Anda di halaman 1dari 58

Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsy Al Jawy Al Indonesy

2
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

MENGINGAT KEMBALI MENGINGAT KEMBALI MENGINGAT KEMBALI MENGINGAT KEMBALI
KEBUSUKAN KEBUSUKAN KEBUSUKAN KEBUSUKAN ABDUL GHOFUR AL MALANGI ABDUL GHOFUR AL MALANGI ABDUL GHOFUR AL MALANGI ABDUL GHOFUR AL MALANGI
(1)
Ditulis oleh:
Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsy Al Jawy Al Indonesy
-semoga Alloh memaafkannya-

Darul Hadits Dammaj
Yaman
-Semoga Alloh menjaganya-


PENGANTAR PENULIS
'- '- -=- ' ,'= - _'- '- -= -=- - ` ' ` +- - -='
- :
Sesungguhnya Alloh taala telah menjadikan hati manusia beraneka
ragam, ada lembut dan mudah menerima kebenaran, ada sangat keras dan
tidak bermanfaat baginya Al Quran, tidak bisa tunduk luluh kecuali setelah



3
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

dilebur dalam Jahannam. Di antara dua jenis hati tersebut ada sekian banyak
tipe hati.
Alloh taala berfirman kepada Bani Isroil:

''

'

- -

'

' +

-

`

- - =

- , ' -

' ' = =

' -

' = =
=

'

- - ' - - ,

= -

- + , ' -

' ' +

- -

' -

'

- -

= ,

- , ' -

' ' +

- -

' -

- ' - ] --' / 74 [
Kemudian hati kalian menjadi kaku setelah itu. Maka hati kalian seperti batu
atau lebih kaku lagi. Dan sesungguhnya di antara bebatuan itu ada batu yang
memancar darinya sungai-sungai. Dan di antara bebatuan itu ada juga yang
pecah lalu mengalir darinya air. Dan di antara bebatuan itu ada juga yang jatuh
karena takut pada Alloh. Dan Alloh itu tidak lalai terhadap apa yang kalian
kerjakan.
Al Imam As Sadiy berkata: Kemudian hati kalian menjadi kaku setelah itu
yaitu: menjadi keras dan tebal, sehingga tidak berpengaruh padanya nasihat.
setelah itu yaitu setelah Alloh memberikan kenikmatan pada kalian dengan
berbagai kenikmatan yang agung, dan memperlihatkan pada kalian tanda-
tanda kebesaran-Nya, dan tidak sepantasnya untuk hati kalian itu menjadi
kaku, karena perkara yang kalian saksikan itu termasuk perkara yang
mengharuskan lunaknya hati dan ketaatannya. Kemudian Alloh
menggambarkan kekauan hati-hati mereka dengan: seperti batu atau lebih
kaku lagi yang mana batu itu lebih kaku daripada besi, karena besi dan timah
itu jika dileburkan di dalam api, dia akan melebur, berbeda dengan bebatuan.
Firman Alloh atau lebih kaku lagi yaitu: hati kalian tidak kurang kakunya
dibandingkan dengan kakunya bebatuan. Dan bukanlah makna atau di sini
adalah bahkan. Kemudian Alloh menyebutkan keutamaan bebatuan
daripada hati-hati Bani Isroil tadi, dengan berfirman: Dan sesungguhnya di
antara bebatuan itu ada batu yang memancar darinya sungai-sungai. Dan di
antara bebatuan itu ada juga yang pecah lalu mengalir darinya air. Dan di
antara bebatuan itu ada juga yang jatuh karena takut pada Alloh maka dengan
perkara-perkara inilah bebatuan tadi lebih utama daripada hati kalian.
Kemudian Alloh taala mengancam mereka dengan ancaman yang paling keras:
Dan Alloh itu tidak lalai terhadap apa yang kalian kerjakan bahkan Alloh itu
mengetahui amalan kalian dan mengawasinya, baik amalan yang besar
ataupun yang kecil, dan Dia akan membalasi kalian berdasarkan itu dengan



4
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

balasan yang paling sempurna dan paling cukup. (Taisirul karimir
Rohman/hal. 55).
Itu kisah Bani Isroil, dan kita dilarang untuk menyerupai mereka atau meniru
jejak mereka. Al Imam Ibnu Katsir - -= berkata dalam tafsir ayat ini berkata:
Oleh karena itulah Alloh melarang kaum Mukminin untuk menyerupai
keadaan mereka. Alloh taala berfirman:

' -

- ' - -

'

+ -

'

- - ,

' '

' ,

'

- '

'

''

- -'

- - , `

+ -

'

-

`

+ ,

' = '

] ,=' / 16 .[
Apakah belum tiba saatnya bagi orang-orang yang beriman untuk hati-hati
mereka itu tunduk kepada peringatan Alloh dan kepada kebenaran yang telah
turun? Dan jangan sampai mereka menjadi seperti orang-orang yang diberi
kitab sebelum mereka, lalu masa yang panjang berlalu atas mereka sehingga
hati mereka menjadi kaku, dan kebanyakan mereka itu fasiq.
(Tafsirul Quranil Azhim/1/hal. 304).
Demikian itulah keadaan seorang hizbiy pengekor hawa nafsu semacam Abdul
Ghofur Al Malangiy, yang hatinya penuh dengan kesombongan, tak mau
tunduk kepada kebenaran setelah runtuhnya argumentasi dan dakwaannya
oleh hujjah-hujjah yang kokoh, tajam dan bercahaya. Dia lebih suka
memperpanjang perdebatan, jika kalah di suatu medan, tidak mau mengikuti
kewajiban dari Robbul alamin untuk rujuk dan mengaku kalah, tapi melompat
ke perkara yang lain. Aisyah '+-= - - berkata: Nabi '- ,'= - _'-
bersabda:
-=' '` - _' '=' - .
Sesungguhnya orang yang paling dibenci oleh Alloh Alloh adalah orang yang
suka bertengkar dan paling suka berpindah-pindah. (HR. Al Bukhoriy (2457)
dan Muslim (6951)).
Al Imam An Nawawiy - -= berkata:( '`) adalah orang yang sangat keras
perkengkarannya. Istilah ini diambil dari lafazh (' ') yaitu dua tepi
lembah, karena orang ini setiap kali kalah debat dengan suatu argumentasi, dia
akan mengambil sisi yang lain lagi. Adapun (-=') adalah orang yang mahir
bertengkar. Dan yang tercela adalah pertengkaran dengan memakai kebatilan,



5
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

dalam rangka menghilangkan kebenaran, atau menetapkan kebatilan. Wallohu
alam. (Al Minhaj/An Nawawiy/ 16/hal. 219).
Maka tipe orang macam ini jika tidak dirohmati Alloh, dirinya akan terus
tercebur ke dalam kebatilan dan hancur bersama dengan hancurnya kebatilan
tadi. Al Khothib Al Baghdadiy berkata: Wajib bagi setiap orang yang telah
terbantah dengan kebenaran untuk menerimanya dan tunduk padanya, dan
janganlah berlama-lamanya dia dalam pertengkaran dan perdebatan
membawanya untuk masuk ke dalam kebatilan padahal dia tahu hal itu. Alloh
taala telah berfirman:

'

- ,

' -

' _

' =

''

- - ] ',--` : 18 [
Bahkan Kami melemparkan kebenaran kepada kebatilan sehingga kebenaran
menghancurkan kebatilan, maka tiba-tiba saja kebatilan itu sirna.
. (Al Faqih Wal Mutafaqqih/2/hal. 113/Maktabatut Tauiyatil Islamiyyah).
Orang yang mencermati tulisan-tulisan Abdul Ghofur malang ini, sepanjang
tahun-tahun pembelaannya terhadap hizbiyyin fujjar Mariyyin Luqmaniyyin
dan upaya kerasnya untuk merusak Salafiyyin, -dan sampai pada hari-hari ini-
di bulan suci Romadhon 1433H- akan mendapati benarnya apa yang saya
paparkan barusan.
Sebagai contoh kecil, saya akan mengajak para pembaca mengingat kembali
kejahatan dan kebatilan orang ini di dalam tulisan dirinya Hampir-hampir
Mereka Jantan dan alur bantahan saya terhadapnya dengan judul Apel
Manalagi Buat Cak Malangi dengan sedikit perbaikan.
Pembaca yang mendapatkan taufiq dari Alloh taala akan bisa melihat betapa
halus dan lembutnya langkah yang saya tempuh di awal-awal seri, dengan
hujjah yang sangat kuat dan disertai dengan ketawadhuan, demi meninggikan
kalimat Alloh dengan cara yang lebih baik, dan demi menyadarkan si Dul dari
kesesatannya. Akan tetapi seiring dengan waktu, semakin nyatalah bagi saya
akan kuatnya cengkeraman setan dan hawa nafsu di benak orang ini, dan
nampak sekali kesombongannya sehingga pada seri-seri berikutnya saya
terpaksa menampilkan tamparan dan cakaran, dan sebagiannya saya
membalikkan kosa-kata keji yang dipakai orang zholim ini sendiri terhadap
Ahlussunnah.



6
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Dan di akhir risalah akan saya tampilkan rangkuman catatan poin-poin
keburukan Abdul Ghofur Al Hizbiy, insya Alloh.
Taufiq saya hanyalah datang dari Alloh semata. Selamat menyimak.
Dammaj, 15 Romadhon 1433 H.
DAFTAR ISI
PENGANTAR PENULIS. 2
APEL MANALAGI BUAT CAK MALANGI (SERI 1)5
Kesiapan Untuk Mengikuti Kebenaran. 5
Meskipun Pahit dan Menyakitkan. 5
Kata Pengantar Seri Satu. 6
Bab Satu: Kita Diciptakan Untuk Beribadah Kepada Alloh taala Semata. 6
Bab Dua: Kesiapan Memikul Konsekuensi 9
Bab Tiga: Sedikit Kesalahan Pada Judul 11
Bab Empat: Kasus Ucapan: Dijamin Kebenarannya. 13
Bab Lima: Kasus Firman Hidayat 20
Bab Enam: Istilah Pusat Dakwah Salafiyyah Paling Murni Sedunia. 32
Bab Tujuh: Akhunal Fadhil Muhammad Bin Umar -hafizhohulloh- Tidak Ngibul
35
Apel Manalagi Buat Cak Malangi (seri 2)42
Keluarnya Seseorang dari As Sunnah,42
Mungkinkah? Dan Kapankah?. 42
Kata Pengantar Seri Dua. 43
Bab Satu: Kedangkalan Ilmu Pemilik Sepatu Merah Jambu. 43



7
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Bab Dua: Kami Mencela Para Mubtadiah, Bukan Mencela Ulama Ahlussunnah.
44
Bab Tiga: Siapakah Dari Umat Muhammad -shollallohu alaihi wasallam- Yang
Mashum?. 45
1. Dalil Al Quran dan As Sunnah. 45
2. Dalil kenyataan. 47
Bab Empat: Pengertian As Sunnah dan Seruan Untuk Memegangnya Dengan
Kokoh. 49
Pasal Satu: Pengertian As Sunnah. 49
Pasal Dua: Seruan Untuk Memegang Teguh As Sunnah. 50
Bab Lima: Kapankah Seseorang Dihukumi Telah Keluar dari Ahlussunnah?. 53
Pasal Satu: Seseorang Dihukumi Menjadi Mubtadi Jika Menyelisihi Kaidah
Umum, atau Banyak Menyelisihi Perkara Cabang. 53
Pasal Dua: Pengertian Perkara Pokok. 54
Pasal Tiga: Agama memang bertingkat-tingkat 56
Bab Enam: Penyelisihan Kedua Anak Al Mariy dan Pengikutnya Terhadap
Kewajiban Menjaga Persatuan 56
Bab Tujuh: Dua Pokok Pemahaman Dalam Menjatuhkan Hukuman. 70
Bab Delapan: Pokok-pokok Salafiyyah Yang Lain Yang Diselisihi Anak Al Mariy
dan Pengikutnya 71
Bab Sembilan: Sebagian Alamat Hizbiyyah Anak Al Mariy dan Pengikutnya. 72
Bab Sepuluh: Berbagai Perbuatan Kedua Anak Mariy dan Pengikutnya Itu
Merupakan Ihdats Terhadap Dakwah 76
Bab Sebelas: Bayyinah-bayyinah Tadi Sampai Sekarang Tidak Bisa Dipatahkan
oleh Para Penentang Dengan Hujjah Sebagaimana Mestinya. 77



8
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Bab Dua Belas: Hukum Yang Dibangun Dengan Hujjah Yang Kuat Tidak Boleh
Dianggap Sebagai Cercaan Kepada Ulama Ahlussunnah. 79
Bab Tiga belas: Tantangan Buat Cak Dul Untuk Meruntuhkan Bayyinah-
bayyinah Tadi dengan Hujjah 79
Bab Empat Belas: Siapakah Sebenarnya Pihak Yang Menyetarakan Fatwa
Ulamanya Dengan Al Quran? 81
Bab Lima Belas: Siapakah Yang Berhak Menjadi Keledai?. 87
Apel Manalagi Buat Cak Malangi (seri 3)90
Kesembronoan Abdul Ghofur Al Malangiy. 90
Dalam Kasus Syaikh Salim Al Hilaliy. 90
Kata Pengantar Seri Tiga. 91
Bab Satu: Masalah Kebersamaan Asy Syaikh Salim Al Hilaliy -hafizhohulloh-
dengan Sururiyyin dan Turotsiyyin 92
Bab Dua: Tuduhan Pencurian kitab Ash Shobr. 100
Bab Tiga: Tuduhan Penyalahgunaan dana dari Ihyaut Turots. 111
Apel Manalagi Buat Cak Malangi (seri 4)113
Asy Syaikh Robi Al Madkholiy Alim Salafiy,113
Adapun Abdulloh Alu Mari Itu Hizbiy. 113
Kata Pengantar Seri Empat. 114
Bab Satu: Dukungan Abdulloh Al Mari terhadap Abul Hasan Al Mishriy. 115
Bab Dua: Keahlian Mengambil Uang Orang Lain Dengan Batil Atas Nama
Dakwah. 129
Bab Tiga: Teknik Khusus Hizbiyyun: Ceramah Lalu Mengemis. 142
Bab Empat: Abdulloh Mari Lebih Pantas Jadi Juragan Daripada Menjadi Sosok
Seorang Ulama dakwah Salafiyyah 144



9
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Bab Lima: Mengapa Asy Syaikh Robi hafizhohulloh- Tidak Dijuluki Bagian Dari
Mariyyin?. 145
Apel Manalagi Buat Cak Malangi (seri 5)151
Kebatilan Ubaid Al Jabiriy Tidak Dipungkiri,151
Yang Membongkarnya Justru Dimusuhi151
Kata Pengantar Seri Lima. 152
Bab Satu: Abdul Ghofur Tidak Adil Dalam Memaparkan Kasus. 152
Bab Dua: Si Dul Tergesa-gesa Menilai Sebelum Tahu Duduk Permasalahan. 153
Bab Tiga: Ahmad Asy Syihhiy, Korban fatwa Ubaid Al Jabiriy. 154
Kesimpulan Penting. 162
Catatan Perbedaan antara Abdul Ghofur Al Hizbiy dengan Ahlussunah. 162
Daftar Isi165
APEL MANALAGI BUAT CAK MALANGI (SERI 1)
KESIAPAN UNTUK MENGIKUTI KEBENARAN
MESKIPUN PAHIT DAN MENYAKITKAN
Korektor:
Abu Turob Saif bin Hadhor Al Jawy Al Indonesy
-semoga Alloh memaafkannya-

Ditulis oleh:
Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsy Al Jawy
Al Indonesy
-semoga Alloh memaafkannya-
Darul Hadits Dammaj Yaman



