Anda di halaman 1dari 26

http://users.erols.com/chare/main.

htm

DAFTAR HARGA SPESIFIKASI KOMPUTER SESUAI


KEBUTUHAN
Sebenarnya, harga yang toko itu tawarkan terbilang sudah murah. Namun tahukah Anda, kalau
Anda cukup mengenal spesifikasi hardware komputer dan harga yang sedang berkembang,
Anda bisa membeli komputer ‘paket murah’ itu dengan harga yang lebih murah lagi. Caranya
dengan memilih satu per satu spesifikasi hardware komputer yang ingin Anda beli.

Namun, jalan menuju ke sana (belanja komputer dengan memilih satu per satu komponen
hardware) butuh waktu dan harus selalu mengikuti perkembangan harga dan teknologi. Namun bagi
Anda pengguna baru, jangan berkecil hati, ada beberapa tips yang saya sarikan ke dalam ‘Sepuluh
Tips’ yang bisa Anda jadikan rujukan agar bijaksana saat berbelanja komputer.
Saya berasumsi, Anda adalah tipe pembeli (pengguna) komputer kebanyakan, yang ingin
menggunakan komputer untuk hampir semua keperluan, mulai dari mengetik, mendengar lagu,
menonton film, bahkan bermain game kelas menengah. Agar Anda memperoleh komputer yang
layak pakai untuk berbagai kebutuhan hingga beberapa tahun ke depan, budget yang harus Anda
siapkan sedikitnya Rp 3 juta. Jangan berpikir harga itu terlalu mahal, kita lihat dulu spesikasi
komputer seperti apa yang Anda peroleh dengan harga sebesar itu.
Langkah pertama yang harus Anda pertimbangkan saat membeli komputer adalah memilih
motherboard yang pas. Memilih motherboard bisa gampang-gampang susah karena begitu banyak
merek dan jenisnya. Ada dua jenis motherboard berdasarkan pabrikannya, yaitu Intel dan AMD.
Kedua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam hal pemilihan
motherboard yang ‘cocok’ terlepas dari buatan pabrikan apapun itu, ada beberapa hal yang harus
Anda ketahui. Apakah motherboard itu sudah mendukung harddisk SATA dan tersedia berapa slot?
Berapa slot RAM DDR2 (memori) yang dimilikinya? Apakah menyediakan slot ekspansi untuk
kartu grafis? Berapa slot PCI-nya? Hingga sejauh mana motherboard itu mendukung kalau kita
meng-upgrade prosesornya?
Wow, bahasanya teknis sekali, apa maksud Anda sebenarnya? Sabar, saya akan jelaskan satu per
satu dan langsung ke pokok pembahasan. Tips pertama yang harus Anda perhatikan saat
membeli komputer adalah jangan membeli prosesor kelas Celeron yang harganya jauh lebih
murah, kecuali Anda sangat sensitif terhadap selisih harga. Lebih baik Anda membeli prosesor
generasi lebih baru seperti Pentium 4 Hyper-Threading (HT), Pentium D, Dual Core atau Core 2
Duo. Anda bisa saja membeli prosesor Intel kelas Celeron (Misal Celeron 2,66 GHz, harga sekitar
Rp 325.000) namun kinerja komputer akan menurun drastis apabila menjalankan banyak aplikasi
sekaligus (multi-tasking) dibandingkan kita menggunakan Pentium E2140 1.6GHz (Dual Core)
seharga sekitar Rp 700.000 atau Pentium 4 631 berkecepatan 3.0 GHz HT seharga sekitar Rp
650.000. Khusus untuk jajaran prosesor berlabel Pentium E2xxx dibangun dari mikroarsitektur
Core (seperti halnya prosesor Core 2 Duo), namun dengan beberapa pengurangan spesifikasi.
Contohnya FSB cuma 800MHz, L2 cache cuma 1MB, serta tidak mendukung VT (virtualisasi).
Namun kehebatan prosesor seri ini adalah kemampuan overclock-nya yang sangat tinggi.
Tips kedua, beli harddisk berjenis SATA II. Alasannya, harddisk jenis ini kecepatan baca tulisnya
sudah lebih cepat (teoritisnya 300MB/detik) dan harganya malah lebih murah dibandingkan
harddisk berjenis PATA (harddisk model lama). Tips ketiga, jangan membeli harddisk ukuran 80
GB. Sudah lebih bijak kalau kita membeli harddisk ukuran 160 GB saja karena selisih harganya
tipis, sekitar Rp 50.000 - Rp 80.000.
Tips keempat, beli memori yang sudah DDR2. Oleh sebab itu, pastikan motherboard yang kita
beli sudah mendukung memori jenis ini. Selain kemampuannya sudah lebih baik, memori versi
lama seperti SDRAM dan DDR harganya malah lebih mahal. Lihat saja harga memori DDR2 PC-
4200 ukuran 1GB merek Kingston harganya sekitar Rp 340.000 sedangkan harga memori versi
sebelumnya DDR 400 PC-3200 1 GB merek Kingston, harganya dua kali lipat, Rp 600.000.
Tips kelima, beli memori DDR2 minimal berukuran 512 MB. Walaupun komputer yang kita beli
ditujukan hanya untuk pekerjaan mengetik atau mendengar lagu, namun sistem operasi sekarang ini
membutuhkan memori yang besar. Agar bisa menggunakan Windows XP dengan cukup nyaman,
mempunyai memori 512 MB sudah menjadi keharusan. Pilihan paling bijaksana, Anda membeli
memori DDR2 ukuran 1 GB (667 PC-5300) yang harganya sekitar Rp 250.000. Soalnya, buat apa
membeli memori lebih kecil seperti 256 MB (Rp 130.000) atau 512 MB (Rp 150.000) kalau
harganya hanya terpaut tipis dengan memori 1 GB. Sudah bisa dipastikan, memori DDR2 1 GB
akan mendongkrak kinerja komputer menjadi lebih cepat dan mampu menjalankan berbagai
aplikasi secara bersamaan.

Komputer Bagus untuk Segala Kebutuhan


Harga
Qty Spesifikasi
(perkiraan)
Motherboard ASUS P5GC-MX Supports Core 2
1 Rp 540,000
Duo CPU
1 Processor Dual Core Pentium E2160 1.8GHz Rp 748,000
1 DDR2 1 GB 667 PC-5300 Rp 225,000
Maxtor Harddisk 160 GB 7200 RPM SATA II, 2 MB
1 Rp 525,000
Cache
1 Samsung Combo CD Rewriter Rp 231,000
1 Locent Internal Modem Rp 45,000
1 Casing merek Ecase Rp 140,000
1 set Keyboard standar dan mouse optik Rp 30,000
1 Monitor LG 17″ SemiFlat Rp 780,000
Kartu Grafis Sparkle GeForce 7600 GT 256 MB
1 Rp 1,200,000
(optional)
Total Biaya Rp 3,264,000

Tips keenam, jangan beli CD-ROM biasa atau CD-RW. Pilihan paling bijaksana, kita membeli
DVD Combo (DVD-ROM plus CD-RW), artinya kita bisa memutar dan membakar data ke CD
sekaligus memutar DVD. Alasan pertama, karena harga DVD Combo sudah sangat murah. Alasan
kedua, sekarang sudah era menggunakan DVD. Harga CD-ROM biasa sekarang ini berkisar antara
Rp 120.000 – Rp 150.000. Bila dibandingkan dengan harga CD-ROM itu, harga DVD Combo cuma
lebih mahal Rp 100.000 – Rp 150.000. Kalau Anda punya dana tambahan, bisa membeli DVD-RW
(bisa membakar data ke CD dan DVD) dengan harga sekitar Rp 350.000.
Tips ketujuh, pastikan motherboard memilik slot PCI yang cukup. Sebisa mun
gkin motherboard memiliki 1x PCI Express x16, 2x PCI Express x1, dan 1x PCI. Bagi Anda yang
ingin menikmati bermain game lebih dahsyat, kehadiran slot PCI Express x16 sudah menjadi
keharusan. Di dalam slot inilah kita menambahkan kartu grafis tambahan agar bisa memainkan
game 3D favorit atau membuat komputer kita layak diinstal Windows Vista. Bagi Anda yang
mempunyai budget terbatas, kartu grafis onboard (onboard VGA) – sudah ditanam di motherboard
– sudah cukup untuk memainkan game-game ringan (bukan 3D). Namun bagi Anda yang punya
dana tambahan, tidak ada salahnya menambah kartu grafis kelas menengah seperti seri 7 (depannya
angka 7). Misalnya GeForce 7200GS (merek apa saja) dengan harga sekitar Rp 400.000 – Rp
500.000. Kalau mau lebih bagus lagi dan harganya tentu lebih mahal lagi, Anda bisa memilih mulai
dari GeForce 7300 GT hingga 7600 GT. Kartu grafis kelas lebih tinggi lagi adalah seri 8 seperti
Geforce 8600GT/S atau Geforce 8800GTS. Sedangkan slot PCI Express x1 berguna kalau kita ingin
menambah modem, kartu suara, TV Tuner, dan sebagainya.
Tips kedelapan, beli casing PC dengan power listrik yang mendukung kebutuhan hardware
PC dan mempunyai front USB dan Audio. Daripada capek-capek colok flashdisk atau earphone
ke belakang PC, lebih baik beli casing yang sudah menyediakan front USB dan Audio. Sekarang
hampir semua motherboard menyediakan fasilitas front USB dan Audio, jadi sangatlah bijaksana
kalau kita membeli casing yang ada front USB dan Audio-nya.

