Anda di halaman 1dari 4

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang. Penukar kalor atau heat exchanger merupakan salah satu alat penunjang produksi untuk melakukan perpindahan energi dalam bentuk panas dari satu aliran fluida ke aliran fluida lainnya. Jenis, ukuran dan kapasitas alat penukar panas sangat banyak variasinya tergantung dari kebutuhan yang harus dipenuhi. Salah satu dari jenis penukar kalor adalah jenis plate heat exchanger tipe tulang ikan (Chevron) yang terdiri dari susunan pelat dengan lubang pada sudut-sudutnya dimana fluida mengalir dalam celah di antara dua pelat secara berselang-seling (terpisah). Supaya kedua fluida yang mengalir pada penukar kalor tidak bercampur, maka diberi penyekat (gasket) diantara kedua pelat. Pelat-pelat digantungkan pada batang pembawa atas dan disangga di bagian ujung bawah pada batang penuntun. Pelat dapat disusun sampai jumlahnya beberapa ratus dalam kerangka dan dikencangkan secara bersamaan oleh baut pengencang sehingga susunan pelat tersebut menjadi rapat. Proses perancangan plate heat exchanger tipe chevron dengan perhitungan secara manual akan membutuhkan waktu yang lama karena terdapat perhitungan perhitungan yang memiliki pengulangan (looping) untuk memenuhi syarat syarat tertentu. Dengan adanya teknologi komputer, perhitungan manual dapat dialihkan dengan perhitungan secara numerik dengan menggunakan perangkat lunak (software) yang dimiliki oleh komputer. Contoh dari software untuk aplikasi perhitungan adalah Visual Basic, Borland Delphi, Matlab, C++, dan sebagainya. Dengan bantuan perangkat lunak ini maka proses perencanaan plate heat exchanger tipe chevron akan menjadi lebih mudah dan cepat, karena semua proses perhitungan, khususnya pada proses looping dilakukan oleh komputer melalui aplikasi perhitungan yang telah dirancang. Tentu saja aplikasi

2
program komputer ini dapat mempersingkat waktu perhitungan perancangan, juga didapatkan hasil perhitungan yang lebih akurat dibanding proses perhitungan secara manual. 1.2 Perumusan Masalah. Permasalahan secara umum yang dihadapi dirumuskan sebagai berikut : 1. Membuat perangkat lunak untuk perancangan plate heat exchanger tipe chevron yang sederhana, atraktif dan mudah dioperasikan. 2. Menyederhanakan kondisi di lapangan dengan metode analisis numerik 3. Menganalisa hasil perancangan plate heat exchanger. 1.3 Tujuan Penelitian. Tujuan dari Penulisan tugas akhir ini adalah: 1. Menyediakan suatu perangkat lunak alat penukar kalor plate heat exchanger tipe chevron. 2. Mempermudah mahasiswa dalam memahami dan menganalisa dimensi plate heat exchanger tipe chevron. 1.4 Batasan masalah. Pada proses pembuatan tugas akhir perangkat lunak dan proses perhitungan , permasalahan dibatasi pada: 1. Tipe yang dirancangkan adalah plate heat exchanger dengan tipe chevron 2. Proses pertukaran panas hanya terjadi pada dua aliran fluida yaitu antara fluida gas pada sisi panas dan fluida cair pada sisi dingin tanpa perubahan fasa pada kedua fluida tersebut. 3. Arah aliran relatif antara fluida panas dan fluida dingin adalah aliran berlawanan (counter flow). 4. Metode laluan pada masing masing fluida diatur dengan 1/1 pass dan 2/2 pass. 5. Sistem dalam keadaan tunak

3
6. Perubahan energi kinetik dan potensial diabaikan 7. Perpindahan panas ke lingkungan sekitar diabaikan 8. Perancangan hanya meliputi analisa perpindahan panas dan penurunan tekanan tidak mencakup kekuatan material. 1.5 Manfaat Penelitian. Adapun manfaat yang dapat diperoleh dari pembuatan perangkat ini adalah : 1. Mempermudah dan mempercepat proses perancangan plate heat exchanger tipe chevron. 2. Mendapatkan hasil perhitungan yang lebih akurat dibandingkan melalui proses perhitungan secara manual. 3. Mengenalkan kepada mahasiswa mengenai kemampuan perangkat komputer terutama dalam bidang keteknikan

Halaman ini sengaja dikosongkan