Anda di halaman 1dari 62

BAB.

MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

STANDART KOMPETENSI : Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada saling temas KOMPETENSI DASAR : Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, proses dan kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem pencernaan makanan pada manusia dan hewan (misalnya ruminansia)

INDIKATOR Menjelaskan bahan-bahan yang diperlukan dalam makanan Menjelaskan kategori makanan sehat dan menu seimbang Menjelaskan cara menguji kandungan zat makanan berupa protein, lemak, glukosa amilum Menjelaskan struktur dan fungsi alat pencernaan makanan pada manusia Menjelaskan proses pencernaan makanan pada manusia misalnya karbohidrat, lemak dan protein Mengidentifikasi struktur, fungsi dan proses pencernaan makanan pada hewan dan manusia

A.

RINGKASAN MATERI 1. MAKANAN

Makanan adalah segala sesuatu yang dimakan dan berguna bagi tubuh. Manusia menurut jenis makanan yang digunakanya termasuk omnivora (pemakan segala). Makanan bagi tubuh merupakan sumber energi, sumber bahan untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel mati serta menambah cairan tubuh. Sehubungan dengan itu, bahan makanan harus mengandung : Protein Zat-zat sumber energi Lemak Karbohidrat Diperlukan dalam jumlah besar Air (H2O) Garam mineral Tidak menghasilkan energi dan diperlukan dalam jumlah sedikit Vitamin Karbohidrat - Unsur penyusunnya : C, H, O - Fungsi : penghasil energi (1 gram = 4,1 k.kalori). pembentuk senyawa organik lain (lemak, protein), menjaga keseimbangan asam dan basa. - Diserap dalam tubuh dalam bentuk glukosa, fruktosa, galaktosa - Dalam tubuh disimpan sebagai glikogen dalam otot dan hati. - Sumber : nabati (tumbuhan) yaitu : beras, gula, jagung, gandum, dll. - Jumlah kalori yang dipergunakan perhari tergantung pada jenis kelamin, umur dan jenis kegiatan. Protein - Unsur penyusunnya : C, H, O, N, kadang-kadang juga P, S - Fungsi : pembangun sel, penghasil kalori (1 gram = 4,1 k.kalori), menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, pembentuh darah (Hb), enzim dan hormon. - Bentuk akhir pemecahan dan siap diserap : asam amino - Kelebihan protein dalam tubuh tidak dapat disimpan, melainkan akan dikeluarkan melalui urine berbentuk ureum. Bila kekurangan protein mengakibatkan penyakit busung lapar. - Sumber - Hewani : daging, ikan , telur, keju, dan lain-lain MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 1

- Nabati : kacang-kacangan, gandum, dan lain-lain - Kebutuhan per hari rata-rata 1 gram/kg berat badan Lemak - Unsur penyusun : C, H, O - Fungsi : penghasil kalori terbesar (1 gram = 9,3 k.kalori), pelindung alat-alat tubuh (sebagai bantalan), pelindung tubuh dari suhu rendah, pelarut vitamin (A, D, E, K) - Bentuk akhir pemecahan dan siap diserap : asam lemak dan gliserol - Asam lemak yang dibutuhkan manusia ada 2 jenis : 1. Asam lemak jenuh : dapat disenyawakan sendiri dalam tubuh 2. Asam lemak tak jenuh : asam lemak yang harus didatangkan dari luar tubuh, misalnya : asam linolenat. - Kebutuhan per hari : 0,5 1 gram/kg berat badan. - Senyawa lemak dengan zat lain misalnya : fosfolipid dan sterol (steroid) - Sumber : - Hewani : daging, susu, ikan basah, mentega, telur, dan lain-lain. - Nabati : kelapa, kacang-kacangan, kemiri, apokat, dan lain-lain. Garam-garam Mineral - Merupakan zat pengatur dan pembangun - Terdiri atas : 1. Zat Kapur (Ca) o Fungsi : membentuk matriks tulang yang dipengaruhi oleh vitamin D dan fosfor, membantu proses penggumpalan darah, mempengaruhi penerimaan rangsang pada otot dan saraf o Kebutuhan : 0,8 gram per hari bagi orang dewasa o Kekurangan ion Ca dalam darah dapat menyebabkan kekejangan o Sumber : susu, telur, kacang-kacangan, makanan dari tulang 2. Fosfor (P) o Fungsi : membentuk fosfatid, yakni bagian penting dari plasma, penting untuk pemindahan sifat-sifat menurun, bersama Ca membentuk matriks tulang, untuk mengerutkan otot, mempengaruhi proses perombakan dan pembentukan tulang o Kebutuhan : 1 mg per hari o Sumber : jagung, ikan, kacang-kacangan o Penggunaan Ca dan P dalam tubuh diatur oleh kelenjar anak gondok 3. Besi (Fe) o Fungsi : komponen sitokrom dan komponen pembentukan Hb yang penting untuk mengikat O2 o Kebutuhan : 15 30 mg per hari o Akibat kekurangan : anemia o Sumber : sayur-sayuran 4. Fluor (F) o Fungsi : untuk menguatkan gigi o Akibat kekurangan : cariesdentis o Sumber : susu, kuning telur, dan otak 5. Jodium (I) o Fungsi : untuk pembentukan hormon tiroksin o Akibat kekurangan : gondok, mengurangi ketajaman pendengaran o Sumber : ikan laut, tiram, kerang 6. Natrium (Na) dan Klor (Cl) o Fungsi : penting dalam mengatur tekanan osmosis dalam tubuh. Cl sebagai komponen asam lambung (HCl) o Kebutuhan : 15 20 gram per hari o Sumber : garam dapur Vitamin Merupakan suatu senyawa kimia yang fungsinya khusus dan tidak dapat digantikan oleh bahan lain serta dibutuhkan dalam jumlah sedikit dan tidak menghasilkan energi Jika tubuh kekurangan vitamin menyebabkan penyakit defisiensi yang disebut avitaminosis. Fungsi umum vitamin : 1. Sebagai komponen ko-enzim yang penting dalam proses metabolism tubuh MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 2

2. Mempertahankan fungsi jaringan supaya normal 3. Berperan dalam pertumbuhan dan pembentukan sel Vitamin-vitamin yang diperlukan tubuh dapat dibagi atas : a. Vitamin-vitamin yang larut dalam air : B dan C b. Vitamin-vitamin yang larut dalam lemak : A, D, E dan K Vitamin Fungsi 1. Vitamin B1 (C12H17ON4S) - Metabolisme karboAneurin, thiamin, anti hidrat, penyerapan air, neuritik, anti beri-beri lemak 2. Vitamin B2 (C17H22O6N4) - Metabolisme ma-kanan, Riboflavin, laktoflavin pertumbuh-an, rangsang saraf mata 3. Vitamin B3 (C6H5NO2) - Pertumbuhan,metaNiasin, asam nikotin bolisme sel 4. Vitamin B6 (C8H12O3N) - Transaminasi, pemPiridoksin, adermin buatan darah 5. Asam Pantotenat - Membentuk ko-en-zim A (C9H17O5N) 6. Para amino asam ben- pertumbuhan ram-but zoat 7. Vitamin B11 (C19H19O6N7) - pembentukan sel darah Asam folin 8. Biotin (C10H16O3N2S) - pertumbuhan 9. Kolin 10. Vitamin B12 (C63H90O14N14) Faktor ekstrinsik, sianokobalamin 11. Vitamin C (C6H8O6) Askorbin, anti skorbut - pertumbuhan, bentukan sel darah Defisiensi - Beri-beri, neuritis, se-lera makan hilang, pertumbuhan terhenti - Keilosis, katarak, keratitis mata, pertumbuh-an terhenti - Pellagra, dermatitis, diare, demensia - Pellagra, anemia, obstipasi - Dermatitis - rambut rontok, uban - anemia pernisiosa - dermatitis Sumber - Ragi, kecambah, kulit ari, hati, telur, susu dan ginjal - Telur, hati, ragi, otak dan jantung - Hati, susu, kedelai, ragi dan bayam - Hati, ikan, daging, dan sayur - hati, daging, dan sayur - ragi, hati - hati, ginjal , dan sayuran

- ragi, beras, sayur-an, dan buah-buahan - gangguan pada kulit, - hati, beras ginjal, penimbunan lemak di sekeliling hati pem- - anemia pernisiosa - hati, ikan, dan susu

12. Vitamin A (C20H30O) Aseroftol, retinal, antiseroftal 13. Vitamin D (C28H44O) Ergosterol, kalsiferol, Antirakhitis, sterol 14. Vitamin E (C29H50O2) Tokoferol, anti sterilitas 15. Vitamin K (C31H46O2) Fikokinon, anti hemoraragia, menadion

- aktivator fermen, - skorbut, pendarahan - buah segar, sayur, hati pertumbuhan din-ding kulit, kerusakan sendi, dan ginjal kapiler darah, mudah sakit perut pembentukan ja-ringan pengikat se-luler - pertumbuhan epitel, - hemeralopia, bintik bi-tot, - mentega, hati, mi-nyak regenerasi rodop-sin, di seroftalmi, kerato-malasi, ikan, telur, susu, retina frinoderma tumbuhan berhijau daun dan terutama warna merah-kuning - mengatur kadar ka-pur- - rakitis, osteomalasi - minyak ikan, susu, fosfor, menga-tur mentega, ragi, ku-ning osifikasi telur - mencegah penda- - keguguran, mati em-brio, - kecambah, kuning telur, rahan, mengatur kemandulan, la-yuhnya susu, lemak, daging, ragi proliferensiasi sel otot-otot - pembentukan pro- - darah sukar membeku - sayuran, kecam-bah, trombin, perlu da-lam bakteri usus proses peng-gumpalan darah

Air (H2O) Dalam tubuh, air berperan sebagai bahan pelarut yang utama, bahan pengangkut, memelihara keseimbangan dalam tubuh bahkan juga sebagai bahan pembangun. Enzim MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 3

Penguraian (pencernaan) makanan menjadi sari makanan terjadi melalui reaksi kimia yang dibantu suatu katalisator yaitu enzim. Enzim adalah : suatu protein diberi nama menurut zat/senyawa yang dapat dipengaruhinya enzim yang dihasilkan dalam bentuk belum aktif disebut proenzim. Senyawa ini baru mampu bekerja setelah diaktifkan yang disebut dengan aktivator enzim akan rusak pada suhu dibawah 0oC enzim sifatnya spesifik dihasilkan dalam jumlah yang kecil. SISTEM ALAT PENCERNAAN Saluran pencernaan terdiri dari : a. Rongga Mulut Pada rongga mulut terdapat : 1. Gigi (dentis) Fungsinya : - Memotong, merobek, mengilas makanan - Alat berbicara - Membentuk wajah (estetika) Susunan geligi dewasa/tetap pada rahang atas dan bawah : - Gigi seri : 8 buah - Gigi taring : 4 buah - Geraham kecil : 9 buah - Geraham besar : 12 buah Rumus gigi : i 4/4, c 2/2, p 4/4, m 6/6 i = insisivus : gigi seri c = caninus : gigi taring p = praemolar : geraham kecil m = molar : geraham Bagian Gigi - Puncak (korona) : yang tampak dari luar - Leher (kolum) : yang berada di dalam gusi - Akar (rhadiks) : yang ada di dalam rahang Gigi dibangun oleh : - Lapisan email (putih dan keras) - Dentin - Pulpa (rongga gigi) yang di dalamnya terdapat pembuluh darah, dan urat saraf 2. Lidah Sangat berotot, tempat alat pengecap, permukaan atas kasar, permukaan bawah halus, membolak-balik makanan dan mendorong makanan waktu menelan 3. Kelenjar Ludah Mengeluarkan cairan ludah (saliva) untuk memudahkan menelan dan pencernaan, mengandung ptialin. Ada 3 pasang kelenjar, yaitu : Glandula parotis : dekat telinga Glandula sub maxillaris : di rahang bawah Glandula sub lingualis : di bawah lidah Ketiga pasang kelenjar tersebut menghasilkan 2,5 liter ludah setiap hari. Oleh enzim ptialin, makanan yang mengandung karbohidrat di dalam rongga mulut akan dirombak menjadi disakarida. Ptialin hanya bekerja sampai di kerongkongan karena dalam lambung sudah bereaksi dengan asam. b. Tekak (Pharinx) MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 4

Merupakan pertemuan saluran pernapasan antara rongga hidung dengan tenggorokan dan saluran pencernaan antara rongga mulut dan kerongkongan Lubang yang menuju tenggorokan disebut glottis dan ditutup oleh klep yang disebut epiglottis pada waktu proses menelan. Sedangkan internal nares ditutup oleh anak lidah (uvula) c. Kerongkongan Pangkal saluran pencernaan, berbentuk saluran lurus, dinding berotot polos yang tersusun memanjang dan melingkar, sehingga dapat menimbulkan gerak peristaltik. Pangkal berdinding otot rangka guna menelan makanan. d. Lambung Terletak di sebelah kiri rongga perut bagian atas dan tepat di bawah diafragma. Bagian-bagiannya : Kardiak : bagian atas berdekatan dengan hati Fundus : bagian tengah (membulat) Pilorus : bagian bawah dekat usus. Kelenjar dinding lambung menghasilkan getah lambung yang mengandung : Musin/lendir : melindungi dinding lambung dari pengaruh asam lambung Pepsinogen dan Renin Asam klorida (HCl) berperan sebagai : o Desinfektan o Aktivator pepsinogen pepsin Fungsi : Pepsin, mengubah protein proteosa dan pepton Renin untuk menggumpalkan kasein Pilorus sebagai bagian bawah dari lambung memiliki otot sfinkter yang mengatur turunnya makanan ke usus. Oleh usus yang bersifat alkali sfinkter terbuka dan oleh reaksi asam lambung segera menutup lagi. Dengan peristiwa ini, makanan masuk sedikit demi sedikit ke usus 12 jari yang pendek e. Usus Terdiri dari : 1 Usus Halus (Intestinum) Merupakan tempat terjadinya pencernaan dan penyerapan sari makanan. HCl dari lambung merangsang kelenjar dinding usus untuk menghasilkan : i) Hormon sekretin, untuk merangsang pengeluaran getah pancreas ii) Hormon kolesistokinin, guna merangsang pengeluaran empedu dari katung empedu (vesica felea) Usus 12 jari (duodenum) merupakan tempat bermuara : i) Saluran dari kantong empedu (vwsica felea) Empedu dihasilkan oleh hati, disimpan dalam kantong empedu, mengandung zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin) dan garam empedu yaitu natrium glikokolat dan taurokolat yang berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan butir-butir lemak menjadi emulsi, menolong daya absorbs lemak pada dinding usus ii) Saluran pankreas dari kelenjar pancreas. Kelenjar pankreas menghasilkan : Lipase (steapsin) dan NaHCO3, untuk memecah lemak asam lemak dan gliserol. Amilase, memecah amilum disakarida Disakarase, memecah disakarosa monosakarosa Contoh : maltose Maltosa Laktose glukosa + glukosa Laktosa sukrose glukosa + galaktosa ose Sukorosa glukosa + fruktosa Tripsinogen, menjadi enzim aktif oleh enterokinase yang dihasilkan duodenum menjadi tripsin yang berguna untuk memecah : Protein dan pepton dipeptida dan asam amino Peptidase, memecah polipeptida dan peptide asam amino Sementara itu kelenjar Bruner dan kelenjar Lieberkuhn pada usus halus menghasilkan berbagai macam enzimyang bekerja pada suasa basa, antara lain : MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 5

Enterokinase, menghasilan tripsinogen pankreas. Sakarase, memecah sakarosa glukosa dan fruktosa Maltase, memecah maltose 2 molekul glukosa Lactase, memecah laktosa glukosa dan galaktosa Lipase, mengemulsikan lemak asam lemak dan gliserol Erpsinogen, diaktifkan oleh enterokinase menjadi erepsin yang berguna merombak pepton, albumen asam amino Sampai disini selesailah pencernaan zat-zat makanan menjadi sari makanan yang siap untuk diserap (vitamin dan garam mineral tidak perlu dicerna karena dalam keadaan larut bentuk molekulnya kecil). Proses penyerapan tersebut berlangsung pada dinding usus halus (jonjot usus = vilus) secara otomatis, filtrasi, difusi dan pengangkutan aktif. Asam amino, glukosa, vitamin, garam mineral pada umumnya diangkut lewat pembuluh darah (vena porta) menuju hati, terus ke jantung, lalu diedarkan ke seluruh tubuh. Asam lemak dan gliserol diangkut lewat 2 jalan : pembuluh darah dan getah bening (pembuluh limfa) Pembuluh yang mengangkut lemak dari usus ke peredaran darah disebut pembuluh kil atau lacteal karena berwarna putih susu. Berbagai vitamin yang hanya larut dalam lemak (A, D, E, K) diangkut ke peredaran darah juga lewat pembuluh getah bening (kil). f. Kolon (Usus Tebal) Sisa makanan yang tidak tercerna, sisa sel mukosa yang mati dibusukkan menjadi feses oleh bakteri pengurai (E. coli). Di sini E. coli juga menghasilkan vitamin K. Selain itu air yang masih ada pada sisa makanan diserap kembali oleh kolon menyebabkan feses tidak cair. Perjalanan makanan dari mulut ke usus halus berlangsung kira-kira 4,5 jam, tetapi dapat disimpan dalam kolon sampai 24 jam. Feses dalam kolon didorong dengan gerakan peristaltic yang teratur dan lambat, akhirnya sampai ke poros usus (rectum). Untuk melakukan defekasi diperlukan reflex gastrolik. Selanjutnya, dengan sadar dan diikuti reflex mengendurnya otot sfinkter anus bagian dalam dan bagian luar feses terdorong ke luar. Gangguan pada Sistem Pencernaan Diare : feses encer karena adanya gangguan absorbs air. Sembelit (konstipasi) : feses menjadi lebih padat dan sukar keluar sehingga menimbulkan rasa sakit pada perut Peritonitis : rasa skit pada saluran pencernaan karena terjadi perdangan selaput perut (peritoneum) Apendisitas : terjadinya peradangan appendiks (umbai cacing) Kolik : timbulnya perasaan nyeri karena salah cerna Ulkus : lukanya dinding lambung akibat produksi HCl yang berlebih sehingga bila kena gesekan menimbulkan rasa nyeri KEGIATAN Kegiatan 1 Sarapan Pagi A N A A N I

B.