Komputer Ekonomis untuk Kebutuhan Standar


Harga
Qty Spesifikasi
(perkiraan)
Motherboard ASUS P5GC-MX Supports Core 2
1 Rp 540,000
Duo CPU
1 Processor INTEL Celeron D 346 3.06 GHz Rp 415,000
1 DDR2 512 MB 533 PC-4200 Rp 135,000
Maxtor Harddisk 80 GB 7200 RPM SATA II, 2 MB
1 Rp 470,000
Cache
1 Samsung CD-RW Rp 170,000
1 Locent Internal Modem Rp 45,000
1 Casing merek Ecase Rp 140,000
1 set Keyboard standar dan mouse optik Rp 30,000
1 Monitor Multimax 17″ SemiFlat Rp 660,000
Total Biaya Rp 2,605,000
* Toko komputer yang baik biasanya memberikan mouse pad, plastik monitor
dan keyboard secara gratis
* Harga diperoleh berdasarkan pengalaman belanja komputer akhir Jan 2008
* Harga bisa berubah-ubah

Tips kesembilan, beli monitor dengan ukuran minimal 17″. Era monitor 15″ sudah berlalu. Daripada
‘malu-maluin’, mengaku punya PC dual core namun monitornya 15″, lebih baik bersikap bijaksana.
Sebab harga monitor 17″ sudah bisa kita peroleh dengan harga terjangkau. Kalau yang bermerk
‘kurang terkenal’ kita cukup membayar sekitar Rp 660.000,-. Kalau Anda mau yang ‘punya merk’
seperti LG semiflat, Anda cukup keluar uang sekitar Rp 780.000. Bagi Anda yang punya dana lebih,
bisa memilih monitor LCD yang hemat tempat dan hemat listrik, harganya mulai dari Rp 1,5 juta.
Tips kesepuluh, jangan malas bertanya. Tanyakan ke toko penjual sejauh mana layanan mereka
kalau komputer bermasalah, lama garansi, catat alamat dan nomor telepon toko tersebut. Ada
baiknya, kita membeli komputer langsung ke toko penjual. Kalaupun membeli komputer dari
pameran, luangkan waktu untuk mampir ke toko mereka dan jalin komunikasi. Anda juga perlu
mampir ke toko-toko lain untuk membandingkan layanan dan harga.
Hal-hal lain seperti dukungan motherboard untuk jaringan (LAN), USB port, mouse, atau keyboard
tidak perlu Anda cemaskan karena motherboard masa kini sudah mendukungnya secara on-board.
Jadi Anda tidak perlu lagi menambah kartu LAN, kartu USB, dan sebagainya. Sedangkan untuk
speaker standar bisa Anda peroleh dengan harga Rp 15.000, satu set keyboard dan mouse optik
standar sekitar Rp 30.000.
BAB 1
INTEL XEON
1. 1. Tentang Intel XEON
Xeon merupakan microprosesor untuk PC yang ditujukan bagi kelas
server. Xeon merupakan produk buatan Intel. Prosesor Xeon pertama dir-
ilis pada tahun 1998 dengan nama Pentium II Xeon dan menggantikan
Pentium Pro. Pentium II Xeon menggunakan 440GX (yaitu sebuah dual-
processor workstation chipset) atau 450NX (quad processor) chipset.
Ukuran dari cache-pun beragam mulai 512KB, 1MB dan 2MB, dan dia
menggunakan bus 100MHz.
Pada tahun 1999, Pentium II Xeon digant dengan keluarnya Pentium III Xeon. Versi awalnya
(dengan kode Tanner) tidak memiliki perbedaan dengan versi terdahulunya, hanya ada beberapa
peningkatan di sisi cache controller. Versi berikutnya (dengan kode Cascades) lebih kontroversial,
karena dia memiliki bus 133 MHz tetapi hanya memiliki 256KB pada L2 cache-nya. Dengan kata
lain maka hal ini tidak ada bedanya antara Xeon dengan Pentium III for desktop. Untuk mengatasi
situasi ini maka Intel kemudian merilis versi kedua dari Cascades ini dengan cache 2MB pada L2
cache-nya.
1. 2. Jenis Xeon
Intel Xeon terdiri dari dua jenis, yakni Intel Xeon DP dan Intel Xeon MP.
1.2.1. Intel Xeon DP
Intel Xeon DP adalah prosesor Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada
modus dua prosesor (maksimum).
1.2.2. Intel Xeon MP
Intel Xeon MP adalah prosesr Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada
modus banyak prosesor (empat prosesor atau lebih). Umumnya, menggunakan jenis konfigurasi
memori Non-Uniform Memory Access (NUMA).
BAB 2
VERSI XEON
2. 1. Versi XEON
Intel Xeon juga terdiri atas banyak versi, tergantung dari basis mikroarsitektur yang ia gunakan.
Berikut ini adalah versi-versi dari Intel Xeon.
2.1.1. Intel Pentium II Xeon (basis P6 + MMX)
Pentium II Xeon diperkenalkan pada bulan Juni 1998. Prosesor ini awalnya dikenal dengan nama
Drake. Pentium II Xeon berbeda dengan prosesor Pentium II biasa pada jenis cache yang digunakan
(Pentium II Xeon menggunakan memori cache yang memiliki kecepatan setara dengan prosesor),
jenis interkoneksi prosesor (Pentium II Xeon menggunakan interkoneksi Slot-2), jenis memori yang
digunakan (Intel Pentium II Xeon menggunakan memori dengan spesifikasi Error Correcting Code
(ECC)), dan konfigurasi multiprosesor.
Pentium II Xeon dibuat berdasarkan teknologi manufaktur 250 nanometer, dan menggunakan mik-
roarsitektur Intel P6, sama seperti halnya Pentium II biasa (Deschutes atau Klamath). Prosesor ini
menggunakan chipset Intel 440GX, yang memiliki dua buah slot prosesor atau Intel 450NX yang
memiliki empat buah slot prosesor, atau bahkan dapat memiliki 8 buah prosesor dengan ditam-
bahkannya chipset core logic tambahan. Prosesor ini memiliki cache 512 KB, 1024 KB atau 2048
KB dan menggunakan front-side bus dengan kecepatan 100 MHz.
2.1.2. Intel Pentium III Xeon (basis P6 + SSE)
Pada bulan Maret 1999, Pentium II Xeon pun digantikan oleh penerusnya, yakni Intel Pentium III
Xeon, yang dikenal dengan sebutan Tanner. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara
prosesor ini dengan pendahulunya, kecuali pada tambahan instruksi Streaming SIMD Extension
(SSE) dan beberapa perbaikan pada kinerja cache, seperti pada Pentium III (Katmai). Slot yang di-
gunakannya pun sama, yakni Slot 2. Kecepatan bus juga sama, yakni 100 MHz.
Versi kedua dari Intel Xeon ini disebut dengan Cascades, yang dibuat berdasarkan teknologi Penti-
um III Coppermine. Prosesor ini kontroversial, mengingat dengan menggunakan bus yang memiliki
kecepatan 133 MHz, prosesor ini hanya menawarkan cache level 2 on-die sebesar 256 KB saja
(sama seperti halnya Pentium III biasa). Sesaat sesudah itu (akibat banyaknya keluhan dari para
pelanggan), Intel pun merilis versi Intel Pentium III Xeon yang juga berbasiskan Cascades tapi
menawarkan cache level 2 sebesar 2048 KB, untuk kemudian disebut sebagai Cascades 2MB.
2.1.3. Intel Xeon (basis Intel NetBurst Microarchitecture)
Prosesor Intel Xeon berbasis Intel NetBurst Microarchitecture ini dibuat dalam dua jenis, yakni In-
tel Xeon 32-bit dan Intel Xeon 64-bit. Berbeda dengan versi sebelumnya yang masih memiliki
nama “Pentium”, Intel pun mengubah namanya menjadi Intel Xeon saja, yang diperkenalkan pada
pertengahan tahun 2001.
2.1.3.1. Intel Xeon 32 bit
v Foster
Prosesor pertama dari mikroarsitektur Intel NetBurst ini adalah prosesor yang disebut dengan
“Foster“. Prosesor ini berbeda dengan prosesor Intel Pentium 4 (Willamette) yang juga berbasis
mikroarsitektur Intel NetBurst. Prosesor ini dapat bekerja dalam komputer sebagai otak workstation
yang kuat, meski perbandingan harga/kinerja yang ditunjukkannya kurang menarik. Intel Pentium
III Xeon (Cascades 2MB) dan AMD Athlon MP jauh mengunggulinya, apalagi harga yang dit-
awarkan oleh sistem-sistem tersebut lebih murah dibandingkan dengan Intel Xeon Foster. Intel
Xeon Foster ini harus disandingkan dengan memori Rambus RDRAM yang jauh lebih mahal
dibandingkan dengan Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM), atau Double Data
Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory (DDR-SDRAM) yang digunakan oleh dua
prosesor saingannya (SDRAM digunakan oleh Intel Pentium III Xeon, sementara Athlon MP meng-
gunakan DDR-SDRAM PC-2100).
Xeon Foster hanya dapat digunakan dalam sistem SMP berjumlah dua prosesor saja, karena
memang Intel menyebut Xeon Foster sebagai Intel Xeon DP. Untuk kebutuhan lebih dari dua prose-
sor, Intel pun merilis varian Xeon Foster yang disebut dengan Intel Xeon MP (Foster MP) yang
menawarkan cache level 3 sebesar 1024 KB dan teknologi Hyper-Threading. Hal ini memang men-
ingkatkan kinerja Foster, tapi tidak signifikan (masih berada di belakang Intel Pentium III Xeon dan
AMD Athlon MP), selain tentunya sistem tersebut sangat mahal (berbasis RDRAM).
v Prestonia
Pada tahun 2002, Intel memperbaiki Xeon dengan merilis Prestonia, yang telah mendukung penuh
teknologi Intel Hyper-Threading serta memiliki cache level 2 sebesar 512 KB. Prestonia dibuat
dengan berbasis teknologi manufaktur 130 nanometer (sama seperti halnya Intel Pentium 4 North-
wood). Sebagai sandingannya, Intel merilis chipset motherboard baru, yang disebut sebagai E7500,
yang menggunakan memori DDR-SDRAM dual-channel yang lebih murah dibandingkan dengan
RDRAM. Kecepatan bus yang digunakan pada awalnya adalah 400 MT/s (100 MHz, quad-
pumped), tapi beberapa saat kemudian ditingkatkan ke kecepatan 533 MT/s (133 MHz, quad-
pumped). Untuk mendukung prosesor yang memiliki kecepatan bus 533 ini, Intel pun merilis lagi
chipset motherboard baru yang disebut E7501 untuk server dan E7505 untuk workstation.
Kinerja yang ditunjukkan oleh Prestonia jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya (Intel Pentium
III Xeon, Intel Xeon Foster), bahkan lebih baik dibandingkan dengan AMD Athlon MP. Dukungan
yang bagus dari chipset yang baru ditengarai sebagai penyebabnya, karena Intel Pentium III Xeon,
Xeon Foster dan AMD Athlon MP masih menggunakan chipset yang lama. Setelah dirilis, prosesor
ini pun banyak dilirik oleh banyak server, sehingga laku di pasaran.
v Gallatin
Prestonia memang hanya dapat digunakan dalam konfigurasi SMP dua prosesor saja, karenanya un-
tuk memenuhi segmen SMP multiprosesor, Intel pun merilis Xeon baru, yang disebut sebagai Gal-
latin, yang dibuat berdasarkan prosesor Prestonia. Gallatin menawarkan cache level 3 sebesar 1024
KB atau 2048 KB, dan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan Foster MP. Akibatnya
prosesor ini pun populer di pasar desktop. Selanjutnya, Intel pun mencoba-coba dengan teknologi
proses 130 nanometer dan walhasil Gallatin pun dapat menggunakan cache level 3 sebesar 4096
KB.
2.1.3.2. Intel Xeon 64-bit (x64/EM64T)
Akibat “gagalnya” prosesor Intel Itanium dan Itanium 2 di pasaran, Intel pun membuat Xeon agar
berjalan sebagai prosesor 64-bit, yang diimplementasikan dengan menggunakan instruksi EM64T
(implementasi instruksi x86-64 milik Intel).
v Nocona
N ocona merupakan versi pertama dari Intel Xeon 64-bit
berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst yang diperkenalkan
pertengahan tahun 2004. Prosesor ini didukung oleh chipset
E7525 (untuk workstation), E7520 dan E7530 (untuk server),
yang menawarkan dukungan terhadap bus PCI Express,
DDR2-SDRAM dan Serial ATA. Prosesor ini lebih lambat
dibandingkan dengan saingannya, AMD Opteron, meskipun
dalam beberapa situasi, prosesor ini lebih cepat berkat
teknologi Intel Hyper-Threading.

Intel Hyper-Threading Technology merupakan sebuah teknologi mikroprosesor yang diciptakan


oleh Intel Corporation pada beberapa prosesor dengan arsitektur Intel NetBurst dan Core, semacam
Intel Pentium 4, Pentium D, Xeon, dan Core 2. Teknologi ini diperkenalkan pada bulan Maret 2002
dan mulanya hanya diperkenalkan pada prosesor Xeon (Prestonia).
Prosesor dengan teknologi ini akan dilihat oleh sistem operasi yang mendukung banyak prosesor
seperti Windows NT, Windows 2000, Windows XP Professional, Windows Vista, dan GNU/Linux
sebagai dua buah prosesor, meski secara fisik hanya tersedia satu prosesor. Dengan dua buah prose-
sor dikenali oleh sistem operasi, maka kerja sistem dalam melakukan eksekusi setiap thread pun
akan lebih efisien, karena meskipun sistem-sistem operasi tersebut bersifat multitasking, sistem-sis-
tem operasi tersebut melakukan eksekusi terhadap proses secara sekuensial (berurutan), dengan se-
buah algoritma antrean yang disebut dengan dispatching algorithm.

v Irwindale
Pada tahun 2005, Intel memperkenalkan lagi prosesor Intel Xeon yang baru, yang disebut dengan
Irwindale, yang menawarkan cache level 2 yang lebih besar (2048 KB) dan dapat menggunakan
daya yang lebih rendah dibandingkan dengan Nocona. Tapi, AMD Opteron masih lebih kencang
dibandingkan dengan Irwindale.
v Cranford
Cranford merupakan versi Xeon MP yang dibuat berbasiskan inti Nocona, yang dirilis pada April
2005.
v Potomac
Potomac merupakan versi Xeon MP yang dibuat berbasiskan inti Irwindale, yang memiliki cache
8192 KB.
2.1.3.3. Intel Xeon (Dual Core)
v Paxville DP
Pada tanggal 10 Oktober 2005, Intel merilis prosesor Intel Xeon yang baru, yang memiliki dua otak
dalam satu chip (dual core) yang dinamakan dengan Paxville. Prosesor ini dibangun dengan meng-
gunakan teknologi manufaktur 90 nanometer, sama seperti halnya Smithfield, prosesor desktop
dual core Pentium 4 (Pentium D), dengan penambahan cache level 2 untuk setiap inti menjadi 2048
kilobyte (sehingga total menjadi 4096 kilobyte). Prosesor ini merupakan versi dual core dari prose-
sor Intel Xeon Irwindale.
Versi Paxville DP hanya dapat berjalan dalam konfigurasi maksimum 2 prosesor, serta memiliki
kevepatan 2800 MHz dan memiliki kecepatan front side bus 800 MHz (200 MHz, quad pumped).
v Paxville MP
Versi multiprosesor dari Paxville DP adalah Paxville MP, yang dirilis pada 1 November 2005. Ter-
dapat dua varian dari Paxville MP, yakni yang memiliki 2048 kilobyte cache level 2 (1024 kilobyte
tiap inti) dan yang memiliki 4096 kilobyte cache level 2 (2048 kilobyte tiap inti). Paxville MP yang
disebut oleh Intel sebagai Xeon seri 7000, berjalan pada kecepatan antara 2666 MHz hingga 3000
MHz, pada kecepatan front-side bus 667 MHz (166 MHz, quad pumped) atau 800 MHz (200 MHz,
quad pumped).
v Sossaman
Pada tanggal 14 Maret 2006, Intel merilis lagi prosesor Xeon yang memiliki julukan Sossaman,
yang diberi nama Dual-core Xeon Low Voltage (LV). Sossaman membutuhkan daya yang sangat
kecil, karena memang menggunakan basis proses produksi Intel Core (sama seperti halnya prosesor
notebook) yang hemat daya. Meskipun demikian prosesor ini tetap menawarkan kinerja yang men-
awan.
Sossaman mendukung hingga 2 prosesor (DP), yang menawarkan teknologi virtualisasi secara per-
angkat keras (Vanderpool Technology/VT), berjalan pada kecepatan bus 667 MHz (166 MHz, quad
pumped), dan memiliki dua buah inti dalam prosesornya. Meskipun demikian, prosesor ini adalah
prosesor 32-bit, sehingga tidak dapat menjalankan perangkat lunak 64-bit.
Karena hanya mendukung aplikasi 32-bit, Intel pun meninggalkan teknologi Sossaman, dan Sos-
saman pun tidak diperbarui dengan prosesor Xeon yang baru.
v Dempsey
Pada tanggal 23 Mei 2006, Intel merilis kembali prosesor Intel Xeon dual-core, yang disebut seba-
gai Intel Xeon seri 5000 (memiliki nama kode Dempsey). Dempsey merupakan prosesor Intel Xeon
65 nanometer yang berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst, yang identik dengan prosesor Intel Pen-
tium D “Presler”, dengan tambahan dukungan multiprosesor. Dempsey memiliki kecepatan dari
2666 MHz hingga 3733 MHz (model 5030 hingga 5080). Beberapa model memiliki kecepatan
front-side bus 667 MHz (166 MHz, quad pumped) dan model lainnya bekerja pada kecepatan front
side bus 1066 MHz. Dempsey menawarkan cache level 2 yang besar, yakni 4096 kilobyte (2048
kilobyte tiap inti).
Selain Dempsey yang standar, Intel juga merilis Dempsey yang hemat energi, yang berkecepatan
3200 MHz pada kecepatan front side bus 1066 MHz (model 5063). Dempsey pula lah yang meng-
gunakan soket terbaru, menggantikan soket 603/604, yang disebut sebagai Socket J atau LGA 771.
v Tulsa
Tulsa merupakan penerus dari Paxville MP, yang dirilis pada tanggal 29 Agustus 2006. Tulsa memi-
liki nomor seri 7100, yang dibangun dengan menggunakan proses manufaktur 65 nanometer dengan
jumlah cache level 2 2048 kilobyte (1024 kilobyte untuk tiap intinya) serta memiliki cache level 3
hingga 16384 kilobyte. Tulsa menggunakan Socket 604.
Tulsa dirilis dalam dua jenis: N dan M. Jenis N memiliki kecepatan front-side bus 667 MHz (166
MHz, quad-pumped) yang berkecepatan antara 2500 MHz hingga 3333 MHz (7110N-7140N), se-
mentara jenis M berjalan pada 800 MHz (200 MHz, quad-pumped) yang memiliki frekuensi 2600
MHz hingga 3400 MHz (Model 7110M-7140M). Cache level 3 bervariasi antar setiap model, yang
berkisar antara 4096 kilobyte hingga 16384 kilobyte.
2.1.4. Intel Xeon (basis Intel Core Microarchitecture)
2.1.4.1. Woodcrest
Pada tanggal 26 Juni 2006, Intel kembali merilis Intel Xeon dual-core terbaru, yang disebut sebagai
Woodcrest (dengan nomor seri 5100). Prosesor ini merupakan prosesor Intel Xeon yang telah
berbasiskan teknologi Intel Core Microarchitecture. Prosesor ini adalah versi prosesor server dan
workstation untuk prosesor Intel Core 2 (Conroe). Intel mengklaim bahwa prosesor ini mampu
menawarkan kinerja yang 80% lebih cepat, dengan pengurangan daya hingga 20%, jika diband-
ingkan dengan Intel Pentium D.
Woodcrest memiliki kecepatan front side bus sebesar 1333 MHz, meski beberapa model sepert 5110
dan 5120 memiliki kecepatan front side bus 1066 MHz. Kecepatan prosesor tercepat adalah 3000
MHz. Semua Woodcrest menggunakan socket J (LGA 771), dan memiliki Thermal Design Power
(TDP) 65 Watt, yang lebih rendah dari generasi sebelumnya yang memiliki TDP 130 Watt.
Meskipun demikian, beberapa model memiliki nilai TDP yang berbeda seperti model 5160 meng-
gunakan 80 Watt atau model 5148LV sebesar 40 Watt.
Semua Woodcrest mendukung arsitektur x86-64 (EM64T), XD-bit, dan teknologi virtualisasi,
dengan fitur demand-based switching (khusus pada Intel Xeon 5140). Woodcrest memiliki 4096
kilobyte cache level 2 yang digunakan bersama-sama oleh setiap inti prosesor.
Meneruskan tujuannya dalam mengeluarkan prosesor quad-core untuk server dan produk-produk
lainnya lebih awal dari jadwal, Intel Corporation meluncurkan dua prosesor quad-core Intel Xeon.
Prosesor-prosesor terbaru ini akan menampilkan kombinasi kinerja dan efisiensi daya yang luar bi-
asa, seiring dengan strategi harga untuk membawa industri enterprise ke sistem multi-core. Prosesor
Intel Xeon X5365 dan L5335 juga memiliki kemampuan virtualisasi terbaru.
Dirancang untuk perusahaan-perusahaan yang menjalankan aplikasi-aplikasi server dan workstation
penting, prosesor Intel Xeon X5365 merupakan prosesor pertama di industri yang memiliki prosesor
quad-core 3.0GHz dan mampu bekerja dengan paket daya standar 120 watt. Prosesor X5365 juga
memiliki front-side bus (FSB) dengan kecepatan 1333MHz.
Dengan kemampuan penyerapan energi yang dimiliki oleh prosesor Intel Xeon L5335, Intel
mengantarkan prosesor quad-core dengan performa lebih tinggi serta dirancang untuk server yang
memerlukan ruang optimal dan konsumsi daya lebih hemat. Prosesor ini mencakup clock speed 2.0
GHz dan FSB 1333MHz dalam paket daya sebesar 50 watt.
“Intel terus berinovasi untuk mampu menjadi pemimpin dalam industri multi-core dengan menye-
diakan pilihan produk-produk quad-core bagi mereka yang menginginkan kinerja terbaik, konsumsi
daya lebih sedikit, dan berbagai keuntungan lainnya,” kata Kirk Skaugen, Vice President Intel Digit-
al Enterprise Group dan General Manager Server Platform Group, Kamis (23/08).
“Hukum Moore, desain silikon Intel, proses teknologi dan Core Microarchitecture membantu kami
dalam memberikan nilai tambah bagi pengguna dengan memberikan jenjang harga prosesor Xeon
dual-core terhadap clock frequency yang lebih sesuai dengan adopsi pasar terhadap quad-core.”
Prosesor-prosesor ini sesuai untuk menjalankan aplikasi desain secara terus menerus dan transaksi
analisis, meningkatkan kinerja rendering dan mengatur analisis industri secara lebih cepat seperti
pelayanan finansial. Kedua prosesor dapat dipindahkan secara mudah dan cocok dengan platform
server Intel lainnya yang sudah ada.
v Kemampuan Tambahan
Intel juga menambahkan kemampuan teknologi tinggi ke dalam prosesor Intel Xeon X5365 dan
L5335 untuk mempermudah virtualisasi dan lebih meningkatkan efisiensi daya. Sebagai tambahan
mengenai Intel Virtualization Technology, yang meningkatkan penghematan solusi virtualisasi dan
mampu memperoleh dukungan sistem operasi 64-bit, prosesor ini juga menampilkan prosesor lan-
jutan Virtualization Technology untuk penanganan gangguan yang telah diperbaiki dalam virtual-
isasi 32-bit dan sistem operasi Microsoft Windows.
Sebagai bagian dari usaha Intel untuk memastikan bahwa para pembuat sistem memperoleh kon-
sumsi daya yang efisien, serta para pengguna dapat terus mengatur konsumsi energi, prosesor-
prosesor ini dilengkapi dengan sistem baru – transparant energy smart technology yang mengur-
angi konsumsi daya sampai dengan 50 persen.

