Anda di halaman 1dari 37

Disusun oleh : Resti Ayu Nuraziizah Septiana Amelia

Pembimbing: dr. Susanto Sp.S Kepaniteraan klinik stase saraf RSUD-Kabupaten cianjur

Oxford Concise Medical Dictionary

Nyeri adalah sensasi tidak menyenangkan yang bervariasi dari nyeri yang ringan hingga ke nyeri yang berat.

Burton, 2007

Nyeri ini adalah respons terhadap impuls dari nervus perifer dari jaringan yang rusak atau berpotensi rusak

Goadsy, 2002

Nyeri kepala atau cephalgia adalah nyeri yang dirasakan di daerah kepala atau merupakan suatu sensasi tidak nyaman yang dirasakan pada daerah kepala

Victor, 2002

Nyeri kepala timbul sebagai hasil perangsangan terhadap bagian tubuh di wilayah kepala dan leher yang peka terhadap nyeri atau bisa dikatakan nyeri atau diskomfortasi antara orbital dan oksiput yang berawalan dari pain sensitive structure

Klasifikasi

Klasifikasi ini berdsrkan Classification and Diagnostic Criteria for Headache Disorders, Cranial Neuralgia and Facial Pain, dibuat oleh Headache Classification Comitte of the International Headache Sociaty. 1988.

1.

Migren
1.1. Migren tanpa aura (M.umum) 1.2. Migren dgn aura (M.klasik) 1.2.1. migren dgn aura khas 1.2.2. migren dgn aura berkepanjangan 1.3. Migren oftalmoplegia & komplikata

2.

Nyeri kepala tegang otot


2.1. Nyeri kepala tegang otot episode 2.2. Nyeri kepala tegang otot kronik

3. Cluster headache syndrome

3.1. Cluster headache 3.2. Hemicrania paroxysmal menahun


4. Nyeri kepala pasca trauma 5. Arteritis temporalis 6. Nyeri kepala, pd proses desak ruang

SOL / P = Space Occupying Lesion / Process


7. Nyeri kepala, pd kelainan cervical ( 2 3 ) 8. Neuralgia trigeminus

Patofisiologi
CEPHALGIA terjadi karena perangsangan terhadap struktur-struktur didaerah kepala & tengkuk yg peka terhadap nyeri.

Struktur peka nyeri extra cranium : kulit kepala, periosteum, arteri-arteri (a.frontalis, a.temporalis, a.occipitalis); saraf-saraf (n.frontalis, n.temporalis, n. occipitalis mayor / minor) dan otot-otot (m.frontalis, m.temporalis, m.occipitalis).

Struktur

Intra cranium yg peka nyeri a/ :

Duramater (spjg a.meningeal, sekitar sinus venosus, di basis cranii & tentorium serebelli). Leptomening sekitar arteri besar di basis cranii. Bgn.prox.atau basal dari arteri & vena otak serta saraf-saraf tertentu (trigeminus, n.fasialis, n.glossofaringeus, n.vagus, nn.cervicalis).

Struktur

yg tdk peka nyeri ialah: tulang kepala, parenchym otak, ependym ventrikel, plexus chroideus sbgn besar duramater & pia arachnoid yg meliputi konveksitas otak. kepala dpt ditimbulkan o/ perangsangan atau iritasi dari bangunan yg peka nyeri. Perangsangan tsb dpt berupa : inflamasi; traksi; dilatasi; dan kompressi.

Nyeri

Inflamasi : perangsangan o/proses radang, zat kimia, darah, atau zat yg dikeluarkan o/darah sep : serotonin; neurokinin & bradykinin. Traksi : proses intracranium yg expansif sep : tumor, abses, hematoma, - atau hipotensi liquor cerebrospinal dpt menyebabkan traksi pd arteri / vena / saraf-saraf otak.

Dilatasi pembuluh darah : terutama extracranium merupakan penyebab utama nyeri kepala sept : migren, cluster headache, trombosis cerebri. Kompressi : pd saraf-saraf sensorik dari radix cervical dan pd arteri besar dpt menimbulkan nyeri kepala al.tumor; fraktur; dan arthrosis cervicalis.

NYERI KEPALA MIGREN dan VARIANTNYA


Sinonim : Hetero cranii a/Hemicranii. Incidence : 5 - 10%, Lk : Pr = 1 : 2; umur muda diduga Pr > Lk o/k factor hormonal.

Definisi : migren a/sefalgia vascular yg berulang biasanya, unilat, disertai anorexia, dpt juga disertai ggn, sensoris atau motorik, psikis; berdasarkan keturunan

Pathologi : Blm jelas peranan vasc.menonjol. Perubahan vasculer meliputi : pembuluh darah intra / extra kranial melalui bbrp.fase : - fase awal vasokonstriksi aura - fase selanjutnya vaso dilatasi nyeri kpl. keadaan ini o/ adanya perubahan biokimia drh yakni penurunan AMINE. (al.serotonin). Dan akhir-akhir ini diduga PROSTAGLANDIN ikut berperan.

Gejala Klinis : Digunakan kriteria u/membedakan jenis-jenis migren : 1. Nyeri kpl bersft vasc / berdenyut, unilat, paroxysmal dan periodik. Sth serangan pendt.normal sep.biasa / dpt bekerja 2. Disertai gjl gaster (anorexia, nausea, nomitus) 3. Disertai aura 4. Riwayat keluarga 5. Factor presipitasi

Terapi : 1. Hindari faktor presipitasi 2. Analgetik non narkotik : asetosal, mefenamic acid Ergotamin tatrate : dosis - 1mg saat serangan dpt diulang tiap jam sp 3 x max. 12 mg per.minggu 3. Profilaksis : diberikan u/ mencegah serangan-2 berikutnya dan yg mendpt serangan frekwen >2x/bulan Gol. Antihistamin serotonin : = Cyproheptadin : 2 - 4mg, 1 3 x/hari = Pizotifen : 0,25 0,5mg, 1 3 x/hari = Propranolol = Asam valproate

Nyeri kepala tegang otot (Musle Contraction Headache) MCH


Sbgn

besar sefalgia o/ MCH, dan sering juga disebut : Psychogenic Headache.

= TENSION TYPE HEADACHE


Definisi : MCH a/ sefalgia yg disbbkan o/ketegangan otot-otot kepala, leher, bahu yg berlangsung terus-menerus

Patofisiologi :

Otot yg berkontraksi berlebihan menghasilkan

metabolit yg menimbulkan nyeri. Anggapan


lain : nyeri akibat ischemia otot atau perubahan pada dinding sel otot sahingga timbul gangguan keseimbangan natrium.

otot terus menerus menegang :

Adanya stimuli terus-menerus pd otot kpl, leher / bahu, rangsangan dari otot sendiri (trauma a/ infeksi), atau dari tempat lain di kpl misalnya : ggn gigi, mata, sinusitis, bekas trauma, dsb. Mempertahankan sikap / posisi mis : mengetik, mengendarai mobil.
Ggn psikik sep; depresi dan anxietas.

Gejala :

Keluhan nyeri kepala


Kronis, sudah berbulan / thn berdenyut, rasa tdk enak, berat, kepala sept.diikat

Lokasi simetris ki/ka, terasa di daerah depan dan belakang kepala.


Nyeri bertambah menjelang siang / sore, berkurang sth istirahat. Kdg disertai gjl penyerta brp : vertigo / mausea muntah.

diagnosa

Berdasarkan anamnesa Dilakukan pemeriksaan untuk menyingkirkan kelainan fisik dan penilaian faktor psikis serta kepribadian.

Terapi :
1.

Fisioterapi : massage, kompres air hangat, diatermi. Medika mentosa :


-

2.

Analgetik & mucle relaxant dias /meprobamat

Suntikan analgetik lokal.

3.

Psikoterapi bila factor psikik mendasari

CLASSIFICATION of HEADACHE

1.

2.
3. 4. 5. 6. 7.

MIGRAIN TENSION TYPE HEADACHE CLUSTER HEADACHE and CHRONIC PAROXYSMAL HEMICRANIA HEADACHE ASSOCIATED WITH HEAD TRAUMA HEADACHE ASSOCIATED WITH VASCULAR DISORD. HEADACHE ASSOCIATED WITH NON VASC. INTRACRANIAL D. HEADACHE ASSOCIATED WITH SUBSTANCES & THEIR WITH DRAWAL.

8.

9.

10.

11.

12. 13.

HEADACHE ASSOCIATED WITH NON CEPHALIC INFECTION HEADACHE ASSOCIATED WITH METABOLIC ABNORMALITY HEADACHE or FACIAL PAIN ASSOC. WITH DISORDERS of cranium, neck, eyes, ears, nose, sinuses, teeth, mouthor other facial or cranial structures. CRANIAL NEURALGIAS, NERVE TRUNK PAIN and DEAFFERENTATION PAIN OTHER TYPES of HEADACHE or FACIAL PAIN HEADACHE NOT CLASSIFIABLE

CLUSTER HEADACHE CH : nyeri kepala yg kambuhnya berkelompok Sering pd laki-laki > 20 - 40 thn

Cluster = berkelompok

Unilateral, terutama di sekitar mata


Mulai dg cepat, seperti ditusuk-tusuk Menghilang dlm waktu - 2 jam Dpt kambuh 2 4 x / hari

Disertai gejala yang khas :

Mata sesisi merah berair


Hidung tersumbat Sisi kepala menjadi merah-panas dan nyeri tekan

Faktor pencetus : Makan atau minuman yang mengandung alkohol

Penatalaksanaan :
1.

Abortif :
- O2 7 lt/mnt 10 15 mnt
- Ergotamin : ~ R/ migren

2.

Preventif :
< 30 th : metisergid 2 mg / tablet
4 8 mg / hr

30 45 th : prednison 5 mg / tablet 40 mg/hr tappering off > 45 thn : lithium carbonat Indometasin Siproheptadin, propranolol, pizotifen

CHRONIC PAROXYSMAL HEMICRANII

~ cluster headache > usia pertengahan Berlangsung 10-20 menit, s/d 12 x berulang perhari, cenderung berlanjut bbrp.bulan

Respons baik dgn indometasin dosis kecil.

NEURALGIA TRIGEMINUS IDIOPATIK ( = TIC DOULOUREUX )

NTI : - NEURALGIA DGN NYERI PAROKSISMAL & BERULANG DI DAERAH DISTRIBUSI CAB. N. TRIGEMINUS (OFTALMIKUS, MAKSILARIS, MANDIBULARIS) YANG SAMA SEKALI TAK ADA RASA NYERI DI LUAR SERANGAN

1.

PATOFISIOLOGI : Belum jelas, ada 2 teori yg dianut : TEORI SENTRAL

Dianggap sbg suatu kead.setelah terjadinya pelepasan muatan listrik dari suatu epilepsi fokal.

2.

TEORI PERIFER

NTI terjadi k.kompressi distorsi atau peregangan N.Trig. o/ artery, malformasi vasculer, plak sklerotik dan lainlain.

GEJALA KLINIS : Serangan nyeri pd wajah sifatnya tajam membakar & menusuk-nusuk Terjadi secara tiba-tiba, singkat (bbrp dtk -1 mnt) Menghilang secara tiba-tiba pula Berulang-ulang, pd distribusi satu atau lebih cab. N.Trigeminus. Tdk ada defisit motorik atau sensorik

Serangan nyeri dpt dicetuskan oleh perangsangan ringan pd daerah picu (trigger zone) di daerah nyeri, misalnya : sewaktu : mengunyah mkn gosok gigi menguap menelan mencukur kumis / jenggot mengusap wajah, dll Dpt dirasakan nyeri bersumber dari gigi !!!

PENATALAKSANAAN :
1.

Carbamazepin 100mg/200mg per tablet dosis 4001200mg/hari Fenitoin 100mg/capsul, dosis 200-400 mg/hr Baklofen 10mg/tablet, dosis 15-80 mg/hr Amitriptilin 25mg/tablet, dosis 50-75 mg/hr Operatif

2. 3. 4. 5.

NEURALGIA GLOSSOFARINGEUS
NG : nyeri paroksismal sepanjang N.Glossofaringeus (N.IX). - pangkallidah, pharynx, larynx, atau di dlm telinga. menelan berbicara batuk memicu nyeri bersin sewkt mengorek liang telinga - berlangsung bbrp dtk-2 mnt R/ : NTI

NYERI FASIALIS ATIPIKAL = nyeri fasialis psikogenik


Nyeri umumnya kronik Unilateral, kdg-kdg bilateral Tumpul, kdg-kdg spt.ditusuk-tusuk, dibakar Tdk paroksismal, umur muda, Pr > Lk Lok : pipi, rahang atas, gigi lalu menyebar ke bag.lain kepala, leher dan bahu Trigger zone : (-), defisit motorik & sensorik (-) Dpt ada hyperlacrimasi Biasanya manifestasi kecemasan kronik a/ depresi.

R/

golongan analgetik biasa

penenang antidepresan cbz, phenitoin anestesi lokal psikoterapi

NEURALGIA pasca HERPETIK (PHN = POST HERPETIC NEURALGIA


Mrp.neuralgia simtomatik Serangan nyeri ~ NTI 10% pasca Herpes Zoster Biasanya mengenai cab. V1 / oftalmikus Faktor pencetus : sentuhan, usapan, tiupan angin Ada hipestesia pd daerah bekas herpes tetapi saat serangan nyeri ~ tertusuk, atau ~ terbakar Anamnese riwayat Herpes Zoster (+) R/ : ~ R/ NTI