Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK A.

TOPIK Topik pada terapi aktivitas kelompok ini adalah lomba mewarnai dan menyusun kata. B. TUJUAN KEGIATAN 1. Tujuan Umum Setelah mengikuti kegiatan terapi bermain, diharapkan klien mampu melakukan interaksi, komunikasi, dan sosialisasi dengan anggota klien yang lain sehingga mengurangi stress hospitalisasi. 2. Tujuan Khusus a. Klien dapat meningkatkan kemampuan komunikasi verbal b. Klien dapat meningkatkan kemampuan komunikasi non verbal c. Klien dapat beradaptasi dalam kelompok d. Klien dapat meningkatkan interaksi dengan klien lain e. Klien dapat mengeksplorasi kemampuannya f. Stres hospitalisasi berkurang C. LANDASAN TEORITIS Setiap individu mempunyai potensi untuk terlibat dalam hubungan sosial pada berbagai tingkat hubungan yaitu dari hubungan intim biasa sampai hubungan saling ketergantungan. Keintiman dan saling ketergantungan dalam menghadapi dan mengatasi berbagai kebutuhan setiap hari. Individu tidak akan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya tanda adanya hubungan dengan lingkungan sosial. Kepuasan berhubungan dapat dicapai jika individu dapat terlibat secara aktif dalam proses berhubungan. Peran serta yang tinggi dalam berhubungan disertai respon lingkungan yang positif akan meningkatkan rasa memiliki, kerja sama, hubungan timbal balik yang sinkron. Salah satu sarana bagi individu untuk melakukan hubungan sosial ialah terapi aktivitas kelompok. Terapi aktivitas kelompok merupakan bagian dari

tindakan keperawatan untuk anak-anak yang dirawat inap di rumah sakit. Terapi ini adalah terapi yang pelaksanaannya merupakan tanggung jawab penuh dari seorang perawat. Oleh karena itu, perawat haruslah mampu melakukan terapi aktivitas kelompok secara tepat dan benar. Terapi aktivitas kelompok sering digunakan untuk terapi tambahan untuk pasien yang mengalami hospitalisasi. Terapi aktivitas kelompok adalah terapi manual, rekreasi, dan tehnik kreatif untuk memfalisitasi pengalaman seseorang serta meningkatkan respon sosial dan harga diri. Aktivitas yang digunakan sebagai terapi di dalam kelompok yaitu, menggambar, mewarnai, menyusun balok dan menggilir bola. Pada terapi ini, perawat yang menjadi terapis dan pasien yang berjumlah sepuluh sampai duabelas orang, secara bersama duduk teratur membentuk lingkaran atau duduk sejajar dengan tujuan agar anak-anak dapat menjalin komunikasi interaktif, meningkatkan kemampuan kognitif, afektif dan psikomotor, menghilangkan stres akibat hospitalisasi dan kecemasan terhadap tindakan pengobatan. Kemudian anak-anak mempelajari bagaimana membuat ekspresi dan menggali ekspresi perasaan serta menjalin kerjasama dan komunikasi antar pasien. D. KLIEN 1. Karakteristik/ Kriteria Pasien yang dijadikan peserta pada terapi aktivitas kelompok ini : Pasien yang dirawat inap di ruang 3 anak Pasien yang sudah mampu menulis Pasien tidak dianjurkan untuk bedrest total 2. Proses Seleksi Proses seleksi peserta yakni : Pasien dipilih dari Ruang III Anak RSU Dr. Pirngadi Medan berdasarkan kriteria klien yang telah ditetapkan dan merupakan pasien kelolaan mahasiswa Perawat memilih pasien berdasarkan umur yang memungkinkan dapat mengikuti terapi aktifitas kelompok pada klien tersebut

Melakukan kontrak dengan klien yang telah dipilih untuk mengikuti terapi aktifitas kelompok yang akan dilaksanakan serta menanyakan kesediannnya

E. PENGORGANISASIAN 1. Waktu a. Hari/Tanggal b. Pukul c. Tempat 2. Tim Terapi a. Leader Tugas : Rutami : : Sabtu/ 6 Oktober 2012 : 11.00 11.30 WIB ( 60 menit ) : Ruang III Anak