Teh manis hangat Jeruk manis hangat Nasi goreng lauk rempeyek teri Nasi pecel lauk ayam goreng Bandingkan zat makanan yang terkandung pada sarapan pagi Ana dan ani 1. Mana yang merupakan makanan sehat ? Beri alasan ! 2. Mana yang merupakan makanan bergizi ? Beri alasan ! 3. Zat makanan apa saja yang terkandung pada sarapan Ana ! 4. Zat makanan apa saja yang terkandung pada sarapan Ani ! 5. Adakah vitamin C yang terkandung pada ke dua jenis sarapan di atas ? Jelaskan ! 6. Adakah mineral yang terkandung pada ke dua jenis sarapan di atas ? Jelaskan ! 7. Apakah makanan di atas berserat ? 8. Apa yang dimaksud makanan berserat ? 9. Apa fungsi serat bagi tubuh kita ? 10. Apakah fungsi makanan bagi tubuh kita ? 11. Zat apa saja yang seharusnya terkandung pada makanan ? Beri contoh pada masing-masing zat makanan ! Kegiatan 2 : Zat Makanan Tujuan : Mengetahui senyawa-senyawa yang terkandung dalam bahan makanan Alat dan Bahan : 1. Rak tabung reaksi 6. Kertas buram / HVS MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 6

2. 3. 4. 5.

Tabung reaksi Penjepit tabung reaksi Plat tetes Gelas kimia

7. Pembakar spiritus 8. Larutan lugol 9. Larutan fehling A dan B (benedict) 10. Larutan biuret (campuran CuSO4 1 % NAOH 10 %)

Cara Kerja : 1 Amati demonstrasi gurumu, isikan hasilnya pada tempat yang tersedia, kemudian jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : a Apa warna laurtan lugol ? b Apa warna campuran fehling A dan fehling B ? c Apa warna larutan biuret (campuran CuSO4 1% NAOH 10%) No 1 2 3 d
a b c d

Zat makanan Larutan tepung Larutan glukosa Putih telur

Reaksi Perubahan Warna Lugol .............................. .............................. .............................. Fehlign A + B .............................. .............................. .............................. Biuret .............................. .............................. ..............................

Berdasarkan pengamatanmu yang tertera dalam tabel di atas, jelaskan fungsi masing-masing reagen tersebut. Lugol : tetesi makanan dengan 1 atau 2 tetes larutan lugol, amati perubahan warna yang terjadi, apabila terbentuk warna biru tua/hitam menunjukkan adanya polisakarida. Fehling : tetesi bahan makanan dengan 5 tetes larutan fehling A dan 5 tetes larutan fehling B, lalu kocok, kemudian panaskan langsung diatas api selama 1 menit, apabila terbentuk warna merah bata menunjukkan adanya glukosa Biuret : tetesi larutan bahan makanan dengan 3 tetes CuSO4 1 % dan 3 tetes NAOH 10%, lalu kocok, aduk, amati perubahan yang terjadi, apabila terbentuk warna ungu/violet menunjukkan adanya ikatan peptide/protein. Uji lemak juga dilakukan dengan menggunakan alkohol sebagai pelarut lemak. Makanan yang sudah dilarutkan dicampur dengan alkohol lalu dikocok. Sedikit larutan diteteskan ke dalam tabung reakksi yang berisi air jeruk dan dikocok lagi. Lingkaran seperti cincin terlihat dalam tabung reaksi bila makanan mengandung lemak.

Catatan menggunakan reagen :

2 3 4

Sediakan tabung reaksi untuk uji amilum, glukosa dan lemak. Untuk uji protein dan amilum dapat juga digunakan plat tetes bila ada. Hancurkan bahan makanan yang akan diuji dengan menggunakan mortar, kemudian berilah sedikit air dan aduk hingga berbentuk larutan. Isilah masing-masing tabung reaksi dengan larutan bahan makanan kira-kira setinggi 1 cm (bila menggunakan plat tetes cukup 3 tetes larutan). Selidikilah dengan menggunakan indikator, apakah bahan makanan itu mengandung amilum, glukosa atau protein. Ujilah kandungan lemak bahan makanan tersbut dengan cara : makanan yang sudah dilarutkan dalam alkohol dikocok. Sedikit larutan diteteskan ke dalam tabung reaksi yang berisi air jeruk nipis dan dikocok lagi. Lingkaran seperti cincin terlihat dalam tabung reaksi bila makanan mengandung lemak. Tulislah hasil pengamatan pada tabel yang tersedia. Beri tanda ( + ) bila hasilnya positida dan ( - ) bila hasilnya negatif.

Tabel Pengamatan Jenis Bahan Reaksi / Perubahan warna Fehling Lugol Biuret A+B Terbentuk cincin Hasil Uji Makanan Amilum Glukosa Protein Lemak

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

Jawablah pertanyaan pertanyaan di bawah ini : Dari data hasil kegiatan diatas , makanan manakah yang memiliki kandungan gizi lengkap (sumber karbohidrat, protein dan lemak) ? ................................................................ 2 Bahan makanan manakah yang dapat dianggap sebagai sumber protein ? Jawab .................................................... 3 Bahan makanan manakah yang merupakan sumber karbohidrat ? Jawab .................................................... 4. Bagaimanakah kandungan zat-zat makanan dalam berbagai bahan makanan berdasarkan data diatas ? ...............................................................
1

Kegiatan 3 : UJI VITAMIN C Vitamin adalah senyawa kimia yang terdapat dalam makanan dan sangat diperlukan oleh tubuh walaupun dalam jumlah yang sangat kecil. Tujuan : Mengetahui kandungan vitamin C dari berbagai macam sari buah-buahan Alat dan Bahan : - rak tabung reaksi - pipet tetes - ekstrak buah-buahan segar - tabung reaksi - penjepit tabung - vitamin C 0,1% - gelas ukur - kaki tiga - indofenol biru - gelas piala - pembakar spirtus Kegiatan : A Kerjakanlah langkah-langkah kerja di bawah ini. 1 Tentukan volume 1 tetes cairan dengan menggunakan pipet. Teteskan air ke dalam gelas ukur sampai 1 ml. Hitung banyaknya tetesan air tersebut, misal : 1 ml = x tetes. maka 1 tetes = 1/x ml. 2 Berilah nomor pada tabung 1 s/d 4 3 Isilah tabung dengan 1 ml indofenol biru 4 Teteskan vitamin C sampai indofenol biru hilang warnanya. 5 Catat jumlah tetesan yang diperlukan 6 Lakukan hal yang sama untuk ekstrak A, B, C 7 Panaskan vitamin C, ekstrak buah A, B dan C sampai mendidih, uji seperti langkah nomor 4. Catatan : Untuk semua kegiatan gunakan pipet yang tetap / sama Setiap satu kegiatan, pipet selalu dalam keadaan bersih Catat data hasil pengamatanmu Tetes yang diperlukan untuk Kandungan vitamin C menetralkan amilum Iodida (dalam mg / ml) No Macam Bahan Sari buah Sari buah Sari buah segar Sari buah segar dipanaskan dipanaskan Jml 1 Lar. Vit. C 0,1 % tetes ( ml) . tetes ( ml) mg / ml mg / ml 2 ........................... tetes ( ml) . tetes ( ml) mg / ml mg / ml 3 ........................... tetes ( ml) . tetes ( ml) mg / ml mg / ml 4 ........................... tetes ( ml) . tetes ( ml) mg / ml mg / ml 5 ........................... tetes ( ml) . tetes ( ml) mg / ml mg / ml 6 ........................... tetes ( ml) . tetes ( ml) mg / ml mg / ml B Perhitungan : MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 8

1 2 3 4 C

Dalam 1 ml vitamin C 0,1% terdapat 1 mg vitamin C 1 ml larutan amilum iodida dihilangkan warnanya oleh . tetes = 1 ml, larutan vitamin C , berarti dihilangkan warnanya oleh 1 mg vitamin C. Pada 1 ml larutan amilum iodida dihilangkan warnanya oleh . ml sari jeruk manis misalnya, berarti di dalam ml sari jeruk manis terdapat 1 mg vitamin C. Jadi di dalam setiap 1 ml sari buah jeruk manis mengandung mg vitamin C. Gunakan cara di atas untuk semua sari buah, baik yang segar maupun yang dipanaskan.

Pertanyaan Berdasarkan hasil pengamatan 1 Apakah sari buah-buahan mengandung vitamin C ? 2 Samakah kandungan vitamin C-nya ? Jelaskan. 3 Ekstrak buah manakah kandungan vitamin C-nya paling banyak ? 4 Ekstrak buah apa yang kandungan vitamin C-nya paling sedikit ? 5 Bagimanakah minuman sari buah-buahan yang mengandung vitamin C bila dipanaskan ? Jelaskan. 6 Apakah pemanasan mempengaruhi kandungan vitamin C ? Jelaskan. Alat dan Kelenjar Pencernaan Makanan

Kegiatan 4 : A P A H A A R O N G G A M U L U T N Y A L I O R B P E R A N L I D A H K U C I N G R I A S E H P E A E T U R K O L E S I S T O K I N I N Y A M D E O K R T M U R T E M A C A M G E T A H L A M B U N G T E R U M U S G I G I S U S U L M I A S K A O C E E P I E U S I K O A P E S O H I B M T A L U D E N R S P E S T E A P S I N T E A P A U U N O R E R T I I S I G E R A K P E R I S T A L T I K R E N N R E N I N I M I N I U N E T K I S I S L O I K U A O C A N A G U P E P S I N A A E E A E E L D T M A K H E N Z I M P T I A L I N K M L P K U O A U N N I E K A R D I A K T T A N D I P A A R M N A M Y I N R N I Y E Y U N U M N A U N E M N E A I L A A N A I N E U W P E P T I D A S E D B K T P O K M M T S C S E K A T I L E O S E K A U U R I E V H M E R E H A C U S E R E P S I N O G E N E N N O O A N A A I P E K A N K E R O N G K N N G A N D L H L C S N A O S P I N K T E R P I L O R U S A I V O I I E A C N A T R I U M G L U K O T A U R D K O L A T L K O O K I P E M B U L U H K I L N O I T K T N R A N L V E N A P O R T A H E P A T I K A A S O A A H I I

Carilah kata kunci baik mendatar maupun menurun yang berhubungan dengan sistem pencernaan makanan manusia dan beri penjelasan selengkapnya. Mendatar 1. ............................................................. 2. ............................................................. 3. ............................................................. 4. ..................... 5. ..................... 6. ..................... 7. ..................... 8. ..................... MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 9

9. ..................... 10. ............................. 11. ............................ 12. ................................................................... 13. ................................................................... 14. ................................................................... 15. ................................................................... 16. ................................................................... 17. ................................................................... Menurun 1. .......................... 2. .......................................................... 3. .......................................................... 4. .......................................................... 5. .......................... 6. .......................................................... 7. .......................................................... 8. .......................... 9. .......................................................... 10. ........................................................................ 11. ................................................................. 12. ................................................................. 13. .......................... 14. ................................................................. 15. ................................................................ 16. ................................................................ 17. ................................................................ Kegiatan 5 : SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA 1 2 3 Tujuan : Mempelajari struktur, fungsi dan proses sistem pencernaan Alat dan Bahan : a Torso badan atas manusia atau carta sistem pencernaan manusia b Torso gigi atau carta penampang gigi manusia Cara kerja dan Bahan diskusi : a Pelajarilah organ penyusun sistem pencernaan manusia berikut ini ! Berdasarkan carta disamping, tulislah nama organ pencernaan secara dan beri penjelasan rinci tetapi ringkas. Nama Organ Keterangan
11 7 8 9 10

makanan
1 2 3 4 5 6

berurutan

No

12 13 14

Di rongga mulut terdapat organ pencernaan sebagai berikut : 1) Lidah, apa fungsi lidah sebagai organ pencernaan pada manusia ? a) ................... b) .................. c) .................. 2) Gigi, amati dan beri keterangan dari gambar gigi di samping ! a) .......................... b) .......................... MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

15 16 117 2 3 4 5

10

c d

c) .......................... d) .......................... Gigi sulung akan mengalami pertumbuhan menjadi gigi tetap pada orang dewasa. a Tuliskan rumus gigi susu ! .............................................................................. ................................................................................ b Bagaimana rumus gigi orang dewasa ? Kapan gigi permanen tumbuh lengkap ? ............................................................................... ............................................................................... 3) Kelenjar Ludah Sebutkan ketiga kelenjar ludah, lokasi dan peranannya 1. ................................ 2. ............................... 3. ................................ Esofagus 1) Bagaimanakahstrukturanatomiesofagus? ..................................... .................................... Lambung (Gaster) 1) Apa fungsi gaster dalam pencernaan makanan secara kimiawi dan mekanik ? ... ............................... .................................... Usus halus (Intestinum tenue) 1) Sebutkan pembagian infestinum tenue berdasarkan struktur dan fungsinya ! a) ................................ b) ............................... c) ............................... 2) Apa fungsi infestinum tenue dalam pencernaan makanan secara kimiawi dan mekanik ? ... ............................... .................................. Usus Besar (Intestinum crassum) 1) Pada bagian pertemuan intestinum tenue dan intestinum crassum terdapat daerah penyempitan yang disebut illiocaecum. Apa peranan klep (sfinkter) ini ? ... ................................. ..................................... 2) Proses pencernaan apa saja yang terjadi di intestinum crassum ? a) .................................. b) .................................. Rectum dan anus 1) Apa peranan rectum pada proses pencernaan makanan ? ...................................... ...................................... 2) Anus merupakan organ pelepasan (defekasi) yang dikontrol oleh sfinkter anni. Bagaimana proses terjadiya defekasi ? ............................................................ ............................................................ Selain organ pencernaan makanan terdapat juga kelenjar pencernaan, meliputi : Nama enzim yang Bahan Makanan No Nama Organ Pencernaan diproduksi yang diubah 1 Kelenjar Ludah 2 Lambung 3 Hati 4 Pankreas Intetinum tenue (usus 12 5 jari) Sari Makanan Hasil Proses Pencernaan

Di dalam usus 12 jari juga mensekresikan hormon. Sebutkan dan jelaskan fungsinya ! ....................................................... MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 11

.................................................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................................................. Kegiatan 6 : Kelenjar Pencernaan Makanan Tujuan : Mengetahui kerja enzim dalam air liur. Alat dan Bahan : 1. Tabung reaksi 8 buah 2. Rak tabung reaksi 1 buah 3. Pipet tetes 5 buah 4. Gelas kimia 5 buah 5. Air liur 6. Larutan benedict 7. Fehling A dan B 8. Indikator universal 9. Larutan Biuret 10. Penjepit tabung reaksi 1 buah 11. Pembakar spiritus 1 buah 12. Kertas HVS 13. Corong 14. Larutan kanji 15. Telur 16. Mentega / minyak kelapa 17. NaOH 10% 18. HCL 3,5%

Cara Kerja : 1 Tuangkan larutan kanji ke dalam 2 tabung reaksi masing-masing 1 ml ! Berilah label a dan b pada masing-masing tabung reaksi. 2 Tuangkan air liur 1 ml ke dalam tabung b, kocok dan biarkan selama 15 menit. 3 Ukurlah pH larutan tabung a dan b dengan menggunakan indikator universal, catat dalam tabel hasil pengamatanmu. 4 Masukkan ke dalam tabung a dan b masing masing 3 tetes larutan benedict, kemudian panaskan. Bagaimana hasilnya ? Catat dalam tabel yang tersedia. 5 Apakah air liur juga bekerja dalam pencernaan protein lemak ? Selidiki seperti pada langkah 1 3 tetapi gunakan putih telur untuk protein dan mentega untuk lemak. Ingat, reagen untuk protein adalah larutan biuret, sedangkan lemak dapat diuji dengan menggunakan kertas buram / HVS. Berilah label c dan d pada tabung reaksi yang digunakan untuk menguji peranan air liur dalam pencernaan protein, sedangkan pada tabung yang digunakan untuk lemak beri label e dan f. Pada pH berapa enzim bekerja secara optimum ? 6 Sediakan 2 tabung reaksi (g dan h) masing-masing dengan 1 ml larutan kanji. 7 Ke dalam tabung g tambahkan 3 tetes HCl 3,5% dan ke dalam tabung h tambahkan 3 tetes basa NaOH 10%. 8 Tambahkan ke dalam tabung g dan h masing-masing 1 ml air liur, kemudian kocok hingga merata dan biarkan selama 5 menit. 9 Ujilah dengan larutan benedict serta cacat hasilnya pada tabel ! a Kanji + HCl + air liur + larutan benedict dipanaskan warna ..... b Kanji + NaOH + air liur + larutan benedict dipanaskan warna .... Tabel Pengamatan Tabung Bahan dan Perlakuan Warna Hasil (+) a Kanji + larutan benedict, dipanaskan b Kanji + air liur (dipanaskan, pH =....) + larutan benedict, c Putih telur + Larutan biuret d Putih telur + air liur + Larutan biuret e Mentega dioleskan pada kertas buram/HVS f Mentega + air liur dioleskan pada kertas buram/HVS g Kanji + HCl (pH = ....) + air liur + larutan benedict h Kanji + NaOH (pH = ....) + air liur + larutan benedict Pertanyaan : 1 Dari data hasil pengamatan tabung a sampai tabung f, kesimpulan apa yang dapat anda ambil ? Jawab : ..................................... ..................................... 2 Mengapa pada percobaan menyelidiki enzim penambahan HCl dan NaOH dilakukan lebih dahulu dari pada air liurnya ? Jawab : .................................... Pada pH berapakah enzim yang terdapat pada air liur bekerja secara efektif ? Jawab : ............................................................. Dari pernyataan nomor 1 dan 2, kesimpulan apakah yang dapat anda peroleh ? MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 12

Jawab : ............................................................. ............................................................. 3 Pada suhu berapakah enzim bekerja secara efektif ? Bagaimana menyelidikinya ? Jawab : ............................................................. ............................................................. 4. Bagaimana kesimpulanmu dari percobaan di atas ? ............................................................. ............................................................. Kegiatan 7 : Kelainan dan Gangguan pada Sistem Pencernaan Makanan Susunlah huruf di bawah ini sehingga membentuk kata essensial yang berhubungan dengan kelainan/gangguan sistem pencernaan makanan dan beri penjelasan ! 1. SAKSITOPIN 2. STRATIGIS 3. SISKAPENDIIT 4. EKAFISED 5. KRENASIPITAS 6. ASIRAWAN 7. GRINIFASIT 8. KILOK 9. PUSATHY 10. KUTAKBANGMUL Kegiatan 8 : SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA RUMINANSIA 1 2 Tujuan : Mempelajari struktur, fungsi dan proses sIstem pencernaan pada hewan ruminansia Alat dan Bahan : a Rangka kepala hewan ruminansia (sapi atau kambing) b Torso atau carta penampang lambung hewan ruminansia c Torso atau carta sIstem pencernaan hewan ruminansia Cara kerja dan Bahan diskusi : a Di rongga mulut terdapat organ pencernaan sebagai berikut : 1) Lidah Ada dua fungsi lidah hewan ruminansia : a) ....................................................... b) ...................................................... 2) Gigi Tuliskan rumus gigi ruminansia ! ................................................... ................................................... .................................................. 3) Kelenjar ludah Kelenjar ludah sapi mampu memproduksi air liur 75 125 liter / hari, sedangkan kambing dapat memproduksi air liur 15 liter / hari. Apa peranan air liur bagi proses pencernaan hewan ruminansia ? a) ........................................................ b) ........................................................ Observasi Lapangan Perhatikan perilaku makan pada hewan ruminansia ! MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 13

1. Bagaimana cara sapi dan kambing dalam memperoleh makanannya ? 2. Bagaimana cara sapi dan kambing dalam mencerna makanan di dalam mulut ? 4) Lambung (Gaster) a) Bagimanakah struktur anatomi gaster pada hewan ruminansia ?

No 1 2 3 4
b)

Bagian gaster ruminansia Rumen (perut besar) Retikulum (perut jata) Omassum (perut kitab) Abomassum (perut masam)

Proses pencernaan yang terjadi

Hasil pencernaan makanan

Mengapa ruminansia disebut hewan memamah biak ? .................................................. 5) Usus besar (Intestinum crassum) Bagaimana proses pencernaan makanan pada intestinum crassum ? Apakah perbedaan proses pencernaan di intestinum crassum pada ruminansia dan mamalia ? Buatlah dalam bentuk tabel ! UJI KOMPETENSI A. Pilihlah satu jawaban yang tepat ! 1 Berikut organ dalam sistem pencernaan : 1. kerongkongan 5. Faring 2. usus halus6. Lambung 3. usus besar 7. Mulut 4. rectum Makanan masuk ke tubuh secara berturut-turut melalui . a 7, 1, 6, 5, 2, 4, 3 b 7, 6, 2, 4, 3, 5, 1 c 7, 4, 1, 2, 5, 6, 3 d 7, 5, 1, 6, 2, 3, 4 e 7, 2, 3, 5, 1, 6, 4 2 Dari organ pencernaan yang tersebut pada soal nomor 1. Makanan tidak mengalami proses pencernaan pada organ . a 1, 2, 6 d 4, 5, 6 b 1, 3, 4 e 5, 6, 7 c 2, 4, 7 3 Proses pengeluaran zat yang tidak berguna dari tubuh disebut a Ingesti d deglutisi b Digesti e egesti c Mastikasi 4 Berikut organ-organ dalam tubuh manusia : 1. faring 4. Ginjal

2. lambung 5. Kolon 3. usus 12 jari Sistem pencernaan dibangun oleh organ . a 1, 2, 3 d 2, 3, 5 b 1, 3, 5 e 3, 4, 5 c 2, 3, 4 Berikut rumus gigi : DCBA ABCD DCBA ABCD Nama gigi yang ditunjukkan oleh A B C D berturut-turut adalah a Caninus, insisivus, molare, premolare b Molare, caninus, premolare, insisivus c Premolare, insisivus, caninus, molare d Caninus, premolare, molare, insisivus e Insisivus, caninus, premolare, molare Bagian gigi yang terlindung oleh gusi disebut . a Kolum d pulpa b Korona e dentin c Radiks Bagian gigi yang paling keras adalah . a Email d semen b Tulang gigi e akar gigi c Sumsum Kelenjar yang terletak di bawah lidah disebut . 14

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

a Parotis d pulpa b Submaksilaris e dentin c Submandibularis 9 Fungsi enzim yang dihasilkan oleh organ X berikut adalah . 15 a Mencerna amilum b Mematikan kuman penyakit c Mengendapkan protein susu d Mengubah protein menjadi pepton e Mengemulsikan lemak 16 10 Pada gambar alat pencernaan berikut, enzim yang mengubah protein menjadi pepton 17 terdapat di . a 1 d 4 b 3 e 5 c 3 11 Dari tabel di bawah ini manakah yang sesuai 18 antara organ, enzim yang dihasilkan serta fungsinya : Organ Enzim Fungsinya mengubah 1. Kelenjar Sakarase Amilum parotis disakarida 2. Lambung Pepsin Protein pepton 19 3. Pankreas Lipase Lemak gliserol 4. Usus halus Maltase Maltose glukosa 5. Kolon enterokinase Pepton asam amino a 1, 2, 3 d 2, 3, 5 20 b 1, 3, 5 e 3, 4, 5 c 2, 3, 4 12 Berdasarkan gambar, erepsin dihasilkan oleh organ yang berlabel . a 1 d 4 b 2 e 5 c 3 13 Di saluran pencernaan, protein akan disederhanakan menjadi senyawa yang disebut . a Vitamin d asam lemak b Asam amino e gliserol c Glukosa 14 Proses pencernaan yang terjadi di mulut berlangsung secara mekanik dan kimiawi dengan menggunakan enzim sebagai katalisatornya. Zat

yang diubah di dalam mulut dengan perantaraan enzim disebut . a Protein d mineral b Lemak e vitamin c Karbohidrat Zat makanan yang tidak mengalami proses pencernaan sehingga langsung diserap adalah . a Polisakarida dan lemak b Protein dan mineral c Vitamin dan mineral d Lemak dan protein e Vitamin dan lemak Pada gambar soal nomor 12, tempat pembentukan vitamin K terjadi pada organ nomor . a 1 b 2 c 3 d 4 e 5 Sel pada dinding fundus lambung yang menghasilkan HCl adalah a Sel mukosit d sel principal b Sel goblet e sel zimogen c Sel pariental Keluarnya enzim-enzim dari pancreas dipengaruhi oleh . a Garam empedu b Hormon pankreozimin/sel kretin c Asam klorida d Hormon tripsin e Bolus dalam lambung Gangguan pencernaan akibat makanan yang merangsang lambung seperti alcohol dan cabe akan mengakibatkan rasa nyeri yang disebut . a Apendisitis d gastritis b Peritonitis e kolik c Ulkus Bakteri di dalam lambung sapi merupakan bentuk simbiosis . a Parasitisme d predator b Mutualisme e amensalisme c Komensalisme 21 Rumput yang dimakan sapi, setelah dari rongga mulut pertama kali masuk ke . a Omasum d rumen b Abomasums e sekum c Retikulum 22 Makanan sebelum dikunyah untuk kedua kalinya berada di . a Omasum d rumen b Abomasums e sekum c Retikulum 23 Peranan bakteri dalam membantu pencernaan makanan hewan memamah biak adalah .

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

15

24

25

26

30

Membusukkan makanan dan menghasilkan 27 metana b Melumatkan dan membusukan makanan c Mencerna dan menghancurkan selulosa d Mengurai selulosa dan memproduksi metana e Membantu memproduksi asam lemak Pencernaan yang sebenarnya pada hewan 28 memamah biak terjadi di dalam . a Rumen d abomasums b Setikulum e sekum c Omasum Absorpsi air dari gumpalam makanan terjadi pada . 29 a Omasum d abomasums b Retikulum e perut besar c Rumen Absorpsi zat pada hewan memamah biak terjadi di bagian . a Rumen d abomasums b Retikulum e usus halus c Omasum Nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tubuh adalah . a Karbohidrat d lemak b Mineral e protein c Air dan vitamin

Anak sapi makanannya masih berupa air susu induknya. Air susu yang diisap dari putting susu induknya masuk ke . a Omasum d rumen b Abomasums e sekum c Retikulum Dalam abomasums tidak dijumpai lagi bakteri dan protozoa karena hewan menghasilkan zat yang berfungsi sebagai desinfektan berupa . a Pepsin d oligosakarase b Asam klorida e amilase c Hidrolase Hewan memamah biak yang melakukan fermentasi selulosa tidak di dalam rumen adalah . a Sapi, kerbau, dan kuda b Kerbau, kambing, dan kelinci c Kelinci, matmot, dan kuda d Kelinci dan kerbau e Kuda dan sapi

B. Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan jelas 31 32 33 34 Enzim pencernaan apa yang hanya terdapat pada bayi ? Jelaskan fungsinya ! Sebutkan fungsi HCl dalam lambung ! Apa fungsi serat makanan dalam proses pencernaan ? Sebutkan contoh makanan berserat Sebutkan urut-urutan organ pencernaan pada sapi dari masuknya makanan hingga makanan dapat diabsorpsi ! 35 Sebutkan perbedaan sistem pencernaan sapi dengan kuda !

BAB. 7

SISTEM PERNAPASAN

Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu,kelaianan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinnya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.4 Menjelaskan keterkaitan antara struktur , fungsi, dan proses serta kelainan /penyakit yang dapat terjadi pada sistem pernapasan manusia dan hewan (misalnya) burung)

Indikator Mengidentifikasi struktur, fungsi dan proses system respirasi pada manusia Mengaitkan struktur, fungsi dan proses system respirasi pada manusia Menjelaskan struktur, fungsi dan proses system respirasi pada manusia Membandingkan struktur, fungsi, dan proses system respirasi pada manusia dan beberapa hewan tertentu. MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada system pernapasan Memberi contoh teknologi yang berhubungan dengan kelainan yang terjadi pada system respirasi

16

RINGKASAN MATERI Sistem Respirasi Pada Manusia Dan Hewan Macam-macam alat pernafasan pada manusia Mekanisme pernafasan pada manusia meliputi 2 proses, yaitu inspirasi dan ekspirasi. Berdasarkan macam otot yang berperan aktif, pernafasan dibagi dua, yaitu : Pernafasan dada dan pernafasan perut Transpor O2 dan transpor CO2 dalam darah. Macam volume pernafasan pada manusia, yaitu : Volume tidal Volume komplementer Volume suplementer Volume vital Volume total Volume residu Gangguan dan kelainan pada sistem respirasi manusia Sistem respirasi pada hewan invertebrata dan vertebrata meliputi respirasi pada Protozoa, porifera, coelenterata Cacing, echinodermata Arthropoda Molusca Pisces Respirasi meliputi 3 pengertian, yaitu : 1. Bernapas : mengambil dan mengeluarkan napas 2. Pertukaran gas yang terjadi di dalam sel dengan lingkungannya 3. Reaksi enzim : reaksi oksidasi (penggunaan O2) dalam sel dengan bantuan enzim pernapasan atau sitokrom untuk menghasilkan energy Pada pernapasan, pertukaran gas terjadi dalam 2 tahap : 1. Terjadi antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler paru-paru, disebut respirasi luar 2. Terjadi antara darah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh disebut respirasi dalam Oksigen yang tersedia di dalam tubuh untuk keperluan respirasi berada dalam jumlah sedikit, yaitu dalam bentuksenyawa oksihaemoglobin dalam darah dan oksimioglobin dalam otot. Oleh karena itu, pengadaan O2 harus terus menerus atau tidak boleh berhenti. Bayangkan saja sel-sel otak akan menjadi rusak meskipun hanya terhenti tidak mendapat O2 dalam waktu 3-4 menit saja.

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

17

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

18

Sistem Alat Pernapasan Terdiri dari : 1. Hidung dan rongga hidung Tempat masuk udara Membersihkan, menghangatkan, melembabkan udara Mengandung indra pencium 2. Farings (Pharynx) Merupakan persimpangan tenggorokan dan kerongkongan 3. Lobang tenggorok (Glottis) 4. Larings (Larynx) Pangkal batang tenggorokan Bertulang rawan (9keping) Terdapat selaput suara / pita suara 5. Tenggorokan (Trachea) Berbentuk batang Dinding terdiri atas 3 lapisan : o Lapisan terdalam : epitel yang bersel lender dan berambut getar o Lapisan tengah : cincin tulang rawan berbentuk sepatu kuda, otot polos o Lapisan terluar : jaringan ikat Benda-benda yang turu tmasuk dengan udara dikeluarkan oleh rambut getar pada epitel MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 19

6. Bronkus (Bronchus) Merupakan percabangan tenggorokan kea rah kiri dan kanan Struktur sama seperti tenggorokan 7. Paru-paru (Pulmo) Berbentuk seperti spon yang terdiri saluran-saluran yang halus sebagai percabangan dari bronkus yang disebut bronkiolus dan pembuluh darah Paru kiri terdiri dari 2 lobus (belahan), sedangkan yang kanan terdiri dari 3 lobus Paru-paru ini dibungkus oleh selaput tipis yang disebut pleura. Pleura tersebut rangkap dua. Di antar kedua pleura ini terdapat rongga berisi cairan pleura yang berperan sebagai pelumas. Paru-paru terdapat di dalam rongga dada, bagian atas dan bagian sampingnya doleh otot dan rusuk, sedangkan bagian bawah oleh diafragma yang berotot kuat. 8. Alveolus Merupakan ujung akhir bronkiolus dan berbentuk sekumpulan kantung / gelembung Berdinding tipis terdiri atas satu lapis sel yang diliputi oleh kapiler darah. Pernapasan Dada : Pernapasan yang mekanismenya akibat kontraksi dari otot-otot antar tulang rusuk. Umumnya terjadi pada wanita. Inspirasi : otot antar tulang rusuk kontraksi, menyebabkan rusuk terangkat. Hal ini menyebabkan rongga dada menjadi besar, tekanan udara di dalamnya berkurang sehingga udara masuk melalui tenggorokan ke paru-paru. Ekspirasi : otot antar rusuk kemudian kendor, ruang rongga dada mengecil, tekanan udara di dalam rongga dada naik, menyebabkan udara keluar. Pernapasan Perut : Pernapasan yang mekanismenya akibat kontraksi dari otot-otot diafragma. Inspirasi : otot diafragma kontraksi sehingga diafragma menjadi datar, rongga dada menjadi besar, tekanan udara di dalamnya berkurang menyebabkan udara masuk melalui tenggorokan ke paru-paru. Ekspirasi : otot diafragma mengendor, ruang dada mengecil, tekanan udara di dalam dada naik, menyebabkan udara keluar. Jumlah Udara Pernapasan : Dalam keadaan biasa udara pernapasan yang dihirup dan dikeluarkan(Tidal Volume = TV) 500 cc. Dengan menarik napas yang dalam (Inspirasi Reserve Volume = IRV = udara kom-plementer) dapat dimasukkan 1500 cc. Demikian pula halnya dengan jalan menghembuskan napas yang dalam (Expiratory Reserve Volume = ERV) dapat dikeluarkan 1500 cc. Walaupun demikian paru-paru tidak kosong tetapi masih tersisa 1000 cc udara di dalamnya (udara residu). Berkaitan dengan volume udara pernapasan, maka dapat ditentukan volume kapasitas vital dan volume kapasitas total dari paru-paru sebagai berikut

Kapasitas Vital

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

20

Kapasitas Total Jadi udara yang dapat dinapaskan antara 500 3500 cc dimanfaatkan oleh olahragawan. Kemudaian dari 500 cc udara yang kita hirup, hanya 350 cc yang dapat sampai ke alveolus, sedangkan yang 150 cc ini hanya sampai pada saluran pernapasan saja. Gerakan pernapasan diatur oleh pusat pernapasan di otak yaitu medulla oblongata = sumsum lanjutan. Dan pusat pernapasan ini terangsang oleh kelebihan CO2 dalam darah. Transport O2 Kebutuhan akan O2 bergantung pada kegiatan / kerja. Dalam keadaan biasa O2 dibutuhkan sebanyak 300 l / hari atau l /menit. O 2 ini sebagian besar diangkut oleh haemoglobin (Hb) dalam sel darah merah yang mempunyai kemampuan mengikat dan melepaskan O2. Dalam paru-paru HB4 + 4O2 Dalam jaringan 4 Hb O2

Proses pengikatan dan pelepasan O2 oleh Hb dipengaruhi oleh : Kadar O2 Kadar CO2 Tekanan (P) O2 Dari segi (P), dapat diuraikan sebagai berikut : P. O2 di luar tubuh = P, O2 di alveoli paru-paru = 150 mm Hg. P. O2 di arteri = 100 mm Hg P. O2 di jaringan = 0 40 mm Hg P. O2 di vena = 400 mm Hg Jadi P. O2 di luar tubuh = P. O2 di paru-paru > P. O2 di arteri P. O2 di jaringan. Perbedaan tekanan tersebut menyebabkan O2 dapat sampai ke jaringan tubuh. Transport CO2 CO2 sebagai hasil metabolism sel dikeluarkan dari tubuh, melalui jalur sebagai berikut : CO2 keluar dari jaringan (P. CO2 = 60 mm Hg) darah Alveolus luar tubuh (P. CO2 = 35 mm Hg). Pengangkutan CO2 oleh darah dengan 3 cara : 1. CO2 larut dalam plasma, yang dapat membentuk asam karbonat CO2 + H2O H2CO3 Proses ini dapat dipercepat oleh enzim karbonat anhidrase. Jumlah CO 2 yang diangkut dengan cara ini hanya 5%. vena (P. CO2 = 47 mm Hg)

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

21

2.

3.

Dalam bentuk senyawa karbino haemoglobin, CO2 berdifusi ke dalam sel darah merah, berikatan dengan gugusan amin (- NH2) senyawa protein dari haemoglobin. Umlah CO2 yang diangkut dengan cara ini 30%. Dalam bentuk ion HCO3 - melalui proses berantai yang disebut pertukaran klorida, Sebagian besar CO2, kira-kira 65% diangkut dengan cara ini.

Pertukaran Klorida CO2 yang berasal dari jaringan tubuh masuk ke dalam sel darah merah yang mengandung enzim karbonat anhidrase. Enzim tersebut mempercepat reaksi CO2 + H2O H2CO3 Skema pertukaran klorida dengan gugus bikarbonat

H2CO3 akan pecah menjadi H+ dan HCO3 H+ yang bersifat racun diikat oleh Hb HCO3- keluar dari sel darah merah dan masuk ke dalam plasma darah Selanjutnya kedudukan ion bikarbonat (HCO3-) digantikan oleh ion klorida (Cl-) Gangguan pada Pernapasan : Asfiksi : gangguan pengangkutan O2 ke jaringan. Afinitas Hb terhadap CO lebih besar daripada oksigen. Gangguan pada pernapasan dapat menimbulkan wajah adenoid (kesan wajah kebodohan). Bermacam-macam radang : o Di atas rongga hidung disebut sinusitis o Selaput lender hidung disebut rinitis o Di bronkus disebut bronchitis o Di selaput pleura disebut pleuritis Untuk membantu manusia yang pusat saraf pernapasannya terhenti sementara oleh karena sesuatu (shock, tenggelam) dalam keadaan darurat diperlukan pernapasan buatan tanpa alat, misalnya secara mulut ke mulut serta metode Silvester dan Helger Nielsen.

PERNAPASAN PADA SERANGGA Tujuan : menentukan hubungan antara berat tubuh serangga dengan kebutuhan oksigen dadalam pernapasan. Alat dan Bahan : - respirometer sederhana - timbangan - kristal KOH /NaOH - pipet - kapas - eosin - pinset - vaselin - serangga MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 22

Urutan Kerja : 1 Masukkan kristal KOH / NaOh ke dalam botol respirometer. 2 Tutuplah kristal tersebut dengan kapas agar tumbuhan yang akan diamati tidak tersentuh kristal. 3 Masukkan seekor serangga yang sudah ditentukan beratnya ke dalam botol respirometer.

