Anda di halaman 1dari 14

Topik Sesi Ke Terapis Sasaran Ruang

: Stimulasi Persepsi : Perilaku Kekerasan : 3 (Mengontrol Perilaku Kekerasan Sosisal ) : 6 Orang Mahasiswa Praktek Profesi F.Kep Unand : 6 Pasien ruang Flamboran RSJ Prof. HB Saanin : Ruang TAK Rawat Inap Flamboyan RSJ Prof. HB Saanin Padang

A. TUJUAN 1. Umum : Klien dapat mencegah perilaku kekerasan 2. Khusus : a. klien dapat mengungkapkan keinginan dan permintaan tanpa memaksa b. klien dapat mengungkapkan penolakan dan rasa sakit tanpa kemaraha B. LANDASAN TEORITIS Perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik, baik kepada diri sendiri maupun orang lain (Yosep, 2007; hal, 146). Perilaku kekerasan adalah suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai seseorang secara fisik maupun psikologis (Depkes, RI, 2000 ; hal. 147 ) Pasien jiwa yang mengalami perilaku kekerasan umumnya tidak dapat mengendalikan kemarahannya dengan baik. Sehingga emosinya sangat labil dan membahayakan orang-orang yang ada di sekitarnya.Namun pada pasien jiwa dengan perilaku kekerasan yang sudah mampu bekerja sama dengan perawat hendaknya diajarkan tentang perilaku kekerasan yang pasien alami, mulai dari stimulasi penyebab kemarahannya, tanda dan gejala kemarahannya, yang dilakukannya saat marah atau perilaku kekerasannya, dan akibat dari perilaku kekerasan yang dilakukannya dan juga cara mencegah perilaku kekerasan baik dengan cara kegiatan fisik, interaksi sosial, kegiatan spiritual maupun dengan cara patuh minum obat agar perilaku kekerasan yang dilakukannya dapat terkendali dengan baik. Sehingga terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu sarana untuk mengendalikan terjadinya perilaku kekerasan (Yosep,2007). Penatalaksanaan klien dengan riwayat kekerasan dapat dilakukan salah satunya dengan pemberian intervensi terapi aktivitas kelompok latihan asertif. Terapi aktivitas kelompok latihan asertif merupakan salah satu terapi modalitas terapi keperawatan jiwa dalam

bentuk terapi kelompok dimana klien belajar mengkomunikasikan perasaan positif dan negative secara terbuka, jujur dan tidak menyakiti orang lain(Malinda,2011).

C. KRITERIA ANGGOTA KELOMPOK Berdasarkan pengamatan dan kajian status klien maka karakteristik klien yang dilibatkan dalam terapi aktivitas kelompok ini adalah: 1. Pasien rawat inap diruangan Flamboyan RSJ Prof. HB Saanin Padang 2. Pasien dengan masalah keperawatan perilaku kekerasan 3. Pasien kooperatif

D. PROSES SELEKSI Dalam menentukan klien yang akan mengikuti Tak Perilaku Kekerasan Sosial sesi 3 ini diperlukan perhatian dan pertimbangan. Persyaratannyaantaralain : 1. Klien yang tidak terlalu gelisah dan sudah ada menunjukkan rasa tenang 2. Klien yang biasa kooperatif dan tidak menggangu berlangsungnya terapi aktivitas kelompok 3. Klien tindak kekerasan yang sudah sampai tahap mampu berinteraksi dalam kelompok kecil 4. Kondisi fisik dalam keadaan baik 5. Klien yang mau mengikuti kegiatan terapi aktivitas 6. Klien yang dapat memegang alat tulis 7. Klien yang memiliki panca indra yang masih berfungsi dengan baik

E. URAIAN STRUKTUR KEGIATAN a. Hari / Tanggal b. Tempat Kegiatan c. Waktu Kegiatan d. Metode Kegiatan : Selasa, 18 Juni 2013 : Ruangan TAK Flamboyan RSJ Prof. HB Saanin Padang : 09.30 10.10 WIB :

Dinamika Kelompok Diskusi dan tanya jawab Bermain Peran / Stimulasi :

e. Anggota Kelompok Ny.Yessi Ny. Linda Tn.Asnil Tn.Aliman Tn.Super jet Tn. Rafli

F. MEKANISME KEGIATAN NO WAKTU 1 5 Menit KEGIATAN TERAPIS Perencanaan : a. Persiapan materi. b. Persiapan media/alat yang digunakan. c. Setting tempat terapis dan peserta. d. Pembagian tugas terapis. KEGIATAN PESERTA

30 Menit Pelaksanaan : a. Orientasi 1) Salam terapeutik. Terapis mengucapkan salam. Memperkenalkan terapis dan pembimbing ( jika ada ). 2) Evaluasi / Validasi. Menanyakan perasaan klien saat ini. Menanyakan kegiatan TAK sesi sebelumnya. 3) Kontrak. Menjelaskan topik dan tujuan kegiatan. Menyepakati kontrak waktu dan tempat kegiatan. Menjelaskan aturan main. b. Kerja 1) Melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan main, sebagai berikut : A. Mendiskusikan dengan klien cara bicara jika ingin meminta sesuatu dari orang lain. B. Menuliskan cara-cara yang disampaikan klien. C. Terapis mendemonstrasikan cara meminta sesuatu tanpa paksaan , yaitu Saya perlu/ ingin /minta...,yang akan saya gunakan untuk... D. Memilih dua orang klien secara bergilir mendemonstrasikan ulang cara pada poin C. E. Ulangi D. Sampai semua klien mencoba. F. Memberikan pujian kepada peran serta klien. G. Terapis mendemonstrasikan cara menolak dan menyampaikan rasa sakit hati pada orang lain, yaitu Saya tidak dapat melakukan... atau Saya tidak menerima dikatakan... atau saya kesal dikatakan seperti ...

Menjawab salam. Mendengarkan memperhatikan.

dan

Menjawab pertanyaan. Mendengarkan memperhatikan. Mendengarkan memperhatikan. dan dan

Mendengarkan memperhatikan

dan

Mengikuti kegiatan sesuai aturan main. Mendengarkan dan Memperhatikan

Memperhatikan Mencobakan Mendengarkan Mendemonstrasikan

Mendemonstrasikan

H. Memilih dua orang klien secara bergilir mendemonstrasikan ulang Mendengarkan cara pada poin D. I. Ulangi H, sampai semua klien Melaksanakan mencoba. antisipasi masalah yang J. Memberikan pujian pada peran ditemukan terapis (jika serta klien. ada). 2) Melaksanakan antisipasi masalah (jika ditemukan saat kegiatan berlangsung). 3 5 Menit Terminiasi : a. Evaluasi pencapaian tujuan. 1) Menanyakan perasaan klien setelah Mengungkapkan mengikuti TAK. pendapat. 2) Menanyakan pada klien ...... (terkait dengan kegiatan yang sudah dilakukan). 3) Memberikan pujian dan penghargaan atas jawaban yang benar. Mendengarkan b. Memberikan rencana tindakan lanjut. 1) Menganjurkan klien mengunakan Menyetujui / memberi kegiatan fisik dan interaksi sosial yang pendapat tentang asertif, jika stimulus penyebab perilaku rencana selanjutnya. kekerasan terjadi. 2) Menganjurkan klien melatih kegiatan fisik dan interaksi sosial yang asertif secara teratur dan memasukkannya kedalam jadwal kegiatan harian klien. c. Kontrak yang akan datang. 1) Menyepakati untuk belajar cara baru yang lain, yaitu kegiatan ibadah. 2) Menyepakati waktu dan tempat TAK berikutnya.

G. PENGORGANISASIAN KELOMPOK Leader : A.R.Yulia Sunarti , S.Kep

Co. Leader : Ega Pamesa , S.Kep Observer Fasilitator : Syarifah Uswatun Hasanah ,S.Kep : 1. Febyona Atzal Aditi ,S,Kep 2. Intan Putri , S.Kep 3. Nicke Asviranda Risbi ,S.Kep

PERILAKU PEMIMPIN / TERAPIS YANG DIHARAPKAN : Perilaku yang ditampilkan Leader (peran leader) 1. Memimpin jalannya proses TAK agar berjalan dengan baik 2. Memandu peserta untuk melakukan proses TAK dengan baik (sebagai role model). 3. Menyusun rencana aktifitas kelompok. 4. Mengarahkan kelompok dalam mencapai tujuan. 5. Memfasilitasi setiap peserta untuk mengespresikan perasaan, mengajukan pendapat dan memberikan umpan balik.

6. Memotivasi peserta untuk menggungkapkan pendapat dna memberi umpan balik 7. Mampu mengetasi masalah yang mungkin timbul dalam kelompok antar klien

Perilaku yang ditampilkan CO. Leader (peran Co. Leader) 1. Membantu Leader menyususn proposal 2. Bekerja sama dengan leader memfasilitasi peserta untuk berperan aktif serta memotovasi peserta 3. Menyampaikan informasi dari fasilitator kepada leader. 4. Mengingatkan leader bila diskusi menyimpang. 5. Membantu Leader melakukan TAK dan mengorganisir peserta.

Perilaku yang ditampilkan observer (peran observer) 1. Mengobsevasi setiap respon klien. 2. Mecatat setiap proses yang terjad dan semua perubahan prilaku peserta. 3. Memberikan umpan balik pada peserta.

Perilaku yang ditampilkan fasilitator (peran fasilitator) 1. Menfasilitasi peserta untuk berperan aktif 2. Memotifasi peserta untuk berperan aktif

Perilaku peserta yang diharapkan Klien mengikuti kegiatan dengan baik

H. MEDIA DAN ALAT Media dan alat yang dibutuhkan dalam kegiatan TAK. Papan Tulis / Flipchart/ white board dan alat tulis Buku Catatan dan pena Jadwal kegiatan klien

I. SETTING TEMPAT 1. Terapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran. 2. Ruangan nyaman dan tenang. Leader Anggota kelompok Fasilitator Observer

J. PROSES EVALUASI Evaluasi struktur Peserta terdiri dari 6 pasien Setting tempat berbentuk lingkaran dengan suasana tertib, tidak ada yang hilir mudik, peserta dan terapis duduk di tempat yang disediakan. Evaluasi proses Klien meminta izin bila ingin meninggalkan tempat selama kegiatan berlansung Klien memakai tanda pengenal selama kegiatan Klien melaksanakan TAK sesuai aturan

Evaluasi hasil Minimal 4 dari 6 klien mampu mengungkapkan keinginan dan permintaan tanpa memaksa Minimal 4 dari 6 klien dapat mengungkapkan penolakan dan rasa sakit hati tanpa kemarahan

K. PENUTUP Demikianlah proposal ini kami buat, semoga dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Padang, 14 Juni 2013 Ketua kelompok

EgaPamesa, S.Kep

Disetujui oleh :

Pembimbing akademik,

Pembimbing klinik,

Ns. DewiEkaPutri ,M.Kep ,Sp.Kep.J

Ns.Yondri Elva, S.Kep

K. PENUTUP Demikianlah proposal ini kami buat, semoga dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Padang, 14Juni 2013 Ketua kelompok

EgaPamesa, S.Kep

Disetujui oleh :

Pembimbing akademik,

Pembimbing klinik,

Ns. DewiEkaPutri ,M.Kep ,Sp.Kep.J

Ns.Syafrizal, S.Kep

K. PENUTUP Demikianlah proposal ini kami buat, semoga dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Padang, 14Juni 2013 Ketua kelompok

EgaPamesa, S.Kep

Disetujui oleh :

Pembimbing akademik,

Pembimbing klinik,

Ns. DewiEkaPutri ,M.Kep ,Sp.Kep.J

Wan Muharyati, S.Kp.MKM

K. PENUTUP Demikianlah proposal ini kami buat, semoga dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Padang, 14Juni 2013 Ketua kelompok

EgaPamesa, S.Kep

Disetujui oleh :

Pembimbing akademik,

Pembimbing klinik,

Ns. DewiEkaPutri ,M.Kep ,Sp.Kep.J

Ns.Yondri Elva, S.Kep

K. PENUTUP Demikianlah proposal ini kami buat, semoga dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Padang, 14Juni 2013 Ketua kelompok

EgaPamesa, S.Kep

Disetujui oleh :

Pembimbing akademik,

Pembimbing klinik,

Ns. DewiEkaPutri ,M.Kep ,Sp.Kep.J

Ns.Yulinofiarni, S.Kep

K. PENUTUP Demikianlah proposal ini kami buat, semoga dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Padang, 14Juni 2013 Ketua kelompok

EgaPamesa, S.Kep

Disetujui oleh :

Pembimbing akademik,

Pembimbing klinik,

Ns. DewiEkaPutri ,M.Kep ,Sp.Kep.J

Ns.Yulinofiarni, S.Kep

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK STIMULASI PERSEPSI : PERILAKU KEKERASAN SESI 3 : MENCEGAH PERILAKU KEKERASAN SOSIAL

OLEH : KELOMPOK C 12 FEBYONA ATZAL ADITI, S.Kep EGA PAMESA, S.Kep A.R. YULIA SUNARTI, S.Kep INTAN PUTRI, S.Kep NICKE ASVIRANDA RISBI, S.Kep SYARIFAH USWATUN HASANAH, S.Kep

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2013