Membuka acara Memperkenalkan diri dan tim Memberikan kesempatan kepada klien untuk memperkenalkan diri Menjelaskan tujuan umum dan tujuan khusus Menutup acara

b. Co-Leader : Rahmat Ali Putra Tugas : Memberikan kesempatan pada fasilitator untuk menjelaskan prosedur kegiatan Memberi kesempatan observer untuk menjelaskan kriteria penilaian c. Fasilitator : 1) 2) 3) 4) 5) 6) Cut Ti Arafah Intan Salfariani Fransiska Ira Handayani Adekita Ginting Juli Rostandi

7) Tugas

Juliana Marpaung : Menyediakan tempat permainan Memfasilitasi kebutuhan saat permainan berlangsung Menyediakan alat dan media yang diperlukan untuk permainan Menjelaskan prosedur kegiatan Menyediakan hadiah untuk peserta Memberikan motivasi dan dukungan kepada kelompok

d. Observer : 1) Efitri Siboro 2) Emmi Silitonga Tugas : Menjelaskan kriteria penilaian dalam permainan Mengawasi jalannya kegiatan sesuai rencana Menilai kerja kelompok dan menentukan kelompok pemenang Mengumumkan pemenang dari kegiatan

3. Metode dan Media Metode yang digunakan untuk terapi aktifitas kelompok ini adalah metode dinamika kelompok ??????????? Media yang digunakan adalah : 1. Alat gambar (pensil warna) 2. Buku gambar 3. Balok 4. MP3 lagu anak-anak 5. Lembar penilaian F. PROSES PELAKSANAAN 1. Persiapan a. Memilih klien sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan

b. Membuat kontrak dengan klien c. Mempersiapkan alat dan tempat (lingkungan) permainan dengan suasana yang tenang dan nyaman d. Mempersiapkan anggota kelompok dan membuat kontrak kembali dengan klien untuk mengikuti terapi aktifitas kelompok 2. Orientasi a. Memberi salam teurapetik : salam dari terapis (Leader) b. Melakukan validasi : menanyakan perasaan klien saat ini (Leader) c. Melakukan perkenalan seluruh perawat dan klien. Perawat memperkenalkan masing-masing dirinya dihadapan klien dengan menyapa klien dan menyebutkan nama dan perannya. Klien dipersilahkan untuk berdiri memperkenalkan diir dengan mengucapkan salam kepada perawat dan menyebutkan nama, umur, dan asal ruangan klien (Leader). d. Kontrak - Menjelaskan tujuan kegiatan (leader) - Menjelaskan aturan permainan sebagai berikut : setiap klien wajib mengikuti dari awal sampai selesai. Jika ada klien yang akan meninggalkan kelompok, harus meminta izin kepada perawat. Lama kegiatan selama 30 menit (co-leader mendelegasikan ke salah satu anggota fasilitator). 3. Tahap Kerja Klien terdiri dari 3 kelompok, satu kelompok terdiri dari 3 atau 4 orang. Ketika musik dihidupkan, klien memulai semua kegiatan seperti menggambar dan menyusun kata sesuai instruksi dari tim panitia. Setelah musik dimatikan, semua kelompok duduk di tempatnya masing-masing dan kemudian secara bergantian fasilitator mengumpulkan hasil karya anak-anak dan menyeleksi karya dari anak-anak sesuai dengan kriteria penilaian. Dan pemenang akan diberikan hadiah. 4. Tahap Terminasi

a. Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK (leader) b. Menanyakan klien manfaat mengikuti TAK (leader) c. Memberi pujian (reinforcement positif) pada setiap klien yang berhasil mengikuti permainan dengan baik (oberver). 5. Antisipasi Masalah a. Jika anak-anak tidak mau bermain, maka ortang tua dapat mendampingi dan memberikan dukungan untuk anaknya agar anaknya turut dalam kegiatan terapi bermain. b. Jika anak-anak merajuk ataupun menangis maka fasilitator an keluarga dapat menanyakan dan mengikuti acara kembali. c. Jika anak ingin BAK/BAB, maka fasilitator mengizinkan anank dan menemani berlangsung. G. SETTING anak ke kamar hingga selesai, permainan tetap membujuk anak untuk tetap mengikuti acara terspi bermsin atau beristirahat sejenak kemudian

Keterangan : = Leader

= Co-Leader = Observer = Fasilitator = Klien