum qishash ini memberi jaminan kehidupan bagi setiap jiwa manusia. (QS. Al Baqarah : 179) :

Dan di dalam hukum qishash itu (ada jaminan lelangsungan) hidup bagi kamu hai orang yang berakal, supaya kamu bertaqwa.
HANYA ALLAH YANG BERHAK MENGHIDUPKAN DAN MEMATIKAN MANUSIA QS. Qaaf (43) :


Sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan dan Yang mematikan dan kepada Kamilah tempat kembali (semua makhluk).