Anda di halaman 1dari 1

Stroke merupakan salah satu penyakit degeneratif yang masih banyak diderita oleh penduduk di Negara maju maupun

penduduk di Negara berkembang. Stroke termasuk penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Stroke menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Data WHO menunjukkan ada 15 juta populasi terserang stroke setiap tahun di seluruh dunia dan terbanyak adalah usia tua dengan kematian rata-rata setiap 10 tahun antara 55 dan 85 tahun. (Goldstein,dkk 2006; Kollen,dkk 2006; Lyoyd-Jones dkk,2009). Meningkatnya jumlah penderita stroke dipengaruhi oleh modernisasi, dimana terjadi perubahan gaya hidup dan pola hidup, seperti meningkatnya konsumsi junk food dan fast food, meningkatnya tingkat stress penduduk, dan juga berbagai faktor lain seperti komplikasi dari penyakit lain, antaranya diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi. Di Indonesia, stroke merupakan penyakit nomor tiga yang mematikan setelah jantung dan kanker. Menurut survei tahun 2004, stroke merupakan pembunuh no.1 di RS Pemerintah di seluruh penjuru Indonesia. Menurut Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki), terdapat kecenderungan meningkatnya jumlah penyandang stroke di Indonesia dalam dasawarsa terakhir. Kecenderungannya menyerang generasi muda yang masih produktif. Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya tingkat produktifitas serta dapat mengakibatkan terganggunya sosial ekonomi keluarga. Meningkatnya kasus-kasus stroke pada usia muda disebabkan oleh tingkat stress yang tinggi dan kebiasaan pola hidup yang kurang sehat seperti sering mengkonsumsi makanan siap saji yang cukup banyak dan kurangnya olahraga Melihat tingginya peningkatan penderita stoke dari beberapa tahun terakhir, kelompok SGD A4 mengangkat tema tentang penyakit stroke untuk menambah wawasan dan pengetahuan kami mengenai penyakit stroke, serta faktor-faktor resiko yang memicu terjadinya penyakit ini.

Anda mungkin juga menyukai