PROFIL KABUPATEN / KOTA

KOTA PEKANBARU RIAU

nama yang hingga kini dipakai untuk menyebut Kota Pekanbaru. Tabel IV. Dusun sederhana itu kemudian dikenal juga dengan sebutan Dusun Senapelan. 2001 Orientasi Wilayah Wilayah Kota Pekanbaru dengan luas wilayah 632.10 6. Letak kota pun strategis.KOTA PEKANBARU ADMINISTRASI Profil Wilayah Di masa silam kota ini hanya berupa dusun kecil bernama Payung Sekaki yang terletak di pinggiran Sungai Siak.26 632.04 3. dan di jalur lalu lintas angkutan lintas timur Sumatera. terlebih setelah lokasi pasar (pekan) lama pindah ke seberang pada tanggal 23 Juni 1784.65 203.84 299.26 2. 1 LUAS WILAYAH KOTA PEKANBARU NO 1 2 3 4 5 6 7 8 KECAMATAN Tampan Bukit Raya Lima Puluh Sail Pekanbaru Kota Sukajadi Senapelan Rumbai Total LUAS (Km²) 108. Sungai Siak yang membelah kota menjadi jalur pelayaran strategis ke dan dari beberapa kota pantai di Provinsi Riau dan juga luar Riau. Sejak dulu kegiatan perdagangan telah ramai di kota ini.26 5.08 4. terciptalah pasar baru yang identik dengan sebutan ”pekan baru”. berada di simpul segi tiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura. terutama Malaysia dan Singapura.26 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru.26 Km² memiliki batas-batas sebagai berikut : ƒ ƒ ƒ ƒ Batas Utara Batas Selatan Batas Timur Batas Barat : Kabupaten Bengkalis : Kabupaten Kampar : Kabupaten Bengkalis : Kabupaten Kampar . Sungai ini juga punya peran penting sebagai jalur perdagangan antar pulau dan juga ke luar negeri. Desa ini berkembang pesat.

melainkan karena migrasi.26 PENDUDUK JUMLAH KEPADATAN 140.440 22. Saat ini Pekanbaru sudah memiliki fasilitas penunjang yang lumayan komplet. perusahaan minyak terbesar di Indonesia.557 81. Semua itu menjadi faktor pendukung misi kota jasa.434 926 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru.PENDUDUK Sebaran dan Kepadatan Penduduk Pertumbuhan penduduk yang besar terjadi di Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Tampan pada tahun 1996 – 1997.126 jiwa (27 % dari seluruh pertambahan penduduk).65 203. hotel.504 570 42.043 61.26 2. Kemudian sepanjang tahun 1999 – 2000 terjadi pertmbahn penduduk yang cukuo tinggi di seluruh bagian kota terutama pada Kecamatan Tampan yang mencapai 24. asuransi. Sektor angkutan dan komunikasi sebesar 18 %.952 5. .608 jiwa atau sebesar 8. 2 JUMLAH DAN KEPADATAN PENDUDUK TAHUN 2001 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 KECAMATAN Tampan Bukit Raya Lima Puluh Sail Pekanbaru Kota Sukajadi Senapelan Rumbai Total LUAS (Km²) 108. Jumlah sedemikian menunjukkan bahwa sebenarnya sebagian besar dari pertambahan penduduk yang terjadi bukan disebabkan pertambahan alami.04 3.292 170.84 299. serta jasa industri lainnya. Tabel IV.221 400 584. Akan tetapi data yang ada mencatat bahwa jumlah bayi yang dilahirkan pada tahun 2000 adalah sebanyak 13. perusahaan perdagangan valuta asing.33 % dari jumlah penduduk sebelumnya.10 6.090 36. dan restoran yaitu sebesar 26 % dari PDRB.26 632. Sektor yang memberikan kontribusi terbesar bagi PDRB Kota Pakanbaru adalah sektor perdagangan.662 1.80 %. akan tetapi jumlah penduduk kota secara menyeluruh terus bertambah.477 13. Sehingga konsekuensinya kota harus membenahi diri dengan meningkatkan fasilitas penunjang perkotaan. Sektor yang juga berkontribusi besar lainnya adalah sektor keuangan. Selain itu banyak perusahaan PMA seperti PT Caltex Pacific Indonesia.26 5.784 6.661 12.08 4. sewa. Memang di beberapa tempt terjadi pula penurunan jumlah penduduk di tingkat kecamatan.95 %.34 % dan 17. atau PT Indah Kiat Pulp and Paper yang bergerak di bidang usaha pulp dan kertas. dan jasa sebesar 20 %. dan di bidang kehutanan yaitu PT Surya Dumai dan PT Siak Raya. 2001 EKONOMI Kondisi Perekonomian Daerah Pekanbaru diproyeksikan menjadi kota jasa. Selain perusahaan jasa seperti perbankan. Pertambahan jumlah penduduk Kota Pakanbaru selama tahun 1999 sampai tahun 2000 tercatat sejumlah 47. banyak pula perusahaan besar membuka kantor pusat dan kantor cabang di sini.989 29.179 10. Pertambahan penduduk tersebut mancapai 13.