4. Tutuplah botol dengan penutup berskala, kemudian tutuplah ujung pipa berskala dengan jari selama 2 menit. Kemudian lepaskan dan tutuplah dengana setetes eosin dengan menggunakan pipet. 5. Catatlah letak eosin, amati perubahannya selama 5 menit selama 15 menit dan catat dalam tabel. 6. Lakukan percobaan ini dengan berat yang berbeda untuk setiap kelompok baik untuk satu jenis spesimen maupun untuk jenis spesimen yang berbeda. Setiap kelompok hanya melakukan satu percobaan. 7. Catat hasil pengamatan kelompok lain. 8. Buat grafik yang menunjukkan hubungan antara berat tubuh dengan kebutuhan oksigen dalam respirasi selama waktu tertentu. Perubahan letak eosin pada pipa berskala Keterangan Berat Organisme No 5 menit I 5 menit II 5 menit III 1 2 3 4 5 6 7 8 . gram . gram . gram . gram . gram . gram . gram . gram

Bahan Diskusi : 1 2 3 4 5 6 Tentukan : - variabel manipulasi : - variabel kontrol : - variabel respon : Bandingkan grafik antara macam macam serangga yang diselidiki dengan berat yang berbeda beda Faktor apakah yang mungkin mempengaruhi kedudukan eosin dalam percobaan ini ? Apakah fungsi KOH pada percobaan ini ? Tuliskan reaksinya ! Faktor apakah yang mempengaruhi frekuensi pernafasan ! Kesimpulan apakah yang dapat anda tarik mengenai hubungan gas tersebut dengan berat serangga ?

UJI KOMPETENSI Dalam bentuk kartu soal 1 Oksigen yang diedarkan oleh kapiler darah ke jaringan tubuh berbentuk senyawa a oksihaemoglobin c karbomino haemoglobin e oksitrombokinase b oksieritrosit d karbomino eritrosit MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 23

2 3 4

5 6 7 8 9

10

11 12

13 14 15 16 17 18 19 20 21

Bernapas menghasilkan energi. Energi hasil pernapasan ada yang di simpan di dalam otot dalam bentuk . a tenaga b panas c ATP d AMP e glikogen Di dalam rongga hidung udara pernapasan akan mengalami hal-hal berikut . a pembebasan kuman c penetralan zat racun e pembebasan O2 dari uap air b penghangatan sesuai suhu tubuh d pemisahan oksigen dan CO2 Bila Agung seorang siswa TK mempunyai kecepatan bernapas tiap menit 26 kali dan mempunyai volum tidal 400 ml (udara pernapasan biasa). Maka volum ventilasi alveolernya (udara segar yang dapat mencapai alveolus) adalah . a 6500 ml b 10400 ml c 3900 ml d 900 ml e 16500 ml Yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh jaringan adalah . a eritrosit b trombosit c haemoglobin d leukosit e globulin Reaksi pembentukan asam karbonat dari CO2 + H2O dan sebaliknya di dalam darah dibantu oleh enzim a dekarbosilase b karbohidra c dehidrogenase d karboksilase e karbonat anhidrase Frekuensi pernapasan manusia dipengaruhi berbagai faktor berikut ini, kecuali . a jenis kelamin c aktifitas tubuh e berat tubuh b suhu tubuh d posisi tubuh Kerja otot pernapasan dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini, kecuali . a saraf pusat b kadar O2 darah c kadar CO2 darah d pH darah e jenis kelamin Pernapasan dada berlangsung karena aktivitas otot . a diafragma dan antar tulang rusuk d diafragma dan otot perut b pangkal leher dan tulang rusuk e diafragma dengan otot pangkal leher c antar tulang rusuk luar dan dalam Inspirasi akan berlangsung bila otot . a antartulang rusuk dalam dan otot diafragma berkontraksi b perut dan otot antartulang rusuk luar berkontraksi c antartulang rusuk luar dan otot diafragma berkontraksi d diafragma dan otot antartulang rusuk luar berelaksasi e dinding perut, diafragma dan otot antarrusuk berelaksasi Bila kita bernapas secara biasa, udara yang keluar masuk pernapasan sebanyak . a 1000 cc b 500 cc c 3000 cc d 3500 cc e 4000 cc Volume darah Amir diperkirakan 5 liter. Setiap 100 cc darah arteri pada tekanan 100 mmHg mengandung 19 mL oksigen. Sedangkan setiap 100 cc darah vena pada tekanan 40 mmHg mengandung 12 mL oksigen. Berdasarkan data tersebut setiap sekali beredar seluruh darah Amir membebaskan oksigen sebanyak . a 350 mL b 950 mL c 600 mL d 1.900 Ml e 375 mL Lubang pernapasan pada serangga disebut . a trakea b insang c spirakel d trakeola e pori-pori Pada cacing tanah, pertukaran udara di permukaan kulit dilakukan dengan cara . a Pergerakan diafragma c gerakan silia e difusi pada kulit b Pergerakan tulang rusuk d gerakan tubuh Alat respirasi pada fase larva katak hingga berumur 20 hari adalah . a Insang b trakea c kulit d 3 pasang insang luar e koane Kantung udara pada waktu burung terbang berfungsi untuk . a Melindungi tubuh dari kedinginan c Meringankan tubuh e alat bantu pernapasan b Mencegah pengeluaran panas tubuh d memperkeras suara Ikan mampu hidup di tempat berlumpur karena memiliki organ . a Kantung hawa b mioglobin c labirin d parabronki e spirakel Perdarahan di hidung akibat pecahnya kapiler sampai ke permukaan jaringan epitel rongga hidung adalah . a Mimisan b rinitis c sinusitis d polip e plasmolisis Seorang perokok memiliki resiko gangguan pada saluran pernafasan berikut ini, kecuali . a Emfisema b emboli paru c laringitis d kanker paru-paru e asma Siput atau bekicot bernafas dengan paru-paru, O2 diedarkan ke seluruh tubuh oleh . a Haemoglobin b plasma c haemosianin d sel darah merah e sel darah putih Tempat bertukar gas pada pernafasan burung terjadi di . MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 24

a Pundi-pundi hawa b parabronki c alveolus d bronchirecurrent e labirin 22 Tempat pertukaran gas pada pernafasan insekta terjadi pada . a Stigma b spirakel c labirin d alveolus e trakeolus 23 Oksigen meninggalkan alveolus dan masuk ke pembuluh darah melalui proses . a Transport aktif b bernapas c difusi d osmosis e respirasi 24 Alat pernapasan yang dimiliki laba-laba adalah . a Paru-paru b trakea c insang trakea d paru-paru buku e kulit 25 Alasan utama katak dewasa selalu membutuhkan air adalah . a Secara evolusioner katak mengawali hidupnya di air b Kulit basah melarutkan oksigen untuk diserap ke dalam tubuhnya c Ada bagian tubuh katak yang tidak sesuai dengan lingkungan terestrial d Masih tersisa insang yang tumbuh semasa berudu e Kulit katak sangat tipis dan banyak pembuluh darah 26 Pengangkutan CO2 dalam darah melalui pertukaran ion klorida, asam karbonat akan terurai menjadi ion bikarbonat dan ion hidrogen yang bersifat racun, untuk menetralkan maka ion tersebut segera diikat oleh . a Haemoglobin c clorida e oksi haemoglobin b b karbomino haemoglobin d natrium 27 Pengangkutan CO2 dalam darah dlam bentuk karbomino haemoglobin, CO 2 akan berikatan dengan senyawa yang berasal dari protein haemoglobin yaitu . a Globin b gugus amin c globulin d hemin e albumin 28 CO2 dapat berdifusi ke dalam jaringan darah bila . a Dalam darah hipertonis c dalam darah hipotonis e dalam darah isotonis b Dalam darah jaringan tubuh hipotonis d dalam jaringan tubuh isotonis 29 Penyakit yang disebabkan gumpalan darah menyumbat kapiler paru-paru disebut . a TBC b Emfisema c Pleuritis d Emboli paru e pneumonia 30 Penyempitan Bronki dan bronkeolus menyebabkan udara masuk ke paru-paru dalam jumlah minimal / sedikit, sehingga orang mengalami sesak nafas disebut . a Laringitis b asfiksi c emfisema d adenoid e asma

BAB.8

SISTEM EKSKRESI

Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu,kelaianan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasi nya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.4 Menjelaskan keterkaitan antara struktur , fungsi, dan proses serta kelainan /penyakit yang dapat terjadi pada sistem eksresi pada manusia dan hewan misalnya (pada serangga dan ikan)

Indikator Mengidentifikasi struktur, fungsi dan proses system eksresi pada manusia Mengaitkan struktur, fungsi dan proses system eksresi pada manusia Menjelaskan struktur, fungsi dan proses system eksresi pada manusia Membandingkan struktur, fungsi, dan proses system eksresi pada manusia dan beberapa hewan tertentu. Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada system eksresi Memberi contoh teknologi yang berhubungan dengan kelaianan yang terjadi pada sistem eksresi

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

25

RINGKASAN MATERI Sistem Ekskresi pada manusia melibatkan alat ekskresi yang terdiri atas ginjaql, kulit, hati, dan paru-paru. Setiap alat ekskresi berfungsi mengeluarkan zat sisa metabolisme yang berbeda,kecuali air yang dapat diekskresikan melalui semua alat ekskresi .Ekskresi adalah proses pengeluaran zat-zat sisa hasil metabolisme yang sudah tidak digunakan oleh tubuh. Alat-alat ekskresi pada manusia yaitu sebagai berikut: 1. Ginjal Ciri-ciri: - Jumlah ada sepasang - Ginjal terdiri dari dua lapisan, yaitu luar yang disebut korteks. Korteks ini mengandung jutaan alat penyaring yang disebut nefron. Lapisan ginjal sebelah dalam disebut sumsum ginjal atau medulla. - Berfungsi untuk menyaring darah Bagian-bagian nefron: 1) Badan malphigi, terdiri atas gimerius dan kapsula bowmen 2) Tubulus-tubulus, terdiri dari tubulus kontortus distal, proksimal, lengkung hente, tubulus pengumpul. 3) Pelvis renalis

Proses pembentukan urin: Proses pembentukan urine dimulai dengan penyaringan yang terjadi di badan malphigi. Di dalam bagian ini, glomerulus dikelilingi oleh kapsula bowman. Darah dalam glomerulus yang mengandung air, garam, gula, urea, dan lain-lain mengalami penyaringan, kecuali yang bermolekul besar seperti sel-sel darah dan protein. Filtrasi masuk ke ruang kapsula bowman, menjadi filtrat glomerulus atau urine primer. Jumlah darah yang mengalir melalui ginjal ini ada sekitar 1,2 liter setiap menit (seperempat dari seluruh jumlah darah yang dipompakan oleh jantung). Proses penyaringan ini terutama disebabkan oleh tekanan darah, dan dipengaruhi pula oleh pengerutan dan pengembangan arteriol yang menuju dan meninggalkan glomerulus. Pengerutan arteriol yang menuju glomerulus akan menambah jumlah filtrat dan selalu diikat oleh pengembangan arteriol yang meninggalkan glomerulus (arteri eferen). Filtrat glomerulus ini masih mengandung banyak zat yang diperlukan tubuh, seperti glukosa, garam-garam, dan asam amino. Dari glomerulus, filtrat dibawa melalui tubulus kontortus yang dikelilingi oleh pembuluh darah. Dalam tubulus terjadi reabsorbsi zat-zat yang masih berguna. Setelah terjadi reabsorbsi kadar urea menjadi lebih tinggi, sehingga terbentuk lagi zat-zat lain yang sementara waktu tidak digunakan lagi. Setelah filtrasi selesai, reabsorbsi dan augmentasi ini barulah terbentuk urine yang sebenarnya, yang dikumpulkan melalui tubulus kolekta ke pelvis renalis. Di dalam badan malphigi, kapsula bowman menyaring zat-zat dari darah yang ada di lomerulus, dan terbentuklah filtrat glomerulus. Di dalam tubulus kontortus proksimal, zat-zat yang berguna diserap kembali oleh pembuluh darah dari urine primer. Terbentuklah filtrat tubulus atau urine sekunder. Dalam tubulus kontortus distal, pembuluh darah menambah lagi zat-zat yang pada saat itu tidak digunakan lagi dan menyerap kelebihan zat sehingga terbentuklah urine yang sesungguhnya. 2. Hati

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

26

Hati mengeluarkan hasil pembongkaran hemoglobin, berupa zat warna empedu Fungsi hati yang lain adalah: (1) Untuk menyimpan gula dalam bentuk glikogen (2) Tempat berlangsungnya pembentukan protein tertentu maupun perombakannya (3) Menetralkan racun-racun yang ada dan ikut dalam pembentukan maupun perombakan sel darah merah - Proses perombakan sel darah merah di hati adalah sebagai berikut: Eritrosit yang sudah tua menjadi rusak dan tidak lagi berinti, selanjutnya dirombak dalam hati oleh sel histiosit. Hemoglobin diuraikan menjadi hemin + Fe + Globulin. Zat besi diambil dan disimpan dalam hati, yang kemudian dikembalikan ke sumsum tulang. Globulin digunakan lagi baik untuk metabolisme protein maupun untuk pembentukan hemoglobin baru. Hemin diubah menjadi zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin), selanjutnya dikeluarkan ke usus dan seterusnya keluar tubuh bersama feses. Bilirubin selanjutnya dioksidasi lagi menjadi urobilin yang berwarna kuning-coklat (memberi warna pada feses dan urine). 3. Paru-paru Pengeluaran zat-zat sisa melalui paru-paru adalah karbondioksida. Karbondioksida dan air yang dihasilkan pada setiap metabolisme karbohidrat dan lemak dikeluarkan dari sel-sel jaringan tubuh dan masuk ke dalam aliran darah. 4. Kulit Pengeluaran melalui kulit berupa keringat. Kulit mengandung kelenjar-kelenjar keringat dan minyak. Kulit berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan-kerusakan fisik akibat gesekan, penyinaran, kuman-kuman, panas, zat kimia, dan mengurangi kekurangan air, mengatur suhu badan, serta menerima rangsang dari luar.

Kegiatan 1 GINJAL SEBAGAI ALAT EKSKRESI Tujuan: Mempelajari struktur dan fungsi ginjal sebagai alat ekskresi pada manusia Alat dan Bahan 1. mikroskop dan perlengkapannya 6. ginjal kambing atau sapi 2. sediaan mikroskop ginjal 7. model ginjal manusia 3. loupe 8. alat bedah 4. charta nifron 9. pagan bedah 5. torso ginjal atau charta ginjal CARA KERJA DAN BAHAN DISKUSI 1. Amati ginjal mamalia atau model ginjal manusia yang telah disediakan, Amati pembuluh darah yang masuk atau keluar dari ginjal 2. Gambarlah ginjal utuh can bagian-bagiannya, MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 27

3. Sayatlah ginjal menurut panjangnya melalui pelvisrenalis sedemikian rupa sehingga ginjal terbelah membujur, 4. Amati penampang ginjal sebelah dalam dengan loupe, gambarlah penampang ginjal dan sebutkan bagianbagiannya. 5. Periksalah sediaan ginjal dl bawah mikroskop, dengan pembesaran lemah kemudian ubah menjadi Pembesaran kuat. 6. Dari sediaan yang ciarnati dl bawah mikroskop, cariah badan malpighi, tubulus kontortus. Gambarlah bentuknya, 7. Satukan pengamatan pads ginjal segar dengan pengamatan sediaan mikroskopis terutama pads badan malpighi dan pembuluh penampung. Pertanyaan 1. Di manakah tetak pembuluh darah-yang masuk atau keluar dari giro? Sebutkan namanya? 2. Sebutkan Hama bagian penampang ginjal sebelah dalam. Apakah sebenamya fungsi ginjal? 3. Gambar sebuah nefron can beri keterangan selengkapnya. 4. Di mana dan bagaimanakah proses terjadinya a. Reabsorpsi; b. Filtrasi c. Augmentasi Apakah hasil dari setiap proses tersebut? No 1. 2. 3. Proses Dalam Ginjal Filtrasi Reabsobsi Augmentasi Tempat Terjadinya Senyawa Kimia Yang Diproses Hasil Proses

PEMERIKSAAN URINE Kegiatan 4 Tujuan 1. Mengukur pH urine. 2. Mengetahui adanya urea di dalam urine. 3. Mengetahui adanya senyawa klorida di dalam urine. 4. Menilai adanya kelainan ginjal dan hasil pemeriksaan, Alat dan Bahan 1. Tabung reaksi 4 bush 6. Larutan AgNO3 5% 2. Rak tabung reaksi 7. Korek api 3. Penjepit tabung reaksi 8. Larutan Biuret 4. Gelas ukur 9. Larutan benedict atau fehling A dan B 5. Pembakar spiritus 10. Indikator universal 11. Sampel urine siswa, penderita diabetes mellitus, dan penderita mental terbelakang CARA KERJA Kegiatan A : mengukur pH urine 1. Masukkan kertas indikator universal kedalam urine. Amati perubahan wamanya. 2. Bandingkan dengan warns standar pH (pH meter). 3. Berapa pH-nya dan apa artinya? Kegiatan B : mengenal bau ammonia, hasil penguraian urea dalam urine 1. Masukkan 2 ml urine ke dalam tabung reaksi. 2. Panaskan dengan lampu spiritus. 3. Kesanlah baunya? Kegiatan C : mengetahui kandungan klor dalam urine 1. Masukkan 2 ml urine ke dalam tabung reaksi. 2. Tambahkan 5 tetes AgN 03 5%. 3. Apa yang terjadi? Kegiatan D: uji glukosa 1. Isi tabung reaksi dengan 2 ml Urine 2. Tambahkan 2 tetes larutan benedict (fehling A dan B). 3. Panaskan dengan api lampu spiritus, catat perubahan yang terjadi setelah menc'& 4. Apakah kesimpulanmu tentang urine yang kamu selidiki? Jelaskan. MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 28

Kegiatan E : uji protein 1. Masukkan 2 ml urine ke tabung reaksi 2. Tambahkan larutan NaOH 10% 5 tetes, kemudian larutan CuSO4 1%, biarkan kits-lots dua menit. Bagaimana hasilnya? Jelaskan ! Pertanyaan 1. Buatlah tabel hasil pengamatanmu terhadap ketiga sample urine tersebut? Apa pendapatmu? 2. Bagaimanakah ciri fisik dan ciri lain sampel urine penderita keterbelakangan mental dan penderita diabetes mellitus? 3. Apa kesimpulanmu tentang percobaan di atas? Kegiatan 2 : Kulit dan Hati sebagai alat Ekskresi Tujuan: Mempelajari struktur, fungsi, dan proses pada kulit dan hati sebagai alat ekskresi pada manusia. Alat dan Bahan 1. torso kulit atau charta kulit 2. torso hati, charta organ ekskresi CARA KERJA DAN BAHAN DISKUSI I. Pelajari torso penampang melintang organ kulit, atau charta kulit yang telah disiapkan a. Diskusikan dengan teman-temanmu bagian-bagian penampang melintang kulit A

b. 1. 2. 3. 4. II. III. IV.

Yang sebagai alat ekskresi ialah: .. mengekskresikan .. mengekskresikan .. mengekskresikan .. mengekskresikan Pelajari torso atau charta organ hati yang telah disiapkan Diskusikan dengan teman-temanmu mekanisme proses pemecahan protein tertentu terjadi di dalam hati. Lengkapilah bagan berikut ini ! Ornitin (AA1) + . + . ==> Sitrulin (AA2) Sitrulin (AA2) + . ==> . Argtnin (AA2)
= = > Arginase

Hasil pembongkaran arginin adalah dan dibuang melalui . PRODUK MANGAN MANUSIA DAN KELAINAN PADA SISTEM EKSKRESI MANUSIA Kegiatan 3 Tujuan 1. Memahami produk buangan dan organ ekskresinya pada manusia. 2. Mengetahui macam-macam kelainan atau penyakit sistern ekskresi pada manusia Alat dan Bahan 1. Torso atau charts slat ekskresi manusia 2. Gambar atau poster kelainan atau penyakit yang menyerang sistern ekskresi pada manusia, CARA KERJA Kegiatan A : Produk buangan dan alat ekskresinya 1. Lengkapilah label isian tentang produk buangan alat-alat ekskresinya, berikut Ini. 2. Jawablah pertanyaan di bawahnya, MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 29

No 1 2.

Produk yang dibuang Karbon dioksida Garam mineral Limbah nitrogen a. terutama urea (hasil dominasi protein) b. keratin (hasil perombakan otot) c. asam urat (hasil pemecahan materi inti) Air Empedu (hasil pemecahan eritrosit)

Organ ekskresi a. b. c. a. b. c. a. b. c.

Keterangan Dalam bentuk gas dilepas ke udara a. b. c. a. b. c. a. b. c. Dikirim ke usus melalui ,,,,,,,,,

3.

4. 5.

Pertanyaan 1. Di antara bahan yang diekskresikan, adakah yang masih dimanfaatkan oleh tubuh? Jelaskan. 2. Bila kita mengkonsumsi zat gizi protein beriebihan, apa yang dilakukan tubuh terhadap keiebihan protein tersebut? 3. Apa yang terjadi bila produksi cairan empedu berkurang? Bagaimana tubuh mengatasinya? Kegiatan B : Kellainan atau penyakit yang menyerang sistem ekskresi manusia 1. Pasangkan Hama penyakit dan pemyataan yang cocok. 2. Jawablah pertanyaan yang terdapat dibawah label. No. Pernyataan Jawaban 1 Peradanqan ginjal di glomerulus akibat infeksi Streptococus sp. A. Polluria B. Anuria 2. Radang selaput dalam kandung kemih akibat infeksi bakteri, zat kimia tertentu. C. Nefritis atau kerusakan fisik. D. Oligouria 3. Keterbatasan produksi ADH penyebab kelainan ini. E. Batu ginjal 4. Kerusakan ginjal yang menimbulkan kegagalan mengatur keseimbangan F Diabetes mellitus komposisi dan volume cairan tubuh G. Cystitis 5. Kegagalan ginjal memproduksi urine, akibat kerusakan glomerulus. H. Acidosis 6. Nefron kurang mampu mereabsopsi air, sehingga urine banyak dan encer. 1. Albuminuria T Enclapan zat yang terjadi di pelvis renalis dan ureter. J. Diabetes insipidus 8. Keberadaan albumin dan protein di dalam urine akibat kerusakan filter pada K. Uremia badanmalpighi ginjal. L. Oedema 9. Tingginya glukosa akibat rendahnya insulin dari darah. M. Kencing batu Pertanyaan 1. Di antara penyakit pada sistem ekskresi di etas nef6tis dan cystitis, manakah yang tergolong penyakit kronis? 2. Apa perbedaan diabetes insipidus dan poliuria, berdasarkan proses terbentuk.nya urine beriebihan? Kegiatan 4 : HEMODIALISIS Tujuan Mengetahui contoh teknologi penanggulangan akibat kelainan yang terjadi pada sistem ekskresi. Alat dan Bahan Gambar proses hemodialisis CARA KERJA DAN BAHAN DISKUSI Baca dan pahami-teks tentang hemodialisis berikut ini, jawablah pertanyaan di bawah teks. TINDAKAN UNTUK MENANGGULANGI GAGAL GINJAL Bila terjadi gagal ginjal terminal harus dilakukan tindakan yang dapat mengganti fungsi ginjal. Tindakan tersebut antara lain: transplantasi ginjal dan hemodialisis atau cuci darah. Yang dimaksud Gagal Ginjal Terminal (GGT) adalah apabila kemampuan ginjal dalam menyerap cairan darah pada bagian glomerulus lebih kurang 5 ml per detik. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya gagal ginjal, antara lain penyakit infeksi ginjal dan kelainan akibat adanya batu ginjal. MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 30

Pada kegiatan ini akan dibahas suatu penangguiangan gagal ginjal, yaitu hemodialisis. Dalam hemodialisis digunakan suatu membran tiruan yang bersifat seleksi permiabel untuk mengatur komposisi darah melalui mesin dialisis. Prinsip dasar proses hemodialisis melibatkan difusi pasif melalui membran selektif permiabel. Darah pasien dialirkan melalui membran dialisis tiruan tersebut. Di sisi lain cairan dialisis dialirkan juga melalui selaput itu. Ketika difusi berlangsung melewati membran buatan, komposisi darah akan berubah. Ion-ion kalsium, fosfat, sulfat, urea, kreatinin, dan asam urat menembus membran dan berdifusi menuju membran dialisis. Ion bikarbonat dan glukosa berdifusi dari dalam cairan dialisis menuju ke aliran darah. Darah pasien yang akan menjalani hemodialis diambil dari arteri di lengan bawah. Setelah masuk ke ginjal buatan (membran truan) darah dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien melalui vena lengan bawah. Pertanyaan 1. Bandingkan kerja slat hemodialisis ini dengan proses ekskresi yang terjadi dalam ginjal. Di dalam ginjal, di bagian manakah proses itu terjadi? 2. Carilah informasi melalui Internet berapa biaya yang dibutuhkan untuk hemodialisis pada pasien gagal ginjal terminal sekali mela-kukan cuci darah. 3. Carilah informasi melalui Internet tentang transplantasi ginjal. 4. Nilai IMTAQ spa yang dapat ands simpulkan dari kasusdiatas. LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK KD. 3.5 Kegiatan: Melakukan uji urine penderita Diabetes Mellitus (kencing manis) A. Tujuan 1. Mengidentifikasikan kelainan yang terjadi pada sistem ekskresi. 2. Mengetahui pH dan kandungan kimia urine B. Alat dan Bahan 1. Pipet 8. Korek api 2. Lampu spiritus 9. Gelas ukur 100 cc 3. tabung reaksi (6 buah) 10. Urine 4. Rak tabung reaksi 11. Larutan gula 11% 5. Kertas indikator universal 12. Reagen Benedict / Fehling A dan Fehling B 6. Penjepit tabung reaksi 13. Reagen Biuret 7. Pembakar spiritus 14. Putih telur C. Cara Kerja I. Mengukur pH urine a. Masukkan indikator universal b. Amati perubahan warna pada indikator universal. c. Cocokkan warnanya dengan standar pH d. Berapa pH urine tersebut ? Dan apa artinya ? II. Mengenal bau amonia hasil penguraian urea dalam urine a. Masukkan urine 1 ml ke dalam tabung reaksi b. Panaskan dengan menggunakan lampu spiritus c. Bagaimana baunya ? III. Mengenal kandungan klor dalam urine a. Masukkan 2 ml urine ke dalam tabung reaksi b. Tambahkan 5 tetes larutan AgNO3 5% c. Apakah yang kalian amati ? Mengapa demikian ? IV. Mengetahui adanya glukosa dalam urine a. Isilah 2 ml urine ke dalam tabung reaksi b. Tambahkan 5 tetes larutan Benedict / Fehling A dan Fehling B c. Panaskan dengan menggunakan lampu spiritus d. Perubahan apa yang terjadi ? e. Apa yang dapat kalian simpulkan dari urine yang kalian amati ? Jelaskan ! V. Mengetahui adanya protein dalam urine a. Isilah 2 ml urine ke dalam tabung reaksi b. Tambahkan 5 tetes larutan Benedict c. Perubahan apa yang terjadi ? d. Apa yang dapat kalian simpulkan dari urine yang kalian amati ? Jelaskan ! UJI KOMPETENSI MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 31

Yang dimaksud dengan ekskresi adalah .., selain melaksanakan fungsi ekskresi, organ-organ ekskresi juga melaksanakan fungsi . .. Pada tubuh manusia organ yang termasuk organ ekskresi adalah ., .., ., dan Ginjal merukan organ utama ekskresi. Ginjal manusia berjumlah dan terletak di . /struktur ginjal terdiri dari dua lapisan yang dibedakan menjadi bagian luar yang disebut dan bagian dalam disebut pada bagian dalamnya terdapat ruang kosong yang disebut .. Ginjal tersusun atas unit-unit terkecil yang bersifat fungsional yang disebut . Sebuah nefron tersusun atas badan Malpighi yang mengandung .. dan . dan saluran nefron yang tersusun atas ., ., , dan Hasil ekskresi di ginjal akan dikeluarkan dalam bentuk .. yang proses pembentukannya dapat digolongkan menajadi tiga tahap, yaitu , . dan .. banyak sedikitnya urin yang dihasilkan dipengaruhi oleh ., ., dan Paru-paru selain sebagai organ ekskresi juga berfungsi sebagai organ Zat yang dibuang melalui paru-paru berupa .. Hati selain berfungsi sebagai alat ekskresi juga berfungsi sebagai Fungsi hati sebagai organ ekskresi adalah karena menghasilkan yang berasal dari perombakan . Hati juga berfungsi mengeluarkan sisa metabolisme asam amino berupa .. yang bersifat racun setelah terlebih dahulu diubah menjadi yang tidak bersifat racun. Struktur kulit tersusun atas lapisan luar yang disebut Lapisan ini mempunyai empat lapisan lagi, yaitu ., , .. dan stratum germinativum yang terdiri dari : stratum spinosum dan stratum basale. Lapisan dalam kulit disebut . Pada lapisan ini terdapat bagian yang merupakan alat ekskresi yaitu . yang akan mengeluarkan . Selain berfungsi sebagai alat ekskresi pengeluaran ini juga berfungsi sebagai ...................

Kinerja Ilmiah Perhatikan gambar disamping. Dua orang siswa sedang menguji urinnya dengan uji Benedict. Masing-masing urine itu ditetesi dengan larutan Benedict sebanyak 5 tetes, lalu dipanasi sektar 3 menit. Setelah diamati, didapat hasil sebagai berikut : Urin Siswa I Tidak terbentuk merah bata 1 Urin Siswa II endapan Terbentuk endapan merah bata

Dari hasil di ats, siswa manakah yang urinnya yang tidak normal ? Mengapa demikian ? Jika dalam urin seseorang mengandung glukosa, kemungkinan apa saja yang menyebabkannya ? Jika kedua urin siswa itu diuji dengan uji Biuret dan menunjukkan perubahan warna menjadi ungu, apa yang dapat kamu simpulkan tentang urin kedua siswa itu ?

2 3

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

32

BAB. 9

SISTEM KOORDINASI

Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu,kelaianan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinnya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.6 Menjelaskan keterkaitan antara struktur , fungsi, dan proses serta kelainan /penyakit yang dapat terjadi pada sistem regulasi manusia (saraf, endokrin dan indera) Indikator Mengidentifikasi struktur, fungsi dan proses system koordinasi pada manusia Mengaitkan struktur, fungsi dan proses system koordinasi pada manusia Menjelaskan struktur, fungsi dan proses system koordinasi pada manusia Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada system koordinasi

Ringkasan materi MATERI 1 Reseptor (indra) indara merupakan jendela bagi tubuh untuk mengenal dunia luar,memberikam respon terhadap perubahan yang terjadi pada lingkungan dan upaya proteksi terhadap gangguan dari luar MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 33

tubuh.untuk beradaptasi terhadap lingkungan diperlukan indra mata , telinga , pencium, dan pengecap , kulit, serta reseptor lain yang disebut intereseptor. 1. INDRA PENGLIHAT Fungsi bagian-bagian bola mata a. Pelindung bola mata: alis, bulu mata, kelopak mata, kelenjar air mata Fungsi : melindungi bola mata dari debu, air dan mikroorganisme b. Bagian luar bola mata,terdiri dari : sklera, dan kornea Fungsi kornea : menangkap cahaya yang masuk ke mata c. Bagian tengah bola mata, terdiri atas:koroid, pupil, lensa. Iris Fungsi koroid : memberi/mensuplai makanan pada mata Fungsi pupil : mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata Fungsi lensa : memfokuskan cahaya agar jatuh tetap di retina Fungsi iris : memberi pigmen/warna pada mata d. Bagian dalam bola mata : retina dan saraf optik Fungsi retina : tempat jatuhnya bayangan sehingga dapat melihat Proses melihat : Rangasangan (cahaya) Kornea Aqueous Humor Pupil Lensa

Melihat

Saraf optik

Retina

Vitereous Humor

Macam-macam gangguan pada bola mata 1. Radang mata/konjungtivitis : merupakan hal yang lumrah terjadi baik pada mata kanan ataupun mata kiri mengalami iritasi dan terasa seperti ada pasir di dalam mata.kedua mata jadi meradang dan peka terhadapo cahaya 2. Trakoma : disebabkan oleh kuman 3. Herpes simplex konjungtivitis : merupakan radang selaput mata akibat infeksi virus herpes simpleks (HSV1) 4. Sinanaga (herpes simplex ) : virus cacar air 5. Pterigium : merupakan daging tubuh kecil yang muncul secara bertahap dari bagian bola mata 6. Lensa keruh/katarak : lensa mata menjadi keruh 7. Astigmat : disebabkan oleh kornea /lensa mata tidak rata sehingga sinar yang masuk tidak difokuskan ke satu titik 8. Hypermetropi 9. Presbiopi 2. INDRA TELINGA

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

34

Telinga terdiri atas 3 bagian yaitu : telinga luar , tengah dan dalam. a. Telinga luar,terdiri atas daun telinga,saluran/lubang telinga,rambut=rambut halus, kelenjar minyak, dan membran tympani.telinga luar berfungsi untuk menerima dan mengumpulkan getaran yang masuk ke saluran telinga luar. b. Telinga tengah, terdiri dari saluran Eustachius, jendela oval, jendela bundar, dan 3 tulang pendengaran,yaitu martil/maleus, landasan /incus dan sanggurdi/stapes.telinga bagian tengah ini berfungsi meneruskan getarn suara ke bagian telinga dalam c. Telinga dalam,terdiri atas koklea/rumah siput, 3 saluran setengah lingkaran, ampula, utrikulus dan sakulus.organ yang merupakan alat keseimbangan pada telinga bagian dalam ini adalah 3 saluran setengah lingkaran, ampula, utrikulus, dan sakulus.keempatnya ini terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin

Mekanisme/proses mendengar Rangsangan (bunyi) Daun telinga Saluran telinga Membran timpani

Alat kortil

koklea

Tingkap oval

Tulang-tulang pendengaran

Saraf auditori

Pusat pendengaran di otak MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

mendengar 35

Gangguan/kelainan pada telinga Tuli saraf :disebabkan oleh kerusakan saraf auditori atau kerusakan pusat pendengaran di otak Tuli konduksi : disebabkan oleh kekakuan hubungan antara sanggurdi dengan fenestra ovalis,penyumbatan saluran telinga luar, penebalan atau kerusakan membran timpani.

3.INDRA PENCIUMAN/PEMBAU Di dalam rongga hidung terdapat reseptor yang berupa kemoreseptor.rangsangannya berupa bau/zat kimia wujut gas/uap.saraf penciuman disebut saraf olfaktori. Bagian-bagian rongga hidung : 1. rambut/bulu, berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk ke hidung 2. lendir, berfungsi menjaga kelembaban udara dalam hidung 3. pembuluh darah, berfungsi menghangatkan udara yang masuk ke hidung

4. LIDAH

Pada permukaan lidah terdapat bintil-bintil pengecap (papila-papila) yang berfungsi sebagai kemoreseptor. Papilla lidah ada 3 macam,yaitu : 1) Bentuk benang/filiformis yang disebut papila peraba,tersebar di seluruh permukaan lidah 2) Bentuk seperti huruf V /sirkumvalata yang disebut papila pengecap, terdapat di dakat pangkal lidah atau di bagian tengah belakang yang peka terhadap rasa pahit 3) Bentuk jamur/ fungiformis, disebut papila pengecap, terdapat di tepi lidah bagian depan/ ujung yang peka terhadap rasa manis, dekat ujung peka terhadap rasa asin dan samping peka terhadap rasa asam 5. KULIT

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

36

Fungsi kulit antara lain : 1. indra peraba 2. menghasilkan keringat dan minyak 3. melindungi tubuh dari sinar matahari 4. melindungi otot dari gesekan benda luar Bagian-bagian kulit yaitu : a. Epidermis tersusun atas 4 lapisan (stratum ) antara lain : stratum korneum : lapisan kulit yang selalu melgelupas (kulit ari) stratum lusidum : selnya mempunyai batas tegas tetapi tidak ada intinya stratum granulosum : menghasilkan pigmen melanin (warna kulit) stratum germinativum : membentuk sel-sel kulit baru b. Dermis,terdapat akar rambut, otot penegak rambut, kelenjar keringat, kelenjar minyak, jaringan adiposa/lemak, pembuluh darah, sel saraf, reseptor-reseptor. Macam-macam ujung saraf dan fungsi masing-masing adalah sebagai berikut 1. ujung saraf yang berada jauh didalam kulit, sensitif pada tekanan 2. ujung saraf pada permukaan kulit, sensitif pada rabaan, cahaya. Reseptor ini mengesan, apakah obyek kasar atau halus. 3. ujung saraf dekat dengan permukaan kulit, sensitif untuk rasa sakit 4. ujung saraf sensitif pada panas dan dingin. Reseptor ini mengesan perubahan temperatur 5. ujung saraf pada dasar akar rambut, mengesan gerakan atau tarikan rambut c. MATERI 2 SISTEM SARAF Anatomi sel saraf [neuron] meliputi : 1. Dendrit : sebagai penerima rangsangan /impuls dari reseptor 2. Badan sel saraf : terdapat inti 3. Neurit (akson) : sebagai penerus impuls sel saraf lain atau ke efektor/tanggapan MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 37

