Ekstrimitas Superior

Hadibrata/2011

Tulang

.

.

.

.

.

.

Prepectoralis Minor Lateral Iga I M.Arteri Axillaris – Lateral Iga I Tepi Distal M.Vaskularisasi a. Teres Mojor . Pectoralis Minor Distal M. Teres Major – Dibagi 3 oleh M.Post Pectoralis Minor Distal M. Pectoralis Minor 2. Pectoralis Minor oleh: 1.Retro Pectoralis Minor 3.

Thoracica Suprema Daerah 2 : A. Circumflexa Posterior Humeri . Thoracica Lateralis Daerah 3 : A.Cabang-cabang: Daerah 1 : A. Subscapularis A. Thoraco Acromialis A. Circumflexa Anterior Humeri A.

.

.

Axillaris – Medial dari A. Cephalica – Berjalan lateral extremitas superior – Asal arcus dorsalis manus – Masuk Trigonom Deltoidea Pectorale (Trigonom Mohrenheim) lalu bergabung dengan vena axilaris 2. Basilica – Berjalan Medial Extremitas Superior – Pada Lengan atas menembus Fascia Superficialis – Menuju Vena Brachialis 3.b. V. V. Axillaris – Menampung V. V. V. Basillica dan V. Mediana Cubiti – Terdapat pada Fossa Cubitti – Penghubung V. Brachialis V. Superficial 1. Cephalica .

.

.

.

ll.ll.ll.ll. Pembuluh Limfe – Nn.c. Axillaris Anterior / Pectoralis (Sojius) : dari dada – Nn. Axillaris Profunda (Central) – Nn. Infraclavicularis (Apical) Terletak bagian proximal V. Axillaris dekat cranial M. Pecrotalis Minor . Axillaris Posterior / Subscapula : dari punggung – Nn.ll. Axillaris Lateralis / Brachialis dari lengan – Nn.

4. Supraspinatus Adduksi 1. Latisimus dorsi Manset Rotator (Moore 306) 1.Otot Scapular Abduksi 1. 2. Supraspinatus Infraspinatus : eksorotasi Teres minor : eksorotasi Teres Major : endorotasi Subscapularis : endorotasi . Pectoralis major : 2. 5. Deltoideus 2. 3.

.

.

.

.

Serratus Anterior M. Latissimus Dorsi – Dinding Medial : M. Biceps Brachii M. Scapularis M. Teres Major M. Coracobrachialis Caput Brevis M.Regio Axillaris • Bentuk Limas • Batas-batas Fossa Axillaris: – Dinding Anterior : – Dinding Lateral – Dinding Dorsal : : Fascia Pectoralis Superficialis M. Intercostalis Costae I-IV – Puncak Axilla cranial – Dasar : : Antara Costae I. Pectoralis Major dan Minor M. Subscapula Fascia Axillaris . Clavicula dan tepi M.

Teres Major A. Circumflexa Scapulae . Subscaularis M. Lacuna Axillaris Medialis Bentuk segitiga • • • • Lateral Cranial Caudal Dilewati : : : : Caput Longum M. Circumflexa Humeri Posterior 2. M. Teres Major N.V. Lacuna Axillaris Lateralis Bentuk segi empat • • • • • Lateral Medial Cranial Caudal Dilewati : : : : : Caput Humeri Caput Longum M. Teres Minor. Axillaris A. M. Tricep Brachii M. Subscapularis M. Triceps Brachii M. Teres Minor.CELAH-CELAH KETIAK Dinding Dorsalis Fossa Axillare terdapat: 1.

.

Otot-otot Brachii 1. Kompartemen Anterior 2. Kompartemen Posterior . Kompartemen Anterior 2. Kompartemen Posterior Otot antebrachii 1.

Lengan Atas : Fleksor (compartemen anterior) 1. Brachialis 3. Bicep 2. Tricep  3 caput ?? . Coracobrachialis Ekstensor 1.

.

.

fleksor policis longus. Superficial (pronator teres. fleksor digitorum superficial) 2.Lengan Bawah Fleksor 1. Profunda (fleksor digitorum profunda. pronator quadratus) . palmaris longus. carpi radialis. flexor carpi ulnaris.

.

.

.

Ekstensor ?? 1. Ekstensor policis longus 10. Ekstensor digitorum 5. Abductor policis longus 8. Ekstensor indicis . Ekstensor carpi radialis brevis 4. Ektensor carpi radialis 3. Ekstensor carpi ulnaris 7. Brachioradialis 2. Ekstensor policis brevis 9. Ekstensor digitiminimi 6.

Regio Carpus LO : • Otot-otot tangan • Persarafan • Vaskularisasi .

Pleksus Brachialis .

.

Radialis . N.1. Brachio Radialis • Setinggi Epicondylus Humeri Lateral bercabang: – R. Profundus N. Superficialis N. Radialis – R. • Berjalan bersama A. Triceps Brachii • Posterior dari A. Brachialis. medial terhadap Humerus dan anterior dari caput longum. Radialis • Untuk otot-otot extensor • Antara caput lateral dan media M. Profunda Brachii dalam Sulcus Nervi radialis • Kemudian antara M. Brachialis dan M.

Cutaneus Antebrachii Lateralis 3.2. N. Ulnaris 4. Brachialis N. N. Ulnaris dan N. Medianus N. Collateralis Ulnaris Superior . Medianus Lateral dari A. Musculocutaneus • • • • Otot-otot Flexor lengan atas Mulai caudal M. N. Coracobrachialis Antara M. Biceps Brachii dan M. Ulnaris ke dorsal menembus Septum Intermuscularemedial masuk Sulcus Nervi Ulnaris – Berjalan bersama A. Brachialis – N. Medianus tidak bercabang – Berjalan pada sisi medial Regio Brachii – N. Pectoralis Minor Menembus M.

.

.

.

Radialis .Masih N.

.

.

.

M. cedera pada N. lengan diangkat scapula akan menjauhi dinding thorax – Abduksi lengan tidak bisa melewati garis horizontal . bila lengan menekan kedepan. Deltoideus lumpuh dan atrofi • Scapula Alata (Winged Scapula) – Bila M. Seratus Anterior lumpuh. Thoracalis Longus – Menjorok keluar dan kelihatan seperti sayap.KLINIS • Fractura Clavicula – Terjadi bila gaya sewaktu jatuh pada bahu melebihi kekuatan Clavicula – Bagian terlemah 2/3 Medial atau 1/3 Lateral – Fragmen lateral melorot Extremitas berat • Fractura Collum Chirurgicum Humeri – Jatuh sewaktu lengan atas abduksi pada articulatio cubiti – Bila N. Axillaris rusak berat.

mendarat pada bahu sehingga leher dan bahu saling menjauh. dimana pada persalinan leher mengalami peregangan yang berlebihan. Ulnaris – Sering pada Fractur Epicondylus Humeri Gejala: – Adduksi pada lengan terganggu – Motoris dan sensoris terganggu – Flexi pada pergenlangan tangan. Flexor Carpiradialis – Sukar mengepal tangan – Flexi jari-jari IV dan V tidak bisa (Claw Hand/Tangan Cakar) . tangan tertarik kearah radial oleh M. – Bayi.• Cedera pada Truncus Superior Plexus Brachialis – Extremitas Superior dalam keadaan extensi dan endorotasi (waiters tips position) – Terjadi pada: – Kecelakaan sepeda motor / jatuh dari kuda. • • Cedera N.

Medianus  Sindrom Terowongan Carpal • Peradangan sarung sinovial sehingga menekan N. Interphalanges Proksimal dan Artic. Medianus Gejala: • Tiga setengah jari lateral paraestesia. anestesia. Medianus antara kedua caput M.• N. Pronator Teres • Kehilangan daya Fexi dan Artic. hipestesia. Interphalanges distal jari 2 dan 3 • Sakit dan pegal pada proksimal lengan bawah anterior . • Gerak-gerak halus polex (Digiti Primus 1) sukar • Kehilangan koordinasi dan kekuatan yang progresif pada digiti primus 1  Cedera pada daerah siku Sindroma Pronator • Terjepitnya N.

Brachioradialis • M. . Supinator • Otot-otot extensor pergelangan tangan dan tangan – Hipestesia pada kulit  Cedera pada Sulcus N.• N. Triceps Brachii – Kelumpuhan: • M. Radialis • Otot tidak lumpuh total • Lumpuh pada kompartemen posterior lengan bawah – Khas: • Tangan yang terkulai (Wrist Drop) • Pergelangan tangan dan jari tangan tidak bisa ekstensi. Radialis  Cedera pada Proksimal pangkal M.

bergeser kedorsal dan proksimal Radius pendek. • Kontraktur Dupuy Tren – Fibrosis progresif pada Aponeurosis Palmaris – Pita-pita digitalis jadi pendek dan tebal Flexi jari – Jari tidak bisa diluruskan .• Fractur Colles Fragmen tulang distal patah berkeping-keping.

.

Anatomi Klinis Dasar • Netter. Bones and Muscle illustrated anatomy . Atlas of human anatomy • Virginia Cantarella.Referensi • KL Moore.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful