PROFIL KABUPATEN / KOTA

KOTA PEKANBARU RIAU

KOTA PEKANBARU ADMINISTRASI Profil Wilayah Di masa silam kota ini hanya berupa dusun kecil bernama Payung Sekaki yang terletak di pinggiran Sungai Siak.26 2. Sejak dulu kegiatan perdagangan telah ramai di kota ini. terutama Malaysia dan Singapura.10 6. 1 LUAS WILAYAH KOTA PEKANBARU NO 1 2 3 4 5 6 7 8 KECAMATAN Tampan Bukit Raya Lima Puluh Sail Pekanbaru Kota Sukajadi Senapelan Rumbai Total LUAS (Km²) 108.08 4.65 203.26 Km² memiliki batas-batas sebagai berikut : ƒ ƒ ƒ ƒ Batas Utara Batas Selatan Batas Timur Batas Barat : Kabupaten Bengkalis : Kabupaten Kampar : Kabupaten Bengkalis : Kabupaten Kampar .26 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru. Sungai Siak yang membelah kota menjadi jalur pelayaran strategis ke dan dari beberapa kota pantai di Provinsi Riau dan juga luar Riau. Desa ini berkembang pesat. Tabel IV.26 632.26 5. Letak kota pun strategis.04 3. dan di jalur lalu lintas angkutan lintas timur Sumatera. Sungai ini juga punya peran penting sebagai jalur perdagangan antar pulau dan juga ke luar negeri. berada di simpul segi tiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura. terlebih setelah lokasi pasar (pekan) lama pindah ke seberang pada tanggal 23 Juni 1784.84 299. Dusun sederhana itu kemudian dikenal juga dengan sebutan Dusun Senapelan. terciptalah pasar baru yang identik dengan sebutan ”pekan baru”. 2001 Orientasi Wilayah Wilayah Kota Pekanbaru dengan luas wilayah 632. nama yang hingga kini dipakai untuk menyebut Kota Pekanbaru.

akan tetapi jumlah penduduk kota secara menyeluruh terus bertambah.65 203. banyak pula perusahaan besar membuka kantor pusat dan kantor cabang di sini. Akan tetapi data yang ada mencatat bahwa jumlah bayi yang dilahirkan pada tahun 2000 adalah sebanyak 13. asuransi.221 400 584.126 jiwa (27 % dari seluruh pertambahan penduduk). Selain itu banyak perusahaan PMA seperti PT Caltex Pacific Indonesia.95 %.477 13. 2 JUMLAH DAN KEPADATAN PENDUDUK TAHUN 2001 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 KECAMATAN Tampan Bukit Raya Lima Puluh Sail Pekanbaru Kota Sukajadi Senapelan Rumbai Total LUAS (Km²) 108. dan di bidang kehutanan yaitu PT Surya Dumai dan PT Siak Raya.504 570 42.989 29.440 22.26 PENDUDUK JUMLAH KEPADATAN 140.952 5. Pertambahan penduduk tersebut mancapai 13.043 61.179 10.608 jiwa atau sebesar 8.34 % dan 17. melainkan karena migrasi. perusahaan perdagangan valuta asing. Sehingga konsekuensinya kota harus membenahi diri dengan meningkatkan fasilitas penunjang perkotaan. Sektor yang memberikan kontribusi terbesar bagi PDRB Kota Pakanbaru adalah sektor perdagangan. . Kemudian sepanjang tahun 1999 – 2000 terjadi pertmbahn penduduk yang cukuo tinggi di seluruh bagian kota terutama pada Kecamatan Tampan yang mencapai 24. Selain perusahaan jasa seperti perbankan.PENDUDUK Sebaran dan Kepadatan Penduduk Pertumbuhan penduduk yang besar terjadi di Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Tampan pada tahun 1996 – 1997.662 1.661 12. dan jasa sebesar 20 %.80 %. atau PT Indah Kiat Pulp and Paper yang bergerak di bidang usaha pulp dan kertas. perusahaan minyak terbesar di Indonesia. dan restoran yaitu sebesar 26 % dari PDRB. hotel. serta jasa industri lainnya. Semua itu menjadi faktor pendukung misi kota jasa. Saat ini Pekanbaru sudah memiliki fasilitas penunjang yang lumayan komplet. Sektor angkutan dan komunikasi sebesar 18 %. Memang di beberapa tempt terjadi pula penurunan jumlah penduduk di tingkat kecamatan.33 % dari jumlah penduduk sebelumnya. Pertambahan jumlah penduduk Kota Pakanbaru selama tahun 1999 sampai tahun 2000 tercatat sejumlah 47. Tabel IV. 2001 EKONOMI Kondisi Perekonomian Daerah Pekanbaru diproyeksikan menjadi kota jasa.26 632.557 81.090 36.292 170. Sektor yang juga berkontribusi besar lainnya adalah sektor keuangan.10 6.26 5. Jumlah sedemikian menunjukkan bahwa sebenarnya sebagian besar dari pertambahan penduduk yang terjadi bukan disebabkan pertambahan alami.04 3.434 926 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru.08 4.784 6.84 299.26 2. sewa.

