Anda di halaman 1dari 20

Batuk Darah

Batuk Darah
Batuk disertai darah parenkim paru dan sal.nafas bwh Peristiwa menakutkan Dulu selalu dianggap khas tb Masif > 600 cc/ 24 jam Jml darah tdk berhub. Keparahan penyakit Kematian terbesar oleh aspiksia

Tanda batuk darah


Didahului batuk Terdengar gel.udara dan darah Gatal di tenggorokan Terasa asam Merah segar berbuih PH alkalis

Hematemesis
Tanpa batuk Suara nafas tidak terganggu Didahului mual Rasa tidak enak di epigastrium Merah kehitaman ,bergumpal campur sisa makanan PH asam

Etiologi
Tersering tb paru, bronkitis, bronkiektasis, ca paru, CHF Radang : pneumoni, tb paru, aspergilosis Tumor paru : carsinoma, adenoma Emboli paru, infark paru Benda asing Kelainan jtg : m.stenosis, CHF

Patogenesis tb paru
19 50% Fibrotik dan kavitas Kavitas ddg tebal -> rasmussen aneurisma -> masif dan sulit stop Batuk keras, erosi kel getah bng Hipprotrombin -> toksemia m.tb

Keganasan
2 29% mengalami batuk drh Harrison 25 50% Usia rata rata 40th Berlangsung lama Jumlah sedikit Adenoma bronkus -> masif

Bronkiektasis
Periodik Bertahun tahun Mukosa yg ektasis ddg lemah Pembuluh drh jaringan granulasi Dipicu batuk keras, infeksi

Bronkitis kronis
2 7% terjadi batuk darah Mukosa sembab akibat radang Predileksi pd orifisium lobus sup Singgle hemoptoe

Abses paru
Kavitas ddg tebal Sukar menutup Trauma waktu batuk Masif

Diagnosis
Anamnese - Membedakan batuk & muntah - Jumlah, lama dan berulang - Riwayat sakit paru dan jantung - Riwayat pekerjaan dan perokok

Fisik
Pemeriksaan paru Pemeriksaan mulut, gigi, gusi Pemeriksaan tenggorokan, hdg Dahak : bta , sitologi

Dx
Ro thorak Bronkoskopi Bronkografi CT scan

Terapi
Tujuan - Mencegah tersumbatnya sal nafas o/k drh beku - Mencegah penyebaran kuman infeksi - Menghentikan perdarahan

Tx konserfatif
Tirah baring , posisi Trendelenburg Miring ke sisi yang sakit Sedatif , agar penderita tenang Batuk perlahan ->mengeluarkan darah Dada dikompres es -> menenangkan penderita Obat penghenti darah

Antitusif ringan (codein 10 ml) O2 Antibiotik , mencegah infeksi sekunder Tranfusi Pengobatan penyakit dasar Jangan berikan ekspektoran.

Tx bedah
Reseksi paru : lobektomi, pneumektomi Terapi kolap : pneumotorak artifisial Emboli artifisial

Kesimpulan
Batuk darah berasal dari parenkim dan saluran nafas bawah Peristiwa menakutkan Dibedakan hemoptoe dan hematemesis Tersering : tb paru, bronkitis, bronkiektasis, Ca paru, CHF Patogenesis sesuai penyakit dasar Diagnosa : ax, pf , sputum, ro torak, bronkoskopi,bronkografi

Tujuan terapi mencegah aspiksia - penyebaran penyakit - menghentikan perdarahan Tx konservatif Tx bedah

Terima kasih