500.424.62 18.104.348.728.00 364.640.00.452.466.4% atau Rp 300.500. Sedangkan penerimaan lain sebesar 5.00 5.158.00 JUMLAH (Rp) 248.424. salah satu pertimbangan yang dipakai dalam menentukan kebijakan pengelolaan anggaran belanja adalah.020. Bagian Lain – lain Penerimaan yang Sah TOTAL PENGELUARAN 1. Bagian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu 2.514. Belanja Pembangunan TOTAL Sumber : Pemerintah Kota Pekanbaru.767.57 1. .58 0.452.254.104.00 115. Bagian Pinjaman daerah 5.020.767.724.785.020.952.424.00 364.27 13. sedangkan penerimaan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah menyumbang Rp 37.00 FASILITAS UMUM DAN SOSIAL Pendidikan Untuk meningkatkan sumber daya manusia Kota Pekanbaru sebagai ibukota Propinsi sudah cukup memadai dalam hal penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.60 atau sekitar 10.505. dialokasikan hanya sebesar Rp 115. 3 DISTRIBUSI PERSENTASE KEGIATAN EKONOMI 2001 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 BIDANG Perdagangan.785. Belanja rutin Pos DPRD tt 2.40 0. Bagian Dana Perimbangan 4.452.952.60 300. sedangkan untuk belanja pembangunan. Dari sisi pengeluaran.656.452. dan Restoran Bangunan Listrik Gas.640.00 37.05 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru 2002 Keuangan Daerah Dari sisi penerimaan APBD kota Pekanbaru pada tahun 2002. Tabel IV.424. 2002 JUMLAH (Rp) 20. namun masih perlu dikembangkan sehingga relatif dapat meningkatkan kualitasnya. anggaran terbesar.514. Bagian Pendapatan Asli Daerah 3.724.505. dan Air Bersih Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan Jasa – jasa Pertanian Industri Pengolahan Pertambangan dan Penggalian JUMLAH (%) 29.809.00 atau sekitar 32%. penerimaan daerah yang terbesar berasal dari dana perimbangan yaitu sekitar 82. belanja pembangunan difokuskan pada sektor yang bersifat cost recovery.69 13.00 atau hampir 68%. Dengan alokasi dana pembangunan yang cukup kecil dibandingkan dengan alokasi untuk belanja rutin.158.656.Tabel IV.466.87 2.83 13.3 %.53 6. diperuntukan bagi belanja rutin yaitu Rp 248.40 dari total nilai APBD sebesar Rp 364. 4 ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2002 PENERIMAAN 1. Hotel.7 milyar rupiah.

sehingga secara teknis sudah berumur ± 30 tahun. SR aktif 18. PDAM Kota Pakanbaru memerlukan pengembangan lebih lanjut. Inilah yang menyebabkan kehilangan air cukup tinggi ± 52%.871 meter dari 286. Sebagian besar masyarakat masih memanfaatkan air permukaan. Untuk menambah kemampuan pelayanan kebutuhan air minum. Fasilitas Kesehatan Untuk memberikan pelayanan kesehatan telah ada Rumah Sakit 8 buah. Siak Limbungan /DB Bak Penampung 910 m3 600 m3 2000 m3 200 m3 Sumber: PDAM Tirta Siak Pekanbaru 2003 Jaringan pipa terpasang pada akhir tahun 2003 telah berjumlah 304. Pipa ini sebagian besar dibangun tahun 1973. . adapun untuk Tingkat Akademi/ Perguruan Tinggi baru 7 unit. Tabel IV. Siak Tampan / S. Adapun ukuran perpipaan yang dimiliki berdiameter terbesar 700 mm dan terkecil diameter 50 mm. Siak Tampan / S.Seperti SD/sederajat 38 unit dan SMU/sederajat 20 unit. terdistribusi dalam 21 unit Sambungan Rumah dan 45 Hidran Umum.660 unit dan HU aktif 45 unit. PRASARANA dan SARANA PERMUKIMAN Komponen Air Bersih Air permukaan dari Sungai Siak yang mempunyai kapasitas 5000 liter / detik digunakan sebagai sumber air baku bagi Instalasi Pengolah Air Bersih (WTP). Rumbai IPA Tampan IPA imbungan. Setiap sambungan rata-rata digunakan 5 – 6 orang dan HU dapat digunakan 100 jiwa. swasta 5 buah dan beberapa puskesmas di tiap kecamatan. Siak Limbungan /DB Tampan / S. yang terpasang dengan kapasitas 380 liter / detik.557 meter di tahun 1998. 5 INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM PDAM TIRTA SIAK PEKANBARU IPA PCM STD HELIOKOIDAL IPA imbungan. Dari kapasitas produksi yang ada. Sistem pengolahan penuh/lengkap dan chlorinasi yang digunakan untuki memproduksi air bersih dengan kapasitas 350 liter / detik. milik pemerintah 3 buah. Rumbai Total Dibangun Tahun 1972 1979 1991 1996 2001 2001 Kapasitas Terpasang 200 l/dt 80 l/dt 140 l/dt 20 l/dt 160 l/dt 20 l/dt 620 l/dt Kapasitas operasi 100 l/dt 60 l/dt 140 l/dt 20 l/dt 80 l/dt 20 l/dt 420 l/dt Lokasi/Sumber Air Baku Tampan / S.