dan Air Bersih Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan Jasa – jasa Pertanian Industri Pengolahan Pertambangan dan Penggalian JUMLAH (%) 29. salah satu pertimbangan yang dipakai dalam menentukan kebijakan pengelolaan anggaran belanja adalah.62 18. sedangkan untuk belanja pembangunan.785.3 %. 4 ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2002 PENERIMAAN 1.424. .00 364.60 300. Sedangkan penerimaan lain sebesar 5.254.00 JUMLAH (Rp) 248. dan Restoran Bangunan Listrik Gas.452.514. 3 DISTRIBUSI PERSENTASE KEGIATAN EKONOMI 2001 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 BIDANG Perdagangan.640.952.952.656.104.00 364.767.58 0.53 6. 2002 JUMLAH (Rp) 20. Bagian Pendapatan Asli Daerah 3.69 13. diperuntukan bagi belanja rutin yaitu Rp 248.424. Belanja Pembangunan TOTAL Sumber : Pemerintah Kota Pekanbaru.00 37. Belanja rutin Pos DPRD tt 2.40 0.00 atau hampir 68%.87 2.05 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru 2002 Keuangan Daerah Dari sisi penerimaan APBD kota Pekanbaru pada tahun 2002.424.7 milyar rupiah.424.00 5.40 dari total nilai APBD sebesar Rp 364. Bagian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu 2.020.728.785.00.4% atau Rp 300.466.500.500.724. Dengan alokasi dana pembangunan yang cukup kecil dibandingkan dengan alokasi untuk belanja rutin. penerimaan daerah yang terbesar berasal dari dana perimbangan yaitu sekitar 82.505.00 atau sekitar 32%.020.505. sedangkan penerimaan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah menyumbang Rp 37.158.514.452.767.Tabel IV.57 1. namun masih perlu dikembangkan sehingga relatif dapat meningkatkan kualitasnya.158.452.809.452. Hotel.656. dialokasikan hanya sebesar Rp 115.104. Bagian Dana Perimbangan 4. Tabel IV.60 atau sekitar 10. Bagian Pinjaman daerah 5.83 13.466. Bagian Lain – lain Penerimaan yang Sah TOTAL PENGELUARAN 1.348.00 FASILITAS UMUM DAN SOSIAL Pendidikan Untuk meningkatkan sumber daya manusia Kota Pekanbaru sebagai ibukota Propinsi sudah cukup memadai dalam hal penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.27 13. belanja pembangunan difokuskan pada sektor yang bersifat cost recovery.724. anggaran terbesar. Dari sisi pengeluaran.640.00 115.020.

557 meter di tahun 1998. Untuk menambah kemampuan pelayanan kebutuhan air minum. Fasilitas Kesehatan Untuk memberikan pelayanan kesehatan telah ada Rumah Sakit 8 buah. milik pemerintah 3 buah. Setiap sambungan rata-rata digunakan 5 – 6 orang dan HU dapat digunakan 100 jiwa. Sistem pengolahan penuh/lengkap dan chlorinasi yang digunakan untuki memproduksi air bersih dengan kapasitas 350 liter / detik. Rumbai Total Dibangun Tahun 1972 1979 1991 1996 2001 2001 Kapasitas Terpasang 200 l/dt 80 l/dt 140 l/dt 20 l/dt 160 l/dt 20 l/dt 620 l/dt Kapasitas operasi 100 l/dt 60 l/dt 140 l/dt 20 l/dt 80 l/dt 20 l/dt 420 l/dt Lokasi/Sumber Air Baku Tampan / S.Seperti SD/sederajat 38 unit dan SMU/sederajat 20 unit. Dari kapasitas produksi yang ada. Pipa ini sebagian besar dibangun tahun 1973. Siak Tampan / S.660 unit dan HU aktif 45 unit. 5 INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM PDAM TIRTA SIAK PEKANBARU IPA PCM STD HELIOKOIDAL IPA imbungan. adapun untuk Tingkat Akademi/ Perguruan Tinggi baru 7 unit. PRASARANA dan SARANA PERMUKIMAN Komponen Air Bersih Air permukaan dari Sungai Siak yang mempunyai kapasitas 5000 liter / detik digunakan sebagai sumber air baku bagi Instalasi Pengolah Air Bersih (WTP). Rumbai IPA Tampan IPA imbungan. PDAM Kota Pakanbaru memerlukan pengembangan lebih lanjut. SR aktif 18. Tabel IV. sehingga secara teknis sudah berumur ± 30 tahun. Siak Limbungan /DB Tampan / S. yang terpasang dengan kapasitas 380 liter / detik. Inilah yang menyebabkan kehilangan air cukup tinggi ± 52%. Siak Limbungan /DB Bak Penampung 910 m3 600 m3 2000 m3 200 m3 Sumber: PDAM Tirta Siak Pekanbaru 2003 Jaringan pipa terpasang pada akhir tahun 2003 telah berjumlah 304. Siak Tampan / S. . Sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan air permukaan.871 meter dari 286. terdistribusi dalam 21 unit Sambungan Rumah dan 45 Hidran Umum. swasta 5 buah dan beberapa puskesmas di tiap kecamatan. Adapun ukuran perpipaan yang dimiliki berdiameter terbesar 700 mm dan terkecil diameter 50 mm.

Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk x 135 liter/orang/hari.122 sambungan.938 37.885 2. Namun PDAM Kota Pekanbaru baru dapat memproduksi sebanyak 36. maka Kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 584.288.964 121 6 2 20.622 75 7 2 19.379 6.871 Total Jaringan Distribusi Sekunder Jaringan Distribusi Tertier Total Jaringan Distribusi Tertier Total Jaringan Sumber: PDAM Tirta Siak Pekanbaru 2003 Daerah pelayanan mencakup kecamatan-kecamatan yang ada di daerah Kota Pekanbaru.590 Selisih (Lt//hr) 42.498 293 4.842 Tahun 2001 78 111 61 14.610.288. Tabel IV.590 liter/hari. atau 493 liter/detik. membutuhkan air bersih sebesar 78. Jumlah penduduk di tahun 2003 berjumlah 666. 8 KEBUTUHAN AIR BERSIH KOTA PEKANBARU Jumlah Penduduk 584.657 304.590 Dari tabel tersebut diatas.455 75 8 2 17.823 69.898. sehingga cakupan berkisar 20%.485 2002 71 113 60 14.089 313 3. .366 141. Sehingga masih dibutuhkan kapasitas produksi sebanyak 42.596 75 8 2 17.137 322 3.012 23.902 jiwa dengan jumlah sambungan langsung maupun tidak langsung sampai dengan akhir tahun 2003 telah berjumlah 20.Tabel IV.753 2003 69 109 60 14.291 210.590 liter/hari.898. 6 JARINGAN PIPA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI Uraian Pipa Transmisi Jaringan Distribusi Primer Total Jaringan Primer Jaringan Distribusi Sekunder Diameter (mm) 375-700 300 250 200 160 150 110 75 50 Jenis GRP ACP GRP ACP. Pemerintah Niaga Kecil Niaga Besar Industri Kecil Industri Besar Golongan Khusus Jumlah 1999 77 105 46 13.170 2000 78 107 61 13.122 Sumber: PDAM Tirta Siak Pekanbaru 2003 Tabel IV.PVC APC PVC PVC PVC PVC Panjang (m) 11.700 300 64.000 12.012 29.000 liter/hari.498 305 4. 7 Kode 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 JUMLAH DAN JENIS GOLONGAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM TIRTA SIAK PEKANBARU DARI TAHUN 1999-2003 Golongan Tarif Sosial Umum Sosial Khusus Rumah Tangga A Rumah Tangga B Inst.434 jiwa.595 320 3.000 Kebutuhan ideal Kota Besar 135 l/orang/hari Kebutuhan Total (Lt//hr) 78.610.434 Sumber: Hasil Analisa Kapasitas Produksi Eksisting l/dt l/hari 420 36.695 71 8 2 18.