MACAM MACAM SOCKET INTEL PENTIUM


Socket 1
Socket 1 adalah socket yang kedua dari satu rangkaian socket baku yang diciptakan oleh Intel di
mana berbagai x86 mikro prosesor telah diisi. Socket 1 adalah suatu upgrade standard yang pertama
Intel's PGA socket dan yang pertama dengan suatu tujuan pejabat. Socket 1 dimaksudkan sebagai
486 socket upgrade, dan menambahkan satu ekstra untuk mencegah upgrade kemasukan/disisipi ke
dalam socket yang lebih tua. Socket 1 adalah suatu 169 peniti/lencana LIF/ZIF PGA ( 17x17)
socket yang pantas untuk 5-Volt, 16 sampai 33 MHz 486 SX, 486 DX, 486 DX2 dan DX4 Pengolah
Alat penambah kecepatan.

Socket 2
Socket 2 adalah salah satu dari rangkaian socket di mana berbagai x86 mikro prosesor telah diisi.
Socket 2 adalah suatu pembaharuan dari Socket 1 dengan menambahkan pendukungan untuk
Pentium Pengolah Alat penambah kecepatan. Socket 2 adalah suatu 238-pin penyisipan rendah yang
terkesan memaksa atau nol kekuatan penyisipan PGA socket dengan peniti/lencana mengatur, yang
diatur oleh suatu 19 oleh 19 panggangan. Socket pantas untuk 5-volt, 25 sampai 50 MHz 486 SX,
486 DX, 486 DX2, 486 DX4, DX4 Alat penambah kecepatan dan 63 atau 83 MHz Pentium
Pengolah Alat penambah kecepatan.

Socket 3
Socket 3 adalah suatu jenis socket CPU ke dalam mana berbagai x86 mikro prosesor telah
dimasukkan/disisipkan. Socket 3 biasanya ditemukan di samping/sepanjang suatu socket sekunder
yang dirancang untuk suatu math coprocessor memotong, dalam hal ini yang 487. Adanya Socket 3
diakibatkan oleh ciptaan Intel's mikro prosesor voltase lebih rendah. Suatu upgrade ke Socket 2,
mengatur kembali tataruang peniti/lencana Socket 2 dan menghilangkan satu peniti/lencana. Socket
3 adalah suatu 237-pin LIF/ZIF PGA ( 19x19) adalah socket yang pantas untuk yang 3.3 V dan 5 V,
25–50 MHz 486 SX, 486 DX, 486 DX2, 486 DX4, 486 Alat penambah kecepatan Dan Pentium
Pengolah Alat penambah kecepatan.
Socket 4

Socket 4 diperkenalkan pada tahun 1993, adalah socket CPU yang pertama dirancang untuk awal
Pentium pengolah. Socket 4 adalah satu-satunya 5 volt Pentium socket. Setelah socket 4 Intel
menswitch kepada yang 3.3 volt socket bertenaga mesin 5. Socket 4 mendukung suatu Pentium Alat
penambah kecepatan khusus, Yang mengijinkan menabrak 120 MHz ( untuk/karena yang 60 MHz
Pentium) atau 133 MHz ( untuk/karena yang 66 MHz Pentium).

Socket 5
Socket 5 telah diciptakan untuk generasi Intel Pentium pengolah yang kedua yang beroperasi pada
kecepatan dari 75 sampai 133 MHz seperti halnya Pentium Pengolah Alat penambah kecepatan
tertentu. Pentium MMX Pengolah bukanlah kompatibel dengan Socket 5. Terdiri dari 320 pins,Core
Voltase 3.3V , ini adalah socket yang pertama untuk menggunakan suatu array panggangan
peniti/lencana yang pada saat itu masih berjalan sempoyongan, atau SPGA. Disain ini mengijinkan
chip tersebut untuk menyematkan dan akhirnya jadilah semakin dekat spaced bersama-sama. Socket
5 telah digantikan oleh Socket 7.

Socket 6
Socket 6 adalah suatu 486-generation socket CPU, suatu versi modifikasi Socket yang semakin
umum. Intel merancang standar baru dan dekat dengan ujung pasar 80486's life, pada saat itu sedikit
motherboards telah diproduksi, terutama ketika Socket 3 standard telah cukup. Spesifikasi: 3.3 V
keluaran elektrik mendukung Intel [itu] 80486DX4 dan Pentium Alat penambah kecepatan 235
peniti/lencana ZIF socket.

Socket 7
Socket 7 adalah suatu phisik dan spesifikasi elektrik untuk suatu x86-style socket CPU pada suatu
motherboard komputer pribadi. Socket 7 menggantikan Socket yang lebih awal yaitu Socket 5, dan
menerima Pentium mikro prosesor yang dihasilkan oleh Intel, seperti halnya dapat dipertukarkan
dibuat oleh Cyrix/IBM, AMD, IDT dan orang yang lain. Socket 7 adalah satu-satunya socket yang
mendukung suatu cakupan luas CPU dari pabrik berbeda dan suatu cakupan luas kecepatan.
Perbedaan antar Socket 5 dan Socket 7 adalah bahwa Socket 7 mempunyai suatu peniti/lencana
ekstra dan dirancang untuk menyediakan voltase rel dipisah rangkap, sebagai lawan Socket 5 yang
memiliki voltase tunggal 5's. Pengolah yang menggunakan Socket 7 adalah AMD K5 dan K6, Cyrix
6x86 dan 6x86 MX, IDT WinChip, Intel Pentium ( 2.5V ke 3.5V, 75 sampai 200 MHz), Pentium
MMX ( 166 sampai 233 MHz), dan Teknologi Kenaikan Mp6. Socket 7 secara khas menggunakan
suatu 321-pin ( yang diatur seperti 19 oleh 19 peniti/lencana) SPGA ZIF socket atau 296-pin yang
sangat jarang ( yang diatur seperti 37 oleh 37 peniti/lencana) SPGA socket ASURANS. Suatu
perluasan Socket 7, Socket Hebat 7, telah dikembangkan oleh AMD untuk K6-2 mereka dan K6-III
pengolah untuk beroperasi pada suatu tingkat tarip jam lebih tinggi dan penggunaan AGP.

Socket 563
Socket 563 adalah suatu microPGA socket CPU digunakan eksklusif untuk low-power ( 16 W dan
25 W TDP) Athlon XP-M pengolah ( Model 8& 10). Kaleng Socket ini pada umumnya ditemukan
pada laptops dan memerlukan suatu low-power yang gesit di dalam suatu 563-pin khusus µ PGA
membungkus yang merupakan berbeda dari Socket A ( 453 peniti/lencana) paket menggunakan
untuk lain Athlon pengolah. Terdapat komputer desktop motherboards socket dilengkapi dengan
563. PCChips dikenal untuk mempunyai menjual seperti itu, M863G Ver3 ( benar-benar dibuat oleh
ECS), bundled dengan suatu socket 563 pengolah dan suatu heatsink.
Socket 754
Socket 754 adalah socket yang asli untuk Athlon AMD's 64 pengolah desktop. Kaitanya dengan
yang terbaru, pengenalan tentang tataruang socket lebih baru yaitu Socket 939 dan AM2, Socket
754 telah menjadi semakin " budget-minded" socket untuk menggunakan dengan AMD Athlon 64
atau Sempron pengolah. Di dalam perbandingan, Socket 754 berbeda dengan Socket 939 pada
beberapa area: pendukungan untuk pengontrol memori saluran tunggal ( 64-bits lebar/luas) dengan
maksimum untuk 3 DIMMs ( tidak ada pendukungan saluran rangkap) menurunkan HyperTransport
mempercepat ( 800 MHz Bi-Directional, 16 alur data bit, atas dan ke arah muara) menurunkan luas
bidang data efektif ( 9.6 GB/s) menurunkan motherboard biaya pabrikasi Walaupun AMD telah
mempromosikan Socket 754 sebagai platform anggaran pada [atas] desktop dan mendukung
pertengahan dan mutakhir para pemakai untuk menggunakan Socket 939 ( dan baru-baru ini Socket
Am2) sebagai gantinya, Socket 754 untuk sekali waktu ketika solusi mutakhir AMD's untuk
aplikasi yang gesit yaitu: tidak ada Socket 939 Athlon 64 CPUs sudah pernah menjual sebagai
pengolah gesit, terkecuali sedikitnya HP tersebut dengan zv6000 rangkaian. Socket S1 telah
dilepaskan dan ditujukan untuk menggantikan Socket 754 pasar yang gesit melalui/sampai
pendukungan nya untuk inti yang rangkap CPUs dan DDR2 PENUMBUR.

Socket 939
Socket 939 adalah suatu socket CPU yang dilepaskan oleh AMD pada bulan Juni 2004 untuk
menggantikan Socket yang sebelumnya 754 untuk Athlon 64 pengolah. Socket 939 telah digantikan
oleh Socket Am2 pada bulan Mei 2006. Socket 754 adalah socket yang kedua, merancang untuk
AMD64 cakupan pengolah AMD's. Socket 754 telah dibuat dan tersedia pada bulan Juni 2004 dan
yang digantikan oleh Socket Am2 pada bulan Mei 2006. AMD telah mengurangi produksi socket ini
untuk memusatkan pada platform sekarang dan yang akan datang. Kedua-Duanya tunggal dan dual-
core pengolah telah dihasilkan untuk socket ini di bawah Athlon 64, Athlon 64 FX, Athlon 64 X2,
Sempron dan Opteron menyebut. Opteron 185 dan Athlon 64 FX-60, kedua-duanya meliputi suatu
2.6 GHz jam mempercepat dan 1 MB Ukur 2 tempat menyembunyikan saban inti, adalah dual-core
pengolah yang paling cepat menghasilkan untuk socket ini. Fx-57 menjalankan sedikit lebih cepat
pada 2.8GHz, tetapi sebagai pengolah berinti tunggal, tidak akan diharapkan ke outperform di
dalam pemakaian normal, dan mendukung saluran rangkap DDR SDRAM memori, dengan 6.4
GB/s luas bidang memori. Socket 939 pengolah mendukung 3DNow, SSE2, dan SSE3 ( revisi E
atau kemudian) instruksi menetapkan. Mempunyai satu HyperTransport mata rantai 16 lebar bit
yang mempunyai kecepatan seperti 2000 MT/s. Pengolah yang menggunakan socket ini mempunyai
64KB masing-masing Tingkatan 1 instruksi dan tempat menyembunyikan data, dan baik 512KB
maupun 1 MB Ukur 2 tempat menyembunyikan.

Socket 940
Socket 940 adalah suatu 940-pin socket untuk 64-bit AMD pengolah server. Socket seluruhnya
ditutup dengan antaran, kecuali empat peniti/lencana kunci yang digunakan untuk membariskan
pengolah [itu]. AMD Opterons dan yang lebih tua AMD Athlon 64 FX ( FX-51) Socket penggunaan
940. Diharapkan menjadi platform server, pengolah yang menggunakan socket ini hanya menerima
memori dicatatkan, sebab, di dalam server, kesalahan memori adalah lebih sedikit bisa diterima dan
menyebabkan lebih damage. Penggunaan Socket umum 940 adalah Pasar Server. Socket Rangkap
940 menggunakan 200-series Opterons. Four-socket atau eight-socket penggunaan 800-series
Opterons. Socket 940 platform dirancang untuk tenaga mentah dan ketelitian profesional, yang
bukan bleeding-edge capaian berjudi. Di samping mempunyai nikmati yang sama jumlah
peniti/lencana, Socket 940 dan AM2 bukanlah pin-compatible. Socket 940 pengolah tidak akan
cocok tetapi suatu AM2 socket cocok dan sebaliknya. Alasan untuk ini adalah sebab semua 64-bit
AMD pengolah, tidak sama dengan semua Intel pengolah sekarang, meliputi kemampuan
manajemen memori bukan sebagai suatu chip terpisah pada motherboard.

Socket A
Socket A ( juga dikenal sebagai Socket 462) adalah socket CPU dinggunakan untuk AMD pengolah
berkisar antara Athlon Thunderbird kepada Athlon XP/MP 3200+, dan AMD pengolah anggaran
yang mencakup Duron dan Sempron. Socket adalah suatu yang mendukung AMD Geode NX
dengan menempelkan pengolah ( yang diperoleh dari Athlon yang gesit Xp). Socket adalah suatu
nol penyisipan memaksa array panggangan peniti/lencana mengetik dengan 453 peniti/lencana
( sembilan peniti/lencana direncanakan socket tersebut untuk mencegah penyisipan Socket yang
kebetulan 370 CPUs). Sisi Medan bus frekwensi mendukung untuk AMD Athlon XP dan Sempron
adalah 133 MHz, 166 MHz, dan 200 MHz. AMD tidak merekomendasikan bahwa massa suatu
Socket CPU yang lebih dingin melebihi 300 gram ( 10.6 ons). lebih dingin lebih berat bisa
mengakibatkan kerusakan dan mati ketika sistem tidaklah dengan baik ditangani. Socket Adalah
suatu telah dihentikan menuju ke Socket 754, Socket 939, dan baru-baru ini Socket Am2, kecuali
penggunaannya dengan Geode NX pengolah. Bagaimanapun, mikro prosesor dan motherboards dari
banyak orang penjual masih tersedia.

Socket S1
Socket S1 adalah jenis socket CPU yang digunakan oleh AMD untuk Turion 64, Athlon 64
Sempron Pengolah kemudahanya dan gesit, yang debuted dengan inti yang rangkap Turion 64 X2
CPUs pada 17 Mei 2006. Socket S1 mempunyai 638 peniti/lencana, dan menggantikan Socket yang
ada 754 untuk laptops. Socket S1 telah diharapkan desktop itu motherboards akan nampak
menggunakan Socket S1, banyak yang menggunakan Pentium tersebut dengan Socket M 479
ditawarkan. Socket S1 meliputi pendukungan untuk dual-channel DDR2 SDRAM, dual-core yang
gesit CPUs, dan virtualisasi teknologi, untuk bersaing dengan Intel yang gesit Inti 2 rangkaian
pengolah. Socket S1 menjadi bagian dari generasi socket CPU, sekarang AMD's bersama dengan
Socket F ( server) dan Socket Am2 ( Desktop). Selagi dokumentasi teknis siap tersedia untuk
generasi AMD socket pengolah lebih awal, Socket " S1G1 Pengolah Lembar Data Fungsional"
( AMD nomor jumlah dokumen 31731) belum dibuat di depan umum tersedia.

Socket 8
Socket 8 socket CPU telah digunakan eksklusif dengan Intel Pentium Yang ahli dan Pentium II
Pengolah Komputer Alat penambah kecepatan. Intel menghentikan socket 8 menuju ke Slot 1
dengan pengenalan tentang Pentium II. Socket 8 mempunyai suatu socket segi-empat unik dengan
387 peniti/lencana. Ini mendukung suatu FSB kecepatan berkisar antara 60 sampai 66 MHz, suatu
voltase dari 2.1 sampai 3.5 V, dan mendukung untuk Pentium Yang ahli dan Pentium II Alat
penambah kecepatan CPUs. Socket 8 juga mempunyai suatu peniti/lencana unik arragement
mempola. Satu separuh socket mempunyai peniti/lencana di (dalam) suatu PGA panggangan,
separuh penggunaan lain adalah suatu SPGA panggangan.

Socket 370
Socket 370 ( juga mengenal sebagai PGA370 socket) adalah suatu format socket CPU umum yang
pertama yang digunakan oleh Intel untuk Pentium III dan Celeron pengolah untuk menggantikan
Slot yang lebih tua 1 CPU menghubungkan pada komputer pribadi. Yang " 370" mengacu pada
banyaknya lubang di socket untuk peniti/lencana CPU. Socket Modern 370 perabot pada umumnya
ditemukan pada Mini-ITX motherboards dan menempelkan sistem. Socket 370 mula-mula
digunakan untuk Intel Celeron, tetapi kemudiannya menjadi socket/platform untuk Coppermine dan
Tualatin Pentium III pengolah, seperti halnya Via-Cyrix Cyrix III, kemudiannya merubah kembali
namanya menjadi VIA C3. Beberapa motherboards Socket digunakan itu 370 pendukungan Intel
pengolah di dalam bentuk wujud CPU rangkap. Orang yang mengijinkan penggunaan suatu Socket
370 atau Slot 1 CPU, walaupun tidak pada waktu yang sama. Walaupun tidak secara elektris dapat
dipertukarkan, socket juga sudah digunakan beberapa komputer non-x86. Matahari Microsystems
menggunakan Socket 370 untuk beberapa model UltraSPARC CPU mereka, selagi Umax
membungkus kembali PowerPC 603e di dalam Socket 370 untuk sebagian dari Macintosh mereka
clones. Berat suatu Socket 370 CPU yang lebih dingin mestinya tidak melebihi 180 gram. lebih
dingin lebih berat bisa mengakibatkan kerusakan dan mati ketika sistem tidak di-handled dengan
baik. Platform ini tidaklah secara keseluruhan usang, tetapi penggunaannya hari ini terbatas pada
aplikasi khusus, digantikan oleh Socket 423/478/775 (karena Pentium 4 dan Inti 2 pengolah). Via
sekarang masih memproduksi Socket 370 pengolah tetapi merasa terikat dengan berpindah tempat
garis pengolah mereka ke paket array panggangan peluru/bola.

Socket 423
Socket 423 adalah suatu socket CPU dinggunakan untuk Pentium yang pertama 4 pengolah,
berdasar pada Willamette inti. Socket adalah berumur pendek, seperti menjadi nyata bahwa itu
disain elektrik membuktikan bahwa tidak cukup untuk meningkat jam mempercepat di luar 2.0
GHz. Intel memproduksi chip yang menggunakan socket ini untuk kurang dari satu tahun, dari
November 2000 ke Agustus 2001. Socket 423 telah digantikan oleh Socket 478. " Powerleap Pl-
P4/N" adalah suatu alat untuk mengembangkan dalam wujud suatu orang yang mengadaptasikan
socket yang membiarkan penggunaan socket 478 pengolah pada socket 423.

Socket 478
Socket 478 adalah suatu jenis socket CPU menggunakan untuk Pentium Intel's 4 dan Celeron
rangkaian CPUs. Socket 478 telah dihapus bertahap dengan peluncuran LGA775. Socket 478 telah
digunakan untuk semua Northwood Pentium 4s dan Celerons, yang pertama Prescott Pentium 4s,
dan beberapa Willamette Celerons dan Pentium 4s. Socket 478 juga mendukung Prescott Celeron
D, dan awal Pentium 4 Pengolah Edisi Ekstrim dengan 2MB L3 tempat menyembunyikan. Socket
telah diluncurkan dengan Northwood inti untuk bersaing dengan 462-pin AMD's Socket dan mereka
mengelolaAthlon XP. Socket 478, yang berakomodasi tinggi dan low-end pengolah, juga
penggantian untuk Socket 423, suatu Willamette yang socket pengolah tinggal mencari-cari hanya
suatu waktu pendek/singkat. Motherboards itu menggunakan pendukungan socket ini DDR,
RDRAM, dan dalam beberapa hal SDRAM. Bagaimanapun, mayoritas DDR didasarkan. Awal
motherboards mendukung hanya RDRAM. Bagaimanapun, RDRAM adalah dibandingkan sungguh
mahal ke DDR dan SDRAM dan konsumen menuntut suatu alternatif. Revisi kemudiannya ke
chipsets Socket pendukung itu 478 FSB kecepatan yang lebih tinggi ditambahkan, DDR kecepatan
lebih tinggi, dan pendukungan untuk saluran rangkap DDR. Seperti Socket yang sebelumnya 423,
Socket 478 didasarkan pada Teknologi Tingkat tarip Data Alun alun segi empat Intel's.

Socket 479
Socket 479 adalah socket CPU untuk Intel Pentium M dan Celeron M, pengolah gesit yang secara
normal yang digunakan laptops, seperti halnya Tualatin-M Pentium III pengolah. Pejabat yang
menamai dengan Intel adalah mFCPGA dan mPGA479M. Di samping yang 479, Pentium M
Pengolah untuk socket ini hanya digunakan 478. Menggunakan suatu pin-arrangement yang elektrik
berbeda dari socket 478, menggunakannya mustahil untuk menggunakan suatu Pentium M di dalam
suatu normal 478, namun Pentium M sesuai dengan dengan mesin di dalam suatu Socket 478.
Karena alasan ini Asus membuat suatu meneteskan ke dalam ( CT-479) yang biarkan menggunakan
socket 479 pengolah di dalam terpilih Asus boards. Yang sekarang ini, satu-satunya chipsets untuk
Pentium M adalah Intel 855GM/GME/PM, Intel 915GM/GMS/PM dan Intel 6300ESB. Selagi Intel
855GME chipset mendukung semua Pentium M CPU's, Intel 855GM chipset tidak mendukung
90nm 2MB L2 tempat menyembunyikan ( Dothan inti) models. Baru-baru ini, Intel telah
melepaskan suatu socket baru 479 dengan suatu pinout ditinjau kembali untuk Pengolah Inti nya,
Socket yang disebut M. Socket ini mempunyai penempatan satu peniti/lencana mengberubah dari
Socket yang asli 479 dalam rangka membuat pengolah yang berbeda tidak cocok/bertentangan
dengan socket yang salah itu. Socket M mendukung suatu 667 MT/s berhadapan sisi bus dengan
Intel 945PM/945GM chipsets.

Socket 603
Socket 603 adalah suatu socket motherboard untuk Xeon pengolah Intel's. Socket 603 telah
dirancang oleh Intel sebagai Nol penyisipan memaksa socket yang diharapkan untuk stasiun-kerja
dan platform server. Berisi 603 kontak yang arrayed tentang pusat socket, masing-masing kontak
mempunyai suatu 1.27mm melemparkan dengan array peniti/lencana reguler, untuk kawin dengan
suatu 603-pin paket pengolah. catatan salinaan Intel's memberikan ciri-ciri Socket 603 dari Socket
604 biaya rendah, resiko rendah, volume tinggi sempurna manufacturable, dan multi-sourceable.
Semua Socket 603 pengolah menggunakan suatu bus kecepatan 400 MHz dan telah dihasilkan di
dalam yang manapun suatu 180 nm proses, atau 130 nm proses. Socket 603 pengolah dapat
dimasukkan/disisipkan ke dalam Socket 604 yang dirancang motherboards, tetapi Socket 604
pengolah tidak bisa dimasukkan/disisipi ke dalam Socket 603 yang dirancang motherboards dalam
kaitan dengan satu peniti/lencana tambahan. Sekarang ini, Socket 603 pengolah terbentang dari 1.4
GHz 3 GHz. Sekarang ini, tidak ada Socket 604 pengolah diproduksi dengan Intel's " MP" tujuan,
selagi Socket beberapa 603 pengolah mempunyai menerima " MP" tujuan. " Mp" hampir kecepatan
pengolah adalah pemasukan dari suatu L3 tempat menyembunyikan untuk menaikkan tegangan
capaian di dalam multi-processor komputer, bagaimanapun, beberapa socket 604 pengolah kini
sedang dihasilkan dengan penambahan dari suatu L3 tempat menyembunyian yang atas 16 MB.

Socket 604
Socket 604 adalah suatu motherboard socket untuk Xeon pengolah Intel's. Socket 604 telah
dirancang oleh Intel sebagai Nol Socket Kekuatan Penyisipan yang diharapkan untuk stasiun-kerja
dan platform server. Berisi 604 kontak yang arrayed tentang pusat socket, masing-masing kontak
mempunyai suatu 1.27mm melemparkan dengan array peniti/lencana reguler, untuk kawin dengan
suatu 604-pin pengolah package. Socket 604 pengolah menggunakan suatu bus kecepatan yang
manapun 400, 533, 667, 800, atau 1066 MHz dan telah dihasilkan di dalam yang manapun suatu
130 nm memproses, 90 nm memproses, 65 nm proses atau 45nm proses. Socket 604 pengolah tidak
bisa dimasukkan/disisipikan ke dalam Socket 603 dirancang motherboards dalam kaitan dengan
satu peniti/lencana tambahan menjadi, tetapi Socket 603 pengolah dapat dimasukkan/disisipi ke
dalam Socket 604 dirancang motherboards, karena peniti/lencana yang ekstra slot tidak lakukan
apapun untuk suatu 603 CPU. Socket 604 pengolah terbentang dari 1.60 GHz melalui/sampai 3.50
GHz, dengan jam yang lebih tinggi menilai hanya menemukan antar NetBurst-based yang lebih
lambat Xeons. Sekarang ini Socket yang paling kuat 604 pengolah adalah 7400-series "
Dunnington".

Socket B
Socket B, juga dikenal sebagai LGA1366, akan menggantikan Socket desktop Intel's T ( biasanya
ditunjuk seperti LGA775) di dalam mutakhir dan segmen desktop capaian, juga menggantikan
server mengorientasikan Socket J ( LGA771) di dalam tingkat awal itu. LGA mewakili Array
Panggangan Daratan. Seperti pendahulunya, motherboard akan tidak punya lubang, tetapi
meletakkan/ menjepit titik-kontak sentuhan yang pada bagian bawah CPU. Satu-Satunya Intel
socket CPU masa depan dengan informasi yang berdasar fakta dan akurat yang tersedia adalah
Socket B ( LGA1366), diperkenalkan kwartal pertama 2008, seperti halnya CPUs themselves.

Socket J
Socket J, juga mengenal sebagai LGA 771, adalah suatu alat penghubung CPU diperkenalkan oleh
Intel pada tahun 2006. Digunakan pengolah server DP-capable paling terbaru Intel's, Dual-Core
Xeons codenamed " Dempsey" dan " Woodcrest" dan Quad-Core Clovertown, seperti halnya
generasi Inti yang baru 2 Pengolah ekstrim. Socket J mengacu pada pengolah yang now-cancelled
codenamed " Jayhawk", yang telah diharapkan ke tindakan pertama di samping/sepanjang alat
penghubung ini. Dimaksudkan sebagai pengganti ke Socket 604 dan mengambil banyak tentang
disain nya dari LGA 775

Socket P
Intel Socket P adalah penggantian socket pengolah yang gesit untuk Intel yang baru Inti 2 chip.
Mempunyai suatu 800 atau 1066 MT/s FSB, yang dapat diswitch ' masih diudara' ke 400MT/s
untuk. Diluncurkan pada 9 Mei , 2007, sebagai bagian dari Santa Rosa platform. Socket P
mempunyai 478 peniti/lencana, tetapi bukanlah pin-compatible dengan Socket M atau Socket 478.
Socket P adalah juga dikenal sebagai suatu 478-pin Fcpga mikro atau µ FCPGA-478.

LGA 775
Socket ini memperkenalkan suatu metoda yang baru, menghubungkan disipasi bahang ke
permukaan chip dan motherboard. Dengan LGA775, alat penghubung disipasi bahang dihubungkan
secara langsung kepada motherboard pada empat poin-poin, dibandingkan dengan koneksi
keduanya Socket 370 dan " clamshell" four-point koneksi Socket 478. Ini telah dilaksanakan untuk
menghindari bahaya yang dianggap panas sinks/fans pre-built komputer yang berkurang
pemindahan. LGA775 telah diumumkan untuk mempunyai kekayaan disipasi bahang lebih baik
dibanding Socket 478. Sebenarnya telah dirancang untuk menggantikannya tetapi Prescott inti
CPUs lebih panas dibanding yang sebelumnya Northwood-core Pentium 4 CPUs, dan ini pada
awalnya menetralkan keuntungan-keuntungan pemindahan kalor lebih baik. Semua LGA775
pengolah ( Pentium 4, Celeron, Inti 2 ( dan ekstrim) dan Alun alun segi empat Xeon) mempunyai
batas beban maksimum mekanis yang berikut yang tidak boleh terlewati perakitan sungap bahang,
mengirimkan kondisi-kondisi, atau penggunaan baku.
NGERAKIT COMPUTER
Meski di pasaran ada banyak merk processor yang banyak beredar, namun kami mencoba
menyempitkan pilihannya dengan membaginya menjadi dua bagian. Hal ini berdasarkan
ketersediaan dan kebutuhan. Bagian yang pertama adalah processor Intel Pentium 4 family dan
yang kedua AMD Athlon 64 Family.

Kedua merk processor tersebut merupakan merk yang paling banyak dicari dan digunakan oleh
kebanyakan orang dan keduanya memiliki beberapa fitur yang cukup berbeda. Di antaranya adalah
Intel menggunakan long instruction pipelines yang didesain menghasilkan skala kecepatan clock
supertinggi. Sedangkan pada AMD sendiri tidak menggunakan fitur tersebut, melainkan lebih
menggunakan fitur shorter Instruction pipelines yang menghasilkan efisiensi yang baik namun
sayangnya tidak bisa menghasilkan skala kecepatan yang tinggi. Untuk kalangan umum pastinya
kedua hal tersebut akan membingungkan, karenanya kami akan mencoba menjelaskan bagaimana
kelebihan dan kerurangan dari masing-masing merk processor.

Intel Pentium 4 Family


Biasa disebut Pentium 4. Meski dalam satu keluarga namun memiliki kecepatan yang berbeda-beda.
Demikian juga dengan socket yang digunakan. Versi terbanyak yang digunakan Pentium 4 adalah
menggunakan socket 478. Pada versi terbarunya telah menggunakan socket LGA 775 untuk
mendukung beberapa motherboard keluaran terbaru.

Prescott
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8
GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas
yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi
baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan
multiaplikasi dan gaming.

Pentium 4 Extreme Edition


Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah
menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache
ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit
CPU.

Pentium D
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di
antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan
FSB 800 MHz. Dengan L2 cache yang dimilikinya 2x1 Mb. Dengan dual-core, diharapkan mampu
melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini telah
dilengkapi dengan EMT64T (Extended Memory 64 Technology) yang mendukung operating system
dan aplikasi 64-bit.

Jika Anda tertarik untuk membeli processor keluaran Intel, agaknya jajaran processor Pentium D
adalah pilihan ideal. Dual-core dan dukungan 64-bit menjadi alasan utama. Karena ke depannya
semua aplikasi dan operating system akan menggunakan 64-bit. Di samping harga jual processor ini
terbilang cukup relevan, yaitu sekitar US$279.
AMD Athlon 64 Family
AMD memiliki tiga jenis processor dengan performa yang berbeda. Yaitu, Athlon 64 dan FX Series,
juga Sempron. Meski dari ketiganya memiliki basic teknologi yang sama, namun beberapa fitur dan
harga yang ditawarkan memiliki perbedaan yang cukup berarti.
Pada dasarnya, processor AMD Athlon 64 mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi terhadap
aplikasi yang menggunakan banyak floating point dan kebutuhan bandwidth yang besar. Mengapa
demikian?

AMD Athlon 64
Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory
single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua
menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah
barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki
L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz
sampai dengan 3,0 GHz.

Athlon 64 FX
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain
dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6
GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung
aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu
AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.

Core Logic Chipset

Seperti yang telah kami sebutkan di awal, salah satu bagian untuk memilih motherboard selain
menentukan processor yang digunakan, core logic chipset juga bagian yang tidak kalah penting
untuk dipertimbangkan. Mengapa demikian?

Jika diumpamakan sebuah motherboard adalah kota, maka core logic chipset merupakan pemerintah
local yang melakukan pengaturan alur informasi. Chipset memiliki tugas yang amat vital. Ia akan
memerintahkan apa yang harus dilakukan oleh port USB, juga menentukan seberapa cepat system
mengakses memory. Dengan demikian fungsi dari core logic chipset sangatlah penting untuk
menunjang kinerja komputer.

Sekarang ini, beberapa motherboard menggunakan dua skenario yang cukup berbeda. Skenario
pertama adalah motherboard yang didesain untuk processor Intel Pentium 4. Masih mengadopsi
cara lama, yaitu menggunakan memory controller yang tertanam di dalam chipset nortbridge.

Pada skenario ini, chipset pada motherboard bertugas sekaligus sebagai memory controller yang
merupakan mesin pengontrol untuk mengatur semua kebutuhan yang ada. Memory controller
terletak di dalam chipset northbridge yang berada dengan jarak yang relatif tidak terlalu jauh dari
processor. Tujuannya untuk menghasilkan bus bandwidth memory yang besar.

Skenario yang kedua adalah motherboard untuk AMD Athlon 64, Athlon 64 FX dan Athlon 64 X2
yang memiliki perbedaan jauh dengan Intel. Pada motherboard AMD Athlon 64, memory controller
tidak lagi terdapat pada nortbridge chipset, melainkan dipindahkan ke dalam processor.

Pada kondisi ini, bus memory controller bisa sama cepat dengan kecepatan core processor. Dengan
demikian, menjadikan sebuah pasangan gigahertz yang cepat sehingga mampu menghasilkan
kinerja yang jauh lebih cepat ketimbang skenario yang pertama.
Namun,ini bukan merupakan kemenangan secara mutlak, karena besarnya performa yang dimiliki
oleh AMD memiliki kekurangan dalam fleksibilitas.

Intel memang memiliki fleksibilitas yang cukup baik. Contohnya jika Anda sekarang membeli
processor Intel Pentium 4, Anda bisa menggunakan processor tersebut pada motherboard yang
menggunakan DDR400. Demikian juga untuk motherboard DDR2/800
bahkan untuk motherboard DDR3, yang akan segera diluncurkan.

Hal tersebut tidak terjadi jika Anda menggunakan processor AMD Athlon 64 ataupun 64 FX karena
controller-nya terikat pada satu teknologi memory saja. Sehingga Anda harus menyesuaikan
memory yang Anda gunakan sesuai dengan controller yang terdapat secara terintegrasi di dalam
processor.

Itulah salah satu alasan kenapa sampai sekarang ini AMD masih mengadopsi teknologi memory
DDR 400. Karena selain ingin tetap memberikan fleksibilitas terhadap konsumennya, AMD juga
beranggapan kemampuan bandwith memory yang dihasilkan DDR 400 masih mampu menangani
semua kebutuhan proses computing saat ini.

Meskipun semua chipset mengacu pada memory controller, namun core logic chipset sendiri
memiliki beberapa fungsi yang sangat penting. Yaitu performa USB, harddisk, dan seberapa cepat
PCI dan VGA slot (AGP atau PCIe x16) dapat mentransfer data.

Perkembangan Chipset Terakhir

Intel
Untuk Intel sekarang ini telah meluncurkan motherboard dengan chipset 955X dan 945P yang
mendukung DDR2/667, dan secara tegas meninggalkan DDR400. Namun pada chipset ini, hal yang
paling diunggulkan adalah kemampuan chipset mendukung fitur dual-core processor.

nVIDIA
Setelah sebelumnya sempat berseberangan dengan Intel, kini chipset nVIDIA bisa bersanding
dengan processor Intel. Dengan mencoba mengeluarkan chipset terbarunya yaitu nVIDIA nForce4
Intel Edition. Chipset serupa sebelumnya hadir untuk basis Athlon 64. Pada chipset tersebut telah
mendukung teknologi SLI dan dilengkapi dengan SATA 3 GB juga Firewall. Namun sayangnya,
belum ada kepastian dari nVIDIA, mengenai dukungan chipset tersebut untuk dual-core processor.

VIA
Meski produsen yang satu ini terbilang lambat mengembangkan teknologi ketimbang kedua
produsen yang telah kami sebutkan di atas, namun VIA telah mengeluarkan VIA PT984 Pro.
Keunikan chipset ini adalah dapat menjalankan video card PCI Express x16 juga AGP 8x.
Keduanya dapat berjalan secara simultan dan mendukung dual monitor. Namun, hal tersebut
berbeda dengan SLI. Karena pada konfigurasi SLI, mampu membagi
bandwidth data dari dua buah video card. Selain itu, VIA memberikan dua pilihan memory yaitu
DDR400 dan DDR2 667 sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya.
Setelah sebelumnya kami berikan beberapa tip untuk memilih processor, maka kami akan
memberikan juga kepada Anda bagaimana memilih chipset yang tepat.

- Hal pertama yang Anda harus perhatikan adalah jenis chipset yang digunakan. Jangan terkecoh
dengan nama-nama produk yang unik. Beberapa produsen sengaja menggunakan nama yang unik
untuk menarik pembeli. Namun tidak jarang hasil dan kinerja yang dimilikinya kurang sesuai
dengan namanya.

- Perhatikan kecepatan interkoneksi antara chipset northbride dengan southbridge. Kecepatannya


minimal menggunakan 133 MB/s. Beberapa produk terbaru sudah bisa mencapai 2 GB/s. Mana
yang harus dibutuhkan, itu adalah sebuah pertanyaan yang sulit. Untuk kebutuhan
‘normal’ 800 MB/s hingga 1 GB/s terbilang cukup memadai. Anda juga butuh
pertimbangan untuk konfigurasi chipset jika ada 4 PCI Express X1 dalam sebuah sourthbridge,
Anda akan membutuhkan 1-2 GB/s koneksi untuk mendukung bandwidth yang sesuai, namun jika
hanya ada X1 jalur yang terhubung langsung ke northbridge, maka interkoneksi tersebut belum
Anda butuhkan.

- Perhatikan chipset southbrigde, produsen motherboard dapat dengan mudah menukar chipset
tersebut dengan chipset yang lain. Dan jika hal tersebut terjadi, maka beberapa fitur yang dimiliki
akan lebih sedikit dan terbatas. Karenanya Anda harus memperhatikan
dengan benar.

- Sama halnya dengan memilih motherboard, untuk memilih chipset yang tepat Anda juga
membutuhkan second opinion untuk memberikan referensi yang tepat. Karenanya Anda bisa
mendapatkan dari beberapa review pada media tentang chipset tersebut agar Anda tidak menyesal di
kemudian hari.

Setelah semuanya kami jelaskan, maka tinggal Anda yang menentukan pilihan dan selamat
membangun komputer baru. Semoga dengan panduan ini, Anda tidak terjebak dalam memilih.

TIPS PEMASANGAN MOTHERBOARD

Memasang motherboard bukanlah sesuatu yang sulit. Tidak diperlukan ijasah ataupun kecerdasan
jenius untuk dapat melakukannya. Melainkan hanya perlu membutuhkan ketelitian dan kemauan.
Untuk melakukan hal tersebut, akan kami berikan panduan untuk Anda.

1. Perhatian khusus untuk jumper.


Sampai sekarang ini memang tidak ada standar layout untuk jumper pada motherboard. Hal ini
dikarenakan industri produsen motherboard, memiliki desain layout tersendiri. Meskipun tidak
mencolok antara masing-masing produsen. Namun, untuk Anda yang baru kali pertama memasang
motherboard, kami sarankan untuk membaca buku manualnya. Karena tidak semua produk
motherboard, memiliki penjelasan text yang tertera jelas pada PCB motherboard. Jangan menebak-
nebak untuk hal ini.

2. Teknologi sekrup.
Cukup sulit untuk menentukan kategori yang tepat untuk hal ini. Sebelum memasang motherboard,
kebanyakan casing dilengkapi sekrup yang cukup banyak. Optimalkan penggunaannya. Usahakan
semua titik lubang pengikat motherboard terpasang sekrup. Dengan demikian, motherboard dapat
terpasang dengan lekat di casing. Namun tentunya jangan asal pasang. Sesuaikan panjang dan
ukuran sekrup sesuai dengan lubang yang digunakan.
3. Gunakan I/O Shield.
Sebuah plat besi yang berfungsi untuk menutup celah yang terdapat antara input/ouput konektor
dari motherboard. Dengan memasangkan plat besi tersebut, selain komputer akan terlihat rapi,
komputer juga akan lebih tertutup sehingga tidak dimasuki oleh kotoran atau serangga. I/O Shield
biasanya disediakan pada paket penjualan sebuah motherboard. Bentuknya yang spesifik,
disesuaikan dengan ketersedian I/O pada produk motherboard yang bersangkutan. Sebaiknya jangan
menggunakan I/O shield untuk motherboard lain, karena dapat menghalangi I/O yang tersedia.

4. Pilih port yang tepat.


Asumsi bahwa dengan memasangkan SATA atau PATA drive ke dalam sembarang konektor akan
membuat sistem Anda bisa booting. Beberapa motherboard menyediakan RAID controller untuk
SATA/PATA. Untuk ini, membutuhkan driver yang biasanya disertakan dalam sebuah disket. Anda
harus menginstalnya terlebih dahulu baru Windows XP Anda bisa booting. Anda juga harus
melakukan setting-an terlebih dahulu dari dalam BIOS dan mengalamatkan RAID untuk bisa
digunakan pada harddisk PATA.

5. Sesuaikan RAM.
Sebelumnya banyak orang yang mengatakan bahwa untuk menjalankan dual-channel, cukup dengan
cara memasang memory sesuai dengan warnanya. Jika Anda memasang memory pertama pada slot
berwarna biru, memory kedua pun harus demikian. Namun bagaimana jika motherboard tersebut
memiliki 4 slot memory dengan warna yang sama? Jawabannya bisa Anda temukan pada buku
manual motherboard tersebut. Jika Anda tidak mendapatkan konfigurasi yang tepat untuk dual-
channel memory tersebut, kemungkinan besar sistem akan mengalami penurunan kinerja yang
cukup signifikan.

6. Gunakan power konektor yang sesuai.


Pada motherboard keluaran terbaru menggunakan konektor yang berbeda dengan yang terdahulu.
Oleh karena itu, pasang semua konektor power yang ada sesuai dengan yang terdapat di
motherboard, jangan pernah menggabungkan dua power ke dalam satu konektor, karena bisa
menyebabkan kerusakan yang fatal.

7. Pemasangan processor.
Ini adalah bagian yang tersulit dalam pemasangan motherboard. Karena jika Anda salah
memasangnya bukan tidak mungkin processor Anda akan rusak. Pada motherboard lama, Anda
membutuhkan alat bantu obeng untuk melepaskan pengait heatsink. Dan tak sedikit yang memiliki
tingkat kesulitan yang tinggi. Karenanya jika Anda masih menggunakan motherboard dengan
socket lama (Socket A, dan socket 478) harus berhati-hati. Pada motherboard sekarang (socket 775,
754, dan 939) bisa dibilang bisa langsung dipasang tanpa harus menggunakan alat bantu obeng.
Pengait heatsink jauh lebih mudah dioperasikan, dibanding processor jaman dulu.
SEKILAS MENGENAI PROSSESOR DAN MEMORY

Sebelum kita membeli perangkat dan merakit komputer terlebih dahulu kita harus merancang atau men-
etukan konfigurasi komputer yang akan dirakit sesuai dengan kebutuhan kita. Dengan kata lain komputer
yang kita rakit yang dibutuhkan umpamanya komputer dipakai untuk aplikasi pengolah kata, disain grafis,
multi media, dan untuk aplikasi data base kepegawaian atau perkantoran perusahaan dll. karena masing-
masin akan membutuhkan perangkat keras yang berbeda.Kemudian juga harus dipertimbangkan kemungk-
inan untuk meningkatkan kemampuan komputer atau upgrade.

Komponen atau perangkat keras yang harus dipersiapkan dan dirancang diantaranya adalah; prosesor dan
memori, mainboard atau mother board, card expansi, disk drive, casing dan perangkat keras penunjang
komputer lainnya. Central Prosesor Unit (CPU) dan Memori

Central Prosesor Unit CPU adalah merupakan otak dari komputer, semakin tinggi kecepatan prosesor se-
makin tinggi kecepatan kerjanya, sedangkan memori merupakan tempat atau ruang pengolahan data serta
tempat menjalankan sistem aplikasi, semakin besar kapasitas memori akan semakin besar pula data yang
dapat diolah dan semakin banyak sistim aplikasi yang mampu dijalankan oleh komputer. Jadi prosesor dan
memori dijadikan sebagai ukuran kecanggihan komputer yang akan kita rakit.

Kecepatan CPU dipengaruhi oleh tiga faktor utama:


1. Kecepatan Internal (Internal Bus) : yaitu dalam bahasa pasar dikenali sebagai CPU speed. Kece-
patan 1GHz, 2GHz dan sebagainya merujuk kepada kecepatan inetrernal. Semakin tinggi maka se-
makin cepatlah data tersebut diproses
2. Kecepatan eksternal (External Bus) : merupakan kecepatan eksternal CPU harus disokong
dengan kecepatan motherboard. Ia juga dikenali sebagai Front Bus. Sekiranya eksternal Bus untuk
CPU tersebut adalah 400MHz maka motherboard harus mempunyai kecepatan Bus yang sama. Ek-
ternal Bus berbeda diantara CPU yang berlainan. Semakin tinggi kecepatan eksternal bus maka
prestasi komputer meningkat. Internal Bus boleh diibaratkan seperti highway 10 lorong, manakala
External Bus pula adalah jalan jalur keluar highway yang hanya mempunyai 2 lorong. Walau besar
atau lajunya suatu kederaan di highway, bila tiba lajur keluar kenderaan tersebut terjadi kemacetan.
Bayangkan sekiranya lorong lajur hanya satu lorong, maka kesesakkan akan berlaku bukan saja
dilorong lajur keluar malah akan menyebabkan highway yang besar akan mengalami kemacetan.
Jadi adalah perlu mempunyai External Bus yang besar untuk memastikan tidak akan terjadi
kemacetan. Dari Tabel berikut dapat dilihat bahwa Pentium IV mempunyai kecepatan External Bus
yang paling tinggi iaitu 400MHz sehingga 533MHz. Jadi tentulah CPU Pentium IV menjadi pilihan
yang tepat untuk pemakai komputer yang mementingkan kecepatan.
[Jenis CPU ][Internal Bus] [External Bus ]
Intel celeron, 850MHz – 2.2GHz, 66 – 100MHz 400MHz (1.7GHz keatas)
Intel pentium 3, 450MHz – 1.33GHz , 133MHz
Intel pentium 4, 1.7 – 3.06 GHz, 400 – 533 MHz
AMD Duron, 1.0 – 1.3GHz, 200MHz
AMD Athlon, 1700+ – 2800+, 266 – 333MHz
3. Kapasitas memori Cache (Cache Memory)
Semakin besar kapasitas memori cache maka kemampuan CPU secara keseluruhan akan meningkat.
Fungsi utama memori cache adalah untuk menyimpan olahan data yang telah diproses oleh CPU.
Sekiranya terdapat olahan data yang sama, maka CPU tidak perlu memproses dari awal olahan data
tersebut. Cache juga berfungsi sebagai penimbal (buffer) diantara CPU dengan memori utama ker-
ana kecepatan cache lebih cepat. Sebagai contoh yang menunjukkan fungsi cache memainkan per-
anan penting di dalam kemampuan komputer. Coba lakukan pemasangan sistem operasi (operating
system) Windows 98 dengan memori cache L1 (internal cache) dan L2 (external cache) dimatikan.
Waktu pemasangan akan mengambil sekurang-kurangnya 3 jam berbanding sebelum memori cache
dimatikan hanya mengambil waktu 45 minit. Ini kerana setiap file di dalam bentuk cab (cabinet)
yaitu file tersebut telah dimampatkan (compress). File pertama dibuka agak lambat kerana perlu
mengetahui cara-cara untuk uncompress dan file seterusnya CPU tidak perlu lagi belajar cara-cara
untuk uncompress kerana telah tersedia disimpan di dalam memori cache. Sekiranya memori cache
dimatikan maka setiap file, CPU terpaksa memproses dari awal cara-cara untuk uncompress file
tersebut. CPU AMD Athlon dan Intel Pentium IV mempunyai kapasitas External cache yang sama.
Untuk itu, pilihan Intel Pentium IV adalah lebih sesuai kerana kecepatan internal dan external Penti-
um IV lebih pada saat sekarang sangat tinggi.
[Jenis CPU ] [Internal Cache (L1 Cache)] [External Cache(L2 Cache)
Intel celeron, 32 KB, 128KB
Intel pentium 3, 32KB, 256KB
Intel pentium 4, 12k µop + 8KB, 256KB
AMD Duron, 128KB, 64KB
AMD Athlon, 128KB, 256KB
Memori (Memory) :
Memori berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroper-
asi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan komputer tersebut.
Memori diukur dengan KB atau MB.
Jenis memori yang terdapat dipasaran diantaranya :
1. SIMM (Single in-line memory module)

Mempunyai kapasitasz 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286 se-
hingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC berasaskan
Pentium dan beroperasi pada 32 bit. Kecepatan dirujuk mengikuti istilah ns (nano second) seperti
80ns, 70ns, 60ns dan sebagainya. Semakin kecil nilainya maka kecepatan lebih tinggi. DRAM (dy-
namic RAM) dan EDO RAM (extended data-out RAM) menggunakan SIMM. DRAM menyimpan
bit di dalam suatu sel penyimpanan (storage sell) sebagai suatu nilai elektrik (electrical charge)
yang harus di-refesh beratus-ratus kali setiap saat untuk menetapkan (retain) data. EDO RAM se-
jenis DRAM lebih cepat, EDO memakan waktu dalam output data, dimana ia memakan waktu di
antara CPU dan RAM. Memori jenis ini tidak lagi digunakan pada komputer akhir-akhir ini .
2. DIMM (dual in-line memory module)

Berkapasitas 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini ber-
beda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja. Menyokong 64 bit penghant-
aran data. SDRAM (synchronous DRAM) menggunakan DIMM. Merupakan penganti dari DRAM,
FPM (fast page memory) dan EDO. SDRAM pengatur (synchronizes) memori supaya sama dengan
CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. dan terdapat dalam dua kecepatan iaitu 100M-
Hz (PC100) dan 133MHz (PC133).
3. DDR SDRAM (double-data-rate SDRAM)

Ciri-ciri DDR SDRAM sama dengan SDRAM, tetapi pemindahan data (data transfer) mendekati
kecepatan sistem jam (system clock) dan ini secara teori meningktkan kecepatan SDRAM. Dahulu
digunakan sebagai memori untuk card terpisah tetapi pada saat ini pabrik komputer membuatnya
pada modul memori untuk motherboard sebagai satu jalan alternatif untuk pengganti SDRAM yang
mempunyai 184 pin dan terdapat dalam tiga kecpatan yaitu 266MHz, 333MHz dan 400MHz.
4. DRDRAM (direct Rambus DRAM)

Dulu dikenali sebagai RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM di-
gunakan untuk CPU dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR
SDRAM tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga dikenali seba-
gai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64 bit. Pada saat ini
terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan RIMM (Rambus inline memory
module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar 4.2gb setiap saat pada kecepatan
1066MHZ.
Teknik Meningkatkan ukuran atau kapasitas Memori

Seperti yang diketahui memori terdapat dalam berbagai jenis, ukuran dan kecepatan, yaitu :
1. Pemasangan memori jenis SIMM 30 pin memerlukan empat keping untuk dapat beroperasi. Un-
tuk meningkatkan kapasitas memori, empat keping memori perlu ditambah.pada motherboard.
Motherboard untuk CPU jenis DX seperti 386DX dan 486DX mempunyai 8 slot, apabila mother-
board untuk CPU jenis SX seperti 386SX dan 486SX mempunyai 4 slot.
2. Memori jenis SIMM 72 pin memerlukan dua keping untuk dapat beroperasi. Oleh itu ia memer-
lukan tambahan memori sebanyak 2 keping untuk meningkatkan kapasitas memori. Motherboard
untuk Memori jenis DIMM 168 pin dan DDR SDRAM 184 pin hanya memerlukan sekeping untuk
beroperasi.
Kalau kita perhatikan, komputer yang ditingkatkan kapasitasz memori menunjukkan kemampuan
yang lebih baik. Membuka aplikasi atau memproses data akan menjadi lebih cepat.
Walaubagaimana pun kejadian ‘hang up’, ‘freeze’ dan ‘blue screen’ sering saja terjadi setelah pen-
ingkatan memori dilakukan. Ini disebabkan oleh :
1. Modul memori yang ditambah tidak mempunyai kecepatan yang sama dengan card memori yang
tersedia. Sewaktu membeli pastikan jenis memori dan kecepatannya apakah sama dengan card
memori. Bentu modul memori mungkin saja sama untuk setiap jenis tetapi mempunyai kecepatan
yang bebeda.
2. Modul memori menggunakan produk pabrik yang berbeda. Walaupun kita telah memastikan
modul memori yang dibeli adalah dari jenis dan kecepatan yang sama tetapi setiap produk mempun-
yai perbedaannya sendiri.
3. Kerusakkan static kerana kerusakakkan sewaktu proses pemasangan modul memori. Sewaktu
proses pemasangan kita mungkin telah memegang modul memori, tanpa menghindari diri dari
elektrik statik
Tabel Kecepatan dan Ukuran memori.
Merek, Kecepatan, Ukuran
Kingston, 266MHz, 128/256/512MB
Apacer, 266MHz, 128/256/512MB
Kingston, 333MHz, 256/512MB
Apacer, 333MHz, 256/512MB