434 Sumber: Hasil Analisa Kapasitas Produksi Eksisting l/dt l/hari 420 36.PVC APC PVC PVC PVC PVC Panjang (m) 11. Namun PDAM Kota Pekanbaru baru dapat memproduksi sebanyak 36. 8 KEBUTUHAN AIR BERSIH KOTA PEKANBARU Jumlah Penduduk 584.938 37. Pemerintah Niaga Kecil Niaga Besar Industri Kecil Industri Besar Golongan Khusus Jumlah 1999 77 105 46 13. sehingga cakupan berkisar 20%.842 Tahun 2001 78 111 61 14.657 304. .898.012 23. 7 Kode 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 JUMLAH DAN JENIS GOLONGAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM TIRTA SIAK PEKANBARU DARI TAHUN 1999-2003 Golongan Tarif Sosial Umum Sosial Khusus Rumah Tangga A Rumah Tangga B Inst.871 Total Jaringan Distribusi Sekunder Jaringan Distribusi Tertier Total Jaringan Distribusi Tertier Total Jaringan Sumber: PDAM Tirta Siak Pekanbaru 2003 Daerah pelayanan mencakup kecamatan-kecamatan yang ada di daerah Kota Pekanbaru.000 liter/hari.595 320 3.753 2003 69 109 60 14.885 2.122 Sumber: PDAM Tirta Siak Pekanbaru 2003 Tabel IV.089 313 3.485 2002 71 113 60 14.590 liter/hari. 6 JARINGAN PIPA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI Uraian Pipa Transmisi Jaringan Distribusi Primer Total Jaringan Primer Jaringan Distribusi Sekunder Diameter (mm) 375-700 300 250 200 160 150 110 75 50 Jenis GRP ACP GRP ACP.596 75 8 2 17. maka Kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 584.434 jiwa.902 jiwa dengan jumlah sambungan langsung maupun tidak langsung sampai dengan akhir tahun 2003 telah berjumlah 20.498 293 4. Sehingga masih dibutuhkan kapasitas produksi sebanyak 42. Tabel IV.455 75 8 2 17.898.590 Dari tabel tersebut diatas.291 210.000 12.137 322 3.695 71 8 2 18.379 6.170 2000 78 107 61 13.Tabel IV.610.590 Selisih (Lt//hr) 42. Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk x 135 liter/orang/hari.823 69. Jumlah penduduk di tahun 2003 berjumlah 666. atau 493 liter/detik.610.122 sambungan.288.288.590 liter/hari.000 Kebutuhan ideal Kota Besar 135 l/orang/hari Kebutuhan Total (Lt//hr) 78.498 305 4.700 300 64.012 29.366 141.622 75 7 2 19. membutuhkan air bersih sebesar 78.964 121 6 2 20.