Macam-macam sel saraf berdasarkan fungsinya di golongkan menjadi 3 macam yaitu 1. Neuron sensorik / saraf aferen, berfungsi menghantarkan implus saraf dari reseptor ke sistem saraf pusat 2. sel saraf motorik / saraf eferen,berfungsi melanjutkan implus saraf dari sistem saraf pusat ke efektor 3. sel saraf interneuron /saraf penghubung, berfungsi menghubungkan sel saraf motorikdengan sel saraf sensoris Sistem saraf pada manusia di bedakan menjadi dua macam yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. 1. Sistem saraf pusat Sistem saraf pusat terdiri atas otak/ensefalon dan sumsum tulang belakang .otak dibedakan menjadi otak besar, otak tengah, otak depan dan otak kecil.sedangkan sumsum tulang belakang di bedakan menjadi sumsum tulang lanjutan dan sumsum tulang belakang.sistem saraf pusat dilindungi oleh selaput yang terdiri atas jaringan pengikat yang di sebut meninges. a. Otak Pertumbuhan otak lebih berkembang dibanding pertumbuhan sumsum belakang. perbandingan volume otak dengan sumsum belakang berhubungan dengan kecerdasan suatu organisme. Otak besar/cerebrum Merupakan bagian otak yang paling berkembang,permukaanya berlipat-lipat, terdapat ratus juta neuron. bagian luar berwarna kelabu, berisi badan sel saraf dan bagian dalam berwarna putih, terdiri atas akson dan dendrit. berfungsi dalam pusat gerak, pendengaran, penglihatan, kecerdasan, ingatan, kesadaran, dan kemauan.bagian tengah adalah pusat pengatur kulit dan otot yang berhububgan dengan rangsang panas, dingin, sentuhan, dan tekanan. Otak tengah Terdapat di depan cerebbelum dan jembatan varol. bagian atas dari otak tengah merupakan lobus optik yang merupakan pusat reflek mata, misalnya penyempitan pupil mata.talamus merupakan pusat pengaturan implus sensorik. bagian bawahnya disebut hipotalamus, sebagai pengatur suhu, selera makan metabolisme lemak dan karbohidrat, keseimbangan cairan tubuh tekanan darah dan pusat tidur Otak kecil merupakan pusat koordinasi gerak otot (koordinasi motorik )tonus otot dan pusat keseimbangan posisi tubuh. serebelum terletak pada bagian otak belakang b. Sumsum belakang (medula spinalis ) terdapat di rongga tulang belakang. di bungkus meninges yang terdiri dari durameter, arachnoid, dan plameter. sumsum belakang mempunyai fungsi sebagai penghubung implus dari dan ke otak, dan member kemungkinan jalan terpendek pada gerak refleks, di tengah bagian kelabu terdapat saluran kecil yang disebut kanal sentral, yang berisi cairan cerebro spinal. 2. Sistem saraf tepi (perifer ) sistem saraf tepi terdiri dari sistem somatik (sadar) dan autonom (tak sadar). saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktifitas yang tidak dapat diatur oleh otak, misalnya gerak saluran pencernaan, sekresi keringat dan denyut jantung sistem saraf sadar di bedakan atas : a. sistem saraf eferen, membawa implus saraf dari reseptor ke sisitem saraf pusat b. sistem eferen, membawa implus saraf dari sistem saraf pusat ke efektor saraf somatik/saraf sadar MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 38

berdasarkan tempat berpangkalnya, saraf ini dibedakan menjadi 2 macam yaitu : a. saraf otak/saraf kranial : jumlah 12 pasang b. saraf sumsum tulang belakang /spinal : berjumlah 31 pasang 3. Sistim Saraf Otonom Merupakan gabungan saraf sensorik dan saraf motorik, meliputi: 1 Saraf simpatis Saraf simpatis berpangkal pada sumsum belakang di daerah leher dan pinggang, sering di sebut saraf torakolumba. Ganglio terletak pada sisi kiri dan kanan tulang belakang, serabut preganglionnya pendek dan postanglionnya panjang. Saraf parasimpatis Saraf parasimpatis berpangkal pada medulla oblongata dan di sakrum. Ganglion melekat pada efektor, serabut preganglionnya panjang dan pastganglionnya pndek.

Fungsi sistem saraf. Rangsang adalah penyebab semua perubahan dalam tubuh. Umumnya rangsang tersbut dapat di terima oleh alat tubuh yang khusus menerima rangsang yaitu indra. Berdasarkan letak sumber rangsang, reseptor di bagi mnjadi dua, yaitu a. Eksteroreseptor, reseptor yang dapat menangkap sumber rangsang dari luar tubuh. Misalnya : bau, pengecap, sentuhan, cahaya, pelembapan, suhu, tekanan, dan gaya berat. interoreseptor, resep-tor yang mampu menerima rangsang dari dalam tubuh interoreseptor, di bedakan atas : proprioseptor (sensasi kinstetik), reseptor, ada dalam otot, urat nadi, dan visero-septor, reseptor yang trdapat dalam viseral. Reseptor mengirim rangsang yang di terima melalui urat saraf dan tanggapan rangsang di berikan oleh fektor, misalnya otot kelenjar. Gerak Sadar dan Gerak Refleks Rangsangan di terima oleh reseptor oleh resptor diteruskan melalui saraf sensoris ke otak di olah ke otak melalui saraf motorik tanggapan akan di hantarkan ke efektor . ada kalanya rangsang tidak di olah oleh pusat saraf,tetapi melalui jalan yang terpendek.Peristiwa ini dikenal dengan sebutan refleks. Rangsangan diterima reseptor melalui saraf sensoris sumsum belakang melalui saraf motorik efektor. Jalan terpendek yang di tempuh gerak reflek di sebut lengkung reflek Pengaruh obat-obatan terhadap sistem saraf rambatan implus sinapsis berupa zat kimia,berarti aktivitas sistem saraf bergantung pada aktivitas biokimiawi.yaitu neurotransmitter.pengobatan zat kimia akan memberi rangsangan organ tubuh yang sakit.interaksi antar obat dengan organ tubuh, menghasilkan respon, dapat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit.dalam pengobatan secara medik dikenal zat kimia yang mampu untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit, tetapi sebenarnya tidak mempunyai efek penyembuhan. hormon dan kerja hormon hormon dihasilkan kelenjar endokrin yang mengatur pertumbuhan, keseimbangan internal reproduksi dan tingkah laku mekanisme kerja hormon di samping sistem saraf,sistem hormon juga merupakan sisitem komunikasi. kedua sistem tersebut pada dasarnya sebagai penyampai berita.sistem hormon dapat disamakan dengan efektor pada sistem saraf.pengaturan sekresi hormon diatur oleh bannyaknya hormon itu sendiri. MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 39 ,

A. KELENJAR ENDOKRIN PADA MANUSIA

terletak dalam lekukan tulang sela tursika di bagian tengah tulang baji.merupakan kelenjar buntu terbesar, sering disebut sebagai master of glands kerena menghasilkan macam-macam hormon yang mempengaruhi kerja kelenjar buntu yang lain. 1) Lobi depan. menghasilkan hormon-hormon yang pengatur hormon lain somatotrop hormone /STH luteotropic hormone /LTH (Proktakin atau hormon laktogen Thyroid stimulating hormone /TSH Adrenocorticotropic Hormone /ACTH gonadotropic Hormone,terdiri atas berbagi hormon - FSH - LH 2) Lobi intermedia 3) Lobi posterior b. kelenjar timus kelenjar ini merupakan tempat penimbunan hormon somatrotrop. hormon ini hanya berfungsi pada masa pertumbuhan saja. c. kelenjar anak gondok (kelenjar paratiroid ) kelenjar ini terletak di permukaan belakang tiroid.hormon yang dihasilkan adalah parathormon, yang berfungsi dalam mengatur pemakaian ion Ca pada jaringan.kekurangan hormon ini dapat menyebabkan kekejangan otot (tetani) d. kelenjar anak ginjal (kelenjar adrenalin) MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN 40

terdapat di atas ginjal , terdiri dari 2 bagian yaitu bagianmedula dan bagian korteks e. kelenjat gondok (tiroid) menghasilkan hormon tiroksin yang terbentuk dari asam amino tirosin dan iodium. fungsi hormontiroksin adalah : mempengaruhi metabolisme sel. dan mempengaruhi pertumbuhan , perkembangan , dan deferensiasi jaingan tubuh f. kelenjar langerhans (pankreas) kelenjar penghasil hormon insulin dan glukagen. kekurangan hormon insulin dapat mengakibatkan kencing manis (diabetes mellittus )

g. kelenjar usus dan lambung terdapat di dinding lambung, menghasilkan hormon gastrin yang berfungsi mempengaruhi sekresi getah pencernaan lambung h. kelenjar kelamin (gonad) mampu mengahasilkan hormon dan sel kelamin. testis, menghasilkan hormon androgen dan sel sperma. di antara androgen terpenting adalah testoteron yang fungsinya mempertahankan proses spermatogenesis ovarium, menghasilkan sel telur (ovum) dan hormon yang meliputi - Estrogen, di hasilkan folikel. fungsi memunculkan ciri kelamin sekunder awal masa remaja : pembentukan endometrium untuk menerima embrio - progesteron, dihasilkan korpus luteum fungsi menjaga endometrium menghambat produksi FSH progesteron bersama laktogen berfungsi memperlancar produksi ASI

MGMP BIOLOGI SMA KAB. MADIUN

41

UJI KOMPETENSI . Pilihlah jawaban yang paling tepat. 1. Jalannya implus pada saraf sensoris..... a. Dendrit akson badan sel b. Dendrit badan sel neurit c. Badan sel neurit dendrit d. Neurit badan sel dendrit e. Akson dendrit neurit 2. Otak manusia dapat di bagi tiga bagian yaitu otak depan, otak tengah, dan otak belakang. Otak depan terdiri atas..... a. Otfaktorius dan lobus optikus b. Optikus dan cerebellum c. Olfaktorius dan cerebellum d. Talamus dan hipotalamus e. Cerebrum dan cerebellum 3. Susunan saraf manusia terdiri atas ..... a. Otak dan serabut saraf b. Otak dan sumsum tulang belakang c. Sumsum lanjutan dan otak d. Sumsum lanjutan dan serabut saraf e. Saraf sadar dan saraf tak sadar 4. Urutan jalannya impuls pada gerak refleks mengikuti pola..... a. Reseptor n.sensorik sumsum belakang otak n.motorik efektor b. Reseptor n.motorik otak sumsum belakang neuron sensorik efektor c. Reseptor neuron motorik sumsum belakang neuron sensorik efektor d. Reseptor n.sensorik otak sumsum otak dan sumsum belakang sumsum tulang belakang neuron sensorik efektor e. Reseptor neuron sensorik sumsum belakang neuron motorik efektor 5. Zat-zat dibawah ini dapat menimbulkan gangguan pengguna zat,kecuali..... a. Amfetamin b. Barbital c. Khloramfenikol d. Opiat e. Tembakau 6. Konsumsi alkohol dapat menimbulkan penyakit atau kelainan berikut, kecuali..... a. Gastritis b. Perdarahan lambung c. Ulkus peptikum d. Kanker saluran pencernaan e. Memperburuk fungsi obsorbsi usus 7. Bagian bola mata yang berupa lapisan bepigmen dan mengandung banyak pembuluh darah adalah..... a. Sklera b. Iris c. Kornea d. Retina e. Khoroid

8. Fotoreseptor yang sangat peka terhadap cahaya terdapat pada bagian..... a. Khoroid

b. Kornea c. Retina d. Iris e. Khoroid 9. Hilangnya elastistitas lensa adalah cacat mata yang banyak diderita oleh orang lanjut usia yang banyak diderita oleh orang lanjut usia yang disebut..... a. Astigmatisme b. Presbiopi c. Miopi d. Kataraks e. Hipermetropi 10. Bagian telinga yang berfungsi sebagai alat keseimbangan adalah ..... a. Tulang pendengaran b. Membran tympani c. Kanalis semisirkularis d. Saluran eustacheus e. Koklea 11. Diagram ini menunjukan penampangn kulit manusia

Reseptor pada kulit yang berfungsi menerima rangsang sakit adalah nomor..... a. I b. II c. III d. IV e. V 12. Urutan penerusan getaran agar kita dapat mendengar adalah..... a. Membran timpani inkus stapes malleus jendela lonjong alat korti b. Membran tmpani malleus stapes inkus alat korti jendela bundar

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

c. Membran tmpani malleus inkus stapes jendela bundar jendela lonjong alat korti d. Membran tmpani malleus inkus stapes jendela lonjong jendela bundar alat korti e. Membran tmpani inkus malleus stapes jendela bundar jendela lonjong alat korti Bagian lidah yang peka terhadap rasa asin adalah bagian ..... a. Pangkal b. Tengah c. Depan d. Samping depan e. Samping belakang Indra yang dapat menerima rangsang panas adalah..... a. Krause b. Pacini c. Ruffini d. Korti e. Saraf ujung bebas Alat meissner pada kulit berfungsi sebagai saraf..... a. Peraba tekanan b. Peraba panas c. Perasa dingin d. Peraba sentuhan e. Peraba nyeri Gangguan berikut ini dapat mengurangi kemampuan mengecap rasa, kecuali..... a. Epilepsi b. Penyakit saraf c. Sakit gigi d. Influensa e. Wanita hamil Kemoreseptor yang terdapat pada rongga hidung sebelah atas disebut..... a. Saraf vagus b. Saraf gustatori c. Saraf auditori d. Saraf alfaktori e. Saraf optik Pada proses melihat diperlukan vitamin A yang penting dalam pembentukan..... a. Opsin b. Karotenoid c. Rodopsin d. Retinol e. Iodopsin Kelenjar endokrin yang mengalami kemunduran setelah masa remaja adalah kelenjar..... a. Hipofisis b. Timus c. Tiroid d. Pineal e. Paratiroid

20. Hormon berikut dihasilkan hipofisis anterior kecuali..... a. Somatropin b. ICSH c. Adrenokortikotropin d. ADH e. LTH 21. Apa fungsi paratiroid? a. Mengatur kecepatan metabolism karbohidrat b. Mengatur metabolisme senyawa fosfat dan kadar ion Ca di jaringan c. Mempertahankan keseimbangan mineral dan air dalam tubuh d. Mempercepat penghubung glikogen menjadi glukosa di hati e. Berperan dalam proses terjadinya imunitas dan pertumbuhan limfosit 22. Anak wanita yang masa puberitasnya telah dilalui tetapi sifat-sifat kelamin sekundernya tidak tampak.kemungkinan kekuranga..... a. Progesteron dan estrogen b. Estrogen dan testosteron c. Progesteron dan testoteron d. Estrogen dan gastrin e. Progesteron dan gastrin 23. Keseimbangan air di dalam tubuh diatur oleh..... a. ADH (Anti Diuretic Hormone ) b. FSH (Folicle simulating Hormone ) c. LH ( Luteinizing Hormone ) d. PTH ( Parathormone ) e. ACTH ( Adreno cortico tropin Hormone ) 24. Bila seseorang ibu akan melahirkan mengalami gangguan dalam persalinan,oleh dokter atau bidang, ibu tersebut disuntik hormon..... a. Gonadotropin dan prolaktin b. Prolaktin dan laktogen c. Tiroid dan estrogen d. Somatotropin da ADH e. Relaksin dan oksitosin 25. Kelenjar penghasil hormon yang secara langsung mempengaruhi sifat-sifat kelamin sekunder adalah..... a. Gonad b. Adrenalin c. Timus d. Hipofisis e. Tiroid 26. Hormon yang bekerja secara antagonis satu sama lain adalah ..... a. Tiroksin dan glukogen b. Hipofisis dan tiroksin c. Insulin dan adrenalin d. Adrenalin dan estrogen e. Insulin dan gastrin

27. Seseorang yang sedang marah,detak pernafasan dan gerakkannya cepat.hal ini disebabkan oleh pengaruh hormone yang berasal dari kelenjar..... a. Tiroid b. Langerhand c. Epifisa d. Hipofisa e. Anak ginjal 28. Kelainan yang timbul jika kekurangan hormon yang dihasilkan oleh anak ginjal adalah penyakit..... a. Diabetes militus b. Addison c. Myxedena d. Kretinisme e. Morbus basedow 29. Master gland mensekresi hormon ACTH dengan tarhet organ, yaitu..... a. Tiroid b. Anak ginjal c. Ovarium d. Pankreas e. Hipofisa 30. Kelenjar endokrin ikut mementukan ciri-ciri fungsional organisme terutama yang menyangkut fungsi berikut, kecuali..... a. Nutrisi d. Regulasi b. Repirasi e. Iritabilitas c. Ekskresi

BAB. 10
Standar Kompetensi

REPRODUKSI MANUSIA

: 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu,kelaianan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinnya pada Salingtemas.

Kompetensi Dasar : 3.6 Menjelaskan keterkaitan antara struktur , fungsi, dan proses yang meliputi pembentukan sel kelamin, ovulasi, menstruasi, fertilisasi, kehamilan, dan pemberian asi, serta kelainan yang dapat terjadi pada sistem reproduksi

manusia.
Indikator 1. Mengidentifikasi struktur, fungsi dan proses reproduksi pada pria 2. Mengidentifikasi struktur.fungsi dan proses reproduksi pada wanita. 3. Menjelaskan mekanisme spermatogenesis dan oogenesis.

Ringkasan Materi A. Struktur Organ Reproduksi Pria Kantong urinaria Glandula prostat Vas deferens Epididimis URETRA Batang penis Skrotum

Bagian-bagian sistem reproduksi pria dan fungsinya a. Organ Reproduksi Luar : 1. Penis berfungsi sebagai alat koitus. 2. Skrotum berfungsi menjaga temperatur testis saat pembentukkan sperma. b. Organ Reproduksi Dalam : 1.Testis, dalam testis terdapat tubulus seminiferus yang berfungsi sebagai tempat pembentukan sperma. 2.Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma hingga periode 18 jam, sampai sperma menjadi matang. Cirinya sperma telah dapat bergerak dan siap membuahi ovum. 3.Glandula prostat berfungsi menghasilkan cairan encer dan bersifat alkalis sehingga dapat menyeimbangkan keasaman residu urin di uretra. 4.Vas deferens berfungsi membawa sperma menuju ke vesika seminalis. 5.Vesika seminalis berfungsi untuk menampung sperma sebelum dikeluarkan melalui uretra.

6.Uretra berfungsi sebagai saluran akhir dari saluran reproduksi dan berfungsi untuk mengeluarkan sperma. B. Struktur Organ Reproduksi Wanita Bagian-bagian sistem reproduksi wanita dan fungsinya. a. Organ Reproduksi Dalam : 1. Uterus (Rahim) berfungsi untuk ruang pertumbuhan dan perkembangan janin. 2. Oviduk (saluran telur) berfungsi untuk menghubungkan ovarium dengan sel telur. 3. Fimbria tuba berfungsi untuk menangkap ovum. 4. Endometrium (Dinding Rahim) berfungsi menghasilkan lendir dan mengandung banyak pembuluh darah. Organ ini juga berfungsi sebagai tempat implantasi embrio. 5. Cervix (Leher Rahim), disebut juga mulut rahim,merupakan rongga penghubung rahim dengan vagina. 6. Vagina berfungsi untuk jalan kelahiran bayi. 7. Ovarium (Indung Telur) berfungsi untuk pembentukkan ovum. 8. Infundibulum berfungsi sebagai saluran ovum setelah fimbria tuba. b. Organ Reproduksi Luar : 1. Vulva,merupakan celah paling luar dari organ kelamin luar wanita. 2. Labium mayora berjumlah sepasang. 3. Labium minora berjumlah sepasang. Keduanya berfungsi melindungi vagina. 4. Klitoris, organ erektil yang dapat disamakan dengan penis pada pria. C. Spermatogenesis dan Oogenesis. 1. Spermatogenesis. Yaitu proses pembentukan sperma yang terjadi dalam testis, tepatnya dalam tubulus seminiferus. Spermatogenesis mencakup pematangan sel germinal dengan melalui proses pembelahan dan deferensiasi sel. Hal ini bertujuan untuk membentuk sel sperma fungsional. Proses ini diawali oleh spermatogonia yang melakukan pembelahan secara mitosis membentuk spermatosit primer. Spermatosit primer membelah meiosis 1 membentuk 2 spermatosit skunder,setelah itu melakukan pembelahan meiosis 2 membentuk 4 spermatid. Pada akhir proses spermatogenesis , spermatid berkembang membentuk spermatozoa yang semuanya dalam keadaan fertil. Untuk lebih jelasnya kalian dapat mempelajari skema spermatogenesis berikut ini! 2. Oogenesis. Yaitu proses pembentukan sel telur (ovum) yang terjadi dalam ovarium. Dalam ovarium terdapat oogonium atau sel indung telur. Oogonium bersifat diploid dengan 46 buah kromosom.Oogonium akan memperbanyak diri secara mitosis membentuk oosit primer. Oosit primer membelah secara meiosis. Meiosis tahap 1 oosit primer membentuk oosit skunder dlanjutkan meiosis tahap ke 2 yang akan membentuk sel telur (ovum). Pada akhir oogenesis akan terbentuk 4 sel anak, yaitu 1 ovum dan 3 polosit.Untuk lebih jelasnya kalian dapat memperhatikan skema oogenesis di atas. Siklus menstruasi Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari). Siklus menstruasi dibedakan menjadi 4 fase yaitu sebagai berikut

1. fase pra-ovulasi: berlangsung pada hari 1 sampai hari ke-14. Terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Pada fase ini oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak, folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi, selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi. 2. fase ovulasi : berlangsung pada hari ke-14. Pada fase ini ovarium melepaskan satu sel telur yang sudah masak (ovulasi). Waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus / fase birahi. 3. fase pasca-ovulasi : berlangsung pada hari ke 15-28. pada fase ini hormon LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. 4. fase menstruasi : berlangsung pada hari ke 28-30. fase ini terjadi jika sel telur yang dilepaskan tidak dibuahi oleh sperma. Hormon progesteron menghambat pembentukan FSH dan LH, akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang, pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti, endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah pendarahan (menstruasi). Oleh karena tidak ada progesteron, maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilah proses oogenesis kembali. Menopause (klimakterium) Masa menopause adalah masa dimana wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi, menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi, sampai kemudian terhenti sama sekali. Menopause adalah suatu masa peralihan dalam kehidupan wanita, dimana : - Ovarium )Indung telur) berhenti menghasilkan sel telur - Aktivitas Menstruasi Berkurang dan Akhirnya Berhenti - Pembentukan hormon wanita (estrogen dan progesteron) berkurang Menopause sebenarnya terjadi pada akhir siklus menstruasi yang terakhir. Tetapi kepastiannya baru diperoleh jika seorang wanita sudah tidak mengalami siklusnya selama minimal 12 bulan. Menopause rata-rata terjadi pada usia 50 tahun tetapi bisa terjadi secara normal pada wanita yang berusia 40 tahun. Biasanya ketika mendekati masa menopause, lama dan banyaknya darah yang keluar pada siklus menstruasi cenderung bervariasi, tidak seperti biasanya. Pada beberapa wanita, aktivitas menstruasi berhenti secara tiba-tiba tetapi biasanya terjadi secara bertahap (baik jumlah maupun lamanya) dan jarak antara 2 siklus menjadi lebih dekat atau lebih jarang. Ketidakteraturan menstruasi bisa berlangsung selama 2-3 tahun sebelum akhirnya siklus berhenti. Fertilisasi / Pembuahan Peristiwa fertilisasi (pembuahan) terjadi pada saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii sehingga terbentuk zigot. Tempat terjadinya fertilisasi di tuba fallopi / oviduct. Perkembangan janin Zigot membelah secara mitosis menjadi dua, empat, delapan, enam belas dan seterusnya. Pada saat 32 sel disebut morula, di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastocoel yang berisi cairan yang dikeluarkan oleh tuba fallopi, fase ini disebut blastosit. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon ari-ari plasenta), Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus). Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi, blastosit sampai ke rongga uterus, hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus, dindingnya tebal, lunak banyak mengandung pembuluh darah, serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio. Enam hari setelah fertilisasi, trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. Hormon ini melindungi kehamilan dengan cara menstimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis, permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi. Setelah hari ke-12, tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar

disebut ektoderm, disebelah dalam endoderm. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. Pada manusia kantung ini tidak berguna, maka tidak berkembang, tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur), karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio. Diantara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. Ektoderm akan membentuk epidermis kulis dan sistem saraf, endoderm membentuk antara lain rangka, otot, sistem peredaran darah, sistem ekskreasi dan sistem reproduksi. Kehamilan Pada saat terjadi kehamilan maka pada tubuh wanita terbentuk : 1. Membran (Lapisan Embrio), ada 4 macam membran embrio yaitu sebagai berikut : a. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac) Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar, pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna. b. Amnion Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung, gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan. c. Alantois Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. Pada mamalia dan manusia, alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan, yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat. d. Korion Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28, kecuali pada bagian tangkai badan, pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin / fetus. 2. Plasenta atau Ari-ari Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengan garis tengah 20 cm, dan tebal 2,5 cm. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari ke-28 setelah fertilisasi, plasenta berukuran kurang dari 1 mm. Plasenta berperan dalam pertukaran gas, makanan dan zat sisa antara ibu fetus. Pada sistem hubungan plasenta, darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin, meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin. Kelainan pada sistem Reproduksi Kelainan yang terjadi pada sistem reproduksi akan menyebabkan terganggunya organ-organ reproduksi dalam menjalankan fungsinya. Pasangan suami istri yang mengalami gangguan pada sistem reproduksinya akan menyebabkan kemandulan. Infertilitas (kemandulan). Di bidang reproduksi, infertilitas diartikan sebagai kekurangmampuan suatu pasangan untuk menghasilkan keturunan, jadi bukanlah ketidakmampuan mutlak untuk memiliki keturunan. Untuk pengertian yang terakhir kita kenal dengan kemandulan (sterilitas). Contoh, seorang laki-laki yang telah dikebiri (dikastrasi), atau seorang wanita yang rahimnya telah diangkat sudah tentu dikatakan mandul / steril. Sebaliknya pasangan yang subur disebut fertil. Penyebab Infertilitas Penting diketahui bahwa kesuburan (fertilitas) dipengaruhi banyak faktor, setidak-tidaknya ada 5 faktor penting : Usia : Untuk pria puncak kesuburan adalah usia 24-25 tahun dan 21-24 tahun untuk wanita, sebelum usia tersebut kesuburan belum benar matang dan setelahnya berangsur menurun.

Frekuensi hubungan seksual : frekuensi hubungan seksual penting karena mempengaruhi kemungkinan kehamilan. Contoh suatu pasangan yang suaminya bekerja sebagai pelaut dan berlayar selama berbulanbulan, belum dapat dikatakan infertil bila istrinya tidak hamil dalam kurun waktu 1 tahun. Lingkungan : baik fisik, khemis maupun biologis (panas, radiasi, rokok, narkotik, alkohol, infeksi, dll) Gizi dan nutrisi : terutama kekurangan protein dan vitamin E Stress / faktor psikis : terganggunya siklus haid, menurunnya libido dan kualitas spermatozoa A. Penyebab pada laki-laki Kelainan anatomi : hypo-epispadia (kelainan letak lubang kencing) micropenis (penis sangat kecil), undescencus testis (testis masih dalam perut/lipat paha) dll Gangguan fungsi : disfungsi ereksi berat (impotensi), ejakulasi retrograde (ejakulasi balik) Gangguan spermatogenesis : oligo/terato/asthenozoospermia (kelainan jumlah, bentuk, gerak sperma) Lain-lain : hernia scrotalis (hernia berat sampai ke kantung testis), varikokel (Varises pembuluh darah balik testis), imunologis, infeksi. B. Penyebab pada wanita Faktor vagina : vaginismus (kejang otot vagina), vaginitis (radang/infeksi vagina) dll Faktor uterus (rahim) : myoma (tumor otot rahim), endometritis (radang sel lendir rahim), endometriosis (tumbuh sel lendir rahim), endometriosis (tumbuh sel lendir rahim bukan pada tempatnya) uterus retrofleksi (kelainan bentuk dan posisi rahim), prolap (pemburutan, penyembulan rahim ke bawah) Faktor cervix (mulut rahim): polip (tumor jinak), stenosis (kekakuan mulut rahim), non hostile mucus (kualitas lendir mulut rahim jelek), anti sperm antibody (antibodi terhadap sperma) Faktor tuba fallopi (saluran telur) : pembuntuan, penyempitan, pelengketan saluran telur (bisa karena infeksi atau kelainan bawaan) Faktor ovarium (indung telur): tumor, kista, gangguan menstruasi (amenorhoe, oligomenorhoe dengan / tanpa ovulasi). Organ ini berinteraksi dengan pusat pengendali hormon di otak (hypothalamus dan hipofisis) dalam mengatur siklus menstruasi Faktor lain : prolactinoma (tumor pada hipofisis), hiper / hypotiroid (kelebihan / kekurangan hormon tiroid) Kelainan dalam sistem reproduksi selain dapat menimbulkan kemandulan juga dapat menyebabkan penyakit. Pada umumnya penyakit reproduksi disebabkan oleh faktor luar yaitu mikroorganisme. Berikut akan dijelaskan tentang gangguan kelainan pada sistem reproduksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yaitu Penyakit Menular Seksual dan HIV / AIDS SISTEM REPRODUKSI PRIA A. Tujuan 1. Mengidentifikasi struktur organ reproduksi pria. 2. Menjelaskan fungsi organ reproduksi pada pria. 3. Menjelaskan mekanisme spermatogenesis. B. Alat dan Bahan 1. Carta organ reproduksi pria. 2. Carta skema spermatogenesis.

SOAL : 1. Perhatikan dan pelajarilah gambar di bawah ini!

4 5

2 6

3 7

Bahan Diskusi 1. Sebutkan nama organ-organ reproduksi pada pria sesuai dengan nomor pada gambar beserta fungsinya masing-masing! No Nama Organ Fungsinya 1 2 3 4 5 6 7 8 .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... 5. ........................ 6. ........................ 7. ........................ 8. ............................................................................. ................................................. ................................................. 4. ........................ ................................................. 3. ........................ ................................................. 2. ....................... ................................................. 1. ...................... ................................................. .................................................

2.

Jelaskan proses spermatogenesis! ............................................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................................

3.

Jelaskan apa yang dimaksud vasektomi ! ............................................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................................ Jelaskan penyebab infertilitas pada pria ! ............................................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................................

4.

SISTEM REPRODUKSI WANITA A. Tujuan 1. Mengidentifikasi struktur organ reproduksi wanita. 2. Menjelaskan fungsi organ reproduksi pada wanita. 3. Menjelaskan mekanisme oogenesis pada wanita. B. Alat dan Bahan 1. Carta organ reproduksi wanita. 2. Carta skema Oogenesis. SOAL : 1. Perhatikan dan pelajarilah gambar di balik ini!

Gambar Organ Reproduksi Wanita

Oogenesis

Bahan Diskusi 1. Sebutkan nama organ-organ reproduksi diatas sesuaikan dengan nomor pada gambar beserta fungsinya masing-masing! No Nama Organ Fungsinya 1 2 3 4 5 6 7 8 .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... .................................................... 1. ........................................... 2. ............................................ 3. ............................................. 4. ............................................. 5. ............................................ 6. ........................................... 7. ........................................... 8. ........................................... ............................ ............................ ............................ ............................ ............................ ............................ ............................ ............................

2.

Jelaskan proses pembentukan ovum (oogenesis)! ............................................................................................................................................................................ .................................................................................................................................................................... Jelaskan ciri-ciri fase siklus menstruasi. a. Fase proliferasi ................................................................................................................................................................ b. Fase ovulasi ................................................................................................................................................................. c. Fase sekresi ................................................................................................................................................................ d. Fase menstruasi ................................................................................................................................................................

3.

4. Sebut dan jelaskan 4 macam lapisan membran embrio! .................................................................................................................................................................... .............................................................................................................................................................. 5. Jelaskan fungsi plasenta ! .................................................................................................................................................................... .............................................................................................................................................................. 6. Jelaskan pengertian tubektomi ! .................................................................................................................................................................... .............................................................................................................................................................. UJI KOMPETENSI : 1. a. b. c. d. e. 2. Pasangan yang tidak benar antara struktur dan fungsinya adalah.. Struktur Fungsi ovarium menghasilkan telur testis menghaasilkan sperma kandung semen menyimpan sperma kelenjar susu menghasilkan susu rahim tempat pembuahan

Perhatikan gambar berikut. Pernyataan yang benar tentang fungsi struktur 1,2 dan 3 adalah. Struktur 1 A B C D E Suplai makanan perlindungan Transport makanan Pertukaran gas Suplai makanan Struktur 2 Pertukaran gas Suplai makanan perlindungan Transport makanan perlindungan Struktur 3 Perlindungan Pertukaran gas Pertukaran gas Perlindungan Pertukaran gas

3.

Sel telur dan sperma secara genetika mirip tetapi berbeda strukturnya. Persamaan dan perbedaannya adalah.

a. b. c. d. e.

Keduanya mengandung kromosom yang haploid, tetapi telur harus menyediakan makanan di awal perkembangan, sedangkan sperma harus dapat bergerak Keduanya mengandung kromosom yang diploid, tetapi telur harus menyediakan makanan diawal perkembangan sedangkan sperma harus dapat bergerak Keduanya mengandung kromosom ibu, tetapi hanya sperma yang dapat mengatur kromosom mana yang akan diwariskan Keduanya mengandung kromosom ayah, tetapi hanya sel telur yang dapat mengatur kromosom mana yang akan diwariskan Keduanya mengandung kromosom yang haploid, tetapi hanya sel telur yang dapat mengatur kromosom mana yang akan diwariskan

Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5

Ketebalan Dinding Rahim 1 3 5 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 4. a. b. c. d. e. 5. a. b. c. d. e. 6. A B C D E 7. Menstruasi terjadi pada . hari ke-3 sampai hari ke-7 hari ke-7 sampai hari ke -10 hari ke-10 sampai hari ke-14 hari ke-20 sampai hari ke-24 hari ke-26 sampai hari ke-30 Kehamilan kemungkinan akan terjadi jika hubungan seksual terjadi pada.. hari ke-3 sampai hari ke-7 hari ke-7 sampai hari ke-10 hari ke-10 sampai hari ke-14 hari ke-20 sampai hari ke-24 hari ke-26 sampai hari ke-30 Perbandingan yang benar mengenai alat kontrasepsi yang digunakan oleh wanita adalah Pil anti hamil Pengikatan oviduk Terjadi ovulasi Tidak terjadi penempelan embrio Tidak terjadi menstruasi Mudah dihentikan efeknya Sangat akurat Tidak terjadi obulasi Terjadi penempelan embrio Terjadi menstruasi Sulit dihentikan efeknya Tidak akurat

Perhatikan gambar berikut. Pernyataan yang benar mengenai fungsi struktur X,Y dan Z adalah X A B C D Menghasilkan urine Menghasilkan urine Menyimpan urine Menyimpan urine Y Menghasilkan sperma Menghasilkan hormone Menghasilkan sperma Menghasilkan hormon Z Menstranfer urin Menstranfer sperma Menstranfer urine Menstranfer sperma

8.

Dalam siklus menstruasi sel telur biasanya dibuahi pada tahap . awak fase proliferasi segera setelah ovulasi di tengah fase sekresi selama fase menstruasi di akhir fase menstruasi 9. Jika kedua oviduk pada wanita diikat pernyataan yang benar adalah. Ovulasi Menstruasi a. + + b. c. + d. + e. tidak ada jawaban yang benar Keterangan : + = terjadi - = tidak terjadi a. b. c. d. e. 10. a. b. c. d. e. 11. b. c. d. e. f. 12. a. b. 13. a. b. c. 14. a. b. c. d. e. Spermatozoa terbentuk dibagian .. vas eferen vas deferen tubulus seminiferus epididimis testis Oogenesis merupakan peristiwa . bertemunya spermatozoid dengan ovum pembentukan ovarium pembentukan sel telur di ovarium pembentukan sel telur di oviduk menempelnya embrio di uterus Fertilisasi terjadi di.. Uterus c. oviduk e. serviks ovarium d. rahim Testis adalah kelamin jantan yang menghasilkan .. Spermatozoa d. spermatozoa, urin, dan hormon spermatozoa dan urin e. spermatozoa, urin dan enzim spermatozoa dan hormon

Fungsi FSH pada wanita adalah untuk merangsang . produksi progesterone dan estrogen produksi progesterone dan terjadinya ovulasi produksi estrogen dan terjadinya ovulasi perkembangan folikel telur dan produksi progesterone perkembangan folikel telur dan produksi estrogen 15. Anak laki-laki yang telah akil balik mengalami perubahan suara, tumbuh kumis dan cambang. Perubahan ini dipengaruhi oleh hormon.. a. Testosteron c. adrenalin e. somatotropin b. Progesteron d. tiroksin 16. Korpus luteum adalah badan berwarna kuning yang menghasilkan hormone .. a. LH b. FSH c. prolaktin d. progesteron e. adrenalin 17. a. FSH 18. f. g. 19. Hipofisis dalam perannya sebagai kelenjar kelamin menghasilkan hormone. b. LH c. LH dan FSH d. testosteron e. FSH dan testosteron Peristiwa lepasnya sel telur dari folikel disebut.. Ovulasi c. fertilisasi e. menopause nidasi d. menstruasi Fungsi LH (Luteinizing Hoemone) adalah.

merangsang terjadinya ovulasi merangsang pembentukan estrogen memacu pertumbuhan folikel memacu pembentukan FSH (Follicle Stimulating Homone) menghambat pembentukan progesterone 20. Peran hormone estrogen terhadap alat reproduksi adalah a. mencegah agar uterus tidak kontraksi b. merangsang kontraksi uterus pada saat persalinan c. mengatur pemasakan ovum dalam ovarium d. menjaga agar dinding uterus mengalami pertumbuhan e. merangsang kelenjar susu agar memproduksi ASI 21. Alat-alat reproduksi wanita : 1. infundibulum 4. uterus 2. vulva 5. ovarium 3. vagina 6. tabung fallopi Urutan jalannya sel telur sampai terjadi pembuahan dan embrio adalah.. a. 1-2-3-4 c. 2-3-4-5 e. 5-1-6-4 b. 1-4-5-6 d. 3-4-6-1 22. Hubungan estrogen dengan proses ovulasi adalah a. merangsang hipofisis untuk mengeskresi LH yang menyebabkan folikel pecah b.merangsang hipofisis untuk mengekskresi FSH yang akan menyebabkan folikel pecah c. merangsang hipofisis untuk menghasilkan LH dan FSH sehingga folikel tumbuh d. merangsang folikel untuk menghasilkan progesterone yang tinggi sehingga folikel tumbuh e. menyebabkan korpus luteum menghasilkan progesterone yang akan menyebabkan folikel pecah SOAL : 1. 2. Apakah yang dimaksud dengan ovulasi ? Jelaskan apakah menstruasi itu ?

a. b. c. d. e.

3.

Perhatikan gambar perkembangan embrio manusia berikut ini !

Jelaskan ciri-ciri embrio pada tahap perkembangan pada gambar diatas !

4. 5.

Apakah yang dimaksud dengan PMS dan sebutkan empat contohnya! Jelaskan cara mencegah penyakit AIDS !

I.

Materi Pembelajaran 1. Struktur dan fungsi alat reproduksi pada laki-laki. 2. Struktur dan fungsi alat reproduksi pada wanita.

3. Mekanisme pembentukan sel kelamin ( spermatogenesis dan oogenesis ). 4. Siklus menstruasi. 5. Proses fertilisasi dan perkembangan janin. Sistem Reproduksi pada Pria Organ reproduksi pria dibedakan menjadi dua, yaitu organ reproduksi luar dan organ reproduksi dalam. Organ reproduksi luar : organ reproduksi pada pria yang tampak dari luar, meliputi : a Penis : sebagai alat kopulasi, yaitu alat untuk memasukkan sperma yang dikeluarkan melalui lubang uretra yang terletak di ujung penis. Ketika bayi pria lahir penis diselubungi oleh kulit luar yang longgar dan pada saat dewasa kulit luar dipotong (disunat). Pria yang disunat akan memiliki penis terjaga kesehatannya. Pada pria yang tidak disunat, biasanya diujung penisnya tertutup oleh smegma (penimbunan kotoran yang dihasilkan dari kelenjar-kelenjar sekresi di penis). Smegma ini merupakan salah satu factor yang diduga menjadi predisposisi (memudahkan) timbulnya kanker penis pada pria dan dapat memicu kanker leher rahim pada perempuan yang menjadi pasangan dalam melakukan hubungan seksual. b Kantung zakar (scrotum) : didalamnya terdapat dua buah / sepasang buah zakar (testis). Skkrotum dapat menjaga suhu testis, jika suhu terlalu panas maka skrotum mengembang, sedangkan jika suhu terlalu dingin maka skrotum mengerut. Disekitar skrotum terdapat rambut-rambut yang berfungsiuntuk menjaga kelembaban agar suhu relative tetap. c Testis/buah zakar : alat untuk memproduksi sperma. Di dalam testis terdapat saluran-saluran halus yang disebut tubulus seminiferus yang merupakan tempat pembentukan spermatozoa. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium, sel sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang terdapat diantara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testoteron.

a b

Organ reproduksi dalam : organ reproduksi pada pria yang tidak tampak dari luar, meliputi : Epididimis : saluran yang berfungsi sebagai tempat pemasakan / pematangan sperma Saluran sperma / vas deferens : saluran yang dilewati oleh sperma yang bermuara pada uretra

Kelenjar prostat dan kelenjar cowper : kedua kelenjar ini berfungsi menghasilkan secret utnuk memberi nutrisi dan mempermudah gerakan spermatozoa Spermatogenesis Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormone. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormone perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone / FSH) dan hormone lutein (Luteinizing Hormone / LH). Fungsi hormone-hormon tersebut adalah sebagai berikut : LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormone testoteron. Pada masa pubertas, androgen / testoteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder pada pria seperti tumbuhnya kumis, jambang, rambut pada kemaluan dan lain sebagainya. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari. Sperma yang sudah masak memiliki struktur / bagian berupa : Kepala : pada bagian ujungnya terdapat akrosom yang dibentuk dari badan golgi. Akrosom dapat menghasilkan enzim yang berfungsi membantu sperma menembus sel telur Leher : pada bagian ini terdapat mitokondria tempat berlangsungnya respirasi sel sehingga dapat dihasilkan energy. Ekor : alat gerak sperma agar mampu mencapai ovum.

Proses Spermatogenesis Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder, spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid, spermatid berdeferensiasi menjadi spermatozoa masak. Bila spermagenesis sudah selesai, maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi, sel sertoli akan menghasilkan hormone inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar Cowper. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjarkelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Pada waktu ejakulasi, seorang pria dapat mengeluarkan 300 400 juta sel spermatozoa.

Bab 11.
Standar Kompetensi :

SISTEM IMUN PADA MANUSIA

3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada salingtemas.Kompetensi Dasar 3.1 Menjelaskan mekanisme pertahanan tubuh terhadap benda asing berupa antigen dan bibit penyakit..

Ringkasan Materi Tubuh manusia dikelilingi banyak musuh dan ancaman. Musuh itu adalah bakteri, virus, dan berbagai organisme mikroskopis lainnya. Setiap hari, bahkan setiap menit, terjadi pertempuran abadi antara sistem kekebalan tubuh dan organisme mikroskopis yang mengganggu, tetapi kita tidak menyadarinya. Pertempuran ini bisa berupa pertempuran kecil-kecilan dan lokal, juga bisa peperangan pada sekujur tubuh kita. Peperangan ini biasa kita sebut penyakit. Mekanisme Pertahanan Tubuh Tubuh telah dilengkapi dengan sistem pertahanan badan. Sel-sel darah, organ-organ dari semua sistem organ tubuh bekerja sama untuk memerangi bakteri yang masuk. Untuk melawan benda asing yang masuk, tubuh dilengkapi dengan sistem kekebalan tubuh. Bila bakteri penyebab penyakit menyerang sel-sel tubuh, sistem kekebalan mulai berfungsi. Darah mengangkut sel-sel darah putih menuju bakteri penyebab penyakit, kemudian sel darah putih menjulurkan badannya, menyelimuti bakteri, dan mencerna bakteri tersebut. 1. Antigen dan Antibodi Antigen adalah benda-benda asing yang berusaha masuk dan menyerang sistem pertahanan tubuh. Antigen dapat berupa virus, bakteri, protein, karbohidrat, sel-sel kanker, dan racun. Antigen yang paling umum adalah protein yang mengandung substansi dari organisme lain, seperti toksin yang dihasilkan oleh bakteri atau lapisan protein virus. Antibodi adalah protein sederhana yang dihasilkan oleh sejenis limfosit dan plasma tubuh sebagai reaksi sel tehadap serangan antigen. Apabila antibodi berdekatan dengan antigen yang permukaannya sesuai, maka keduanya akan berikatan. Setelah terjadi ikatan antara antibodi dan antigen, proses penghancuran antigen akan berlangsung. 2. Komponen Sistem Imun Jaringan dan organ merupakan sistem imun tersebar di seluruh tubuh. Pada manusia dan organ-organ pusat sistem tersebut adalah sumsum tulang dan timus. mamalia lain,

Sumsum tulang mengandung sel-sel batang yang menghasilkan seluruh sel darah. Kelima sel darah putih itu masing-masing memainkan sedikit peranan dalam imunitas. Sedangkan peranan utama diambil monosit (yang berkembang dalam jaringan menjadi makrofag) dan khususnya limfosit. a. Limfosit

Semua limfosit tampak sama di bawah mikroskop cahaya, namun tidak dalam fungsinya. Sebenarnya limfosit merupakan kumpulan sel yang beragam. Meskipun demikian, kebanyakan dari limfosit terdiri atas satu atau dua di antara kategori utama yaitu limfosit T dan limfosit B. 1) Limfosit T, berasal dari sel stem di dalam sumsum tulang dan tumbuh menjadi sel plasma menghasilkan antibodi. 2) Limsit B, terbentuk jika sel stem dari sumsum tulang pindah ke kelenjar timus dimana mengalami pembelahan dan pematangan. yang mereka

Sel-sel yang dipastikan menjadi limfosit T memulai hidupnya di sumsum tulang. Akan tetapi, segera meninggalkan dan masuk ke dalam aliran darah menuju ke timus. Disini limfosit T menjalani diferensiasi lebih lanjut dan setelah selesai barulah siap melakukan kerja. Limfosit B juga diproduksi dalam sumsum tulang tetapi berlainan dengan limfosit T. Meski demikian, limfosit B juga meninggalkan sumsum tulang sebelum menjadi aktif dalam imunitas. b. Makrofag Makrofag adalah sel darah putih yang berukuran besar dan berfungsi mencerna mikroba, antigen, dan zat-zat lainnya. Sitoplasma makrofag mengandung enzim dan zat kimia yang terbungkus dalam selaput. Enzim dan bahan kimia tersebut yang memungkinkan makrofag mencerna dan menghancurkan mikroba. Makrofag dapat ditimbulkan, misalnya di paru-paru yang berhubungan dengan udara dari luar. Makrofag tidak ditemukan dalam darah, tetapi terdapat di tempat-tempat strategis, dimana organ tubuh berhubungan dengan aliran darah atau udara luar. c. Neutrofil Neutrofil adalah sel darah putih yang mencerna mikroba dan antigen lainnya. Neutrofil ditemukan dalam darah dan memiliki granula yang mengandung antigen. Makrofag dan neutrofil seringkali bekerja sama. Makrofag memulai suatu respon kekebalan dan mengirim sinyal untuk bergabung dengannya di daerah yang mengalami gangguan. Jika neutrofil telah tiba, mereka menghancurkan benda asing dengan cara mencerna. Adapun mekanisme pertahanan tubuh terhadap benda-benda asing (antigen) yang memasuki tubuh adalah sebagai berikut : a. Sebelum memulai kerjanya, baik limfosit B dan limfosit T disebarkan dari sumsum tulang dan timus menjadi kelompok jaringan limfosit ke seluruh tubuh. Sistem ini terdiri atas limpa, sejumlah besar simpul limfa, tonsil, apendiks, dan sel-sel yang tersebar dimana-mana. b. Simpul limfa merupakan tempat yang ideal bagi sel-sel sistem imun untuk mengangkut antigen. kapiler bahan respon yang

c. Setiap bahan asing (misalnya bakteri) yang sampai pada rongga jaringan akan dipungut oleh limfa, yang menguras ronga jaringan tersebut dan membawanya ke simpul limfa. d. Limfa kemudian menetes melalui jala sel-sel fagositik (terutama makrofag) sehingga setiap asing (antigen) dalam limfa dapat ditelan. e. Penelanan antigen oleh makrofag memulai suatu proses yang berpuncak dengan terjadinya imun humoral (respon imun yang ditengahi antibodi) atau respon tertengahi sel (respon imun dilakukan oleh sel-sel hidup yaitu populasi khusus limfosit).

Produksi antibodi merupakan tanggung jawab limfosit B. Akan tetapi, respon humoral terhadap banyak antigen juga memerlukan bantuan limfosit T. Limfosit T memungkinkan limfosit B yang spesifik bagi antigen untuk berkembang biak menjadi sel-sel plasma. Sel-sel plasma adalah sel-sel yang sebenarnya mensekresikan antibodi. Kekebalan dan Respon Kekebalan Secara garis besar, sistem kekebalan tubuh kita dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu sistem kekebalan alami dan sistem kekebalan buatan. 1. Kekebalan Alami Kekebalan alami merupakan sistem pertahanan tubuh mendasar yang kita miliki sejak lahir dan bersifat nonspesifik (tidak bersifat khusus terhadap zat asing tertentu). Misalnya, lambung kita menghasilkan senyawa kimia HCl yang dapat memusnahkan bakteri atau mikroorganisme lain yang terbawa masuk ke dalam tubuh saat kita makan. HCl berfungsi sebagai penghalang terhadap mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh karena sifatnya yang asam. Selain itu, terdapat pula enzim seperti lisozim dan proteolisis dalam tubuh kita yang juga memiliki peranan penting dalam pertahanan tubuh. Dalam sistem kekebalan alami tubuh, apabila tubuh kita diserang oleh zat asing tertentu (misalnya virus) timbul gejala demam. Gejala demam timbul karena diproduksinya senyawa kimia interleukin (protein hormon) sebagai respon terhadap adanya infeksi mikroba atau adanya jaringan tubuh yang terluka. Meningkatnya suhu tubuh menyebabkan mikroba tertentu mati. 2. Kekebalan Buatan Kekebalan buatan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu kekebalan aktif dan kekebalan pasif.

a. Kekebalan aktif, yaitu kekebalan yang terbantuk karena reaksi tubuh terhadap kuman yang masuk. Kekebalan aktif dilakukan dengan vaksinasi, yaitu pemberian kekebalan tubuh dengan cara memasukkan bibit penyakit yang dilemahkan (vaksin) ke dalam tubuh. Vaksin yang pertama kali ditemukan adalah vaksin cacar oleh Edward Jenner (1749 1823) dari Inggris. Adapun vaksin yang lain yaitu vaksin salk (pencegah penyakit folio), vaksin BCG (pencegah penyakit TBC), vaksin otten (pencegah penyakit pes), dan vaksin hepatitis (pencegah penyakit hepatitis). b. Kekebalan pasif, yaitu kekebalan yang terbentuk karena antibodi atau antitoksin diberikan secara langsung ke tubuh, sehingga tubuh tidak membuat sendiri. Kekebalan pasif biasanya dilakukan pasa orang yang sakit, yaitu dengan menyuntikkan serum. Serum yaitu cairan darah yang sudah dipisahkan dengan fibrinogennya. Respon kekebalan memiliki tiga ciri yaitu kekhususan, pengenalan terhadap benda asing, dan daya ingatan. Kekhususan artinya hanya melawan satu antigen saja. Pengenalan terhadap banda asing merupakan proses mengenal benda asing yang sudah pernah dikenal sebelumnya sehingga apabila benda asing tersebut masuk akan dicegah. Daya ingatan artinya sistem kekebalan memiliki kemampuan mengingat dalam jangka waktu tertentu. Apabila tidak ada serangan antigen asing yang masuk atau menyerang, lama kelamaan daya ingat akan hilang dan akhirnya sistem ini tidak dapat mengenal benda asing yang akan menyerang. Sistem kekebalan pada manusia dapat mengalami gangguan atau kegagalan, yaitu: 1. Defisiensi limfosit B dan limfosit T menyebabkan tubuh tidak dapat mensekresikan 2. Defisiensi limfosit T pada anak-anak dapat terjadi imunodefisiensi. Penderita harus dalam kondisi steril dan perlu pencangkokan timus untuk sel limfosit T. antibodi. ditempatkan

3. Otoimunitas : tubuh mengembangkan antibodi pada antigennya sendiri. Contoh : arthritis rematik, anemia pernisiosa, dan penyakit addison. Otoimunitas merupakan kegagalan daya diskriminasi endogen pada sistem kekebalan sebagi zat yang berasal dari tubuh sendiri dianggap sebagai benda asing dan terhadapnya dibentuk zat anti (antibodi). UJI KOMPETENSI Pilihan Ganda 1. Mekanisme yang digunakan tubuh untuk menangkal zat asing disebut sistem ... . a. ekskresi d. peredaran darah b. imunitas e. koordinasi c. pernapasan 2. Benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh disebut ... . a. antibodi d. antioksidan b. antigen e. aglutinase c. antibiotik 3. Suatu jenis protein yang bereaksi dengan antigen disebut ... . a. antibodi d. aglutinase b. antibiotik e. trombosit c. antioksidan 4. Jaringan penghasil antibodi adalah ... . a. sel darah putih d. plasma darah b. sel darah merah e. serum c. trombosit 5. Tempat yang ideal bagi sel-sel sistem imun yang meliputi antigen adalah ... . a. simpul limfa d. apendiks b. tonsil e. saluran toraks c. pankreas 6. Berikut ini termasuk kelompok jaringan limfosit yang berperan dalam sistem imunitas tubuh, kecuali ... . a. simpul limfa d. apendiks b. tonsil e. saluran toraks c. pankreas 7. Respon imun yang dilakukan oleh sel-sel hidup disebut . a. apendiks d. imunitas humoral b. saluran toraks e. imunitas ditengahi sel c. imunisasi 8. Respon imun yang dilakukan oleh molekul protein (antibodi) disebut ... . a. imunisasi d. imunitas humoral b. vaksinasi e. imunitas ditengahi sel c. transfusi 9. Berikut ini merupakan penyakit kegagalan sistem kekebalan, kecuali ... . a. artritis d. penyakit Addison b. rematik e. anemia persisiosa c. hipertensi 10. Fungsi dari limfosit B (sel B) dalam sistem kekebalan tubuh adalah ... . a. perantara kekebalan seluler b. pembentuk antibodi c. melawan antigen d. pembekuan darah e. penggumpalan darah 11. Kekebalan yang diperoleh dari ibu selama di dalam kandungan melalui plasenta/air susu setelah lahir merupakan kekebalan ... . a. aktif alami d. pasif buatan b. aktif buatan e. aktif dan pasif c. pasif alami

12. Kekebalan tubuh diperoleh setelah sembuh dari sakit merupakan kekebalan ... . a. aktif alami d. pasif buatan b. aktif buatan e. aktif dan pasif c. pasif alami 13. Sel darah putih yang berukuran besar yang berfungsi mencerna antigen dan mengandung enzim dan bahan kimia disebut ... . a. makrofag d. eritrosit b. neutrofil e. trombosit c. leukosit 14. Makrofag yang merupakan bagian dari sistem imunitas pada manusia berasal dari ... . a. monosit yang membesar d. limfosit B b. monosit yang mengkerut e. leukosit c. limfosit T 15. Vaksin yang ditemukan oleh Edward Jenner adalah vaksin ... . a. TBC d. otten b. cacar e. hepatitis c. salk 16. Vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit pes adalah vaksin . a. salk d. hepatitis b. BCG e. cacar c. otten 17. Kekebalan pasif biasanya dilakukan pada orang sakit yaitu dengan menyuntikan ... . a. serum d. leukosit b. plasma darah e. trombosit c. eritrosit 18. Penyebab tubuh tidak dapat mensekresi antibodi adalah defisiensi ... . a. limfosit B dan limfosit T d. netrofil b. limfosit T e.makrofag c. limfosit B 19. Penyakit imunodefisiensi pada anak-anak pengobatannya dengan ... . a. vaksinasi b. imunisasi c. pencangkokan timus untuk sel limfosit T d. pencangkokan timus untuk sel limfosit B e. pencangkokan sumsum tulang belakang 20. Hanya melawan salah satu antigen saja merupakan ciri respon kebal yaitu ... . a. kekhususan d. daya tangkap b. daya ingatan e. kekebalan c. pengenalan terhadap benda asing Uraian 1. Jelaskan bagaimana mekanisme pertahanan tubuh terhadap benda asing berupa antigen dan bibit penyakit! 2. Sebutkan macam-macam leukosit! 3. Sebut dan jelaskan macam-macam sistem kekebalan! 4. Bagaimana reaksi tubuh saat pemberian vaksin? 5. Mengapa pemberian vaksin harus diulang lagi setelah beberapa lama

Anda mungkin juga menyukai