10
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

-Semoga Alloh menjaganya-
,=' -=' - --
KATA PENGANTAR SERI SATU
_'= '- '- ' ,'= - _'- +'' '- -= -=- - ` ' ` +- - -='
- '- '- ' -=- :
Telah datang kepada kami naskah tulisan dari seorang Muslim yang
beridentitas Abu Dzulqornain Abdul Ghofur dari kota Malang, yang berisi
penuh dengan caci-makian kepada Salafiyyin Dammaj dan yang bersama
dengan mereka. Juga berisi kesalahpahaman dan pengkaburan fakta. Namun
ada juga koreksian terhadap kesalahan yang dilakukan oleh sebagian ikhwan
kita. Maka sebagian dari ikhwan meminta ana -waffaqoniyallohu- untuk
menanggapi surat tersebut, menjawab pertanyaannya, dan menjawab
kritikannya, dan meluruskan perkara-perkara yang salah.
Berhubung banyaknya sisi yang dibidik, maka ana -waffaqoniyallohu- pun
membagi tulisan ini dalam beberapa seri ( _''- - '- ). Dan berhubung ini
adalah awal tegur sapa ana -waffaqoniyallohu- dengan Cak Dul Ghofur -
waffaqohullohu-, ana akan berusaha untuk menempuh gaya bahasa yang halus
( _''- - '- ).
Ana berharap jawaban ini bisa bermanfaat untuk beliau, dan keumuman
Muslimin-Salafiyyin. Hanya kepada Alloh kita mohon taufiq dan kelurusan.
Bab Satu:
Kita Diciptakan Untuk Beribadah Kepada Alloh taala Semata
Pada seri yang pertama ini penulis mengajak seluruh pembaca untuk
mengingat kembali bahwasanya kita diciptakan dan dihadirkan di dunia
bukanlah untuk main-main, ataupun banyak mengobrol, ataupun
menghabiskan waktu dengan nongkrong di internet.
Alloh taala berfirman:

- - - =

` '

- ,

'

'

` - =

'

'

= ' -

] ---' / 115 [



11
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Maka apakah kalian mengira bahwasanya kami menciptakan kalian untuk
kesia-siaan belaka, dan bahwasanya kalian tak akan dikembalikan kepada
Kami? (QS. Al Mukminun: 115).
Justru kita semua diciptakan untuk suatu amanah yang agung, yang banyak
makhluk yang perkasa takut untuk memikulnya. Alloh taala berfirman:

' +

' - = ,

, -

'

' -

'

` ' - -' _

' =

-' -

` '

- - = '

' -

` ' +

' - = ' +

- -

` + = ' -

'

'

* , - - -

' _

' = -

- , '

- -

' ,

- -

' '

- '

- -

' , - '

- -

' -

, '
' -, =

- = - '

'

- - -

'
Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanah ini kepada langit-langit, bumi
dan gunung-gunung, tapi semuanya enggan untuk memikulnya dan takut
terhadapnya. Dan amanah itu dipikul manusia. Sesungguhnya dia itu sangat
zholim lagi sangat bodoh. Ini Alloh lakukan dalam rangka menyiksa para
munafiq yang laki-laki maupun yang perempuan, dan juga orang musrik yang
laki-laki maupun yang perempuan, dan agar Alloh menerima tobat orang-orang
yang beriman yang laki-laki maupun yang perempuan. Dan Alloh itu Ghofur
(Maha Pengampun) dan Rohim (Maha Menyayangi para hamba). (QS. Al
Ahzab: 72-73).
Al Imam Ibnu Katsir rohimahulloh- setelah menyebutkan beberapa pendapat
tentang makna amanah di sini, beliau berkata:
- '+-- -' -` - ,'-' '+- _' = ---- ,` '- '
'---' -'- - - ` -' '+= -- _'= '--` '+'-- = '+- .
Seluruh pendapat ini tadi bertemu dan kembali kepada makna pembebanan,
dan penerimaan perintah dan larangan disertai dengan syaratnya. Syarat
tersebut adalah: jika dia melaksanakannya sebagaimana mestinya, maka dia
akan diberi pahala. Tapi jika dia meninggalkannya, maka dia akan dihukum.
Maka manusia menerima amanah tadi dalam keadaan dia itu lemah, bodoh,
dan zholim, kecuali orang yang diberi taufiq oleh Alloh taala. Hanya kepada
Alloh sajalah kita mohon pertolongan. (tafsirul Quranil Azhim/6/hal. 489).
Dan beban syariat kembali kepada makna ibadah, yang untuk itu kita
diciptakan. Alloh taala berfirman:

- , '

'

'

= ' - ] ',' / 56 [



12
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah
kepada-Ku. (QS. Adz Dzariyat: 56).
Dunia ini merupakan medan ujian untuk membuktikan siapakah yang terbaik
amalannya. Alloh taala berfirman:

` - = - =

+ ,

' -

- ' ' +

'

-,



` _

' = ' - '

' = '

] +' / 7 [
Dan sungguh kami menjadikan apa saja yang di atas bumi itu sebagai
perhiasan untuk kami menguji mereka siapakah yang terbaik amalannya.(QS.
Al Kahfi: 7).
Dan sungguh ujian itu amat dahsyat, berhasil memisahkan orang yang jujur
dan yang tidak jujur dalam memikul amanah tadi. Alloh taala berfirman:

- ,

'

- -

'

- ,

- ,

'

-' - =

- *

- ,

' - -

' ,

'

+ ' -

- ,

' '

'
,

- '

' -

' ,

' ] --' / 2 3 [
Apakah manusia mengira bahwasanya mereka itu dibiarkan mengatakan
Kami beriman dalam keadaan mereka itu tidak diuji? Sungguh Kami telah
menguji orang-orang sebelum mereka sebelum mereka sehingga Alloh
mengetahui orang-orang yang jujur dan mengetahui para pendusta. (QS. Al
Ankabut: 2-3).
Al Imam Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- berkata:
- '- '=' = +- ',`-' =-' _---, '-
Ujian dan cobaan itu akan menampakkan jati diri orang-orang. Maka alangkah
cepatnya orang yang mengaku-aku itu terbongkar keasliannya. (Badaiul
Fawaid/3/hal. 751).
Dan dengan ujian beban syariat dengan berbagai konsekuensinya tadi
terpisahlah manusia menjadi tiga kelompok: Mukminin, Munafiqin, dan
Musyrikin. Kaum Mukminin dikarenakan kesetiaan mereka kepada Alloh, maka
merekapun mendapatkan rohmat-Nya. Dan rohmat yang terbesar adalah ridho
Alloh dan Jannah-Nya. Memang jarang ada yang sempurna dalam
melaksanakan amanah tadi. Tapi Alloh telah menyiapkan ampunan-Nya buat
para Mukminin yang punya usaha untuk memenuhi tugasnya.



13
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Adapun kaum Musyrikin, dikarenakan pembangkangan mereka terhadap
amanah dari Alloh tadi, maka merekapun disiksa. Demikian pula para
Munafiqin yang secara lahiriyah mengaku bersama Mukminin, tapi secara
batiniyah justru bersama Musyrikin. (lihat kembali tafsir Ibnu Katsir, dan
lainnya terhadap akhir surat Al Ahzab).
Jadi kesimpulannya: kita diciptakan untuk beribadah kepada Alloh taala,
baik itu berupa amalan hati, lisan ataupun anggota badan. Ucapan Syaikhul
Islam Ibnu Taimiyyah -rohimahulloh- dalam bab ini telah terkenal.
Dan amalan yang terbesar adalah: Iman kepada Alloh Azza Wajalla. Abu
Huroiroh -rodhiyallohu anhu- berkata:
- - -- - '- ,'= - _'- - : ' - '-=` : -'- '-, . ' : ' '- ` :
- ,-- _ '+=' . ' : ' '- ` : -- _= .
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- ditanya: Amalan apakah yang paling
utama? Beliau menjawab,Iman kepada Alloh. Lalu penanya berkata,Lalu
apa? beliau bersabda: Jihad di jalan Alloh. Lalu penanya berkata,Lalu apa?
beliau bersabda: Haji yang diterima. (HR. Al Bukhory dan Muslim).
Lalu perlu kita ketahui bersama bahwasanya keimanan seseorang itu itu tidak
sempurna sampai dia itu mencintai sesuatu karena Alloh, dan membenci pun
karena Alloh. Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
'-,` --- - - _-- - _= - - - = - .
Barangsiapa mencintai karena Alloh, membenci karena Alloh, memberi
karena Alloh, dan menahan pemberian karena Alloh, maka sungguh dia telah
menyempurnakan keimanannya. (HR. Abu Dawud (4/354), Al Imam Al Albany
-rohimahullohu- berkata: shohih dengan gabungan jalannya. (Ash Shohihah
no. 380)
Maka dari sinilah kita tahu bahwasanya manhaj Ahlussunnah wal Jamaah AL
WALA (loyalitas) WAL BARO (dan kebencian) itu merupakan inti dari agama ini.
Seseorang yang mengaku cinta kepada Alloh taala, maka dia wajib untuk
mencintai apa yang dicintai-Nya, dan mencintai para wali-Nya. Dia juga wajib
membenci apa yang dibenci-Nya, dan membenci para musuh-Nya. Dan ini
membutuhkan mental kuat untuk melaksanakannya karena seringkali akan



14
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

berbenturan dengan kesenangan pribadi. Dan di sinilah kekuatan iman tentara
Alloh dibuktikan. Alloh taala berfirman:

-'

'

' - - ' = - ,

=

`

' -'

- - , ' -

'

- -

' -

- =

' = ,

- -

' -,

'

'

- , - =

' + - =

- -

- '
= -

- = - - ' +, , ''

= ' +

-

` = '

- -

'

= -

'

-
] ''=-' / 22 [
Tidaklah engkau akan mendapati suatu kaum yang beriman pada Alloh dan
hari Akhir itu saling mencintai dengan orang yang menentang Alloh dan Rosul-
Nya, meskipun mereka itu ayah mereka, atau anak mereka, atau saudara
mereka, atau kerabat mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah Alloh
tetapkan keimanan ke dalam hati mereka, dan Alloh perkuat mereka dengan
pertolongan dari-Nya. Dan Alloh akan memasukkan mereka ke dalam Jannah-
jannah yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya,
Alloh ridho kepada mereka, dan mereka pun ridho kepada-Nya. Mereka itulah
tentara Alloh. Ketahuilah bahwasanya tentara Alloh itu yang beruntung. (QS.
Al Mujadilah: 22).
Bab Dua:
Kesiapan Memikul Konsekuensi
Jadi perkara agama ini bukan ringan? Memang. Alloh taala berfirman:

`, -

' = -

'

- - '

] --' / 5 [
Sungguh Kami akan menurunkan kepadamu ucapan yang berat. (QS. Al
Muzzammil: 5).
Alloh subhanahu berfirman:

- '

` -

`

' - - ,

= - ' = -

- - ' -'

- ,

'

- = _

' =

'

'

'

'

'

'

'

-' ' ' + -

- ,
Andaikata Kami turunkan Al Quran ini kepada suatu gunung, pastilah kamu
akan melihatnya merunduk dan pecah karena takut kepada Alloh. Dan
permisalan tersebut Kami adakan buat manusia agar mereka berpikir. (QS. Al
Hasyr: 21).
Zaid bin Tsabit rodhiyallohu anhu- menceritakan kisah turunnya ayat:



15
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

- ='

'

- - ,

` -

- - ' = -

'

-' '

, = , - - -

' ] '--' / 95 [
Beliau berkata:
= - -= _-= '= '-` = _'= =
Waktu itu paha beliau ada di atas pahaku, maka terasalah beratnya paha
beliau sampai-sampai aku khawatir pahaku akan retak. (HR. Al Bukhory).
Bukannya penulis bermaksud membikin susah ataupun menakut-nakuti. Alloh
telah menjelaskan bahwasanya agama itu ringan, dan bahwasanya setiap
hamba itu dibebani sesuai dengan kemampuannya. Hanya saja penulis perlu
mengingatkan agar semuanya memiliki kesiapan mental untuk memikul agama
ini sebagaimana mestinya, karena sudah banyak orang yang mengaku beriman,
atau dia itu Salafy, atau Sunny, tapi di tengah jalan bertumbangan dan lari dari
shirothol mustaqim manakala dia mendapati berbagai konsekuensi yang tak
terduga.
Di antara konsekuensi tersebut adalah manakala seseorang itu semakin
memahami Islam, dan semakin paham halal dan harom, terkadang dia
mendapati bahwasanya apa yang dilakukannya kemarin adalah salah. Maka
sanggupkah dia untuk bertobat dan memperbaiki jalan yang kemarin
ditempuhnya, dalam keadaan orang-orang menganggapnya aneh karena
merubah jalan yang biasa ditempuh?
Atau mungkin dia di atas kebenaran, tapi orang-orang yang dicintainya
menyelisihinya, menentangnya dan bahkan memusuhinya. Maka sanggupkah
dia menegakkan cinta dan benci karena Alloh, bersatu dengan orang yang setia
kepada Alloh, dan berpisah dengan orang yang memusuhi syariat-Nya?
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
- +', -- ' ` ` , ' _ : ,'= '-- ,'= '--= - _ '-'=- `= .
Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Alloh di bawah naungan-Nya pada
hari yang saat itu tiada naungan selain naungan-Nya: dua orang yang saling
cinta karena Alloh, berkumpul karena Alloh, dan berpisah pun karena-
Nya.. (HR. Al Bukhory dan Muslim dari Abu Huroiroh -rodhoyallohu anhu-).
Dan dia juga harus siap untuk dikoreksi berdasarkan dalil dan bukti, jika
mengalami kekeliruan.



16
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Dan masih banyak konsekuensi yang lain yang akan dia temui di sepanjang
jalan hidupnya.
Akan tetapi hendaknya dia berbesar hati, bahwasanya semakin dia bertekad
mengikuti jalan Alloh dan berusaha istiqomah di atasnya, maka semakin
banyak pertolongan dan curahan kasih sayang dari Robbnya. Alloh taala
berfirman:
, - - = -

' _ -

' -

'

' - -

- , +

' '

-, ' = ,

' ] --' / 69 [
Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh mencari jalan Kami, pastilah kami
akan menunjuki mereka jalan-jalan keridhoan Kami. Dan sungguh Alloh
bersama orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. Al Ankabut: 69).
Bab Tiga:
Sedikit Kesalahan Pada Judul
Pada sampul buku Cak Dul Ghafur tergambar Sepatu PDL yang gagah, lalu di
sampingnya ada sepatu hak tinggi perempuan berwarna merah muda, dan juga
gambar dua kuntum mawar merah jambu. Judulnya: Hampir-hampir Saja
Mereka Jantan. Lalu dibawahnya ditulis dengan bahasa Arab:(`'= -, ')
Sepertinya pada kesempatan ini ana ingin mengajak Cak Dul untuk
sedikit murojaah masalah nahwu, biar nggak jenuh ngurusi hizbiyyin melulu.
(') merupakan fiil yang menunjukkan makna hampir-hampir, amalannya
adalah me-rofa-kan isimnya, dan me-nashob-kan khobarnya, karena memang
dia itu dalam hal ini seperti ( '). Al Imam Ibnu Malik -rohimahullohu- berkata:
_-= ' '
Al Makudiy -rohimahullohu- berkata:
-, : ) ' ( ) _-= ( `- ) ' ( -=' --- -` _- '+- ` _-= ' -= `
'='-- ` ` ''' ,
Yaitu: bahwasanya ( ') dan ( _-=) itu seperti ( ') dalam keadaannya me-
rofa-kan isimnya, dan me-nashob-kan khobarnya. Hanya saja khobar ( ') dan
( _-=) seringnya hanyalah berupa fiil mudhori. (Syarhul Makudiy alal
Alfiyah/hal. 69).