779. transfer depo tipe II 4 buah. yaitu antara 100-200 per bulan.41 m3 Sampah yang terangkut saat ini 120 m3 Selisih 1. Jumlah pengangkutan yang dilakukan adalah 2 – 3 kali per harinya.123 meter sistem drainase major. truk sampah (4m3) 10 buah.899. mencakup wilayah yang dihuni oleh 110. Sehingga banyaknya sampah yang belum terlayani adalah 1. 15. 9 KEBUTUHAN KOMPONEN SAMPAH KOTA PEKANBARU Jumlah Penduduk 584. baik akibat adanya limpasan dari saluran drainase yang ada . atau persentase 60 %. Daerah pelayanan. Penangkutan yang dilakukan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pakanbaru saat ini menggunakan truk bak terbuka.25 liter/orang/hari Perkiraan timbulan sampah total 1. yaitu tingkat timbulan sampah sebanyak 3.789 meter. dan truk untuk pengumpulan langsung. menghasilkan 1. sehingga masih banyak sampah yang dibuang secara ilegal.434 Sumber: Hasil Analisa Timbulan Sampah Kota Besar 3. Jumlah peralatan yang digunakan. Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk x 3. Secara umum permasalahan drainase yang terjadi di Kota Pekanbaru merupakan permasalahan genangan.456 Sistem Drainase Minor. truk biasa kapasitas 8m3 4 unit. Sarana pengumpulan sampah pada saat ini menggunakan gerobak untuk pengumpulan tak langsung. Saat ini kapasitas penampungan TPS baru mencapai 8 % terhadap total timbulan yang ada. Namun Kota Pekanbaru baru dapat mengelola sebanyak 120 m3. serta sistem drainase Tersier sepanjang 7. jarak ke TPA dari pemukiman kurang lebih 19 km dan 8 km. Saat ini tempat Pembuangan Akhir yang sudah permanen ada 2 lokasi. Bak sampah 10 unit. Pola pelayanan dan mobilitas cukup.5 m3.434 jiwa.000 jiwa atau 20.930 Ha. Komponen Drainase Daerah Kota Pekanbaru yang memiliki ketinggian antara 1 sampai 20 meter ini mengalami curah hujan yang termasuk dalam klasifikasi sedang. jumlah sampah yang telah dikelola dan terangkut sampai ketempat TPA baru mencapai 120 m3/hari. buldozer 1 unit. ataupun dibakar sendiri oleh penduduk.899. Bin container 200 unit.25 liter/orang/hari. dan 3 Ha. Drainase yang ada dapat mencakup 13. Tabel IV.779. Saluran drainase yang ada terdiri dari 10.Komponen Persampahan Tingkat Pelayanan kebersihan kota.Setiap harinya terdapat 170 m3 timbunan sampah.41 m3 Sesuai dengan standar kota besar.41 m3 timbulan sampah. mobil operasional 3 unit. shovel 1 unit TPS sementara 5 buah. Luas TPA tetap yaitu 5 Ha. gerobak dorong (1m3) 46 buah. TPS permanen 6 buah. dapat dilihat dari jumlah sampah yang terangkut dan jumlah penduduk yang terlayani. Metode yang digunakan adalah open dumping.41 m3.000 KK. Kota Pekanbaru dengan jumlah penduduk 584.25/1000. personil 36 orang. Jumlah total gerobak yang ada saat ini adalah 305 buah dengan kapasitas rata-rata 1 m3 untuk melayani pengumpulan individual pada 5 wilyah pengumpulan. sehingga kapasitas pengangkutan baru mencapai 20 %. Jumlah ini masih sangat besar. Sarana pemindahan (transfer) yang ada berupa bak sampah pasangan batu-bata dan pelat baja sebanyak 32 buah dengan daya tampung 157. loader 1 unit. yaitu Limbungan dan Kulim.

Adanya perilaku masyarakat yang masih mempunyai budaya membuang sampah ke saluran. Sementara sudah ada dibangun IPLT 1 unit. dalam hal ini adalah Sungai Siak. Komponen Jalan Jenis perkerasan jalan Kota Pekanbaru. badan air dan lingkungan yang kurang sehat. .345 Km.63 km. Sedangkan sumber masalah yang terjadi yaitu: ƒ ƒ ƒ ƒ Berkurangnya kapasitas bangunan persilangan dan saluran. Adanya efek backwater dari saluran di hulu.99 km. Komponen Sanitasi/Limbah Cair Kondisi pembuangan air limbah domestik di kawasan Kota Pekanbaru. kondisi ini menyebabkan terjadinya pencemaran air tanah. baik di saluran drainase sekunder maupun drainase primer. adalah perkerasan Aspal Beton (Hot mix) dan aspal penetrasi untuk jalan lingkungan.maupun akibat terhambatnya pengaliran air. terbentang jalan Kota/Kab 154. serta volume jalan negara/nasional 93. Penggunaan tangki septik 75% dari jumlah penduduk kota. saat ini adalah Tangki Septic Tank dengan bidang resapan (dengan sistem pengurasan manual diangkut/dibuang melalui jasa pembuangan Air Limbah). Air Limbah Rumah Tangga disalurkan melalui got/saluran yang ada. dan jalan propinsi 66. Rendahnya penyerapan air permukaan oleh tanah. Cubluk 15 % dan lain-lain 10%.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful