Anda di halaman 1dari 14

Oleh: Adji Shinta Surya Kencana S.Ked (02700067) Pembimbing : Dr. Sp.

SMF ILMU PENYAKIT SYARAF RS. dr. Soepraoen Malang FK-UWKS 2012

Limbik:

perbatasan Struktur di sekeliling regio basal serebrum Mengatur:


Prilaku Emosi Motivasi Homeostasis Memori

HIPOTHALAMUS SEPTUM AREA PARAOLFAKTORIA EPITHALAMUS NUKLEI ANTERIOR THALAMUS GANGLIA BASALIS HIPOKAMPUS AMIGDALA

Hipotalamus

lateral Rasa Haus dan Lapar meningkat Agresif Marah Ventromedial Rasa Kenyang Tenang Nuklei Paraventrikuler Rasa takut dan terhukum Anterior dan Posterior Seksual

Pusat

afektif sistem limbik mengatur hasrat, rasa enggan, motivasi mengatur aktifitas tubuh Tranquilizer menekan sistem limbik afektif menurun

Stimulus

(Belajar) tidak merangsang afektif acuh Stimulus (Belajar) merangsang afektif penguatan stimulus jejak ingatan menguat

Bagian

medial korteks temporal yang memanjang Stimulus hipokampus talamus ant hipotalamus forniks Rangsangan hipokampus mempengaruhi prilaku Dapat terangsang berlebihan kejang lokal

Peran

penting dalam konsolidasi ingatan menjadi ingatan jangka panjang Kerusakan: Amnesia anterograd dan retrograd

Terletak

di bawah kortek tiap pole medial ant lob temporal Menerima stimulus dari korteks limbik, terutama area asosiasi auditori dan visual Rangsang

gerak involunter (tonik, klonik, ritmis Afektif, seksual

Kerusakan

amigdala Kluver Bucy Syndr

Memeriksa objek dengan mulut Hilang rasa takut Agresifitas menurun, jinak Kebiasaan makan berubah Buta psikis Sesualitas meningkat

Area

asosiasi mengatur prilaku Kerusakan:


Korteks temporal ant: Kluver Bucy synd Frontal orbita post: insomnia, gelisah Girus singulata dan subkalosal: pemarah, agresif