17
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Jika memang demikian, maka hukum isim (') dan khobarnya -yang berbentuk
fiil mudhori- itu sama dengan hukum asli mubtada dan khobar, yaitu dari sisi
harus ada robith (pengikat) pada khobar yang menggandengkannya dengan
mubtadanya. Muhammad Al Ahdal -rohimahullohu- berkata tentang khobar
yang berbentuk jumlah:
-= '+- '-=` _-, ` -= ,--= -' ` ---''- '+-, -- '+-- - - ` .
Dan jumlah tadi harus diiringi dengan suatu robith yang mengikatnya dengan
dengan mubtada. Jika tidak demikian maka jadilah jumlah tadi adalah sesuatu
yang asing dari mubtadanya sehingga tidak sah untuk menjadi khobar
baginya. Lalu beliau menyebutkan perincian yang lain. (rujuk Al Kawakibud
Durriyyah/hal. 186).
Lalu beliau -rohimahullohu- berkata:
'=- ' - ,-- - -' -` `
Kemudian pada asalnya: robith (pengikat) tadi itu berbentuk dhomir, baik dia
itu tersebutkan ataupun terhapuskan. (Al Kawakibud Durriyyah/hal. 186).
Demikian pula isim (') dan khobarnya, harus ada pengikat antara khobar dan
isimnya. Dan seringkali pengikat tersebut adalah dhomir pada khobar yang
kembali pada isimnya. Contohnya adalah pada firman Alloh taala:
'

- - + '

= '

' - ,

' '

] '-' : 42 [
Khobarnya adalah jumlah filiyyah ( '-'-,'). Pengikatnya dengan isimnya adalah
dhomir mustatir pada fiil tersebut yang taqdirnya adalah ( ), dia kembali
pada isim ( ') yaitu ( ) juga.
Demikian pula firman Alloh taala:
' - -

= ,

' '

, ] --' : 20 [
Khobarnya adalah jumlah filiyyah (=,). Pengikatnya dengan isimnya adalah
dhomir mustatir pada fiil tersebut yang taqdirnya adalah ( ), dia kembali
pada isim ( ') yaitu ( -') dan ini cocok karena dia itu mufrod.
Demikian pula firman Alloh taala:
'

' -

'

- , ] --' : 71 [



18
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Khobarnya adalah jumlah filiyyah ('-,). Pengikatnya dengan isimnya adalah
wawul jamaah pada fiil tersebut, dia kembali pada isim ( ') yaitu wawul
jamaah juga.
Demikian pula pada firman Alloh taala:

- ,

' '

- - ] -` : 73 [
Khobarnya adalah jumlah filiyyah (----,). Pengikatnya dengan isimnya adalah
wawul jamaah pada fiil tersebut, dia kembali pada isim ( ') yaitu wawul
jamaah juga.
Demikian pula pada firman Alloh taala:

' =

, '

-' , ] =' : 19 [
Khobarnya adalah jumlah filiyyah (-,). Pengikatnya dengan isimnya adalah
wawul jamaah pada fiil tersebut, dia kembali pada isim (') yaitu wawul
jamaah juga.
Dengan penjelasan ini semua, berarti Cak Dul perlu mengoreksi judul tersebut
menjadi: (`'= -, ')
Cak Dul, bukannya ana hendak cari-cari kesalahan kecil. Andaikata kesalahan
tadi ada di sela-sela pembahasan yang ada di perut buku, mungkin ana tak
akan mempermasalahkan. Tapi berhubung kesalahan tadi cukup nyata, ada
pada halaman cover, maka sebaiknya segera diumumkan koreksiannya biar
tidak malu-maluin.
Jika Cak Dul melaksanakan nasihat ana ini, maka Cak Dul cukup jantan, tapi jika
tidak, maka tolong dipakai sendiri sepatu merah jambunya beserta dua kuntum
mawarnya.
O ya satu lagi, tapi bukan dalam rangka menyalahkan. Antum menulis judul
tadi: (`'= -, '). Antum menjadikan () untuk me-nashobkan khobar
('). Ana tidak menyalahkan, hanya penggunaannya itu amatlah jarang di
kalangan Arab. Coba lihat contoh-contoh di Al Quran yang mana dia
merupakan bahasa Arab yang paling fasih. Untuk menyingkat waktu, ana
persilakan Antum merujuk Alfiyah Ibnu Malik dan seluruh syarohnya. Misalnya:
(Syarhul Makudy alal Alfiyah/hal. 69).



19
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Ini sekedar faidah, bukan menyalahkan. Dan semoga sebelum risalah ini
sampai kepada Cak Dul, sudah ada perbaikan.
Bab Empat:
Kasus Ucapan: Dijamin Kebenarannya
Di antara kritikan pedas yang dilontarkan oleh Cak Dul Ghofur Al Malangiy
kepada Asy Syaikh An Nashihul Amin Yahya bin Ali Al Hajury hafizhohulloh-
adalah bahwasanya beliau menyatakan bahwasanya tulisan-tulisan dari
Dammaj yang menjelaskan hizbiyyah Abdurrohman Al Adany telah dijamin
kebenarannya. Berdasarkan ucapan yang disangkanya diucapkan oleh Asy
Syaikh Yahya inilah maka Cak Dul menyerang dan mencaci-maki beliau habis-
habisan, menggambarkan bahwasanya beliau menyelisihi firman Alloh taala:
,

- - -

' -

- -

' ] --' / 147 [


Kebenaran itu dari Robbmu, maka janganlah sekali-kali engkau termasuk
orang-orang yang meragukannya. (QS. Al Baqoroh: 47)
Dan juga firman Alloh taala:
+

'

- , ' - * _ = , =

] =-' / 3 4 [
Dan tidaklah apa yang diucapkan itu berasal dari hawa nafsunya. Ucapannya
itu tidak lain melainkan wahyu yang diwahyukan. (QS. An Najm: 3-4).
Dan membawakan hadits:
--' ,-'=' ,= '= -
Setiap anak Adam itu banyak salah. Dan sebaik-baik orang yang salah adalah
orang-orang yang banyak bertobat. (HR. At Tirmidzy (2499) dari Anas bin
Malik rodhiyallohu anhu-).
Jawaban ana adalah sebagai berikut:
Jawaban Pertama:
ucapan dijamin kebenarannya bukanlah dari Syaikhuna Yahya
hafizhohulloh-. Ucapan yang asli adalah:
-`- `- '--= - =- -' `-'



20
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

yang pendekatan artinya adalah: Malzamah-malzamah yang keluar dari sisi
kami, malzamah-malzamah yang telah ditsiqohkan (bisa dipercaya).
Tapi teman kami (Akhuna Muhammad Irham (Demak) hafizhohulloh- ) salah
dalam mengartikan sehingga menuliskan: malzamah-malzamah yang telah
dikoreksi dan dijamin kebenarannya. Terdapat perbedaan yang besar antara
kedua makna tadi, dan ana berharap Cak Dul tidak memaksakan diri untuk
menyamakannya.
Kami bisa memaklumi jika Cak Dul menyatakan bahwa penerjemahan yang
pertama tadi punya konsekuensi yang berat, seakan-akan Syaikhuna Yahya
hafizhohulloh- menyombongkan diri dan menjadikan malzamah-malzamah dari
Markiz Salafiyyah Dammaj melampaui karya tulis manusia, atau bahkan sejajar
dengan Kitabulloh dan kalam Nabi -shollallohu alaihi wasallam-. Namun beban
kesalahan ini adalah di pundak sang penerjemah, bukan di pundak beliau.
Maka wajib bagi sang penerjemah untuk meralatnya. Dan (- -=') Akhuna
Irham hafizhohulloh- adalah orang yang senang menerima nasihat. Dan beliau
menyatakan sudah siap untuk meralatnya. Kami juga turut memikul kesalahan
karena belum sempat memeriksanya.
Jawaban kedua:
sebagaimana Cak Dul Ghofur menembak kami dengan hadits: ('= - ),
maka dengan hadits ini pula kami berdalil. Akhuna Irham (dan kami semua
masih dari keturunan Adam, makanya wajar saja jika terjatuh di dalam
kesalahan walau telah berhati-hati-([1]). Dan kasus ini -demi Alloh- bukanlah
karena kesengajaan. Dan tidaklah masuk akal bahwasanya beliau (dan kami
semua) sengaja untuk merubah lafazh dan makna ucapan Syaikhuna Yahya
hafizhohulloh- untuk disejajarkan dengan Kitabulloh ataupun Sunnah Nabi -
shollallohu alaihi wasallam-. Dan perkara ketidaksengajaan, Rosululloh -
shollallohu alaihi wasallam- telah bersabda:
'= _-= ' '=' ,'= _-= '- `'-' ,'= _-= ' --' ,'= _-= '- -' ,
Tidaklah aku mengkhawatirkan terhadap kalian kemiskinan, akan tetapi aku
mengkhawatirkan kalian berlomba-lomba dalam memperbanyak keduniaan.
Dan tidaklah aku mengkhawatirkan terhadap kalian kesalahan yang tak
disengaja, akan tetapi aku mengkhawatirkan terhadap kalian kesalahan yang



21
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

disengaja. (HR. Ahmad (8060) dari Abu Huroiroh -rodhiyallohu anhu-,
dihasankan oleh Al Imam Al wadiiy -rohimahulloh- dalam Ash Shohihul
Musnad (1349)).
Meskipun demikian tetap saja kesalahan yang terjadi itu mengundang
keprihatinan dan kesedihan kami. Makanya kami ucapkan sebagaimana
kandungan firman Alloh taala:
-

` '

'

'

- -

'

' -

= '

- -

''

'

'

' - '

- ] -= / 147 [
Dan tiada ucapan mereka selain berkata,Wahai Robb kami, ampunilah kami
dosa-dosa kami dan sikap kami yang melampaui batas dalam urusan kami,
kokohkanlah telapak kaki kami. (QS Ali Imron: 147).
Maka dengan risalah ini kami umumkan kekeliruan tersebut dan
sekaligus ralatnya. Demikian pula Akhuna Irham hafizhohulloh- akan menulis
ralat tersebut ( '- - ).
Dan semoga kami masuk ke dalam kandungan hadits yang jauh lebih shohih
daripada hadits yang dipakai Cak Dul Ghofur. Rosululloh -shalallohu alaihi wa
sallam- meriwayatkan dari Robbnya Azza wajalla yang berfirman:

' - = ' ,

' -

_ - -

- -'

' , - =

' -

'

' +

-'

'''

-
Wahai hamba-Ku, sesungguhnya kalian melakukan kesalahan di waktu malam
dan siang. Dan Aku mengampuni dosa-dosa semuanya. Maka mohonlah kalian
ampunan kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni kalian. (HR. Muslim
(6737) dari Abu Dzarr rodhiyallohu anhu).
Maka kami mohon ampun kepada Alloh atas seluruh kesalahan kami, semoga
Alloh mengampuni kami, sebagaimana akhir dari hadits di atas.
Dan kami bersyukur kepada pihak-pihak yang menunjukkan kepada
kami kesalahan-kesalahan kami, meskipun dengan cara keras. Umar ibnul
Khoththob -rodhiyallohu anhu- berkata dalam suratnya yang terkenal:
'-' _ '--' - ,= =' =-
Dan rujuk kepada kebenaran itu lebih baik daripada berlama-lama di dalam
kebatilan. (HR. Al Baihaqy (20324), Ibnu Asakir (32/hal. 70) dan yang lainnya.
Al Imam Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- berkata: Ini adalah kitab (surat) yang



22
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

agung, yang telah diterima oleh umat. (Ilamul Muwaqqiin (1/hal. 110).
Syaikhuna Yahya hafizhohulloh- berkata: Para ulama telah bersepakat untuk
menerima surat Umar ini.)
Semoga Alloh menjadikan Akhuna Irham -hafizhohulloh- (dan kami semua)
menjadi orang-orang yang bertaqwa, masuk dalam kandungan firman Alloh
taala :
- - -

'

'

-' - -'

+ - -

- ,

'

] =` / 201 202 [
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu jika tertimpa gangguan dan
godaan dosa dari setan mereka segera ingat dan sadar lalu bertobat. Maka
tiba-tiba saja mereka jadi sehat dan lurus kembali([2]). (QS. Al Arof: 201-202).
Dan tidak diamnya Alloh taala terhadap kesalahan yang kami lakukan
semoga menjadi suatu pertanda besarnya perhatian dan pemeliharaan Alloh
buat kami.
Jawaban ketiga:
kami tahu Cak, bahwasanya Antum adalah pengikut hizby Luqmaniyyah-
Mariyyah.Dan salah satu karakter hizby ini (dan keumuman hizbiyyun) adalah:
keras kepala dan tidak tunduk kepada kebenaran walaupun disertai dengan
hujjah yang terang. Maka sampai kapankah Antum Cak Dul- ikut-ikutan
bersombong di muka bumi dan tidak mau mengikuti hujjah yang amat terang
yang dilengkapi dengan dalil-dalil dari Al Quran dan As Sunnah dengan manhaj
Salaf, hanya karena taqlid (teriak: Syaikh Fulan dan Imam Fulan belum
bicara!)? Kapankah Antum mau mengikuti hadits yang Antum sukai:
--' ,-'=' ,= '= -
Cak, seperti inikan jauh dari ketaqwaan?
Untuk apa berlama-lama dalam kebatilan?
Perhatikanlah, Cak. Hadits Antum dan dalil kami sekarang menghantam Antum
semua.
Jawaban keempat:



23
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

di antara karakter hizby Luqmaniyyah adalah: marah terhadap orang yang
mengkritik dengan keras, meskipun isi kritikannya benar. Mereka teriak:
Harus pakai uslub!, Uslub kalian keras, pantasan semuanya lari. (- -=')
pihak kami Salafiyyun di Dammaj dan semisalnya- telah membuktikan kepada
Alloh bahwasanya kami telah menerima kritikan yang benar sekalipun pedas
dan jahat caranya, dan kami tidak mau menjadi orang sombong. Cak Dul juga
jadi saksi, ya.
Dan (- -=') pihak kami juga telah membuktikan bahwasanya para hizbiyyun
tadi sangat keras kepala dan sombong terhadap kebenaran sekalipun dimulai
penyampaiannya dengan cara yang halus, sampai cara yang keras. Sama saja.
Para pembaca yang jujur dan adil (- '- ) bisa menilai siapakah dari dua
pihak ini yang lebih terbimbing jalannya: Salafiyyun di Dammaj dan yang
bersama mereka, ataukah para hizbiyyun tadi. Bukan begitu, Cak?
Jawaban kelima:
salah satu senjata terbesar hizbiyyun (termasuk hizby Luqmaniyyah-mariyyah)
adalah syiar harus tatsabbut dan tabayyun! terhadap berita orang yang
tsiqoh. Dalil yang mereka pakai adalah firman Alloh taala:

- , -

' -

-'

' =

- - ,

' ' + ,

' ,
Wahai orang-orang yang beriman jika datang kepada kalian seorang fasiq
dengan suatu berita, maka carilah kejelasan. (QS Al Hujurot: 11).
Padahal mereka melanggar ayat ini dari dua sisi.
Sisi pertama: mafhum dari ayat ini.
Mafhum ayat ini menunjukkan bolehnya menjadikan berita orang tsiqoh
sebagai dasar untuk bertindak dan sebagainya. Tentang ayat ini Syaikhul Islam
rohimahulloh berkata:
,-= '--- -' '-'= -'- -` '= -` ''+=- '- ,-- ' '--- ,- - ' '
-'-' ' ,- -' -=, ' - _+-, ` =' ' '--- -'-` _'= =- '`
'-'- '+-= ..
..Karena Alloh menyebutkan motif perintah tabayyun tadi dengan: jika datang
pada kita orang yang fasiq yang membawa berita. Bahkan dalil-dalil ini jelas



24
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

menunjukkan tidak terlarangnya menimpakan hukuman dengan berdasarkan
berita dari satu orang yang adil secara mutlak (Majmuul Fatawa/15/307).
Imam Al Wadii rohimahulloh berkata:
,` +-- : - - ='- ' '-'= . _,--' -= -` _`-` ' --, '
Mafhum dari ayat ini adalah jika datang kepada kita orang yang adil, kita
ambil beritanya. Dan keadilan itu mencakup laki-laki dan perempuan, karena
pada asalnya adalah keumuman pensyariatan. (Al Makhroj Minal Fitnah)
Syaikh Robi -hafizhahulloh- berkata: Agama kita berdiri di atas berita orang-
orang adil, di antara kaidah-kaidahnya adalah berita dari orang-orang adil.
Maka jika seorang yang adil menukilkan kepadamu suatu perkataan, maka
pada asalnya berita itu adalah shohih, dan wajib untuk engkau membangun
hukum di atasnya. Dan Alloh telah memperingatkan dari berita orang fasik.
Maka jika ada orang yang dikenal kefasikannya dan mendatangimu dengan
suatu berita, jangan kau dustakan dia. Telitilah dulu karena ada kemungkinan
bahwasanya si fasik ini jujur dalam berita tersebut. Tatsabbut nggak apa-apa.
Adapun sekarang: adil disusul dengan adil, adil disusul dengan adil, menulis
dan bersaksi ucapannya justru tidak diterima. Dia menukilkan ucapan orang
yang sesat dengan hurufnya ternyata persaksiannya tidak diterima. Mereka
justru berkata: haqid (dendam). Ini adalah termasuk uslub-uslub (metode)
ahlul bida wal fitan pada zaman ini kita mohon pada Alloh keselamatan-yang
tidak dikenal oleh khowarij ataupun rofidhoh ataupun ahlul bida pada masa-
masa silam. Orang-orang itu mendatangi umat dengan metode, kaidah,
manhaj, fitnah dan musykilah yang jika kau kumpulkan itu semua demi Alloh-
tak ada yang tersisa dari agama ini sedikitpun. jika kau kumpulkan metode dan
kaidah-kaidah mereka itu, mereka tidak menyisakan Islam ini sedikitpun. Di
antaranya adalah berita orang-orang yang adil. Mereka ingin
menggugurkannya dst (Al Mauqifush Shahih/ Syaikh Robi Al
Madkkholi/hal. 22).
Sisi yang kedua: manthuqul ayat.
Ayat ini dari sisi pengucapannya saja telah menunjukkan bahwasanya berita
orang fasiq itu harus ditatsabbut dulu sebelum diterima dan dibangun suatu
hukum berdasarkan berita tadi. Dan para hizbiyyun tadi telah menyelisihi ayat