Penangkutan yang dilakukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pakanbaru saat ini menggunakan truk bak terbuka. ataupun dibakar sendiri oleh penduduk. atau persentase 60 %. Sehingga banyaknya sampah yang belum terlayani adalah 1. Sarana pemindahan (transfer) yang ada berupa bak sampah pasangan batu-bata dan pelat baja sebanyak 32 buah dengan daya tampung 157. Secara umum permasalahan drainase yang terjadi di Kota Pekanbaru merupakan permasalahan genangan. gerobak dorong (1m3) 46 buah.25/1000.000 jiwa atau 20. Tabel IV.779. truk biasa kapasitas 8m3 4 unit.789 meter. dan truk untuk pengumpulan langsung. Jumlah total gerobak yang ada saat ini adalah 305 buah dengan kapasitas rata-rata 1 m3 untuk melayani pengumpulan individual pada 5 wilyah pengumpulan. dan 3 Ha.779.000 KK.25 liter/orang/hari.41 m3 timbulan sampah. TPS permanen 6 buah.41 m3 Sampah yang terangkut saat ini 120 m3 Selisih 1. jumlah sampah yang telah dikelola dan terangkut sampai ketempat TPA baru mencapai 120 m3/hari. Komponen Drainase Daerah Kota Pekanbaru yang memiliki ketinggian antara 1 sampai 20 meter ini mengalami curah hujan yang termasuk dalam klasifikasi sedang. yaitu Limbungan dan Kulim. serta sistem drainase Tersier sepanjang 7. Daerah pelayanan. menghasilkan 1. Metode yang digunakan adalah open dumping.Setiap harinya terdapat 170 m3 timbunan sampah. Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk x 3.434 Sumber: Hasil Analisa Timbulan Sampah Kota Besar 3. 9 KEBUTUHAN KOMPONEN SAMPAH KOTA PEKANBARU Jumlah Penduduk 584.41 m3. Kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 584. truk sampah (4m3) 10 buah. Bin container 200 unit.Komponen Persampahan Tingkat Pelayanan kebersihan kota.434 jiwa. shovel 1 unit TPS sementara 5 buah.930 Ha. Namun Kota Pekanbaru baru dapat mengelola sebanyak 120 m3. jarak ke TPA dari pemukiman kurang lebih 19 km dan 8 km. Saat ini kapasitas penampungan TPS baru mencapai 8 % terhadap total timbulan yang ada. buldozer 1 unit.25 liter/orang/hari Perkiraan timbulan sampah total 1. Saluran drainase yang ada terdiri dari 10. 15.123 meter sistem drainase major. Pola pelayanan dan mobilitas cukup. Jumlah peralatan yang digunakan.899. transfer depo tipe II 4 buah. baik akibat adanya limpasan dari saluran drainase yang ada .456 Sistem Drainase Minor. Jumlah ini masih sangat besar. Jumlah pengangkutan yang dilakukan adalah 2 – 3 kali per harinya. loader 1 unit. yaitu tingkat timbulan sampah sebanyak 3. Bak sampah 10 unit.5 m3.41 m3 Sesuai dengan standar kota besar. Luas TPA tetap yaitu 5 Ha.899. sehingga masih banyak sampah yang dibuang secara ilegal. Sarana pengumpulan sampah pada saat ini menggunakan gerobak untuk pengumpulan tak langsung. personil 36 orang. yaitu antara 100-200 per bulan. sehingga kapasitas pengangkutan baru mencapai 20 %. Drainase yang ada dapat mencakup 13. mencakup wilayah yang dihuni oleh 110. Saat ini tempat Pembuangan Akhir yang sudah permanen ada 2 lokasi. mobil operasional 3 unit. dapat dilihat dari jumlah sampah yang terangkut dan jumlah penduduk yang terlayani.

Sementara sudah ada dibangun IPLT 1 unit.63 km. . Sedangkan sumber masalah yang terjadi yaitu: ƒ ƒ ƒ ƒ Berkurangnya kapasitas bangunan persilangan dan saluran. Air Limbah Rumah Tangga disalurkan melalui got/saluran yang ada. kondisi ini menyebabkan terjadinya pencemaran air tanah. Penggunaan tangki septik 75% dari jumlah penduduk kota. Komponen Jalan Jenis perkerasan jalan Kota Pekanbaru. baik di saluran drainase sekunder maupun drainase primer. Cubluk 15 % dan lain-lain 10%. serta volume jalan negara/nasional 93. dan jalan propinsi 66.99 km.maupun akibat terhambatnya pengaliran air. terbentang jalan Kota/Kab 154. Rendahnya penyerapan air permukaan oleh tanah. dalam hal ini adalah Sungai Siak. saat ini adalah Tangki Septic Tank dengan bidang resapan (dengan sistem pengurasan manual diangkut/dibuang melalui jasa pembuangan Air Limbah). Adanya efek backwater dari saluran di hulu. badan air dan lingkungan yang kurang sehat.345 Km. adalah perkerasan Aspal Beton (Hot mix) dan aspal penetrasi untuk jalan lingkungan. Komponen Sanitasi/Limbah Cair Kondisi pembuangan air limbah domestik di kawasan Kota Pekanbaru. Adanya perilaku masyarakat yang masih mempunyai budaya membuang sampah ke saluran.