25
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

ini dari sisi ini. Kenapa? Karena mereka itu sendiri selama ini telah menyatakan
bahwasanya Hajuriyyah-Turobiyyah (dan kami berlepas diri kepada Alloh dari
istilah jahiliyyah ini) adalah pembawa fitnah, pembohong, tak bisa dipercaya,
tukang pecah-belah (walau bukan pedagang keramik), dsb.
Kami jawab: jika memang demikian dalam pandangan kalian, berarti kami ini
memang telah kalian hukumi sebagai kaum yang fasiq. Al Imam Ibnul Utsaimin
-rohimahulloh- berkata:
' ='-' =- =' ,-' '' -= -' '+-- -, ' '- '--
Yang telah diketahui bersama di kalangan para ulama adalah bahwasanya
satu dosa besar saja bisa menjadikan pelakunya itu fasiq, selama dia belum
bertobat darinya. (Liqoatul Babil Maftuh/hal. 447).([3])
Kalau memang berita dari kami adalah berita para fussaq, berarti ayat tadi
mewajibkan Antum untuk tabayyun dulu. Jangan begitu membaca terjemahan
salah seorang dari kami langsung ditelan mentah-mentah dan membangun
konsekuensi darinya:
Al-Hajuri hanya memberikan satu-satunya pilihan kepada semua orang
(termasuk di dalamnya adalah para Masyayikh Dakwah) bahwa DIRINYALAH
YANG BENAR!! Dan bahkan (sekali lagi) dia jamin kebenarannya!! (hal. 12).
AL-HAJURI, OOOOH MEMANG DIA ITU SIAPA? (hal. 12).
Kebenaran itu adalah milik Allah, tetapi bagi Al-Hajuri dakwah adalah
miliknya!! Jaminan Kebenaran itu adalah milik Al-Hajuri, oleh sebab itu adakah
para pembelanya termasuk orang-orang yang ragu? Duhaisiapakah
sesungguhnya Al-Hajuri dan wahyu dari manakah yang dia dakwahkan?
DenganJaminan Kebenaran malzamah-malzamah fitnah yang telah
diikrarkannya,Pastilah Tanpa Ragu dirinya telah meletakkan diri jauh dan
jauuuuh di atas seluruh para ulama Mujtahidin yang masih memiliki
kemungkinan Ijtihadnya keliru (walaupun dengannya telah mendapatkan satu
pahala). Adapun sesuatu yang telah berani menjamin kebenaran malzamah-
malzamah fitnahnya? Bukankah dia tidak layak lagi disebut sebagai Mujtahid?
Allah, Allah Ooooh. siapakah kiranya dirinya, manusia atau apa? (hal. 13).



26
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Wahai para pembaca hafizhokumulloh- tolong para hizbiyyun
disabarkan sedikit. Suruh mereka menerapkan kaidah mereka sendiri:
Tatsabbut agar tidak asal tuduh. Syaikhuna Yahya hafizhohulloh- cuma
bilang Malzamah-malzamah yang keluar dari sisi kami, malzamah-malzamah
yang telah ditsiqohkan (bisa dipercaya).
Jelas semua ulama yang mengeluarkan jarh terhadap seseorang dengan
berdasarkan bukti-bukti yang kuat dan saksi-saksi yang terpercaya di sisinya,
beliau boleh untuk mengatakan seperti itu. Tapi tidak sampai berkata: Ini
dijamin kebenarannya.
Maafkan ana ya Cak, ternyata Antum membangun hukum dan caci-makian
terhadap Syaikh Yahya hafizhohulloh- tadi tanpa penelitian yang cukup, dan
bahkan menyelisihi keadilan dalam menjalankan kaidah hizbiyyah kalian. Ini
menyelisihi ayat Al Quran yang kalian pakai untuk berhujjah selama ini jika
datang hantaman dari Salafiyyun Dammaj yang tidak menguntungkan kalian.
Kami bersyukur kepada Alloh taala, ternyata dalil tatsabbut yang mereka pakai
berbalik menghantam mereka sendiri. Ada faidah cantik, Cak. Syaikhul Islam
Ibnu Taimiyyah -rohimahulloh- berkata:
+' ` +,'= == -'-' -= _ ` ,'-= ` ,-- ==- =-=, ', ` -'
Dan demikianlah ahlul bida, hampir-hampir tak pernah mereka itu memakai
suatu argumentasi dari ayat/hadits ataupun dari akal, kecuali dalil tadi saat
direnungkan merupakan argumentasi yang menghantam mereka sendiri,
bukan untuk mendukung mereka. (Majmuul Fatawa/6/hal. 254).
Jawaban keenam:
sekedar penguat dari yang sebelumnya. Harap Antum tahu, Cak,
bahwasanyasalah satu ciri hizbiyyah adalah: menerapkan kaidah dan
meninggalkannya sesuai dengan hawa nafsu, bukan berdasarkan keadilan.
Contohnya ya kasus di atas. Manakala ada berita yang bisa dipakai untuk
menyerang lawan debat, langsung diambil tanpa menerapkan kaidah
Tabayyun yang mereka gembar-gemborkan. Padahal sebelumnya jika ada
persaksian-persaksian yang merugikan mereka, langsung mereka teriak-teriak:
Tatsabbut dulu! Tampak sekali mereka itu memang mengekor hawa nafsu.
Alloh taala berfirman:



27
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

'

''

'

-' , -

='

- - =

' - , ] / 26 [
Maka tegakkanlah hukum di antara manusia dengan kebenaran, dan
janganlah engkau mengikuti hawa nafsu sehingga menyesatkan dirimu dari
jalan Alloh. (QS. Shod: 26).
Intinya apa sih, Cak? Intinya adalah bahwasanya hizbiyyun itu tidak adil dan
konsekuen dalam menerapkan kaidah mereka: Tabayyun-tatsabbut.
Oya, Cak. Apa benar bahwasanya Antum dulu getol memerangi Quthbiyyah-
Sururiyyah? Wah, itu bagus sekali, Cak. Sayang kita dulu di Indonesia belum
sempat kenalan. Masih ingat nggak Cak, akan ucapan Syaikh Abu Ibrohim bin
Sulthon Al Adnani -hafizhahulloh- berkata tentang metode Al Quthbiyyah yang
ketiga: Tidaklah seorang pembantah membantah mereka dengan apa saja
yang mereka kerjakan kecuali mereka akan berkata kepadanya dengan sangat
ramah dan tenang: Tatsabbut. Syiar ini juga menjadi senjata penggempur
kepada seseorang, atau kelompok, atau kitab, atau kaset, atau suatu anggaran
dasar yang hendak mereka hantam. Maka tidaklah yang mereka kerjakan
kecuali dengan mencercanya walaupun dengan tanpa bayyinah-, maka
akhirnya jatuhlah dia walaupun benar, karena mereka telah menanamkan di
dalam jiwa mereka bahwasanya mereka itu ahli tatsabbut. (Al Quthbiyyah/
hal. 116).
Cak Dul, tinggalkan saja Luqmaniyyun-Mariyyun, karena mereka itu hizbiyyun,
dan banyak kemiripan dengan Quthbiyyun-Sururiyyun yang kabarnya dulu
Antum gemar memerangi mereka. Ingat nggak, Cak, ketika sebagian kecil
ulama hafizhohumulloh- menghantam Sururiyyin dengan hujjah-hujjah yang
jelas, tapi justru ekor-ekor mereka di Indonesia teriak: Kita menunggu ulama!
Maka dengan mantapnya si Askari membantah prinsip Menunggu ulama
tersebut. Tapi sekarang si Askari sendiri jatuh pada lubang yang sama.
Jawaban ketujuh:
di antara bukti upaya pihak kami untuk berhati-hati dan jujur dalam
menyampaikan berita (meskipun tetap saja mengalami ketergelinciran),
bahwasanya kami di samping mengirimkan fatwa Syaikh yahya hafizhohulloh-
di atas dengan bahasa Indonesia, kami juga (bahkan lebih dulu) mengirimkan
naskah bahasa Arabnya, agar bisa diperiksa lafazh aslinya. Dan buat



28
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

maestro chatting kayak Antum, mudah saja bagi Antum untuk membandingkan
kedua naskah tadi. Tapi memang hizbiyyah itu membikin malas orang untuk
mencari kebenaran. Apa yang sesuai dengan hawa nafsunya itulah yang
langsung disambar tanpa pakai prinsip Tabayyun yang mereka kibarkan.
Jawaban kedelapan:
Dalam naskah nasihat Syaikh Yahya hafizhohulloh-
buat mutawaqqifun tersebut beliau menyampaikan banyak sekali kebatilan-
kebatilan Mariyyun yang cukup menjadi dalil bahwasanya mereka itu adalah
hizbiyyun. Padahal jika Antum rajin membaca kitab-kitab Syaikh Robi
hafizhohulloh-, Antum akan dapati ( - '- ) bahwasanya seringkali beliau
dalam menghukumi seseorang itu sebagai hizby tidak sampai sepanjang itu
pemaparan ciri-ciri hizbiyyah orang tadi. Tapi kok bisa ya sekian banyak
pemaparan hujjah Syaikh Yahya tadi tak bermanfaat bagi Antum. Justru satu
lafazh (salah terjemah) Dijamin kebenarannya itulah yang justru menarik
hati Antum untuk dikonsumsi.
Afwan, Cak. Hal itu cukup mengganjal di hati, karena Imam Ibnul Qoyyim
rohimahulloh berkata:
+,'= ', ` '-,''- -, ,-= _- - - '-' - - ,= = '--` ' ' '
` '+'--, ` '+-=, ` '--' '- '- -'=-' - , -- _--, '-' - ,`
'-- -+' '+'= '+--'-, '- -,- = = -' -- ' --'--
Dan di antara manusia ada yang tabiatnya tabiat babi. Dia melewati rizqi yang
baik-baik tapi tak mau mendekatinya. Justru jika ada orang bangkit dari
kotorannya (selesai buang hajat), didatanginya kotoran tadi dan dimakannya
hingga habis. Demikianlah kebanyakan orang. Mereka mendengar dan melihat
darimu sebagian dari kebaikanmu yang berlipat-lipat daripada kejelekanmu,
tapi dia tidak menghapalnya, tidak menukilnya dan tidak mencocokinya. Tapi
jika dia melihat ketergelinciran atau ucapan yang cacat, dapatlah dia apa yang
dicarinya dan mencocokinya, lalu dijadikannya sebagai buah santapan dan
penukilan. (Madarijus Salikin 1/hal. 403).
Sekali lagi afwan, Cak. Bukannya ana menyamakan Antum dengan makhluk
tadi, hanya saja: jangan sampai Antum menirunya.
BAB LIMA:



29
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

KASUS FIRMAN HIDAYAT
Di dalam surat Cak Dul Ghofur, beliau banyak sekali menyerang Salafiyyun
Dammaj dan yang bersama mereka berdasarkan kasus orang yang bernama
Firman Hidayat. Disebutkan bahwasanya dia itu berumur 31 tahun dan
mendukung Hajuriyyin. Lalu ditampilkan sekian banyak data yang
menggambarkan bahwasanya Firman hidayat ini punya sepak terjang yang
tidak sedap, seperti:
1- membanggakan statusnya sebagai mantan Laskar Jihad,
2- mengancam orang untuk membunuhnya,
3- gampang mengumbar laknat dan caci-makian yang sangat banyak dan tidak
tidak terkontrol,
4- loncat sana-sini dan menyusup kesana kemari,
5- memperbanyak debat dengan hizbiyyin tanpa mengikuti adab syariat,
6- menuduh adanya ikhtilath dalam dauroh kalian tanpa bukti,
7- menuduh sebagian Luqmaniyyin rebutan kotak infaq,
8- punya beberapa identitas samaran,
9- Jawaban ngawur terhadap pernyataan baro dari Akhunal Fadhil Abu Hazim
hafizhohulloh-.
Cak Dul, jawaban ana adalah sebagai berikut, wabillahit taufiq:
Jawaban pertama:
ana pribadi belum pernah berhubungan langsung dengan orang yang bernama
Firman Hidayat. Juga tak pernah melihat situs dia (belum tentu juga ana ke
internet walau sebulan sekali). Juga tak menyangka jika dia membantu
menyebarkan tulisan-tulisan Salafiyyin Dammaj dan yang bersama mereka.
Maka yang dia perbuat itu tadi secara umum di luar sepengetahuan kami. Dan
kami juga tidak ridho adanya kebatilan, siapapun yang melakukannya, entah
dari pihak hizbiyyin ataupun dari Salafiyyin. Yang salah ya harus disalahkan dan
dinasihati, sebagaimana yang benar harus dikatakan benar dan didukung.
Semuanya wajib berhukum kepada Kitabulloh dan Sunnah Rosululloh -



30
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

shollallohu alaihi wasallam-. Maka pada asalnya bukan kami yang turut
memikul dosanya. Alloh taala berfirman:

` ] '-` / 164 [
Dan tidaklah orang yang berdosa itu akan memikul dosa orang lain. (QS. Al
Anam: 164).
Jawaban kedua:
Jika benar apa yang Antum paparkan di atas, maka kami menyatakan tidak
ridho dengan kebatilan macam itu ataupun yang lainnya. Dan kami berlepas
diri dari yang demikian itu. Dan kami menyatakan pengingkaran dan
peperangan terhadap kebatilan macam itu.
Jawaban ketiga:
beberapa waktu yang lalu ada banyak SMS yang masuk ke sebagian HP teman
kami di sini sambil memperkenalkan diri dengan nama Firman Hidayat, dan
menyatakan dukungan terhadap dakwah dan perjuangan kami. Barangkali
akhuna inilah yang Cak Dul maksudkan. Makanya begitu ada tulisan dari Cak
Dul yang sampai kepada kami tersebut ana minta kepada Akhuna Shiddiq Al
Bughisiy hafizhohulloh- untuk mengkonfirmasikan hal itu pada si Firman
Hidayat, karena dia mengirimkan beberapa SMS ke Akhuna Shiddiq
hafizhohulloh-.
Maka pada hari itu juga beliau mengirimkan SMS ke Akhuna Firman Hidayat
yang isinya kurang lebih: AFWAN DI MALZAMAH ABDUL GHOFUR AL MALANJI
(hampir hampir mereka jantan) menyebutkan kesalahan-kesalahan antum
(firman hidayat), kalo tidak benar antum bantah, kalo benar ahsannya antum
sebar taruju/taubat jazakamallah khairan. Dari ABU TUROB, & ABU FAIRUZ.
Cak Dul, inilah bukti bahwasanya kami tidak diam terhadap kesalahan,
meskipun yang berbuat adalah misalnya- teman sendiri.
Jawaban keempat:
pada hari berikutnya (tanggal 16 Rojab 1431 H) datanglah jawaban dari Akhuna
Firman Hidayat yang isinya adalah bahwasanya dia telah mengumumkan
taroju terhadap kesalahan tersebut, dan sekaligus bantahan terhadap apa



31
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

yang pantas untuk dibantah, silakan
lihat: www.Salafyindependent.wordpress.com([4])
Makanya ana (Abu Fairuz waffaqoniyalloh-) bersama Akhuna Abul Jauhar
Adam Al Ambony hafizhohulloh- pada hari itu juga berangkat ke internet
(meskipun warnet bukanlah tempat yang kami sukai). Kami buka alamat
tersebut dan kami dapatkan sebagai berikut (setelah menyebutkan
muqoddimah):
Berawal sms dari duat qodim di darul hadits dammaj berisi : AFWAN DI
MALZAMAH ABDUL GHOFUR AL MALANJI (hampir hampir mereka jantan)
menyebutkan kesalahan kesalahan antum (firman hidayat), kalo tidak benar
antum bantah, kalo benar ahsannya antum sebar taruju/taubat jazakamallah
khairan. dari al fadhil ABU TUROB hafidhohulloh, & al fadhil ABU FAIRUZ
hafidhohulloh
Sebelumnya kita mendapati artikel dengan kualitas tulisan rendah mudah di
bantah, karena mendesak perkara ini harus di selesaikan di media umum
seperti ini.
Dengan ini ana mengakui kesalahan2 ana di masa lalu di bawah ini :
1. menjadi RAPPER (bukan penyanyi karena rap bukan nyanyian) adapun orang
menyangka bahwa rap itu nyanyian, ana tetap meyakini RAP bukan nyanyian
karena ana tidak bisa nyanyi. (mungkin orang yang masih tuduh ana rapper
mereka bisa nyanyi, tapi prinsip ana masa lalu mereka tidak bisa di jadikan
hujjah untuk membela diri ana)([5]).
Pada tahun 2005, ana kembali ke Jakarta menjalani hidup seperti orang awam.
bergaul dengan orang orang fasiq jauh dari majelis-majelis talim. Karena ana
meyakini waktu itu tidak ada yang layak DUAT di Indonesia diambil
majelisnya([6]).
Sibuk dengan dunia seperti mencari nafkah menjual PULSA, HP SECOND dll,
karena ana hobby dunia HIP HOP yang notabene dunianya orang kulit hitam
urban Amerika yang penuh glamour.
Lalu ana terjun langsung ke dunia hip hop, seperti membuka toko baju hip hop.



32
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Lalu ana membuat lagu RAP,waktu itu seingat ana awal tahun 2008 koloborasi
artist terkenal non muslim SAYKOJI. Berangsur angsur sedikit demi sedikit
sudah ana tinggalkan.
Lalu muncul-lah perasaan([7]) di waktu bulan ramadhan, lalu ana mendatangi
MASJID FATAHILLAH (markiz hizbi jadid marieyyun).
Hidayah ana belum mencapai titik ketenangan, banyak kejangalan-jangalan
yang ada pada mereka (hizbi jadid). Saat itu ana belum ada niat mencari tahu,
kondisi ana saat itu membaca situasi dan kondisi belum bisa mengambil
kesimpulan. ([8])
Tapi ada rada ANEH setelah kedatangan ana di depok, situasi panas mencekam
tidak menerima atas kedatangan (wallahu aalam apa mereka sudah tahu
karakter ana ??? TIDAK KENAL GENTAR MENAMPAKKAN AL HAQ SECARA
FRONTAL([9])).
Pada saat itu ada acara DAUROH DI BANTUL tahun 2009, alhamdulillah dengan
rejeki ana membawa uang cukup sekaligus mencari pendamping setelah acara
dauroh tersebut.
Lalu ana mengikuti acara tersebut, bertemulah dengan temanteman lama.
Tapi aneh sikap sikap mereka ada yang disembunyikan ? ? ?
Sampailah ana bertemu kembali seorang DUAT yang ana percaya untuk
membabat habis LUQMAN BAABDUH dan ASKARY pada tahun 2004 yaitu
seorang yang terkenal pada saat ini DZULKARNAIN dari akasar berpelukanlah
ana dengan fulan ini.
Lalu tibanya selesai dari acara DAUROH HIZBI NASIONAL BANTUL, ana ke SOLO
mengikuti informasi ikhwah ikhwah.
Sampai di SOLO ana disuguhi FITNAH-FITNAH([10]) yang menurut ana perkara
ini sudah selesai. ternyata masih lanjut sepertinya..
Lalu ana di antar ke masjid Jajar SOLO AL MADINAH, karena mereka belum
tahu mauqif ana maka ana mendatangi kedua kubu itu untuk mendapatkan
bukti bukti ana mendatangi AL GHUROBA juga.



33
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Tapi memang tandzim itu lebih CANGGIH daripada jaringan internet, sedikit
tahu mereka tentang ana. Mulai menampakkan suatu ucapan2 yang dikirim
dari alam ghaib para luqmaniyyun.
Lalu ana pergi ke NGAWI di sana datangi 2 mahad sampai ke gunung
gunung.
Lalu ana kembali ke Jakarta tidak membawa hasil, terkecuali PERMUSUHAN
ana kepada orang-orang hizbi di FATAHILLAH.
Lalu ana tutup toko baju (hip hop), kembali ke rumah ana disibukkan dalam
perkara dunia.
Setelah ana mulai mendapatkan info tentang uslub dawah di Magetan yang
dibawa oleh Al Ustad Abu Hazim Muhsin Muhammad Al Bashory
hafidhohulloh.
Lalu ana bergegas mencari tahu tentang beliau, ana melihat ada kesamaan
pandangan tentang yayasan dawah adalah muhdats.
Tibalah puncaknya DAUROH JARH WAT TADIL bertema Mengenang dawah
imam Muqbil bin Hadi al Wadii rahimahullah
Lalu ana merekam kajian beliau tepatnya di masjid kampus Muhammadiyah
jogja.
Sebelomnya memang ana sudah membuat blog sebelom ana mendatangi
beliau.www.salafyindependent.wordpress.com ana sudah berniat di hadapan
LUQMANIYYUN blog ini untuk menghantam mereka LUQMAN
BAABDUH danASKARY.
Sebelum ana membuat blog ini ana mendapatkan website sejalan dan
semanhaj dengan ana ALOLOOM.NET([11]). Sebagian artikel ana masukan ke
blog ana untuk membabat abis mereka.
Sampai di Jakarta ana UPLOAD KAJIAN JOGJA yang di bawakan ustad Abu
Hazim, lalu ana sebar kajian beliau sampai ana tayangkan di RADIO SALAFY
streaming kepunyaan ana.



34
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Lalu ada kajian di masjid Kali Malang bekasi, lalu ana kenal lebih dengan beliau
setelah beliau menanyakan blog ana tentang malzamah-malzamah dari
Dammaj.
Waktu berlalu sampailah terjadilah malapetaka yang dibawa ahlu fittan
kontemporer (ABDUL GHOFUR AL MALINGI) membuat tuduhan tuduhan yang
sudah ana tinggalkan di masa lalu (futur).
Sangat disayangkan perkara itu tembus ke Magetan, ajaib memang kok bisa
tembus? Ana terheran-heran padahal tuduhannya bukan perkara
(manhajiyyah) tapi perkara keFASIQan([12]) itupun kurang cukup bukti dan
saksi.
Perlu di pahami pada saat itu ana sedang labil, tidak adalagi tempat dan orang
untuk di tanyakan dalam perkara ini. (lalu ana berkata lancang seperti ini). Tapi
alhamdulillah tidak ada kalimat di atas, kalimat celaan terhadap Darul Hadits
Dammaj.
Gerakan adu domba dari dalam wallahu aalam (bukan hanya ana saja di
antara lain memang terjadi seperti itu), atau karena memang situasi tidak
mendukung untuk ana terekspos maju ke depan. Karena pada saat itu tidak
ada yang mengenal ana, secara berangsur-ansur berulang-ulang. Karena pada
saat itu tidak ada satupun orang yang mengenal ana secara baik keseluruhan
dan sebagian.
Alhamdulillah semua keadaan menjadi baik beransur ansur,hubungan ana
dengan AL USTAD ABU HAZIM MUHSIN MUHAMMAD AL BASHORY
hafidhohulloh taala mulai membaik. ANA MINTA MAAF (ghuluw), lancang, dan
suudzon kepada AHLU HAQ yang tidak pantas ana lakukan.
Adapun ana pernah konflik dengan al akh Achmad Djunaidi, memang saat itu
sangat dahsyat antara perbedaan karakter mauqifnya ihkwah-ihkwah pembela
Dammaj dengan ana. Ana secara prinsip TIDAK YAKIN PERCAYA TAUBAT
SEORANG MUSLIM DARI MENCELA AL ALLAMAH AN NASHIH AL AMIN YAHYA
ALI ALHAJURY hafidhohulloh ([13])
Walaupun waktu itu ana keadaan futur (mendekati kefasiqan), hati ini masi
tersimpan nama yang mulya setelah syaikh Albani, syaikh Bin Baz dan syaikh
Muqbil yaitu AL ALLAMAH AN NASHIH AL AMIN YAHYA ALI



35
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

ALHAJURYhafidhohulloh dari tahun 2002 setelah mendengar rekaman kajian
beliau.
Bagaimana mungkin mereka (hizbi jadid marieyyun), begitu dasyat berani
membinasakan diri diri mereka mencela ULAMA RABBANIYYUN. Tanpa ada
rasa pertimbangan bahan hanya bersumber dari kalam ustadz ustadz mereka
? ([14])
Jadi ini alasan ana MENJAUHI TOTAL X LUQMANI,SURURI atau IM (karena
memang ana bukan mantan hizbi), jadi perbedaan pandangan para pembela
Dammaj pada saat itu agak menjurang.
Alhamdulillah keadaan mulai membaik, tangan mulai merangkul kembali. Tapi
sikap ana masi berhati hati HATI HATI HAMBA DI JEMARI JEMARI ALLAH azza
wa jalla hari ini kawan, besok menjadi lawan. (ana melihat sebagian asatidz di
arah timur merangkul tangan (dengan kubu Dzulkarnain makasar) ana blom
mendapatkan bukti mauqifnya)
Pada hakekatnya AL HAQ itu di perjuangkan di pundak masing masing, taawun
untuk membela kebenaran harus di rajut kembali.
2. kalimat takfir sembarangan (lalu mencantumkan gambar yang disebutkan
oleh Cak Dul Ghofur).
Artikel kalimat ini benar itu kalimat ana jahil waktu tahun sekitar akhir tahun
2007 atau 2008 afwan ana lupa kira kira seperti itu. Dan ana menyatakan
TAUBAT DARI PERKATAAN YANG MELAMPAUI BATAS karena ana melihat
dan menduga orang yang memusuhi ana itu non muslim, alasan ana berkata
demikin ana mencoba mengira fulan itu Muslim dengan memakai kata
MURTAD ??? jika dia Muslim maka dia tidak terima perkataan ana MURTAD
itu. Lalu fulan ini berkata jangan kamu musuhi saudaramu maka perkataan
itu ana cabut di bawah tulisan di atas.
Jadi kronologisnya tidak sama yang di sampaikan ABDUL GHOFUR AL MALINGI
3. mendatangi dauroh hizbi sururi
Ana menyatakan ANA BERTAUBAT KARENA MENDATANGI DAUROH MEREKA
ATTUROUTIYYUN



36
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Perlu di ketahui kronologisnya bagaimana ana mendatangi acara tersebut.
Pada saat itu ana blom mengetahui bagaimana hukumnyaa menghadiri acara
itu? yang ana anggap ULAMA ahlu sunnah ?
Ucapan Abu Fairuz (-waffaqoniyallohu-): Cak Dul Ghafur, inilah yang
disampaikan oleh Al Akh Firman Hidayat, tentu saja ada beberapa perkataan
yang perlu dikomentari. Tapi pada intinya dia telah menyatakan tobat.
Berhubung Antum yang banyak chatting, Antum lebih tahu daripada ana
tentang Al Akh Firman Hidayat. Jika ada yang perlu diluruskan ya sampaikan
kepadanya dengan baik-baik.
Jawaban kelima:
Cak Dul Ghofur, demikianlah yang ditulis oleh Akhuna Firman Hidayat
waffaqohulloh- setelah kami memintanya untuk berbicara. Antum bisa lihat
sendiri bahwasanya kami ( - '- ) tidak diam terhadap kebatilan, (sebisa
mungkin) meskipun dari pihak yang membantu kami sendiri. Antum sendiri
tahu bahwasanya kami tidak diam terhadap kesalahan yang dilakukan sahabat
seiring yang utama seperti Akhunal Fadhil Abu Hazim, Akhunal Fadhil Abu
Arqom, Akhunal Fadhil Fajar, Akhunal Fadhil Ahmad, Akhunal Fadhil Haamdani
dan Akhunal Fadhil Abu Arbah hafizhohumullohu jamian- (dan siapa sih yang
tak punya salah?). ([15])
Maka bagaimana mungkin kami sengaja diam terhadap kesalahan Akhuna
Firman Hidayat yang barusan memperkenalkan diri kepada kami beberapa
waktu yang lalu? Ini jika kami tahu kesalahan tersebut. Dan kami mohon
ampun pada Alloh atas kekurangan kami dalam menegakkan nasihat terhadap
diri sendiri maupun terhadap yang lain.
Dan ( - '- ) para teman dan sahabat kami tersebut senang dan bangga
punya saudara yang peduli terhadap mereka dan tidak diam terhadap
kekurangan-kekurangan mereka, dan tidak menunggu sampai selesainya
peperangan melawan ahlul bida (kapan juga selesainya? Jangan-jangan kami
sudah mati sebelum menyampaikan nasihat gara-gara ditunda-tunda).
( - -=') kami bukan hizbiyyun yang salah satu cirinya adalah lemah dalam
mengingkari kemungkaran teman sendiri karena takut temannya akan marah
dan meninggalkannya. Antum Cak, termasuk saksi kami di hadapan Alloh taala



37
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

nantinya bahwasanya teman sendiripun kami nasihati sesanggup kami, dari
cara yang halus sampai agak keras.
Jawaban keenam:
faidah cantik Cak, yang menunjukkan bahwasanya kami tidak seperti yang
Antum tuduhkan. Syaikhul Islam -rahimahulloh- berkata perihal terjadinya
perselisihan di antara para pengajar atau para thullab dan semisalnya:
'-= ,, =` =, ' ='-- --= ,-'- '- ,-'- ,-'- '- '- ,- _ '
'-+-- =-' '= =' ' ,-- ' -` -, - +- ` +=- -', ` =' ', _-=
'=- -'=- - =-' ' - --' _'= -'=- - --' ' - ,=
_''- ' =' '-- '- =' = - '-= ---' , ,= '=- : { ,' '+, ',
-' ,- ',-= , ,-` ,'' --- _'= ' - +- --''- ,- - --
+' --- ` '-+- _' ,-= '-- '-- ' - ' -- '- '- } ]) 49 .([
'-, : = ',- =' = '-' ' =' -, =` ''- -=, -'-' ', '
'- - = = = ,''=' =- = - ,'= ' =' ' - -='- _- '- - .
Maka apabila terjadi persengketaan dan perselisihan antar pengajar, atau
antar murid, atau antara pengajar dan murid, tidak boleh bagi seorangpun
untuk menolong satu pihak sampai dia tahu yang benar. Maka tak boleh
baginya untuk saling menolong dengan kebodohan dan hawa nafsu. Akan
tetapi dia harus memperhatikan perkara tersebut. Apabila jelas baginya
kebenaran, dia harus menolong pihak yang benar untuk menghadapi pihak
yang berbuat batil, sama saja apakah pihak yang benar itu dari temannya
ataukah bukan. Dan sama saja apakah pihak yang batil itu dari temannya
ataukah bukan. Maka jadilah tujuannya itu ibadah kepada Alloh semata dan
ketaatan kepada Rosul-Nya, dan mengikuti kebenaran. Alloh taala berfirman:
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian sebagai orang yang
menegakkan keadilan, sebagai saksi untuk Alloh walaupun terhadap diri kalian
sendiri atau terhadap orang tua dan sanak kerabat. Kalau dia itu orang kaya
ataupun miskin, maka Alloh itu lebih utama daripada mereka berdua. Maka
janganlah kalian mengikuti hawa nafsu sehingga tidak berbuat adil. Dan jika
kalian membolak-balikkan kata (untuk berbohong) atau berpaling maka
sesungguhnya Alloh maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.
Dikatakan: (') yaitu: memberikan kabar secara bohong. Dan (=`) adalah
menyembunyikan al haqq, karena sesungguhnya orang yang diam terhadap al



38
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

haqq adalah setan yang bisu. Dan barangsiapa condong bersama temannya,
sama saja apakah kebenaran bersamanya ataupun melawan dirinya, maka
sungguh dia itu telah berhukum dengan hukum jahiliyyah dan keluar dari
hukum Alloh dan Rosul-Nya. (Majmuul Fatawa/28 /hal. 17).
Jawaban ketujuh:
dengan penjelasan ini semua ( - -=') runtuhlah tuduhan palsu dan jahat Cal
Dul terhadap kami bahwasanya kami sengaja membiarkan Firman Hidayat
berbuat batil karena dia bersama kami.
Nasihat ana buat Antum, Cak Dul waffaqokallohu-: segeralah Antum
mengumumkan permohonan maaf pada Salafiyyin di Dammaj dan yang
bersama mereka, atas tuduhan palsu tadi. Antum bilang sebagai berikut:
Sesungguhnya, dari sisi akhlaq apalagi dari segi manhaj dirinya yaitu Firman
Hidayat- tidaklah berharga bagi Hajuriyah. Hanya saja dia bisa bersama
kumpulan mereka karena sejalan dalam mencabik-cabik kehormatan para
ulama, para duat dan melancarkan fitnah keji serta mengadu domba. Maka
dia amat berharga di sisi Hajuriyah, minimal sebagai tukang pos gratis !!! (hal.
30).([16])
Jika Antum, Cak merasa tinggi hati dan tak mau mengumumkan pencabutan
ucapan tadi dan minta maaf, bisa jadi Antum perlu banyak berdoa
keselamatan. Alloh taala berfirman:

- '

] / 61 [
Dan sungguh celakalah orang yang membikin-bikin.
Antum juga bilang: Pantaskah seorang Fattan Khabits yaitu Firman
Hidayat- seperti bukti di atas memiliki nilai di sisi dakwah paling murni
sedunia? Tetapi demikianlah kenyataannya. Tidaklah memiliki nilai keutamaan
di sisi mereka kecuali hanyalah sebagai keledai tunggangan pengangkut beban
fitnah yang mau pergi kemanapun tuannya mengarah. Sejatinya bahwa seekor
keledai tidaklah memiliki rasa malu, hanyasanya sang penggembalalah yang
pantas kita tuding: Demikiankah manhaj kalian dalam memurnikan dakwah
dengan cara membuang jauh-jauh sifat malu dengan membiarkan fattan



39
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

pendusta berkeliaran atas nama dakwah paling murni sejawat?([17]) (hal.
31).
Jika Antum, Cak, merasa tinggi hati dan tak mau mengumumkan pencabutan
berbagai tuduhan kotor ini dan minta maaf, bisa jadi Antum perlu banyak
memperbanyak pahala, karena mungkin lebih dari tiga puluh orang akan
menuntut haknya dalam masalah ini dari Antum di hari Kiamat. Abu Huroiroh -
rodhiyallohu anhu- berkata: Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-
bersabda:
'--' '-' - '='=' '-'' '-, _-= -',-' , '+' _' -=' -' .
Pastilah hak-hak itu akan ditunaikan kepada orang yang berhak
mendapatkannya pada hari kiamat, sampai-sampai kambing yang tak
bertanduk akan dibalaskan haknya terhadap kambing yang bertanduk. (HR.
Muslim).
Antum juga bilang: Selain keledai, sesungguhnya akal sehat manusia yang
berakal akan mengingkari semua lenguhan keledai di atas, hanya saja
demikianlah letak perbedaan akal manusia dan akal keledai (yang sengaja
dibiarkan hidup berkeliaran oleh tuannya) untuk mengacaubalaukan ukhuwah
imaniyah yang selama ini dijaga. (hal. 37).
Jika Antum, Cak, merasa tinggi hati dan tak mau mengumumkan pencabutan
ucapan ini dan minta maaf, bisa jadi Antum butuh masker dan seragam anti
polusi di akhirat. Abdulloh bin Umar -semoga Alloh meridhoi keduanya-
berkata: Aku mendengar Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
'

' - -

= , _

- =

' -

'

= -

, ,

' ' -

- - _ '

- .
dan barangsiapa berkata tentang seorang mukmin dengan suatu perkara
yang tidak ada pada dirinya, maka Alloh akan menjadikan dia tinggal di dalam
rodghotul khobal (perasan penduduk neraka) sampai dia keluar dari apa yang
diucapkannya. (HR. Abu Dawud (3592) dan dishohihkan Imam Al Wadiy -
semoga Alloh merohmatinya- dalam Ash Shohihul Musnad (755)).
Antum juga bilang: Tidaklah mengherankan jika si keledaipun terus
dibiarakan hidup walaupun dia melenguh dengan lenguhan-lenguhan
KHABITS yang sungguh tidak pantas didengarkan dan seharusnyalah bagi setiap



40
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

orang tua Muslim untuk menjauhkan ANAK-ANAKnya dari kekejian lisannya
yang pastilah diingkari oleh fitrah kaum mukminin yang masih memiliki rasa
malu dan menjaga kehormatan dirinya apalagi menjaga kemuliaan agamanya.
(hal. 39).
Demikianlah Cak, terus-terusan Antum menuduh kami membiarkan
kebatilan Firman, dalam keadaan kami selama ini tidak mengenalnya dan tidak
tahu sepak terjangnya. Antum benar-benar mencemarkan kehormatan kami,
Cak. Maka ana berharap Antum segera mengumumkan pencabutan ucapan
tersebut dan minta maaf pada kami semua. Tahu nggak, Cak, bahwasanya riba
itu hukumannya berat, di antaranya adalah([18]):
(1) pelakunya akan diperangi Alloh dan Rosul-Nya -shollallohu alaihi
wasallam- (mungkin di dunia, ataupun di akhirat).
(2) Pelakunya disuruh renang di sungai darah sambil dilempari batu, di
alam kuburnya.
(3) Pelakunya terlaknat.
(4) Barokahnya rusak.
(5) Pelakunya kesurupan setan.
Sekarang Cak, bagaimana jika Antum terjatuh ke dalam riba yang terbesar?
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
= ,- '--' = _ ''--` '-' _- - .
Sesungguhnya termasuk riba yang terbesar adalah panjang lisan (menuduh
atau mencaci) terhadap kehormatan Muslim tanpa kebenaran. (HR. Abu
Dawud (13/222) dan dishohihkan Al Imam Al Wadiiy -rohimahulloh- dalam Al
Jamiush Shohih (3598)).
Cak Dul, bukannya ana hendak mempermalukan antum di depan umum,
dengan terjatuhnya Antum ke dalam pelanggaran nyata terhadap dalil-dalil di
atas. Sungguh Cak, beberapa hizbiyyin di sini jika ana atau sebagian teman
ditonjok di wajahnya, mereka senang dan mengejek. Tapi pada saat satu
teman mereka terbakar muka dan sebagian anggota badannya, kami tidak



41
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

merasa senang dan juga tidak mengejek. Tapi kami juga tak mau
menjenguknya karena bagi kami dia itu hizby.
Jawaban kedelapan:
o ya Cak, gambar sampulmu bagus juga: Sepatu PDL yang gagah, lalu di
sampingnya ada sepatu hak tinggi perempuan berwarna merah muda, dan juga
gambar dua kuntum mawar merah muda. Judulnya: Hampir-hampir Saja
Mereka Jantan. Ana paham maksud Antum.
( - -=') kami dengan jantan mengakui terjadinya salah penerjemahan
dalam kasus Dijamin kebenarannya. Nah sekarang telah terbukti kedustaan
tuduhan Antum yang bertubi-tubi, bahwasanya kami sengaja membiarkan
Akhuna Firman Hidayat berbuat kebatilan. Sekarang Antum mau nggak, Cak
untuk mengumumkan permintaan maaf pada kami semua. Jika Antum telah
mengumumkannya, maka Antum memang jantan. Tapi jika tidak berani
mengumumkan, maka ya sepatu merah Antum cantik juga untuk Antum
pakai. Jangan lupa dua kuntum mawarnya taruh di rambutmu.
Jawaban kesembilan:
coba perhatikan, Cak. Berita-berita dari Antum tidak kami tolak mentah-
mentah, ataupun kami sikapi dengan bengis. Bahkan kami berusaha untuk
menyikapinya sesuai dengan syariat semampu kami, karena kebenaran itu
memang di atas segalanya. Syaikh Robi hafizhohulloh- berkata:
'+-= _- -' -' - - ` --' - - -=' -= ', =' . '-,' =
-'-' '--` - ) . = ='-= / 86 .(
Kebenaran itu wahai Abdurrohman, lebih besar daripada langit dan bumi,
dan lebih besar daripada kelompok-kelompok yang kamu bela. Kebenaran itu
lebih kami cintai daripada anak, dan keluarga. (Jamaah Wahidah/hal. 86).
Sekarang Antum sendiri bagaimana, Cak? Kami sampaikan kepada kalian sisi-
sisi kebatilan si majhul Abu Mahfut dan Abu Umar, beserta dalil-dalil yang
menunjukkan bahwasanya mereka tadi telah keluar dari prinsip-prinsip
Ahlussunnah Wal Jamaah. Dan hingga kini kalian tak sanggup mematahkan
hujjah-hujjah kami sebagaimana kaidah-kaidah ilmiah-syariyyah yang berlaku
di dalam perdebatan. Ana yakin para ustadz kalian juga tahu kedustaan, dan



42
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

kelemahan argumentasi orang-orang majhul tadi. Tapi mana pengingkaran
mereka terhadapnya? Mana penjelasan mereka kepada para Salafiyyin (yang
tertipu) bahwasanya argumentasi teman-teman mereka tadi (Abu Mahfut dan
Abu Umar) lemah?
Lalu bagaimana, Cak? Kebatilan Abu Mahfut dan Abu Umar (dan yang lainnya)
tadi telah tersebar di mana-mana, dan telah kami tunjukkan sisi kebatilan
tersebut dengan dalil-dalilnya, dan kalian tak sanggup membantahnya. Maka
mana pengingkaranmu terhadap mereka? Apakah Antum memang meridhoi
sikap mereka tadi? Awas, Cak, Antum bisa memikul jenis dosa yang sama tanpa
Antum capek-capek berbuat, karena orang yang ridho terhadap kebatilan itu
sejenis dengan orang yang melakukannya. Al Imam Al Qurthuby -
rohimahullohu- di dalam tafsir ( +'`- -) menyebutkan:
+-='- '+, _-= -'-' --- -' ='-' =, +' ,-- ,--''- '-' .
Yaitu: sesungguhnya ridho terhadap kemaksiatan merupakan kemaksiatan
juga. Oleh karena itulah makanya pelaku kemaksiatan dan yang meridhoinya
dihukum dengan hukuman perbuatan maksiat hingga mereka semua binasa.
(Al Jami Li Ahkamil Quran/5/hal. 418).
Lihat juga tafsir As Sady rohimahumalloh-.
Kalo Antum bilang: Ana belum paham syariat dan kaidah-kaidahnya. Maka
jawab ana: kami telah menjelaskan kebatilan mereka lengkap dengan dalil-
dalilnya dari Al Quran dan As Sunnah dengan manhaj Salaf, dengan bahasa
yang terang. Bagaimana Antum masih tidak paham, dan justru menyerang
Salafiyyin di Dammaj dan yang beserta mereka, dengan berbagai caci-makian
dan kedustaan serta kengawuran, yang Syaikh Robi -hafizhohulloh- saja tidak
melakukannya? Katanya kalian nunggu Syaikh Robi karena beliau adalah Imam
jarh wat Tadil? Jika Antum memang jujur dengan pengakuan kebodohan
Antum, maka ada ungkapan Arab yang cocok:
'+-- -' -'-' -= -''- += =' '
Maka tinggalkanlah tulis-menulis, karena engkau belum pantas menjadi
ahlinya, meskipun kamu kotori wajahmu dengan tinta. (Subhul Asya/2/hal.
502).



43
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Afwan, Cak jika terlalu kasar. Tapi mungkin itu lebih baik daripada Antum
tambah dosa berbicara terhadap banyak Muslimin dengan batil, dan
menyesatkan banyak orang. Ini sekedar nasihat, Cak, walaupun agak kasar
semoga diterima. Antum sendiri sudah melihat bahwasanya ucapan-ucapan
keji dan kotor dari Antum jika memang mengandung kebenaran ana terima.
lillahi taala, Cak.
Jawaban kesepuluh:
masih ada beberapa poin jawaban yang ana simpan, yang sebenarnya bisa
membikin wajah Antum benjol bagai apel Manalagi. Tapi risalah ini sudah
cukup panjang. Para pembaca yang serius mencari kebenaran dan bersikap adil
( - '- ) akan bisa menilai siapakah yang lebih jujur dan lebih dekat kepada
kebenaran.
BAB ENAM:
ISTILAH PUSAT DAKWAH SALAFIYYAH PALING MURNI SEDUNIA
Sungguh, Cak, ana sebenarnya tak suka ungkapan-ungkapan yang
menggambarkan kebanggaan diri atau kelompok, dan semisalnya. Hanya saja
di zaman ini makin banyak markiz Salafiyyah yang mengabaikan thoriqotus
Salaf dalam menyeleksi murid. Banyak yang membiarkan para murid campur
aduk dengan para pembawa pemikiran bidah di markiznya. Padahal Antum
sendiri tahu Cak, bahwasanya jarang sekali orang sehat jika ngumpuli orang
sakit, lalu si sakit jadi ketularan sehat. Yang terjadi justru sebaliknya. Makanya
syariat Alloh taala mengajarkan pemisahan, kecuali bagi para dokter atau
perawat yang bertugas mengobati si sakit. Rosululloh shollallohu alaihi
wasallam- bersabda:
_--' _'= --' , ` .
Tidak boleh orang yang sakit itu dimasukkan kepada orang yang sehat.(HR.
Al Bukhory dan Muslim, dari Abu Huroiroh -rodhiyallohu anhu-).
Makanya mengingat berbagai bahaya yang mungkin timbul dari akibat
masuknya pembawa syubhat ke tempat pengajaran Salafiyyah, makanya para
Salafpun menerapkan sikap tamyiz-tamayyuz (penyeleksian dan pemisahan
diri).



44
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Imam Ahmad bin Yunus rohimahulloh berkata:
'- `=, = -' - - - _' '= ,'- - , , : ' --' -
: ' =-- = '- : '- --' - '+, : , : '- '-' ' _--
- : -= - '- ---, '-' ' _-- .
Aku melihat Zuhair bin Muawiyah mendatangi Zaidah bin Qudamah, lalu
mengajaknya bicara tentang seseorang agar beliau mau memberinya hadits.
Maka Zaidah berkata,Apakah dia dari Ahlussunnah? Maka dia berkata,Saya
tidak mengetahui dia terkena kebidahan. Maka Zaidah berkata,Tidak bisa.
Apakah dia dari Ahlussunnah? Maka Zuhair berkata,Sejak kapan orang-orang
seperti ini? Zaidah berkata,Kapankah orang-orang mencaci-maki Abu Bakr
dan Umar?([19]) (Al Jami Li Akhlaqir Rowi/2/hal. 353).
Imam An Nadhr bin Syumail rohimahulloh berkata:
' --' - , ` - '= -,-' '-,'- ' : - -- - --' +--
- `=, ' ` ' ,- = - ,-'
Dulu Sulaiman At Taimy jika ada orang dari penduduk Bashroh yang
mendatanginya tapi dia tidak mengenalnya, maka beliau berkata,Apakah
engkau bersaksi bahwasanya orang yang celaka itu celaka di perut ibunya, dan
bahwasanya orang yang beruntung itu adalah yang bisa mengambil pelajaran
dengan orang lain? Jika dia mengakuinya akan diberinya hadits. Tapi jika tidak
bersaksi demikian beliaupun tidak memberinya hadits. (Al Jami Li Akhlaqir
Roqi/2/hal. 348).
Imam Sufyan Ats Tsaury rohimahulloh berkata:
_'-''- --' -=-- .
Ujilah oleh kalian penduduk Maushil dengan Al Muafa Imam Al Muafa bin
Imron-. (Siyar Alam/9/hal. 82).
Al Imam Al Wadiiy -rohimahullohu- berkata:
' - - -'' - ' ='-- +' --, ,--, --' _--- ' +

-' =-
' =---'' ` ,--''- ` '- ' _'= ,'= - _'- - - -- --, ,--,
--' --, -, .



45
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Dan kami menasihati Ahlussunnah untuk tamayyuz (memisahkan diri dari
Ahlul bida) dan membangun masjid-masjid untuk diri mereka sendiri sekalipun
dari batu lempung ataupun dari pelepah kurma, karena mereka tak akan
sanggup menyebarkan sunnah Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- kecuali
dengan caratamayyuz. Jika tidak demikian, maka ahlul bida itu tak akan
membiarkan mereka menebarkan As Sunnah. (Tuhfatul Mujib/hal. 208).
Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- berkata:
- +-= ,--' ',-=' '=- = , ', ` -' +-` ,-`- '-

`--- _,-'
--- _,-' ' : '+=' ` = -,-- -' --, -= ) . =+-- -= '---
303 (
Asy Syaikh Muqbil dan para murid seniornya, karena mereka itu sejak dulu
dan senantiasa memandang harusnya memboikot pelaku hizbiyyah dan
memisahkan diri dari mereka. Bahkan Asy Syaikh Muqbil berkata: Inilah
dakwahku, dan inilah jalanku yang membedakan diriku dari orang-orang bodoh
itu. (Intiqod Aqody Manhajiy ala Abil Hasan/hal. 303).
Manakala banyak markiz yang meninggalkan thoriqotus Salaf tadi, dan justru di
kemudian hari banyak menjadi tempat penampungan hizbiyyin, dan
pengelolanya menjadi pembela mereka, jadilah Syaikhuna Abu Hamzah
Muhammad bin Husain Al Amudiy -hafizhohulloh- menyuruh ana untuk
menampilkan istilah: Markiz Dakwah Salafiyyah yang Murni di Dunia
sebagaimana bentuk syukur kepada nikmat Alloh taala, dan nasihat buat yang
lainnya. Ya memang resikonya adalah para ahlil bida jengkel.
Kemudian, Cak, ana melihat bahwasanya sebagian hizbiyyin yang suka
berdalam-dalam akan memprotes walaupun ngawur-: Jika markiz kalian
murni, berarti yang lain kalian tuduh tidak murni, dong!? Makanya meskipun
ana punya jawabannya yang sesuai dengan bahasa dan usul fiqh, ana memilih
untuk lebih melunakkan istilah menjadi: Markiz Dakwah Salafiyyah
yang Paling Murni di Dunia, barangkali agak mengurangi protes karena istilah
tadi bermakna: yang lain juga ada yang murni, hanya saja yang di Dammaj lebih
murni daripada yang lainnya.
Tetap saja hizbiyyun banyak yang terbakar dan gatal-gatal. Dasar memang
tukang hasad, ya Cak.



46
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Nah, sekarang ada berita gembira buat kalian semua, Cak. Beberapa waktu
yang lalu pada saat ana menyerahkan naskah kitab yang menyingkap
Kristenisasi ke Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh-. Beliau menyetujuinya dan
bahkan memberikan kata pengantar. Tapi juga ternyata beliau mencoret
beberapa kata di sampul depan yang menggambarkan keagungan markiz
Dammaj, dan yang tersisa hanyalah: Darul hadits di Dammaj-Yaman.
Semoga Alloh taala merohmati beliau dan mengangkat derajat beliau
atas sikap rendah hati tersebut.
Dan semoga kalian semua pandai bersyukur pada Alloh taala atas nikmat ini:
hilangnya sebagian bara kedongkolan dari dalam hati. Cak Dul, buang sajalah
bara hasad itu, karena dia itu lebih panas daripada bara sate Malang.
Maka berdasarkan apa yang ana sebutkan di atas, sejak saat ini ana tidak lagi
mencantumkan lafazh Markiz Dakwah Salafiyyah yang Murni di Dunia
ataupun yang sejenis dengan itu, ( - '- ).
BAB TUJUH:
AKHUNAL FADHIL MUHAMMAD BIN UMAR -HAFIZHOHULLOH- TIDAK NGIBUL
Di dalam tulisan Cak Dul Ghofur Al Malangi, beliau menyebutkan bahwasanya
Akhunal Fadhil Muhammad bin Umar -hafizhohulloh- ngibuli Akhuna Abu
Huroiroh perihal Ubaid Al Jabiry hadahulloh-. Cak Dul bilang:
Terkait penghinaan Hajury dan Hajuriyun terhadap Asy Syaikh Ubaid Al
Jabirihafizhahullah, bak keledai independent (maksudnya adalah Abu Huroirah
Firman) memamerkan keakrabannya dengan para sopir dakwah paling murni
sejawat([20]) (lalu Cak Dul Ghofur menukilkan tulisan Abu Huroirah):
Kemudian Cak Dul menukilkan tulisan dari Aloloom As Salafiyyah):
Dengan perbedaan fatwa tersebut Cak Dul Ghofur berulang-kali menuduh
Akhuna Ibnu Umar telah mengibuli Abu Hurairah.
Jawaban pertama dari Abu Fairuz afallohu anhu-: Akhunal Fadhil
Muhammad bin Umar Al Acehy -hafizhohulloh- pulang ke Indonesia beberapa
bulan yang lalu, setelah meredanya krisis Rofidhoh pada tahun ini, dan jalan ke
Shona terbuka luas. Beliau pulang dalam keadaan membawa fatwa lama dari



47
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh- yang intinya bahwasanya Syaikh Ubaid Al
Jabiry itu salah dan membela hizby jadid.
Belum didapati adanya fatwa tegas dari Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh-
bahwasanya dia itu hizby. Makanya wajar saja jika Akhuna Ibnu Umar -
hafizhohulloh- menjawab sesuai dengan apa yang beliau tahu. Belumlah
sampai kabar pada beliau bahwasanya Ubaid Al Jabiry berkali-kali
memperbaharui serangan cacian kepada Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh- dan
tahdzir terhadap Dammaj. Kami yang di sini mengetahui langsung apa yang
tidak diketahui Akhuna -hafizhohulloh-. Sampai akhirnya Syaikhuna Yahya -
hafizhohulloh- pada tanggal 16 Jumadits Tsaniyyah 1431 H (dalam catatan ana)
pada waktu antara Mahgrib dan Isya di dars am (pelajaran untuk seluruh
pelajar) ditanya tentang keadaan Ubaid Al Jabiriy, maka beliau menjawab
dengan jawaban yang panjang dan sebagiannya agak terulang-ulang, yang di
antaranya adalah:
--- -= -'=' ,-=
Ubaid Al Jabiriy itu hizby pembikin kedustaan.
,,-='' --' ---' '` - -,-= '-= '-- --' +' '-= '- .
Bukanlah hidayah dan sunnah yang membawanya kepada perbuatan itu([21]).
Yang membawanya kepada perbuatan itu adalah sifat hizbiyyahnya dia, dan
keinginannya untuk mengobarkan fitnah dan fanatisme kepada para hizbiyyin.
,,-=' '- ,-=' = '' '---
Dia berjuang mati-matian untuk membela hizbiyyah. Dan ini merupakan
karakter para hizbiyyin.
Yang ana tuliskan di sini hanyalah sebagian dari ucapan beliau -hafizhohulloh-,
sebagaimana yang tertulis di Aloloom Assalafiyyah pun demikian.
Makanya yang terjadi pada Akhuna Ibnu Umar -hafizhohulloh- itu bukanlah
pengibulan, tapi penyebutan hukum sesuai dengan apa yang beliau tahu.
Paham nggak Cak, bedanya. Jika Antum nggak paham, ana nasihatkan untuk
banyak-banyak belajar dan memperdalam syariat Islam ini dengan serius dan
niat ikhlas agar semakin punya pemahaman yang lurus dan mendalam dan



48
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

semakin punya rasa takut pada Alloh. Kurangilah nongkrong di layar internet,
Cak. Ini nasihat yang tulus, Cak, bukan ejekan.
Jawaban kedua: jawaban di atas cocok untuk kasus penukilan berita.
Misalnya: jika posisi Akhuna Ibnu Umar -hafizhohulloh- pada waktu itu adalah
sedang menukil berita dari Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh-. Maka kita katakan
bahwasanya beliau menyampaikan berita sesuai dengan apa yang beliau tahu
langsung dari Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh- sebelum pulang ke Indonesia.
Dan beliau tidak tahu bahwasanya pada pekan-pekan berikutnya terjadi
serangan-serangan yang menyebabkan Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh-
memperkeras hukum terhadap Syaikh Ubaid. Maka tinggal kita perbarui
pengetahuan yang ada pada Akhuna Ibnu Umar -hafizhohulloh-. Dan sama
sekali Antum ataupun yang lainnya- tidak berhak untuk mengatakan
bahwasanya beliau mengibuli Abu Hurairah.
Tapi jika kita melihat lahiriyah dari jawaban beliau kepada Abu Hurairah,
kita dapati bahwasanya beliau (Akhuna Ibnu Umar -hafizhohulloh-) tidak
sedang menisbatkan hukum tadi kepada Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh-.
Maka jika terjadi perbedaan hukum yang dilontarkan oleh Syaikhuna Yahya -
hafizhohulloh- dan Akhuna Ibnu Umar -hafizhohulloh-, lebih pantas lagi untuk
tidak dikatakan bahwasanya beliau mengibuli Abu Hurairah. Paham nggak,
Cak? Jika nggak paham ya banyak-banyak doa, Cak.
Jawaban ketiga: Tahu nggak, Cak bahwasanya termasuk syiar terbesar
dari hizbiy Mariyyin adalah Kalian mutasarriun dan mustajilun (tergesa-gesa)
dalam menghukumi!. Ini teriakan Syaikh Antum Abdulloh bin Umar bin Mariy
pada saat sibuk membela-bela Abul Hasan Al Mishry. Ini juga teriakan para
pengikut Syaikh Antum Abdurrohman bin Umar bin Mariy untuk berkelit dari
vonis Salafiyyun dalam fitnah ini. Bahkan ini juga syiar Jamaah Tabligh (lihat
Al Qoulul Baligh/hal. 106), Al Ikhwanul Muslimin (lihat Ar Roddul
Muhabbar/hal. 188), dan Jamiyatul Hikmah (lihat Qomul Muanid/1/hal.
63-64), dan tokoh pembela Jamiyathul Ihsan (lihat Nubdzatun Yasiroh/hal.
76-78), dan Abul Hasan (Lihat Majmuur Rudud/hal. 459).
Yang ana inginkan di sini, Cak penjelasan bahwasanya kedua Syaikh Antum itu
hizby, syiar mereka sama dengan syiar para hizbiyyin terdahulu.



49
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Tapi sekalipun demikian, mbok ya yang adil dalam menerapkan syiar. Teriak-
teriak: Kalian mutasarriun dan mustajilun (tergesa-gesa) dalam
menghukumi!. O ternyata mereka sendiri tergesa-gesa dan ngawur dalam
menimpakan vonis. Contohnya ya Cak Dul sekarang ini.
Jawaban keempat: Syiar Mariyyin juga: Tabayyun dan tatsabbut
sebelum menyimpulkan! Tapi mbok ya yang adil dalam menerapkan syiar.
Contohnya ya Cak Dul sekarang ini. Berikut ini adalah faidah, Cak,: Ibrohim At
Taimy -rohimahullohu-berkata:
'-

- ,-= ` '-= _'= ' -= '-


Tidaklah aku sodorkan perkataanku kepada perbuatanku, kecuali aku takut
akan didustakan (dianggap sebagai pendusta). (Shohihul Bukhory/kitab
Badil Wahyi/Bab Khoufil Mumin).
Jawaban kelima: setelah terbukti ngawurnya tuduhan tadi, coba kita
hitung sejenak kejahatan Antum pada Akhuna Ibnu Umar, dan apa ancaman
kerugian buat diri Antum sendiri.
Antum bilang: Ya ustadz Ibnu Umar hadahullah, demikiankah atsar ilmu luas
dan dalam yang didapatkan dari Al-Hajuri ? Baru pulang dari sana sudah
MENGIBULI hanya karena HARTANYA adalah ASSET BERHARGA 24 karatan
(yaitu: Abu Hurairah) yang harus dibiarkan hidup berkeliaran walaupun dia
bak seekor keledai yang memanggul kitab? (hal. 34).
Sudah jelas bahwasanya beliau tidak mengibuli Abu Hurairah. Ingat nggak, Cak
Dul bahwasanya dengan ini Antum terancam masuk ke rodghotul
khobal (perasan penduduk neraka)?
Lalu Antum mengulang lagi tuduhan tadi dengan berkata: Dikaupun
begitu tega mengelabui Abu Hurairah? Iya, sekarang si bocoralus (yaitu: Abu
Hurairah) telah melakukan operasi face-off untuk kesekian kalinya dengan
topeng barunya sebagai Abu Hurairah. (hal. 35).
Sudah jelas bahwasanya beliau tidak mengibuli Abu Hurairah. Ini
tuduhan palsu, Cak. Ingat nggak Cak hadits Abu Huroiroh -rodhiyallohu anhu-:
- - - '- ,'= - _'- - ' '--' '- - . , '--' '' ` ' ` - '-
'-- . '- -- _-', ' ',- `-- -',-' , _-', _-- - '--'



50
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

- -'--= ,- ' -'--= - -'--= - _, - -- '-
' _ ` ,'= = ','= - = ,'= '- _--, '- .
Bahwasanya Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bertanya: Tahukah
kalian siapa itu orang yang bangkrut? Mereka menjawab,Orang yang
bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tak punya uang ataupun barang.
Maka beliau bersabda: Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku
adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan pahala sholat, puasa, dan
zakat. Tapi dia datang dalam keadaan telah mencaci si ini, menuduh si itu,
makan harta orang ini, menumpahkan darah orang itu, dan memukul si dia.
Maka si ini diberi kebaikannya, si itu diberi kebaikannya. Jika kebaikannya telah
habis sebelum dia membayar seluruh kewajibannya, diambillah dari kejelekan
mereka lalu dipikulkan ke punggungnya, lalu dilemparkanlah dirinya ke dalam
neraka. (HR. Muslim).
Antum juga ulangi tuduhan, Cak dengan perkataan: Kita katakan
kepada Abu Hurairah Firman, baginda telah dikibulin! (hal. 35).
Beliau tidak mengibuli Abu Hurairah, Cak. Antum yang dusta dan
membikin dosa. Maka perbanyaklah doa keselamatan, karena Alloh taala
berfirman:

, `

'

' , ) ,`'=' / 7 (
Dan kecelakaanlah untuk setiap pendusta lagi pendosa. (QS. Al Jatsiyah: 7).
Pantun Cak Dul berikut ini adalah tuduhan yang kesekian: Naik gunung
membeli jati* Berhenti dekat pohon pepaya* Pakcik Agung kibuli si
jakarti*Bagaimana umat akan percaya* Kucing orang dielus-elus* Sambil
berbaring di kasurnya* Keledai orang diakal bulus* Sambil berbaring di
kasurnya* Tega nian dikau (hal. 35).
Ingat, Cak, hukuman terhadap riba apa saja? Bagaimana dengan riba
yang terbesar -menuduh seorang Muslim tanpa kebenaran-?
Ternyata terus-terusan Antum ulang tuduhan palsu tadi. Alangkah
ngerinya kobaran api kebencian di hatimu. Waspadalah Cak, jangan sampai dia
membakar dirimu sendiri. Antum bilang: Sepantasnya kita memperbanyak
istighfar kepada Allah. Sekian tahun menimba ilmu di bawah bimbingan



51
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

langsung Al Imam Jarh wa Tadil Yaman, pulang-pulang membuka dakwah
dengan mengibuli orang. (hal. 35).
Ini termasuk mencari-cari kekurangan seorang Muslim (sampai-sampai
yang bukan dosapun dicatat dan diberi stempel: Ngibul). Awas, Cak, balasan
itu sesuai dengan amalan. Bisa jadi Alloh akan balas mencari-cari kekurangan
Antum, maka jangan harap bisa sembunyi di kebun Apel Manalagi di Batu
Malang, ataupun di kawah gunung Bromo. Nafi -rohimahullohu- berkata:
' -= - = : - -- ', '- _, -- '- ---' '- ,'= - _'- - - -
-' +-= --- ` ,- ` ,-'--' - ` -' _' '-,` -, ' -'-'- '- -
- - ' '= = ' =--, -= - _--- - -= - _--- '--' ,= = _---
-- - -= -= = --' --= = -= '- '- -' _' ,-' _' '-, -=
Dari Ibnu Umar -rodhiyallohu anhuma- yang berkata: Rosululloh -
shollallohu alaihi wasallam- pernah naik ke mimbar, lalu berseru dengan suara
yang tinggi seraya berkata: Wahai orang-orang yang masuk Islam dengan
lidahnya, tapi iman itu belum menembus ke dalam hatinya, janganlah kalian
mengganggu Muslimin, dan jangan mencaci mereka, dan jangan mencari-cari
kekurangan mereka, karena barangsiapa mencari-cari kekurangan saudaranya
Muslim, maka Alloh akan mencari-cari kekurangannya. Dan barangsiapa
dicari-cari kekurangannya oleh Alloh, pastilah Alloh akan membongkarnya
sekalipun dia bersembunyi di tengah rumahnya.
Pada suatu hari Ibnu Umar -rodhiyallohu anhuma- memandang ke Al Baitul
Harom, atau ke Kabah, lalu berkata: Alangkah agungnya engkau, dan
alangkah agungnya kehormatanmu. Tapi Mukmin itu lebih agung
kehormatannya daripada engkau. (HR. At Tirmidzy (6/180), dihasankan oleh
Al Imam Al Wadiiy -rohimahullohu- dalam Al Jamiush Shohih (3601)).
Cak, masih juga Antum mengulang tuduhan itu sambil mengejek dengan
berkata: Wa yang lebih kejam lagi, dikau mengibulinya sambil berbaring di
tempat tidurnya. (hal. 35).
Ittaqillah, Cak, Akhuna Ibnu Umar -hafizhohulloh- walaupun Antum
remehkan beliau, beliau itu mengerjakan sholat Shubuh. Kejahatan terhadap
orang yang shalat Shubuh bukanlah kejahatan yang enteng. Rosululloh r
bersabda:



52
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

--+----+'''--',`-'--',-'-+''-,+-=--''-'--- .
Barangsiapa sholat Shubh maka dia itu ada dalam jaminan Alloh. Maka
perhatikanlah wahai anak Adam jangan sampai Alloh menuntutmu sedikitpun
dari jaminan-Nya. (HSR Muslim dari Jundub bin Sufyan).
Masih juga Antum belum puas dengan tuduhan palsu yang bertubi-tubi
tadi. Antum melanjutkan proses merusak wajah dan menyakiti hati beliau:
wa yang sangat menggemaskan dikau mengibulinya sambil memegang
kucingnya.Astaghfirullahal adzim. Allahummaghfirlahu. Betapa malang
nasibmu wahai Abu Hurairah Firman, benar-benar dikau bagaikan keledai
fitnah yang memanggul kitab. (hal. 35).
Tobat, Cak, sebelum datangnya balasan yang pastilah sesuai dengan amalan.
Anas t meriwayatkan bahwa Rosululloh r bersabda:
'---+=---=,-'=---'-'-+'-----,-=='-' : ',-=',`+-- : '',-,'`
+-=',---,'-''-='-
Ketika aku dinaikkan ke langit aku melewati suatu kaum yang punya kuku-
kuku dari tembaga, mereka mencakar-cakar wajah dan dada mereka sendiri.
Kutanyakan,Siapakah mereka itu wahai Jibril? Jawabnya,Mereka adalah
orang-orang yang memakan daging manusia dan merusak kehormatan
mereka. (HSR Abu Dawud (4880). dishohihkan oleh Al Imam Al Wadii
rahimahulloh- dalam Al jamiush Shohih (3600)).
Jawaban keenam: nasihat ana buat Antum, Cak, untuk segera
mengumumkan pencabutan tuduhan yang berulang-ulang tadi. Jika ini Antum
lakukan maka kami merasa salut pada kejantanan Antum. Lagi pula itu hak diri
Antum terhadap Antum sendiri: menyelamatkan diri dari kerugian. Tapi jika
ternyata Antum pengecut, maka silakan ambil kembali sepatu merah jambu
Antum, dan tolong dipakai sambil jalan-jalan. Jangan lupa taruh bunga mawar
Antum di kedua telinga Antum. Barangkali Cak Dul setelah itu butuh
operasi face off kayak ucapannya pada Abu Hurairah -waffaqohullohu-.
Ana yakin Antum masih punya jiwa jujur dan ksatria untuk mengakui
kesalahan sebagaimana mestinya. Rosululloh -shalallohu alaihi wa sallam-
bersabda:



53
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

_''= -= _'' _- = '- -
Sejelek-jelek sifat yang ada pada seorang lelaki adalah sifat kikir yang penuh
dengan keluhan, dan sifat penakut yang amat sangat. (HSR Ahmad dan At
Tirmidzy dari Abi Huroiroh rodhiyallohu anhu. Lihat Al Jamiush Shohih
5/131 karya Imam Al Wadiy -rahimahulloh-).
Setelah Antum melihat kejujuran dan kejantanan kami dalam menyikapi
kesalahan sendiri, maka ana nasihatkan buat Antum untuk berbuat serupa
atau yang lebih baik. Bukan dalam rangka Antum tunduk pada musuh, tapi
demi nama baik Antum sendiri di mata Alloh taala. dan ( - '- ) suatu saat
Antum akan tahu bahwasanya nasihat orang yang Antum musuhi ini jauh lebih
berharga daripada pujian dan sanjungan para pendukung Antum.
Antum sendiri telah lihat bahwasanya nasihat ana ini ( - '- ) sesuai dengan
dalil-dalil dari Al Quran dan As Sunnah. Maka jika Antum mengambilnya,
sebenarnya Antum menaati Alloh dan Rosul-Nya, bukan merunduk pada sang
penyampai yang Antum benci ini. Suatu saat nanti kita akan melihat
kebenaran firman Alloh taala:
=

''

' ,

`,

- -

- ' _ -

- -

- ,

' ' ,

- , , , _

' * '

' -

- ,

' '

' , ' ,

`, '

= * - ' =

'

= -

' -

' ] '-' : 27 - 29 [
Dan pada hari di mana orang yang zholim itu menggigit kedua tangannya
sambil berkata: Aduh, andaikata aku mengambil jalan bersama Rosul. Aduh,
celakalah aku, andaikata aku tidak mengambil si Fulan sebagai teman akrab.
Sungguh dia telah menyesatkan aku dari peringatan setelah peringatan itu
datang kepadaku. (QS. Al Ahzab: 27-29).
Tulisan ini merupakan awal dari dialog ana dengan Cak Dul. Semoga cukup
halus dan tidak sekasar tulisan Cak Dul. Dan semoga bermanfaat dan
menumbuhkan kesadaran pada beliau dan orang-orang yang tertipu olehnya.
Dan ana ucapankan (,= - =) kepada Akhuna Abu Yusuf Al Ambony dan
yang lainnya atas seluruh bantuan yang diberikan.
( - '- ) tulisan ini akan disambung pada seri yang kedua.
'= _''- - . ,' - --- - ` ' ` -=- +'' -'=-- .
- -=' ,-''' .



54
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

Dammaj, 20 Rojab 1431 H
Ditulis oleh Al Faqir Ilalloh taala
Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsiy
Al Indonesiy

([1]) Termasuk di antaranya adalah salah duganya Akhunal fadhil al ghoyur Abu
Turob Al Jawy -hafizhohulloh- tentang Ahmad Khodim. Beliau berkata kepada
kami bahwasanya beliau selama ini mengira dan mendengar bahwasanya
Ahmad Khodim adalah dari Al Jamiatul Islamiyyah Madinah, ternyata cuma TKI
yang memanfaatkan sebagian waktu untuk menimba ilmu di Madinah. Dengan
ini maka kesalahan telah diperbaiki ( _''- - '- ).
([2]) Lihat tafsir Ibnu katsir -rohimahullohu- terhadap ayat ini
([3]) Sengaja ana tampilkan ucapan beliau -rohimahulloh- karena sebagian
hizby Luqmaniyyah bilang: Kembali ke ulama Saudi!, Thoriqoh Suudiyyah
lebih cocok diterapkan di Indonesia daripada Thoriqoh Yamaniyyah!
([4]) Jika ada kesalahan dalam menulis alamat mohon dimaafkan, tapi memang
alamat inilah yang kami buka dari situs Akhuna Firman. Dan juga ana akan
memberikan sedikit perbaikan buat bahasa yang dipergunakan oleh beliau,
tanpa merusak keaslian ( - '- ). Kalimat aslinya silakan dilihat sendiri di
situs beliau. Dan memang ada beberapa ucapan beliau yang perlu diberi
catatan kaki.
([5]) Perlu tambahan beberapa kata agar maksud Akhuna Firman bisa dipahami
dengan mudah.
([6]) Walaupun sebenarnya ada. Shaikhuna Yahya Al Hajury -hafizhohulloh-
menyemangati para Salafiyyin untuk berusaha menebarkan kebaikan kepada
saudara-saudaranya semampunya, walaupun dari sisi dasar-dasar lughoh, atau
Al Ushuluts Tsalatsah dan sebagainya. Yang penting -kata beliau:- jangan
sampai bicara tanpa ilmu atau yang tidak merasa mantap di dalamnya. Dan jika
ada problem hendaknya mencari ilmunya kepada ulama.



55
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

([7]) Perasaan apa? Barangkali yang beliau maksudkan adalah perasaan
gersang dengan kehidupan yang jauh dari nilai-nilai agama ('= -).
([8]) Perlu tambahan beberapa kata agar maksud Akhuna Firman bisa dipahami
dengan mudah.
([9]) Sebaik-baik jalan adalah jalan Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-.
Ada waktunya untuk lembut dan inilah asal metode dakwah Rosululloh -
shollallohu alaihi wasallam-. Dan ada waktunya untuk keras. Semuanya harus
dikembalikan kepada syariat. Demikianlah berkali-kali ditekankan oleh
Syaikhuna Yahya Al Hajury -hafizhohulloh-.
([10]) Sepertinya yang dimaksud oleh Akhuna Firman adalah fitnah di antara
sebagian duat di sana.
([11]) Kita semua wajib untuk kembali kepada Al Kitab dan As Sunnah dengan
pemahaman Salaful Ummah. Tidak ada di antara kita yang sempurna, tapi (
- '-) situs ALOLOOM. ASSALAFIYAH adalah situs Salafy, mendakwahkan
manhaj Salaf, mengajari umat ilmu-ilmu syariah, memerangi kristenisasi,
rofidhoh, komunisme, Shufiyyah, Ikhwanul Muslimin, sekuler, dan bahkan
malpraktek yang ada di rumah sakit, dan juga hizbiyyah. Ini terbukti dari
risalah-risalah yang ditampilkan. Jadi tidak seperti yang dituduhkan oleh Cak
Dul Ghofur bahwasanya situs itu tidaklah dibuat kecuali untuk merusak
dakwah Salafiyah atau ucapan yang senada dengan itu. Semoga Cak Dul segera
mengumumkan rujuknya dengan jantan. Jika tidak ya silakan memakai sendiri
sepatu merah jambunya dengan dua kuntum mawarnya. Dan tuntutan di
akhirat bisa amat menakutkan.
([12]) Jika berita-berita tentang kesalahan masa lalu Akhuna Firman itu salah,
maka semoga punggung Cak Dul cukup kuat untuk memikul dosa BUHTAN. Dan
jika kesalahan tadi benar adanya dan tersebar, tapi Akhuna Firman telah
mengumumkan tobatnya, maka dosa BUHTAN juga akan dipanggul oleh Cak
Dul. Jika memang belum ditobati, ya memang harus ditobati. Sama saja, dosa
manhaji atau tidak, dosa itu merusak muruah dan berbahaya buat pelakunya,
di dunia ataupun di akhirat. Dan seorang rowi hadits bisa ditolak haditsnya
karena kefasiqan. Demikian pula seorang saksi. Maka kami bersyukur kepada
Akhuna Firman, ataupun siapa saja yang mau merunduk di hadapan Alloh
bertobat dan mengakui kesalahannya. Tobat yang sejati merupakan bukti



56
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

kejujuran, keikhlasan dan sekaligus kejantanan. Semoga Cak Dul Ghafur pun
demikian. Jika tidak, ya sepatu merah jambunya tolong dipakai sendiri. Jangan
lupa bunga mawarnya.
([13]) Tobat yang jujur diterima, meskipun dari kekufuran dan kesyirikan. Yang
penting syarat-syarat dari Alloh dan Rosul-Nya dipenuhi. Alloh itu Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
([14]) Baik ustadz yang diluar negri ataupun yang di dalam negri, ataupun yang
di dalam hati. Alloh taala berfirman:

- -

'

' ' = , '

+ -' , '

'

= ,

' , ' ,

-'

] '-` / 121 [
Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menurunkan wahyu kepada
para wali mereka untuk mendebat kalian. dan jika kalian menaati mereka
sungguh kalian itu benar-benar orang yang musyrik. (QS Al Anam 121)
([15]) Akan tetapi kami tidak pernah mendapatkan dari Cak Dul dan konco-
konconya adanya nasehat atas kekeliruan yang sangat jelas dan gambalang
dari sisi syari ataupun adab sopan-santun, bahkan yang ada adalah bagaimana
memperkokoh kesalahan mereka dengan cara memaksakan dalil untuk
digunakan sebagai pendukung, diantara perkara besar yang tidak mereka
nasehatkan apalagi ditarojuI adalah seperti dosa tasawwul plus dengan
yayasannya, bermudah-mudah dalam menggunakan jasa perbangkan dalam
posisi tidak dhoruri dan masih banyak jalan seperti yang mereka pampangkan
di logo Dauroh Nasional mereka ketika mereka ngemis, membiarkan teman-
teman majahil berteriak bisu tanpa teguran, seperti Abu Mahfudh,Abu Umar,
Dammaj Habibah dst, bahkan saling bahu- membahu dalam mengkonsumsi
dosa,padahal mereka dibawah ketiak para pembesar yang mereka elu-elukan,
ataukah itu semua kalian anggap remeh yang penting kita bersama para
pembesar.

`,

- -' '

' -

'

'

- -

'

- ' - '

'

'

- -

''

] =` / 67 [
Sementara kesalahan yang wajar dan bukan diatas kesengajaan dari
lawan mereka bawa kelobang sempit untuk menjepit, sementara kesengajaan
kesalahan ustadz-ustadz dan para pendekar sok jantan mereka dibiarkan tetap
bercokol di kalangan mereka, kalau memang ucapan kami ini salah tolong



57
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

sebutkan kepada kami sikap nasehat atau tobat salah seorang dari mereka
dalam masalah salah yang sudah kita maklumi bersama.[Abu Turob]
([16]) Cak, kata-kata awalmu dengan akhirnya kok berlawanan, diawal kamu
katakan dia tidak berharga, dan diakhir kamu mengatakan amat berharga, ini
menunjukkan bahwa ketetapan dari pengamatanmu kurang akurat, dan kamu
sudah mengakui bahwa kami (dan kami tidak rela kalau dinisbahkan kepada
Hajuriyin atau yang lainnya yang bukan syariy karena ini bukan akhlaq salaf )
tidak menerima orang-orang yang tidak jelas dari segi manhaj dan akhlaqnya,
dan kami hanya menerima orang yang tsiqoh dan berani bertanggung jawab
atas usahanya, akan tetapi mengapa engkau paksakan celah yang kamu sendiri
telah tahu posisi kami untuk menjepit kami?? Sungguh ini suatu kedholiman
yang harus segera ditaubati.[Abu Turob]
([17]) Mungkin maksud Cak Dul: sejagat
([18]) Sengaja ana tidak menuliskan dalil-dalilnya karena sudah terkenal, dan
sebagiannya telah ana tulis di syair ketiga perbaiki Bekal Hari Pembalasan.
([19]) Perkataan Zaidah bin Qudamah -rohimahullohu- ini merupakan
pengingkaran terhadap pertanyaan Zuhair -rohimahullohu-. Manakala orang
mulai terjatuh ke dalam bidah Tasyayyu dan yang sezaman dengan itu,
mulailah para Imam Salaf menerapkan seleksi seperti ini. Dan mereka punya
dalil-dalil dari Quran dan Sunnah. Maka bagaimana perkara ini terlewatkan
oleh Zuhair?
([20]) Barangkali yang dimaksud Cak Dul Ghofur adalah: sejagat, bukan sejawat
([21]) Yaitu: perbuatannya mentahdzir umat dari markiz Dammaj dan
caciannya terhadap Syaikhuna Yahya -hafizhohulloh-.




58
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m